Migrasi Time Based Starone ke Kuota 1 GB gak ya ?

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah sebulan pemakaian modem Speed Up plus nomor Starone, maka bisa dilihat statistik penggunaannya untuk menentukan apakah baiknya tetep make koneksi Time Based- 25 rupiah per menit selama 3 bulan, dan 75 rupiah per menit setelahnya, atau Kuota volume 1 GB yang dibayar 99 ribu per bulan, habis ndak habis, dan kelebihan per 1 MB dibayar 300 rupiah saja.

Dilihat pada Statistik program bawaannya, durasi pemakaian total sekitar 28 jam dan volume 450 MB. Sejauh ini menghabiskan kurang lebih 35 ribuan dengan tarif 25 rupiah per menit (tarif promo). Sedang kalo mau dihitung dengan tarif 75 per menit ya habisnya sampe 126 ribuan.

time-based-volume-statistik.jpg

Kalo dipikir-pikir dengan volume yang gak sampe 1 GB sebulan, bayarnya cuman 99 ribu, mungkin ini masih mending dipilih ketimbang tarif normal time based 75 per menit (kalo tarif promo habis dan untuk mereka yang gak make modem resmi milik Starone).

Masalahnya bagaimana kalo aktifitas nge-net gak nyampe seperti statistik diatas per bulannya ? misalkan dibawah 22 jam (jumlah pembayaran Kuota 1 GB -99 ribu per bulan, dengan tarif normal -75 per menit). Mungkin pilihan tarif time based yang jauh layak pilih. Lantaran seberapa yang dipakai ya segitu yang dibayar. Â Sedang bagi mereka yang pemakaiannya diatas batas 22 jam sebulan, ya mending make penawaran Kuota 1 GB kalo aktifitasnya cuman buat nge-blog dan bukan nge-download.

Hanya saja, kalo kuota 1 GB blom habis setelah pemakaian hampir habis sebulan, maka biar gak nge-buang duit percuma, bisa dimanfaatkan untuk ngoleksi video YouTube, download yang aneh-aneh dan jangan lupa untuk dibagi-bagi ke fakir video seperti saya. J

Tarif Internet Starone Cuma 25 rupiah per menit ?

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Sedikit terkejut saat melihat saldo pulsa nomor Starone yang dipake nge-net dengan bantuan modem Speed Up, dimana setelah hampir sebulan pemakaian masih menyisakan pulsa 15 ribuan, dari pembelian pulsa 50ribu di kantor Indosat lalu.

Padahal kalo dilihat pada statistik durasi yang berjalan sudah mencapai angka 28 jam pemakaian. Yang kalo mau dihitung2, kira-kira sudah menghabiskan biaya 126ribu rupiah. Tapi kenyataan malahan baru habis sepertiganya.

tarif-25-per-menit.jpg

Kebingungan ini sempat ditanyakan ke Indosat via telpon oleh seorang rekan kantor, lantaran tarif koneksi yang ia gunakan ya seperti tarif yang tempo hari dijelaskan secara langsung oleh Mbak Christin, Customer Service Indosat, bahwa untuk frekuensi cdma, paket time based dikenakan biaya 75 rupiah per menit. Jelas gak terima dia…

Jawabannya lumayan bikin bengong.

Tarif 25 rupiah per menit hanya berlaku kalau modem yang dipake adalah Speed Up yang bertuliskan Starone (sebagai bentuk kerjasama antara keduanya), plus nomor paket yang disediakan (tentu Starone juga). NB : Padahal menurut keterangan sebelumnya, gak ada tuh bentuk kerjasama ini untuk area Bali. Itu berlaku hanya untuk Jakarta saja.

tarif-internet-by-modem-speed-up.jpg

Tambahan penjelasannya ya tarif 25 rupiah tadi hanya berlaku selama 3 bulan sejak kartu tersebut diaktivasi, selanjutnya berlaku tarif normal.

Reaksi pertama dari rekan tadi ya menertawakan hal ini, karena itu artinya tarif 25 ya cuman berlaku paling sampe akhir Agustus saja.

Tapi dia lupa, waktu 2 bulan kedepan itu lumayan panjang untuk aktivitas nge-blog dan nge-donlot video YouTube. Lumayan kan kalo tarifnya 25 rupiah per menit ?

Kalopun itu habis masa berlakunya, kenapa gak dicoba dengan kartu perdana baru ? diaktivasi lagi dan dapet jatah tambahan tiga bulan lagi. J

Terpana download YouTube via Starone

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Lagi-lagi yang namanya kecanggihan teknologi dirasakan besar oleh penggemar multimedia di seantero dunia, dimanapun mereka berada. Kali ini iseng nyobain situs YouTube yang kabarnya menyediakan beraneka ragam rekaman video berbagai tema. Untuk memastikannya ya selain menyiapkan account di YouTube tentu software untuk downloadnya sekalian, dicarilah file videonya Bang Iwan Fals yang sudah makin jarang nongol di layar tipi.

Eh, ternyata ada. Segudang malah. Dari rekaman live konsernya Indosiar, Sctv ataupun yang produk dari penggemar baik clip buatan sendiri juga cover version lagu-lagunya Iwan. Salut untuk YouTube selaku pengobat dahaga bagi mereka yang mengidolakan sosok satu ini sejak bangku sd, namun tak pernah melihatnya sekalipun masuk tipi di era orde baru.

Yang bikin rasa salut makin besar, apalagi kalo bukan koneksinya Starone. Dimana saat nyobain nge-donlot 1 file video jam 9 malam, transfer ratenya menunjukkan angka hingga 11 kb/sec. Tapi saat nyobain dengan 2 file video secara bersamaan jam 7 malam, transfer ratenya turun menunjukkan angka hingga 7 kb/sec secara bersamaan. Satu hal yang tak bisa dilakukan dengan bantuan koneksi Telkomnet Instant, dimana TR tertinggi paling 3 kb/sec, sedang kalo dipake 2 file bersamaan malah bisa turun dibawah 1 kb/sec. jengkel banget saat make koneksi Telkom. Mana mahal lagi… J

terpana-donlot-2.jpg

Walopun turun dikit, namun kecepatannya jauh lebih oke dari yang diharapkan. Puas banget deh… J

Test Tarif Internet Indosat

12

Category : tentang TeKnoLoGi

Berlanjut usai posting Klarifikasi Tarif Indosat kmaren, akhirnya baru sempat menguji sejauh mana kluaran biaya untuk menjlajah dunia maya via kartu Star One atau mungkin mau milih paket 1 GB milik operator yang sama, Indosat.

Sebelumnya, sebagai refresh ingatan, kartu Prabayar Star One yang bisa dipake buat nge-net, punya dua tarif penentuan biaya pakai, yaitu Time Based -Rp.75 per menit pakai dan Volume Based -Rp. 1 per 1 Kb pakai. Sedangkan yang ramai di-apply baik oleh rekan anggota BBC seperti bli Anton dan Pak Dokter Wirawan yaitu paket kuota Volume Based 1 GB yang dibayar 99rb per bulan, dengan tambahan biaya sekitar Rp.300 per 1 MB pakai.

Nah, saat dicoba untuk nge-net selama 12 menit dengan volume traffic 2 MB, maka berikut dapat diperkirakan hasil perbandingan biaya yang habis terpakai.

test-indosat.jpg

Untuk hitungan Volume Based, kemungkinan besar habisnya sekitar Rp. 2.000 untuk pemakaian volume 2 MB tadi. Jadi gak tergantung pada waktu pakai, yang hitungannya bakalan beda lagi kalo dalam waktu sama, pemakaiannya untuk chat dengan fitur web cam, dijamin jatuhnya jauh lebih tinggi. Untuk hitungan paket 1 GB senilai Rp. 99rb per bulan, kurang lebih tarif yang dikenakan pembulatan Rp.100 per 1 MB pakai, maka dalam percobaan ini kurang lebih menghabiskan biaya Rp. 200,-.Untuk hitungan Time Based, sedianya habis Rp 900, ternyata setelah dicek pulsa hanya selisih Rp. 425 untuk pemakaian selama 12 menit tadi. Jadi tarifnya gak nyampe Rp. 75 per menit tadi, tapi sedikit lebih murah lagi.Nah, dari ketiga cara perkiraan perhitungan biaya tadi jelas saja untuk Paket 1 GB jauh lebih murah dibanding keduanya. Hanya saja, ada satu kekurangannya yaitu habis atau tidak kuota 1 GB tadi selama 1 bulan pemakaian, bayarnya tetap Rp. 99rb. Jadi, kalo saja pemakaian internetnya jarang atau seperlunya, mungkin masih mending make sistem Timed Based. Istilahnya berapa dipake ya segitu yang dibayar, seperti halnya Telkomnet Instant.

Hanya saja, bagi sebagian orang apalagi kalo penghasilannya jauh lebih baik lagi, uang 100rb per bulan barangkali gak terlalu memberatkan kantong untuk dipakai buat aktivitas nge-net dimana bisa dimanfaatkan untuk banyak hal, seperti mencari informasi, nambah penghasilan hingga nge-Blog. Jadi kalopun nanti kuotanya tak habis selama 1 bulan pakai, sisanya masih bisa dimanfaatkan untuk ngedonlot file video 3gp yang artisnya para pejabat bangsa ini. Semoga saja bisa dibagi-bagi. J

Klarifikasi Tarif Star One Jagoan Indosat

8

Category : tentang TeKnoLoGi

Posting ‘Gondok Tarif’ tempo hari, agaknya terbayar sudah per siang tadi. Lantaran langsung komplain menuju kantor Indosat di Gatsu Barat perihal melonjaknya tarif yang dikenakan tak sesuai dengan yang tertera pada cover pembelian, yaitu Rp. 25,- per menit pakai. Nyatanya saat chat dengan kakak, tak sampai sejam eh pulsa dipotong 30ribuan lebih.

Disambut oleh Mbak Christin selaku Customer Service Indosat pada jam 12.30 wita, yang sempat kebingungan saat disodorkan produk Speed Up 3G yang bekerjasama dengan Indosat ini. Setelah penjelasan panjang lebar dan konfirmasi si Mbak entah langsung ke kantor Pusat, barulah tau kesalahan-kesalahan yang tidak dijelaskan oleh si penjual usai pembelian paket tersebut.

Paket Modem Speed Up 3G yang dibundling dengan Kartu Perdana Star One Jagoan ini rupanya merupakan paket penjualan untuk daerah Jakarta, hanya saja kartu yang dibundling dipake yang daerah lokal Denpasar. Ini dibuktikan dengan program kerjasama seperti ini di Kota Denpasar baru sampe ke frekuensi GSM saja. Jadi yang CDMA ya blom sama sekali.

Ini pula menjelaskan bahwa tarif yang tertempel pada cover paket pembelian (Rp.25,- per menit untuk jangka waktu 3 bulan), hanya berlaku di daerah penjualan Jakarta saja. Jadi kode (REG MLW ke nomor 7825) yang sudah diaktivasi langsung beralih ke paket Volume Based yang dikenakan tarif berdasarkan volume pemakaian sebesar Rp. 1,- per 1 Kb data. Memang kliatan murah, tapi coba kalo dipake untuk chat dengan tambahan web cam sperti kmaren, maka barulah tau kalo tarif itu mahalnya minta ampuuunnn…

Nah, untuk mengantisipasi hal ini, maka Mbak Christin tadi menyarankan untuk pindah ke tarif Time Based seperti yang telah diberlakukan selama ini. Cukup murah yaitu Rp.75,- per menit atau sekitar Rp.4.500 per jam pakai, yang langsung bisa diaktivasi ditempat dan sukses. Anggap ajah kalo lagi main ke Warnet. J

Si Mbak juga sempat menyarankan Paket 1GB Volume Based yang dikenakan tarif per bulan Rp.99.000,-, dengan biaya tambahan Rp.300,- per 1 MB kelebihan pemakaian. Itupun kalo mau. He…

Nanti deh, diliat dulu pemakean sebulan ke depan. Mungkin ada baiknya itung2 dikit. Toh ngBlog selama ini blom ada pemasukan secara komersialnya. J

Gondok Tarif StarOne

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Chat asyik di minggu siang ala 3G kmaren, agaknya menyisakan satu rasa gondok akan tarif yang dihabiskan. Gak sesuai janji di cover pembelian cuman 25/menit. Nyatanya dengan durasi ngobrol yang gak nyampe sejam itu, angka 30ribupun amblas dari kartu sim. Oalah… Janji tinggal janji. Padahal sudah diaktivasi dan dikomplain langsung ke Indosat, tapi kok janji-janji pelayanannya tetep aja bo’ong gak sesuai dengan iklannya.

Barangkali ini pula yang dirasakan oleh para pemakai tarif 0,00000000…1 per detik itu. Operator mana sih yang mau ngasi tarif murah nyaris gratis ?

Chat ala 3G make YM

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhirnya jadi juga chat bareng kakak di Kanada minggu siang kmaren, sayangnya si Ananta, keponakan yang paling kecil udah bobo. Yah maklum, karena perbedaan waktu dengan disini sekitar 12 jam. Artinya dilokasi sana jam udah nunjukin jam tidur.

Gak jadi make Windows Live Messenger yang nuntut Windows harus terupdate terkini, sing kanggo yen sing me-update nden. Make yang versi 7, eh harus make versi 8. sudah diinstall versi 8, eh harus meng-update windows. Udah gitu firewall juga harus mati. Setelah semua itu dilewati, eh proses akhir malah gak bisa dilewati, walo sudah ngulang sampe 5 kali. Syukur instalasi online ini dilakukan di warnet dengan manfaatin fitur wi-fi, jadi bisa cepet dan murah, coba kalo make tarif Starone Indosat yang blom bisa dikabulkan jadi 25/menit itu, abis brapa sih ?

At last, pilihan jatuh ke Yahoo Messenger atas rekomendasi beberapa rekan yang udah sering make fitur ini, maka YMpun akhirnya dicoba diinstalasi, dan… Berhasil.

Jadilah akhirnya acara ngobrol bareng biar bisa ngliatin famili di Kanada sana, tentu dengan tampilan video live layaknya make hape berfasilitas 3G. Dan sesuai kenyataannya gambar yang tampilpun patah-patah, jadi gak seperti iklan 3G di televisi itu. He.. anak-anakpun jadi tau kalo iklan teve ala 3G itu banyakan bo’ongnya…