pagi senin hari

1

Category : tentang KHayaLan

Lantunan itu begitu kukenal, jauh ketika urakan masih menjadi bagian dari keseharian. Saat dimana kami tidak perlu bersusah payah memikirkan hari esok dan masa depan.

‘Shed a tear ’cause I’m missing you… I’m still alright to smile… Girl, I think about you every day now… ‘Was a time when I wasn’t sure… But you set my mind at ease… There is no doubt you’re in my heart now…

Sebuah lagu lama dari sebuah grup rock terbaik yang pernah aku kenal, mengalun begitu saja di pagi yang mendung ini. Ruangan kantor masih sepi…

‘I sit here on the stairs… ‘Cause I’d rather be alone… If I can’t have you right now, I’ll wait dear
Sometimes, I get so tense But I can’t speed up the time… But you know, love, there’s one more thing to consider

Mataku menerawang jauh pada cakrawala yang terbentang di barisan kaca jendela. Rasa itupun bermunculan kembali, membuncah begitu besar.

Aku kangen kalian Kawan…

Back to Normal Life

2

Category : tentang DiRi SenDiri

Akhirnya usai juga proses Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992. Beberapa Agenda Terakhir sudah dilakukan yaitu pembubaran Panitia yang kalo tidak salah pada tanggal 17 April lalu di Restaurant Cianjur, trus ada Penyerahan Sumbangan kepada Rekan Weri yang dilakukan bertepatan dengan hari ulang tahunnya Minggu 25 April yang lalu dan saya selaku Admin Group Alumni Angkatan 1992 telah selesai pula mengunggah (upload) foto-foto saat Reuni serta Foto Bersama masing-masing kelas yang dapat dilihat selengkapnya di album Foto Reuni jejaring sosial Facebook. Situs Pertemanan yang mempertemukan dan mengawali ini semua.

Banyak hal yang terjadi selama proses Reuni sedari awal. Pahit manis getir menyenangkan sampai menghebohkan. Well, itu hal yang biasa ketika sekian banyak kepala dijadikan satu wadah. Ada yang suka, ada yang tidak setuju, ada pro ada kontra. Semua kembali kepada kesadaran dan kedewasaan masing-masing. Yang terpenting Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 ini telah berhasil kami lakukan dan selesaikan.

Back to Normal Life, kira-kira begitu yang terlintas dipikiran saya hari ini. Sudah saatnya melupakan hingar bingar Reuni, kini kembali kepada fitrah semula, menjalani hidup, kembali pada Keluarga, bekerja sebagai abdi negara, bercanda dan menggoda Mirah dan tentu saja nge-BLoG. Memang dalam waktu dekat masih ada wacana untuk berkumpul dengan rekan sekelas saja, tapi saya yakin itu akan jauh lebih terasa seperti bersua dengan keluarga yang lama tak berjumpa. Karena bagaimanapun juga kami hingga kini (sedari 15 tahun lalu) masih tetap kontak satu sama lain, saling mengundang ketika menikah dan memiliki putra putri.

Jadi, Sampai Nanti Kawan-kawan. Sampai jumpa 10 atau 15 tahun lagi. Silahkan Rekan-rekan mengaturnya kembali. Bahagia rasanya pernah menjadi bagian dari kalian, walaupun pada akhirnya semua itu akan kembali seperti semula. Cheer’s Up !!!

Foto Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

1

Category : tentang KuLiah

Berikut beberapa koleksi Foto” Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang diambil dari keping DVD Foto Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin, hasil jepretan beberapa Fotografer. Bagi yang belum mendapatkan Keping DVD Foto tersebut, dapat menghubungi Rekan Sari Herawati.

Bagi yang ingin melihat lebih banyak, bisa langsung meluncur ke  Album Foto Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Sampai Jumpa 10 atau 15 tahun lagi Kawan-kawan…

Tentang Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 oleh PanDe Baik

8

Category : tentang KuLiah

Ada rasa syukur bahwa saya dahulunya bukan orang yang populer dimata teman-teman sekolah, ada juga rasa bangga bahwa ketidakpopuleran saya tersebut pada akhirnya memberikan satu perhargaan yang tinggi dalam melanjutkan perjalanan hidup saya.

Mungkin itu sebabnya pada proses menuju Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 hingga berakhirnya acara, saya secara pribadi tidak memiliki beban perasaan untuk ikut serta didalamnya. Sama sekali tidak ada tekanan.

Berbeda halnya dengan beberapa rekan lain yang saya temui saat memburu keberadaan mereka. Ada yang masih merasa malu lantaran belum mampu menunjukkan ‘tingkat kesuksesannya, ada juga yang merasa malu lantaran belum berstatus menikah. Bahkan ada pula yang kebat-kebit lantaran khawatir bakalan bersua dengan sang mantan pasangan. Wah…

Bisa jadi lantaran saya memiliki waktu luang yang cukup banyak disela pekerjaan sebagai abdi negara, ikut terlibat penuh sedari awal dalam kepanitiaan yang dibentuk dan disepakati bersama. Waktu yang biasanya saya gunakan untuk menumpahkan isi kepala dalam bentuk tulisan untuk kemudian dipublikasi lewat BLoG, perlahan tergantikan dengan berbagai aktifitas yang berkaitan dengan Reuni. Entah mempersiapkan foto masing-masing kelas, menuliskan laporan notulen rapat, berkoordinasi melalui jejaring sosial FaceBook hingga tetap kontak satu sama lain melalui ponsel seluler.

Disadari atau tidak, kemajuan teknologi informasi yang berkembang pesat belakangan ini terutama keberadaan FaceBook sebagai salah satu jejaring sosial pertemanan, memberikan nilai positif dalam proses perencanaan Reuni ini. Memburu keberadaan teman didunia maya yang ketika ditemukan langsung disebarluaskan pada yang lainnya, berkoordinasi antar panitia melalui satu thread (message) pada FaceBook dan juga secara aktif  berkirim informasi dengan membentuk satu Group Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 untuk mempermudah komunikasi. Jadi jangan (selalu) menyalahkan FaceBook.

Yang tak kalah penting adalah toleransi atau tenggang rasa yang tetap terjalin antar Panitia hingga acara berakhir. Kendati ada perbedaan pendapat dan pola pikir yang sempat hampir memicu sedikit ketegangan, namun pada akhirnya semua itu dapat disepakati secara bersama. Inilah resiko bekerja dengan banyak kepala.

Terlibat secara penuh sejak awal jujur saja membuat saya kehilangan moment yang barangkali seharusnya saya nikmati saat bersua malam minggu kemarin. Tapi yah, itu memang satu resiko yang patut saya hadapi jika ingin Reuni berjalan dengan baik. Mungkin itu sebabnya pula saya tidak terlalu peduli dengan penampilan dan juga performance saya dimata teman-teman. Keringat yang mengucur deras membasahi baju yang saya kenakan. Saya bahkan tak lagi peduli dengan candaan teman yang mempertanyakan keadaan saat itu.

Semua sudah terlaksana. Tinggal dua event lagi yang sedianya akan dijalani. Berbagi dengan Teman yang mengalami keterbatasan fisik lantaran kecelakaan yang dialami pasca kelulusan sekolah. dan tentu saja pembubaran Panitia. Tapi entah mengapa, saya secara pribadi sudah merasa kehilangan mood duluan ketimbang melanjutkan semua proses ini. Bisa jadi lantaran sudah merasa jenuh dengan proses Reuni yang terlalu lama (hampir 4 bulan lamanya), bisa juga lantaran tidak banyak hal baru yang saya temui saat bersua kemarin.

Ini saya maklumi lantaran beberapa dari kami yang dahulunya berada didalam satu kelas Fisika, masih tetap saling kontak dan berkomunikasi dalam segala situasi bahkan saat pernikahan dan kelahiran putra putri kami sekalipun. Apalagi orang-orang yang saya harapkan bisa tetap bersua, rupanya sudah saya temukan jauh sebelum reuni ini direncanakan. Alit Wisnawa yang merupakan teman sebangku saat berada di kelas I 2, Ketut Sudiasa yang juga teman sebangku saat penjurusan di kelas II A1 (Fisika) dan tentu saja Nyoman Budiana, teman sebangku dikelas III. Sedangkan beberapa yang lainnya malah kerap berkomunikasi via ponsel seluler dan bersua ketika salah satu dari kami mengadakan hajatan tertentu. Tidak heran apabila saya selaku koordinator dari Kelas Fisika masih mampu mengingat nama-nama mereka satu persatu.

Maaf jika ada Rekan-Rekan yang kurang berkenan dengan tumpahan isi kepala saya kali ini. Tapi inilah yang sejujurnya tentang Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 oleh PanDe Baik.

Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992

3

Category : tentang KuLiah

Ada beragam ekspresi yang ditunjukkan oleh Rekan-rekan yang hadir pada malam minggu kemarin, bisa jadi merupakan malam yang dinanti oleh puluhan alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 sejak akhir tahun lalu. Reuni pertama yang diadakan khusus untuk Angkatan 1992 ini sesuai rencana diadakan di Restaurant Canang Sari Sanur Sabtu 3 April 2010.

Waktu sudah menunjukkan pukul 7.30 malam, dari daftar hadir yang tercatat baru sekitar 60 (enam puluh) persen saja yang positif berada di lokasi. Beberapa panitia yang menjadi koordinator pada masing-masing kelas tampak sibuk dengan ponsel mereka dibantu seorang ‘asisten’ :p yang memberikan petunjuk nama-nama siapa saja yang belum menunjukkan batang hidung mereka. Sementara yang lainnya tampak sedang mempersiapkan cemilan untuk disantap di masing-masing meja, baik yang dipersiapkan khusus untuk para undangan guru dan juga rekan-rekan yang telah hadir.

Layar lebar masih tetap menampilkan gambar statis diiringi lantunan bossas reggae milik Bob Marley, tembang yang memang kerap saya putar saat berada dikeramaian. Seiring waktu berjalan tampaknya belum ada tanda-tanda perkembangan yang berarti.

Pukul 8.00 tepat, Ketua Panitia Alit Wisnawa memberikan aba-aba pada kedua MC yang telah siap sejak awal untuk segera memulai acara. Jumlah peserta yang tercatat sudah mencapai angka 80 (delapan puluh) persen dari total yang diharapkan, itu sudah lebih dari cukup mengingat waktu yang sudah molor jauh dari perkiraan.

Dari 12 (dua belas) guru yang diundang tampaknya ada 3 (tiga) guru yang tidak dapat hadir memenuhi janji. Bapak Wayan Subyakta yang tempo hari menerima kami baik saat penjajagan maupun serah terima sumbangan, Bapak Nyoman Dibia seorang guru Biologi yang sedianya merupakan wali kelas Biologi 1 dan Ibu Wayan Astiti seorang guru Kimia yang dahulunya lumayan dikenal killer dalam hal nilai, walau begitu Beliau ini merupakan salah seorang guru favoritnya PanDe Baik loh.

Susunan acara yang dikemas dengan gaya informal sesuai kesepakatan Panitia dengan MC tampaknya berjalan dengan lancar. Tidak demikian halnya dengan penampilan slide show foto yang notabene dihandle PanDe Baik sedari awal, sempat ngadat saat perwakilan dari kelas Sosial 1 tampil kedepan untuk menyampaikan Kesan dan Pesan. Bersyukur laptop yang digunakan telah dipersiapkan dengan beberapa player yang siap menggantikan peran apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Kendati begitu, diperlukan energi extra dibandingkan Rekan lain yang tampak asyik menikmati lantaran jarak antara kursi eksekusi (operator slide show) dengan kursi rekan yang hadir membuat saya musti bolak balik mengganti file yang diputar, sesuai perwakilan kelas yang ditunjuk.

Ketika makan malam bersama berlangsung tampak jelas keakraban yang terjalin sedari 15 (lima belas) tahun lalu. Beberapa rekan yang tadinya berkumpul sesuai kelas masing-masing tampak berbaur satu sama lain sambil berbagi cerita tentang keluarga, pekerjaan bahkan ada juga beberapa yang mencoba mengulang cerita masa lalu. Ngomongin cerita masa lalu, rupanya beberapa rekan yang dahulunya merupakan sepasang kekasih ada yang tampak malu-malu dengan sang mantan pasangan, ada juga yang nekat tetap ingin dekat kendati rata-rata sudah berstatus menikah. CLBK ceritanya, Cinta Lama Bersemi Kembali.

Waktu merambat dan mulai menunjukkan jam malam, pukul 9.00. Beberapa Rekan yang mengajak putra putri mereka sudah tampak mulai ber-say good bye, Panitia pun mengambil alih situasi dengan memulai games. Apalagi kalo bukan ‘ngerjain cerita Cinta ini. Tiga pasangan yang tergolong Hot pada masa sekolah dulu, didapuk maju kepanggung untuk dieksekusi. Merasa dikerjai, mata mereka tampak mengarah ke saya sambil berbisik ‘awas ya !!!  “Loh ? apa salah saya ???”

Eksekusi Cerita Cinta ini berjalan dengan beberapa kesepakatan, diantaranya dilarang mem-publish gambar ataupun foto yang memperlihatkan “kemesraan” mereka di jejaring sosial FaceBook dan melakukan Tag satu sama lain. Bisa berbahaya dan mengundang Perang Dunia ke-III. Jangan-jangan nantinya publik malah menyalahkan FaceBook lagi. :p

Ketika Reuni dinyatakan berakhir, tampaknya masih ada beberapa Rekan yang merasa kurang dengan waktu yang berlangsung sebelumnya. Malah ada wacana untuk dengan segera mengadakan Reuni yang kedua dalam waktu dekat. Hehehe… “itu mah bukan Reuni namanya, tapi Arisan” bathin saya. Tapi ya wajar, tiga jam memang masih terasa kurang apalagi ada pemisahan waktu selama 15 tahun lamanya. Mungkin disinilah nilai positif dari kemajuan teknologi. Selain yang namanya nomor ponsel seluler sudah bisa didapatkan dengan mudah serta dapat dihubungi kapan saja, dunia maya pun siap membantu. FaceBook salah satunya, makanya bersyukurlah dengan adanya jejaring sosial satu ini.

Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 sejauh ini dapat dikatakan sukses terlaksana, tidak banyak hambatan yang dialami selama proses berjalan. Hanya saja masih ada satu pe-er lagi yang tersisa. Berbagi dengan sesama. Adapun seorang Rekan yang dikabarkan mengalami kelumpuhan secara fisik dan juga kehilangan memory ingatannya karena kecelakaan yang dialami pasca kelulusan. Gazi Eko Weri Prasetyo, akan kami kunjungi pada moment ulang tahunnya nanti Minggu 25 April 2010. Jadi bagi rekan-rekan yang memiliki waktu dan berkeinginan untuk ikut serta, silahkan mengkonfirmasi pada panitia atau koordinator kelasnya masing-masing.

Jadikan Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar Angkatan 1992 ini jauh lebih berarti. Salam.

Foto Rekan ‘Gazi Eko Weri Prasetyo’

Category : tentang KHayaLan, tentang KuLiah

Berikut Foto” Rekan kita Gazi Eko Weri Prasetyo yang kini mengalami keterbatasan fisik dan menjadi Prioritas selanjutnya untuk disikapi dalam bentuk bantuan, dan ditampilkan pula dalam Slide Show layar depan, acara Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin.

Foto seperti yang ditampilkan dibawah ini dipublikasikan pula pada Album Foto Rekan Gazi Eko Weri Prasetyo yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Foto” by SARI HERAWATI

Foto SMAN 6 Denpasar Tahun 2010

Category : tentang KuLiah

Berikut Foto” SMAN 6 Denpasar Tahun 2010 yang ditampilkan pula dalam Slide Show layar depan, acara Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin.

Foto seperti yang ditampilkan dibawah ini dipublikasikan pula pada Album Foto SMAN 6 Denpasar Tahun 2010 yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.

Foto” by PanDe Baik

Foto SMAN 6 Denpasar Tahun 1993

Category : tentang KuLiah

Berikut Foto” SMAN 6 Denpasar Tahun 1993 yang diambil dari Profil Buku Sewindu dan ditampilkan pula dalam Slide Show layar depan, acara Reuni 3 April 2010 di Restaurant Canang Sari kemarin.

Foto seperti yang ditampilkan dibawah ini dipublikasikan pula pada Album Foto SMAN 6 Denpasar Tahun 1993 yang berada pada jejaring sosial pertemanan FaceBook. Bagi yang belum punya akunnya, silahkan dibuat dulu dan add PanDe Baik dalam daftar temanmu.

Terima Kasih.