Mencoba Permainan Otak

Category : tentang iLMu tamBahan

Hanya 1 dari 5 orang yang bisa memecahkan Kode Gembok diatas… Kalian Bisa ?

Yuk kita coba…

Petunjuk ke 4, nomor 1, nomor 5 dan nomor 7 diabaikan
Petunjuk ke 1, nomor 1 diabaikan, terdapat nomor 4 atau nomor 6

Petunjuk ke 5,
– apabila nomor 8 yang benar maka nomor 2 dan nomor 9 salah… berarti tidak sesuai dengan Petunjuk ke 3, dimana 2 nomor benar… berarti nomor 8 diabaikan
– apabila nomor 2 yang benar namun salah posisi, maka nomor 8 dan nomor 9 salah… namun melihat dari Petunjuk ke 2 dan ke 3, nomor 2 tidak bisa dianggap sebagai salah satu unsur, mengingat di ketiga petunjuk tersebut tidak ada yang membenarkan posisi nomor 2, berarti nomor 2 diabaikan…
Sehingga dari 2 pemaparan atas petunjuk diatas, nomor 9 merupakan salah satu unsur jawaban Pertama yang ditemukan, namun tidak di posisi Tengah

Petunjuk ke 3, nomor 9 dikatakan Salah Posisi berarti posisi nomor 9 yang Tepat adalah di Kiri.
Ditambah nomor 3 sebagai salah satu Unsur Jawaban Kedua yang ditemukan, namun masih salah Posisi.

Petunjuk ke 2, nomor 2 dan nomor 8 diabaikan, maka nomor 4 merupakan salah satu unsur jawaban Ketiga yang ditemukan, namun dikatakan salah posisi, dan apabila melihat pada Petunjuk ke 1, dimana nomor 4 berada pada posisi Benar, maka di Posisi Tengah.

Kembali pada Petunjuk ke 3 dimana nomor 3 dan nomor 9 merupakan unsur jawaban yang Benar namun dalam Posisi yang Salah, maka nomor 3 berada di Posisi Kanan.

Jadi Jawabannya adalah…
9 4 3

Bagimana pendapat kalian ?

Pokémon Go, Berbagi Tips. Asyik tapi Wajib Hati Hati

Category : tentang TeKnoLoGi

Lanjut tulisan soal Pokémon Go,
Berikut saya ingin berbagi Tips pada kalian demi mempermudah perburuan dalam segala situasi dan kondisi yang ada.
Disimak ya.

Untuk bisa memainkan aplikasi ini sebetulnya ndak sulit kok.
Seandainya sudah bisa dijalankan dengan baik, artinya secara spesifikasi perangkat kalo ndak salah paham sih kelihatannya sudah pantas dan masuk kriteria. Berbeda saat tampilan layar kalian mengalami blank atau error, kemungkinan besar ada yang belum terpenuhi.
Solusinya cuma dua.
Ganti permainan dengan Criminal Case, atau Ganti perangkat kalian ke Hisense punya seperti PureShot+ atau AndroMax E2+ sebagaimana yang saya pake saat ini.
*Eh…

Lalu berhubung aplikasi Pokémon Go ini mensyaratkan koneksi yang apik untuk bisa mendeteksi makhluk halus di sekitaran kita, dibutuhkan setidaknya paket data dengan jaringan yang mumpuni dan menguasai segala medan.
Saran saya, coba deh pilihan yang ditawarkan SmartFren 4G LTE. ndak bakalan nyesel kok. Hehehe…

Ketiga, dibutuhkan setidaknya Kesabaran saat melakukan Perburuan dan keWaspadaan. Hati-hati, pesan saya.
Jangan ngoyo atau apa namanya ? Ngotot ketika kondisi ndak memungkinkan. Apalagi saat kalian berada di balik setir kemudi mobil.
Akan sangat berbahaya jika sampai menghentikan kendaraan secara mendadak, atau menikung dan menepi tanpa sempat memberikan sinyal sein. Jangan sampai kelak ada meme aksi yang lebih membahayakan dari ibu-ibu naik matik. Hehehe…

Berikutnya, perburuan sebetulnya bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Apakah dengan naik sepeda atau berlari sebagaimana masukan pengguna sejak awal, atau berkendara sampai menumpang Go-Jek. Terserah. Yang terpenting, utamakan Keselamatan.
Akan jauh lebih aman ketika kalian mentaati aturan lalu lintas di jalan raya sebelum melempari si makhluk ndak jelas yang ditemukan di jalan raya ketimbang semua ‘terlambat’.
Saya sendiri sempat alami. Hahaha…

Pokemon Go PanDeBaik 02

Selain ketemu di jalanan, ada juga kok karakter Pokémon Go yang bisa ditemukan di tempat-tempat santai sebagaimana percobaan iseng yang saya lakukan sejauh ini.
Ada yang nemu di ruangan Samsat Corner Tiara Dewata, parkir area, depan Warung Adnyana, halaman rumah sepupu, toko alat tulis hingga ruang tunggu poliklinik.
Aktifitas ini tentunya jauh lebih Aman dilakukan ketimbang lari-lari ndak jelas sampe pintu rumah mantan.
Dan apabila penasaran saat berada di balik setir kendaraan roda empat, lakukan saat macet di lampu merah. Saat kendaraan berhenti permanen, utamanya saat lampu stop baru menyala.
Seeet… Aktifkan, Pantau.
Huhuhu…

Minimkan Aksi.
Jangan sampai kelak menimbulkan Reaksi yang berlebihan.
Ini Hukum Fisika kalo ndak salah.
Ketika kalian menemukan satu dua makhluk ndak jelas ini saat berada di balik setir atau saat menunggu di satu ruang penuh orang, upayakan beraksi dengan cara minimal. Putar posisi pada layar, Cari penampakannya dengan sedikit pergerakan, lalu lempar tanpa diketahui orang.
Awalnya aksi yang saya lakukan sempat mengundang senyum petugas Samsat di pojokan Tiara Dewata. Sampai saat sudah mahir melakukan aksi minim ini, secara nggak percaya kawan duduk di sebelah saya sampe kaget pas tau sudah nangkepin tiga makhluk semenjak tiba disitu. Ndak terlihat lagi main Pokémon Go kata dia. He…

Pastikan batere ponsel pas penuh-penuhnya saat kalian memulai perburuan karakter Pokémon. Atau minimal berbekal Power Bank untuk sekedar jaga-jaga. Apalagi kalo lokasi perburuan berada pada area minim colokan seperti Balai Kota nya Pak Basuki_TP, Lapangan Monas di Jekardah situ, atau Alun-alun Kota Denpasar sebagaimana saran Pande Putra, sepupu saya yang mantan Jumper FourSquare itu.
Akan ada banyak kawan (bukan pasangan pastinya) seperjuangan yang bisa ditemukan selain barisan makhluk ndak jelas tadi.

Nah, kira-kira itu dulu Tips ringan dari saya untuk kalian yang lagi berburu karakter Pokémon Go.
Kalo ada yang kurang jelas terkait cara main aksi lainnya, atau cara curang, mbok ya jangan tanya saya ya.
Nanti tak pelajari dulu.
He…

Pokémon Go, Ayo Kita Main

Category : tentang TeKnoLoGi

Versi gak resmi aplikasi Pokémon Go yang saya unduh lewat halaman web ini berukuran cukup besar untuk sebuah aplikasi/permainan di perangkat Android, setara miliknya BabyBus rata-rata. Sehingga dalam perjalanannya diinfo katanya siy, membutuhkan RAM minimum 2 GB. Wiii… Mantap yah.

Di awal pasca Instalasi, pengguna wajib melakukan setup profil dirinya dulu, dari nama panggilan, set wajah, rambut, topi, warna mata, baju, celana, hingga tas. Udah gitu musti rajin cek aplikasi atau standby dengerin notifikasi saat satu dua karakter berada di sekitar pengguna minta ditangkep. Hehehe…

Pokemon Go PanDeBaik 01

Jika sudah siap, akan ada training awal menangkap satu diantara tiga pilihan karakter Pokémon disekitar kita tanpa perlu bersusah payah mencarinya kemana-mana.
Putar areanya sampe si tokoh berdiri berhadapan dengan makhluk gak jelas ini, lalu tekan si makhluk untuk memasukkan ybs ke dalam tampilan layar kamera, ambil posisi gambar yang benar lalu lemparkan telor yang ada di tengah bawah layar hingga (ceritanya) menangkap si karakter masuk ke dalam telur.
Taraaa… Permainan berakhir. Sementara.
Tertangkaplah satu karakter yang kalian pilih dan tersimpan dalam data ponsel pada aplikasi Pokémon Go.
Sesederhana itu.

Pilihan selanjutnya adalah Berburu.
Saat kalian bepergian kemana, jika lagi senggang, bukalah aplikasi games Pokémon Go. Tunggu hingga GPS standby terpantau lalu cari-cari sosok makhluk ndak jelas ini disekitaran. Biasanya sih bakalan nemu satu dua diantaranya.
Sesederhana itu.

Pada tampilan layar ada bermacam notifikasi yang bisa dilihat. Dari lokasi Gym untuk melatih karakter yang dimiliki namun baru bisa aktif digunakan apabila telah mencapai level 5, trus ada semacam lokasi tertentu yang dicatatkan pengguna lain entah fungsinya untuk apa, dan tampilan daun daun melayang yang nampaknya sebagai tanda pergerakan makhluk halus di dekat kita yang biasanya diburu para pengguna hingga mengalami tabrakan di jalan raya, tertangkap basah di rumah mantan atau… Ah, kalian nanti bisa jadi punya cerita unik untuk hal ini.

Hingga tulisan dibuat, profil saya ‘PanDeBaik’ baru masuk level 4, usai menangkap 2 makhluk berbentuk tikus dan ulat di ruang tunggu poliklinik Gigi RS Bhakti Rahayu. Tangkapan ini menjadikan total berjumlah 11 yang tercatat dalam database ponsel dengan 10 karakter yang berbeda. Kebetulan si tikus saya temukan tadi siang di seputaran rumah Sepupu di Jayagiri.
Terpantau ada 117 slot yang terdaftar pada database ponsel. Entah di ponsel mereka yang telah mencapai level belasan. Jadi woles aja nyarinya. Santai. Hehehe…

Pokemon Go PanDeBaik 03

Kedepannya kalo ndak salah baca dari pilihan yang ada, koleksi ini bisa pula di Transfer ke rekan lain yang memainkan aplikasi Pokémon Go tentu dengan kompensasi tertentu sesuai kesepakatan. Makin mahal apabila yang diajak bertukar kirim adalah Pemburu Serius atau kolektor. Kalian percaya ?
Jangan.

Demikian halnya untuk mempermudah perburuan, ada banyak pilihan ‘amunisi’ yang dapat ditebus dengan sejumlah uang *kebiasaan main game online, yang saat kalian berada pada level yang sama dengan saya barangkali belum begitu perlu. Apalagi jika sampe beneran ndak ngerti cara mainnya. Huehehe…

Begitu kira-kira sepintas Pokémon Go dari saya.
Di tulisan berikutnya, simak beberapa Tips awal yang barangkali berguna bagi kalian yang saat ini sedang melakukan perburuan sebagai pengguna Pemula.
Ditunggu yah…

Pokémon Go, Game apaan siy ?

Category : tentang TeKnoLoGi

Awalnya siy saya ndak begitu tertarik main gim lagi diluar Criminal Case.
Apalagi setelah membaca postingannya Dokter Legawa yang infonya belum edar resmi di Pasar Aplikasi region Indonesia. Yang kemudian jadi agak beresiko kalo nekat install apk dari halaman web, potensi malware katanya.

Sampe satu ketika baca Twitnya Made Krisna, pemilik halaman akriko.com yang share apk di salah satu postingannya.
Akhirnya nekat deh nyobain games yang kini jadi Trending Topic penggunaan melebihi akun sosmed dan chat messenger lainnya.

Pokémon Go
(Huruf e pada tulisan diatas ada tanda petiknya, untuk membaca layaknya membaca ‘eek’. Ups… Sori…)
Tapi niy game apaan siy ?

Pokemon Go PanDeBaik

Pokémon Go itu satu permainan dalam ponsel pintar yang sejauh ini baru bisa dimainkan pada perangkat berbasiskan sistem operasi iOS dan Android yang dikembangkan oleh Niantic, namun baru tersedia secara terbatas  di beberapa negara seperti Amerika Seikat, Australia, Selandia Baru dan Jerman. Permainan ini diluncurkan secara beta pada bulan Juli 2016, yang memungkinkan pemainnya untuk menangkap, melatih, menukar, dan mempertarungkan setiap karakter Pokémon yang ada di dalam telepon di setiap tempat dalam dunia nyata.
Kurang lebih begitu makna mendalam dari halamannya WikiPedia.

Kalo mau lebih sederhana lagi, ini satu permainan macamnya Virtual Reality yang pernah diperkenalkan oleh Samsung empat tahun lalu lewat aplikasi bernama DragonFly. Cara pakainya sama, dengan mengandalkan
– layar ponsel,
– lensa kamera,
– koordinat gps aktif
– Maps atau peta lokal dan tentu saja
– koneksi internet.
Jika DragonFly tugasnya nangkepin Capung, sedang Pokémon Go tugasnya nangkepin makhluk gak jelas bentuknya yang juga keliaran di sekitar kita.

Penasaran cara main dan makhluk gak jelas apa aja yang musti diburu buat masuk dalam daftar koleksi ?
Tunggu di tulisan berikutnya.

Sticker Level, Collection Mode, Unlimited Play

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi kalian yang mencoba memainkan Criminal Case dengan menggunakan satu perangkat ponsel, barangkali jarang mendapatkan waktu jeda untuk menunggu giliran main lantaran persediaan bintang yang ada sudah habis duluan dilahap sementara waktu menunggu kasus dipecahkan oleh lab analysis masih cukup lama. Yakin banget, begitu energy terpantau full, sebagaimana notifikasi yang muncul secara periodik, sekian kali main masih tetap lanjut karena lab analysis akan menyelesaikannya seiring bintang yang tersedia terpenuhi.

Elite Mode muncul saat permainan usai secara menyeluruh. Setidaknya versi ini jadi lebih memudahkan permainan mengingat memory dalam kepala masih menyimpan pola penempatan beberapa benda yang seyogyanya dicari selama berlangsungnya kasus pembunuhan. Dan mode ini kalo ndak salah muncul di pertengahan kota saat permainan masih berjalan di kota lama.

Meskipun saat Elite Mode ini ditawarkan, perangkat yang saya gunakan sudah cukup banyak, tapi tetap saja waktu jeda itu muncul. Menyikapi hal ini, kelihatannya pihak pengembang mencium peluang bermain yang lebih banyak dengan menambahkan Mode Sticker level yang mengingatkan secara pola permainan pada model Buku Stiker yang diperkenalkan jaman kecil saya dulu.
Stiker nya sendiri ditawarkan baik secara gratis maupun pembelian, dimana satu bungkusnya terdapat 5 (lima) buah stiker yang bisa jadi setelah koleksi bertambah banyak, akan terdapat stiker ganda yang akan diRecycle saat berjumlah 100 pcs.

Criminal Case Sticker PanDe Baik 1

Penambahan Sticker Level atau yang diperkenalkan dengan nama Collection Mode ini, muncul saat update aplikasi terakhir dilakukan. Kalo ndak salah saat menginjak kasus ke-6 di kota Pasific Bay.

Collection Mode ini muncul pada setiap kasus baik yang terjadi di kota lama maupun baru, setelah kalian menyelesaikan Elite Mode dan mendapatkan cincin emas sebagai tanda mode tercapai secara tuntas. Yang artinya, bagi kalian yang kini berada dalam masa jeda, secara otomatis bakalan berada pada Unlimited Play apalagi dengan banyaknya perangkat yang digunakan. Selama Energy itu tersedia.

Jadi, ketika perangkat pertama yang digunakan bermain games memiliki jeda sekitar sejam lamanya dengan perangkat terakhir, maka akan mendapatkan tambahan sekitar 30an energy untuk modal bermain pasca perangkat terakhir dimainkan. Yang kalo dalam kondisi sehari-hari, disela kesibukan pada hari libur, akan tersedia sekitar 60-80an energy pada perangkat berikutnya, yang bisa digunakan untuk melanjutkan permainan hingga bertemu waktu jeda. Saat seperti ini, apabila Energy masih tersisa, bisa digunakan untuk mencoba Collection Mode pada kasus lainnya. Inilah yang saya katakan, Unlimited Play sebagaimana judul diatas.

Lantas, adakah Tips lanjutan dalam memainkan Criminal Case ini lebih lanjut ? Simak di penuturan lain hari ya.

Eh ternyata cuma Pindahan Lokasi

Category : tentang TeKnoLoGi

Tadinya tak pikir ni permainan bakalan The End, dan mau gak mau ya musti cari jenis serupa biar ndak bengong saat lowong. Eh nyatanya malah pindah lokasi ke Pasific Bay.

Criminal Case

Permainan satu ini memang bikin adiktif, ketagihan. Bagi yang pernah baca tulisan pertama saya terdahulu, pasti dah paham kemana arah jalan cerita yang satu ini. Yup, Mencari benda yang tersembunyi diantara puluhan lainnya sesuai spesifik permintaan dalam waktu yang terbatas. Defaultnya mengikuti pengaturan bahasa yang digunakan pada perangkat ponsel, tapi kalo mau lebih gampang, set sementara ke Indonesia untuk lebih mudahnya menemukan petunjuk.

Criminal Case Pasific Bay PanDe Baik

Pindahan ke Pasific Bay, kita bakalan berhadapan dengan kasus pembunuhan yang lebih seru. Teorinya sih. Tapi ya, kalo sekedar mengikuti, ya ndak jauh beda kok. Cuma disini kita punya tim yang baru dibanding saat berada di kota lama.
Seandainya pun di kota lama masih ada pe er yang tersisa, masih ada opsi pindahan dengan menggunakan pesawat jet 5 detikan. He…

Berbekal dua piaraan yang didapat di akhir cerita kota sebelumnya, yakin banget banyak membantu proses perburuan utamanya jika Trik dari saya terdahulu bisa diikuti. Yup, mainkan satu akun dengan banyak gadget. Piaraan yang satu bisa nambah 10 energi, dalam penemuannya, piaraan lain bisa nambah extra 200xp. Kesamaannya ya nemu duit kisaran 7000 – 7500 coin untuk beli piaraan lainnya di episode lanjutan.

Bagi kalian yang ingin pamer pada kawan yang masih berkutat di kota lama, Grimborough, bisa menggunakan baju kaos bertuliskan nama kota plus gambar para tokoh yang terlibat, plus piaraan imut si Panda atau anjing cuilik.

Dan setelah menjalani sekitaran 6 kasus, rupanya ada satu fitur baru yang ditawarkan oleh si pengembang permainan. Apakah itu ? Simak di penuturan selanjutnya.

Keranjingan Figjig dan (tentu saja) Sudoku

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah menghapus satu akun sosial media yang kelihatannya memakan waktu luang cukup banyak, kini saya mulai berpindah kebiasaan pada uji otak dan kecerdasan melalui olah permainan angka yang dulu pernah saya kenal dengan istilah Figjig.

Figjig merupakan satu permainan berpola sama dengan teka teki silang, hanya bedanya menggunakan barisan angka dari dua hingga sepuluhan digit pada kotak kotak kosong yang telah disediakan. Tak ada pertanyaan, hanya duga menduga, kira-kira dari data yang ada, barisan angka mana yang cocok diletakkan berdekatan dengan petunjuk angka awal. Susah ?

Mungkin.
Tapi kalo sudah menemukan pola atau cara mainnya, saya yakin bagi kalian yang terbiasa bergelut dengan angka, bakalan mengasyikkan bahkan menghabiskan sebagian besar waktu luang yang dimiliki.

Tidak ada aturan khusus sebagaimana permainan Sudoku. Yang penting semua data barisan angka yang ada bisa masuk dan memenuhi kotak kosong tanpa ada kesalahan penempatan.

Figjig PanDe Baik 1

Permainan Figjig ini pertama kali saya temukan di media cetak Intisari yang dipegang saat usia masa sekolah SMP jelang SMA. Hanya lantaran tidak ada yang mengisi, maka sayapun mencoba mempelajarinya berdasarkan petunjuk kakak yang kelihatannya sudah pernah mencoba sebelumnya. Merasa berhasil menyelesaikannya dalam waktu singkat, satu persatu Intisari edisi sebelumnya dikorek dengan harapan masih ada lembar Figjig yang masih kosong. Lembar ini berada di halaman paling belakang, tepatnya sebelum Teka Teki Silang.
Bisa ditebak, saya pun menantikan kehadiran Figjig di Intisari edisi berikutnya, hingga menghilang saat Sudoku mulai dikenal.

Berupaya mencari keberadaan Figjig di Play Store tampaknya tak satupun istilah ini dikenali. Baru mencoba menggunakan kata kunci ‘fill number‘, ketemulah yang saya inginkan. Lumayan…

Dan lantaran bersua Figjig dengan puluhan seri yang menanti waktu untuk dipecahkan, terbersit pula keinginan menemukan permainan serupa yang sudah lama saya tinggalkan, dengan puluhan seri dalam berbagai tingkat kesulitan. Sudoku.

Ah, untuk permainan yang satu ini, saya yakin kalian sudah paham bukan ?

(Pilihan) Games di Masa Kerja PNS

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Salah satu Kesalahan penempatan Meja Kerja di lingkungan pegawai Pemerintahan adalah posisi komputer yang SEHARUSNYA membelakangi Pintu Masuk…

Tujuannya adalah agar para Pegawai bisa tanggap dan cepat saat ada tamu atau warga yang datang untuk meminta Informasi, sehingga begitu sang tamu datang membuka pintu, mata si pegawai pun bisa langsung tahu… selain untuk memudahkan bermain games tanpa ketahuan *uhuk

Hehehe… itu hanya sebuah joke yang saya lontarkan pasa status FaceBook senin siang, 17 Juni 2013 waktu lalu. Sesaat setelah memergoki salah seorang kawan yang sedang bermain games Zuma di ruangannya yang kosong, entah hanya karena ingin membunuh waktu ataukah memang gag ada yang bisa dikerjakan lagi (bahasa halus untuk kurang kerjaan *uhuk)

Tapi itulah, salah satu opsi positif yang dahulu pernah saya tawarkan saat awal-awal menjadi Pe eN eS. Setidaknya menjadi positif ketimbang mereka keluyuran di mall, pasar atau pulang kerumah, bahkan ada juga yang memilih untuk janjian dikamar shorttime… oke, memang gag semuanya Pe eN eS itu begitu, namun demikianlah kenyataan yang sebenarnya.

Akan tetapi apa yang ingin saya ceritakan kali ini bukanlah soal minimnya kedisplinan para Pe eN eS kita yang hingga kini masih digandrungi untuk menjadi salah satu mata pencaharian paling santai, namun lebih pada pilihan Games atau permainan komputer yang sejak jaman dahulu kala sudah digemari untuk membunuh waktu luangnya.

Pertama dan paling fenomenal tentu saja Bola-Bola. Sebenarnya games yang satu ini memiliki nama asli Magic Lines, tapi lantaran bentuk permainan yang menyajikan gambar bola dalam 2 dan 3 dimensi, maka sebetulnya sah-sah saja dinamakan demikian. Bahkan baik penamaan shortcut maupun file aplikasinya pun sudah diubah menjadi Bola-Bola tadi.

Awalnya memang membingungkan saat pertama kali ditanya perihal games Bola-Bola, karena dalam pandangan saya, Bola-Bola justru mengarah pada permainan Bounce kembangannya GameHouse yang saat itu saya sukai. Maka bisa ditebak, bahwa selain games Bola-Bola atau Magic Lines, Bounce pun dengan segera diminati dan saya jadi kebanjiran order untuk mengcopy-nya ke komputer atau pc di lain ruangan. Apalagi saat itu yang namanya FlashDisk masih belum familiar, dan slot USB di PC pun masih tergolong langka.

Berbekal sekeping cd-r berisikan installer file games milik GameHouse bajakan, sayapun naik turun bergantian pindah dari satu pc ke pc lain, hanya untuk menginstalasi permainan Bounce Out plus makin berkembang menjadi Zuma, Feeding Frenzy dan banyak lagi lainnya. Masa penularan pembunuh waktu dari sisi positifpun sukses dengan sempurna.

Dibandingkan dengan pola perkembangan pilihan ketersediaan games yang dimainkan oleh para Pe eN eS di lingkungan kami, bisa dikatakan sangat lambat jika dibandingkan dengan jenis permainan yang pernah saya kenali dan uji coba di kantor, seperti GTA II, III, Raiden, Cake Mania, Plants and Zombie hingga Need For Speed. Yang ada hingga kini masih betah untuk dimainkan hanyalah Zuma, seperti yang saya pergoki tadi.

Padahal awal tahun lalu, saya sempat menginstalasi beberapa permainan Angry Birds yang sayangnya menurut mereka masih tergolong sulit untuk dimainkan ketimbang Zuma. Dan rasa deg-degannya itu yang gag ada. Sehingga untuk melengkapi seri Zuma yang ada, sayapun melepas beberapa games atau permainan senada seperti misalkan Luxor. Namun tetap saja Zuma menjadi favorit.

Tapi ngomong-ngomong, ada yang tau games atau permainan apa yang dahulu ngetrend di kalangan pegawai Pe eN eS dimanapun mereka berada ? saya kasihkan clue atau petunjuk, yaitu di era disket 1.44 ataupun disket besar ? ini saya lakoni pada masa SMP dahulu, kerap diajak mampir ke kantor kelurahan dan dinas dekat rumah oleh kakak-kakak yangg sudah berstatus pegawai pemerintahan. Hehehe…

Tetris, Supaplex, Doom (tingkat mahir) atau MotoGP. Yang Secara grafis, jangan dulu deh disaingkan dengan games pemula masa kini, karena dari segi ukuran file eksekusinya pun masih tergolong mini. Satu disket kecil yang berukuran 1,4 MB pun bisa diisi sekitar 5-10an games terbaik masa itu :p

Nah, kalian sendiri, masuk masa games yang mana ? :p