Tips Aman Cegah Pembobolan Akun FaceBook

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah lama ya kiranya saya gag nulis Tips Aman Penggunaan akun FaceBook, namun bisa dikatakan tulisan kali ini hanya pengembangan dari tulisan saya terdahulu terkait keamanan akun Internet agar tak dibobol orang lain.

Sebelum saya lanjutkan, perlu diketahui bahwa hari Selasa sore kemarin, seorang teman sempat panik menghubungi saya via ponsel. Lantaran akun FaceBook yang bersangkutan rupanya telah dibobol (hack) oleh seseorang dan memanfaatkan kelengahan beberapa teman yang ia miliki dalam daftar untuk mengirimkan sejumlah pulsa ke nomor tertentu. Bersyukur, dalam hitungan jam, aksi ini dapat dihentikan, segera setelah si pembobol melakukan aksi sign out dari akun tersebut. Masih bersyukur si pembobol belum sampai mengubah semua data hingga password yang digunakan, sehingga akun masih bisa didapatkan kembali.

Demikian halnya dengan halaman Blue Eyes Café yang hari rabu pagi kemarin kedapatan meng-update status yang menghina Agama Hindu. Kabarnya halaman Blue Eyes Café ini merupakan sebuah halaman lama milik tempat dugem tersebut, dan kini telah berpindah ke halaman atau group baru, Blue Eyes Bali. Ditenggarai halaman lama Blue Eyes Café ini telah dibobol oleh orang lain (hacker) atau disalahgunakan oleh pihak Manajemen lama yang mengelola halaman tersebut. Dalihnya sih, persaingan bisnis atau penjatuhan Citra. Meski pihak manajemen baru Blue Eyes Bali telah memohon maaf baik di halaman tersebut, halaman miliknya sendiri dan juga halaman BLoG ini, bagi saya pribadi Blue Eyes seharusnya dengan segera mengultimatum manajemen lama, mengambil alih halaman dan menghapusnya demi keamanan nantinya.

Dua kasus diatas merupakan hal yang baru saya alami minggu ini. Sangat disayangkan memang, ketika sebuah akun FaceBook dibobol orang lain dan kemudian menyalahgunakan kewenangan yang didapat sehingga si pemilik merasa dirugikan. Namun inilah yang namanya sebuah resiko ketika kita sebagai pemilik akun telah teledor baik disengaja atau tidak, dalam menjaga user ID dan Password agar tak diketahui orang lain.

Beberapa waktu lalu, seorang blogger Senior  sempat menuliskan sebuah Notes tentang Tips bagaimana caranya membobol akun FaceBook teman Anda. Beberapa petunjuk yang tertera dalam Notes tersebut mengingatkan saya pada kebisaaan lama akan riskannya pengamanan atas password yang saya gunakan. Saya yakin banyak orang pun demikian. Salah satunya yang paling saya ingat adalah ‘Menggunakan enam atau delapan digit tanggal lahir’ merupakan satu kebisaaan yang lumrah dilakukan untuk mempermudah ingatan. Jika Anda termasuk memiliki kesamaan pola pikir seperti itu, segeralah melakukan perubahan password untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Lantas bagaimana caranya untuk mengetahui user ID atau dalam hal ini alamat email yang bisaanya mutlak digunakan untuk login ke akun FaceBook ? Gampang. Mampir saja di halaman akun FaceBook yang ingin dibobol lantas buka halaman Info. Pengaturan default sebuah akun FaceBook akan dengan jelas menampilkan alamat email yang Anda gunakan kepada Publik secara cuma-cuma. Bagi yang jeli, tinggal kombinasikan saja dengan enam atau delapan digit tanggal lahir yang bersangkutan yang saya yakin tertera pula dihalaman yang sama.

Trus, gimana dong Tips Aman untuk menCegah Pembobolan Akun FaceBook yang Anda gunakan ?

Pertama terkait Password, masih sama dengan Tips yang saya berikan terdahulu. Yaitu gunakan kombinasi Angka dan Huruf yang barangkali akan merangkai satu kata atau kalimat pendek tanpa spasi. Ini saya sarankan apabila Anda menganggap bahwa apa yang Anda sajikan dalam halaman tersebut merupakan hal yang penting. Termasuk kemungkinan untuk penyalahgunaan atau penjatuhan Citra tadi. Misalkan ‘teddy80ngganteng’ atau ‘mirah07merah’ atau bisa saja gunakan plat kendaraan Anda ‘dk2585cw’. Hehehe…

Kedua, terkait alamat email pada halaman Info akun FaceBook, lakukan Pengaturan Keamanan yang dapat diakses melalui pojok kanan atas halaman akun pada tampilan pc atau laptop. Silahkan Atur kembali Keamanan data maupun Info yang Anda ingin tampilkan pada orang lain (yang melakukan pencarian atas nama Anda), Teman (yang memang sudah ada dalam daftar) atau Teman dari Teman (yang bisa jadi malah tidak berteman dengan Anda). Lalu simpan kembali.

Usahakan untuk menutup akses masuk ke data email dan tanggal lahir Anda. Namun, kalaupun memang Anda menginginkan ada ucapan Selamat Ulang Tahun yang masuk saat hari lahir menjelang, berikan opsi ‘Hanya Teman’ saja yang boleh melihat Tanggal Lahir Anda. Semoga Tips ini berguna.

Sempurnakan Securitas Privacy akun FaceBook Anda

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Isu terancamnya keamanan Privacy akun para FaceBookers rupanya masih jua santer terdengar disela usaha perbaikan yang dilakukan oleh Mark Zuckerberg beserta para pemilik dan pengembang FaceBook. Meski demikian apa yang telah dicapai perminggu ini, patut diacungi jempol. Beberapa opsi perbaikan yang disediakan sepatutnya direaksi dengan cepat oleh setiap pemilik akun FaceBook. Tidak ada salahnya dicoba ketimbang memutuskan untuk menghapus akun FaceBook Anda. :p

Perubahan Pengaturan Privacy pasca perbaikan secara default akan diberitahu untuk setiap pengguna atau pemilik akun melalui halaman Beranda/Home. Apabila halaman diakses melalui komputer (PC) atau laptop, pemberitahuan tersebut berada tepat dibawah header FaceBook sebelum update terkini dari daftar teman yang dimiliki.

Apabila pemberitahuan tersebut tidak terlihat pagi pengguna atau pemilik akun FaceBook, pengaturan Privacy dapat langsung diakses melalui pojok kanan atas halaman yaitu Account kemudian pilih Privacy Setting. Halaman pertama yang akan dimunculkan pada menu pengaturan Privacy adalah sebagaimana yang dilampirkan dibawah ini.

  • Basic Directory Information (1) mencakup pengaturan akun profil, foto, dan hal lain yang biasanya ditampilkan pada jendela Info masing-masing pengguna atau pengguna atau pemilik akun FaceBook. Dapat diatur bisa dilihat oleh siapa saja apakah setiap orang (everyone), teman (friends only), teman dari teman yang dimiliki (friends of friends) atau orang tertentu saja (customized).
  • Sharing on FaceBook (2) mencakup pengaturan update status, album foto, relationship, alamat email hingga nomor telepon. Adapun yang tertera pada halaman tersebut adalah pengaturan yang telah diatur sebelumnya oleh masing-masing pengguna atau pemilik akun. Disini pihak pengembang FaceBook memberikan satu opsi standar (Recommended) pengaturan yang bisa digunakan tanpa melakukan pengaturan lain secara manual. Seandainyapun pengguna atau pemilik akun FaceBook menginginkan pengaturan yang lebih secure terhadap data yang mereka miliki, bisa memilih Customize Setting.
  • Applications and Websites (3) adalah pengaturan terkait penggunaan aplikasi, games hingga hubungan dengan website lain seperti YouTube, WordPress atau Okykrismadi terakhir kemarin yang digunakan dan disetujui oleh masing-masing pengguna atau pemilik akun FaceBook.
  • Block List (4) adalah pengaturan terakhir yang dapat diatur mencakup orang per orang yang tidak diijinkan untuk melihat maupun mencampuri keberadaan pengguna atau pemilik akun FaceBook. Bisa dilakukan dengan cara pemblokiran nama ataupun alamat email yang bersangkutan. Yang paling menarik disini adalah diberikannya opsi tambahan berupa Block Application Invites dimana dimaksudkan untuk memblokir orang atau nama tertentu yang dikenal memiliki hobi meng-invite atau mengundang kita untuk join dalam aplikasi atau group tertentu yang dirasakan tidak berguna. Hal ini jujur saja mengingatkan saya pada seorang teman SMA yang hampir setiap harinya selalu menyempatkan diri untuk mengundang saya bergabung dalam group atau event yang bagi saya, sampah banget. Akhirnya mau tidak mau dahulu itu saya malah memasukkan nama yang bersangkutan dalam daftar Block List, kendati merasa kasian juga memperlakukan teman kayak gitu. Hehehe…

  • Controlling How You Share (5) merupakan opsi Bantuan/Help, bagaimana cara menggunakan pengaturan Privacy ini apabila pengguna atau pemilik akun FaceBook merasa kebingungan saat mencobanya.

Opsi pengaturan Privacy ini sangat penting artinya bagi mereka yang melampirkan data alamat email, nomor ponsel maupun yang bersifat pribadi agar tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berkepentingan. Jadi, tunggu apa lagi ?

Lindungi Privacy dan Keamanan ber-FaceBook

27

Category : tentang TeKnoLoGi

Pernah mendengar atau membaca berita yang isinya tentang seseorang yang menuntut temannya sendiri dengan pasal pencemaran nama baik menggunakan UU ITE hanya karena komentar atau kata-kata ejekan di dinding/wall profil FaceBook ? jangan sampai hal-hal seperti itu terjadi pada diri Anda sendiri.

FaceBook sebagai salah satu situs pertemanan yang sudah mendunia memang memiliki sejuta kenikmatan yang terkandung didalamnya. Semua pengguna tanpa terkecuali diijinkan menggunakan kenikmatan tersebut hingga akhirnya banyak yang terlena dan malah mengundang sejuta masalah dalam hidupnya.

Kasus pencemaran nama baik, putus cinta hingga perceraian, atau dipecat dari perusahaan agaknya menjadi hal yang biasa terjadi ketika FaceBook itu mulai digemari. Tanpa mengurangi rasa hormat saya pada pihak-pihak yang merasa dilecehkan atau benar dalam sudut pandangnya pribadi, FaceBook ternyata selain menyediakan tips-tips berguna juga mempersiapkan pilihan guna menutup celah ketidaknyamanan saat ber-FaceBook. Pilihan itu disebut Privacy Setting.

Privacy Setting/Pengaturan Privasi adalah satu dari tiga pengaturan (dua lainnya yakni Account dan Applications Setting) yang disediakan oleh pihak penyedia FaceBook, untuk mengatur tingkat kenyamanan dan keamanan saat melakukan aktifitas di jejaring sosial FaceBook. Pengaturan ini dapat diakses melalui deretan menu sejajar logo FaceBook dalam blok biru tua warna khas milik FaceBook, tepatnya disebelah kanan nama/username akun yang bersangkutan.

Ada 5 (lima) opsi yang terdapat dalam pilihan Privacy Setting yakni berkaitan dengan Profile Information (wall/dinding, info, tanggal lahir, photo album hingga ijin untuk meninggalkan/menanggapi komentar), Contact Information (email, website, alamat, kota hingga permintaan hubungan pertemanan-add me as friend), Applications and Website (kurang lebih maksudnya sama dengan tulisan saya sebelumnya perihal notifikasi atau aplikasi yang aktif dan dapat ditampilkan pada wall/dinding Profile), Search (mengantisipasi pilihan hasil pencarian terkait nama dan info yang kita miliki) dan Block List (kurang lebih berfungsi sama dengan aplikasi atau aksi Black List, hanya di FaceBook, orang yang masuk daftar ini sama sekali tidak diijinkan melihat apapun yang berkaitan dengan profil kita termasuk kemungkinan mengajukan hubungan pertemanan).

Pada masing-masing menu pilihan yang disajikan 5 (lima) opsi diatas, rata-rata memberikan pilihan siapa yang boleh melihat informasi yang disajikan halaman profil kita. Apakah semua orang (termasuk yang tidak kita kenal), Hanya teman (yang ada dalam list/daftar), Teman dari Teman ataukah oleh Orang-orang terentu saja (Customize/Spesific People). Terkait spesific people ini, pilihannya bukan hanya diperbolehkan melihat tapi ada juga pilihan untuk menyembunyikan informasi terkait dari orang-orang tertentu tersebut.

Ketika pilihan diatas sudah diatur secara lebih cermat, maka bolehlah kita berharap bahwa masalah-masalah yang seharusnya tidak sampai keranah pengadilan tidak akan terjadi dan menimpa kita. Kendati demikian tetaplah kita musti mampu menjaga diri agar tidak sampai memulai satu masalah dengan teman atau orang lain diranah FaceBook.

Waspadalah ! Waspadalah !!!