Taxco VX1 Blackberry Javelin rasa lokal

20

Category : tentang TeKnoLoGi

Nexian boleh saja disebut sebagai pembuka jalan dalam meningkatnya minat masyarakat akan kehadiran ponsel berkeypad QWERTY besutan China dan mengambil alih rupa Blackberry, namun hingga saat ini tak satupun dari seri yang dirilis mampu menyamai desain ponsel gembul kelahiran Kanada tersebut. Tidak demikian halnya dengan Taxco, salah satu dari sekian banyak brand lokal ini tampaknya tak mau kalah dengan para pesaingnya dalam merilis ponsel berkeypad QWERTY.  Rupanya Taxco tak ingin bersikap setengah setengah dalam soal jiplak menjiplak, lihat saja dari desain secara keseluruhan ponsel seri VX1 milik mereka, bisa diidentikkan dengan Blackberry Curve 8900 alias Javelin.

TaxCo 1st look

Ditilik dari spesifikasi yang diusung tak jauh beda kok dengan ponsel berkeypad QWERTY besutan lokal lainnya, dari Dual On GSM, koneksi Bluetooth, Memori tambahan MicroSD, dukungan Java (eBuddy, Facebook dan Yahoo Messenger) serta Kamera. Yang menarik adalah resolusi kamera yang dimiliki sudah mencapai 2 MP dan ini beneran loh, gak Cuma tulisan yang menghias box pembelian ataupun cover belakang ponsel.

Ohya, tadi sempat saya katakan kalo Taxco VX1 (yang lebih dikenal dengan julukan TaxcoBerry) menjiplak Balckberry Curve 8900 alias Javelin secara keseluruhan, itu benar adanya. Bahkan bukan hanya dari dimensi bodi ponsel, namun juga bentuk keypad QWERTY hingga ke navigasi Trackball. Kehadiran Trackball ini berfungsi sama halnya dengan Trackball milik BlackBerry. Tak hanya navigasi Trackball, desain Menu yang ditampilkan dalam layar milik Taxco ini bisa dikatakan sangat mirip dengan milik BlackBerry, demikian pula pada tampilan awal (today screen).

TaxCo vs others

Dukungan Java pada ponsel ini dapat dikatakan sebagai nilai tambah. Bagi yang memerlukan web browser bisa menggunakan Opera Mini yang memiliki tingkat kompresi tinggi dalam menampilkan halaman web sehingga ditinjau dari pengeluaran tentu saja jauh lebih murah. Demikian pula games ataupun aplikasi chatting lainnya.

Tapi untuk chatting bukankah sudah ada eBuddy ? nah ini dia masalahnya. eBuddy milik Taxco VX1 ternyata tidak dapat berfungsi dengan baik, namun bisa diakali dengan menginstalasi eBuddy milik HT30, brand lain yang secara kebetulan merilis jenis ponsel yang sama. Hasilnya, chatting via ponsel tak lagi menjadi masalah besar.

Sayangnya memang belum semua aplikasi ponsel berbasis Java dapat diinstalasi dan digunakan dengan baik pada ponsel ini, salah satunya misalkan saja Morange. Aplikasi yang bersifat all in one ini bahkan tak jua berhasil dibuka kendati telah menunggu waktu yang lama.

Berbeda dengan Nexian, dimana slot SIM 1 biasanya sudah di-lock untuk kartu sim tertentu (sesuai paket bundling), untuk Taxco VX1 pengguna dibebaskan untuk menggunakan sim card gsm dari operator yang tersedia di Indonesia. So, ada yang berminat ?