Demam Piala Dunia

Category : tentang KHayaLan

Piala Dunia 2006 udah bergulir, mungkin udah di pertengahan jalan.
Tapi jujur aja, sampe hari ini gak ada yang namanya Demam Piala dunia di kepalaku. Huehehe… Ga begitu suka ma yang namanya soccer seh.Cerita temen pada beda, ada yang berusaha nularin ke Istrinya kalo ia suka sepak bola, akhirnya sang Istripun begitu bersemangat ngebangunin suami pas jam tayang tanding mau dimulai, tapi 15 menit kemudian, Istri kembali lelap tidurnya. Huehehe…

Ada juga yang ngajarin anaknya yang masih 3 tahunan untuk ikut nonton tanding sepak bola. Ada juga Ibu-ibu pegawai yang malah lebih suka Bola daripada suaminya, dan getol cerita nimbrung pas gosip pagi tentang skor tanding terakhir.

Eh iya, ada pemandangan menarik setiap aku kemana-mana, bendera-bendera negara luar, peserta Piala Dunia, dalam ukuran besar dipajang, dikibarkan disebagian rumah secara ngumpul, mungkin ini aksi-aksian bareng tetangga.
Temen kantor pun begitu, apa yang dijagokan ma mereka, maka benderanya pun begitu besar dikibarkan baik di atap rumah, atau tembok pagar depan.
Semarak.

(Maaf, fotonya gak di-upload ma Blogger.com, gak tau kenapa neh, kok terasa untung-untungan ya ? kalo untung bisa di-upload, waaah, senangnya bukan main…)

Piala Dunia 4 tahun lalu juga begitu, malah waktu itu lebih ketat, rumah yang ketangkep masang bedera negara jagoannya, disamperin Satpol PP karena disangka punya maksud gak baik. Ini banyak terlihat di kawasan Jimbaran. Sampe lomba Layang-layang pun ikut terpengaruh, karena corak warna kain yang dipake, lebih mengacu pada warna bendera jagoannya masing-masing.

Tapi iseng-iseng aku mikir, apa mereka yang masang bendera jagoannya begitu besar, juga punya rasa kebangsaan yang besar pada bendera negara sendiri ya ?
Kini sudah jarang kulihat masyarakat memancangkan bendera merah putih di depan rumahnya dalam ukuran besar, saat 17 agustus sekalipun.
Pemandangan bendera merah putih yang besar hanya terlihat dipancangkan di instansi pemerintah, atau swasta maupun rumah yang memili tiang bendera khusus.
Tapi kini justru saat Piala Dunia bergulir, sampe rumah yang gak punya tiang bendera pun bela-belain masang bendera jagoannya dengan bambu yang besar, diiket kuat di pohon, pagar sampe atap rumah mereka.

Lha kenapa ?