Mari Sukseskan Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar

3

Category : tentang KuLiah

Diberitahukan Kepada Seluruh Alumni SMAN 6 Denpasar bahwa :

  • Alumnus SMAN 6 Denpasar sudah memiliki wadah resmi dengan dikeluarkannya Surat keputusan (SK) No. 436/523/SMAN6/Denpasar tentang Kepengurusan Alumni SMAN 6 Denpasar tanggal 15 Februari 2011
  • Pengurus Alumni bukan merupakan Panitia Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar, namun Alumnus diminta untuk ikut menyukseskan Acara Jubelium Perak SMAN 6 Denpasar

Adapun Kegiatan Alumni yang sudah pasti saat ini adalah :

– Membantu perbaikan (mengganti) sound sistem di setiap kelas.
– Pembuatan Monument ICON SMAN 6 Denpasar (bunga lotus dengan 2 orang siswa/i)
– Iuran Tahunan : utk Angkt 86 – 91 = Rp. 100.000,- ; Angkt 92 – 2002 = Rp. 50.000,- dan Angkt 2003 – 2007 = Rp. 25.000,-
(teknisnya dikoordinasikan oleh masing2 koordinator angkatan)

Untuk kegiatan tersebut, akan diadakan penggalian dana berupa “membeli Baju kaos yang akan dipakai pada puncak acara Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar pada tanggal 25 Juli 2011 di Art Centre .

Sekilas Info :
jadwal Lomba di SMAN 6 Denpasar :
tgl 28 April 2011 = Olimpiade Science dan Catur
tgl 30 April 2011 = Cerdas cermat, Jurnalistik, Menggambar
tgl 06 Mei 2011 = Membaca Sloka, Lomba Gender Wayang berpasangan
tgl 07 Mei 2011 = Mekendang Tunggal dan ngereong.

Ada beberapa acara susulan (belum final)  yaitu  Jalan Santai yang sedianya akan dilaksanakan pada tanggal tgl 5 Juni 2011 dgn peserta para siswa, guru dan alumnus, dibarengi aksi bakti sosial, donor darah, tenis antar guru, dan sepedaan.

ttd KETUA PANITIA : Drs I Nyoman Sudiartha

Berkaitan dengan Kegiatan diatas, untuk lebih memudahkan koordinasi antar Alumnus nantinya, silahkan bergabung di dua alamat Alumnus SMAN 6 Denpasar pada jejaring sosial FaceBook :

> Group Ikatan Alumni SMAN 6 Denpasar

> Alumnus SMAN 6 Denpasar

Informasi selanjutnya akan disampaikan baik dikedua halaman tersebut dan halaman blog ini. Salam Prabavam

Kilas Balik www.pandebaik.com Tahun 2010

6

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang iLMu tamBahan

Setahun sudah masa berlalu, namun rasanya baru kemarin semua hal itu dijalani. Sekedar mengingat akan hal apa saja yang sudah dilalui pada tahun 2010 kemarin…

Reuni SMA

Masa SMA adalah masa terindah sepanjang hidup yang saya miliki. Meski yang namanya pergaulan, apalagi pacar tak pernah saya miliki selama 3 tahun itu. Saya menikmatinya. Sangat. Bersyukur dengan adanya BLoG ini, beberapa teman akhirnya menemukan saya dan mulai meretas tali kawan melalui jejaring sosial bernama FaceBook. Maka jadilah kami mewujudkan Reuni SMAN 6 Denpasar, Angkatan 1992 pada bulan April lalu. Tentu dengan banyak pertemuan dan cerita dibalik itu semua. Kini, meski kami sudah jarang saling berinteraksi kembali di dunia maya, namun dalam dunia nyata kami tetap saling berkabar.

Yowana Paramartha Warga Pande

Seperti halnya Reuni SMA, semua yang terjadi berkaitan dengan aktifitas Warga Pande bisa dikatakan berawal dari FaceBook. Adalah sebuah Group bentukan semeton Putu Yadnya atau yang dikenal dengan id Pande Bali, ditambah undangan untuk kopi darat oleh semeton YanDe Putrawan, kami akhirnya bertemu di tempat yang sama, dimana pertama kali menggagas Reuni SMA. Dengan tekad yang komitmen yang begitu tinggi, kami kemudian mewujudkan satu persatu ide, kegiatan hingga pada akhirnya melahirkan wadah untuk berekspresi baik secara komunitas regional maupun dunia maya diluar FaceBook. Maka jadilah Yowana Paramartha Warga Pande Kabupaten Badung yang dipimpin oleh Semeton Dego Pande Suryantara, cikal bakal Yowana Paramartha Warga Pande Kota Denpasar yang dipimpin YanDe Putrawan dan juga wargapande.org yang dilahirkan oleh Putu Yadnya alias Pande Bali. Saya pribadi memilih untuk tetap bernaung di bawah www.pandebaik.com :p

FourSQuare

Check-in, Jumper, BadGe, Venue adalah beberapa istilah baru yang saya lakoni enam bulan terakhir. Jejaring sosial berbasis lokasi ini tentu saja membawa dampak yang tidak sedikit bagi hari-hari yang saya jalani. Lebih dari 10 tulisan yang saya lahirkan dengan mengambil tema FourSQuare. Demikian halnya dengan akun FaceBook dan Twitter yang kian terbengkalai, karena hampir setiap jam, aktifitas Check-in menjadi wajib saya lakukan, demi mendapatkan BadGes.

LPSE

Awalnya memang saya tak paham dengan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (baca:Online) ini. Namun atas pertimbangan pengetahun IT saya yang minim ini, sayapun akhirnya diikutkan dalam tim yang dikirim ke Jakarta bulan Maret lalu. Tujuannya untuk berlatih menjadi Trainer. Perkembangannya lumayan pesat, karena hanya dalam hitungan bulan, tim ini sudah mampu melatih atau menularkan ilmunya pada rekan sepemerintahan pun saling bertukar informasi dan ilmu satu sama lainnya. Saya pribadi merasa bersyukur atas ‘jalan’ yang diberikan-Nya ini. Karena bagaimana pun juga, banyak ilmu dan juga ‘petunjuk’ yang saya dapatkan.

Bye Compaq CQ40 and StarOne, Welcome HP ProBook, HP Mini and IM2

Ini adalah salah dua efek daripada ‘bergabungnya saya di squad tim trainer LPSE Badung. Untuk menjamin bahwa setiap trainer dan juga pelaku utama LPSE Badung tetap terkoneksi dengan dunia maya, kami semua diganjar masing-masing sebuah NoteBook premium, HP ProBook ditambah koneksi IM2 Unlimited setiap bulannya, lengkap dengan Modemnya sekaligus. Meskipun sebenarnya, untuk menjawab tantangan ini kami menginginkan sebuah handset BlackBerry mengingat pada faktor harga yang jauh lebih murah dan juga sifatnya yang mobile (dapat digunakan di Toilet sekalipun), khawatir akan Image-nya yang masih mahal di mata masyarakat terutama PNS, kamipun mengurungkan niat. Hal ini tentu saja berimbas pada laptop pribadi yang sedari tahun 2009 lalu saya gunakan, plus koneksi StarOne Unlimited yang sudah dua tahun terakhir menemani. Laptop Compaq CQ40 praktis jarang saya gunakan, pada akhirnya dilego dan digantikan oleh HP Mini yang kelak bakalan saya berikan pada Istri untuk penggunaannya. Demikian halnya dengan koneksi StarOne Unlimited pun ikut serta dihibahkan. :p

Monetizing BLoG www.pandebaik.com

Berbekal kenekatan akan pantauan pada Traffic Pengunjung yang mampir ke BLoG ini selama 6 (enam) bulan terakhir yang rupanya telah meningkat hingga 10.000 page view per bulannya, saya memberanikan diri ikut serta menjadi Penerbit iklan melalui situs pay per clik lokal Indonesia, kliksaya.com. untuk itu, beberapa perubahan saya lakukan dengan pengetahuan bahasa php yang sangat minim. Hasilnya, yah lihat saja halamn BLoG ini sekarang. Mengandalkan Thema gratisan, sayapun mulai menghiasi beberapa kotak dengan tampilan iklan yang mohon maaf saja, ada beberapa materi iklan terkadang membuat saya malu sendiri. Memperbesar (maaf) Penis salah satunya. Terkait Monetizing ini, saya berterimakasih kepada pak Made Aryawan, mentor saya di LPSE yang mendorong saya untuk melakukan hal ini segera. Demikian halnya dengan Hendra dari BaliOrange, tempat hosting BLoG www.pandebaik.com ikut serta memberikan saran mengingat jumlah Traffic yang saya miliki, pun kepada Wirautama atas info dan banyak penjelasannya. Tak lupa Putu Yadnya, pemilik Warung Bebeque yang merelakan sedikit rejekinya untuk memasang iklan pertama di halaman ini.

Gag terasa udah setahun lewat, banyak hal yang masih menjadi Tujuan di masa depan.

Back to Normal Life

2

Category : tentang DiRi SenDiri

Akhirnya usai juga proses Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992. Beberapa Agenda Terakhir sudah dilakukan yaitu pembubaran Panitia yang kalo tidak salah pada tanggal 17 April lalu di Restaurant Cianjur, trus ada Penyerahan Sumbangan kepada Rekan Weri yang dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahunnya Minggu 25 April yang lalu dan saya selaku Admin Group Alumni Angkatan 1992 telah selesai pula mengunggah (upload) foto-foto saat Reuni serta Foto Bersama masing-masing kelas yang dapat dilihat selengkapnya di album Foto Reuni jejaring sosial Facebook. Situs Pertemanan yang mempertemukan dan mengawali ini semua.

Banyak hal yang terjadi selama proses Reuni sedari awal. Pahit manis getir menyenangkan sampai menghebohkan. Well, itu hal yang biasa ketika sekian banyak kepala dijadikan satu wadah. Ada yang suka, ada yang tidak setuju, ada pro ada kontra. Semua kembali kepada kesadaran dan kedewasaan masing-masing. Yang terpenting Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 ini telah berhasil kami lakukan dan selesaikan.

Back to Normal Life, kira-kira begitu yang terlintas dipikiran saya hari ini. Sudah saatnya melupakan hingar bingar Reuni, kini kembali kepada fitrah semula, menjalani hidup, kembali pada Keluarga, bekerja sebagai abdi negara, bercanda dan menggoda Mirah dan tentu saja nge-BLoG. Memang dalam waktu dekat masih ada wacana untuk berkumpul dengan rekan sekelas saja, tapi saya yakin itu akan jauh lebih terasa seperti bersua dengan keluarga yang lama tak berjumpa. Karena bagaimanapun juga kami hingga kini (sedari 15 tahun lalu) masih tetap kontak satu sama lain, saling mengundang ketika menikah dan memiliki putra putri.

Jadi, Sampai Nanti Kawan-kawan. Sampai jumpa 10 atau 15 tahun lagi. Silahkan Rekan-rekan mengaturnya kembali. Bahagia rasanya pernah menjadi bagian dari kalian, walaupun pada akhirnya semua itu akan kembali seperti semula. Cheer’s Up !!!

Foto Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

1

Category : tentang KuLiah

Berikut beberapa koleksi Foto” Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang diambil dari keping DVD Foto Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin, hasil jepretan beberapa Fotografer. Bagi yang belum mendapatkan Keping DVD Foto tersebut, dapat menghubungi Rekan Sari Herawati.

Bagi yang ingin melihat lebih banyak, bisa langsung meluncur ke  Album Foto Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Sampai Jumpa 10 atau 15 tahun lagi Kawan-kawan…

Tentang Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 oleh PanDe Baik

8

Category : tentang KuLiah

Ada rasa syukur bahwa saya dahulunya bukan orang yang populer dimata teman-teman sekolah, ada juga rasa bangga bahwa ketidakpopuleran saya tersebut pada akhirnya memberikan satu perhargaan yang tinggi dalam melanjutkan perjalanan hidup saya.

Mungkin itu sebabnya pada proses menuju Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 hingga berakhirnya acara, saya secara pribadi tidak memiliki beban perasaan untuk ikut serta didalamnya. Sama sekali tidak ada tekanan.

Berbeda halnya dengan beberapa rekan lain yang saya temui saat memburu keberadaan mereka. Ada yang masih merasa malu lantaran belum mampu menunjukkan ‘tingkat kesuksesannya, ada juga yang merasa malu lantaran belum berstatus menikah. Bahkan ada pula yang kebat-kebit lantaran khawatir bakalan bersua dengan sang mantan pasangan. Wah…

Bisa jadi lantaran saya memiliki waktu luang yang cukup banyak disela pekerjaan sebagai abdi negara, ikut terlibat penuh sedari awal dalam kepanitiaan yang dibentuk dan disepakati bersama. Waktu yang biasanya saya gunakan untuk menumpahkan isi kepala dalam bentuk tulisan untuk kemudian dipublikasi lewat BLoG, perlahan tergantikan dengan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan Reuni. Entah mempersiapkan foto masing-masing kelas, menuliskan laporan notulen rapat, berkoordinasi melalui jejaring sosial FaceBook hingga tetap kontak satu sama lain melalui ponsel seluler.

Disadari atau tidak, kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat belakangan ini terutama keberadaan FaceBook sebagai salah satu jejaring sosial pertemanan, memberikan nilai positif dalam proses perencanaan Reuni ini. Memburu keberadaan teman didunia maya yang ketika ditemukan langsung disebarluaskan pada yang lainnya, berkoordinasi antar panitia melalui satu thread (message) pada FaceBook dan juga secara aktif  berkirim informasi dengan membentuk satu Group Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 untuk mempermudah komunikasi. Jadi jangan (selalu) menyalahkan FaceBook.

Yang tak kalah penting adalah toleransi atau tenggang rasa yang tetap terjalin antar Panitia hingga acara berakhir. Kendati ada perbedaan pendapat dan pola pikir yang sempat hampir memicu sedikit ketegangan, namun pada akhirnya semua itu dapat disepakati secara bersama. Inilah resiko bekerja dengan banyak kepala.

Terlibat secara penuh sejak awal jujur saja membuat saya kehilangan moment yang barangkali seharusnya saya nikmati saat bersua malam minggu kemarin. Tapi yah, itu memang satu resiko yang patut saya hadapi jika ingin Reuni berjalan dengan baik. Mungkin itu sebabnya pula saya tidak terlalu peduli dengan penampilan dan juga performance saya dimata teman-teman. Keringat yang mengucur deras membasahi baju yang saya kenakan. Saya bahkan tak lagi peduli dengan candaan teman yang mempertanyakan keadaan saat itu.

Semua sudah terlaksana. Tinggal dua event lagi yang sedianya akan dijalani. Berbagi dengan Teman yang mengalami keterbatasan fisik lantaran kecelakaan yang dialami pasca kelulusan sekolah. dan tentu saja pembubaran Panitia. Tapi entah mengapa, saya secara pribadi sudah merasa kehilangan mood duluan ketimbang melanjutkan semua proses ini. Bisa jadi lantaran sudah merasa jenuh dengan proses Reuni yang terlalu lama (hampir 4 bulan lamanya), bisa juga lantaran tidak banyak hal baru yang saya temui saat bersua kemarin.

Ini saya maklumi lantaran beberapa dari kami yang dahulunya berada didalam satu kelas Fisika, masih tetap saling kontak dan berkomunikasi dalam segala situasi bahkan saat pernikahan dan kelahiran putra putri kami sekalipun. Apalagi orang-orang yang saya harapkan bisa tetap bersua, rupanya sudah saya temukan jauh sebelum reuni ini direncanakan. Alit Wisnawa yang merupakan teman sebangku saat berada di kelas I 2, Ketut Sudiasa yang juga teman sebangku saat penjurusan di kelas II A1 (Fisika) dan tentu saja Nyoman Budiana, teman sebangku dikelas III. Sedangkan beberapa yang lainnya malah kerap berkomunikasi via ponsel seluler dan bersua ketika salah satu dari kami mengadakan hajatan tertentu. Tidak heran apabila saya selaku koordinator dari Kelas Fisika masih mampu mengingat nama-nama mereka satu persatu.

Maaf jika ada Rekan-Rekan yang kurang berkenan dengan tumpahan isi kepala saya kali ini. Tapi inilah yang sejujurnya tentang Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 oleh PanDe Baik.

Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

3

Category : tentang KuLiah

Ada beragam ekspresi yang ditunjukkan oleh Rekan-rekan yang hadir pada malam minggu kemarin, bisa jadi merupakan malam yang dinanti oleh puluhan alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 sejak akhir tahun lalu. Reuni pertama yang diadakan khusus untuk Angkatan 1992 ini sesuai rencana diadakan di Restaurant Canang Sari Sanur Sabtu 3 April 2010.

Waktu sudah menunjukkan pukul 7.30 malam, dari daftar hadir yang tercatat baru sekitar 60 (enam puluh) persen saja yang positif berada di lokasi. Beberapa panitia yang menjadi koordinator pada masing-masing kelas tampak sibuk dengan ponsel mereka dibantu seorang ‘asisten’ :p yang memberikan petunjuk nama-nama siapa saja yang belum menunjukkan batang hidung mereka. Sementara yang lainnya tampak sedang mempersiapkan cemilan untuk disantap di masing-masing meja, baik yang dipersiapkan khusus untuk para undangan guru dan juga rekan-rekan yang telah hadir.

Layar lebar masih tetap menampilkan gambar statis diiringi lantunan bossas reggae milik Bob Marley, tembang yang memang kerap saya putar saat berada dikeramaian. Seiring waktu berjalan tampaknya belum ada tanda-tanda perkembangan yang berarti.

Pukul 8.00 tepat, Ketua Panitia Alit Wisnawa memberikan aba-aba pada kedua MC yang telah siap sejak awal untuk segera memulai acara. Jumlah peserta yang tercatat sudah mencapai angka 80 (delapan puluh) persen dari total yang diharapkan, itu sudah lebih dari cukup mengingat waktu yang sudah molor jauh dari perkiraan.

Dari 12 (dua belas) guru yang diundang tampaknya ada 3 (tiga) guru yang tidak dapat hadir memenuhi janji. Bapak Wayan Subyakta yang tempo hari menerima kami baik saat penjajagan maupun serah terima sumbangan, Bapak Nyoman Dibia seorang guru Biologi yang sedianya merupakan wali kelas Biologi 1 dan Ibu Wayan Astiti seorang guru Kimia yang dahulunya lumayan dikenal killer dalam hal nilai, walau begitu Beliau ini merupakan salah seorang guru favoritnya PanDe Baik loh.

Susunan acara yang dikemas dengan gaya informal sesuai kesepakatan Panitia dengan MC tampaknya berjalan dengan lancar. Tidak demikian halnya dengan penampilan slide show foto yang notabene dihandle PanDe Baik sedari awal, sempat ngadat saat perwakilan dari kelas Sosial 1 tampil kedepan untuk menyampaikan Kesan dan Pesan. Bersyukur laptop yang digunakan telah dipersiapkan dengan beberapa player yang siap menggantikan peran apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kendati begitu, diperlukan energi extra dibandingkan Rekan lain yang tampak asyik menikmati lantaran jarak antara kursi eksekusi (operator slide show) dengan kursi rekan yang hadir membuat saya musti bolak balik mengganti file yang diputar, sesuai perwakilan kelas yang ditunjuk.

Ketika makan malam bersama berlangsung tampak jelas keakraban yang terjalin sedari 15 (lima belas) tahun lalu. Beberapa rekan yang tadinya berkumpul sesuai kelas masing-masing tampak berbaur satu sama lain sambil berbagi cerita tentang keluarga, pekerjaan bahkan ada juga beberapa yang mencoba mengulang cerita masa lalu. Ngomongin cerita masa lalu, rupanya beberapa rekan yang dahulunya merupakan sepasang kekasih ada yang tampak malu-malu dengan sang mantan pasangan, ada juga yang nekat tetap ingin dekat kendati rata-rata sudah berstatus menikah. CLBK ceritanya, Cinta Lama Bersemi Kembali.

Waktu merambat dan mulai menunjukkan jam malam, pukul 9.00. Beberapa Rekan yang mengajak putra putri mereka sudah tampak mulai ber-say good bye, Panitia pun mengambil alih situasi dengan memulai games. Apalagi kalo bukan ‘ngerjain cerita Cinta ini. Tiga pasangan yang tergolong Hot pada masa sekolah dulu, didapuk maju kepanggung untuk dieksekusi. Merasa dikerjai, mata mereka tampak mengarah ke saya sambil berbisik ‘awas ya !!!  “Loh ? apa salah saya ???”

Eksekusi Cerita Cinta ini berjalan dengan beberapa kesepakatan, diantaranya dilarang mem-publish gambar ataupun foto yang memperlihatkan “kemesraan” mereka di jejaring sosial FaceBook dan melakukan Tag satu sama lain. Bisa berbahaya dan mengundang Perang Dunia ke-III. Jangan-jangan nantinya publik malah menyalahkan FaceBook lagi. :p

Ketika Reuni dinyatakan berakhir, tampaknya masih ada beberapa Rekan yang merasa kurang dengan waktu yang berlangsung sebelumnya. Malah ada wacana untuk dengan segera mengadakan Reuni yang kedua dalam waktu dekat. Hehehe… “itu mah bukan Reuni namanya, tapi Arisan” bathin saya. Tapi ya wajar, tiga jam memang masih terasa kurang apalagi ada pemisahan waktu selama 15 tahun lamanya. Mungkin disinilah nilai positif dari kemajuan teknologi. Selain yang namanya nomor ponsel seluler sudah bisa didapatkan dengan mudah serta dapat dihubungi kapan saja, dunia maya pun siap membantu. FaceBook salah satunya, makanya bersyukurlah dengan adanya jejaring sosial satu ini.

Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 sejauh ini dapat dikatakan sukses terlaksana, tidak banyak hambatan yang dialami selama proses berjalan. Hanya saja masih ada satu pe-er lagi yang tersisa. Berbagi dengan sesama. Adapun seorang Rekan yang dikabarkan mengalami kelumpuhan secara fisik dan juga kehilangan memory ingatannya karena kecelakaan yang dialami pasca kelulusan. Gazi Eko Weri Prasetyo, akan kami kunjungi pada moment ulang tahunnya nanti Minggu 25 April 2010. Jadi bagi rekan-rekan yang memiliki waktu dan berkeinginan untuk ikut serta, silahkan mengkonfirmasi pada panitia atau koordinator kelasnya masing-masing.

Jadikan Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 ini jauh lebih berarti. Salam.

Foto Rekan ‘Gazi Eko Weri Prasetyo’

Category : tentang KHayaLan, tentang KuLiah

Berikut Foto” Rekan kita Gazi Eko Weri Prasetyo yang kini mengalami keterbatasan fisik dan menjadi Prioritas selanjutnya untuk disikapi dalam bentuk bantuan, dan ditampilkan pula dalam Slide Show layar depan, acara Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin.

Foto seperti yang ditampilkan dibawah ini dipublikasikan pula pada Album Foto Rekan Gazi Eko Weri Prasetyo yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Foto” by SARI HERAWATI

Foto SMAN 6 Denpasar Tahun 2010

Category : tentang KuLiah

Berikut Foto” SMAN 6 Denpasar Tahun 2010 yang ditampilkan pula dalam Slide Show layar depan, acara Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin.

Foto seperti yang ditampilkan dibawah ini dipublikasikan pula pada Album Foto SMAN 6 Denpasar Tahun 2010 yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Foto” by PanDe Baik