Memilih Baju Koko untuk Lebaran Ternyata Tidak Sulit Lho

1

Category : tentang KeseHaRian, tentang TeKnoLoGi

Siapa bilang memilih baju koko untuk pria itu membosankan ?

Tak cuma wanita yang bisa bergaya dengan baju lebaran terbaik. Karena pria, termasuk kalian juga bisa mengenakan baju koko yang keren di hari istimewa. Tak perlu khawatir dengan penampilan di hari Lebaran nanti, sebab varian baju koko termasuk kebutuhan lebaran lainnya tersedia secara lengkap di MatahariMall.

Gaya kalian para pria pun akan semakin keren dan maskulin, jika memilih baju koko dengan memperhatikan beberapa hal penting berikut ini.

Tak Selalu Motif Polos

Busana pria biasanya identik dengan warna-warna yang polos dan monoton. Padahal perkembangan fashion kekinian membuat baju koko jadi lebih variatif. Ada baju-baju koko yang dilengkapi desain lebih mewah agar penampilan di hari lebaran jadi luar biasa. Sedikit motif etnik atau bordir pada bagian dada juga bisa menambah kesan macho.

Tak hanya itu, pilihan kerah baju koko bisa menjadi daya tarik tersendiri, kalian bisa menemukan pilihan dengan kerah V Neck, Kerah Shanghai, dengan pilihan kancing yang menarik.

Ukuran variatif Baju Koko Pria

Baju koko yang longgar memang nyaman bagi sebagian besar pria, tetapi akan menampilkan kesan kurang rapi. Sedangkan baju koko yang kekecilan akan terasa kurang nyaman dan kurang sopan. Jadi, pilihlah baju koko yang ukurannya pas dengan tubuh. Sehingga pria jadi lebih leluasa bergerak dan tampilannya pun semakin keren dengan baju koko barunya. Ada banyak variatif ukuran kok. Pastikan untuk memeriksa lebih lanjut pada halaman Panduan.

MatahariMall PanDeBaik1

Pilihan Warna yang Lebih Beragam

Sebagaimana pilihan motif diatas, Warna baju koko kini pula lebih beragam. Tak hanya warna-warna netral atau gelap seperti hitam, biru, dan cokelat.
Bagi pria yang warna kulitnya gelap, warna-warna cerah seperti putih, pastel, hijau muda, atau biru muda adalah warna yang membuat penampilan terkesan lebih segar.

Sebaiknya pria memiliki beberapa baju koko aneka warna agar penampilan jadi terkesan lebih dinamis dan tidak membosankan.

Memilih Bahan yang Nyaman

Bahan yang nyaman membuat pria jadi tidak mudah kegerahan dan leluasa bergerak. Oleh karena itu, pilihlah bahan yang mudah menyerap keringat dan seperti katun. Selain mampu menyerap keringat dengan baik, katun biasanya tidak gerah saat digunakan. Bahan katun juga mudah dicuci sehingga tak membuat noda membandel jadi melekat.
Dengan menggunakan bahan berkualitas terbaik dan hasil produksi yang halus, katun sangat cocok untuk aktifitas sehari-hari.

Mudah transaksinya, harga Murah dan terjangkau
 
Kalian dan keluarga, baik pria maupun wanita bisa mempersiapkan kebutuhan hari lebaran dari sekarang dengan memesan baju di MatahariMall. Harga baju yang terjangkau tidak akan membuat kantong bolong. Dijamin deh.

Kalopun masih merasa berat tersedia pula opsi cicilan per bulan dengan bunga 0%. Metode pembayaran bisa melalui jasa bank, transfer, indomaret hingga bayar di tempat. Bergantung pada pilihan yg diberikan. Sedang untuk jasa pengiriman bisa memanfaatkan JNE dan acommerce.
Eh, jasa pengirimannya gratis lho. Jika kalian berada di Wilayah Jabodetabek membutuhkan 3 – 7 hari kerja, sedang yang berada di luaran perkiraan sekitar 4 – 14 hari kerja.

Semoga persiapan lebarannya bisa semakin matang ya.

dan inilah 5 profile berPrestasi Diklat PIM IV Kabupaten Badung

Category : tentang KHayaLan, tentang KuLiah

Dibandingkan dengan 5 profile Menteri berPrestasi Istimewa Kabinet terakhir hasil pilkada langsung, saya yakin profile berikut jelas gag ada apa apanya. Akan tetapi jika hanya untuk dokumentasi blog, ya bolehlah kalo saya ingin bercerita sedikit tentang mereka. Kali aja kelak kalian bersua orangnya langsung, jadi bisa sok-sok akrab gitu deh. ‘Eh ini Bapak yang saya liat di blog www.pandebaik.com kan yah ? *hehehe… sambil promosi kan gag ada salahnya ya

Lensa 1a

Profile pertama adalah pak dokter Arya, lengkapnya kalo gag salah dr. I Putu Arya Widiyana Pasek, kelahiran Oktober pertengahan tahun 72, menjadi Kepala UPT Puskesmas Mengwi III tepatnya disebelah timur kawasan Puspem Badung, merupakan sosok cerdas yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan *menurut atasannya* dan penuh semangat saat diajak berdiskusi. Baik dari tema Seks dan perselingkuhan (ini ahlinya pasti), atau soal budaya Bali dan politik. Terutama jika berkaitan dengan Fencitraan hingga 16 Parpol dalam Kabinet Jokowi. Huahahaha… Beliau ini menjadi yang terdepan pada Diklat PIM IV kali ini, pasca proses evaluasi Widyaiswara beserta Tim Panitia, namun atas dasar kemanusiaan, untuk foto Beliau, tidak saya hadirkan yang mengkhusus tapi saat diambil gambar bersama barisan Srikandi Diklat PIM IV, sesaat setelah Penutupan. Pasti tahu dong ya mana pak dokternya… dan anggap saja foto diatas adalah Bonus dari saya selaku pemilik blog, setelah sekian lama wajah ilustrasi dihalaman ini tanpa sentuhan wanita. *uhuk

Lensa 1b

Profile kedua sedikit agak menegangkan karena berdasarkan pengamatan saya selama masa Diklat, ini anak pernah lolos jadi TNI mengingat secara postur dan cara berdiskusinya mirip-mirip militer punya. Nama lengkap Beliau adalah… adalah… *bentar, saya lihat database dulu, takut salah sebut nanti malah digampar… ah ya… Made Surya Darma, S.Sos., MSi. Lelaki kelahiran Juli 1977 ini merupakan Kepala Sub Bagian Kependudukan, Pertanahan, Kerjasama dan Perbatasan dari Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Hmmm… pantesan aja pas diajak ngomong soal aturan, pertanahan dan hal-hal yang berkaitan, semuanya jelas by the rules. Ini saya yakin sarapan paginya kisaran Undang-undang dan Peraturan Pemerintah. Hafal banget pemahamannya. Saya mah cuma manggut manggut doang saat diajak ngobrol. Pura-pura ngerti, padahal masih jauuuuuhhh… hehehe… *dan fotonya sendiri diambil pas Beliau memimpin pasukan eh peserta Diklat baik pembukaan maupun penutupan sebagai Wakil Ketua Kelas. Selamat Pagi… PAGI !!! PAGI !!! PAGI !!! *eh

Lensa 1e

Masuk Profile keTiga, ada pak [email protected], kurang lebih begitu akun BBMnya berbicara. Berasal dari nama lengkap I Kadek Prastikanala, Pria kelahiran September tahun 1974 ini bertugas sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RSUD Kabupaten Badung dengan opini serupa dengan pak dokter tadi, merupakan tenaga handal yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan, namun belum juga lama mengabdi eh sudah ditarik ke RSUD. Tapi bersyukur, ditariknya dengan status Promosi. Begitu kira-kira pendapat atasan Beliau saat saya wawancanda gag sengaja. *untung ingat. Sosok pak [email protected] ini adalah Penuh Semangat dan Humor. Bisa dilihat selama masa pembelajaran merupakan satu-satunya kawan yang selalu mengingatkan, mengajak dan mengatur jadwal terkait pengerjaan tugas, bimbingan hingga hal-hal kecil lainnya. Sisi Humor Beliau bisa dilihat dari gambar profile pictures akun BBM yang didominasi gambar yang bikin ngakak atau bahkan senyum-senyum penuh harap. Bahkan salah satu gambar yang kemudian saya masih simpan di ponsel adalah ‘ketika duduk bersama tidak menyelesaikan masalah, cobalah dengan tidur bersama…’ *eh *fotonya saya ambil ketika berada di lobby hotel di Palembang sana, sesaat setelah tiba dari bandara sambil menunggu check in kamar masing-masing. Beliau ini adalah satu-satunya peserta Diklat yang konsisten sejak awal hingga akhir masa pembelajaran, begitu ungkap pembimbing kami saat Seminar Terakhir. Kabarnya sih Beliau sudah dipersiapkan untuk mengikuti Diklat PIM III tahun depan oleh atasannya, tentunya ya harus menjabat dulu sebelum… *ha… awas, saya bisa kena smash nanti kalo ngomongin ini. He…

profile 45

Profile keempat adalah profile pak Ketua Angkatan V Diklat PIM IV, bapak I Putu Wicaksana, S.Psi., MH. Wiiihhh… Sarjana Psikologi rupanya. Pastesan kemarin saat diajak ngobrol mirip-mirip diajak wawancara gitu. #asal *Cowok kelahiran 1981 ini sudah menduduki jabatan sebagai Kepala Sub Bidang Diklat Teknis Fungsional di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Badung dalam usia muda. Setidaknya usianya lebih muda dari saya. Kurang lebih begitu. Beliau ini sosok yang mampu memberikan penjelasan dengan baik tentang apa dan bagaimana proses pembelajaran ini dilaksanakan. Juga sangat intens mengawal usulan maupun keluhan kami hingga sampai pada pimpinan. Sayangnya, Beliau ini sedikit kurang Percaya Diri akan prestasi dan pencapaiannya sejauh ini. Minusnya cuma satu, gag pake Smartphone. Jadi usaha untuk kontak selama ini ya kalo gag by phone ya sms doang. Mih…

Profile 5

Posisi kelima berPrestasi Istimewa, sebenarnya saya berharapnya ada pak Wayan Adi, rekan sekamar saya sejak masa PraJabatan dulu. Beliau ini kalo gag salah masih sepantaran dan seangkatan dengan saya namun dengan tingkat kecerdasan berlebih. Buktinya ya Beliau ini merupakan salah satu jebolan ITB Bandung (bukan plesetan Institut Tanjung Bungkak, dijamin). Yang sayangnya sih lantaran faktor absen untuk menjalankan Tugas Dinas ke Jakarta, pada akhirnya penghargaan tersebut harus dihanguskan dan berpindah ke… ke… yah, ke saya, gitu deh. Kurang lebih begitu info sepihak dari mbok Dewi Indra. Soal kebenarannya, mungkin nanti bisa dikonfirmasi langsung ke Beliaunya, jangan lewat DPR, di nomor 081805670… eh jangan… enak saja minta nomor disini. Jadi, ya karena berpindah ke saya, maka foto profilenya pun ya kanggoang tampak dari belakang, yang kalo dilihat lebih cermat bisa dikenali dari postur tubuhnya yang merusak skala lainnya. Sedang apa dan bagaimana sosoknya, saya yakin semua ada di halaman blog ini, bahkan jauh lebih lengkap dari keempat profile singkat diatas.

Akhir kata sih, ya Selamat untuk kelima profile diatas, semoga pencapaian dan penghargaan yang diterima saat Penutupan Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung ini dapat menjadi lecutan untuk bersama sama memajukan bangsa dan nega… *eh kejauhan om mimpinya. He…