The story of Wira’s PDA Begins

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Memasuki bulan September ini, rupanya ada satu perubahan vital yang terjadi, membuat hari-hari kerja jadi jauh lebih mudah, layaknya dahulu lagi. So, perkenalkan satu alat komunikasi bentuk PDA yang hadir menemani hari-hari penulis beberapa hari ini, yang membawa satu kisah panjang sedari Galungan kmaren. O2 XDA Atom.

ni PDA didapetin bukan barang baru gres, tapi sebetulnya merupakan eks milik salah satu pasangan blogger, alias beli second. Tepatnya yah calon Istrine Bli Bagus Wirautama, pak dosen guanteng yang ngajar IT di Stikom lokal.

Tapi yang memutuskan untuk nge-beli ni barang sebetulnya adalah rekan kantor penulis, diambil dengan harga 1,8 juta, harga yang sama dengan penjualan PDA pertama milik penulis setahun lalu. Itu terjadi pada hari minggu sebelum Galungan. Ceritane mare maan THR, langsung beli PDA.

Apa daya setelah semingguan dipake, sang rekan rupanya agak kecewa dengan kepemilikan barang secondnya ini, lantaran kondisi daripada ni PDA rupanya tak jauh beda dengan kondisi jual PDA penulis setahun lalu. Layar yang berbekas stylus lantaran ngetik dengan keyboard virtualnya, trus lapisan pelindung koneksi Infra Red-nya hilang entah kmana.Belum lagi Leather Casenya yang udah melonggar agak menutupi layar yang touchscreen.

pda-wira.jpg

At Last, ntu PDA rencananya sih dibalikin ke pemilik awalnya, tentu dengan harapan uangnya bakalan balik.

Berhubung penulis jadi gak enak hati udah jadi perantara penjualan ni PDA, maka penulispun mencoba menyisihkan jumlah uang yang sama untuk mengambil alih ni PDA untuk direncanakan dijual kembali melalui jasa Mas Ichwan Hadi pemilik Bali Graf atau lewat PDA Bali. Eh, ternyata dapet potongan dari rekan kantor, sehingga penulis mendapatkan ntu PDA seharga 1,6 juta saja. Hmmm.. harga yang sangat murah untuk sebuah PDA yang udah ber-OS Windows Mobile 5.0 dan tentunya koneksi Wi-fi. Lengkap dengan Box-nya pula.

to be Continued…

i-Mate, sobat baru

Category : tentang TeKnoLoGi

Sejak PDA terjual kmaren, rasanya posting perihal gadget tersebut makin jarang aja dipantengin.

i-mate.JPG

Tapi kali ini ternyata ada pendatang baru (yang udah lama pula dikenal bagi penghobi-PDA), i-Mate yang ngluarin 4 produk berbasis Pocket PC, oke buat dijadikan sobat baru sekaligus organizer buat bantu-bantu kerjaan kantoran.

Walopun prosesor yang digunakan masih gak beda dengan para pendahulunya, berkisar 400-520 MHz, namun yang paling bikin tertarik, ya masalah Resolusi layar yang udah VGA 640×480 pixel. Artinya tampilan ruang kerja bagi aplikasipun makin luas dan nyaman untuk dilihat. Tapi ya jangan berharap banyak pada resolusi warna yang diberikan, lantaran emang masih mentok di angka 65K. Segitu aja udah kliatan bagus kok.

Masalah koneksipun udah standar jaman skarang, ada Bluetooth sampe Wifi.

Laennya ya perihal form factor, lantaran dari 4 biji yang dirilis kali ini, ada yang plek khas PDA, cuman berlayar sentuh tok, tapi ada juga yang udah make keypad layaknya tampang Nokia 6600, dan ada pula yang udah mantengin Thumboard qwerty. Jadi bagi yang seleranya beda, jelas bisa milih salah satu dari keempat seri baru ini.

Mimpi Gadget : PDA atau ponsel

Category : tentang TeKnoLoGi

Seakan ide dan dambaan yang tak pernah habis, seakan blom puas dengan ponsel yang baru saja dibeli, dalam benak masih ada yang lebih diinginkan kalo bicara mengenai ponsel apalagi PDA. Nokia masih tetap menjadi tumpuan pertama, lantaran dari harga, kegunaan pula menyangkut desain, masih merajai semua brand dan disemua lini. Walopun yang namanya selera kan berbeda-beda. 

Pada ponsel tentu yang paling diinginkan apalagi kalo bukan Nokia seri E90, commie yang mumpuni jauh dibanding pendahulunya, ditambah kemegahan desain mematahkan kelemahan seri sebelumnya. Pula Nokia seri N95, yang merupakan awal revolusi ponsel smart tuk melangkah selain untuk kepentingan kerja didukung pula dengan multimedia. Hingga dalam iklannya seakan-akan sebegitu angkuhnya disebut sebagai komputer kecil. 

mimpi-pda-phone.jpg

Pada bentuk PDA, tentu yang menjadi harapan masih tetap bentuk yang besar, agar pas digenggam tangan, dan tentunya dengan model unik pula. Hanya saja bolehlah ini semua masih merupakan mimpi siang bolong untuk dimiliki. Tapi tak tertutup kemungkinan, satu saat nanti, jika uang bukanlagi satu masalah besar, rasanya arah uang nganggur gak bakalan lari ke hal-hal yang berbau seks ataupun memitra, namun ke teknologi yang sangat diidam-idamkan sedari kini. Hehehe….

Fujitsu siap menyaingi Treo dan HP

Category : tentang TeKnoLoGi

Satu lagi produk PDA bentuk batangan namun memiliki thumbboard layaknya HP 6535 ato 6965,  juga jajaran Treo kluaran terakhir.
Yang ini kluaran Fujitsu namun kliatannya gak bakalan beredar di Indonesia.

Bentuknya yang kaku namun ukurannya yang kecil jelas menambah variasi ‘pda with thumbboard’ yang ukurannya ternyata jauh lebih kecil dari pda kluaran taun 2003 lalu.
So, berharaplah ini bisa ikutan meramaikan pasar pda Indonesia…

Pocket PC Rasa iPhone

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Ternyata apa yang diimpikan untuk membuat satu tampilan baru di pocket pc konvensional milik pribadi, akhirnya bisa terwujudkan.
Ini terkabulkan setelah membaca tabloid Pulsa yang terbit minggu ini. Salah satu isinya tentang mengubah today Pocket PC jadi ala iPhone buatan Apple itu.

Cukup dengan mendonlot aplikasi siap pake langsung di hanheld, ukurannya kurang lebih 4 MB lebih dikit.
Kalo jeli, main ke forum2 yang membahan tampilan iPhone ini, bisa mendapatkan versi full versionnya tentu dengan crack yang ditentukan.

Hasilnya, lumayan mengagumkan.
Today versi iPhone bergambar ikan lengkap dengan slide lock- layar yang dikunci dan dibuka hanya dengan menggeser tanda panah pada layar dengan tangan. Serupa dengan iPhone asli.
Masalah tampilan icon juga ada, namun karena keterbatasan option pada aplikasi, icon2 tadi gak bisa diganti dan harus pinter2 milih aplikasi yang ada untuk menggantikan icon tadi.
Misalnya Skype yang asli PPC 2003 tak ada, maka bisa diganti dengan tampilan telepon default. Ato icon Calculator yang memunculkan aplikasi standarpun bisa diganti dengan aplikasi Calculator yang lebih lengkap macam RDCalculator.

Belum puas ?
Cobain jajal iContacts. Aplikasi mini cuman berukuran 42 KB, yang mampu memberikan sentuhan Contacts ala iPhone. Cukup dengan menggeser deretan nama dengan ujung jari tangan. iContacts pun bisa diakses langsung dari tombol shortcut untuk Contacts defaultnya.

Mau memberikan rasa baru pada tampilan PPC 2003 ? coba aja aplikasi ini.

Mimpi-mimpi Indah

Category : tentang TeKnoLoGi

Dari gambar terlihat jelas 2 gadget beda frekuensi, satunya GSM dengan O2 kluaran mutakhir, serta CDMA yang diwakili oleh samsung pilihanku, SCH S179.
Satu mimpi yang mungkin bisa mewakili keinginan diri untuk mengganti pda sekarang, t Mobile MDA II menjadi yang lebih baru dan tentunya powerful untuk mendukung kinerja dalam tugas-tugas mendatang.
Kira-kira kapan ya, mimpi ini bisa terwujud ?

Evolusi PDA

Category : tentang TeKnoLoGi

PDA awalnya dianggap barang mewah, karena gak setiap orang bisa memakai apalagi mengerti isinya. PDA bisa jadi satu simbol kemapanan kehidupan dan karir seseorang.
Namun perlahan tapi pasti, image ini berubah sedikit demi sedikit.
Hari ini PDA tak ubahnya sebagai satu sarana hiburan dan multimedia bagi setiap calon konsumennya.PDA pada awal kemunculannya, lebih banyak digunakan sebagai Organizer pengganti sekretaris pribadi, untuk mengatur jadwal dan juga pekerjaan.
Makin berkembang pada bervariasinya jenis PDA yang ditawarkan, baik yang memakai sistem operasi Palm, PocketPC, Symbian maupun Linux.

Kini PDA yang merajai posisi teratas tentu PocketPC, dengan pertimbangan utama, lebih familiar dimengerti oleh orang awam sekalipun, namun ia sudah mengenal sistem desktopPC terlebih dahulu.
Tampilan yang lebih berwarna dan menjangkau Multimedia serta hiburan lainnya, menjadi daya tarik utama bagi konsumen.
Sang rival, Palm OS tentu harus mengakui keungulan PocketPC, walopun secara de facto dari segi kebutuhan memory dan prosesor, Palm OS lebih sedikit membutuhkannya dibandingkan PocketPC.
Jadi bisa dibayangkan seandainya Palm memiliki tingkat kelebihan yang sama.

Diawali dengan PDA bentuk bongsor, besar dan berat namun masih memiliki layar hitam putih, dikembangkan lebih jauh oleh Palm OS menjadi lebih berwarna, walo baru sekitar 4K.
Sedangkan PocketPC mengawali hidupnya dengan WindowsCE berkembang menjadi Windows Mobile 2002. menggarap versi Smartphone baru pada rilis 2003.
Hingga kini sudah menelurkan beragam rilis sistem operasi, baik yang Pocket PC Phone Edition – PDA dengan fungsi tambahan telepon komunikasi dan touchscreen, maupun Smartphone – Telepon genggam ponsel yang memiliki fungsi tambahan sekelas PDA dan tentunya tanpa touchscreen.
Namun ada pula yang berada di area abu-abu, tampang PDA, namun tak memiliki fungsi touchscreen ato sebaliknya.

Perkembangan PDA pun makin beragam seiring peningkatan kebutuhan dari calon konsumen.
Maka dari itu para produsen dalam hal ini penyedia merk vendor, mengambil disatu tempat HTC, berlomba-lomba mengeluarkan desain, yang pada akhirnya sama persis, hanya beda merk.

Pemain teratas bisa dikatakan cukup banyak selain Palm, yaitu O2, Dopod, HP, T Mobile, Eten, Audiovox hingga yang terakhir muncul HTC.
Di kelas Smartphone, juga bermain produsen yang kurang lebih sama.

Hingga hari ini, desain dari produsen PDA yang tergolong canggih hanya satu.
Desain mirip laptop mini, dengan layar yang bisa diputar, untuk memberikan tampilan layaknya PDA konvensional.
Ada juga yang memiliki thumbboard (keyboard mini Qwerty), dengan slider kebawah maupun kesamping.
Namun ada juga yang sudah tampil langsung dibawah layar.

Keragaman ini memicu persaingan harga yang juga makin ketat namun tetap saja harga barunya tergolong mahal untuk taraf perekonomian rakyat Indonesia. Minimal sekitaran 4-5 juta, dan termahal sekitar 10an juta.
Itu dengan desain standar ya, bukan diisi dengan batu safir, emas maupun berlian.

Jadi bisa dikatakan Evolusi PDA berkembang dari segi desain, fungsi, hardware juga harga. Yang pasti, teknologi akan terus berkembang setiap tahunnya.
Dan semoga saja ada produsen yang menawarkan fitur secanggih laptop namun dengan harga sejutaan.

Kecepatan PDA

Category : tentang TeKnoLoGi

Jika sudah merasa kepepet untuk milih PDA sebagai handset komunikasi, hendaknya diingat, hal-hal yang berperan untuk mengoptimalisasi kecepatan prosesor dari PDA itu sendiri.
Tentu saja bentuk prosesornya berbeda dengan desktop pc, dan prosesor ini jarang dipakai untuk handset ponsel. Sehingga bisa dipastikan, jika multitasking (bekerja menggunakan 2-3 aplikasi secara bersamaan) dilakukan, untuk kategori ponsel rata-rata tersendat, bahkan bisa jadi hang. Sedangkan PDA boleh berbangga, masih stabil untuk melakukan hal yang sama.Walopun prosesor saja belum cukup, untuk menambah kecepatan PDA, tentunya ya banyaknya aplikasi dan data yang ditanamkan, sehingga ketahuan sisa memorynya. Baik memory data, maupun memory kinerja. Jika sedikit yang diinstal ato aktif berjalan pada background (bisa dilihat pada folder Windows > Start Up), tentu kinerja PDA makin optimal.
Juga tentunya harus diperhatikan untuk alikasi yang selesai digunakan, usahakan untuk close secara tuntas, lewat Running Program > Stop All.

Prosesor bagi PDA, bisa jadi sebagai nyawa utama, dengan tingkat kecepatan rata-rata yang dipake saat ini 200 MHz seperti halnya HP 6365, ato yang 400 MHz seperti pada O2 Xda IIdan Iis. Ato yang masih jarang dipake 520 MHz pada O2 Atom Exec, ato malah yang terbaru dan gres, 620 MHz untuk handset O2 kluaran terakhir, O2 Atom Life.

Itu baru untuk kategori pemakai Pocket PC buatan Windows. Belum lagi produksi Palm, yang rata-rata sudah cukup puas jika memakai prosesor 100 MHz sampe 200 MHz.
Karena secara umum, baik sistem operasi dari Palm yang umumnya masih mengunakan Palm OS 4, ato yang masih jarang dipake yang versi 5, dan terakhir muncul ya versi 6.
Namun tetap saja kebutuhan prosesornya tak setinggi platform Pocket PC.

Makin tinggi kecepatan, makin pendek pula usia batere, pada kekuatan yang sama.
Batere lagi-lagi juga merupakan Nyawa Utama bagi PDA. Akan sangat menyebalkan bila sampe terjadi alam sehari bisa 2-3 kali nge-charge batere, lantaran usianya terlalu pendek, untuk ukuran layak kerja seharian, seperti saat memakai Audiovox Thera yang cuman sejutaan itu.
Batere juga bisa menyebabkan user PDA kehilangan data, saat dayanya mulai menipis dan habis hingga titik Nol, itu berlaku jika platform yang dipake adaah Windows Mobile 2003 SE kebawah.
Sedangkan yang Windows Mobile 5.0, bisa lebih lega, karena data takkan hilang saat batere habis.

Semakin tinggi platform yang digunakan, tentu saja memerlukan prosesor dengan kecepatan yang lebih besar. Kini untuk pengguna Pocket PC, bisa bersiap-siapenungu kehadiran Windows Mobile 6 yang versi Beta-nya baru aja diluncurkan.

Prosesor bagi PDA sudah tentu gak boleh diremehkan. Namun terkait pula denganbesar daya batere dan jenis platform dan aplikasi yang digunakan.
Jadikan ini satu pertimbangan saat membeli PDA.

TIPS Batere PDA lebih awet dan Fresh

Category : tentang TeKnoLoGi

Seperti yang sudah umum diketahui User PDA, batere adalah satu faktor yang paling nyebelin, bila dibandingkan dengan ponsel, apalagi sekelas Philips. Namun tentunya terbayar dengan performa PDA yang oke untuk kerja serius, maupun cuman denger musik.
so, biar batere awet, cobain deh, cara-cara berikut :1. Matikan Koneksi.
bagi PDA yang memiliki koneksi minimal InfraRed ato Bluetooth, disarankan untuk mematikan koneksi bila sedang tidak dipakai untuk sharing data dengan Handset maupun PC.
Cari di Start > Setting > Connection.
Lebih bagus lagi jika ada Shortcut pada Today Screen.
jadi gak ribet dgn langkah2 tadi.

2. Atur Backlight
Cari di Start > Setting > System > Backlight
Atur Brightness ketingkat 3-4 dari 10. Sudah lumayan terlihat kok.

3. Tutup alikasi yang sudah selesai digunakan.
Cari di Start > Setting > System > Memory > Running Program > Stop All
Akan lebih mudah jika memakai program sejenis Launcher pada Today Screen.

4. Sisakan Memori Internal (ROM), kurang lebih 50% dari kapasitas yang ada.
untuk mengantisipasi kelebihan memori, untuk Aplikasi dan Data bisa dipindah atau diInstalasi di Memori Eksternal.

5. Install dan tempatkan instalasi Program yang berkaitan langsung dengan fitur PocketPC pada handset-memori Internal, dan kemungkinan akan lebih sering dipakai. Misalnya Resco Explorer, MortRing atau Photo Contact Pro.
Kemudian atur dan kelompokkan shortcut program yang terinstalasi dalam folder Program.
Bila kemudian dihapus, bersihkan juga system registry-nya menggunakan resco Registry.

6. Simpan dan rapikan data-data penting pada memori eksternal, jika perlu kelompokkan agar memudahkan pencarian, untuk mengantisipasi hilangnya Data bagi pemakai WinMobile 2003 dan SE.

7. Rapikan dan pilih seperlunya, shortcut yang terdapat dalam folder Windows > Start Up, karena semua yang ada dalam folder ini, akan di-Load saat Reset dan tetap berjalan saat Handset dalam kondisi Standby.

8. Rapikan dan pilih seperlunya, item shortcut yang hadir pada Todayscreen, dengan menghilangkan centang beberapa item pada Start > Setting > Personal > Today > Item. Penggunaan Program Launcher ‘CLaunch’ bisa memperlambat tampilan TodayScreen saat handset dinyalakan.

9. Mainkan hiburan seperlunya untuk menghindari panasnya batere karena digunakan dalam waktu lama. Bila perlu, di-set manual pada Option atau Preference nya.

10. Manfaatkan fasilitas Lock all Button saat handset tak dipakai, untuk meminimalisir tertekannya tombol shortcut disekitar body handset.

11. Gunakan Soft Reset, jika performa sudah mulai terbata-bata setelah Multitasking. Bisa dengan menggunakan Shortcut, maupun menusuk lubang kecil reset dengan stylus bawaan.

12. Hard Reset bila perlu, bila performa tetap tersendat, dan pilah kembali Program-Game yang akan diInstalasi ulang.

Demikian Tips yang bisa saya sampaikan, Semoga Bermanfaat.

Saran Optimalisasi Performa PDA

7

Category : tentang TeKnoLoGi

Sebagai seorang User PDAPhone (sudah 2 tahunan), ditengah maraknya ulasan untuk gadget yang satu ini, saya memberanikan diri untuk memberi sedikit saran bagi User baru yang ingin mencoba performanya. Handset yang saya pake, T-Mobile MDA II, yang kalo rilis resmi di Indonesia, sepadan dengan O2 XDA II. Handset lawas, dengan WinMobile 2003, yang artinya harus siaga jika batere sudah menurun ke tahap 10 %.
Risikonya tentu, kehilangan data.

  • So, pertama untuk Backup Phonebook, bisa digunakan fasilitas XBackup, yang bisa disimpan baik pada Memori Internal maupun Eksternal. ini untuk mengantisipasi kehilangan data (kontak, dll) saat batere habis. Bisa di-Restore langsung.
  • Kedua, Software bajakan. Tentunya melihat kondisi Indonesia yang lebih milih membeli cd seharga 10ribuan di toko, daripada membeli versi originalnya. Yang oke, untuk Pemutar MP3, WMA dll, bisa make PocketMusic, atau SimpleTunes yang punya tampilan, layaknya iPod.
  • Untuk Pemutar Video, silahkan pake TCPMP, powerfull dan gak hang seperti halnya player default (Multimedia Album).
  • Bagi yang maniak SmartMovie pun, tersedia versi PocketPCnya. Tentu lebih puas menontonnya dengan layar lebar. he… RealOne Player (Must have), apalagi bagi yang gemar bertukar file video porno dengan handset Symbian.
  • Resco Explorer, yang tentunya lebih familiar dan lebih mudah dioperasikan, terutama pengguna WinXP-(ada fasilitas Copy to atau Move to-), Resco Photo Viewer oke juga untuk menampilkan gambar animasi gif.
  • Resco Registry, khusus bagi yang mengerti Registry, berguna untuk file yang sudah dihapus, namun masih menyisakan link di Registrynya. satu paket dengan Resco Explorer.
  • NoteM (Mp3 Voice Recorder), untuk menggantikan Recording Default yang cuman mendukung file Wav (dengan ukuran 10x lipat MP3).
  • PhotoContact Pro, semacam FullScreen Callernya PDA dan mendukung dering format WMA bagi contact tertentu.
  • MortRing, untuk Customize Ringtone masing-masing Contact, baik Nada dering juga Nada SMSnya. Plus untuk kategori Grup (other contacts), Nomor yang belum terdaftar (Not in Contacts), dan Nomor yang dirahasiakan (Pribadi). mendukung WMA juga loh.
  • RDCalc, fasilitas Calculator yang lebih oke dibanding defaultnya.
  • Phone Skin, untuk mengganti latar tombol pada fasilitas Phone, dengan foto pribadi maupun gambar lain.
  • UI Tweaker, fungsinya sama dengan Appearance pada Windows desktop PC, mengganti warna putih background menu Program dan bagian lainnya.
  • eXPerience, bagi yang ingin tampilan Start-nya sama persis dengan WinXP. Lengkap dengan Desktopnya.
  • SpbPlus, untuk launcher pada TodayScreen, yang menampilkan Icon Shortcut Program, System (terutama soft reset), namun minusnya tidak dapat menampilkan Text Icon-nya. jadi harus menghafal Nama dari Icon yang ada.
  • C-Launch, Launcher juga, namun lengkap dengan Textnya.
  • Acrobat Reader, pengganti ClearVue PDF, yang lebih powerfull dan familiar untuk pengguna komputer.
  • PTab (Spreadsheet), pengganti Pocket Excel.
  • Handy Switcher, berguna untuk Multitasking, gak perlu lagi mencet tanda X.
  • at Last, Photo Owner, bagi yang memuja-muja foto diri sendiri, selain bisa tampil pada Todayscreen, juga sebaai penanda pemilik Handset.

Untuk Games, yang oke dimainkan ada

  • SkyForce rilis pertama maupun yang terbaru Reloaded.
  • Sudoku Adventure, oke karena ada fasilitas Pencilnya, jadi gak perlu menghafal posisi kotak yang kosong.
  • Bejewelled 2, dan game lain milik Astraware (CandyCruncher,Dynomite) oke juga loh.
  • LinkLines, Minesweeper, Chess dan lainnya yang asyik jika punya waktu luang, tanpa terikat waktu permainan.
  • Monster Truck, oke tapi boros Batere.
  • Termasuk Zuma.

Semua itu tentu harus didukung dengan Docking Original atau InfraRed dan Bluetooth dari Desktop PC Windows.
Dengan menambahkan Microsoft Activesync, dimana Program bisa juga diinstall di Memori Eksternal, dengan menghilangkan centang Install to Default….

Bagi yang belum puas dengan Program tersebut diatas, sebetulnya masih buanyaaak lagi Aplikasi yang bisa ditambahkan ke Handset. Tergantung dari sisa memori yang ada. Sedangkan bagi yang suka Browsing n D/L Software Bajakan, bisa maen ke situs…

Keduanya adalah situs penyedia software bajakan yang oke, termasuk pula bagi pemakai Symbian.

Sekian dulu, Semoga Bermanfaat.

Regards.

Mimpi-mimpi GadGet

Category : tentang TeKnoLoGi

Ini Dopod 900, yang diletakkan di Laptop entah punya siapa, hehehe…

Baik Dopod juga Laptop termasuk mimpi-mimpi berikutnya yang paling gak, pingin banget bisa tercapai, (..duuuh ni orang pengennya yang muluk-muluk deh..)

Sebab, selain buat mendukung kerja, juga berguna utk mejeng huehehe…

Jadi bagi yang punya Dopod 900 ato Laptop yang mutakhir tapi gak kepake, sumbangin ke saya, ya ? ya ? ya ?