Berita Duka : pandebaik.blogspot.com dinyatakan selesai

12

Category : tentang DiRi SenDiri

Hari ini, tanggal 11 Maret 2008 pada akhirnya menjadi hari terakhir blog PandeBaik yang dirilis sekitar Mei 2006 lalu. Hal ini mengingat sudah ada penjelmaannya yang baru dan ternyata malah jauh lebih baik setelah manfaatin Free Hostingnya Rakhahost apalagi ditambahkan imunisasi dan suntikan vitamin dari pak Dokter Cock.

So, nuansa berkabungpun sangat terasa siang hari tadi di Warnet depan Toko Bahagia jalan Veteran, apalagi saat komputer yang masih dipake ngebrowse tiba-tiba ngrestart sendiri yang menyebabkan file image terakhir PandeBaik terhapus begitu saja (karena disimpan sementara di folder My Doc) saat komputer direstart.

Ah, dasar Warnet !

 

pandebaik-is-over-now.jpg

Namun walopun blog sudah dihapus, link akan tetap ditampilkan pada sidebar sebagai kenang-kenangan akan rumah tumpahnya aspirasi uneg-uneg periode Mei 2006 sampe Februari 2008….

pandeividuality itu …..

12

Category : Cinta, tentang DiRi SenDiri

bukan mengartikan nama pande sebagai seorang yang individualistis seperti yang diperkirakan orang selama ini, tapi cuman penyamaran penggabungan dua nama yang memutuskan untuk mengikat janji pada 10 Desember 2005 lalu.

Pande dan ALit.

Semoga merupakan sebuah pernikahan yang langgeng dan dipenuhi oleh Cinta 2 insan yang memiliki perbedaan karakter.

Mencopot kata-kata dalam film lokal ‘GIE’ :

“Kita begitu berbeda dalam semua…… Kecuali dalam Cinta.”

kata-kata ini pula yang menghias kartu undangan nikah tempo hari, bukannya mengutip dari kitab Bhagawadgita seperti kartu pernikahan lainnya. Keto ne….

Kesenduan Memori Lama

Category : tentang DiRi SenDiri

Entah kenapa akhir-akhir ini aku rasanya ingin sekali kembali kemasa lalu untuk sekedar mengingat dan mengenang kisah dan perjalanan sedari kecil, semasa digendong oleh Bapak dan Ibu seperti halnya aku menggendong kemenakanku yang paling kecil, usianya belum setahun, masih lucu-lucunya.Entah kenapa juga aku berkeinginan mendengarkan lagu-lagu kenanganku saat remaja dan merasakan pukulan menohok didada saat melihat kembali koleksi kaset yang pernah kubanggakan pada siapapun yang mampir kekamarku ini.
Iwan Fals sejak album Cikal, Hijau hingga pecahnya Swami grup beken jaman itu jadi Dalbo dan Suket.

Bersenandung sesekali berteriak menghayati lagu kritis dari sang master yang pernah begitu hidup dihati ini selama bertahun-tahun lamanya.
Terkadang sempat terhenyak terdiam kala mendendangkan lagu dari grup Kantata Takwa seperti halnya Kesaksian dan Air Mata. Dua lagu yang sering kunyanyikan saat SMA dulu.

Mengorek isi cd yang menyimpan foto-foto kenangan masa kecilku hingga kini, hingga melihat kembali anggota keluarga yang kini telah tiada, sungguh membuat rasa kangen dan ingin mereka selalu ada disini, dihari ini.

Menatap foto bangganya si Bapak saat menggendong anak bungsu didampingi pula oleh anak sulungnya yang sedang mencandai sikecil.
Lucu dan haru menatap kembali seakan merasakan kebahagiaan bahwa sebentar lagi aku akan menjadi seperti bapakku dulu.

Menatap gembiranya Ibu menggendongku saat diupacarai sumringah seakan berkata ‘inilah buah hatiku terakhir’.

Menatap foto-foto saat aku masuk sekolah TK hingga SD, dengan gaya khas jaman dulu, bersiap sambil menyandang tas sekolah, dan senyum yang terlihat senang karena jarang difoto.
Hingga tersenyum saat melihat betapa kurusnya aku saat SMA dan awal kuliah, membuat hari ini rasanya ingin menjalankan diet agar perut gendut ini bisa mengecil lagi.
Ah, apa bisa…

Perlahan dendang Iwan Fals berpindah ke lagu barunya setelah lama tak muncul dan merilis album Suara Hati juga In Love, masih memberikan kesan sendu dan sangat mendukung suasana hati malam ini.

Mungkin saja ini sedikit rasa yang timbul lantaran tugas demi tugas kuliah selesai dikerjakan, menyisakan mimpi dan angan tuk bisa bahagiakan Istri juga Orang tua dan anakku yang kini masih didalam kandungan.

Melihat foto nenek yang ngemong aku sejak kecil disaat orang tua sibuk bekerja, menatap wajahnya yang mungkin tak pernah aku lakukan hingga kematiannya saat menginjak kelas 2 SD.

Sedikit berharap bahwa Beliaulah yang akan turun tuk menjadi buah hatiku kelak…

Aku sangat merindukan suasana masa lalu…

Suplemen : Movies

Category : tentang DiRi SenDiri

Salah satu sumber inspirasi dalam usia yang mendekati kategori dewasa ini adalah film.
Sama halnya seperti yang dikatakan pada ‘Janji Joni’ bahwa terkadang kisah yang diurai sepanjang film dapat menjadi sumber ide dan inspirasi yang mampu mengubah jalan hidup yang telah ditentukan sebelumnya untuk menjadi lebih baik.The Pursuit of Happyness
Film yang dibintangi Will Smith ini memang awalnya sempat terdiam cukup lama untuk mendapat giliran tayang dilayar komputer, hanya saja saat dicermati dan dicerna, nyatanya memang hampir sama dengan dunia kerja hari ini yang penuh persaingan dan usaha kerja keras.

Apa yang dilalui sepanjang cerita benar-benar menjadi dasar dari semangat maupun tujuan hidup dalam hal mengabdi pada negara, yang walopun terkadang terantuk pada batu namun berusaha untuk tetap maju dan mampu.

Jerry McGuire
Semoga title film diatas gak salah.
Tom Cruise yang berperan sebagai seorang karyawan saat berusaha mengembalikan suasana kerjanya untuk lebih manusiawi mengalami satu tantangan terberat, yaitu dipecat.
Namun apa yang dirintis untuk selalu berusaha dan jujur memang mampu mengais sedikit rejeki yang diharapkan menjadi dasar semangat untuk lebih giat bekerja.

Nothing Hill
Film romantis sang aktor Hugh Grant mengisahkan hidup yang so and so mendadak turun naik dengan adanya sang pujaan yang kebetulan lewat melintasi hidupnya.
Kegagalan dan kekecewaan yang didapat saat sang pujaan tak mampu direngkuh nyatanya mengembalikan kehidupannya menjadi so and so lagi.

Satu hal yang patut ditiru, saat kehidupan yang dilakoni selama ini dengan begitu sederhana dan akhirnya mendapatkan apa yang diinginkan ya memang diharapkan agar tak merubah kesederhanaan tadi agar tak menjadi beban hidup teramat sangat.

My Best Friend Wedding
Masih film romantis dari Julia Roberts yang memberikan makna untuk jujur pada orang yang dicintai dengan tujuan agar ia tahu isi hati yang sebenarnya. Tak lagi memendam dan berharap tanpa berani mengungkapkan….

Mungkin bisa pula dijadikan satu ide saat menjabat nanti, dimana apa yang diinginkan pada bawahan akan demikian pula halnya.

Elizabeth Town
Lupa banget siapa yang membintangi film ini, tapi ia nongol di LOTR jadi si pemanah ganteng. Yang mengisahkan saat keterpurukan dalam hidup terjadi maka nikmatilah bersama orang yang disayangi yang mungkin terlupakan saat kecemerlangan karir diwaktu lalu.

*****

Dari itu semua mungkin bagi sebagian orang film romantis ataupun kisah fiksi tak masuk dalam hitungan sumber semangat dan inspirasi. Hanya saja memang selama hidup yang paling berperan adalah kisah fiksi maupun romantis bercerita tak jauh dari aspek kehidupan sosial yang dijalani hari ini.

Sungguhpun akhir kisahnya memang mampu membuat sedikit perubahan pada hati dan bertekad untuk dapat berbuat sebaik yang diharapkan.

Suplemen Kehidupan

Category : tentang DiRi SenDiri

Tak sangka usia ini sudah akan menginjak kepala Tiga. Itu artinya sudah mulai dituntut untuk bersikap dan berpikir dewasa hingga mulai pula menerapkan aturan orang dewasa yang terkadang sulit untuk diartikan secara gamblang.Berbagai hal telah berusaha dilalui untuk menginjak hari ini sungguh membuat catatan yang panjang dan berliku walopun belum bisa dikatakan sudah melewati pahit getir kehidupan.

Sedari awal mulai mengenal pertemanan hingga aktifitas yang tak dapat dibayangkan sebelumnya membuat hal-hal yang ada dan menjadi kisah masa lalu bisa jadi dianggap satu aspek penting dari faktor-faktor yang menyebabkan langkah bisa sampai disini.

Namun semua itu takkan ada artinya apabila tak ada suntikan maupun dorongan baik dari dalam diri ataupun dari hal diluar kemampuan walopun masih bisa dinikmati, sungguhpun akan menjadi inspirasi dari segala aktifitas dan perjalanan hari ini.

Gambaran hal-hal yang telah dilalui dan menjadi sumber segala ide, semangat maupun tujuan hidup selama hampir menginjak 30 tahunan ini dapatlah dikatakan sebagai vitamin atau suplemen yang lantas dapat mempertahankan eksistensi pribadi.

Tak banyak memang yang mampu diungkap sebagai bahan posting mulai hari ini.
Namun beberapa hal yang barangkali dianggap mampu menjadi suplemen selama hampir 30 tahun bakalan satu persatu diceritakan dengan harapan dapat menjadi sumber inspirasi bagi yang lain dalam kehidupannya.

Undangan Nyleneh

5

Category : tentang DiRi SenDiri

Memasuki bulan-bulan penuh hari baik buat nikah jadi inget dua tahun lalu pas direstui tuk ngambil putri bungsu dari mertua yang galak. Hehehe….Yang jadi ingatan kuat bukan masalah prosesi nikah yang mengambil waktu 3 hari dalam seminggu untuk tukar Cincin, meTipat Bantal dan terakhir Pernikahan.
Tapi berkaitan dengan ide dikepala bertahun-tahun yang tertumpah pada hal-hal kecil dan bersukur bisa terlaksana.

Dari dekorasi yang sederhana bikinan sodara yang masih teruna bajang, trus foto nikah yang dipajang didepan rumah dibuat dari kamera digital 3 MP diperbesar maksimal, diedit dan dibuatkan penyangganya dalam waktu sehari.

Untuk mobil pengantenpun langsung menolak pas ditawarkan type mewah milik famili tapi malah tetep menggunakan kendaraan yang setia menemani selama ini Toyota Kijang tahun 1988. tentunya dihias dikit.

Lokasi upacara gak mau nyewa tempat lain, cukup halaman rumah sendiri dan resepsi malam ditiadakan mengingat kondisi dari keluarga yang ikut membantu dapat dipastikan bakalan payah banget setelah seharian diforsir.

Ada juga embel-embel pernikahan yang memang biasa ada dalam setiap event yaitu souvenir secara paksa ditiadakan, bukan lantaran biaya, tapi kesepakatan berdua agar pernikahan bisa berlangsung kecil dan sederhana.

Ide ini sempat ditentang baik dari ortu sendiri maupun mertua, namun lantas direstui dengan keyakinan bakal berjalan tanpa merepotkan mereka lebih jauh. Mungkin karena ini adalah pernikahan putra bungsu dari pihak yang mengambil dan putri bungsu dari pihak terambil.

Yang membuat kepala geleng-geleng terheran-heran, bukan lantaran denger lagunya Project P, tapi karena desain kartu undangan yang emang tergolong nyeleneh dimata awam.

Ukurannya satu kertas folio dipotong dua memanjang, trus dilipet dua.
Bahan kertas dibeli sendiri di Inti Grafika pake kertas putih untuk cover yang dulu pas kuliah dijamin asli pasti sering dipake buat bikin tugas.
Tujuannya agar mudah dimasukkan kedalam saku, jika para undangan tidak mengetahui pasti lokasi upacara yang tampil pada cover belakang, digambar pake Cad. Aduh !

Undangan diprint sendiri pake printer Canon trus disemprot cat pylox transparan biar tintanya gak luntur.

Desainnya sendiri dijepret pake kamera yang sama dengan mengambil gambar rimbunan pelepah pisang tepi sawah pas lagi jalan-jalan berdua ke Bedugul saat masih pacaran.
Dioprek dikit biar jadi berlatar belakang putih. Tujuannya tentu pengiritan tinta printer yang sepertinya bakalan dicetak banyak mengingat jumlah undangan kedua belah pihak.

Dicetak dalam 2 warna, hijau dan biru muda demi memberikan kesan yang meneduhkan hati.

Kata-kata suci yang terhias pada kartu undanganpun diganti dengan kata-kata Cinta untuk Istri, mencomot dari kata-kata pada film ‘Gie yang waktu itu baru dirilis.
‘Kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam Cinta…’

Yang bikin tambah nyeleneh, dibagian atas kolom nama undangan, ada karikatur kedua mempelai buatan adik sepupu yang juga jadi project leader dari seluruh perencanaan dekor hingga kartu undangan.

Desain kartu ini sempat mengundang kecaman dari berbagai pihak baik ortu, saudara hingga teman kantor. Hanya mereka yang menjadi teman kuliah saja dapat memaklumi desain ini, mengingat desain yang dibuat oleh anak-anak alumni Arsitektur pada saat mereka menikah, memang rada nyleneh.

Ada yang salah tanggap dikira undangan ulang tahun ada juga yang menghina terlalu kekanak-kanakan.
Tapi kapan lagi bisa menyalurkan ide akan momen yang akan kita alami sekali seumur hidup. Iya kan ?

Intruder

1

Category : tentang DiRi SenDiri

Apaan neh ?
Patung pahlawan nasional yang baru dapet penghargaan presiden ? ah bukan…
Penemu nusantara yang dengan bangganya menunjuk cakrawala ? ah, bukan juga… Ini seh foto salah satu dari 2 penyusup mata-mata yang memasuki wilayah kekuasaan peserta kuliah dengan nomor induk Ganjil, sehingga secara resmi merupakan anggota dari 13 orang-orang Ganjil.

Dengan postur dan selera yang gak biasa maka ditasbihkanlah sebagai peserta ter-norak disatu kelas Ganjil.
Ide yang sering ngaco, paling setuju kalo bolos kuliah serta hobi ke kamar kecil lantaran gak kuat AC (dasar wong nDeso !) ditambah hobi njepret diam-diam dan lantas…
“kamu ketahuan… njepret saya… pake ha pe murah… jadi bagian kejengkelan peserta lain sambil bersiap memukul bagian belakang kepalanya dan menyeret tuk dicemplungkan ke lobang buaya. Buset dah !

Waspada pada Blogger

Category : tentang DiRi SenDiri

Seperti kata Petuah Bijak dibawah, ada baiknya berhati-hati kalo lagi deket-deket dengan seorang yang punya hobi nge-blog.
Karena ia akan selalu membawa kamera digital ato paling gak ya hape berkamera untuk diam-diam ngjepret momen atopun ide yang terlintas dibenaknya, tanpa sepengetahuan sang objek.
Lantas merasa tak sabar jika belum dituangkan kedalam Blog.Foto-foto ini adalah suasana pembelajaran tingkat pasca dimana pula merupakan para anggota dari 13 orang Ganjil pada posting sebelumnya.

Tapi ini masih mending, masih banyak foto-foto ‘hot’ dari masing-masing peserta kuliah yang dijepret saat mereka beraksi. Namun foto ‘hot’ diatas maksudnya bukan yang mendebarkan jantung tapi mengundang senyum dikulum. Hehehe…

Adapun jepretan-jepretan yang berhasil diambil bukanlah untuk dikonsumsi umum, hanya sebagai bagian koleksi yang nantinya diharapkan akan menjadi cerita saat semua sudah dilalui dengan baik.
Semoga.

Selamat Datang di Hutan Alas

Category : tentang DiRi SenDiri

Rumah seharusnya memiliki syarat utama, yaitu ketenangan.
Agar manusia yang ada didalamnya bisa merasakan kenikmatan akan hidup baik dan buruknya. Menjadi lebih tegas karena konsentrasi dan keheningan selalu ada.Tapi yang terjadi dirumah Jalan Nangka 31 lama, mungkin membuat kemungkinan slogan ‘home sweet home’ gak berlaku.
Karena apa yang terjadi malah sebaliknya.
Setiap hari dipenuhi keributan, teriakan, raungan, ngomong pun dengan suara keras.
Rumah yang seharusnya tenang, malah menjadi hutan alas yang bisingnya membuat orang-orang didalamnya saling cureng, saling sinis dan gak mau mengalah demi menciptakan ketenangan.

Cuek jadi kata utama.
Peduli amat dengan mereka yang berkeinginan untuk istirahat setelah bekerja seharian.
Buat apa mikirin orang lain, seenaknya aja membunyikan klakson motor saat sampe dirumah. Mungkin sebagai tanda bahwa sang penguasa sudah tiba.

Gak ada lagi rasa hormat, bahwa satu dua orang sangat membutuhkan ketenangan yang memang diperlukan agar bisa hamil. Bahkan orang hamilpun seakan gak punya tempat disini.

Entah apa yang diinginkan oleh setiap makhluk didalamnya, karena berbagai macam jenis ada. Mau yang suka teriak-teriak, nyanyi keras-keras saat jam istirahat, ribut seenaknya, hingga melihara binatang yang suara dan kotorannya bikin hutan alas ini tambah hancur.

Jikapun emosi meledak, selalu saja dituding bersalah, karena gak menghormati orang senang, karena mereka punya hak untuk ribut ato miara binatang.
Kalo didiskusikan lebih dulu, mungkin bisa diterima.
Tapi kalo seenak sendiri miara, trus orang lain yang menikmati hutan alas yang bising dan penuh kotoran, apa etis seperti itu ?

Kehancuran lingkungan sudah didepan mata.
Tunggu saja kapan emosi dan keributan ini bakalan meledak dengan sendirinya saat telah mencapai puncak.

Aku sangat benci dengan rumah ini.

Huahaha…

Category : tentang DiRi SenDiri

Baru sehari ngeposting tentang kesibukan, rutinitas diet n seger2, Tuhan langsung aja ngasi cobaan pada diri, dengan memberikan penyakit Enter the Wind- Masuk Angin.
Ini gara-garanya after nge-blog, aku nginep dirumah mertua, tuk nyobain rumah yang baru dibangun. Lantaran panas, ya nyalain kipas angin. Disosor semalam suntuk tentu membuat pening n muntah2. padahal baru aja kemarennya berbangga diri bisa banyak berkeringat.Ternyata, cobaan akan kebodohan diri lebih cepat datangnya, daripada apa yang kita mohonkan dalam waktu yang lama. Entah kapan berkah dan restu dari Tuhan kan datang…

Diet

Category : tentang DiRi SenDiri

Sudah 2 mingguan ini, aku lagi mencoba untuk extra lebih keras memompa tenaga dalam keseharian menjalankan rutinitas.Mengecilkan perut jadi tujuan utama dalam periode tak terhingga.
Huehehe… ini jelas karena porsi olah raga yang dilakukan paling banter hanya jalan kaki cepat dan juga ‘sit up’ yang kabarnya sudah ketinggalan jaman, dan digantikan oleh geraklan ‘Crounch’, yang pastinya belum diketahui secara jelas dan pasti bagaimana prosesnya.

Hingga kini, setelah 2 mingguan berlalu, ‘sit up’ pun mampu ditingkatkan sedikit lebih lama. Namun tetap saja yang namanya tenaga gak pernah olahraga sebelumnya, nafaspun sudah ngos-ngosan.
Keringat yang membanjiri tubuh, tak hanya karena olah raga tadi, tapi juga rutinitas pagi, untuk membantu Istri menjalankan tugas rumah tangga.

Diet, diimbangi pula dengan mengatur pola makan yang makin hari makin sedikit kadar nasinya, namun tetap diperlukan untuk beraktifitas seperti biasa.

Semoga ini bisa berhasil.
Huehehe….
Pingin bisa bikin peyut ndut jadi ala ‘Six Pack’ seperti yang ditulis ‘MensHealth’ setiap bulannya.