Kaos BBC dan PRomo BLoG

12

Category : tentang KeseHaRian

Salah satu cara paling mudah dan murah untuk mempromosikan BLoG yang kita miliki yaitu dengan memasangkan badge atau stiker pada media yang sering kita bawa kemana-mana.

Misalkan saja seperti yang saya terapkan sedari setahun lalu, merangkai dan menempelkan stiker huruf kecil berwarna merah dan putih pada helm saya yang kebetulan berwarna hitam. Tak lupa saya tempelkan pula pada cover laptop dengan harapan ya saat laptop dibawa ke kampus maupun tempat umum, orang lain bisa melihatnya dengan jelas.

Selebihnya sebetulnya bisa saja kok. Membuat stiker dalam jumlah besar kemudian disebarkan ke warnet ataupun orang perorang yang sering bersentuhan dengan internet, memasangnya di mobil dsb. Tentu saja biayanya gak sedikit. Bisa dibilang ini jauh lebih efektif apabila tujuan dari BLoG yang akan dipromosikan itu bersifat komersial atau bahasa susahnya profit oriented.

Untuk BLoG yang seperti saya miliki ini ? Bisa dikatakan bakalan mubazir. Karena orang kemungkinan besar gak bakalan balik mampir lagi ke BLoG ini begitu tahu informasi ataupun topik tiap postingannya hanya berkisar pada cerita keseharian, unek-unek pemikiran yang gak jelas ataupun hal-hal yang berbau hobby dan gak nyambung dengan keinginan yang diharapkan.

Dibalik promo BLoG pribadi, sebetulnya ada juga yang sampe iseng menghampiri dan bertanya langsung ke saya, apa itu BLoG, kenapa bisa keberadaannya sampe seheboh yang diceritakan orang, hingga keberadaan BaLi BLoGGer CoMMunity (BBC) yang belakangan begitu gencar mengadakan kegiatan sosial dan terekspose di beberapa media cetak. Ada juga yang bertanya setelah mereka mengakses BLoG saya, dan melihat logo BBC pada sidebar di sebelah kanan tulisan.

Hanya saja, aktivitas saya menjelaskan pada orang-perorang yang secara kebetulan bersua ataupun sengaja menghampiri, jauh lebih banyak saat saya mengenakan baju kaos BBC yang desainnya diluncurkan saat Launching BBC di Popo Danes setahun lalu. Tulisan pada sisi depan kaos putih dengan kelir biru laut ‘Mai Nge-BLoG pang sing BeLoG’ rupanya jauh lebih menarik perhatian orang yang secara kebetulan melirik saya (bukan karena faktor wajah tentunya). Mungkin karena tubuh saya yang tinggi besar plus perut yang menonjol (ogah dibilang gendut) membuat kaos BBC yang saya kenakan tentu saja kekecilan. ‘Orang yang Aneh’ kata teman-teman saya.

Walaupun ukurannya membuat saya tampak seperti iklan sirup penambah tinggi badan anak yang ada alunan ‘Bajuku dulu tak begini…. tapi kini tak cukup lagi….’, tapi saya tetap bangga menggunakannya. Tentu saja dilihat dulu kemana saya akan pergi. Kalo kekampus atau tempat resmi, saya rasa kemeja jauh lebih sopan. Sedangkan tempat umum, swalayan ataupun hanya jalan-jalan bersama anak dan Istri, tentu saja kaos BBC jadi salah satu pilihan saya.

Sayang memang, dari sekian desain baju kaos BBC yang diluncurkan saat kegiatan sosial dilakukan, yang saya miliki hanya dua saja. Desain Launching dan kalo ndak salah yang saat Kuta Carnival. Itupun dengan ukuran press body, walau ukuran baju kaos yang saya dapatkan itu sudah XXL. Tetep saja memperlihatkan tonjolan perut saya dengan sangat baik.

Balik ke topik… Dalam dua hari ini (liburan ImLek) bisa dikatakan ada hampir sepuluhan orang yang bertanya langsung pada saya perihal BaLi BLoGGer CoMMunity, setelah melihat tulisan ‘Mai Nge-BLoG pang sing BeLoG’. Ini terjadi pada saat saya bersama anak dan Istri berbelanja di CLandys jalan BuLuh InDah, sembari Istri memilih beberapa keperluan si kecil, saya yang mendapat tugas mengajak si kecil, memberikan sedikit gambaran pada orang yang bertanya tentu dengan bahasa yang jauh lebih mudah dimengerti oleh awam. Sambil sesekali menyebutkan alamat BLoG pribadi saya yang numpang kos di MHI, juga alamat BLoG putri kami yang masih numpang gratisan di WordPress. Obrolan serupa juga terjadi saat saya berkunjung ke satu acara syukuran di rumah seorang famili dari keluarga Istri, sepulang dari CLandys, yang kami sambangi tanpa sempat berganti baju lagi.

Tanggapannya beragam. Ada yang langsung tertarik untuk membuat BLoG, ada juga yang berminat gabung di BBC dan berharap bisa ikut terlibat di Kegiatan Sosialnya kelak. Tapi ada juga yang malahan bertanya perihal cara agar BLoG yang sudah ia buat bisa tampil pada halaman pertama search engine Google maupun Yahoo. Padahal ia sudah mencoba berbagai cara mengikuti petunjuk pada buku-buku panduan nge-BLoG. Satu pertanyaan yang sangat sulit buat saya.

Jawaban saya sih simpel aja. Hanya masalah waktu. Tentu saja gak bisa langsung tampil dihalaman pertama search engine manapun, walau sudah melakukan pendaftaran alamat BLoG pada sekian banyak search engine, sampai menggunakan bantuan software tertentu. Ini saya katakan dengan alasan, bagaimana mungkin Google atau Yahoo misalnya bisa menampilkan semua alamat BLoG baru pada halaman pertama, jika tak ada orang lain yang tahu dan pernah mengaksesnya.

Lain lagi dengan beberapa rekan saat kuliah dahulu yang secara kebetulan mampir hingga nyasar ke BLoG saya dan terkagum-kagum melihat jumlah Page Views dalam tiap postingannya rata-rata 500 views per hari (ini saat saya masih menggunakan alamat lama http://pandeividuality.net/ dengan thema gelap yang baik tampilan dan pluginsnya dioprek Pak Dokter Cock Wirawan, kira-kira pada pertengahan tahun 2008 lalu), trus Total Page Views yang dihitung oleh Firestats (plugins yang juga diinstallkan oleh Pak Dokter Cock) sudah mencapai angka 60ribu padahal usia BLoG ini sejak memakai alamat domain sendiri, belum genap setahun. Hingga ke jumlah posting yang mencapai angka seribu. Bagaimana bisa ?

Pertanyaan diatas pula yang menyebabkan saya malu sendiri. Ya, bagaimana bisa BLoG saya yang isinya cuman info keseharian, hobi hingga pemikiran yang tidak jelas, bisa menciptakan sejumlah angka yang sangat tidak masuk akal bagi banyak orang. Untuk menghindari tanda tanya itulah saya akhirnya memutuskan untuk mengganti Thema BLoG yang tak lagi menampilkan Page Views per posting tulisan, statistik jumlah posting dan hanya menyisakan plugins Firestatsnya saja. Khawatir dikatakan me-markup jumlah. He….

Ternyata keberhasilan dari suatu promo yang mudah dan murah seperti yang saya lakukan, ada positifnya dan juga efek negatifnya. Setidaknya ini menjadi bukti, bahwa dengan anggaran yang minim-pun promosi suatu BLoG bisa dicapai dengan efektif dan efisien (he…. apalagi kalo ditambah dengan aman dan nyaman, malah jadi mengingatkan saya pada Konsep Dasar Desain Perancangan saat kuliah di Arsitektur dulu). Walaupun nantinya bakalan mengundang banyak tanda tanya. He….

> PanDe Baik hanya ingin berbagi pengalaman saat mengenakan baju kaos BaLi BLoGGer CoMMunity edisi Launching BBC ‘Mai Nge-BLoG pang sing BeLoG’ selama dua hari terakhir, rupanya sangat efektif untuk memperkenalkan BLoG pada masyarakat atau meminjam istilah anak-anak Milis, mem-B(e)LOG-kan masyarakat. Harapannya gak muluk-muluk kok. Semoga saja tim desain dan produksi kaos BBC kedepannya bisa merancang satu ukuran khusus untuk saya, agar lebih sedap dipandang mata tentunya. He…. <

NB : tak lupa dengan desainnya yang simpel dan lebih mudah dimengerti. Tentu saja tulisan ‘Mai Nge-BLoG pang sing BeLoG’ agar bisa tetap tampil pada setiap edisi desain yang akan dikeluarkan, dengan warna yang ‘eye catching’ barangkali ?