Gak jadi deh

Category : tentang KHayaLan

Seharian kmaren kayaknya sial banget deh. Dari sua rekan Blogger yang cuman sak bentar plus nyamperin Bli Wayan Gendo yang udah susah2 meluangkan waktunya buat ktemuan usai dari Jakarta, eh malah nangkring sbentar cuman buat mamerin laptop baru yang gak berhasil mengkoneksi wifi di Warung Kopi Renon.

Nekat nyoba koneksi Star One di lokasi yang sama pun tak berhasil dengan baik, akhirnya kabur ke pak Dosen untuk nglanjutin tugas yang sedianya dipresentasikan malam itu.

Namun sayangnya, tugas yang diharapkan berjalan sesuai rencana ternyata malahan jadi kacau, lantaran seorang rekan dalam kelompok tak menyelesaikan tugasnya dengan baik, ato kalopun boleh dibilang ya ancur2an…. Ini lantaran copian materi yang diberikan per masing2 orang dikatakan terlalu banyak dalam waktu yang sempit (2 mingguan lho), hanya bisa dibuat 2 sub bab aja, sisanya berupa hasil scan (dalam format jpeg) yang dipaste dalam bentuk image kedalam file tugas format Ms.Word. Jadi bisa dibayangkan, satu file tugas miliknya, mencapai besaran 44 MB, sedangkan hasil gabungan lima rekan lainnya, hanyalah berukuran 1 MB saja.

Atas hal ini, tugas pun diubah formatnya dengan batas waktu sempit, hingga terpaksa seorang rekan yang juga seorang dosen pada jurusan yang sama, menghubungi dosen pengajar yang juga rekannya sendiri, untuk bersedia menunggu hingga tugas ini selesai dijilid.

Eh, begitu nyampe kampus, tak satupun ruang kuliah bisa dipakai lantaran terkunci dengan rapat, padahal sudah konfirmasi sebelumnya bakalan ada kelas kuliah sabtu malam… Alhasil, seharian ini, hampir semua aktivtas gak terlaksana dengan baik. Sial…

Lagi-lagi ‘Saved by Technology

Category : tentang KuLiah

Dua minggu terakhir ini, perkuliahan dijalani dengan rasa penuh derita J lantaran tugas demi tugas mendera hingga saat yang seharusnya merupakan Minggu Tenang- masa sebelum ujian semesteran dilakukan, perkuliahan masih saja dilakukan dan rata-rata tiap dosen memberikan tugas yang sama, yaitu paper yang harus pula dipresentasikan sebelum dikumpul. Jadilah otak dan tangan harus diperas waktunya untuk mengetik materi-materi dari buku-buku yang direkomendasikan guna mendukung isi tugas tersebut.

Bagi Bapak-bapak Dosen yang udah senior tentu saja hal ini sangat memberatkan, mengingat di usia mereka yang tak muda lagi, masih harus begadang untuk ngetik materi, padahal diluaran sana, proyek-proyek pada ngantre untuk diselesaikan. Pssst… bagi satu dong Pak. J

saved-by-tech.jpg

Sebaliknya bagi yang muda-muda, ya ngapain repot-repot ngetik kalo materinya emang ada dalam bentuk buku, tinggal dicopy-paste saja. Tentu dengan bantuan Scanner yang baru dibeli dua bulan lalu, materi yang 4 bab dilahap sekejap untuk ditransfer dalam bentuk file office dan tinggal di-edit seperlunya. Hmmm… Teknologi kan memang diciptakan untuk mempermudah aktivitas manusia. Termasuk bikin tugas paper kali ini. J

Beh, jeg pocol megadang kapeteng wih

2

Category : tentang KuLiah

Kuliah hari terakhir makul Kontrak Konstruksi, sedianya bakalan disi dengan presentasi dua kelompok sisa bisa dikatakan berlalu ringan dan akhirnya hepi ending…

Seperti biasa, materi tugas sebelum dikumpulkan ya diwajibkan untuk dibahas bersama, untuk mendapatkan jawaban hal-hal yang kurang dimengerti berkaitan dengan materi terkait. Diawali oleh para pakar yang keempatnya merupakan kolaborasi 2 orang dosen Teknik Udayana dan 2 lagi dari Teknik Undiknas, benar-benar memakan sesuai permintaan floor habiskan saja jam kuliahnya, Pak...Nyatanya materi yang dijelaskan dengan cara membaca file papernya (bukan dalam bentuk point-point penting), lumayan membuat bosan para peserta kuliah yang rata-rata sebenarnya masih enerjik untuk mengikuti makul seperti ini.

Hanya saja, lantaran apa yang dijelaskan oleh rekan dosen-dosen tadi jauh dari ilmu yang dimiliki permasing-masing peserta, jadilah suasana perkuliahan beralih pada ajang pamer ha pe, dari saling memperlihatkan foto-foto tersayang hingga saling shoot fitur kamera yang sudah di-set ke profil Silent. Jadi captured soundnya gak terdengar lagi. Hmmm… ‘ilmu baru’ kata seorang rekan. Eh, ilmu yang dikatakan baru oleh rekan kuliah tadi itu, ditularkan oleh si pemilik blog lantaran mereka penasaran, kok bisa-bisanya si blogger mengambil gambar perkuliahan tanpa sepengetahuan untuk kemudian di-upload ke blog ini. Hal ini dipertanyakan, setelah mereka diajak blogwalking menengok isi blog ini disela curi-curi waktu presentasi.

pocol.jpg

Saat jam mulai menunjukkan angka sembilan malam, lagaknya presentasi belum jua selesai, hingga rekan siswi yang biasa menjadi ‘objek penderita’ di blog ini malah tertelungkup lesu (lagi) seperti tempo hari, entah emang merasa penat akan materi kuliah, entah emang gak mood seperti pegawe negeri pas tanggal tua, entah juga kecewa dengan sang pacar yang gak romantis. uhuk uhuk uhuk… betul begitu mbok ?

Hepi endingnya datang saat jarum panjang menunjukkan angka 3, yang artinya waktu sudah kelewat malam untuk kuliah di minggu tenang ini. Jadilah kelompok terakhir yang seharusnya mempresentasikan perihal Badan Usaha, diberikan keringanan untuk tidak melanjutkan lagi sesi kuliah malam ini.Beh, tawang kene sih sing bes serius ngaenin uli dibi peteng kanti tuni sanje di kantor…

Beda Motivasi ya Beda Reaksi

Category : tentang KuLiah

Kalo tempo hari, posting Motivasi dilihat dari perilaku para siswa di ruang kelas besar yang rupanya dimaksudkan pada ruang kerja para pengabdi negara yang beraneka ragam aktivitasnya termasuk mbolos kerja, maunya hari ini posting perihal Motivasi para siswa di kelas kecil yang isinya berdasarkan absen terakhir cuman 11 orang saja, lantaran 1 orang masih cuti hamil.

Yup, ruang kelas pembelajaran pasca di Teknik Unud. Kalo ndak salah kabar terakhirnya ya ‘ujian yang nyontek diam-diam‘ dan juga ‘kok bengong aje, mbak?‘, kali ini situasinya jauh lebih mengasyikkan hanya saja sayangnya bagi sebagian kecil peserta kuliah aja.Pengenalan HTML yang merupakan rangkaian dari makul Sistem Informasi, berkisar pada mengenalkan istilah ‘Tag ‘Link, sempat mengingatkan pada masa lalu saat nekat belajar membuat web gratisan ala Geocities tahun 2002 awal, yang merupakan pengisi waktu luang setelah ditinggal nganten oleh pacar pertama.J

Rupanya seperti biasa, tak semua peserta kuliah antusias mengikuti pembelajaran yang lumayan menguras pikiran, lantaran semaleman ngbikin tugas makul yang laen, ato malah saking bosennya ada yang nekat berpura-pura asyik dengan laptopnya eh ternyata setelah dilirik yang terlihat ya sedang ngliatin isi oleh-oleh hunting Warnet pemilik blog tempo hari. Hasil buruannya tentu puluhan file 3gp dan flv video ah uh. J

Malahan siswi yang duduk diujung, milih ngulik ha pe nya dan setelah itu tertelungkup lesu seperti pegawe negri yang dilanda resah pas tanggal tua. Diantara kepenatan siswa tadi, ada juga bapak-bapak dosen yang terlihat  serius menyimak, walopun pikirannya tetap saja gak ngerti, ne penting ‘berusaha agar bisa mengerti’ katanya. Nah, ne mare ye…

motivasi-reaksi.jpg

Jadi kliatan banget motivasi mereka mengikuti perkuliahan, sejak berangkat dari rumah, menyaksikan beberapa reaksi yang ditunjukkan oleh para peserta kuliah selama pembelajaran kali ini.

Kok Bengong Mbak ?

1

Category : tentang KuLiah

bngong-mbak.jpg

Menjelang berakhirnya semester 2 kuliah Pasca, agaknya yang namanya tugas yang lantas dipresentasikan didepan kelas makin banyak saja. Ini pula yang membuat kelimpungan para peserta kuliah mau mengerjakan tugas mana terlebih dahulu, lantaran rata-rata sama sulitnya.

At last, ada tugas-tugas yang akhirnya dibuat oleh satu orang padahal dalam satu kelompok kerja. Jadilah dua lainnya malah bengong ‘ing tau ken unduk… J

Ujian Pasca masih pake nyontek sembunyi2 ?

6

Category : tentang KuLiah

ujian-sim.jpg

Selasa lalu, uts makul Simi digelar dengan sejuta rasa didada. Kesulitan belajar bahasa pemrograman, yang hingga kini tugasnyapun masih harus terbengkalai, ndak tau mau diapakan.

Jadilah suasana ujian saat itu dipenuhi wajah-wajah kebingungan dari para pesertanya yang rata-rata terbengong dengan materi ujian yang diberikan. Alhasil mata-mata para peserta dibarisan depan, terlihat berlomba sembunyi-sembunyi melirik lembar jawaban peserta yang ada dibaris belakang yang dengan pedenya ngejawab soal ujian, padahal dalam hati udah pasrah, mau lulus ato enggak.

Yang lucu tentu saja gambaran wajah sang mahasiswi pasca yang sesekali noleh kebelakang buat nyalin lembar jawaban yang isinya acak adul pebuh coretan tangan plus saking ngeyelnya, maka dibuatkanlah coretan tambahan ‘apa lihat-lihat’ sambil memamerkan wajah si pembuatnya.

Maka jadilah tawa cekikikan terlontar spontan dari salah satu peserta yang tak siap saat noleh ke belakang, yang diliat bukan lembar jawaban tapi gambar si aneh tadi. Cukup membuat yang lain ikut menoleh. Halah….

cuap-cuap akhir kuliah melewatkan Galungan

Category : tentang KuLiah

Memasuki akhir bulan Januari, tampaknya perkuliahan mulai gencar dilakukan seiring peringatan persyaratan administrasi minimal pertemuan sudah diberikan. Tatap muka 16x dibarengi dengan libur bareng di pertengahan Januari lalu menyebabkan pada mata kuliah yang sama diadakan hingga 2x pertemuan dalam satu minggu.Hari-hari terakhir perkuliahan sudah barang tentu mulai diisi dengan presentasi tugas-tugas yang telah dikerjakan sebelumnya.

Bersyukur menganut paham ‘celeng Galungan celeng Kuningan’ hingga pada akhir-akhir begini perasaan udah tenang, lantaran duluan nekat presentasi.

Namun penyelesaian tugas tak hanya diawali dengan presentasi mengemukakan isi tugas yang sedianya mampu mencerminkan isi dan kesungguhan akan memahami keseluruhan materi yang dibawakan, namun juga harus dicetak rapi serupa dengan konsep penyusunan Thesis berdasarkan buku panduan yang telah diberikan pada awal perkuliahan.

Tugas yang dikerjakan ada pula yang mengundang senyum lantaran pada covernya entah bermaksud memperindah ato malah bertentangan dengan konsep penyusunan Thesis, dimana menampilkan tiga lingkaran seakan mengingatkan pada logo ‘Tiga Roda’.
He… sang pemilik langsung mengumpat.

Usai perkuliahan berakhir maka ujian pun mulai dijalani satu persatu.
Akan sangat bersyukur pabila menemukan sistem ujian yang boleh dibawa pulang dengan tenggat waktu tertentu penyelesaian memberikan ruang kerja bagi otak untuk berpikir dan mencari bahan lebih jauh. Setidaknya diberi kesempatan untuk belajar lagi.

Tak semua pengajar mau seperti itu.
Ada juga yang memberikan ujian layaknya masa SD.
Jarak kursi duduk dipisah jauh antar peserta ujian, ndak boleh ngbuka buku, that’s mean otak mau tak mau sudah harus siap dengan segala bahan yang mungkin belum sempat dipelajari secara mendetail dan textbook.

Ini pula membuat pengalaman lebih banyak berbicara. Tanpa mampu lagi merogoh isi tas yang udah sengaja diisi penuh dengan buku dan diktat pegangan.

Menjawab pertanyaan sekenanya berdasarkani ngatan yang sudah terkontaminasi oleh ‘pencarian link feed bagi blog dan semoga udah bener seperti pada email terakhir atopun malah keruwetan banjir Kuta yang seakan tak pernah habis saat hujan melanda.
Sempat masuk media cetak plus televisi lo.
Berita banjirnya tapi.
Bukan isi otaknya si pegawe nan malas bikin pe er.

Bahkan sebagian besar isi otak sudah dipenuhi oleh 4 GB file video porno besutan lokal dan rata-rata gak ‘worth it’ untuk disaksikan.
Tanpa skenario maupun ketajaman gambar.
Sayang kan kalo yang ditonton cantik tapi harus full bintik gara-gara kecilnya resolusi video rekam ?
Ada juga yang diisi baru sedikit tayangan kilatnya mbak D.Persik yang kembarnya eh apanya gituh, dijawil laki-laki dan ntu orang langsung ditonjok didepan kamera.

Lho, kok malah ngelantur Bung ?

Yah, namanya juga cuap-cuap kala ngejalanin masa kuliah pasca sarjana yang pada awalnya merasa sangat tidak siap namun sudah ‘kadung belus, yah dipaksakan jua untuk dimengerti.

Balik ke soal ujian, gak jarang pula selain jarak duduk jauh, trus ‘closebook, ada juga kalo lagi iseng ngobrolin tugas ditengah ujian yang udah selesai dikerjakan, sang dosenpun mendekat dan seakan mencurigai isi obrolan sebagai sarana untuk bertukar isi ujian ato malah khawatir tujuan obrolan untuk ‘makar menjatuhkan kondisi mister smiling jenderal.
Padahal cuman memperjelas tugas yang udah ruwet eh must tulisan tangan pula.
Bayangkan kalo jawabannya harus ngebuat Time Schedule yang mungkin jauh lebih gampang kalo make MS Excel ato MS Project, ini malah digaris manual trus digambar manual pula.
Syukur-syukur ktemu tampilan kurva-S yang seksi. Nah kalo kurva-S-nya ketemu logo Supermen apa ndak pusing tuh ngerubah dari awal lagi ?
Mangkanya sekarang pertemanan udah gak lagi dengan mouse juga flesh disk tapi balik kanan dengan tip-ex penggaris dan segala macamnya itu.
(mahap kalo ejaan teknoloji-nya salah, ini salah satu efek tulisan tangan tadi. Hehe..)

Oh iya, satu tugas diakhir semester awal ini, ada juga yang ‘back to nature.
Diselesaikan dengan tulisan tangan setebel skripsi yang kalo ditumpuk tiga biji aja lumayan buat menghantar tidur bagi yang lelah menulis tangan.
Hare Gene bikin tugas nulis tangan ?
Aduh.

Rasa-rasanya ni tangan udah gak kuat lagi buat dipake ngelawar pas Penampahan Galungan kemaren. Mungkin bisa jadi salah satu sebab minimnya pasokan lawar dirumah, lantaran banyak tangan yang dimohonkan bantuannya untuk memijat hehe…
Gak nyambung banget deh lo.

Diakhir penyelesaian tugas, perayaan kecilpun dilakukan dengan menggabungkan dua kojong es krim ‘Campina kedalam satu centong besar dan dimakan hingga terasa dinginnya hingga dikepala.
Walah, apa gak makin nambah besar lingkaran perutnya dik ?

After berkutat dengan kuliah dan ujian, tibalah saatnya untuk melanjutkan perkuliahan ke semester berikut yang tentunya diawali dengan…

Senyum tipis…
saat tangan merogoh isi kantung Doraemon yang udah penuh duit rejeki dari berbagai pihak untuk disetor ke dua bank berbeda buat ngbayar SPP yang kabarnya tak gratis bagi mereka yang kuliah pasca, ah, saat Pilkada mungkin diperlukan adanya janji-janji manis untuk menggratiskan SPP bukan hanya di tingkat dasar, tapi juga hingga Pasca Sarjana.
Walah, ini mengkhayal yang mangkin ndak jelas aja deh.

Padahal sedianya ntu duit disiapin buat ngebeli laptop yang udah built in wi-fi juga ada si gigibiru.

Pembayaran yang dilakukan pada Bank terkemuka harus ternodai oleh antrean lama yang gak jelas kapan bakalan dipanggil.
Anyway kata iklan, gak ada noda ya gak belajar katanya.
Belajar apoaan seh ?

Beda jauh dengan sistem yang udah diterapkan oleh bank satunya lagi (sepertinya pula udah diposting beberapa waktu lalu) memberikan nomor antrean yang nantinya bakalan dipanggil berurutan dan boleh mengambil lagi nomor antrean seandainya terlewatkan.

– Ini hanya pengalaman pribadi aja, lantaran asyiknya ng-sms Istri sambil nunggu nomor anrtean eh, pas pesan terkirim, nomor yang tampil pada layar udah lewat jauh dengan nomor yang dipegang.
Akhirnya mengambil nomor antrean lagi diiringi dengan tatapan curiga Pak Satpam, mungkin karena tampang udah mirip-mirip para pengebom teroris yang kabar burungnya bentar lagi bakalan ditembak mati.
Tapi bentarnya itu ntah kapan. Mungkin nunggu tim pengacaranya di-azab duluan sama masyarakat yang udah jadi korbannya.
Wah, ngelantur lagi ya ?

At Last, akhir kuliah ini pula dibarengi oleh libur bersama lagi lantaran Hari Raya Galungan tiba dan seakan menegaskan untuk melupakan sejenak kejengkelan akan tugas tulis tangan atopun tragedi nahas bagi si Silver Tiger yang pagi hari ditabrak mobil kijang plat merah salah satu instansi Badan Pertanahan masih disatu wilayah kerja.
Walopun gondok lantaran si penabrak berkilah gak ngliat motor yang diparkir agak jauh dibelakang mobil saat keluar dari parkiran.
Tapi apa sebegitu bodoh dan teledornya si pengemudi saat ngebawa mobil dinas untuk pulang kampung dan urusan pribadi, lantas menyodorkan selembar kertas merah bergambar kedua Proklamator kita sembari menghindar dan gak mau menyebut alamat rumah maupun nama sendiri. Berlalu dengan cepat begitu saja. Huh ! kebiasaan pegawe pengabdi negara.

Saking emosi lantaran si Tiger terjengkang jatuh, nomor plat merah Kijang tadipun tak tercatat diingatan lagi, dipenuhi dengan kekhawatiran akan bergesernya tangki motor yang mungkin saja mampu membuat shock saat distarter nanti.

Tapi yah, mau bilang apa…
Sudah nasib.
Mungkin karena sebelumnya belum pamitan dengan Leluhur dirumah untuk menghaturkan banten di kantor masing-masing.

Anyway, biarlah si pengemudi tadi menerima karmanya sendiri nanti oleh Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

Akhirnya Selamat merayakan Hari Raya Galungan bagi yang mereka yang bersiap untuk pulang kampung atopun malah sudah membayangkan wajah bahagia anak Istri juga orang tua dirumah.
Semoga dihari yang sepi lalu lintas ini kesejukan selalu terbawa dalam setiap suasana hati penikmat-Nya.

Salam untuk orang-orang yang kau Cintai.

Emosi Tingkat Tinggi

1

Category : tentang KuLiah

Huahem, capeknya.

nulis tangan tugas setebel satusan halaman, lumayan membuat jengkel lantaran tugas yang lain juga masih numpuk dan harus pula diselesaikan.

Tapi akhirnya diambil keputusan dobel.

nulis tangan yang mampu ditulis aja, terutama bahasan yang sedikit halamannya ditambah embel-embel lain.

ngumpulnya tetep aja yang ketikan cuman diselipin pula yang versi tulis tangan.

Yah, barangkali aja pak Dosen mau ngebaca yang ketikan kalo ndak bisa ngbaca tulisan tangan yang awalnya aja berdiri tegak dan rapi, tapi lama-lama jadi tulisan dokter. miring sana sini, gak jelas jadinya apa. hehe….

Emosipun turun lagi mengingat kesabaran istri yang begitu tinggi memberi kata-kata yang menyejukkan warna merah dihati.

seabis sembahyang Kajeng Kliwon kmaren, barulah ide demi ide muncul seiring mendinginnya otak dan isi kepala.

Emosi tingkat tinggi, walo sehari, lumayan terasa…..