Kompilasi File Tugas Proyek Perubahan Diklat PIM IV Pola Baru

21

Category : tentang KuLiah, tentang PeKerJaan

Sebagaimana janji saya kemarin, bahwa di akhir postingan Diklat yang rencananya akan dituntaskan minggu ini, bakalan sharing file tugas yang disusun sejak awal, mencakup Kertas Kerja BreakThrough 1, Benchmarking Perorangan dan Kelompok, RPP atau Rancangan Proyek Perubahan dan tentu saja BreakThrough 2 atau yang dikenal dengan Laporan Laboratorium Kepemimpinan Instansional. Tentu untuk lingkup Diklat PIM IV.

dan sebagai bonus tambahannya, disertakan pula beberapa file RAB, Time Schedule atau pelaksanaan Milestones, Handout Presentasi hingga draft Jurnalnya. Jikapun kelak ada kesulitan yang dialami baik untuk melakukan pengunduhan file hingga pemahaman materi, silahkan disampaikan disini. Semoga saja bisa bermanfaat untuk semua.

1. BreakThrough 1
2. Benchmarking Perorangan
3. Benchmarking Kelompok
4. Rancangan Proyek Perubahan
5. Rancangan Proyek Perubahan (Lampiran Tabel – RAB)
6. BreakThrough 2 (Laporan Laboratorium Kepemimpinan Instansional)
7. BreakThrough 2 (Time Schedule – Milestones)
8. BreakThrough 2 (RAB)
9. BreakThrough 2 (Handout Presentasi)
10. Jurnal

Di akhir postingan, semoga dalam waktu dekat, semua tulisan terkait proses berjalannya Diklat, pengalaman baru, orang per orang hingga kompilasi file ini akan saya sajikan dalam satu halaman khusus untuk mempermudah pencarian.

Salam dari Pusat Kota Denpasar.

Diklat PIM IV dan www.pandebaik.com

Category : tentang DiRi SenDiri

Sesekali usai semua publikasi cerita maupun foto, rasanya ya pengen juga untuk ber-Selfie atau Narsis istilah jaman dulu, selama masa pembelajaran Diklat PIM IV. Sekedar numpang tenar tentu saja. *uhuk

rps20140929_211502

Gambar pertama ini diambil saat pemaparan materi Seminar pertama di Badan Diklat gedung Jempiring, sehari sebelum masa Breakthrough 2 dimulai. Penampilannya sedikit lebih kurus dari biasanya, mengingat Gula Darah sedang tinggi-tingginya berbanding lurus dengan tingkat stress yang dirasakan.

rps20140929_210906

Gambar kedua datang dari Palembang, dimana www.pandebaik.com meminta kesediaan pak [email protected] untuk berpose bareng, mumpung masih bisa. Siapa tahu kelak Beliaunya naik jadi Kadis Kesehatan atau Kepala RSUD Badung, minimal sudah pernah lah berfoto selfie bersama Beliaunya. He…

rps20140929_210846

Sedang yang ketiga, ini ceritanya lagi pengen foto ngGanteng bareng pak Gung Surya, peserta paling kalem selama Diklat PIM IV yang ada disebelah kiri, sedang kanan itu adalah peserta paling tegap lantaran hobby Beliaunya itu, nge-Gym setiap sore. Terbukti dari pose fotonya pun terlihat mengunci badan begitu. *uhuk *maaf ya pak Gus Sudiyadnya, jangan gampar saya kali ini… *lokasi foto kalo gag salah di sebuah restoran pinggir sungai di Palembang, saat makan malam dilakukan.

rps20140929_210826

Gambar Narsis keempat datang dari Museum Sriwijaya Palembang, berpose bareng pak Wayan Adi Sudiatmika, senior saya di Bappeda Litbang sekaligus kawan seangkatan sejak masa prajabatan dulu, dan pak Gus Caniscahyana, penghobi motor, mobil sekaligus teknologi dan gadget. Beruntung bisa mengenal Beliau, kali aja nanti bisa jadi Kepala BPPT, minimal kan sudah pernah mejeng bareng. πŸ™‚

rps20140929_211312

dan terakhir ini beneran foto Narsis yang gambarnya dititipkan ke kawan lainnya. Jadi bukan Selfie yang diambil pake Tongsis atau sejenisnya itu yah. Gambar kiri itu pas lagi nungguin jam berangkat kunjungan Benchmarking di Hotel Palembang, kanan atas pas Ujian Seminar pertama di Badan Diklat dan kanan bawah kalo gag salah pas pemaparan hasil Benchmarking di Hotel Palembang, rabu siangnya.

Nah kurang lebih demikian profile saya selaku salah satu peserta Diklat PIM IV selama masa pembelajaran, yang bertugas melaporkan perkembangan dan cerita di blog ini, sekaligus pemilik halaman narsis yang sudah dikelola sejak Mei 2006 lalu. Jikapun ada yang kurang berkenan, mohon dimaafkan dan dimaklumi karena sebagai orang yang jarang tampil di halaman ini, sesekali ya pengen juga numpang tenar. *ehem… gag apa-apa kan ?

dan inilah 5 profile berPrestasi Diklat PIM IV Kabupaten Badung

Category : tentang KHayaLan, tentang KuLiah

Dibandingkan dengan 5 profile Menteri berPrestasi Istimewa Kabinet terakhir hasil pilkada langsung, saya yakin profile berikut jelas gag ada apa apanya. Akan tetapi jika hanya untuk dokumentasi blog, ya bolehlah kalo saya ingin bercerita sedikit tentang mereka. Kali aja kelak kalian bersua orangnya langsung, jadi bisa sok-sok akrab gitu deh. ‘Eh ini Bapak yang saya liat di blog www.pandebaik.com kan yah ? *hehehe… sambil promosi kan gag ada salahnya ya

Lensa 1a

Profile pertama adalah pak dokter Arya, lengkapnya kalo gag salah dr. I Putu Arya Widiyana Pasek, kelahiran Oktober pertengahan tahun 72, menjadi Kepala UPT Puskesmas Mengwi III tepatnya disebelah timur kawasan Puspem Badung, merupakan sosok cerdas yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan *menurut atasannya* dan penuh semangat saat diajak berdiskusi. Baik dari tema Seks dan perselingkuhan (ini ahlinya pasti), atau soal budaya Bali dan politik. Terutama jika berkaitan dengan Fencitraan hingga 16 Parpol dalam Kabinet Jokowi. Huahahaha… Beliau ini menjadi yang terdepan pada Diklat PIM IV kali ini, pasca proses evaluasi Widyaiswara beserta Tim Panitia, namun atas dasar kemanusiaan, untuk foto Beliau, tidak saya hadirkan yang mengkhusus tapi saat diambil gambar bersama barisan Srikandi Diklat PIM IV, sesaat setelah Penutupan. Pasti tahu dong ya mana pak dokternya… dan anggap saja foto diatas adalah Bonus dari saya selaku pemilik blog, setelah sekian lama wajah ilustrasi dihalaman ini tanpa sentuhan wanita. *uhuk

Lensa 1b

Profile kedua sedikit agak menegangkan karena berdasarkan pengamatan saya selama masa Diklat, ini anak pernah lolos jadi TNI mengingat secara postur dan cara berdiskusinya mirip-mirip militer punya. Nama lengkap Beliau adalah… adalah… *bentar, saya lihat database dulu, takut salah sebut nanti malah digampar… ah ya… Made Surya Darma, S.Sos., MSi. Lelaki kelahiran Juli 1977 ini merupakan Kepala Sub Bagian Kependudukan, Pertanahan, Kerjasama dan Perbatasan dari Bagian Administrasi Pemerintahan Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Badung. Hmmm… pantesan aja pas diajak ngomong soal aturan, pertanahan dan hal-hal yang berkaitan, semuanya jelas by the rules. Ini saya yakin sarapan paginya kisaran Undang-undang dan Peraturan Pemerintah. Hafal banget pemahamannya. Saya mah cuma manggut manggut doang saat diajak ngobrol. Pura-pura ngerti, padahal masih jauuuuuhhh… hehehe… *dan fotonya sendiri diambil pas Beliau memimpin pasukan eh peserta Diklat baik pembukaan maupun penutupan sebagai Wakil Ketua Kelas. Selamat Pagi… PAGI !!! PAGI !!! PAGI !!! *eh

Lensa 1e

Masuk Profile keTiga, ada pak [email protected], kurang lebih begitu akun BBMnya berbicara. Berasal dari nama lengkap I Kadek Prastikanala, Pria kelahiran September tahun 1974 ini bertugas sebagai Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RSUD Kabupaten Badung dengan opini serupa dengan pak dokter tadi, merupakan tenaga handal yang pernah dimiliki Dinas Kesehatan, namun belum juga lama mengabdi eh sudah ditarik ke RSUD. Tapi bersyukur, ditariknya dengan status Promosi. Begitu kira-kira pendapat atasan Beliau saat saya wawancanda gag sengaja. *untung ingat. Sosok pak [email protected] ini adalah Penuh Semangat dan Humor. Bisa dilihat selama masa pembelajaran merupakan satu-satunya kawan yang selalu mengingatkan, mengajak dan mengatur jadwal terkait pengerjaan tugas, bimbingan hingga hal-hal kecil lainnya. Sisi Humor Beliau bisa dilihat dari gambar profile pictures akun BBM yang didominasi gambar yang bikin ngakak atau bahkan senyum-senyum penuh harap. Bahkan salah satu gambar yang kemudian saya masih simpan di ponsel adalah ‘ketika duduk bersama tidak menyelesaikan masalah, cobalah dengan tidur bersama…’ *eh *fotonya saya ambil ketika berada di lobby hotel di Palembang sana, sesaat setelah tiba dari bandara sambil menunggu check in kamar masing-masing. Beliau ini adalah satu-satunya peserta Diklat yang konsisten sejak awal hingga akhir masa pembelajaran, begitu ungkap pembimbing kami saat Seminar Terakhir. Kabarnya sih Beliau sudah dipersiapkan untuk mengikuti Diklat PIM III tahun depan oleh atasannya, tentunya ya harus menjabat dulu sebelum… *ha… awas, saya bisa kena smash nanti kalo ngomongin ini. He…

profile 45

Profile keempat adalah profile pak Ketua Angkatan V Diklat PIM IV, bapak I Putu Wicaksana, S.Psi., MH. Wiiihhh… Sarjana Psikologi rupanya. Pastesan kemarin saat diajak ngobrol mirip-mirip diajak wawancara gitu. #asal *Cowok kelahiran 1981 ini sudah menduduki jabatan sebagai Kepala Sub Bidang Diklat Teknis Fungsional di Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Badung dalam usia muda. Setidaknya usianya lebih muda dari saya. Kurang lebih begitu. Beliau ini sosok yang mampu memberikan penjelasan dengan baik tentang apa dan bagaimana proses pembelajaran ini dilaksanakan. Juga sangat intens mengawal usulan maupun keluhan kami hingga sampai pada pimpinan. Sayangnya, Beliau ini sedikit kurang Percaya Diri akan prestasi dan pencapaiannya sejauh ini. Minusnya cuma satu, gag pake Smartphone. Jadi usaha untuk kontak selama ini ya kalo gag by phone ya sms doang. Mih…

Profile 5

Posisi kelima berPrestasi Istimewa, sebenarnya saya berharapnya ada pak Wayan Adi, rekan sekamar saya sejak masa PraJabatan dulu. Beliau ini kalo gag salah masih sepantaran dan seangkatan dengan saya namun dengan tingkat kecerdasan berlebih. Buktinya ya Beliau ini merupakan salah satu jebolan ITB Bandung (bukan plesetan Institut Tanjung Bungkak, dijamin). Yang sayangnya sih lantaran faktor absen untuk menjalankan Tugas Dinas ke Jakarta, pada akhirnya penghargaan tersebut harus dihanguskan dan berpindah ke… ke… yah, ke saya, gitu deh. Kurang lebih begitu info sepihak dari mbok Dewi Indra. Soal kebenarannya, mungkin nanti bisa dikonfirmasi langsung ke Beliaunya, jangan lewat DPR, di nomor 081805670… eh jangan… enak saja minta nomor disini. Jadi, ya karena berpindah ke saya, maka foto profilenya pun ya kanggoang tampak dari belakang, yang kalo dilihat lebih cermat bisa dikenali dari postur tubuhnya yang merusak skala lainnya. Sedang apa dan bagaimana sosoknya, saya yakin semua ada di halaman blog ini, bahkan jauh lebih lengkap dari keempat profile singkat diatas.

Akhir kata sih, ya Selamat untuk kelima profile diatas, semoga pencapaian dan penghargaan yang diterima saat Penutupan Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung ini dapat menjadi lecutan untuk bersama sama memajukan bangsa dan nega… *eh kejauhan om mimpinya. He…

Candid Camera Diklat PIM IV

Category : tentang KuLiah

Diantara beberapa gambar yang saya ambil secara diam-diam, satu dua merupakan ide candid yang direncanakan sebagai bahan candaan antar kawan, ada yang mengena, ada juga yang ketahuan. Berikut hasilnya.

candid 1

Pertama ada gambar Pak Nadu yang diambil di ruang tunggu Gate 20 Bandara Ngurah Rai, sesaat sebelum jadwal keberangkatan Benchmarking ke Palembang. Ceritanya lagi pengen jahilin Beliau, diambil gambarnya bersama seorang turis dengan alur ‘ngambekan… entah yang bersangkutan menyadari atau tidak πŸ™‚

candid 6

Gambar diatas menampilkan Pak Wayan Darma yang ceritanya ‘gagal nawar’ :-p *sesaat setelah tiba di Palembang, mampir dulu ke Stadium *tapi bukan Stadium Jakarta loh ya… eh tiba-tiba si Bapak manggil gadis boncengan dan nanya-nanya. Entah apa yang ditanya, tapi hasilnya si gadis merenggut dan meninggalkannya :-p

candid 3

Kalo ini gambarnya mbok Mang Muliani, Kepala Sub Bagian Umum di Kantor Camat Kuta yang diambil secara tidak sengaja (tapi memang ada unsur kesengajaannya sih ya kalo dilihat lagi :p), saat makan siang usai Benchmarking di tiga Locus Palembang. Jadi nyantep begitu, mungkin karena jam makan sudah lewat jauh, sementara menu sejak pagi diberikan Pempek Kapal Selam Palembang. Hehehe…

candid 9

Tadinya sih memang lagi pengen bikin foto candid di ruang tunggu Bandara Palembang sebelum jadwal pulang ke Bali, ambil karakternya PakDe Sura yang ‘o’o’ kamu ketahuan…’ *hehehe… sedang dikerubuti fans nya, tapi berhubung salah satunya sadar kamera, maka gagal total ceritanya maksud hati ini… hanya tudingan itu yang kemudian rada mengancam, awas kalo kamu sebarkan yah… *tapi jadi juga disebarkan, maaf ya mbok… hehehe…

candid 2

Sedang yang terakhir ini sebenernya sih bukan foto Candid, tapi berhubung pelakunya itu pak Gus Caniscahyana, ya dengan terpaksa dicandain juga akhirnya. Hehehe… Ini kejadiannya pas kunjungan Benchmarking ke Badan Kepegawaian Daerah di Palembang yang front officenya memanfaatkan tenaga kontrak sebagai pemberi informasi awal terkait pelayanan. Harapannya pak Gus Canis sih agar kelak BPPT, tempat Beliau bernaung punya juga inovasi seperti ini. Selain biar lebih adem bagi mata karyawan lain, juga tamu yang datang bawaannya pas komplain ya gag jadi marah marahnya. He… *becanda

Diklat PIM IV dalam rekaman lensa

Category : tentang KuLiah

Berikut beberapa gambar yang masih tersimpan dalam perangkat ponsel terkait masa pembelajaran Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung periode Mei – September 2014.

Rekaman 1a

Gambar pertama, formasi peserta Diklat PIM IV yang diambil sesaat setelah Penutupan 25 September lalu di Badan Diklat Provinsi Bali, minus pak Wayan Adi Sudiatmika yang saat itu sedang berada di Jakarta untuk tugas dinas. Hayooo tebak… www.pandebaik.com yang mana… *clue : yang merusak skala semua kawan πŸ™‚

Rekaman 1c

Gambar Kedua ini merupakan gambar pertama yang diambil secara bersama-sama dalam satu kelompok kerja, bimbingan Bapak Made Sedana Yoga, Coach Kelompok 2, minus ibu-ibu dan www.pandebaik.com yang mengambil gambar. πŸ™‚ *lokasi di Bapelkes Tangtu, sebelahnya Dinas Perhubungan, lokasi Diklat Prajabatan Kabupaten Badung. Kalo gag salah ini bimbingan pertama kami di masa Breakthrough 1.

Rekaman 1d

Gambar berikutnya kalo gag salah, ini waktu sesi pengenalan potensi diri, dimana salah satu materinya, merenungi perjalanan hidup dengan memejamkan mata sejenak diiringi musik mendayu dayu dan suara Widyaiswara yang membimbing pikiran ke arah yang lebih baik. Seperti biasa, disempatkan pula mengambil gambar saat prosesi berlangsung. πŸ™‚

Rekaman 1e

Gambar diatas adalah sesi Diskusi di Palembang, pemaparan hasil Benchmarking di tiga lokus secara bergantian tiga kelompok.

Rekaman 1b

Gambar ini saat Bimbingan atau Kunjungan Coach ke masing-masing Locus masa Breakthrough 2 berlangsung, dimana kemudian menyempatkan diri untuk berpose sejenak di depan gedung BPPT dengan tuan rumah, pak Ida Bagus Caniscahyana.

Rekaman 1f

Terakhir ada gambar peserta Diklat yang lagi nungguin bagasi di Bandara Ngurah Rai sepulang dari Benchmarking Palembang.

Untuk gambar yang lain, ntar nyusul lagi deh…

Penutupan Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung

Category : tentang KuLiah, tentang PeKerJaan

Berakhir sudah seluruh rangkaian Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung yang dilaksanakan per awal Mei 2014 lalu hingga Penutupan 25 September pagi. Lega…

Penutupan 01

Lega karena secara kesibukan, berlalu sudah satu kegiatan yang lumayan menyita waktu dan pikiran selama lima bulan terakhir meskipun tugas yang dibuat gag susah susah banget, lantaran hobi nulis bisa nolong semua itu. Tapi tetep yang namanya perasaan ya sedikit lebih baik lah…

Tapi ngomong-ngomong, sebelum ditutup rupanya ada satu oleh-oleh dari para Widyaiswara yang saya terima sebagai bayaran atas kerja keras dan ketekunan selama lima bulan pembelajaran di Badan Diklat. Yaitu ganjaran Prestasi Istimewa peringkat V, dari 30 peserta yang mengikuti Diklat PIM IV kali ini. Kaget tentu saja…

Penutupan 02

Jadi Terima Kasih saya ucapkan untuk semua Widyaiswara antara lain Pak Sedana Yoga selaku Coach atau Pembimbing selama lima bulan ini, Pak Nyoman Sukamara selaku penguji pada Seminar BT2, Ibu Luh Pani sebagai penguji pada Seminar RPP, Ibu Anny yang mengingatkan saya akan kecerobohan, ketidaktelitian dan keterburu-buruan saya selama ini, sempat nyengir juga kalo inget inget sesi tersebut, dan Bunda Dhamanik yang selalu memberi semangat. Pak Partha, Dokter (duh lupa namanya) almarhum yang mengajarkan saya untuk selalu Romantis pada istri, dan lainnya… Terima Kasih banyak. Tidak lupa untuk jajaran di Badan Diklat atas tempat tidur yang nyaman selama pembelajaran, ibu-ibu di ruang makan yang setia menunggui kami hingga sore dan malam hari, juga Atasan sekaligus Mentor, Ibu Arinda atas masukan dan petunjuknya, Ibu Dessy untuk Semangatnya, Istri dan dua putri atas support penuh dan hiburannya… Terakhir tentu saja Tuhan Yang Maha Esa, Ida Sang Hyang Widhi Wasa untuk anugerah-Nya.

Penutupan 07

dan Sebagai wujud syukur atas semua pemberian itu, usai Penutupan Diklat, sayapun memutuskan untuk membagi sekantong darah pada yang membutuhkan, Donor Darah yang ke-43 kalinya, di PMI RS Sanglah. Semoga semua ini kelak mendatangkan Kebaikan untuk kita semua. Salam Hangat dari Pusat Kota Denpasar.

Ujian Seminar Laboratorium Kepemimpinan Instansional

Category : tentang KuLiah

Akhirnya… sampai juga kami semua di sesi Ujian Seminar Laboratorium Kepemimpinan Instansional, pada hari Selasa 23 September 2014, di ruang belajar Cempaka Badan Diklat Provinsi Bali. Dan berikut beberapa rekaman lensa dari Kelompok 2, yang dikawal oleh Coach Bp. I Made Sedana Yoga, ST., MSi dan Penguji Bapak N Sukamara, CES.

Pertama dari Ibu Rai Sukarini, Kepala Sub Bagian Keuangan Badan Pelayanan dan Perijinan Terpadu.

RPP 01

Kedua, dari Bapak Ida Bagus Caniscahyana, Kepala Sub Bagian Umum locus yang sama.

RPP 02

Ketiga ada Bu Putu Nugraheni, Kepala Sub Bagian Humas Sekretariat DPRD.

RPP 03

Keempat ada Gus Tole atau Adi Wiryantara, Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPT Terminal Type A Mengwi, dari Dinas Perhubungan dan Informatika. Disambung oleh Ida Bagus Sudiyadnya, Kepala UPT Lalu Lintas dan Angkutan Badung Selatan, locus yang sama.

RPP 04

Berikutnya Bapak Kadek Prastikanala, Kepala Seksi Pemeliharaan Sarana dan Prasarana RSUD Badung.

RPP 06

Peserta keTujuh ada Pak Ketut Nadu Kepala Bagian Operasional Dinas Kebakaran. Lanjut Pak Ketut Mudja, Kasubag TU pada UPT Dinas Kebakaran Badung Utara.

RPP-07

Jeda Makan Siang, sesi kedua peserta selanjutnya ada www.pandebaik.com aka Pande Nyoman Artawibawa, Kepala Seksi Permukiman Dinas Cipta Karya dengan Pengendalian Data Teknis Jalan Lingkungan.

RPP 09

Dan Terakhir sebagai penutup sesi Ujian dari Kelompok 2 ada Bapak Wayan Adi Sudiatmika, Kepala Sub Bidang Sarana dan Prasarana Wilayah Bappeda Litbang.

RPP 10

Well, demikian rekaman lensa yang dapat disampaikan untuk hari ini, semoga esok bisa memberikan hasil yang baik.

Yuk kita Jalan Lagi…

1

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang Opini

Masa Breakthrough 2 sudah masuk hari ke-3 saat kaki menginjakkan ruang kantor besok pagi. Sementara yang namanya jadwal atau tahapan Milestones, belum dijalankan sesuai rencana. Yang ada baru laporan pada pimpinan saja.

Inginnya sih besok pagi itu mau ngadain rapat internal dulu, untuk menyampaikan maksud dan rencana Proyek Perubahan yang sejatinya memang harus melibatkan staf Teknis maupun Administrasi Permukiman. Tapi selain itu memang ada hal-hal yangΒ  perlu dibicarakan bersama utamanya terkait kegiatan lapangan yang kini sudah masuk di pertengahan proses.

Sekedar Info bahwa proses Diklat Kepemimpinan Tingkat IV yang saya lakoni sedari Mei lalu sebenarnya memang masih belum usai kegiatannya, yang kalau tidak salah baru akan berakhir minggu keempat Bulan September nanti. Dan masa Breakthrough 2 yang disampaikan diatas bisa dikatakan sebagai masa Off Campus, balik kantor namun tetap mengerjakan tugas utama Diklat yaitu mengImplementasikan Proyek Perubahan. Semoga bisa dilalui dengan baik.

Lain Diklat Lain pula Debat. He… masa kampanye kemarin ternyata bisa juga seru seruan dengan kawan kantor saya, pak Gede Eka Surawan yang secara dukungan PilPres kali ini kami memilih berseberangan jalur. Hari-hari yang terlewati kadang terasa panas akibat posting dan komentar yang dikirim lewat akun wall FaceBook, terkadang berjalan adem dan saling maki diluar topik terutama saat foto saya di Bedugul dicomot dan dipublish macamnya tweet mbak Ratna S si aktivis kemarin.

Tapi asyiknya, lewat jalur debat ini pula kami jadi tahu karakter masing-masing. Yang kalo dari versi saya, pak Gede ini kelihatannya punya hobby posting berita Negatif atau ketidakpuasan akan hasil kerja seseorang meskipun ia belum tahu bahwa itu bukanlah fakta di lapangan. Tetep ngotot bahwa itu benar tanpa mau tahu berita tanggapan, malahan mengatakan instsitusi yang menjawab ‘tunduk pada Ibu..’ *hadeeeh… dan kalo yang dari versi Pak Gede… mungkin yah… ini baru mungkin… saya sering Tertipu dengan Pencitraan salah satu Capres, sehingga menyebabkan komentar yang saya posting kebanyakan Blunder bagi Beliau ini. Tapi nanti deh… saya mintakan testimoninya di halaman ini untuk menjelaskan duduk permasalahan yang sebenarnya, meskipun di masa Tenang kampanye sekalipun. Biar ada Hak Jawab nya pak Gede juga disini. Jangan lupa dikomentari ya pak…

Meskipun Debat panas bahkan sempat dimediasi oleh Rekan Kantor lainnya, hubungan kami tetap Baik kok. Jumat lalu aja, saya sempat mengingatkan yang bersangkutan untuk jangan ngutik hape saja saat jalan balik dari Krida menuju ruangan. Kasian pak Gede gag bisa melihat pemandangan indah nan cantik yang lewat disebelahnya, hanya gara-gara ingin membalaskan komentar saya di wall FB-nya kemarin malam. Atau juga menasehatinya saat kami menaiki tangga kantor menuju ruang masing-masing, akan kesehatannya jangan sampai kambuh Diabetes dan Darah Tingginya, hanya karena menganggap bahwa blog www.pandebaik.com ini punya kelakuan serupa dengan MetroTV atau Tempo Group yang hanya memberitakan info keberpihakan pada Capres nomor 2… Huehehehehe… Maafkan saya pak Gede, Mohon Ampun deh…

Dan pada akhirnya saya pun mengaku kalah jika nanti saat pencoblosan 9 Juli, pilihan pak Gede bisa sejalan dan senada dengan saya. *duh Maksa deh pokoknya… apalagi setelah insiden Kalpataru di Debat capres terakhir, ini yang real loh yah, bukan debat kusir dokar saya dengan pak Gede, sedikitnya bisa membuka mata bahwa sesungguhnya untuk jadi Pemimpin Negeri ini gag cukup hanya karena persoalan Fisik, Tegas dan Galaknya. Tapi juga konsistensi antara Pikiran, Perkataan maupun Perbuatan yang sejalan (belum tentu benar salahnya).

Di paragraf terakhir sih saya berharap banyak dari perhelatan PilPres 2014 ini. Mengingat setelah berjalan sedemikian jauh, kita jadi tahu karakter masing-masing, baik kawan maupun pendukung capres tetangga, dan tentu saja Timses plus pasangan Capres-Cawapres nya sendiri. Apapun hasilnya nanti, tentu harus didukung penuh karena masing-masing dari kita sudah menentukan pilihan, sehingga berhak untuk menyampaikan Kritik. Terpenting jangan mendengar sambil mengarahkan moncong senapan pada kami tentunya. Dan harapan lainnya tentu soal Fitnah dan Tuduhan bisa diminimalisir di Masa Tenang kampanye ini. Mengingat pasca konser GBK malam tadi, masih juga ada fitnah di akun FB terkait pemukulan seorang Ibu oleh Pendukung Capres nomor 2 hanya gara-gara yang bersangkutan menggunakan baju Capres nomor 1… padahal sejatinya Foto yang diunggah sebagai bukti tersebut adalah korban kecelakaan yang diunggah dan sudah diamini oleh dokter yang menangani. Duuuhhh… segitunya yang pengen banget meraih simpati publik… Semoga si Penebar Fitnah termasuk tuduhan PKI dan Obor Rakyat pun bisa diingatkan oleh-NYA kelak.

Salam 2 Jari… Ayo Kawan, Jangan Golput Lagi.

Yuk kita Jalan Lagi…