Laporan Rapat KeTiga Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

6

Category : tentang KuLiah

Dear Kawan”, berikut Notulen Rapat KeTiga Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang dilakukan pada tanggal 6 Maret 2010 masih ditempat yang sama yaitu rumah Rekan kita FiFFy. Sebelum dilanjutkan, sekedar Informasi saja bahwa Laporan berikut dibuat oleh orang yang sama sekali berbeda dengan Pemilik BLoG PanDe Baik.

Saya perkenalkan Ibu Sari Herawati. Seorang Wanita Masa Kini yang memilih ikut eksis di jalur Teknologi Informasi. Beliau ini, teman satu sekolah di SMAN 6 yang merupakan salah satu kembang yang diperebutkan oleh para kambing eh sori… para kumbang maksudnya. Kendati dulu itu Beliau tidak pernah bertukar pikiran (lantaran saya terlalu Kuper dan nDeso) tapi di era Jejaring Sosial FaceBook makin meng-Indonesia, bersyukur BeLiau nampaknya masih bersedia menjadikan saya sebagai salah satu Temannya. Hehehe… dan sebelum saya mengambil alih topik Laporan Rapat keTiga ini, mbok ya dilanjutkan dulu Guys…

By : Sari Herawati

Pertama, untuk penjualan kupon (tiket masuk) sementara posisi ‘best seller’ ditempati oleh Tim Bio1 sebanyak 25 tiket. Posisi Kedua ditempati oleh Tim Fisika sebanyak 23 tiket. Posisi ketiga oleh Tim Sos1 sebanyak 20 tiket dan Posisi Keempat oleh Tim Sos2 sebanyak 17 tiket. Sedangkan Tim Bio2 dengan kepemimpinan Bapak Rai Poyok masih berstatus ‘blur’ bahkan Beliau sendiri tidak hadir dalam rapat. Sayangnya Anie Adnyani yang juga berasal dari tim yang sama tidak dapat memberikan laporan yang diharapkan. Total uang yang terkumpul sejauh ini adalah Rp.9.600.000,00 termasuk sumbangan tambahan (terkait nama Rekan yang menyumbang akan kami umumkan di event nanti).

Perihal lokasi kegiatan yaitu Restaurant Canang Sari, Alit Wisnawa selaku Ketua Panitia mendapatkan penawaran baru terkait Menu makan malam yaitu jenis makanan Barbeque dengan harga Rp.40.000/org, dimana harga tersebut meliputi : sup kepiting jagung, salad, ayam goreng bumbu merah, ikan panggang (BBQ), buah, nasi putih, welcome drink -soft drink (per person) dan free flow mineral water (alias boleh nambah ampe kembung). Pilihan Menu ini akhirnya disetujui oleh semua peserta rapat.

Mengenai usulan tentang sumbangan kepada Rekan yang sakit, Komang ‘Lengkong’ Yudiadi memberikan pandangan untuk membuka acara sumbangan spontanitas dari partisipan reuni pada saat acara. Hasil yang diperoleh pada saat acara akan dibelikan sarana untuk si sakit, misalkan saja bagi Rekan yang  lumpuh dibelikan kursi roda, untuk menghindari ketersinggungan pihak keluarga si sakit jika sumbangan diberikan dalam bentuk uang. Untuk itu data si sakit sebelum acara harus sudah didapat, seperti nama, alamat, sakit atau keluhannya apa dan sudah berapa lama diderita. Diharapkan minimal untuk teman sekelasnya dapat memberikan info selengkapnya. Ide ini telah disetujui pula oleh seluruh anggota rapat.

Usulan saudari Nana Gautama untuk menampilkan foto Rekan kita yang telah berstatus almarhum dalam bentuk running text ‘in memoriam’ juga disetujui seluruh peserta rapat. Terkait hal ini bagi Rekan” yang tidak memiliki foto mereka, sementara akan diambil dari Buku Kuning (Data Siswa).

Untuk Banner yang akan digunakan di panggung adalah bahan vinyl ukuran 6×2 m dengan tulisan “Reuni IAangkatan 1992 SMAN 6 Denpasar”. Info sementara banner ini sedang diurus oleh Pak Ketua Panitia berkoordinasi dengan Egga Sanjaya.

Dokumentasi selama berlangsungnya acara berdasarkan informasi akan menggunakan jasa photographer freelance yang mengambil gambar kemudian menggelar foto” tersebut sebelum akhir acara dan menjualnya dengan harga Rp.10.000/lembar. Sebagai tambahan terdapat paket ‘pesanan khusus’ dimana Panitia akan menyediakan copy file dari hasil foto” tersebut ditambah kumpulan foto jadul masa SMA dahulu dalam bentuk CD, sedianya akan dijual seharga Rp.15.000 s.d 20.000 termasuk ongkos kirim (kisaran harga tersebut kemungkinan besar akan disesuaikan kembali dan dibicarakan pada pertemuan selanjutnya). Bagi Rekan” yang ingin mendapatkannya agar mendaftar dan membayar pada saat acara.

Sejauh ini terkait Biaya yang dikeluarkan, untuk tempat atau lokasi kegiatan dipesan dengan kapasitas 150 orang dan memerlukan dana sebesar Rp. 6.750.000 ditambah elektone (sound) sebesar Rp. 750.000. Budget sumbangan untuk sementara adalah sebesar Rp. 3.000.000 (nantinya akan diwujudkan dalam bentuk peralatan olah raga) dan akan diserahkan kepada pihak sekolah pada tanggal 20 Maret 2010 pukul 9 pagi di SMAN 6 Denpasar.

Menurut Alit Wisnawa Ketua Panitia Reuni, posisi keuangan yang dikumpulkan sampai saat ini sudah dalam posisi ‘aman’ artinya memenuhi target minimal. Namun pihak panitia masih memberikan peluang bagi Rekan” yang ingin menyisihkan sedikit rejekinya untuk Almamater hingga tanggal 20 Maret nanti.

Terkait MC atau pembawa acara, rencananya diserahkan kepada orang luar. Dari sedikit informasi yang didapat oleh saudari Sari dan Fiffy, bahwa ada Rekan mereka yang bekerja di Hard Rock Radio nyambi ngambil side job ngemsi. Terkait tarif dimulai dari Rp. 500.000 (negotiable) yang artinya bisa lebih murah lagi. Soal ‘ramenya’ type MC yang diinginkan dalam acara ini, pokoke sebagai ‘hardrockers’ dijamin deh.

Bagi Rekan” yang mengajak ‘spouse’ alias pasangan untuk diketahui lebih awal, panitia akan mengenakan charge tambahan pada saat kegiatan berlangsung sebesar 50% dari harga tiket yaitu Rp. 50.000 lantaran tidak dikenai sumbangan kepada Almamater. Bagi yang membawa anak” akan di charge sebesar 25% dari harga tiket (ide ini masih sebatas wacana, jadi masih perlu pertimbangan dari Rekan”).

Untuk ‘sekapur sirih’ dari perwakilan kelas pada saat acara,  sementara disetujui dari kelas Fisika : PanDe Baik (semoga bisa hadir), Bio1 : Molen, Bio2 : belum diketahui, Sos1 : Lengkong  dan Sos2 : Motul.

Menjelang akhir pertemuan, Alit Wisnawa mengusulkan untuk memberikan kenang”an kepada 10 (sepuluh) guru yang nantinya bakalan diundang plus pihak sekolah juga. Wujudnya bisa berupa piring keramik yang bisa dipajang dengan bantuan ‘kaki tiga kayu’ yang bertuliskan ‘Reuni I Angkatan 1992 SMAN 6 Denpasar‘. Tak ketinggalan Madam cantik Fulvia mengusulkan pula untuk memberikan hadiah door prize bagi Rekan” yang nantinya bakalan ‘dipaksa’ mengikuti permainan dalam acara tersebut, konsepnya bakalan dogodok oleh Tim Kreatif (hihihi…). -Sekedar bocoran bisa dengan menebak nama teman” SMA atau nama guru” pengajar… jadi hafalkan dari sekarang ya…- Hadiahnya diusulkan berupa mug keramik dengan tulisan sama dengan yang di piring. Ide untuk provide mug dan piring keramik ini kemudian disetujui oleh peserta Rapat.

Kebetulan mister KoJack seorang adik kelas yang tergolong sukses dengan usahanya ini dapat diharapkan bantuannya untuk memberikan harga yang lebih murah syukur2  langsung nyumbang. -www.ngarep.com- Terkait hal ini akan ditindaklanjuti sambil jalan dan hasilnya dapat segera dikonfirmasi melalui FaceBook.

Kayaknya sekian aja ya….

Jelang Reuni Akbar I Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

20

Category : tentang KuLiah

…setelah 15 tahun akhirnya bisa juga kita berkumpul Kawan… meretas jalan yang panjang untuk sebuah cita bagi almamater kita SMAN 6 Denpasar. Bagi kalian yang kini telah berkeluarga atau masih betah melajang, mari kita berkumpul kembali. Sekedar berbagi cerita, bertukar kabar atau barangkali saja bisa kelak mengubah sedikit peruntungan.

Reuni Akbar I (pertama) bagi Alumni SMAN 6 Denpasar khususnya Angkatan 1992, bakal digelar di Restaurant Canang Sari jalan Danau Batur no.2 Sanur – Bali pada tanggal 3 April 2010 mulai pukul 18.30 sampai selesai. Gak ada tema Dress Code, bebas rapi tentu saja.

Untuk Undangan akan disebarkan oleh masing-masing koordinator kelas, dapat ditebus dengan selembar uang kertas merah Soekarno-Hatta. Sebagian dari nilai tersebut akan kami sumbangkan pada almamater, jadi bagi Rekan yang ingin berbagi sedikit dari jerih payahnya, kami akan menerima dengan senang hati. Sedangkan bagi yang berada diluar daerah dan berhalangan hadir, mohon kiranya berkenan ikut serta berbagi, dana dapat ditransfer ke nomor rekening yang akan di-sms langsung ke nomor ponsel. Jadi, hubungi saya.

Adapun koordinator masing-masing kelas adalah sebagai berikut :

Besar harapan kami agar Rekans berkenan untuk hadir dan ikut serta meramaikan kegiatan ini. Salam Hangat untuk orang-orang yang kalian cintai.

Menapak Jejak menuju Almamater SMAN 6 Denpasar

14

Category : tentang KuLiah

Mata seakan terpaku tak percaya akan sekian banyak perubahan yang terjadi, sabtu pagi menuju sekolah almamater kami SMAN 6 Denpasar.

Perlu 15 (lima belas) tahun untuk dapat menginjakkan kaki disekolah ini lagi. Demikian ungkap seorang rekan yang kebetulan ikut serta dalam kunjungan kami, sehari sebelum perayaan Hari Kasih Sayang.

Berawal dari jalan masuk menuju sekolah dahulunya kami lalui dengan penuh kehati-hatian. Yang namanya lubang menganga, sapuan debu, barisan sapi hingga banjir selutut adalah hal biasa yang kami temui. Bagi mereka yang beruntung sudah bisa membawa kendaraan bermotor barangkali tidak masalah, lantaran beberapa jalan tikus siap menjadi alternatif pilihan, tapi bagi mereka yang menempuh jarak dengan bersepeda dan berjalan kaki, tentu saja mau tidak mau harus dilewati. Pagi itu jadi terasa berbeda, jalan yang sudah diperlebar dan ditinggikan, dilapis aspal Hotmix dan dibarengi dengan pengadaan drainase got dikedua sisi dalam ukuran yang cukup besar, agaknya sudah mampu menangani semua permasalahan yang dahulu kerap kami temui.

Banyak yang berubah disepanjang jalan ini. Sawah dan lahan hijau sudah mulai banyak berkurang, dipenuhi rompok rumah penduduk, tempat ibadah dan sekolah anak-anak. Jalan yang dahulunya buntu disebelah sekolah kami, kini sudah berlanjut hingga kebelakang sekolah.

Mata makin tak percaya menyaksikan perbedaan yang terjadi didalam lingkup sekolah kami. Bangunan yang penuh sesak, dijejali oleh ratusan sepeda motor serta beberapa mobil yang memenuhi halaman kosong disekitarnya. Tak ada lagi lahan luas yang dahulu sempat menerbitkan panas dan debu. Hijau, sekolah ini jadi semakin teduh dengan banyaknya pohon perimbun disekitar bangunan dan ruangan kelas. Banyak yang berubah. Total ruang kelas yang dimiliki adalah sebanyak 18 buah. Itupun ditambah dengan fasilitas laboratorium yang sudah tergolong memadai, Lab Fisika, Kimia, Bahasa dan Multimedia siap digunakan lengkap dengan pendingin ruangannya.

Kami disambut hangat oleh pihak sekolah, Bapak Wayan Subyakta yang dahulunya setia menunggui ruang BP, kini menjabat sebagai Ka.Kesiswaan. Demikian juga ada beberapa guru dan staf yang rupanya masih mampu mengingat nama kami, satu kehormatan tentu saja. Beliau memberikan kebebasan kepada kami untuk membongkar lemari arsip, mencari data siswa Angkatan 1992 yang menjadi tujuan kedatangan kami sedari awal. Usaha ini membuahkan hasil. Sekitar 5 buku besar data siswa kami temukan dan semua itu masih tersimpan dengan baik. Padahal saya pribadi sempat ragu pada awalnya, melihat beberapa data yang terpampang ditembok ruangan kantor, masih merupakan data lama (tahun 2007), yang artinya pihak sekolah kurang peduli untuk memperbaharui data yang mereka miliki.

Beberapa bangunan kini sudah berlantai dua. Rata-rata yang berada disisi selatan sekolah, termasuk ruangan kelas yang dahulu kami tempati. Kantin kini sudah diperluas, demikian pula dengan parkir kendaraan. Kalo tidak salah dari keterangan yang kami dapatkan, jumlah siswa sekolah tahun ini sekitar 1.000-an orang. Pantas saja hampir semua sudut terisi. Lapangan olah raganya pun kini bertambah luas, dan sepertinya berfungsi ganda untuk lapangan upacara bendera. Sawah yang dahulunya menghias areal belakang sekolah kamipun kini sudah dipenuhi rumah penduduk. Jadi tidak seseram dulu lagi.

Kendati banyak perubahan pada fisik sekolah, ada juga yang rupanya tidak berubah. Meme kantin dan dua pegadang lainnya yang dahulu sering kami hutangi, tetap setia menunggui warung mereka. Menakjubkan, fisiknya masih terlihat sehat, walaupun sudah sedikit renta, 15 (lima belas) tahun Kawan, kami meninggalkan sekolah, tapi mereka masih mampu mengenali salah satu diantara kami.

Banyak kenangan yang kami dapatkan disekolah ini. Banyak kenangan pula yang masih mampu kami gambarkan ketika mengunjungi kembali sekolah ini. Satu dua diantaranya bahkan boleh dikatakan sangat menentukan dalam perjalanan hidup yang kami lalui. Semoga kelak kami dapat memberikan sesuatu untuk almamater yang kami cintai ini.

Laporan Rapat Kedua Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

18

Category : tentang KuLiah

Sehari sebelum Hari Kasih Sayang, tepatnya pukul 5 sore (ngaret sejam lebih lama) masih ditempat yang sama, beberapa Rekan Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 kembali meluangkan waktu berkumpul untuk membahas sejauh mana Persiapan telah dilakukan. Adapun seperti Rencana sebelumnya sekaligus mengingatkan, bahwa kami akan mengadakan Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar yang saat ini mengkhusus dilakukan untuk Angkatan 1992 saja. Memang ada beberapa usulan untuk mengajak angkatan lain ikut serta, namun berhubung keterbatasan waktu dan tenaga ide tersebut kami kesampingkan dulu.

Rapat kedua ini dihadiri oleh Alit Wisnawa, Donny, Dani Fitri, IB Bayu Afiantara, Oka ‘Bengkur’ Artawan, Anom Wibawa,  Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana, Rai ‘Poyox’ Sukartika, Agus Priambodo, Sari Herawati, Nana Gautama, Fulvia, Preniti Suseni, Anie Adnyani, Yuanita Prima, Yuli Yulistiowati, Ayu Wiana, Fenny Muriani, Fiffy Rahmi selaku tuan rumah dan tentu saja PanDe Baik.

Agenda Pertama dari Rapat Kedua ini adalah penentuan tempat atau lokasi Reuni. Diputuskannya Restaurant Canang Sari sebagai lokasi terpilih dengan mempertimbangkan kapasitas tempat (minimal dapat menampung 200 orang), sarana pendukung (dekorasi, sound dll) dan juga harga makanan yang nantinya akan dipesan (kurang lebih masing-masing senilai Rp. 35.000,00 untuk 8 menu termasuk nasi putih dan soft drink).

Untuk Waktu pelaksaan kegiatan, sedianya bakalan diundur seminggu dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya menjadi hari Sabtu tanggal 3 April 2010. Pengunduran ini dilakukan karena pada tanggal yang diinginkan sebelumnya, lokasi sudah di-booking untuk keperluan Bazaar selama 3 hari.

Sementara ini berdasarkan hasil negosiasi dengan pihak Restaurant, ada beberapa pengeluaran yang barangkali harus ditanggung untuk mendukung jalannya kegiatan yaitu Sound System mencakup penyanyi tunggal sebesar Rp. 750.000,00, Dekorasi panggung sebesar Rp. 750.000,00 dan pembuatan kartu undangan. Ditambah kemungkinan adanya pemberian CD (Maaf, bukan Celana Dalam) yang berisikan foto-foto lama maupun dokumentasi selama Reuni. Biaya-biaya tersebut pada awalnya bakalan diikutsertakan dalam nilai jual Kartu Undangan apabila dana tambahan dari sponsor (jika ada) tidak mencukupi. Untuk itu kami membuka pintu (Rekening) selebar-lebarnya bagi rekan-rekan yang berkenan memberikan sumbangan sukarela diluar nilai Kartu Undangan. Untuk nomor dan pemilik Rekening nanti akan kami kabarkan lagi.

Hingga rapat kedua kemarin berlangsung, ada 3 (tiga) orang Rekan yang memberikan sumbangan secara langsung lebih dulu yaitu Komang Yudiadi (Lengkong) bersama Oka Artawan (Bengkur) sebesar Rp. 1.000.000,00 dan Ida Bagus Bayu Afiantara sebesar Rp. 500.000,00. Terima Kasih Kawan-Kawan.

Sedikit perubahan bentuk sumbangan yang akan diberikan kepada almamater nantinya adalah berupa peralatan Olah Raga, seperti Basket, Volly, Sepak Bola, Futsal dan Pencak Silat. Perubahan ini jauh melenceng dari rencana awal yaitu perangkat komputer, yang setelah dilihat langsung ke lokasi (Almamater SMAN 6 Denpasar) agaknya mereka telah memilikinya dalam jumlah cukup. Berkaitan dengan Sumbangan ini, apabila diantara Rekan-Rekan memiliki ide lain silahkan diajukan melalui BLoG PanDe Baik, komentar FaceBook atau sms ke nomor 0361 8529300. Kami tunggu pendapatnya.

Akhirnya, pada saat kegiatan ini digelar nantinya kami berencana mengundang 10 (sepuluh) orang Guru yang sekiranya dapat mewakili 28 (dua puluh delapan) orang Guru lainnya yang dahulu sempat mengajar siswa Angkatan 1992, diantaranya I Dewa Gede Bima S.Pd (mantan Ka.Kesiswaan dan Pembina OSIS), Drs. I Nyoman Muditha M.Pd (mantan Wakasek), A.A.Adi Aryana (mantan staf Tata Usaha yang kini telah pensiun namun tetap memilih mengabdi di sekolah), Akhmad Mustajab S.Pd (Pembina Sispala) dan I Wayan Subyakta S.Pd (Ka.Kesiswaan sekarang, bagi yang tidak ingat, dulu Bapak ini dipanggil Pak Doraemon sedang kini malah dipanggil Pak SBY, mungkin lantaran namanya mengandung ketiga huruf tersebut).

Ditambah 5 (lima) orang Guru yang dulunya menjadi Wali Murid tiap kelas yaitu Dra. Wayan Astiti (Guru Kimia ini menggantikan Pak Suarjana, Guru sekaligus Wali kelas Fisika yang ternyata sudah di-mutasi ke SMAN 3), I Nyoman Dibia, S.Pd (Wali kelas Biologi 1), Drs. I Ketut Sinah (menggantikan Pak Subaga yang sudah di-mutasi pula sebagai Wali Kelas Biologi 2, Beliau ini mengajar Fisika sekaligus Pembina Jurnalistik), Drs. I Ketut Murda (Wali Kelas Sosial 1 yang mengajar Matematika) dan Dra. Ni Wayan Suniati (Wali Kelas Sosial 2 yang mengajar PMP dan sempat punya history dengan anak-anak Fisika hahaha…)

Dalam mewujudkan kegiatan ini nantinya, untuk Publikasi direncanakan bakal diumumkan secara resmi di 2 (dua) media cetak lokal plus secara tidak resmi di BLoG PanDe Baik dan beberapa situs penyedia iklan Gratis Dunia Maya. Selain itu direncanakan pula untuk mengundang perwakilan dari OSIS yang aktif dan juga dari Mading Candra Lekha.

Demikian kami sampaikan Laporan Rapat Kedua Panitia Rekan Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang diselenggarakan di kediaman Neng FiFFy pada tanggal 13 Februari 2010 pukul 17.00 Wita.

Protected: Kontak Alumni kelas A1 Fisika SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

Enter your password to view comments.

Category : tentang KuLiah

This content is password protected. To view it please enter your password below:

Laporan Rapat Perdana Panitia Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

5

Category : tentang KuLiah

Menindaklanjuti usulan Rekan-rekan  SMA saat Temu Kangen pertama yang dilakukan di Restoran D’COZ 25 Desember 2009 lalu (tentunya saat itu masih dalam jumlah terbatas), untuk merencanakan sebuah Reuni yang dapat melibatkan dan mengikutsertakan kehadiran seluruh Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 akhirnya mulai dirintis. Sesuai rencana, beberapa orang yang diundang khusus melalui Thread Pesan salah satu jejaring sosial bernama FaceBook, akhirnya hadir dan bersua pada tanggal 30 januari 2010 di kediaman Fiffy Rahmi jalan Tukad Yeh Penet Renon.

Dari kisaran yang direncanakan sebanyak 25 orang, ternyata yang hadir sebanyak 17 orang, yaitu : Alit Wisnawa, Donny, Dani Fitri, IB Bayu Afiantara, Oka ‘Bengkur’ Artawan, Anom Wibawa, Budi Buwono, Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana, Rai ‘Poyox’ Sukartika, Sari Herawati, Nana Gautama, Fulvia, Preniti Suseni, Anie Adnyani, Yuanita Prima, dan tentu saja Fiffy Rahmi selaku tuan rumah dan PanDe Baik. Bersyukur banget ruang semi terbuka yang digunakan nyatanya mampu menampung 19 orang eh sorry 17  orang (maklum, 2 biji diantaranya berukuran hingga segede gajah)  tanpa mengurangi kenyamanan ruangan.

Rapat dimulai pada pukul 17.00 sambil menanti kedatangan para koordinator sementara yang ditunjuk sebagai perwakilan dari masing-masing kelas. Dibuka oleh Alit Wisnawa yang kemudian mengagendakan beberapa topik untuk dibicarakan bersama. Perihal kepanitiaan dan tugasnya masing-masing, perihal lokasi dan fasilitas, perihal biaya dan format acara tak lupa daftar undangan sementara dan teknis pelaksanaan.

Adapun beberapa Rekan yang ditunjuk untuk ikut serta dalam struktur kepanitiaan adalah sebagai berikut :

Ketua Panitia            : Alit Wisnawa

Sekretaris                  : PanDe Baik dan Sari Herawati

Tim Humas                : Wayan Wiryana ‘Pak Tua’, Anom Wibawa dan Oka ‘Bengkur’ Artawan

Tim Perlengkapan, Dekorasi dan Dokumentasi : Budi Buwono, IB.Bayu Afiantara dan Agus Suadnyana

Penyambut Rekan sekelas :

  • Fisika              : Yuli Yulistiowati, Fenny Muriani dan Eko Hariyanto
  • Biologi 1        : Dewi Astuti dan Kadek Juniathi
  • Biologi 2        : Preniti Suseni dan Anie Adnyani
  • Sosial 1          : Nana Gautama dan Fulvia
  • Sosial 2          : Fiffy Rahmi, Ayu Wardiasih dan Yuanita Prima

Koordinator Perburuan Rekan Kelas :

  • Fisika              : PanDe Baik
  • Biologi 1        : Donny
  • Biologi 2        : Poyox Sukartika
  • Sosial 1          : Sari Herawati dan Oka ‘Bengkur’ Artawan
  • Sosial 2          : Fiffy Rahmi, Ayu Wardiasih dan Yuanita Prima (merangkap ???)

Untuk sementara laporan kemajuan pekerjaan ups sorry, kemajuan perburuan Rekan sekelas masih dipimpin oleh kelas Fisika yang tersisa 5 orang lagi belum terdeteksi. Itupun Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana bersedia membantu untuk menemukan 3 orang diantaranya. Sementara dari kelas lain, beberapa sudah positif dapat mengingat nama temannya namun belum sampai ke kepastian keberadaannya. Tetap berjuang Guys !

Terkait lokasi ada 2 (dua) alternatif yang sedianya akan dituju yaitu Restoran Mina Renon (yang akan disurvey kembali oleh Donny) dan Hotel Canang Sari  Sanur (disurvey oleh IB Bayu Afiantara). Survey dilakukan untuk memastikan biaya yang diperlukan dan fasilitas yang disediakan. Sedangkan terkait tanggal, dijadwalkan pada 27 Maret 2010 malam minggu kalo gak salah. Jadi bagi Rekan-rekan yang kini sedang berada diluar Bali, mohon diskejul ulang jadwal dan rencananya ya.

Kisaran biaya kurang lebih dianggarkan sekitar 100 ribu hingga 150 ribu per orangnya. Biaya ini nantinya selain akan digunakan untuk makan malam bersama, sisanya akan dialokasikan atau disumbangkan ke sekolah misalkan dalam bentuk perangkat Komputer. Format acaranya sendiri selain akan ada Laporan dari Ketua Panitia, Sambutan dan Kepala Sekolah plus Kesan dari masing-masing Perwakilan Kelas, akan ada Ramah Tamah (makan malam) diselingi musik (akustik) dan Slide Show Foto Kenangan masa SMA. Untuk itu diharapkan bagi Rekan-rekan yang memiliki Foto (belum sempat di-scan) maupun yang sudah berupa file dapat segera mengumpulkannya ke PanDe Baik via email ([email protected]) ataupun secara langsung (kontak di 8529300).

Untuk rencana selanjutnya, dijadwalkan pertemuan kembali pada tanggal 13 Februari 2010 masih ditempat dan waktu yang sama, untuk membicarakan kemajuan hasil perburuan Rekan sekelas dan juga hasil survey lokasi.

Rapat ditutup pada pukul 18.30 dilanjutkan dengan obral obrol temu kangen bagi yang baru pertama kali bersua, berbagi nama dan nomor kontak teman yang diketahui dan tentu saja menikmati konsumsi yang dibawakan oleh Nana Gautama. Well, sampai bersua lagi Kawan-kawan… Terima Kasih untuk hari ini.

Daftar Hadir ‘Temu Kangen Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

1

Category : tentang KuLiah

Melanjutkan ‘Laporan Temu Kangen Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang berlangsung pada tanggal 25 Desember 2009 lalu di restauran DCOZ, berikut dilampirkan Daftar Hadir 22 orang yang tercatat saat itu. Bagi rekan-rekan yang kini sudah memiliki akun di jejaring sosial FaceBook, silahkan melakukan ‘add friend’ dengan mengklik link akun mereka masing-masing.

No. Nama Alumni Kontak
1 PanDe Baik FaceBook
2 Sari Herawati FaceBook
3 Alit Wisnawa FaceBook
4 Pande Donny Jhoniarta FaceBook
5 Made Yuliarta FaceBook
6 Bayu Sutha Frozen FaceBook
7 Agus Desi ‘Ketuk’ Arnawan FaceBook
8 Eko Hariyanto FaceBook
9 Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana FaceBook
10 Wayan Putrayanna FaceBook
11 Budi Buwono FaceBook
12 Komang ‘Bokir’ Budiana FaceBook
13 Fiffy Rahmi Nafiri FaceBook
14 Yuanita Prima FaceBook
15 YuLi YuListiowati FaceBook
16 Ayu Manik FaceBook
17 Suma Diatmika FaceBook
18 Poyox Suartika FaceBook
19 Suardika Mumun Ponsel
20 Iddi Harinasutha Ponsel
21 Wahyu Mulyono Ponsel
22 Anom Wibawa Ponsel

Sekedar mengingatkan saja bahwa Untuk koordinator tiap kelas ditunjuk pandebaik.com (jurusan Fisika), Pande Donny (Biologi 1), Rai’Poyox (Biologi 2), Sari Herawati (Sosial 1) dan Fiffy Rahmi (Sosial 2).

Regards, PanDe Baik

Kontak Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 kelas A1 Fisika

13

Category : tentang KuLiah

Masih berkaitan dengan perburuan saya terhadap keberadaan beberapa Rekan Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 khususnya yang berada di kelas A1 Fisika, berikut beberapa orang yang sudah diketahui keberadaannya. Rata-rata saya bersua mereka di jejaring sosial FaceBook, jadi bagi rekan yang kini sudah memiliki akun silahkan melakukan ‘add friend’ dengan mengklik link akun mereka masing-masing.

No. Nama Alumni Kontak
1 PanDe Baik

FaceBook

2 Agus Suadnyana FaceBook
3 Eko Hariyanto FaceBook
4 Uco Isnaini FaceBook
5 Artha Wijaya FaceBook
6 Egga Sanjaya FaceBook
7 Agus Desi ‘Ketuk’ Arnawan FaceBook
8 Ida Bagus Adnyana FaceBook
9 Wayan ‘Pak Tua’ Wiryana FaceBook
10 Wayan Putrayanna FaceBook
11 Surya ‘Ajik’ Wisena FaceBook
12 Komang ‘Bokir’ Budiana FaceBook
13 Wayan Ariasa dan FaceBook
14 Agus ‘Cobra’ Wirakusuma. FaceBook
15 YuLi YuListiowati FaceBook
16 Ayu Manik FaceBook
17 Piet ‘Vitria’ Sinyo. FaceBook
18 Aryawati FaceBook
19 Fenny Muriani FaceBook
20 Oka Mastini FaceBook
21 Henny Nofianti FaceBook
22 Wisna ‘Boxer’ FaceBook
23 Mulyono Ponsel
24 Fanny Ponsel
25 Yogi Ponsel
26 Iddi Harinasutha Ponsel
27 Mayun Suma Budana Ponsel
28 Suardika Mumun Ponsel
29 Ketut ‘Gung’ Sudiasa Ponsel
30 Kristiana Ponsel
31 Purjani Ponsel
32 Prama ‘Bos Genk’ Ponsel
33 Dwi Sabda Ponsel
34 Suardika ‘B’ Jimbaran Belum terdeteksi
35 Suardika ‘A’ Kedonganan Belum terdeteksi
36 Madek Suastika Belum terdeteksi
37 Wirya Negara dan Belum terdeteksi
38 Sudarsana Belum terdeteksi
39 Sugiarta ‘Kuning’ Belum terdeteksi
40 Indrawati Belum terdeteksi
41 Yulianti Belum terdeteksi

Besar Harapan saya ada yang berkenan mengabarkan apakah ada Rekan2 yang masih kontak dengan mereka yang belum terdeteksi…

Terima Kasih…
Regards, PanDe Baik

Berbagi Kisah Masa Lalu

19

Category : tentang KuLiah

Empat belas tahun lamanya kami berpisah, menjalani pilihan masing-masing hingga kini dalam satu kesempatan bersua kembali tanpa ada batasan lagi. Lima kelas tiga jurusan ilmu memang belum dapat kami temukan semuanya, namun setidaknya sudah ada perwakilan dari masing-masing bidang yang berkenan hadir. Satu kebetulan yang sangat luar biasa. Tak sampai seminggu sejak ide itu dilontarkan, nyatanya dapat direspon secara cepat. Dua puluh dua orang berkumpul dalam satu ruangan yang dikelilingi kaca tipis, menciptakan suasana bak pasar pindahan apalagi meja yang sudah sedemikian rupa diatur dengan rapi mendadak berubah selayaknya kamilah sang penguasa disana. Temu Kangen itu mampu kami wujudkan meski masih banyak kekurangannya.

Berbagi kabar, barangkali hanya itu yang sempat terlintas dibenak kami sebelumnya. Satu konsep acara tipikal dadakan tanpa persiapan matang. Harapannya tentu saja minimal kami mampu mematahkan masa yang sekian lama memisahkan kami, untuk kemudian beralih merencanakan satu event berskala lebih besar. Reuni satu angkatan masa SMA.

Satu persatu teman bermunculan kami sambut dengan wajah sumringah. Rasa kangen itu seakan tumpah walaupun secara pribadi tidak begitu besar dirasakan. Karena walaupun kami terpisah begitu lama, hubungan silaturahmi tetap terjalin. Beberapa dari kami bahkan masih sempat saling memberikan undangan saat pernikahan dilaksanakan.

Tawa canda kami saling bersahutan ketika seorang kawan memperlihatkan foto masa lalu kami, saat dimana kami tak dipusingkan oleh harga-harga ataupun kondisi politik negeri ini. Berusaha untuk saling melengkapi cerita kapan dimana dan siapa yang digambarkan dalam foto tersebut, nyatanya ada banyak cerita lain yang mengiringinya. Benar kata orang, sebuah foto mampu mengisahkan banyak hal, kata, tawa canda derita yang terekam dalam benak dan ingatan tak lekang oleh waktu.

Nama-nama yang dahulu kami kenal mulai disebut, kendatipun tak tampak hadir namun wajah, tawa dan keceriaan yang terbayang rasanya baru terjadi kemarin saja. Mengutip komentar seorang kawan, rasanya baru kemarin kami masih menjadi dua anak culun yang berangkat sekolah bareng setiap pagi, kini telah berubah menjadi dua bapak dengan putra putri kecil nan lucu.

Masa SMA adalah masa remaja yang tak terlupakan, terutama bagi mereka yang sedang dilanda mabuk cinta. Indahnya masa pacaran, saling mengagumi menjadi bahan candaan kami sepanjang acara berlangsung. Ada yang langsung terdiam begitu bersua sang (mantan) pujaan hati, first love sedari masa SMP hingga SMA yang begitu diharapkan bisa bersua kembali karena selama ini hanya dapat terwujud dalam mimpi. Ada juga yang asyik duduk semeja, satu potret yang lumrah terjadi, kisah dimana masa lalu hanyalah sekedar sebuah masa yang patut dikenang bukan dirajut kembali. Karena salah satu dari mereka kini telah berkeluarga.

Sejenak kami melupakan waktu, melupakan keluarga yang barangkali dengan penuh harap menanti dirumah. Namun kisah masa lalu terus bergulir hingga kami saling mengetahui beberapa cerita naas yang dialami sejumlah teman. Meninggal karena kecelakaan hingga lupa dengan siapa dirinya menjadi satu berita miris yang terdengar ditelinga. Membuatku makin bersyukur dengan apa yang kumiliki hingga hari ini.

Kalian, teman masa remajaku, teman yang sejatinya kuharapkan mampu menghapus semua beban dimasa lalu, yang barangkali masih menyisakan luka atas perbuatanku yang naif dan arogan. Senang bersua kalian lagi. Hari ini esok dan seterusnya semoga kita bersama mampu mewujudkan mimpi pada almamater yang kita cintai. SMAN 6 Denpasar…

…dibalik Temu Kangen itu…

12

Category : tentang KuLiah

Leganya… bathin saya sepulang dari ‘Temu Kangen Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992’ @D’COZ 25 Desember malam kmaren. Lega karena ternyata acara dadakan yang tidak direncanakan dengan matang ini dapat berjalan dengan baik walaupun ada beberapa hal yang cukup membuat kami khawatir sesaat sebelumnya. Kehadiran 22 orang bukanlah jumlah yang sedikit karena bayangan saya sebelumnya malah gak bakalan sampe 10 orang yang berkenan meluangkan waktu.

Kurang dari seminggu. Gila gak ya ? ide ini dilontarkan oleh seorang teman kami, Preniti Suseni yang saat acara digelar malah berhalangan hadir, via chatting lewat media jejaring sosial FaceBook. Awalnya saya ragu, bisa gak kami ngumpul lagi setelah 14 tahun berpisah, apalagi masing-masing dah punya kesibukan kerja dan keluarga yang artinya waktu luang adalah hal yang paling sulit untuk diseragamkan. Tapi bersyukur atas dorongan dan dukungan beberapa teman lainnya, seorang teman yang dulunya beda jurusan bahkan sebelumnya gak pernah bertegur sapa dengan sukarela mau-mau saja kami daulat sebagai ketua panitianya. Thanks ya Sari.

Maka kamipun merancang sebuah acara ngumpul bareng dalam skala kecil yang sebenarnya diperuntukkan bagi mereka yang terdeteksi berada di FaceBook dan masih berdomisili di Bali. Bulan Januari menjadi ancer-ancer awalnya. Namun kembali pada pertimbangan saya sebelumnya, apa ga sebaiknya mencari waktu liburan resmi kisaran tanggal 25-31 Desember, dengan alasan semakin lama waktu yang direncanakan biasanya bakalan semakin molor dan akhirnya malah gak jadi. Seorang teman lantas mengusulkan tanggal 25 Desember yang kemudian disepakati bersama lewat sebuah pesan lagi-lagi melalui media FaceBook.

Pencarian tempat pertemuan bagaikan sebuah bumerang yang begitu dilemparkan malah bisa berbalik lagi alias makin bingung menentukannya. D’COZ dipilih lantaran memiliki jumlah makanan dan harga yang jauh lebih variatif ketimbang tempat makan lainnya. Bahkan yang murahpun ada. Dalam pelaksanaannya apa yang saya bayangkan malah jauh, lantaran permakluman yang sebelumnya sudah disepakati perihal urunan atau ‘membayar sendiri makan yang dipesan gak berjalan semestinya. Ini bisa dimaklumi, karena beberapa orang dari kami yang hadir masih berada pada tingkat ‘ketidakjelasan status penghasilan’ tapi bisa juga karena ketidaktahuan akan permakluman tersebut sebelumnya. Bersyukur seorang teman yang kini bekerja di sebuah Bank lokal, bersedia menalangi kekurangan biayanya. Thanks ya Bayu.

Acara ‘Temu Kangen’ ini gak bakalan bisa berlangsung dengan baik tanpa peran besar dari ibu ketupat Sari Herawati dan Yuli Yulistiowati yang dengan gencar melakukan lobi dan pemesanan tempat dilokasi. Malah pas H-1 Sari sempat berkabar bahwa pihak D’COZ tidak dapat meluluskan permintaan kami akan pemesanan tempat lantaran tingkat kunjungan pada hari sebelumnya melonjak drastis. Rencana pun diubah, diharapkan kami dapat datang lebih awal atau satu dua orang bersedia menunggui meja sejak sore. Kenyataannya malah mereka berdualah yang datang lebih awal. ckckck… Salute untuk kegigihannya merancang pertemuan ini. Thanks untuk rasa tanggung jawab kalian Girls.

Sebagaimana biasanya sebuah pertemuan dadakan, hal yang paling kami khawatirkan sejak awal adalah jumlah kehadiran rekan yang tidak sesuai dengan daftar konfirmasinya. Dari 30-an orang yang positif mengkonfirmasi kehadiran mereka melalui Sari, saya yakin hanya setengahnya yang memenuhi konfirmasi tersebut. Sisanya datang lantaran dihubungi last minute, termasuk kedatangan orang-orang yang kemudian mengakibatkan saltingnya kedua ibu kita tadi. Hehehe… Ceritanya nanti saja ya.

Berhubung mepetnya waktu sedari idea dilontarkan dengan pelaksanaannya, maka konsep selama berlangsungnya acara praktis hanya sekedar berbagi kabar dan makan bersama. Ide untuk berbagi kisah dan pengalaman dari masing-masing Rekan yang hadir tampaknya masih harus dipendam jauh-jauh mengingat masih ada yang bersikap layaknya tipikal anak SMA. Malu-malu untuk menyampaikan isi hatinya. hehehe…

Padahal apa yang saya harapkan dari pertemuan kemarin adalah minimal kami bisa mengetahui keberadaan masing-masing (keahlian dan pengalaman) sebagai bahan kegiatan seumpama kelak bisa mewujudkan pertemuan dalam skala besar. Apalagi kalo bukan mencomot tag milik Bali Blogger Community (BBC) ‘Berbagi Tak Pernah Rugi’. Gak ada salahnya kan kalo membagi sedikit pengetahuan yang kita miliki kepada siswa-siswi almamater ? hehehe… namanya juga impian.

Laporan Sementara Temu Kangen Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

10

Category : tentang KuLiah

Sesuai rencana, D’COZ menjadi saksi sejarah pertemuan pertama ‘Temu Kangen Rekan-rekan Alumni SMAN 6 Denpasar khususnya Angkatan 1992’ setelah 14 tahun  pada tanggal 25 Desember 2009 pukul 7.30 malam. Berikut beberapa laporan singkat sementara yang bisa disampaikan, mungkin untuk yang selengkapnya menyusul besok.

Dari 30-an orang yang mengkonfirmasi kedatangannya kepada ibu ketupat (ketua panitia) Sari Herawati, hanya sekitar 22 orang yang berkenan hadir, itupun beberapa diantaranya tidak termasuk dalam list konfirmasi. Begitu ya Sar ?

  1. Sari Herawati (ketupat) mengajak serta keluarga
  2. pandebaik.com (provokator) hehehe…
  3. Yuli Yulistiowati (seksi sibuk-persiapan tempat, melobi hingga menjaga kelangsungan acara) mengajak serta keluarga
  4. Alit Wisnawa (pembicara) he…
  5. Bayu ‘Frozen’ Sutha (yang menalangi sisa biaya)
  6. Ayu Manik
  7. Prima mengajak serta keluarga
  8. Eko Hariyanto
  9. Nyoman Budiana
  10. Pande Donny
  11. Wayan Wiriana
  12. Budi
  13. Fiffy
  14. Made Yuliarta mengajak serta Istri
  15. Agus ‘Theysee’ Arnawan
  16. Wayan Putrayanna
  17. Komang Sumadi
  18. Rai ‘Poyox
  19. Mulyono
  20. Iddi Harinasutha
  21. Anom
  22. Nyoman ‘Mumun’ Suardika

Perlu diketahui bahwa 18 orang yang saya sebut dibagian awal sudah terdaftar berada di jejaring sosial FaceBook (jadi bagi yang belum nge-add mereka silahkan di-hunting via list teman yang saya miliki), 2 nama terakhir baru nge-add saya barusan. Hehehe… dan sisa 4 orang mengaku belum menjamah ranah teknologi informasi ini, semoga usai acara ini mereka berkenan membuatnya.

Untuk sementara adapun hasil yang dapat disampaikan adalah sebagai berikut ;

  1. Membentuk satu panitia kecil yang nantinya akan secara periodik berkumpul untuk membicarakan satu rencana yang skalanya lebih besar, Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992, terdiri dari Koordinator Utama dan koordinator perwakilan tiap kelas.
  2. Koordinator Utama dihandel langsung oleh Alit Wisnawa (dan Anom kalo ga’salah)
  3. Untuk koordinator tiap kelas ditunjuk pandebaik.com (jurusan Fisika), Pande Donny (Biologi 1), Rai’Poyox (Biologi 2), Sari Herawati (Sosial 1) dan siapa satu lagi Lit ? hehehe… gak denger tadi, keasyikan ngobrol. (masih tipikal anak SMA nih…) Fifi ya ? (Sosial 2) mohon dikoreksi kalo salah.
  4. Posko sementara untuk pertemuan offair alias kopdar diarahkan ke rumah Fifi (bukan Fifi Alone-nya Lupus)
  5. Tugas pertama yang harus dijalankan oleh masing-masing koordinator tiap kelas adalah hunting teman satu kelas mereka. Hehehe… Semoga bisa melacak beberapa biji lagi, soale bisa dikatakan 42 persen dari jumlah siswa Jurusan Fisika sudah terdeteksi via FaceBook.

Acara berlangsung seru (terutama bagi mereka yang memiliki kenangan CLBK) ups… gak dipublikasikan loh siapa saja… silahkan melihatnya via list. Hehehe… dan rupanya masih ada yang masih betah nge-jomblo. Hayooo silahkan dikonfirmasi kalo mau dengan teman seangkatan.

Untuk sesi makan-makan, dipesan 3 buah paket @10 orang yang ternyata malah menyisakan banyak makanan, mungkin masih pada sungkan untuk bersikap ala anak SMA yang kalo dulu itu gak bakalan mau mengalah dalam hal makan memakan. Hehehe… pengalaman Studi Wisata, saya pernah ga’kebagian makan soale… Biaya yang dikeluarkan mencapai angka 1,4 juta kalo gak salah (ini pembulattan loh ya) yang kemudian masing-masing Rekan yang hadir diminta urunan sebesar Rp. 50 ribu. Sekurang-kurangnya sisa biaya ditalangi oleh saudara Bayu ‘Frozen’ Sutha yang kini telah menjadi master IT-nya Bank Sinar. Terima Kasih ya Bayu.

Acara sebenarnya berakhir pada pukul 10 malam kurang dikit, namun sebagian dari Rekan yang hadir masih betah bernostalgia di parkiran depan hingga waktu menujukkan pukul (hampir) 11 malam. Untuk mengurangi ‘ketidaknyamanan’ yang kami ciptakan di parkiran ini, dengan terpaksa pihak restauran mematikan dua lampu parkiran yang pada akhirnya membubarkan pertemuan malam ini.

Terima Kasih untuk semua teman-teman yang telah berkenan datang dan hadir, dalam satu sesi dadakan tanpa perencanaan matang ini, apabila ada hal-hal yang salah atau membuat tidak nyaman selama pertemuan berlangsung (termasuk urunan) ya mohon dimaafkan. Senang bertemu kalian semua pada malam yang hebat ini…

Terima Kasih saya sampaikan secara pribadi kepada Ibu Sari Herawati atas waktunya bersama keluarga yang dengan rela mau-mau saja saya pinta begini begitu, kepada Ibu Yuli Yulistiowati bersama keluarga atas lobinya ke pihak D’COZ, memesan hingga menjaga kelangsungan acara sampe saya sendiri gak enak hati nih, kepada Bapak Alit Wisnawa untuk kepemimpinannya yang tak lekang oleh waktu dan tentu saja Bayu ‘Frozen’ Sutha untuk dana talangan malam ini. Tak lupa pihak Restauran D’COZ dan pramusajinya yang barangkali sudah sangat mangkel karena ruangan yang kami gunakan diobrak-abrik demi kelangsungan acara.

Sekian, Terima Kasih. Tapi ngomong-ngomong, laporan sementaranya kok jadi panjang dan lengkap ya ? apa perlu saya tambahkan lagi barangkali ? hihihi…