Efek Penerapan Ilmu Risk Management pada BLoG

Category : tentang KuLiah

Setelah ngomongin pemerapan ilmu Risk Managemen pada posting sebelumnya, kali ini iseng aja ngomongin efek daripada penerapan ilmu tersebut pada BLoG seperti yang terjadi pada BLoG ini. He…

Sekedar sekilas info waktu lalu, dalam ilmu Risk Management dikatakan pula apabila rencana Penanganan atas resiko yang diperkirakan akan terjadi, tak ditangani dengan baik, bukan tak mungkin Resiko tersebut berubah bentuk menjadi Masalah, satu kejadian yang sudah pasti merugikan.

Nah, ceritanya BLoG ini sudah dipastikan mendapatkan masalah dari isi salah satu postingnya, yang kemudian mau tidak mau harus ditangani dengan segera agar tak menjadi besar dan gawat. Maka langkah yang diambil tempo hari adalah men-delete posting tersebut dan mundur sementara dari kancah per-BLoGGer-an untuk sementara waktu. Ini dilakukan dalam rangka penanganan atas resiko-resiko yang selanjutnya bisa terjadi. Seperti tulisan posting sebelumnya.

Satu hal penting yang patut diketahui mengenai ilmu Risk Management ini adalah tidak ada satu pun Keputusan yang Salah. Yang ada hanyalah konsekuensi dari pengambilan Keputusan itu.

Nah, mengingat akan konsekuensi tersebut, maka upaya yang dilakukan untuk menarik BLoG dari peredaran untuk sementara waktu tempo hari, berakibat pada Traffic pengunjung yang biasanya main ke BLoG ini. BLoG Traffic Dropped to Zero… Jatuh ke titik NoL. Wakakakakak…

Gak ada yang mau berkunjung lagi…

Menerapkan ilmu Risk Management pada BLoG

Category : tentang KuLiah

Memasuki perkuliahan semester ketiga, salah satu mata kuliah yang diambil diantaranya adalah Risk Management atau kalo di Translate jadi Manajemen Resiko. Inti daripada mata kuliah ini adalah mengetahui serta menangani segala resiko yang dapat terjadi dalam suatu pekerjaan Konstruksi. Namun ini bisa pula diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, dalam BLoG misalnya.

Resiko dapat diartikan sebagai Kemungkinan kejadian yang merugikan (Ronny Kountur, 2008), dimana masih bisa terjadi atau tidak terjadi. Pengertian akan Resiko berbeda dengan pengertian akan Masalah, dimana masalah diartikan sebagai Kejadian yang sudah (pasti) terjadi.

Proses penerapan Risk management ini diawali dengan Identifikasi Resiko apa saja yang dapat terjadi, trus di rangking kira-kira kemungkinan terjadinya, dan bagaimana penanganannya. Untuk resiko yang terlalu besar, ya sebisa mungkin dihindari, sedangkan resiko yang jarang terjadi ya ditangani sejak awal.

Back to BLoG, sesungguhnya ilmu Risk Management ini dapat diterapkan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi dikemudian hari. Misalkan saja, resiko akan diprotes/diadukan oleh orang lain, berkaitan dengan isi posting yang dibuat dalam BLoG. Ini apabila tema/topik tulisan dalam BLoG berkisar pada kejadian sehari-hari maupun yang bernuansa politis. Kemungkinan terjadinya tentu akan sangat besar dibanding resiko lainnya, sehingga penanganan yang dapat dilakukan ada dua kira-kira.

Kalo dihindari menulis hal tersebut, barangkali gak bakalan menggigit, wong isi topik utama posting ya berkaitan dengan itu kok. Bakalan berbeda kalo isi posting kisaran tips BLoG ato Gadget ya memang sebaiknya menghindari topik-topik yang berresiko atau kritis pada orang lain.

Alternatif lainnya ya melengkapi isi posting dengan data-data akurat dan layak dipercaya, alangkah baiknya ditampilkan pula dalam bentuk foto sebagai bukti dikemudian hari.

Hanya saja sayangnya, ilmu Risk Management ini baru diketahui setelah polemik terjadi, so mumpung kondisinya blom segawat yang diperkirakan, gak ada salahnya menerapkan ilmu ini semampunya. Maka dilakukanlah editing pada beberapa posting BLoG yang sekiranya dapat mengundang masalah lebih lanjut, sambil melengkapinya engan Tag dan Keyword. Dengan harapan tentunya, isi BLoG ini gak akan dituntut orang lain lagi, seperti kata Om Anton, menjadi BloGGer yang kritis itu sangat beresiko.

So, cari aman aja deeeh…