Yuk, Custom PIN BlackBerry Messenger-mu

Category : tentang TeKnoLoGi

Kalo kalian masih ingat di era jadul terdahulu, jaman messenger BBM baru nge-trend dan hanya bisa digunakan pada perangkat ponsel BlackBerry saja, ada beberapa kawan dan saudara yang ngotot menginginkan PIN BBM yang nantinya dibeli atau mengganti yang dimiliki untuk dapat di-Custom seenak udel. Sesuai Tanggal Lahir atau menggunakan Nama yang bersangkutan.

Padahal yang namanya PIN BBM jaman itu, secara default sudah baku tertanam pada ponsel BlackBerry masing-masing.

Harapan dan keinginan itu jadi semakin besar setelah yang namanya rumor beredar di pasaran, bahwa PIN BBM bisa diganti dengan membayarkan sejumlah uang kepada pada ‘ahlinya’ yang sampai saat ini sepertinya sih masih diragukan kebenarannya.

Sehingga selain harus menghafalkan nomor ponsel yang dipakai, pengguna ponsel BlackBerry diwajibkan pula menghafalkan atau minimal tahu cara mencari PIN BBM yang disematkan pada ponselnya, saat ditanya sesamanya. Ribet memang. Tapi ini pun kemudian berkembang menjadi sebuah Gengsi Ekslusif, utamanya dikalangan pengguna ponsel tanah air.

‘Hari Gini masih gak punya PIN BBM ?’ ejek beberapa kawan saat itu setelah mengetahui saya masih setia menggunakan ponsel Nokia lalu beralih ke Android tanpa mau mencicipi ponsel BlackBerry.

Lama berselang setelahnya, aplikasi Messenger BBM mulai menyambangi ponsel bersistem operasi lain macam Android dan juga iOS besutan Apple. Kalo gak salah sih sudah sejak dua tiga tahun lalu. Sayapun pada akhirnya mau tidak mau memaksakan diri menggunakan aplikasi ini setelah rata-rata rekan kerja yang ada dalam ruangan penugasan baru gak ada yang mau menginstalasi aplikasi messenger Whatsapp sebagaimana yang saat itu saya gunakan untuk berkomunikasi secara massal (grup). Alasannya sederhana, karena ponsel yang mereka gunakan kerap hang saat dicoba menggunakan Whatsapp. Ya sudah, yang mampu ya memang harus mengalah. Maka BBM pun mulai disuntikkan ke ponsel saat itu.

Di awal tahun 2015, tampaknya BlackBerry kembali ingin memberikan kejutan kepada pengguna setianya dengan mengabulkan harapan banyak pengguna pada era jadul terdahulu itu, yaitu dengan menyuntikkan fitur ‘Customize My PIN’ atau membuat kreasi PIN BBM sendiri sesuai keinginan, dengan cara membayar biaya sebesar Rp. 19.800 per bulannya.

Mau tahu bagaimana caranya ? yuk dibaca di tulisan berikutnya.

BBM for Android dan BBM for iOS

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Dengan hadirnya BBM secara permanen di iOS dan #Android, sepertinya sudah gag ada alasan lagi untuk mengatakan ‘maaf gag pake BB’ saat ditanya PIN BB/BBM oleh kawan maupun kolega kini.

PIN BBM PanDe Baik 1

Hal ini secara tidak langsung, memaksa para penggunanya (Android dan iOS/iPhone) utk mengaktivasi aplikasi BBM, Mengingat aplikasi BBM tersedia secara free, demikian halnya dgn biaya penggunaan yg sudah include dalam paket data bulanan, jadi ya gag rugi apa-apa.

Dengan hadirnya aplikasi BBM di pasar #Android, rasanya bakalan berimbas ke penjualan handset BB yang memang dikabarkan terus menurun. Mahalnya harga yg harus ditebus utk sebuah handset BB tak sebanding dengan kemampuan yang didapat menjadi masalah utama terutama pasar lokal. Kebiasaan cabut batere menjadi salah satu hal wajib yang dilakukan pada perangkat BB meski kini sdh makin jarang seiring hadirnya BB 10.

Maka, kehadiran aplikasi BBM di perangkat #Android yang notabene lebih bisa dijangkau secara harga, merupakan angin segar, demikan dgn iOS. Meski tidak semua pengguna kedua OS tersebut bakalan menyambut baik dan menggunakannya, Terutama pengguna yg malas bereksplorasi. Dengan demikian trend terkini bisa jadi bakalan bergeser. Membeli handset #Android dibawah sejuta, biar bisa BBMan plus multimedia :p

Aplikasi BBM for #Android dan iOS tampaknya berlaku untuk pasar aplikasi di semua negara, silahkan ambil yang dikembangkan oleh BlackBerry Limited. Meski dijanjikan bahwa semua pengguna bisa langsung mengaktivasi BBM, namun kenyataan lapangan ternyata tidak demikian.

Dari beberapa percobaan yg dilakukan sejak kemarin sore, gag semua alamat email mampu diaktifkan sebsagai modal awal aktivasi BBM. Hanya bagi alamat email yg sudah terdaftar di halaman blackberry dot com saja yg berhasil melewati proses awal aktivasi, meski utk BB ID Tidak harus menggunakan alamat email yg sama. Jadi, segeralah daftarkan alamat email kalian ke blackberry dot com terlebih dulu. (Note : rupanya di halaman tersebut opsi untuk mendaftarkan alamat email sudah tidak tersedia lagi, jadi satu-satunya jalan ya daftar lewat aplikasi). Sehingga utk pengguna yang belum mendaftarkan alamat emailnya di blackberry, bakalan dihadapkan pada waiting list utk menerima undangan.

Jika pada handset BB, PIN melekat pada perangkat, maka pada BBM for Android dan iOS, PIN bakalan melekat pada email. Sehingga dari percobaan yg dilakukan tadi pagi, pengguna tidak dapat menginputkan alamat email yg sama, setelah berhasil diaktivasi. (Note : hal ini tidak sepenuhnya benar, karena dalam percobaan aktivasi PIN BBM ketiga, saya berhasil masuk dengan menggunakan alamat email yang sama dengan PIN BB ketiga).

Namun meski BBM sudah dapat digunakan di handset #Android dan iOS, tampaknya belum semua fitur dapat dimanfaatkan layaknya BBM for BB. Salah satu fitur yg ditiadakan adalah Voice Call via BBM. Jadi bagi yg ngebet dgn Free Voice ya tetep musti beli BB, bukan #Android atau iOS. Selain itu, kelihatannya aplikasi BBM for #Android ini masih berupa aplikasi yg tidak standby atau siaga,karena setiap kali berpindah ke BBM, Selalu menyajikan tulisan ‘opening BBM’ utk jeda waktu tertentu… Semoga kelak ada penyempurnaannya…

Berikut tampilan BBM for #Android 1.0 – http://instagram.com/p/fzca2ORkmW/

Untuk bisa menjalankan aplikasi BBM for Android, dibutuhkan spec minimum versi OS (Operating System) 4.0 atau Ice Cream Sandwich. Sedangkan versi iOS yaitu 6.0. jadi apapun perangkat yang kalian miliki, selama memenuhi spec minimum diatas ya dijamin mau. Tinggal opsi masuk Waiting List atau tidak saja.

Untuk sementara waktu, dukungan berkirim kontak vcf seperti halnya Whatsapp, rupanya gag didukung. – @azwarINTER he… Entah ya, blom dicobain… Tp rasanya utk fitur attachment baru dukung gambar dan note deh…

UjiCoba BBM for iOS. Perangkat iPhone 4 CDMA. http://instagram.com/p/fz3DrNxkuo/ (PIN BBM kedua).

PIN BBM PanDe Baik

Bagi kawan-kawan yg masih berusaha mengaktivasi aplikasi BBM dan masuk dalam Waiting List, jangan khawatir, Email balasan bakal segera sampai.PIN BBM kedua tadi adalah pembuktiannya, dimana alamat email tsb baru didaftarkan tadi pagi (kemarin pagi) dan sudah mendapat jawaban sejam lalu (kemarin sore).

Jadi, Tinggal menunggu jawaban utk email ketiga dan keempat *uhuk *yg belum terjawab adalah, apabila satu handset memiliki 2 nomor. Tentu gag bakalan banyak perbedaan dgn aplikasi chat lainnya jika sudah begini, cek whatsapp misalkan.

Berhasil mengaktifkan PIN BBM yang ketiga… Kali ini berada di handset #Android milik istri… Tinggal satu al.email lagi. (untuk yang satu ini gag ada tampilan gambarnya… ada di instagram milik Istri).

PIN BBM keempat @pandebaik – http://instagram.com/p/f0326kRkno/ – dan sepertinya ini bakalan jadi yang permanen, karena berada di handset TabletPC Android Samsung Galaxy Tab, yang dijamin online.

PIN BBM PanDe Baik 3

Khusus untuk pertanyaan penggunaan alamat email dari @weedeeblue alamat email berbeda hanya berlaku utk BlackBerry ID saja, gunakan email sembarangpun gag masalah, gag ada notif tertentu. sedangkan utk email aktivasi awal, ternyata bisa menggunakan alamat email yg sebelumnya sudah pernah dilakukan aktivasi :p

PIN BBM sudah nembus 4 buah… Nah pertanyaannya sekarang adalah… Mau dipake apa PIN BBM sebanyak ini ? *percobaan selesai, back to work

25p05b06

5

Category : tentang DiRi SenDiri

Entah mengapa, selalu saja ada yang menanyakan nomor Pin BlackBerry pada saya, entah itu melalui sms, wall juga pesan di jejaring sosial FaceBook. Bisa jadi lantaran beberapa tulisan saya di blog www.pandebaik.com yang sempat menurunkan tema seputaran BlackBerry atau bisa juga lantaran saya kerap memancing mereka dengan “lagak punya BlackBerry”, padahal sejatinya ‘dapet duit darimana ?

Masih ingat dengan tulisan ‘Update Status via (ponsel mahal)’ yang memanfaatkan ‘aplikasi via’ karya si Oky Krismadi itu ? atau barangkali tulisan ‘Update Status FaceBook dan Twitter’ yang memanfaatkan aplikasi BlackBerry Torch 9800 Simulator ? Kedua tulisan itu rupanya mendapatkan rangking tinggi dalam hal Page Views. Tinggi disini ya tentu saja dibandingkan dengan sekian ratus tulisan lainnya di blog www.pandebaik.com, bukan dibandingkan dengan tulisan di blog beken macam BlogDokter atau bahkan Bale Bengong.

Dasar pikiran sudah terlanjur jahil, pertengahan bulan lalu saya sempat meneliti beberapa nomor Pin BlackBerry milik teman yang dipublikasikan lewat halaman wall akun FaceBook mereka. Hasilnya ada delapan digit kombinasi angka dan huruf yang rata-rata dimulai dengan angka 2. Entah apa arti sejatinya angka ini. Kombinasinya pun umumnya bukan berupa nomor cantik seperti halnya nomor ponsel yang ditawarkan dengan harga tinggi itu.

Maka terciptalah “Pin BlackBerry” diatas.

25p05b06

Ada yang tau makna dibalik kombinasi tersebut ? Hehehe…

Huruf p dan b yang ada didalamnya tentu saja inisial dari blog www.PandeBaik.com. Sedangkan angka 25-05-06 merupakan tanggal kelahirannya. Ya, cikal bakal blog www.PandeBaik.com sebetulnya sudah mulai dirintis sejak tanggal 25 Mei tahun 2006 lalu. Sudah empat setengah tahun rupanya ya ?

Jadi, mbok ya jangan bingung-bingung lagi dah kalo seumpamanya saya melampirkan kombinasi “Pin BlackBerry” tersebut baik di halaman wall FaceBook atau halaman blog www.PandeBaik.com ini.

Jangan langsung di-add ya. :p