Semengan Bapak’e sube nyidang Metek Pis…

1

Category : tentang KHayaLan

pipis-nyen-kaden.jpg

Tusing perlu nyemak gae kantor buin, ha ?

Tanggal 1 jeg pasti teke…

6

Category : tentang KHayaLan

Pegawe Negeri absen ngantor ? itu mah sudah biasa…

Pegawe Negeri ngerumus Togel ? itu juga sudah biasa.

Kalo pegawe negeri mendadak rajin ngantor ? ah, itu sih pas tanggal muda ajah. Ngambil gaji dan jatah beras bulanan.

Kalo udah diambil ? ya absen lagi.

Trus kapan ngantornya lagi ? pas uang Insentif dibagi dong.

Kapan itu ? biasanya sih akhir minggu pertama.

Sudah itu ? berharap uang PB1 dibagi cepat.

Kalo masyarakat perlu ngurus apa-apa, gimana dong ?Dateng aja pas tanggal muda, hari pertama kerja bulan terkait. Jangan sampe keduluan jam bagi-bagi gaji.

Kalo kadung lewat ? ya dateng lagi bulan depan. Yen sube tanggal nampi gajih, jeg pasti ade pegawene nto…

Huahahaha… Gak ada rasa malunya sama sekali !

NB : Pegawe Negeri nge-Blog ? ini mah kurang kerjaan. J

Beda motivasi ya beda guna

7

Category : tentang KeseHaRian, tentang TeKnoLoGi

Di kelas yang gede ini kalo mau diitung, palingan cuman 5 siswa aja yang tampak sibuk ngrjain tugas, ciri khasnya tentu keranjingan bawa laptop kinyis-kinyis dari rumah. Entah emang kperluan ato sekedar nampang ya bisa diliat dari aktivitasnya di ruangan.

Oya, skedar informasi tak resmi, kelas ini seharusnya nampung 26 biji siswa yang hampir lima puluh persennya banyakan absennya dalam sebulan. Tapi herannya kalo sudah waktunya bagi-bagi duwit, kelas tampak rame serame pasar murah sejak pagi. Entah setan mana yang mbisiki anak2 itu kok instingnya selalu tepat kalo udah urusan bagi-bagi jatah.

Balik ke topik, pembawaan barang portabel ini lantaran 4 biji pc yang tersedia di pojok belakang ruangan selalu penuh terisi setiap harinya oleh orang-orang yang berkepentingan maupun tidak (kategori ini termasuk yang demen maen gim bola-bola saat jam belajar). Tapi rupanya kelima anggota kelas yang belakangan mbentuk grup ‘Power Laptop’ dengan tujuan membangun negeri dengan kepemilikan laptop pribadi, dengan asyiknya tenggelam dalam pekerjaan masing-masing disaksikan pandangan kekaguman siswa lain yang rupanya entah karena blom kesampean buat ngebeli barang dewa ini ato malah ndak ngerti sama sekali.

Tapi yang namanya beda motivasi buat kepemilikan barang jinjing ini berimbas ke pemakaiannya saat nyampe di meja belajar masing-masing. Dua orang pentolan kelas yang emang super sibuk, tampak serius menatap layar laptop dengan setumpuk pe er disebelahnya. Seorang lagi yang sbentar lagi bakalan didapuk jadi calon perwakilan kelas, tampak memakai laptopnya dalam beberapa kejap skedar untuk bertanya, ‘apa materi kuliah buat besok sudah slesai’ ato malah ‘kok game ini ndak bisa dimakinkan ya ?

‘Seorang siswa yang gemar melantunkan tembang religiuspun tampak asyik didepan laptopnya yang ternyata nampilkan video-video lokal dalam format 3gp. Pantesan aja betah duduk dari pagi. Show gratisan ini tentu menarik minat siswa lain yang kebetulan lagi ndak punya pe er khusus dan milih ikutan nimbrung sekedar menyalurkan hasrat hari kmaren.

Sisa satu lagipun tampak asyik dipojokan depan, diiringi tembang-tembang yang cukup membuat orang emoh untuk mendekati. Ternyata yang dilakukannya sangat bertentangan dengan tugas dan kewajiban siswa, sama dengan oknum terakhir tadi, yang akhirnya melahirkan tulisan pada blog ini. Halah…

Kehebohan minggu ini

7

Category : tentang KeseHaRian

Baru tersadar akan absennya para pegawai hari Rabu kmaren, nyatanya bukan cuma karena apel Harkitnas pagi hari atau rainan gede, rupanya ada hal heboh yang terjadi Senin lalu, seakan terlupa oleh ingatan. Hadirnya makhluk Tuhan yang paling terkenal di kantor kami, tepat pada hari baik, Purnama bulan ini, menggelantung di pohon dan singgah di pelinggih merajan pojokan parkiran.

Monyet hitam yang diindikasi sebagai peliharaan namun sedang terlepas, langsung saja dishoot oleh seorang rekan yang secara kbetulan baru ngebeli handycam secara kredit, saat si monyet berayun-ayun dari dahan pohon ke kabel listrik singgah sebentar di atap ijuk bale bali, trus loncat ke bank BII sebelah kantor, dan tersengat listrik (kecelakaan) hingga memutuskan arus listrik di lingkungan setempat. Si monyetpun pingsan.

Trus yang heboh itu dimananya ?

Beberapa pegawai yang punya hobby ngerumus matematika tiap hari, bak mendapatkan ‘kode alam’, langsung saja memasang nomor togel dengan kode Monyet (23 kalo ndak salah), dalam jumlah besar. Maka bisa ditebak saat nomor itu kluar, maka ‘ngukuplah’ para pengabdi bangsa itu dalam jumlah ‘ukupan’ yang besar pula. Namun yang namanya ketidakpuasan tetap ada, sambil mengkaitkan kecelakaan si monyet yang diwakili dengan kode angka 89. karena secara kebetulan pula angka yang keluar dalam empat digit, ya 8923. wah wah wah…

Rupanya ini pula yang menjadi sebab para pengabdi bagsa yang seharusnya ngantor malahan terlena dengan uang ‘ukupan’, dan lebih memilih menikmati uang tersebut dibanding datang ngantor, tapi ngedapetin gaji yang sak uprit ‘ukupan’ tadi.

hmmm… kapan lagi ada ‘kode alam’ kayak kmaren ya ? sayang daku blom pernah ikutan masang Togel…

Pelatihan ‘Operator’ Internet by Pemda Badung

Category : tentang iLMu tamBahan

Sehari sebelum acara tersebut dimulai, berbagai angan dan mimpi berkelebat di benak, apa mungkin pelatihan kali ini bakalan ada kaitannya dengan pemblokiran situs ‘YouTube’ ato mungkin untuk mengawasi browsing internet rekan kantor dari kata-kata yang tak boleh disebutkan namanya.

Angan yang sama pula terlintas saat beberapa orang yang kebetulan mendapatkan tugas sama, yaitu mengikuti pelatihan yang diadakan selama 2 hari di ruang rapat kantor Departemen Agama Sempidi. Narasi yang dipaparkan oleh sang pembuka acara bolehlah menjadi awal, yaitu memimpikan bahwa seluruh instansi yang terkait dengan Pemda Badung bakalan terkoneksi sehingga memudahkan komunikasi serta menghemat baik tenaga, waktu dan biaya.

pelatihan-oi.jpg

Namun apa daya, semua itu kecele rupanya.

Pelatihan yang judulnya ‘Operator’ diatas (sesuai surat tugas yang diterima), nyatanya malahan digunakan sebagai pengenalan ‘bagaimana caranya membuat email gratisan dari yahoo dan gmail’ trus ada ‘bagaimana cara mengirim dan membalas email’ dan ‘bagaimana caranya browsing’. Halah… Kekecewaan tampak jelas pada beberapa raut wajah peserta yang ditugaskan untuk hadir. Sialnya tak mampu ditangkap oleh panitia yang tidak menyediakan fasilitas komputer maupun laptop dengan jumlah yang memadai sesuai dengan jumlah peserta. Hal yang telah dilakukan oleh penyelenggara Pelatihan Internet menyongsong eGov, KPDE Kodya Denpasar 2 tahun lalu.

So, kondisi yang tercipta justru sangat jauh berbeda dengan pelatihan dua tahun lalu yang kebetulan juga menjadi cikal bakal lahirnya blog ini. Satu laptop (dari 4 yang disediakan oleh pihak panitia dan 3-4 yang dibawa oleh peserta) harus rela dipake beramai-ramai yang tentu saja menyebabkan tidak efektifnya pembelajaran yang diberikan. Sialnya lagi tentu perihal koneksi yang digunakan, sangat berbanding terbalik dengan apa yang diselenggarakan oleh kpde Kodya Denpasar. Koneksi hari ini nyatanya sangat ‘parah dan payah’ jika boleh meminjam istilahnya pak Instruktur tadi. Sehingga sangat sangat disayangkan sekali mengapa bisa terjadi seperti itu.

Sekedar membandingkan saja, Pelatihan Internet yang diadakan oleh KPDE Kodya Denpasar dua tahun lalu itu, bekerja sama dengan Stikom Surabaya, yang selain mengetengahkan pelatihan yang sama dengan materi pelatihan hari ini ditambahkan pula dengan workshop yang beragam dan dapat dipilih pula, antara lain kalo ndak salah mencakup pembuatan database, video editing, photo editing dan tentunya pembuatan Blog yang dipandu oleh Pak Erwin Sutomo. Yang asyiknya lagi, seluruh peserta mendapatkan masing-masing 1 komputer desktop yang bisa digunakan sebagai pelatihan apa yang dijelaskan oleh instruktur tanpa harus terganggu oleh peserta lain.

Didukung oleh koneksi yang sangat cepat dan ringkas, tanpa putus-putus seperti halnya koneksi tadi. Mungkin ini bisa menjadi satu masukan bagi pihak penyelenggara maupun pihak yang diajak bekerja sama agar lebih memperhatikan yang namanya tujuan pelatihan, materi apa saja yang diberikan dan juga persyaratan apa yang harus dipenuhi untuk dapat mengikuti pelatihan tersebut. Minimal semua itu sudah terangkum jelas pada surat undangan yang diedarkan ke masing-masing instansi.

Hanya saja memang blom semua pihak bisa mewujudkan apa yang diharapkan tadi. Boleh saja bermimpi bahwa di masa depan, sebuah kulkas bakalan bisa memesan telor sendiri lantaran didalamnya ada satu perangkat pintar yang mampu melakukan hal itu, namun namanya juga mimpi, entah kapan bisa terwujudkan kalo hal kecil begini saja blom mampu dilakukan.

Togel dan waktu luang PNS

5

Category : tentang Opini

“Duduk dipojok bangku deretan belakang… Didalam kelas penuh dengan Obrolan,Slalu mengacau laju khayalan….” 

pns-togel.jpg

Petikan tembang milik Bang Iwan Fals yang judulnya Jendela Kelas I itu sebetulnya berkisah tentang kekaguman pada seorang gadis pujaan hati, tapi rupanya masih pantes banget kalo ditujukan kepada oknum-oknum Pegawe Negeri yang katanya diterima oleh Negara ini untuk mengabdikan hidupnya mengabdi pada Rakyat tapi malah melewatkan waktu dan jam kerja mereka dengan ‘ngerumus nomor Togel’ yang tak jua disadari oleh atasannya sendiri untuk melakukan tindakan atau sangsi lebih lanjut.

Tergelitik sang Pimpinan

1

Category : tentang Opini

Tergelitik akan komentar yang dimuat dalam satu kolom khusus berwarna biru pada media cetak Radar Bali, perihal pemberitaan seorang PNS yang ditangkap di parkiran LP Kerobokan, kedapatan membawa Narkoba dan mengaku merupakan salah seorang pegawai di PDAM Badung. 

‘Saya ingat nama semua karyawan saya. Hampir 90 persen. Dan tidak ada yang bernama IMS itu’ kata pimpinan instansi tersebut.

 

pns-narkoba.jpg

Lucu. Sangat lucu. Kalo hampir 90 persen yang bisa diingat, trus sisanya yang gak bisa diingat apa brani jamin kalo gak ada yang bernama IMS si tersangka ?

Nyatanya pada berita hari ini, sang pimpinan malah menjilat ludahnya sendiri, mengatakan bahwa ia mengakui kalo IMS tadi adalah salah seorang stafnya. Nah lo. Hati-hati kalo bikin statemen Pak…. J

Tergelitik Program Pilkada

1

Category : tentang Opini

Tergelitik lagi membaca iklan yang mengambil porsi hampir setengah halaman media cetak Jawa Pos, yang menampilkan perihal Program Kerja salah seorang Calon pemimpin satu daerah, yang mengatakan ‘Alokasi APBD untuk kepentingan langsung masyarakat di berbagai bidang meliputi Pendidikan, Kesehatan dan penyediaan lapangan kerja, Rekonstruksi lingkungan hidup’. Ah apa benar ?

program-pilkada.jpg

Jangan-jangan ini hanya janji-jani muluk saja dari seorang calon pemimpin daerah, yang kalo sudah dilantik nanti, bukannya biasanya APBD bakalan dipergunakan sebesar-besarnya untuk pengadaan Mobil dinas atau malah Studi Banding ke luar Negeri ? J

Keasyikan Liburan Pak PNS ?

2

Category : tentang Opini

Senen pagi suasana ruangan masih terlihat lengang. Dari sekian makhluk pengabdi negara yang harusnya hadir untuk kembali bekerja usai liburan panjang, mungkin hanya sebagian saja yang masih mau datang ngantor lantas duduk manis didepan komputer untuk menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan yang tertunda minggu kmaren.  

pns-asyik-liburan.jpg

Ah, rasanya sayang kalo keuangan negara ini dihambur-hamburkan untuk menggaji mereka yang masih bermalas-malasan dirumah atau malah seenaknya datang untuk ngobrol trus permisi makan siang dan pulang.

Beh, care Pak Pande sing keto gen… pulang selid biar bisa ngempu… ato malah NgeBlog ? J

Ngelindur Banjir Menikmati Liburan

Category : tentang DiRi SenDiri

Libur panjang bagi seorang pegawe negeri mungkin sudah satu hal biasa, wajib hukumnya.
Tapi liburan bagi seorang mahasiswa yang baru aja mulai kuliah, he… sangat patut ditunggu.Padatnya penyelesaian tugas di semester awal kemaren, agaknya cukup membuat kondisi psikis pikiran turun drop hingga ke titik menjelang Nol. Itu pula mengakibatkan pada malam hari saat tidur, ngelindurpun muncul dan sempat mengganggu istirahat sang Istri.

Materi ngelindur gak jauh-jauh dari kesibukan tugas, yaitu masalah ujian, penanganan bahan dan upah hingga pembayaran alat berat.
Waduh, isinya mungkin bisa diartikan sebagai ‘betapa beratnya beban tugas pasca kemaren’.

Tapi masih bersyukur materi ngelindurnya bukan hal-hal lain berbau ADIDAS ‘All Day I Dream About Sex’ nya grup musik KoRn.
Hahaha…

Liburanpun dinikmati tiap harinya dengan istirahat dan berolahraga. Walopun gak sampe meneteskan keringat sebaskom, tapi paling gak masih disempatkan waktunya untuk membakar lemak yang tertimbun delapan tahun belakangan. He… sejak ngambil Skripsi S1 tahun 2000 lalu.

Liburan juga diisi dengan mewujudkan cita-cita bermusik, tapi gak sampe ke manggung dan main band, tapi hanya sebatas memback-up isi koleksi kaset kedalam bentuk file MP3 yang tentunya sama sekali gak beredar dipasaran.
Macem kritikannya DaLbo, Suket ato malah lagu-lagu lama macem Malkit Singh yang asli norak jaman SMP dulu.
He… sempat malu juga pas ketahuan Istri, ternyata selera pas SMP itu yang katanya full Iwan Fals, kok malah yang begini toh ?

Liburan kali ini pula disempatkan untuk nge-Blog dan main Gim.
Materi Blog hanya sepintas lalu, gak serius banget seperti sebelumnya, dan main gim pun gak ketahap 3D Action tapi hanya nyampe di buatannya Game House. Mainan anak-anak yang tujuannya cuma untuk relax aja.

Liburan juga dimanfaatkan untuk ngumpul dan ngobrol bareng keluarga, spesially Istri yang jarang disentuh saat saat ngbikin tugas nulis tangan diwaktu lalu.
Hehe….

Tapi liburan kali ini juga agak disibukkan oleh rutinitas kantor yang makin bertambah akibat Banjir Jalan Dewi Sri yang sempat naik pemberitaannya di media cetak setempat maupun layar SCTV. Judulnya pun sempat bikin heboh, karena menampilkan Banjir di Kuta.
Opini publik yang terbentuk malah Kuta yang dikatakan penyumbang PAD tertinggi di Bali, malah dibiarkan Banjir oleh pemerintah Kabupaten Badung.
Padahal kenyataannya banjir hanya terjadi di satu titik terendah di kawasan jalan Dewi Sri Kuta, sebagai dampak meluapnya air di Tukad Mati yang notabene tidak mengalir kemanapun termasuk laut…

Penyebab banjir juga terjadi karena dikawasan tersebut, yang namanya daerah resapan hampir tidak ada lagi, dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang kabarnya sudah memiliki ijin dari Dinas terkait, juga rompok-rompok tanpa ijin serta rumah kumuh yang dibangun seadanya pada areal yang gak seharusnya ia tempati.

Maka Liburanpun disesaki oleh komentar-komentar ngawur dari media, yang mengganggap bahwa Pemda Badung bekerja asal-asalan dalam menangani banjir Dewi Sri ini.
Padahal siapa suruh membangun bedeng kumuh di areal persawahan yang kalo terjadi banjir, kesalahan ditimpakan kepada Pemda ?
Tak menyalahkan pula air meluapkan banjir, terjadi pada rompok-rompok bangunan tak berijin yang setelah ditelusuri, tak memiliki saluran pembuangan / drainase pada areal depan yang bersentuhan dengan jalan.

Liburan makin tersesakkan oleh arogannya masyarakat di kawasan tersebut, yang saat akan dilakukan pembuatan saluran diareal depan tempat membangun usahanya, malah menantang bahwa ia memiliki hubungan erat dengan para pejabat yang tingkatannya lebih tinggi dari Bupati.
Padahal ini demi kepentingan dia juga, biar air disekitarnya gak meluap hingga membanjiri kawasan tersebut.

Ah, rupanya liburan kali ini gak seindah dan gak senyaman yang diharapkan.

Cape deh.

Akhir Liburan seorang PNS : Ngorok

Category : tentang PLeSiran

Tiga hari teakhir ada senandung baru yang dilafalkan setiap malam dan siang saat mata terpejam dan sempat membuat mangkel sang Istri yang terpikirkan untuk menjahit mulut dengan jarum dan benang milik Ibu. Hehehe… Ngorok, kata sebagian pakar sih akibat dari penyumbatan saluran pernafasan yang bla bla bla dan seterusnya namun lebih banyak disebabkan oleh faktor overweight. Nah lo.

Kegemukan yang melanda perut menjadi ndut bisa jadi salah satu pengaruh terbesar sehingga memberikan peluang besar bagi OSAS (obstruktif sleep apaan gitu) menjangkiti tubuh dan pikiran yang berfek pada banyak hal negatif. Diantaranya ya ngorok.

Ngorok katanya kalo sebatas lantaran overweight ya diatasi cukup dengan diet.
Ato kalo mau yang simpel ya tidur miring kesatu sisi dan menghindari tidur telentang.
Ah, alamat istri gak bakalan ngelirik. Hehehe…

Tapi suasana angin ngelinus belakangan ini ditambah nuansa dingin setiap hari, agaknya memang mendukung alternatif kedua tadi untuk tidur miring sambil menarik selimut setinggi leher dan berusaha tidak merubah posisi hingga pagi.

Hasilnya ?
Mak Nyusss…
Kata Istri sih gak ada tuh lantunan orok eh ngorok yang sempat bikin jengkel dia.
Dan acara tidur miring serta nyingkrung dengan selimutpun berlanjut hingga waktu menunjukkan jam 6 lebih.

Wah, kesiangan ne !