Tips Awam Percepat Proses Loading Windows pada PC

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Kinerja sebuah pc kadang dinilai oleh awam ketika proses loading Windows berjalan saat mulai dinyalakan atau dioperasikan. Banyak faktor yang mempengaruhi lambat atau cepatnya proses loading ini hingga pc siap digunakan untuk bekerja. Dari jenis prosesor, besarnya memory atau yang biasanya disebut dengan istilah RAM (Read Access Memory), bisa juga dari sistem operasi Windows mana yang digunakan serta banyaknya aplikasi yang diinstalasi.

Ditinjau dari jenis prosesor yang digunakan, rata-rata keluaran terkini sudah sangat mampu untuk menjalankan sebuah sistem operasi Windows terbaru apalagi seri XP yang sudah mulai banyak ditinggalkan itu. Demikian pula dengan memory, jika dahulu besaran standar yang disediakan dalam sebuah pc baru adalah kisaran 512 MB, kini sudah mulai berkembang menjadi 1 GB atau 2GB, tergantung pada kebutuhan pemakai. Sistem operasi Windows juga menentukan. Beda kecepatan akses dalam beberapa pc dengan spek yang sama, apabila diperbandingkan antara yang menggunakan Windows seri XP, Visa dan 7, bakalan terlihat dengan jelas. Lantas bagaimana dengan banyaknya aplikasi yang diinstalasi ?

Biasanya setiap aplikasi yang diinstalasi kedalam sebuah pc akan menyelipkan sebuah file shotcurt yang akan mengakses aplikasi mereka saat pc dinyalakan. File shortcut ini biasanya ditempatkan dan terlihat dengan jelas pada folder startup yang terdapat dalam Start Menu (dapat dilihat dengan mengklik Start/Program/Start Up). Namun demikian ada juga file shortcut yang dikonversi menjadi kode tertentu sehingga tidak terlihat secara kasat mata pada folder tersebut namun tetap dijalankan saat loading Windows.

Untuk membuktikannya, lihat saja gambar icon kecil-kecil yang terdapat di pojok kanan bawah layar, tepatnya disebelah jam. Semakin banyak gambar icon yang terdapat pada deretan tersebut, semakin banyak pula memory yang digunakan oleh masing-masing aplikasi sehingga diperlukan banyak waktu untuk menjalankannya satu persatu saat proses loading Windows. Tidak hanya berhenti sampai disitu, ketika pc sudah siap digunakan untuk bekerja, aplikasi yang diwakilkan oleh gambar icon tersebut tetap akan berjalan dan bekerja tanpa memperlihatkannya secara nyata dan tentu saja menghabiskan memory yang dimiliki oleh pc. Bisa jadi hal inilah yang kemudian dikeluhkan ‘lambat bagai siput’ oleh para anggota dewan yang tempo hari mempermasalahkan kinerja laptop barunya.

Lantas bagaimana caranya agar aplikasi-aplikasi tersebut (terutama yang barangkali tidak penting bagi pengguna) tidak berjalan dan bekerja serta menghabiskan sisa memory ? gampang… Nonaktifkan saja.

Caranya dengan mengkonfigurasi pilihan startup, memilih aplikasi mana saja yang dijalankan saat proses loading Windows. Ketikkan ‘msconfig’ dari menu RUN yang dapat diakses melalui Start Menu, lantas hilangkan centang rumput pada pilihan yang terdapat pada tab Start Up, dan biarkan tanda centang pada aplikasi yang memang benar-benar dibutuhkan saja. Lalu lakukan Restart dan lihat perubahannya.

Cara diatas adalah cara yang dapat dilakukan secara default oleh awam tanpa diperlukan bantuan instalasi aplikasi tambahan dari pengembang. Namun demikian, terkadang pengguna ragu saat menghilangkan centang rumput lantaran khawatir terjadi apa-apa dengan pc mereka atau bertanya-tanya ‘aplikasi mana saja yang akan berpengaruh jika centang rumput dihilangkan ?’ Untuk itu, saya menyarankan untuk menginstalasi sebuah aplikasi utility yang memiliki fungsi sama dengan cara kerja ‘msconfig’ diatas.

Adalah TuneUp Utilities yang pernah saya rekomendasikan dalam tulisan terdahulu dapat pula digunakan sebagai salah satu alternatif. Di dalamnya sudah terdapat menu TuneUp Startup Manager yang memiliki cara kerja serupa yaitu menonaktifkan pilihan aplikasi yang sekiranya tidak digunakan disertai dengan penjelasannya disisi kiri untuk mempermudah pemahaman pengguna. lakukan Restart dan lihat perubahannya. Seandainyapun ada hal-hal yang kemudian dibutuhkan namun tidak berfungsi, buka kembali aplikasi dan centangkan tanda rumput pada aplikasi yang diinginkan tersebut.

Optimalkan Windows dengan TuneUp Utilities

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Ketika kinerja sebuah PC atau laptop sudah mulai melambat, sebagian orang mulai berpikir untuk meng-install ulang sistem operasi yang mereka gunakan, menambah atau melakukan upgrade jeroan yang ada didalam CPU atau malah menggantinya dengan yang baru. Pemikiran itu tidak salah lantaran bagi awam sungguh sulit bisa memahami kinerja PC atau laptop yang mereka miliki.

Jika Anda termasuk salah satu dari gambaran ilustrasi diatas, gak ada salahnya sebelum memutuskan, barangkali bisa mencoba terlebih dahulu saran saya kali ini. Silahkan unduh (download) aplikasi TuneUp Utilities terlebih dahulu dari www.tune-up.com. Satu aplikasi berkategori Utility yang sangat berguna untuk mengoptimalkan kinerja PC atau laptop Anda. Aplikasi ini kurang lebih berfungsi sama dengan Norton Utilities yang dulu pernah trend sekitar tahun 2003.

Adapun fitur-fitur yang dimiliki oleh aplikasi TuneUp Utilities ini adalah sangat banyak, namun beberapa yang penting diketahui adalah bersih-bersih file sampah (file yang tidak berguna bagi PC), menonaktifkan aplikasi yang dijalankan pada saat start-up Windows, pengelolaan Hard Disk, hingga optimalisasi kinerja sekaligus performance Windows pada PC atau laptop.

Untuk pengguna awam, saat PC atau laptop dinyalakan dan siap digunakan, tidak banyak yang tahu bahwa Windows menjalankan beberapa aplikasi yang tak terlihat atau beraktifitas dibelakang layar dan mengambil opsi Memory (RAM) dalam jumlah yang tidak sedikit. Aktifitas ini bisa diketahui dari banyaknya jumlah icon (gambar/logo kecil) yang tampak pada sudut kanan bawah layar, tepatnya di area Jam. Semakin banyak icon yang nampang disitu, makin banyak Memory (RAM) yang digunakan, yang artinya ketika aktifitas bekerja dimulai opsi sisa Memory yang dapat digunakan oleh berbagai aplikasi yang dijalankan tidak optimal. Makin sedikit sisa Memory yang tersedia, maka kinerja PC makin tampak melambat. Untuk memeriksa berapa banyaknya Memory (RAM) yang digunakan dapat diakses melalui Task Manager (tekan tombol Ctrl-Alt-Del secara bersamaan lalu pilih Start Task Manager, bisa juga dengan mengklik kanan Taskbar).

Dengan memanfaatkan aplikasi TuneUp Utilities ini, aplikasi-aplikasi yang dijalankan saat PC atau laptop dinyalakan dapat dinonaktifkan sementara untuk menambah kinerja Windows. Lakukan Restart untuk melihat perubahannya. Apabila selanjutnya terdapat kebiasaan yang tidak dapat berfungsi (misalkan transfer foto dari kamera ketika kabel data disambungkan), Anda bisa mengaktifkannya kembali dan lakukan Restart untuk melihat perubahannya.

Sedari awal penggunaan PC atau laptop, Windows secara otomatis menciptakan file  sementara (yang dikenal sebagai Temporary Files) berfungsi untuk penyelamatan data atau aktifitas yang dijalankan sebelumnya. Sayangnya apabila tidak dibersihkan secara berkala, file ini akan mengendap sebagai sampah dan memenuhi ruang space Hard Disk yang tersisa. Apabila tidak terjadi kehilangan data selama penggunaan, tidak ada salahnya file ini dibersihkan. Demikian juga dengan aktifitas instalasi aplikasi yang ketika dikemudian hari diketahui bahwa aplikasi tersebut tidak berguna lalu dihapus, secara otomatis aplikasi yang bersangkutan meninggalkan jejak pada Registry yang kelak dapat digunakan apabila pengguna melakukan instalasi kembali aplikasi yang sama.

TuneUp Utilities menyediakan opsi untuk melakukan pembersihan file sampah ataupun Registry secara menyeluruh, untuk mendapatkan kembali ruang sisa pada Hard Disk serta melakukan pengelolaan secara berkala seperti fitur Defrag (penataan kembali lokasi file agar lebih mudah dan cepat ditemukan) dan Disk Doctor untuk perbaikan ruang pada Hard Disk.

Apabila kinerja Windows pada PC atau laptop masih belum jua memuaskan, TuneUp Utilities menyediakan opsi Optimalisasi yang diinginkan oleh Pengguna. Baik terkait optimalisasi Sistem, apakah lebih mementingkan penampilan visual terbaik atau performance terbaik atau malah kombinasi keduanya, maupun terkait optimalisasi kegiatan internet-an yang makin trend belakangan ini. Tak lupa aplikasi ini juga dapat memberikan saran-saran yang dapat diikuti oleh pengguna untuk mendapatkan optimalisasi yang jauh lebih baik.

Bagaimana ? ada yang belum jelas ? Sebetulnya masih banyak fitur lain yang terdapat dalam aplikasi TuneUp Utilities ini, namun terkait peningkatan kinerja dan performa Windows pada PC atau laptop, saya kira tips diatas sudah cukup mewakili. Jadi, gak ada salahnya mencobanya terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk bertindak lebih jauh. Salam dari Pusat Kota Denpasar.