Ini Tahapan Program Diet Tanpa Nasi

Category : tentang Opini

Bagi orang Indonesia, menurunkan berat badan tanpa nasi adalah salah satu cara yang bisa menjadi pertimbangan dan patut untuk dicoba. Hal ini dikarenakan, bagi orang Indonesia nasi merupakan makanan pokok setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat. Bahkan bagi masyarakat Indonesia ada istilah “belum makan” kalau belum mengkonsumsi nasi, meskipun sebenarnya pada hari itu telah mengkonsumsi makanan yang juga mengandung karbohidrat. Kebiasaan masyarakat Indonesia sudah terbentuk sejak dulu sehingga sulit untuk dihilangkan. Padahal orang Indonesia bisa mendapatkan asupan karbohidrat dari sumber makanan lainnya yang lebih sehat dan rendah kalori.

Karbohidrat adalah nutrisi yang sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Kandungan kalori yang terdapat didalamnya diperlukan oleh tubuh untuk diubah menjadi energi sehingga akan membantu manusia untuk bisa melakukan aktivitasnya sehari-hari. Meskipun demikian, asupan karbohidrat tetaplah harus sesuai dengan aktivitas yang dikerjakan, karena kalau asupan karbohidrat yang masuk terlalu banyak dan tidak seimbang dengan aktivitas anda, kalori yang terkadung didalamnya akan mengendap dan menjadi lemak dan akhirnya berat badanpun menjadi bertambah.

Gambar diambil dari halaman www.dietcepatalami.com

Di Indonesia, nasi merupakan pokok pertama untuk memenuhi kebutuhan akan karbohidrat. Setiap hari masyarakat Indonesia mengkonsumsi nasi, bahkan sampai 3 kali dalam sehari. Belum lagi makanan-makanan lainnya yang juga mengandung karbohidrat serta kalori. Oleh sebab itu jika anda ingin menjalankan program diet untuk mendapatkan tubuh yang ideal salah satu cara yang paling efektif adalah mengurangi atau bahkan diet tanpa nasi. Hal ini perlu dicoba, karena nasi mengandung karbohidrat yang cukup tinggi apalagi jika mengkonsumsinya terlalu banyak. Anda bisa mencoba makanan lain untuk memenuhi kebutuhan karbohidrat yang lebih sehat dan tentunya rendah kalori, karena di Indonesia ada banyak makanan yang bisa menjadi pilihan untuk membantu anda saat melakukan cara diet yang baik. Sebenarnya apabila konsumsi nasi tidak berlebihan tidak akan membuat kegemukan, namun terkadang orang Indonesia suka lupa, apalagi saat makannya ditemani oleh lauk pauk yang nikmat dan juga lezat yang menyebabkan konsumsi nasipun menjadi banyak.

Mengubah Pola Makan, Memperbaiki Gaya Hidup

1

Category : tentang DiRi SenDiri

Gak terasa sudah hampir dua minggu ini saya mengkonsumsi beras merah untuk menggantikan kentang dan nasi sebagai asupan karbohidrat baik pagi, siang maupun makan malam. Rasanya sedikit hambar dan kering dari nasi umumnya. Mirip ketan kalo ndak salah.

Tidak hanya itu, lauk mulai dikurangi khususnya daging dari hewan berkaki empat dan sayur diperbanyak. Menurut aturannya sih minimal seperempat piring atau porsi makan. Pula mengubah jenis cemilan seperti roti dan kopi juga berhenti total dari minum minuman kemasan.

Berikutnya, pola makan pun menjadi sasaran. Sedikit demi sedikit namun dalam kurun waktu berkali kali atau berdekatan. Diselingi buah apel, tomat atau jagung ketan.

Hasilnya joss.

Gula Darah saya terpantau normal sejauh ini.
Pemeriksaan terakhir menunjukkan angka 138 mg/dl untuk Gula Darah puasa di pagi hari, dan 126 mg/dl untuk 2 jam setelah makan.
Kaget juga.
Ini adalah hasil pengukuran terbaik selama 4 tahun mengidap Diabetes.

Selain mengubah Pola Makan, untuk bisa menjaga stamina tetap fit dan mencegah masuknya gejala Kolesterol, saya pun akhirnya mulai memperbaiki gaya hidup dengan menyempatkan diri berolahraga sekitar 30 menit di alun alun saban sore sepulang kantor.
Berbekal baju kaos pengganti dan sepatu kets yang kini saya simpan di kendaraan, aksi jalan cepat dilakoni dengan hanya bersalin dua item itu saja. Praktis celana panjang ya menyesuaikan dengan seragam harian. Giliran celana kain ya ayo aja pake celana kain. Ketimbang mampir pulang dan menyisakan sedikit waktu untuk bergerak.

Memutari lapangan sebanyak 4 kali, rasanya sudah mendekati jika saya harus jalan kaki dari rumah bolak balik serta mengelilingi lapangan sebanyak 2 kali. Kalopun masih belum berkeringat, saya akan tambahkan sekali lagi dengan tempo yang sedikit lebih lambat dan memperbanyak gerakan tangan.

Efeknya, selain baju kaos menjadi sekali pakai lantaran basah oleh keringat, rambut kepala juga wajib keramas setiap malam untuk mencegah bau.
Ditemani gedoran mantap musik Sepultura dan System of a Down atau Linkin Park, rasanya akan ada yang kurang jika sampai olahraga ringan ini absen saya lakoni gegara capek bekerja seharian.
Terkait ini, sayapun mencoba mengurangi rutinitas dan tingkat stress, mulai EGP / Emang Gue Pikirin / pada pekerjaan atau apapun itu bentuknya. Dibawa ringan dan pasrah pada-NYA.

Diabetes 4

Perkembangannya jadi lumayan membaik. Luka di kaki sudah sedikit lebih berkurang, menyisakan permukaan yang belum tampak sembuh, dan ditutup jaringan. Agak lama dari biasanya. Tapi minimal sudah ndak terasa sakit lagi apalagi sampai menyeret kaki hanya untuk berjalan.

Duh, doakan saya ya Kawan.
Semoga makin dikuatkan, baik iman maupun upayanya.
Menyitir gambar pesan bagi pengidap Diabetes dan lingkungannya yang saya dapat dari akun sebuah komunitas bagi pengidap Kencing Manis di Instagram, ini adalah perjuangan saya yang tiada henti dalam kesehariannya. Berhubung Diabetes tidak akan mampu untuk sembuh total.
Minimal bisa menjaganya agar tetap rendah.