Tentang Mirah Gayatridewi, Malaikat Kecilku

1

Category : tentang Buah Hati

Anak adalah Anugerah, kata orang Bijak. Untuk itu pula sebagian orang rela melepaskan segala sesuatu miliknya pula hari-harinya, demi mendapatkan sebuah hadiah Terindah dari-Nya setelah memutuskan untuk melangkah ke perkawinan, ikatan dua insan manusia dengan dua sifatnya yang berbeda pula.

Anak juga merupakan suatu pertumbuhan keajaiban yang hingga hari ini masih sangat diharapkan terutama bagi mereka yang sudah sangat lama menginginkan kehadirannya, walaupun sebenarnya ada jalan lain seperti mengadopsi.

Untuk itu pula Anak setelah ia dilahirkan, harus menjadi tanggung jawab kedua orang tuanya secara sadar dan penuh cinta kasih sayang agar ia tumbuh menjadi satu kesatuan dari dua sifat orang tuanya yang berbeda, dengan harapan yang jauh lebih baik tentunya.

Anak adalah Rejeki, kata mereka yang senantiasa berusaha melahirkan malaikat-malaikat kecil mereka, walaupun usia dan kondisi ekonomi dalam kondisi terdesak. Yang penting makan mereka semua terpenuhi kata sang orang tua tak kalah bijak. Karena malaikat kecil yang mereka lahirkan toh adalah Anak-Anak Tuhan pula.

Anak adalah Bencana, ini berlaku bagi mereka yang belum siap menghadapi sebuah ikatan perkawinan maupun menjalani tanggung jawab menjadi orang tua yang baik, sehingga pilihan yang ada hanyalah dengan menunda perkawinan ataupun kehamilan.

Anak adalah Kebanggaan, karena tak ada orang yang lama tak bersua bakalan saling menanyakan ‘berapa kekayaan yang dimiliki’¬†atau ‘berapa mobil mewah yang parkir digarasi’, melainkan ‘sudah ada berapa putra-putrinya’¬†atau ‘anak-anak sehat bukan ?’

Anak adalah cerminan Diri. Untuk itu pula diperlukan kesabaran dan ketekunan dalam merawat dan menemani hari-harinya untuk tumbuh kembang, tak jarang seperti melihat ego diri sendiri yang barangkali harus dibina sejak awal, agar tak menjalani kelamnya masa lalu sang orang tua.

Anak adalah segalanya, untuknyalah semua hal dipertaruhkan agar mampu mendapatkan kehidupan yang jauh lebih baik.

mirah-gayatridewi.jpg

Untuk itu semua pula aku berTerima Kasih pada Tuhan, karena dikaruniai malaikat kecil yang lucu nan menggemaskan, Mirah Gayatridewi. Anakku.

Sangat bangga bisa memilikinya.

Mirah dan Ratusan Dokumentasinya

Category : tentang Buah Hati

Lahir dan besar dijaman teknologi maju, punya sejuta kelebihan dibanding kalo lahir di masa televisi layarnya masih item putih. Yang namanya dokumentasi jadi jauh lebih gampang, artinya ya gak bakalan susah lagi nyari-nyari foto masa kecil dahulu atau mengingat-ngingat ‘aku dulu ngapain aja ya ? He..

Jadi, beruntunglah si kecil Mirah lahir dan besar di era kamera digital udah dijual murah begitu pula ponsel yang memiliki tambahan kamerapun udah jauh mumpuni dibanding lima tahun lalu.

Ini pula yang menyebabkan ia lantas memiliki ratusan bentuk dokumentasi dari foto hingga video yang secara mudah pula bisa di konversi kedalam format vcd sehingga kakek neneknya mampu lepas kangen saat jauh dari si kecil.

mirah-videos.jpg

Untuk foto tinggal dikumpulin trus di slideshow pake software Canopus Imaginate yang didukung pula dengan berbagai macam efek plus musik pengiring dari file mp3 koleksi pribadi. Sedangkan video hasil besutan Nokia N73 formatnya dalam bentuk mp4 yang kemudian tinggal di konversi ke file mpeg dengan bantuan program Total Video Converter.

Berkat bantuan kedua program tadi itulah maka semua arsip dokumentasi yang ada bisa ditonton bareng oleh siapapun tanpa harus mendisplaynya kembali lewat layar pc.

Mirah udah nambah tinggi oi

Category : tentang Buah Hati

Gak terasa usia buah hati kami sudah mencapai 3 bulan kalender….

Gak terasa pula si kecil kini ternyata udah nambah panjang aja badannya tentu jauh lebih berat timbangannya

mirah.jpg

Terakhir ditimbang saat imunisasi terakhir akhir bulan kmaren, beratnya sudah mencapai 5,7 Kg dan terakhir diukur panjang (tinggi) badannya udah 64 cm. wah wah wah… Bakalan was-was ni anak jangan-jangan gambil postur Bapaknya. J

Mirah dan Bapaknya

Category : tentang Buah Hati

Kata orang sih si kecil Mirah mirip banget dengan bapaknya waktu kecil.

yang mana Mirah – yang mana Bapaknya. Hayoooo…

anakbapak.jpg

Kehadiran Buah Hati

Category : tentang Buah Hati

Satu tujuan utama bagi mereka yang memutuskan untuk menikah tanpa gelar MBA (Married By Accident-hamil duluan) tentu saja kehadiran buah hati, yang diharapkan dapat memberikan Cinta dan Kasih Sayang yang jauh lebih besar antara dua makhluk Tuhan yang berbeda.

Itu benar adanya kok.

Ketika si kecil hadir, itu artinya status Bapak-Ibu pun akan melekat pada diri yang dahulunya masih menyandang sebutan Pemuda-Gadis. Tentu dari segi psikologispun diharapkan telah siap untuk menjadi orang tua yang baik bagi si kecil kelak.

Seseorang pernah berkata saat tersadar melihat anaknya tumbuh dewasa dan menikah ‘oh, seandainya aku bisa berbalik ke masa lalu dan meluangkan sedikit kesibukan kerja hanya untuk bermain dengan anakku’ penyesalan yang tiada guna…

kehadiran-si-kecil.jpg

Jadi nikmatilah kehadiran si kecil dengan penuh suka cita dan bahagia serta selalu berusaha memberikan waktu barang sebentar, untuk menengok perkembangan si kecil, karena jika semua itu sudah berlalu, waktu takkan bisa diputar balik lagi. Dan Kenangan akan masa kecil si buah hatipun takkan pernah dimiliki.

NB : selamat atas kehadiran si kecilnya, Bli Nengah Sumerta– Pakar politiknya BBC, semoga ditengah kesibukannya membakar syahwat eh sori, membakar semangat rekan lain, Bli Nengah masih sempat meninabobokan si kecil…

“Ken ken asane ngelah nak cenik, Dok ?”

6

Category : tentang Buah Hati

Kalimat diatas, bukanlah satu pertanyaan seorang pasien pada dokternya, namun sapaan akrab saat seorang teman lama, sua disatu kesempatan ngumpul bareng para reka Blogger sabtu sore kmaren. Yup. Satu-satunya teman lama ya Bli Wayan Gendo, aktivis te o pe yang sempat masuk penjara gara-gara membakar gambar es be ye.

Dia bertanya hal itu mungkin lantaran hingga hari ini si Gendo masih melajang, jadi wajar saja kliatannya emoh untuk segera punya anak yang kata dia “sing jeg encehin gen terus ?” terjemahannya : kan dikencingin aja tiap hari ?-

Hahaha… disitulah enaknya Bli Wayan.

si-kecil-untuk-pertanyaan-gndo.jpg

Makanya cepetan nikah Bli, biar tau betapa nikmatnya hidup dengan adanya Anak-Istri, walopun harga-harga pada naek terus.

Engsek Tangkahne Bapak, Tu

Category : tentang Buah Hati

Si kecil Putu Mirah, kembali diimunisasi untuk yang ketiga kalinya. Kali ini disuntikkan di bagian paha serta tetes mulut. Terpukul melihat si kecil yang menangis lantaran sakit saat disuntik, cukup membuat shock dadakan di pagi hari, sebelum berangkat ke Werdha Pura dan sempat membuat ragu hati ini untuk meninggalkannya lantaran tangisnya yang makin keras.

mirah-imun.jpg

Pulang dari Werdha Pura, baru tau kalo si kecil nangis terus dari pagi tadi. Lantas menyempatkan diri untuk menemaninya ditempat tidur untuk dengerin si kecil mengadu dengan tangisannya yang tersengal-sengal. Nyatanya kami berdua tak mampu menahan rasa kantuk, akibat alasan yang berbeda. Si kecil yang mungkin kecapekan menangis dan kini baru mau ngobrol saat si Bapak pulang, sedang si Bapak kecapekan mbikin tugas dan menjalani hari dua mingguan ini.

mirah2.jpg

Menyaksikan si kecil menangis entah karena kesakitan akibat imunisasi yang meninggalkan bengkak pada pahanya ataukah panas badan yang biasanya menjadi konsekuensi usai imunisasi, membuat hati ini seketika merasakan hal yang sebelumnya mungkin terlupakan oleh gejolak jiwa muda. Melupakan cinta dan kasih sayang kedua orang tua sedari kecil dahulu yang begitu telaten merawat buah hatinya…