Pengalaman menjajal Andromax E2

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Terbiasa menggunakan perangkat Android berlayar lebar, bisa jadi kalian demikian halnya saya, akan merasa tak nyaman saat mencoba menggunakan Andromax E2 sebagai perangkat kerja sehari-hari. Selain memaksa untuk memicingkan mata dan mendekatkan layar agar tulisan terlihat jelas, luasan area keyboard sentuh yang menyempit tampaknya menghasilkan barisan tulisan yang typo lantaran jari jempol yang cukup besar. Fiuh…

Akan tetapi bagi kalian yang sudah familiar dan menyukai layar dan ponsel yang nyaman berada dalam genggaman juga lebar saku baju atau celana, saya yakin gak akan banyak penyesuaian kok yang kalian rasakan saat menjajal ponsel murah dan terjangkau berkecepatan 4G LTE ini. Gak percaya ? Coba saja sendiri.

Pertama kali aktivasi, nomor yang dibekali dalam paket penjualan langsung disuntikkan kuota data sebesar 2 GB yang dapat digunakan selama seminggu penuh dengan pemanfaatan waktu sedari pukul 7 pagi waktu WIB hingga tengah malam. Sedangkan sisanya, diberikan tambahan data sebesar 6 GB yang secara pegawai harian seperti saya, efektif digunakan sejak bangun pagi hingga berada di kursi kantor. Lumayan kok bisa menghabiskan kuota 8 GB tersebut. He…

Screenshot_2016-03-28-21-10-14

Terpantau dua kali pembaharuan software yang didapat pasca Unboxing kemarin, menyumbang penghabisan kuota data kisaran 120an MB, dan sisanya dimanfaatkan untuk membantu pembaharuan aplikasi juga games bagi 5 perangkat lainnya yang aktif kami sekeluarga gunakan di rumah. Ditambah beberapa video talk show ternama yang ndak sempat saya tonton langsung di layar MetroTV.

Adalah VoLTE, teknologi baru yang diperkenalkan operator SmartFren lewat dua senjata baru mereka, Andromax R2 dan E2 yang saya pegang kali ini, tampaknya memang sesuai dengan iklan yang dihadirkan. Selain suara lawan terdengar lebih jernih, waktu menunggupun nyaris tak terasa. Hanya belum sempat aja dicoba untuk berbicara sembari mengunduh data sebagaimana salah satu kelebihan VoLTE.
Cuma sayangnya, teknologi Voice Over LTE ini hanya bisa dimanfaatkan saat perangkat berada pada jalur atau area yang mendukung kecepatan 4G saja. Di luar itu ? Bye bye. Hehehe…
Untuk mengetahui jalur atau area mana saja di seputaran kalian yang sudah mendukung jaringan 4G LTE bisa pantau akun Twitter @smartfrenworld atau khusus wilayah seputaran Denpasar bisa lihat di tulisan lama saya disini.

Saat dicoba untuk memainkan beberapa games ukuran standar, sekitaran 100an MB, perangkat gak menunjukkan gejala lag atau melambat. Bisa dimaklumi lantaran Andromax E2 hadir dengan spesifikasi standar ponsel pemula masa kini, prosesor Quad Core dengan besaran memory RAM 1 GB plus internal storage 8 GB plus dukungan kartu memori luar.
Sedang saat di uji coba menggunakan permainan sekelas Asphalt dan Fifa sebagaimana percobaan terdahulu pada perangkat berspesifikasi sama, terpantau ada sedikit lag saat game berlangsung namun tak terlalu mengganggu kok.

Menilik lebih jauh perangkat pintar Andromax E2, kalian bakalan kagum dengan penambahan fitur default yang ditanamkan tanpa perlu lagi menambahkan aplikasi dengan fungsi serupa.
Misalkan Gesture saat layar ponsel dalam kondisi mati. Ada beberapa aksi yang bisa dilakukan untuk mengaktifkan fungsi tertentu tanpa menyalakan layar. Misalkan akses kamera dengan menggeser layar ke arah bawah. Atau menggambar huruf ‘c’ untuk akses Dial phone. Dan masih banyak lagi lainnya, serupa ponsel SmartFren yang saya review terdahulu.

Beda lagi dengan opsi penambahan User diluar pemilik ponsel atau yang biasa disebut sebagai tamu ‘Guest’ sempat mengingatkan saya pada perangkat pc desktop atau notebook. Opsi Guest ini menurut pandangan saya, bisa difungsikan untuk menambah pengguna seperti anak anak misalkan yang nantinya bisa diatur tampilan UI yang digunakan, aplikasi apa saja yang diinstalasi, yang tentu akan berimbas pula pada pembagian space internal storage untuk melakukan penyimpanan data. Unik bukan ?

Masuk lagi ke menu Pengaturan, kita bisa menemukan fitur Scheduled Power On and Off, yang fungsinya untuk mematikan ponsel secara otomatis dan menyalakannya kembali pada jam-jam tertentu sebagaimana keinginan pengguna. Jadi ya, ndak perlu repot mematikan ponsel saat malam hari dan menyalakannya di pagi hari untuk menghemat umur ponsel.

Screenshot_2016-03-28-21-09-28

Trus ada juga User Manual book bagi kalian yang ingin mengenal lebih jauh perangkat Andromax E2. Isinya cukup lengkap saya lihat, jadi ndak perlu khawatir jika merasa kesulitan dalam mengoperasikan ponsel yang satu ini.

Masuk ke menu Galery, kalian akan menemukan beberapa opsi pilihan di luar urutan per Album atau nama folder. Misalkan Times atau urutan pengambilan, Tags jika ada, people atau Location yang biasanya terhubung melalui gps pada perangkat ponsel. Pun jika dibutuhkan, terdapat pula opsi untuk menyembunyikan hasil foto yang dapat dijadikan satu dalam folder tertentu untuk mengamankannya dari jangkauan anak-anak. *uhuk

Terakhir, bagi kalian yang menyukai pengambilan gambar menggunakan lensa kamera yang ada, terdapat cukup banyak opsi pengaturan lanjutan yang dapat dimanfaatkan untuk merekam gambar, tidak hanya untuk kebutuhan selfie saja.

Semua fitur dan kemampuan ponsel Andromax E2 diatas bisa kalian dapatkan dengan harga jual Rp. 899.000 saja. Murah dan terjangkau bukan ? Apalagi dukungan jaringan 4G LTE nya cukup menggoda hati.
Jika kalian menginginkan sebuah perangkat Android pemula yang mumpuni, saya rekomendasikan kok untuk yang satu ini.

Eh iya, ada yang kelupaan satu lagi.

Saat melakukan Unboxing kelak, stiker pengaman layar yang dibekali dalam paket pembelian, baiknya ndak usah dilepas seperti halnya ponsel lain. Mumpung stiker tersebut tak dihiasi tulisan macam-macam laiknya Samsung, pasca instalasi hingga ponsel siap digunakan, stiker ini masih lumayan untuk digunakan melindungi layar kok. He… mengantisipasi minimnya stok stiker pelindung di pasaran mengingat secara rilis ponsel masih tergolong baru gres.

Oke, ada lagi yang kelupaan kira-kira ?

Android E2, Standar tapi Menarik

Category : tentang TeKnoLoGi

Dengan harga jual yang tergolong murah, berada di angka Rp 899.000, sebenarnya tak banyak harapan yang saya berikan pada kehadiran Andromax E2. Apalagi melihat para kompetitor yang bermain di tentang harga yang sama.

Soal Prosesor Qualcomm Quad Core 32 bit, bolehlah dikatakan sudah menjadi Standar baku ponsel Android masa kini. Begitu pula dengan memory RAM 1 GB. Minimal sudah mampu menjalankan beberapa games yang boros space macam Fifa. Apalagi soal kamera 5 MP yang disematkan pada punggung dan depan ponsel seakan sudah wajib dibekali mengingat Trend Selfie makin deras dilakoni konsumen smartphone.
Lalu hal menarik apa yang ditawarkan oleh SmartFren dengan bekerjasama bareng Haier saat ini ?

PanDe Baik AndroMax E2 07

Apalagi kalau bukan akses jaringan 4G LTE, dan teknologi Voice Call memanfaatkan jaringan tersebut yang dinamakan VoLTE.

Jaringan 4G sebenarnya sudah lama digaungkan. Namun fakta lapangannya baru per tahun lalu mulai ramai dibicarakan dan diadopsi oleh berbagai operator negeri ini diantaranya SmartFren. Bisa dipantau di tulisan saya sebelumnya.

Sedangkan untuk teknologi yang dinamakan VoLTE bisa dikatakan merupakan teknologi lama semacam Skype, Viber dan lainnya yang mampu menyajikan komunikasi Video Call antar pengguna maupun Voice murni dengan kejernihan suara yang dihasilkannya.
Kenapa bisa begitu ?

Karena fitur Voice Over LTE ini akan memanfaatkan kecepatan optimal jaringan 4G LTE yang ditangkap dari area sekitar, dan pada saat yang sama dapat pula digunakan untuk aktifitas Internet (download) dengan kecepatan yang sama pula. Info lainnya dari VoLTE ini adalah kemampuannya untuk berpindah fitur antar layanan Voice ke Video Call, begitupun sebaliknya.

Hanya saja, fitur ini baru bisa dimanfaatkan apabila pada area notifikasi atau sisi atas layar ponsel terpantau dan tersedia jaringan 4G LTE. Disajikan dengan logo atau tulisan dimaksud.

PanDe Baik AndroMax E2 True

Selain menawarkan teknologi VoLTE tadi, khusus untuk pengguna Andromax E2 maupun R2, ponsel yang ditawarkan dengan spesifikasi dan harga jual yang lebih tinggi, sama-sama memiliki keuntungan memanfaatkan paket data True Unlimited dengan biaya Rp 75.000 sebulan, tanpa batas FUP. Info lengkap paket ini dan pengalamannya bisa dibaca pula di postingan lama saya di blog ini.
Hanya sayangnya, untuk paket True Unlimited yang diPromosikan sejak November tahun lalu hanya berlaku selama 6 bulan saja, yang notabene akan jatuh pada bulan April depan. Belum ada informasi resmi dari SmartFren apakah paket ini akan dilanjutkan atau tidak. Jadi ya sebetulnya nanggung juga sih…
Sedangkan untuk satu minggu pertama sejak aktivasi, pengguna diberikan Bonus paket data sebesar 2 GB + 6 GB tanpa penambahan pulsa sepeserpun.

Ohya, selain harga, spesifikasi dan penawaran diatas, hal lain yang perlu diketahui sebelum menjatuhkan pilihan pada Andromax E2 adalah resolusi layar yang tergolong standar yaitu 854×480 pixel dengan ukuran 4,5 inchi, kemudian dari 1 GB memory RAM yang bisa digunakan hanyalah kisaran 445 MB saja, serta memory ROM sebesar 8 GB yang hanya dapat dimanfaatkan sebesar 4 GB saja untuk data dan galeri.

PanDe Baik AndroMax E2 Basic

Dari pengujian kecepatan dan kinerja dengan menggunakan aplikasi Antutu Benchmark, Android E2 mampu hadir pada poin 21117 dibawah Lenovo K3 Note, LG G4 dan Google Nexus 6.
Sedangkan saat dilakukan pengujian dengan aplikasi Quadrant, hasil yang disajikan adalah 1533 dibawah Galaxy Nexus dan Nexus S.
Terakhir dengan menggunakan aplikasi Geekbench, hasil pengukuran kinerja juga serupa. Yaitu 1117 setara Galaxy S III dan Motorola G juga X.

PanDe Baik AndroMax E2 Antutu

PanDe Baik AndroMax E2 Quadrant

PanDe Baik AndroMax E2 GeekBench

Dengan kapasitas batere yang pula masih tergolong standar, kalo ndak salah 2000 mAh, daya tahan dalam memanfaatkan jaringan cepat 4G LTE nya pun gak sampe seharian. Jadi bisa menyiapkan power bank tambahan kalo mau dibawa kemana-mana.

Bagi kalian yang menginginkan ponsel murah dan terjangkau namun punya fitur menggiurkan macam jaringan 4G LTE dan paket data Unlimited tadi, bisa mencoba AndroMax E2. Apalagi kalo difungsikan sebagai Hotspot dengan kemampuan Tetheringnya, anggap saja ini seperti membeli sebuah modem dengan bonus telepon komunikasi. Menarik bukan ?

Unboxing Andromax E2, ponsel 4G LTE Terjangkau untuk Kita Semua

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Hadir dalam balutan warna hitam dan bezel abu gelap, sepintas sempat mengingatkan saya pada ponsel lama keluaran Taiwan, yang dahulu pernah menemani hari-hari awal perkenalan dengan Android.

Saat Unboxing dilakukan, terdapat beberapa perlengkapan standar penjualan ponsel sebagaimana lainnya yaitu Charger terpisah yang dapat digunakan sebagai kabel USB ke perangkat PC, handsfree dengan jepitan, kartu garansi, buku petunjuk dan kartu sim card berjaringan 4G LTE yang telah dipotong dan siap pakai berukuran micro. Selain itu ada juga petunjuk penggunaan VoLTE, teknologi terkini milik SmartFren yang disematkan dalam perangkat terbaru mereka. Apa itu VoLTE, nanti dijelaskan lebih lanjut.

PanDe Baik AndroMax E2 01

Masih menyangkut soal desain, Andromax E2 dibekali dengan layar 4,5 inchi yang tergolong ergonomis dan nyaman saat digenggam, utamanya bagi mereka yang tergolong pengguna pemula. Cover belakang menggunakan material plastik dof yang dapat dilepas guna menyematkan kartu memory eksternal micro, dan dua sim card berbeda jaringan. Untuk 4G disediakan slot berukuran micro, sedang lainnya untuk kartu berjaringan GSM dengan ukuran normal. Bisa jadi ini dimaksudkan agar pengguna tidak perlu beralih lagi ke nomor kartu lainnya, tinggal menyematkan pada slot GSM, sedang urusan dunia maya bisa diserahkan pada kartu SmartFren 4G LTE-nya.

Pada bagian bezel abu gelap di sekeliling ponsel, terdapat slot earphone pada sisi atas, volume di sisi kiri, power di kanan dan colokan charger di bagian bawah mendamping lubang kecil microphone.
Lensa kamera terpantau ada 2, belakang dan depan ponsel, dilengkapi dengan lampu flash masing masing, demi mendukung trend selfie bagi pengguna Andromax E2. Adapun resolusi keduanya adalah 5 MP. Tidak ada tombol fisik yang dibenamkan pada layar depan, hanya 3 icon haptic yang berfungsi sebagai Home, Undo dan Multitasking. Sementara speakerphone berada di sisi belakang ponsel, dengan penekanan area khusus.

PanDe Baik AndroMax E2 00

Saat dinyalakan, layar Andromax E2 rupanya cukup nyaman dipandang baik dengan posisi tegak maupun beralih pada sudut pandang samping. Hal yang jarang bisa didapatkan pada ponsel murah lainnya. Menggunakan user interface standar Android yang dibesut dalam aplikasi Launcher3, terpantau tidak dapat diganti secara default ke Launcher lainnya, meski sudah di set melalui menu pengaturan.

Pertama kali menikmati tampilannya sebelum melakukan aktivasi nomor, yang terlihat pada layar notifikasi hanyalah tanda jaringan EVDO 1X. Tak tampak tanda-tanda jaringan 4G LTE sebagaimana jualannya, dan jelas ini cukup membingungkan.
Semua kekhawatiran berangsur lenyap saat aktivasi selesai dilakukan, baik tanda jaringan maupun logo VoLTE hadir menandakan ponsel dan paket data sebesar 2 GB + 6 GB siap dimanfaatkan selama seminggu kedepan.

Secara fisik dan tampilan, saya pikir segitu dulu yang bisa disampaikan, lalu bagaimana jeroan daleman dan kinerjanya, nanti menyusul disampaikan dalam postingan berikutnya.

Ohya, ngomong-ngomong ponsel Android E2 yang mengadopsi jaringan 4G LTE ini dijual dengan harga terjangkau loh untuk kita semua. Hanya sebedar Rp. 899.000 rupiah saja sudah termasuk kartu dan paket data tadi.
Menarik bukan ?

Andromax E2, Ponsel 4G gak harus Mahal

Category : tentang TeKnoLoGi

Tahun lalu di salah satu postingan blog ini, sempat menurunkan review ponsel lokal sejutaan yang mengadopsi spesifikasi Quad Core dan RAM 1 GB. Meski memiliki internal storage yang terbatas, namun fakta yang didapat cukup lumayan menjalankan games Fifa dan NFS meski tidak secara bersamaan.
Dan kelihatannya kemajuan tersebut kemudian menjadi trend di pangsa pasar ponsel pintar berbasis Android. Buktinya, saat ini sudah menjamur berbagai brand ponsel yang tampil dengan spesifikasi serupa, dengan harga terjangkau pula.

Salah satunya yang rajin menurunkan jagoan di lini ini adalah Andromax, nama yang dibesut operator SmartFren kini berupaya masuk dengan beragam inovasinya untuk memuaskan keinginan pasar. Tak hanya mengadopsi jeroan yang yang sama, prosesor Quad Core dan RAM 1 GB, seri terkini yang baru saja dilepas pertengahan Februari lalu menyematkan pula akses kecepatan 4G LTE untuk semua jaringan yang ada di Indonesia.
Sudah begitu, harga yang ditawarkan pun cukup menggoda. Hanya sebesar Rp. 899.000 saja dan sudah termasuk paket data sebesar 2 GB + 6 GB saat aktivasi nomor, yang sayangnya hanya berlaku 1 minggu saja.

PanDe Baik Andromax E2

Sebenarnya ada dua perangkat yang diperkenalkan bersamaan. Seri E2, yang saya sampaikan diatas tadi dan seri R2, yang memiliki spesifikasi daleman dua kali lipat E2, dengan harga jual yang dua kali lipatnya pula. Hehehe…

Lalu apa saja yang ditawarkan SmartFren kini melalui Andromax seri E2, ponsel 4G yang gak harus Mahal ini ?
Tunggu tulisan berikutnya ya.

Menikmati SmartFren 4G LTE time

Category : tentang TeKnoLoGi

Duduk menunggu kini tak lagi dilewatkan hanya untuk membaca komik, koleksi majalah, atau menonton film yang sebenarnya sudah berkali-kali dinikmati saat lalu. Apalagi setelah berkenalan dengan yang namanya paket data True Unlimited, jaringan 4G LTE miliknya SmartFren yang dibundling dengan ponsel Hisense PureShot+.

Semua tak lagi sama.

Salah satu kelebihan atau keunggulan paket yang penawarannya hanya sebesar 75ribu sebulan adalah tanpa adanya batasan kuota FUP, yang biasanya menjadi kekhawatiran banyak netizen. Tidak heran apabila biasanya dalam sehari dua lebih kerap mengingatingatkan diri untuk tidak banyak mengunduh hal-hal tak penting dan menghematnya.

Tapi kini, semua tak lagi sama.

Menonton video Live Streaming melalui halaman berbagi video YouTube atau Vimeo bahkan di akun FaceBook sekalipun kemudian menjadi hal yang tak mengkhawatirkan lagi. Kalaupun isinya mengecewakan, tak sesuai bayangan ya tinggal berpindah ke tayangan lainnya tanpa perlu takut kehabisan kuota.

Jika dulu rutinitas menjelajah dunia maya hanya sebatas akun sosial media, kini sudah bertambah ke berbagai situs lainnya, baik itu yang menghadirkan puluhan hasil gambar pencarian atau halaman unduhan aplikasi Torrents, yang diakali untuk menghindari aturan blokir yang diberlakukan untuk penggunaan paket data ini.

SmartFren 4G LTE PanDeBaik

Maka penghabisan volume data yang dahulunya hanya bisa maks hingga 7 GB dengan penurunan kecepatan lantaran melewati batas kuota FUP, kini rata-rata penggunaan berkisar 20 GB lebih setiap bulannya sedari awal aktivasi November lalu.

Sayangnya hanya satu. Paket promosi ini hanya berlaku hingga bulan April depan. masih belum tau rupa pengganti paket True Unlimited ini nantinya, namun berharap sih bisa diperpanjang. Semoga ya.

Karena dengan dihilangkannya batasan penggunaan FUP, soal kecepatan 4G nya ya jangan ditanya lagi deh. Streaming gak ada lag-lagnya. Nyaman dinikmati.

Kalian sudah mencobanya ?

Paket True Unlimited Sesi 2

Category : tentang TeKnoLoGi

Pada tulisan sesi pertama lalu, yang mengetengahkan perihal paket internet True Unlimited milik SmartFren digandengkan dengan perangkat Hisense Pureshot+ dengan masa pemakaian selama 2 minggu pertama, menghabiskan volume data sebesar nyaris 30 GB, dugaan awal batas FUP, kini saya ingin share paket yang sama sesi ke-2 dengan masa pemakaian selama nyaris 1 bulan lamanya dari 19 November hingga 18 Desember. Penghabisannya lumayan, meski tak sama dengan sebelumnya. Hanya sampai 28 GB saja.

True Unlimited 2 PanDeBaik 1

Penggunaan kuota data sebesar ini, rinciannya cukup banyak dan salah satunya ya untuk kegiatan Upgrade OS PC ke Windows 10 di dua perangkat. Komputer Kantor dan Acer W511 dirumah. Ini saya sudah menghabiskan volume sebesar 5,2 GB. Belum video musik Sepultura, Pantera dan Thrash Metal jaman jadul lainnya. Puas tentu saja.

Nah, hari ini paket internet mantap dan hebat besutan Smartfren sudah masuk ke sesi 3 dimana sejak tanggal 18 Desember lalu sudah menghabiskan data sebesar 9,3 GB yang digunakan untuk mengunduh beberapa filem baru seperti The Martians, Peanut, Good Dinosaurs juga video YouTube lainnya. Yang kesemuanya diambil dengan mengakali Torrents.

True Unlimited 2 PanDeBaik 2

Untuk kecepatan meski tak secepat jaringan 4G di lokasi lain, terpenting adalah kestabilan jaringan dan minim gangguan, rasanya sudah cukup. Paling tidak untuk aktifitas sosial media Twitter, Instagram dan permainan Criminal Case masih bisa diakses dengan baik di dua perangkat lainnya.

Bagaimana perkembangan sesi 3 ini nantinya ? simak penuturan saya kembali bulan depan. He…

Menyiasati Blokir Konten Torrent

1

Category : tentang KHayaLan

Masih ingat istilah Torrents ?
Aplikasi atau apapun namanya yang berbasis p2p peer to peer atau kalo boleh disederhanakan, antar pc ke pc atau user ke user, dimana biasanya dimanfaatkan untuk pencarian sejumlah file dalam format beragam yang dapat diunduh kapanpun. Kurang lebih sih begitu pemahamannya.
Akan tetapi, lantaran ada kata kunci ‘sejumlah file’ dan ‘dalam format beragam’ rupanya dibalik itu terdapat pula ancaman yang mengintai terkait volume atau besaran file yang nantinya akan diunduh ‘kapanpun’. Sehingga untuk mengantisipasi lebih awal ancaman ini, beberapa admin jaringan yang menawarkan wifi gratis, biasanya melakukan blokir konten untuk hal-hal yang berbau Torrents seperti halnya jaringan kantor kami dan juga paket SmartFren 4G LTE True Unlimited.

Aturan dibuat memang untuk dilanggar.
Secanggih apapun larangan yang diterapkan, ada saja cara atau celah yang dapat dilakukan untuk membobolnya.
Demikian halnya dengan pemblokiran Torrents ini.

Sejauh yang saya tahu, dari sekian banyak cara atau celah pembobolan blokir Torrents, sepertinya hanya cara berikut yang paling mudah atau gampang dilakukan.
Yaitu kombinasi antara halaman atau aplikasi filestream.me dengan Internet Download Manager yang selain diklaim dapat membobol blokir konten Torrents, untuk kecepatan unduh juga jadi jauh lebih cepat.
Hanya saja, besaran file maksimal yang dapat diunduh maksimum 1 GB saja.

Bagaimana caranya ? Mudah.
Masuk ke halaman filestream.me lalu lakukan Registrasi. Jika berhasil, lakukan Upload file Torrents yang telah diunduh, lalu pilih file yang diinginkan (apabila besaran lebih dari 1 GB), dan tekan tombol Download. Proses pengunduhan akan dilakukan secara cepat dan disimpan pada server halaman filestream.me
Apabila file dimaksud telah selesai diunduh, pada kolom keterangan akan menyajikan tulisan ‘Complete’.

File 1

Untuk dapat mengambil file hasil unduhan, tekan folder file dimaksud, lalu pilih opsi unduhan di sisi kanan keterangan file. Filestream.me akan memberikan 2 opsi cara pengunduhan, yaitu melakukan copy link yang dapat di-paste pada aplikasi Download Manager, dan cara kedua dengan mengunduhnya langsung lewat browser. Saran saya tentu pilih opsi pertama.

File 2

Apabila besaran file yang ingin diunduh lebih besar dari batasan 1 GB, maka proses dapat dilanjutkan dengan memilih file lain di dalam file Torrents barusan, lalu ulangi prosesnya kembali. Ribet memang, namun setidaknya langkah ini bisa digunakan untuk menyiasati blokir akan konten Torrent oleh admin jaringan yang kalian manfaatkan.

Antara Samsung Galaxy Note 3, Note 3 Neo dan Hisense Pureshot+

Category : tentang TeKnoLoGi

Bingung.
Yah… kurang lebih begitu.

Perasaan ini kerap terjadi ketika hari-hari nyaman itu mulai terganggu dengan kehadiran barang baru. Eh… Gadget baru. Maaf…

Namun kebingungan ini biasanya tak akan lama jika barang eh Gadget baru maksud saya, bukan termasuk yang diinginkan atau layak menggantikan perangkat yang sudah ada sebelumnya.

Nah… trus bagaimana kalo yang datang itu barang eh Gadget baru gres dengan kemampuan mumpuni ?

Na ini… disinilah kebingungan akan selalu muncul, menghantui selama beberapa hari bahkan pekan dan bukan tidak mungkin kehadirannya menggantikan peranan yang telah ada sebelumnya.
Seperti Hisense PureShot+ kali ini.

Samsung Galaxy Note 3 Hisense PureShot

Bagi kalian yang sudah lama mengikuti beberapa postingan saya terakhir, pasti tahu dan pahamlah sejauh mana kemampuan ponsel besutan perusahaan dari China yang selama ini jadi pemasok perangkat milik SmartFren, apalagi saat dikombinasi dengan paket data True Unlimited 4G LTE yang beneran Unlimited sampe puas itu, membuat Hisense PureShot jauh lebih menjanjikan ketimbang Samsung Galaxy Note 3 Neo yang selama ini mendampingi ponsel dan nomor utama yang tersemat didalam Samsung Galaxy Note 3.

Itu sebabnya ketika mencoba satu dua kali membawa ketiga ponsel berlayar lebar ini bersamaan, sepertinya hanya Galaxy Note 3 Neo saja yang lebih banyak terabaikan. Bisa jadi secara isi jeroan yang sama persis dengan sang kakak, Note 3 rilis pertama. Maka disusunlah satu konspirasi untuk menyingkirkan Note 3 Neo secara perlahan namun pasti.

Tidak banyak dokumen maupun file multimedia yang harus dipindahkan dari Samsung Galaxy Note 3 Neo meski sudah dijejali eksternal card 64 GB, karena sebagian besar original filenya masih berada di pc kantor. Maka proses pun bisa jauh dipercepat termasuk menginstalasi beberapa aplikasi yang dahulunya hanya disuntikkan pada ponsel cadangan mengingat secara kebutuhan tidak memerlukan kecepatan saat dibutuhkan.

Begitu semua isi diduplikasi dan dipindah ke ponsel Hisense PureShot+ yang dilakukan pertama kali adalah mengubah Launcher UI nya dari Vision UI versi originalnya Hisense ke Apex Launcher yang selama ini menemani hari di sekian banyak ponsel Android yang pernah dimiliki. Selain simpel, Apex punya fitur mengunci layar desktop yang memberi keamanan dan kenyamanan saat ponsel dipegang anak-anak. Selain itu, dibutuhkan juga pengaturan tambahan penataan icon agar serupa dengan ponsel utama Samsung Galaxy Note 3. Tujuan tentu agar tak membingungkan saat menggunakan salah satu diantaranya secara bergantian.

Maka jadilah ponsel Samsung Galaxy Note 3 Neo teman setia bagi iPhone 4 CDMA yang sejak bangkrutnya Telkom Flexy lebih banyak ngijeng (baca:menunggui) di rumah ketimbang dibawa beraktifitas harian.
Rencananya sih mau di lego saja. Atau diantara kalian ada yang mau ?
He…

Nyobain paket True Unlimited SmartFren yuk

8

Category : tentang TeKnoLoGi

Dua jam lalu, sekitar pukul 7.04 akun twitter @dokterMade sempat mention menyampaikan kabar gembira terkait munculnya paket data yang ia idamkan, meski harus ditebus dengan harga yang cukup mahal. Dalam tweetnya tersebut dilampirkan pula link berita dari akun @InfoTekno yang mengarah ke halaman detikiNet dengan judul ‘SmartFren Bangkitkan Kembali Internet Unlimited’.

Kaget juga sebenarnya, saat membaca isi dari berita yang diunggah pada pukul 3 sore tadi, bahwa paket sebagaimana dimaksud @dokterMade adalah paket data True Unlimited yang ditawarkan oleh SmartFren kepada para pelanggannya, sebagai bentuk realisasi misi mereka, bahwa Smartfren selalu berkomitmen memperkaya pengalaman pelanggan melalui produk dan layanan 4G LTE yang inovatif, terluas, dan terandal di Indonesia. Setidaknya demikian penyampaian Derrick Surya, Head of Brand dan Marcomm Smartfren dalam link tersebut.

Jika selama ini paket data Unlimited yang dijual oleh operator lain (termasuk nomor utama yang saya gunakan sekarang) menetapkan adanya pembatasan maksimal FUP (Fair Usage Policy), yang apabila melewati batasan tersebut kecepatan internet akan diturunkan ke titik terendah, maka paket data True Unlimited ini tidak lagi menggunakan batasan apapun, baik FUP maupun waktu Kalong (yang tempo hari sempat dikeluhkan pula oleh @dokterMade).

Serius ?

Iya dong. Hanya saja, ada yang menarik nih kalo mengingat lagi kalimat yang disampaikan @dokterMade terkait harga yang mahal.
Ternyata ada syaratnya berkaitan dengan harga atau biaya yang harus kita tebus untul itu. Yang secara normal atau pengguna dan calon konsumen umum ditetapkan sebesar 300ribu rupiah sebulannya dengan rencana pemberlakuan hingga bulan April 2016 nanti (6 bulan kalo dihitung dari sekarang).
Sedangkan… bagi kalian pengguna ponsel Hisense Pureshot series, rupanya SmartFren berkenan memberikan diskon besar yaitu hanya dikenai biaya sebesar 75ribu saja sebulannya. Yang artinya akan ada penghematan sekitar 1,3 juta rupiah dalam rentang kurun waktu pemakaian yang sama.

Tertarik ?

Yuk, kita cobain paket mantap ini.

Jadi ceritanya, sebagai salah satu pengguna ponsel keren Hisense Pureshot+, musti cari tahu dulu info terkait dari aplikasi mySmartFren yang bisa diunduh di pasar aplikasi Google Play. Hasilnya, ternyata memang ada info paket True Unlimitef pada bagian package, yang ditawarkan dengan harga 75ribu saja. So, berbekal penambahan pulsa sebesar nilai yang sama, paket dapat dibeli dengan cara pemotongan pulsa, langsung aktif dan dapat digunakan. Kalian bisa lihat pada beberapa gambar ilustrasi yang saya sampaikan dihalaman ini, hasil screenshot dari ponsel Hisense beberapa menit lalu.

True Unlimited SmartFren PanDe Baik 1

Done. Paket True Unlimited 75 ribu sebulan pun sudah bisa digunakan. dan seperti biasanya, sebelum dimulai ya diawali dengan pengujian jaringan terlebih dahulu di rumah @pandebaik dengan hasil kecepatan Download sekitar 9,76 MBps dan Upload dibawah 1 MBps. Pun saat diuji coba mengunduh beberapa video dari halaman YouTube, didapat kecepatan rata-rata di kisaran 3 MBps. Lumayan bukan ?

Usai pengunduhan itu, saat diperiksa kembali kuota yang tersisa, rupanya tetap menyajikan pernyataan ‘Unlimited’ saudara-saudara. Keren gak sih ?

True Unlimited SmartFren PanDe Baik 3

dan yang makin bikin pede, tentu opsi add-on di sebelah tab paket data, gak ada opsi tambahan buat kuota/volume. Yang artinya…

Paket True Unlimited ini beneran Unlimited Kuota dengan kecapatan 4G LTE dalam arti yang sebenarnya…

Masih belum percaya ? Ayo dicoba…

Beberapa Catatan terkait Hisense Pureshot+

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah menurunkan empat tulisan berkaitan dengan ponsel Hisense Pureshot+ yang diBundling dengan SmartFren 4G, baik siapa Hisense dan bagaimana kinerja ponsel berlayar 5,5 inchi dan delapan inti prosesor, serta uji kecepatan koneksi data dalam dua sesi, ada baiknya juga saya mengimbangi beberapa fakta lapangan yang didapat selama oprak oprek seminggu terakhir ini. Namun apa yang akan saya sampaikan nanti, hanyalah sebagai catatan kita bersama, yang kelak saya harap dapat menjadi masukan bagi Hisense dalam pengembangan aplikasi sehingga dapat menutup kekurangan dimaksud, pilun demikian, masukan bagi kawan-kawan peminat Pureshot+ sebagai bahan pertimbangan sebelum menjatuhkan pilihan.

Pertama soal Vision UI.
User Interface atau perwajahan perangkat Hisense Pureshot+ rupanya menggunakan Launcher pribadi yang saya pantau tidak akan dapat ditemukan di Play Store, dan juga tidak dapat diadopsi ke ponsel maupun tabletpc berbasis Android lainnya. Nilai tambah tentu. Sudah begitu, dilihat secara Pengaturannya, cukup mudah dipahami. Terdapat tambahan scroll menu bolak balik dan efek perpindahan antar layar yang unik. Namun demikian, secara penampilan Vision UI mengadopsi murni tampilan iOS milik Apple yang pula meniadakan opsi Menu dan opsi Tema. Sehingga pengguna harus puas dengan tampilan sebagaimana pabrikan dibuat meski bisa diatasi dengan menginstalasi Launcher tambahan lain. dan seperti halnya iOS, pengaturan icon yang sudah di-set sedemikian rupa dengan mudahnya dapat dipindahkan oleh orang lain, seperti anak-anak misalkan secara tidak sengaja, bahkan terhapus secara permanen dari layar depan.

Kedua, selain UI bawaan, secara fisik luar Pureshot+ mirip plek dengan iPhone 6 baik ukuran maupun penempatan lensa kamera di punggung belakang. Sehingga saat saya menemui kesulitan untuk menemukan Leather Case maupun screen guard di gerai ponsel besar sekalipun, sempat terlintas untuk mencoba menggunakan asesoris milik iPhone 6 yang rupanya gagal total. Tidak sepenuhnya siy, karena screen guard masih bisa diCustom dengan memotong lekukan namun tidak dengan Case. Dimana posisi lensa Pureshot rupanya sedikit ke ujung pinggiran atas yang jika dipaksakan, tentu akan menutup lensa kamera. Itu sebabnya, pe-er bagi pihak Hisense barangkali entah mengupayakan sendiri atau bekerja sama dengan pihak lain untuk dapat merilis Leather Case sendiri dan tidak mengandalkan versi Universal yang punggungnya bolong setengah badan itu. Sangat tidak nyaman, dan tidak elok jika ponsel sedemikian canggih, menggunakan Universal Case atau malah rentan goresan pada punggung ponsel yang berbahan plastik itu.

Catatan Ketiga, meski dalam paket penjualan Hisense menyertakan kabel data sekaligus charger yang dapat dipisah dengan kepalanya, namun saat perangkat disambungkan dengan PC, ternyata tidak semudah brand lain yang biasanya secara otomatis terdeteksi tanpa banyak proses instalasi. Setidaknya pengguna harus memilih opsi fungsi kabel usb saat penyambungan, apakah hanya untuk Charging, membuka (mount) sdCard, media data atau lainnya. Selain itu, apabila kita memilih sebagai Media Data, perangkat pc masih harus membutuhkan waktu panjang untuk menginstalasi driver perangkat secara online. Kalo mau aman, pilih Mount sdCard saja. Cuma Internal storage ponsel gak bisa diakses.

Catatan keempat, soal keberadaan dual speaker yang ada di sisi bawah perangkat, secara tampilan tentu saja meyakinkan. Hal ini serupa dengan beberapa ponsel flagship dari brand lain. Namun sayangnya, fungsi output suara yang dihasilkan saat memutar musik maupun video, hanya berlaku untuk 1 speaker saja yaitu yang sisi kanan apabila dilihat dari permukaan layar. Apabila speaker ini ditutup, meski sebelah saja, suara akan teredam bahkan tak terdengar dengan baik. Ada yang mengalami hal serupa ?

Pureshot Hisense SmartFren 4G LTE

Namun begitu, ada juga hal-hal kecil yang bisa saya sampaikan di akhir tulisan sebagai nilai tambah yang bisa menjadi info berimbang bagi Hisense Pureshot+ dalam postingan ini. Yaitu :

1. Aplikasi Firewall yang berfungsi untuk memblokir panggilan dan sms dari nomir tertentu, sepaham dengan Vision UI, aplikasi ini tak akan dapat ditemui di Play Store manapun dan tidak dapat diadopsi pada ponsel lain.

2. Pengambilan Screenshot tampilan halaman bisa dilakukan dengan menekan 2 (dua) tombol bersamaan yaitu Volume Down dan Power. Hasil akan tersimpan pada folder Screenshot pada kartu memori eksternal.

3. Meskipun Tema tampilan tidak didukung oleh Vision UI, namun secara tampilan keyboard ponsel masih mampu lah dilakukan dengan baik. Manfaatkan saja aplikasi TouchPal lebih lanjut.

4. Pureshot+ tampaknya ingin memanjakan penggunanya yang jaman masa kini akan lebih banyak memanfaatkan lensa kamera depan untuk kebutuhan Selfie sendiri maupun saat bersama kawan. Jadi manfaatkan saja kamera 5 MP yang ada di sisi depan ponsel, dilengkapi dengan fitur flash light atau lampu kilat untuk mendapatkan hasil maksimal. Jauh lebih baik lah jika dibandingkan dengan beberapa ponsel yang ada saat ini.

Nah, demikian kira kira postingan terakhir yang dapat diungkap sejauh ini, semoga bisa bermanfaat dan menjadi bahan masukan sebagaimana di awal tadi.

Overall, secara fungsi tampaknya ponsel Hisense Pureshot+ ini masuk dalam daftar rekomendasi saya untuk kalian yang membutuhkan kehadiran sebuah ponsel dengan kemampuan setara flagship brand lain namun dengan harga yang cukup terjangkau. Apalagi secara spesifikasi lumayan mumpuni, tentu dengan beberapa permakluman diatas tadi.

Uji Kecepatan SmartFren 4G dengan SpeedTest (bundling Hisense Pureshot+) #2

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan aksi uji kecepatan koneksi data SmartFren 4G yang diBundling pada ponsel Hisense Pureshot+ berlayar 5,5” yang mengandalkan prosesor delapan inti, kali ini saya menyampaikan 7 (tujuh) lokasi di seputaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung, wilayah yang merupakan Coverage Area utama operator satu ini. Setidaknya demikian informasi yang dahulu pernah diterima.

Dimulai dari Gedung Dewan yang terhormat Kabupaten Badung, blok seberang kantor yang berjarak sekitar 400an meter dari ruangan @pandebaik di satu pagi sesaat sebelum Rapat Kerja SKPD Dinas Cipta Karya bersama Komisi II. Yang ternyata dibatalkan pelaksanaannya karena ke-empat puluh anggota sore di hari yang sama akan berangkat dinas ke Jakarta. Kecepatan Download terpantau diatas 10 MBps, berbanding terbalik dengan kecepatan Upload yang hanya mampu di kisaran 1 MBps.

Uji Smarrtfren 4G Hisense 04

Kecepatan lalu terpantau menurun saat kendaraan berada di parkiran Pasar Sempidi, sore sepulang kerja masih di hari yang sama, sekedar membeli buah dan penganan untuk anak-anak.

Uji Smarrtfren 4G Hisense 01

Masih berada dalam kendaraan di jalanan Gatot Subroto Tengah menuju perjalanan pulang ke rumah, kecepatan terpantau meningkat jauh baik Download maupun Upload. Cukup signifikan dibanding sebelumnya. Bisa jadi lantaran lokasi ketiga pengujian ini merupakan jalur utama area cakupan SmartFren ketimbang yang lain.

Uji Smarrtfren 4G Hisense 02

Namun meskipun lokasi keempat, Tiara Dewata berada di persimpangan jalanan besar Jendral Sudirman dengan Mayjen Sutoyo, Kecepatan terpantau standar untuk ukuran jaringan 4G, baik Download maupun Upload-nya.

Uji Smarrtfren 4G Hisense 03

Masuk ke lokasi kelima di Warung Mina Dalung, pengujian sempat diulang hingga tiga kali. Mengingat secara hasil terpantau kecepatan Upload malah lebih besar ketimbang Download. Hmmm… Kok bisa ya ?

Uji Smarrtfren 4G Hisense 05

Hasil pengujian paling rendah terpantau di rumah Mertua Indah, Desa Canggu kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung, yang merupakan salah satu sisi barat perbatasan wilayah dengan Kabupaten Tabahan. Hasil yang ditunjukkan baik kecepatan Download maupun Upload sama-sama berada dibaawaah 1 MBps, yang dibuktikan pula lewat leletnya jaringan saat digunakan untuk browsing dan lainnya. Hal sama berlaku pula dengan operator utama yang saya gunakan selama ini.

Uji Smarrtfren 4G Hisense 06

Dan untuk lokasi terakhir pengujian sesi kedua ini, diambil di parkiran pinggir jalan SD 1 Saraswati sisi timur. Kecepatan uji menunjukkan hasil yang lumayan dibanding lainnya.

Uji Smarrtfren 4G Hisense 07

Nah, demikian dua sesi pengujian kecepatan Koneksi data milik SmartFren jaringan 4G yang sempat dilakukan seminggu terakhir di seputaran Kota Denpasar dan Kabupaten Badung sebagai referensi pada kalian semua, seakan menguatkan satu hasil pemikiran yang selama ini www.pandebaik.com yakini terkait koneksi internet operator kita di negeri ini. Bahwa posisi (memang mutlak) menentukan prestasi kecepatan data. Tidak ada yang cepat di seluruh area, atau mampu menjadikannya yang terBaik diantara lainnya.

Oh ya, untuk ilustrasi gambar memang sengaja saya balik posisi hasil uji dengan maps lokasi untuk membedakan uji sesi pertama dengan kedua ini.