#HPjadul Nokia 5510, Gimmick Pertama Layar Monochrome

Category : tentang TeKnoLoGi

Nokia selama satu dasa warsa sukses menancapkan kuku di pasar global lewat puluhan seri ponsel dengan berbagai gimmick menarik yang disuntikkan pada masing-masing perangkatnya. Seperti halnya seri yang satu ini.

Nokia 5510

Dirilis pada akhir tahun 2001, ponsel yang masih menggunakan layar monokrom ini hadir dalam balutan keypad qwerty dan bentukan landscape dimana pengguna wajib menggunakan kedua tangan untuk bisa mengoperasikannya dengan baik.
Dilihat dari form factornya, kalau tidak salah ini adalah ponsel pertama yang didesain sedemikian rupa. Lalu khusus Nokia, berlanjut ke seri N-Gage, yang didedikasikan secara khusus untuk perangkat nge-Games.

Nokia 5510 sendiri hadir sebagai sebuah ponsel Multimedia yang dibekali dengan kemampuan untuk memutar file musik dalam format MP3, perekam atau Recorder dan juga Radio FM.
Ditambah memory Internal yang tergolong besar untuk ukuran jaman old, 64 MB. Mantap pastinya.

Meski begitu, ada banyak keterbatasan yang tak mampu dilakukan oleh ponsel Nokia seri 5510 ini. Seperti browsing internet, bertukar file hingga menyimpan banyak nomor kontak.

#hpjadul #nokia #monochrome #music #multimedia #mp3 #radioFM #5510 #qwerty

#HPjadul Sony Ericsson Aspen, the Last PDA with Windows Mobile 6.5

Category : tentang TeKnoLoGi

Ketenaran sistem operasi Windows Mobile sebenarnya sudah mulai redup saat ponsel ini nekat dirilis ke pasar global. Padahal di jaman itu sudah hadir iPhone series yang dikenal dengan sentuhan jari pada layar tanpa perlu mengandalkan stylus lagi pula barisan ponsel Android yang saat itu sudah digawangi oleh nama-nama tenar macam HTC atau Samsung. Tidak heran jika dalam hitungan bulan Sony Ericsson Aspen terjun bebas dan dinyatakan discontinued. Padahal infonya ponsel ini merupakan seri pertama yang menyandang versi 6.5.3 dengan penampilan User Interface yang sama sekali baru dari versi sebelumnya.

Bentukannya tergolong mungil saat bersanding dengan ponsel Android Jaman Now. Padahal saat diperkenalkan di Jaman Old, PDA Phone ini (istilah untuk perangkat konvergensi PDA yang dilengkapi fungsi telepon) tergolong besar dan lebar, juga mewah. Hal ini cukup mengejutkan saya saat melakukan Unboxing perangkat pintar yang kini dijual jauh dan sangat murah untuk ukuran barang baru stok lama, jika disandingkan dengan ponsel rilisan Nokia tahun Jadul.

Terbiasa dengan sentuhan jari pada layar Jaman Now membuat pengoperasian ponsel yang pula berlayar sentuh plus keypad qwerty, agak kagok saking kecilnya layar. 2,5 inchi kalau tidak salah.
Namun demikian, sudah cukup bisa mengobati kangen yang luar biasa akan perangkat pintar Jaman Old.