Menjaga Stamina nge-BLoG

8

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang Opini

Sebenarnya agak geli juga ketika seorang teman dari Bali Blogger Community mengusulkan satu tema tambahan untuk bahan siaran BBC on Air yang dilakukan saban hari minggu malam di Radio Bali FM yaitu menjaga stamina nge-BLoG. Ini dilontarkan setelah melihat intensitas turunnya tulisan pada blog milik Agung Pushandaka, Wirautama dan tentu saja PanDe Baik hehehe… tetap ter-upade secara berkala meskipun berada ditengah demam microblogging Facebook ataupun Twitter.

Secara pendapat pribadi sih ada 2 (dua) faktor yang paling menentukan dalam menjaga stamina nge-BLoG, jika itu dilihat dari intensitas tulisan yang dipublish pada BLoG. Faktor pertama adalah waktu luang yang dimiliki oleh seorang blogger dan faktor keduanya ya tujuan yang ditentukan sejak awal nge-BLoG.

Waktu luang terkait dengan kesempatan untuk melahirkan tulisan yang nantinya akan publish pada halaman BLoG. Mencakup ide pemikiran, penulisan, pengembangan, perbaikan hingga waktu untuk menampilkannya. Waktu luang dipengaruhi oleh status pekerjaan dan lingkungan si Blogger.

Seorang Blogger yang memiliki pekerjaan sebagai bisnisman, mengharuskan tingkat mobilitas tinggi, kesibukan kerja padat, jangankan untuk nge-BLoG, bisa jadi waktu untuk bersenda gurau bersama keluarga sangat jarang dimiliki. Akan berbeda apabila si Blogger memiliki pekerjaan yang memungkinkan terciptanya waktu luang yang sangat banyak, misalnya seperti saya seorang PNS tanpa jabatan alias staf. Ketika pekerjaan itu selesai dikerjakan dalam waktu singkat secara otomatis sambil menunggu perintah saya memiliki waktu luang yang biasanya oleh teman-teman dilewatkan dengan cara beragam. Nge-gosip atau menonton gosip di layar televisi, main games bahkan ada juga yang langsung kabur entah kemana… sudah menjadi rahasia umum. Saya sendiri melewatkan waktu luang tersebut untuk beraktifitas di dunia maya mumpung koneksi internet sudah murah, entah untuk membaca berita terkini dari portal detik atau kompas, send received email, berbagi cerita via microblogging facebook hingga yang paling utama, mengelola BLoG.

Lingkungan si Blogger juga bisa mempengaruhi waktu luang loh. Seorang Blogger yang telah berkeluarga tinggal dalam sebuah keluarga kecil akan berbeda kondisinya dengan yang masih tinggal bersama ortu dan keluarga besarnya. Waktu untuk mengurus si kecil dan urusan rumah tangga lainnya  bisa jadi merupakan prioritas utama. Apalagi kalo si Blogger masih melajang dan blom punya pacar. Waaahhh…

Faktor kedua seperti yang sudah saya katakan sebelumnya adalah Tujuan yang ditentukan sejak awal nge-BLoG. Seorang blogger yang berangkat dari keisengan lebih banyak bercerita tentang kesehariannya, aktifitas, jalan-jalan hingga apa yang ia ketahui atau yang berkaitan dengan hobi. Bisa juga tentang sesuatu yang gak jelas maksudnya. Hehehe… ini sih nyindir diri sendiri. Akan berbeda dengan seorang Blogger yang sedari awal sudah menetapkan satu tema atau topik tertentu sebagai isi dari pada BLoG yang dikelola. Misalkan mengkhusus tentang SEO, sepak bola, property ataupun cerpen.

Ditinjau dari segi rating atau traffic jelas yang memiliki tema khusus biasanya akan jauh lebih banyak pengunjungnya, mengingat kejelasan tema atau topik yang diusung. Orang dijamin akan kembali menengok BLoG tersebut untuk melihat tulisan terbaru, barangkali saja bisa berguna untuk menangani kesulitan yang dihadapi. Tidak heran jika ada yang mengklaim traffic kunjungan perhari pada BLoG tertentu mencapai angka seribuan orang. Jauh beda dengan BLoG milik saya kan ?

Hanya saja ketika ide penulisan itu habis, si Blogger biasanya akan  mulai kebingungan mau membahas atau menulis tentang apa. Maka terjadilah yang namanya hiatus atau break sejenak sembari menunggu ide itu muncul lagi. Gak perlulah saya ungkapkan contohnya. Lihat saja dari tanggal terakhir tulisan dibuat atau intensitas lahirnya tulisan setiap bulannya.

Menjaga Intensitas BLoG

BLoG pandebaik.com sejauh ini masih tergolong BLoG yang bersifat iseng-iseng saja. Sekedar menuangkan isi pikiran yang dipenuhi unek-unek soal pekerjaan, aktifitas kuliah, jalan-jalan hingga hobi. Gak ada yang spesial ataupun mengigit untuk dinikmati. Apabila ide tulisan mentok dalam kategori kerja, masih ada cerita lain yang bisa saya buat, entah itu tentang si kecil putri kami, tentang ponsel hingga keluh kesah yang (lagi-lagi) gak jelas maunya apa. Hehehe…

Dalam usia 2 (dua) tahun pertama (masih memakai alamat pandebaik.blogspot.com dan pandeividuality.net) rata-rata dalam sehari saya bisa melahirkan minimal 1 (satu) tulisan.  Maka tak heran total postingan sudah mencapai angka seribuan. Cukup membuat shock pemilik Hosting saat pemindahan Server dari miliknya Egy Rakhahost ke Hendra Bali Orange.

Dalam perkembangannya setelah menggunakan domain pandebaik.com bisa dikatakan saya dijejali aktifitas kuliah tingkat akhir yaitu Tesis yang memaksa saya untuk mengupdate tulisan secara berkala 2 (dua) hingga 3 (tiga) hari sekali. Ini dilakukan agar waktu luang yang saya miliki bisa dibagi dengan keluarga maupun penyelesaian Tesis.

Jadi jangan terlalu heran atau kagum apabila BLoG saya ini dapat terus terupdate yaaa…

Berita Duka : pandebaik.blogspot.com dinyatakan selesai

12

Category : tentang DiRi SenDiri

Hari ini, tanggal 11 Maret 2008 pada akhirnya menjadi hari terakhir blog PandeBaik yang dirilis sekitar Mei 2006 lalu. Hal ini mengingat sudah ada penjelmaannya yang baru dan ternyata malah jauh lebih baik setelah manfaatin Free Hostingnya Rakhahost apalagi ditambahkan imunisasi dan suntikan vitamin dari pak Dokter Cock.

So, nuansa berkabungpun sangat terasa siang hari tadi di Warnet depan Toko Bahagia jalan Veteran, apalagi saat komputer yang masih dipake ngebrowse tiba-tiba ngrestart sendiri yang menyebabkan file image terakhir PandeBaik terhapus begitu saja (karena disimpan sementara di folder My Doc) saat komputer direstart.

Ah, dasar Warnet !

 

pandebaik-is-over-now.jpg

Namun walopun blog sudah dihapus, link akan tetap ditampilkan pada sidebar sebagai kenang-kenangan akan rumah tumpahnya aspirasi uneg-uneg periode Mei 2006 sampe Februari 2008….

Kesenduan Memori Lama

Category : tentang DiRi SenDiri

Entah kenapa akhir-akhir ini aku rasanya ingin sekali kembali kemasa lalu untuk sekedar mengingat dan mengenang kisah dan perjalanan sedari kecil, semasa digendong oleh Bapak dan Ibu seperti halnya aku menggendong kemenakanku yang paling kecil, usianya belum setahun, masih lucu-lucunya.Entah kenapa juga aku berkeinginan mendengarkan lagu-lagu kenanganku saat remaja dan merasakan pukulan menohok didada saat melihat kembali koleksi kaset yang pernah kubanggakan pada siapapun yang mampir kekamarku ini.
Iwan Fals sejak album Cikal, Hijau hingga pecahnya Swami grup beken jaman itu jadi Dalbo dan Suket.

Bersenandung sesekali berteriak menghayati lagu kritis dari sang master yang pernah begitu hidup dihati ini selama bertahun-tahun lamanya.
Terkadang sempat terhenyak terdiam kala mendendangkan lagu dari grup Kantata Takwa seperti halnya Kesaksian dan Air Mata. Dua lagu yang sering kunyanyikan saat SMA dulu.

Mengorek isi cd yang menyimpan foto-foto kenangan masa kecilku hingga kini, hingga melihat kembali anggota keluarga yang kini telah tiada, sungguh membuat rasa kangen dan ingin mereka selalu ada disini, dihari ini.

Menatap foto bangganya si Bapak saat menggendong anak bungsu didampingi pula oleh anak sulungnya yang sedang mencandai sikecil.
Lucu dan haru menatap kembali seakan merasakan kebahagiaan bahwa sebentar lagi aku akan menjadi seperti bapakku dulu.

Menatap gembiranya Ibu menggendongku saat diupacarai sumringah seakan berkata ‘inilah buah hatiku terakhir’.

Menatap foto-foto saat aku masuk sekolah TK hingga SD, dengan gaya khas jaman dulu, bersiap sambil menyandang tas sekolah, dan senyum yang terlihat senang karena jarang difoto.
Hingga tersenyum saat melihat betapa kurusnya aku saat SMA dan awal kuliah, membuat hari ini rasanya ingin menjalankan diet agar perut gendut ini bisa mengecil lagi.
Ah, apa bisa…

Perlahan dendang Iwan Fals berpindah ke lagu barunya setelah lama tak muncul dan merilis album Suara Hati juga In Love, masih memberikan kesan sendu dan sangat mendukung suasana hati malam ini.

Mungkin saja ini sedikit rasa yang timbul lantaran tugas demi tugas kuliah selesai dikerjakan, menyisakan mimpi dan angan tuk bisa bahagiakan Istri juga Orang tua dan anakku yang kini masih didalam kandungan.

Melihat foto nenek yang ngemong aku sejak kecil disaat orang tua sibuk bekerja, menatap wajahnya yang mungkin tak pernah aku lakukan hingga kematiannya saat menginjak kelas 2 SD.

Sedikit berharap bahwa Beliaulah yang akan turun tuk menjadi buah hatiku kelak…

Aku sangat merindukan suasana masa lalu…

Tahun Baru udah lewat tuh

Category : tentang KHayaLan

Ah, gak terasa ya kalo tanggalan kalender udah nunjukin angka 6. itu artinya bentar lagi hari-H upacara ‘Megedong-gedongan’ adik bayi di kandunganpun tiba.
Sungguh senang rasanya sekaligus ketug-ketug menunggu hari yang dinanti dua bulan lagi.Gemerlap akhir tahunpun seakan sirna. Tak ada lagi yang namanya cempreng suara terompet memekakkan telinga juga ledakan kembang api tengah malam.
Kini berganti kembali dengan rutinitas yang seakan tiada hentinya.

Segala harapan yang pernah dikatakan di awal tahun mungkin saja sudah terlupakan. Janji-jani akan menjadi lebih baik ato malah janji untuk menguruskan perut agaknya boleh dikatakan mimpi sesaat. Ya kembali pada kelakuan tahun lalu. Gak berubah.

Perilaku PNS sebagai abdi negarapun memang belum berubah. Ini lantaran tanggal 10 besok, rencananya bakalan liburan akhir tahun bareng rekan sekantor.
Liburan akhir tahun kok di awal tahun kek ?
Yah, mungkin karena akhir tahun kmaren, hari-hari dipenuhi kewajiban untuk nguberin pengaspalan di lokasi-lokasi yang mendapat dana Bencana Alam. Jadi ya ngutamakan itu dulu.

Ah, memang gak ada yang berubah walo Tahun Baru udah lewat jauh….

Akhir Liburan seorang PNS : Ngorok

Category : tentang PLeSiran

Tiga hari teakhir ada senandung baru yang dilafalkan setiap malam dan siang saat mata terpejam dan sempat membuat mangkel sang Istri yang terpikirkan untuk menjahit mulut dengan jarum dan benang milik Ibu. Hehehe… Ngorok, kata sebagian pakar sih akibat dari penyumbatan saluran pernafasan yang bla bla bla dan seterusnya namun lebih banyak disebabkan oleh faktor overweight. Nah lo.

Kegemukan yang melanda perut menjadi ndut bisa jadi salah satu pengaruh terbesar sehingga memberikan peluang besar bagi OSAS (obstruktif sleep apaan gitu) menjangkiti tubuh dan pikiran yang berfek pada banyak hal negatif. Diantaranya ya ngorok.

Ngorok katanya kalo sebatas lantaran overweight ya diatasi cukup dengan diet.
Ato kalo mau yang simpel ya tidur miring kesatu sisi dan menghindari tidur telentang.
Ah, alamat istri gak bakalan ngelirik. Hehehe…

Tapi suasana angin ngelinus belakangan ini ditambah nuansa dingin setiap hari, agaknya memang mendukung alternatif kedua tadi untuk tidur miring sambil menarik selimut setinggi leher dan berusaha tidak merubah posisi hingga pagi.

Hasilnya ?
Mak Nyusss…
Kata Istri sih gak ada tuh lantunan orok eh ngorok yang sempat bikin jengkel dia.
Dan acara tidur miring serta nyingkrung dengan selimutpun berlanjut hingga waktu menunjukkan jam 6 lebih.

Wah, kesiangan ne !

Suplemen : Movies

Category : tentang DiRi SenDiri

Salah satu sumber inspirasi dalam usia yang mendekati kategori dewasa ini adalah film.
Sama halnya seperti yang dikatakan pada ‘Janji Joni’ bahwa terkadang kisah yang diurai sepanjang film dapat menjadi sumber ide dan inspirasi yang mampu mengubah jalan hidup yang telah ditentukan sebelumnya untuk menjadi lebih baik.The Pursuit of Happyness
Film yang dibintangi Will Smith ini memang awalnya sempat terdiam cukup lama untuk mendapat giliran tayang dilayar komputer, hanya saja saat dicermati dan dicerna, nyatanya memang hampir sama dengan dunia kerja hari ini yang penuh persaingan dan usaha kerja keras.

Apa yang dilalui sepanjang cerita benar-benar menjadi dasar dari semangat maupun tujuan hidup dalam hal mengabdi pada negara, yang walopun terkadang terantuk pada batu namun berusaha untuk tetap maju dan mampu.

Jerry McGuire
Semoga title film diatas gak salah.
Tom Cruise yang berperan sebagai seorang karyawan saat berusaha mengembalikan suasana kerjanya untuk lebih manusiawi mengalami satu tantangan terberat, yaitu dipecat.
Namun apa yang dirintis untuk selalu berusaha dan jujur memang mampu mengais sedikit rejeki yang diharapkan menjadi dasar semangat untuk lebih giat bekerja.

Nothing Hill
Film romantis sang aktor Hugh Grant mengisahkan hidup yang so and so mendadak turun naik dengan adanya sang pujaan yang kebetulan lewat melintasi hidupnya.
Kegagalan dan kekecewaan yang didapat saat sang pujaan tak mampu direngkuh nyatanya mengembalikan kehidupannya menjadi so and so lagi.

Satu hal yang patut ditiru, saat kehidupan yang dilakoni selama ini dengan begitu sederhana dan akhirnya mendapatkan apa yang diinginkan ya memang diharapkan agar tak merubah kesederhanaan tadi agar tak menjadi beban hidup teramat sangat.

My Best Friend Wedding
Masih film romantis dari Julia Roberts yang memberikan makna untuk jujur pada orang yang dicintai dengan tujuan agar ia tahu isi hati yang sebenarnya. Tak lagi memendam dan berharap tanpa berani mengungkapkan….

Mungkin bisa pula dijadikan satu ide saat menjabat nanti, dimana apa yang diinginkan pada bawahan akan demikian pula halnya.

Elizabeth Town
Lupa banget siapa yang membintangi film ini, tapi ia nongol di LOTR jadi si pemanah ganteng. Yang mengisahkan saat keterpurukan dalam hidup terjadi maka nikmatilah bersama orang yang disayangi yang mungkin terlupakan saat kecemerlangan karir diwaktu lalu.

*****

Dari itu semua mungkin bagi sebagian orang film romantis ataupun kisah fiksi tak masuk dalam hitungan sumber semangat dan inspirasi. Hanya saja memang selama hidup yang paling berperan adalah kisah fiksi maupun romantis bercerita tak jauh dari aspek kehidupan sosial yang dijalani hari ini.

Sungguhpun akhir kisahnya memang mampu membuat sedikit perubahan pada hati dan bertekad untuk dapat berbuat sebaik yang diharapkan.

Suplemen Kehidupan

Category : tentang DiRi SenDiri

Tak sangka usia ini sudah akan menginjak kepala Tiga. Itu artinya sudah mulai dituntut untuk bersikap dan berpikir dewasa hingga mulai pula menerapkan aturan orang dewasa yang terkadang sulit untuk diartikan secara gamblang.Berbagai hal telah berusaha dilalui untuk menginjak hari ini sungguh membuat catatan yang panjang dan berliku walopun belum bisa dikatakan sudah melewati pahit getir kehidupan.

Sedari awal mulai mengenal pertemanan hingga aktifitas yang tak dapat dibayangkan sebelumnya membuat hal-hal yang ada dan menjadi kisah masa lalu bisa jadi dianggap satu aspek penting dari faktor-faktor yang menyebabkan langkah bisa sampai disini.

Namun semua itu takkan ada artinya apabila tak ada suntikan maupun dorongan baik dari dalam diri ataupun dari hal diluar kemampuan walopun masih bisa dinikmati, sungguhpun akan menjadi inspirasi dari segala aktifitas dan perjalanan hari ini.

Gambaran hal-hal yang telah dilalui dan menjadi sumber segala ide, semangat maupun tujuan hidup selama hampir menginjak 30 tahunan ini dapatlah dikatakan sebagai vitamin atau suplemen yang lantas dapat mempertahankan eksistensi pribadi.

Tak banyak memang yang mampu diungkap sebagai bahan posting mulai hari ini.
Namun beberapa hal yang barangkali dianggap mampu menjadi suplemen selama hampir 30 tahun bakalan satu persatu diceritakan dengan harapan dapat menjadi sumber inspirasi bagi yang lain dalam kehidupannya.

Undangan Nyleneh

5

Category : tentang DiRi SenDiri

Memasuki bulan-bulan penuh hari baik buat nikah jadi inget dua tahun lalu pas direstui tuk ngambil putri bungsu dari mertua yang galak. Hehehe….Yang jadi ingatan kuat bukan masalah prosesi nikah yang mengambil waktu 3 hari dalam seminggu untuk tukar Cincin, meTipat Bantal dan terakhir Pernikahan.
Tapi berkaitan dengan ide dikepala bertahun-tahun yang tertumpah pada hal-hal kecil dan bersukur bisa terlaksana.

Dari dekorasi yang sederhana bikinan sodara yang masih teruna bajang, trus foto nikah yang dipajang didepan rumah dibuat dari kamera digital 3 MP diperbesar maksimal, diedit dan dibuatkan penyangganya dalam waktu sehari.

Untuk mobil pengantenpun langsung menolak pas ditawarkan type mewah milik famili tapi malah tetep menggunakan kendaraan yang setia menemani selama ini Toyota Kijang tahun 1988. tentunya dihias dikit.

Lokasi upacara gak mau nyewa tempat lain, cukup halaman rumah sendiri dan resepsi malam ditiadakan mengingat kondisi dari keluarga yang ikut membantu dapat dipastikan bakalan payah banget setelah seharian diforsir.

Ada juga embel-embel pernikahan yang memang biasa ada dalam setiap event yaitu souvenir secara paksa ditiadakan, bukan lantaran biaya, tapi kesepakatan berdua agar pernikahan bisa berlangsung kecil dan sederhana.

Ide ini sempat ditentang baik dari ortu sendiri maupun mertua, namun lantas direstui dengan keyakinan bakal berjalan tanpa merepotkan mereka lebih jauh. Mungkin karena ini adalah pernikahan putra bungsu dari pihak yang mengambil dan putri bungsu dari pihak terambil.

Yang membuat kepala geleng-geleng terheran-heran, bukan lantaran denger lagunya Project P, tapi karena desain kartu undangan yang emang tergolong nyeleneh dimata awam.

Ukurannya satu kertas folio dipotong dua memanjang, trus dilipet dua.
Bahan kertas dibeli sendiri di Inti Grafika pake kertas putih untuk cover yang dulu pas kuliah dijamin asli pasti sering dipake buat bikin tugas.
Tujuannya agar mudah dimasukkan kedalam saku, jika para undangan tidak mengetahui pasti lokasi upacara yang tampil pada cover belakang, digambar pake Cad. Aduh !

Undangan diprint sendiri pake printer Canon trus disemprot cat pylox transparan biar tintanya gak luntur.

Desainnya sendiri dijepret pake kamera yang sama dengan mengambil gambar rimbunan pelepah pisang tepi sawah pas lagi jalan-jalan berdua ke Bedugul saat masih pacaran.
Dioprek dikit biar jadi berlatar belakang putih. Tujuannya tentu pengiritan tinta printer yang sepertinya bakalan dicetak banyak mengingat jumlah undangan kedua belah pihak.

Dicetak dalam 2 warna, hijau dan biru muda demi memberikan kesan yang meneduhkan hati.

Kata-kata suci yang terhias pada kartu undanganpun diganti dengan kata-kata Cinta untuk Istri, mencomot dari kata-kata pada film ‘Gie yang waktu itu baru dirilis.
‘Kita begitu berbeda dalam semua, kecuali dalam Cinta…’

Yang bikin tambah nyeleneh, dibagian atas kolom nama undangan, ada karikatur kedua mempelai buatan adik sepupu yang juga jadi project leader dari seluruh perencanaan dekor hingga kartu undangan.

Desain kartu ini sempat mengundang kecaman dari berbagai pihak baik ortu, saudara hingga teman kantor. Hanya mereka yang menjadi teman kuliah saja dapat memaklumi desain ini, mengingat desain yang dibuat oleh anak-anak alumni Arsitektur pada saat mereka menikah, memang rada nyleneh.

Ada yang salah tanggap dikira undangan ulang tahun ada juga yang menghina terlalu kekanak-kanakan.
Tapi kapan lagi bisa menyalurkan ide akan momen yang akan kita alami sekali seumur hidup. Iya kan ?

Intruder

1

Category : tentang DiRi SenDiri

Apaan neh ?
Patung pahlawan nasional yang baru dapet penghargaan presiden ? ah bukan…
Penemu nusantara yang dengan bangganya menunjuk cakrawala ? ah, bukan juga… Ini seh foto salah satu dari 2 penyusup mata-mata yang memasuki wilayah kekuasaan peserta kuliah dengan nomor induk Ganjil, sehingga secara resmi merupakan anggota dari 13 orang-orang Ganjil.

Dengan postur dan selera yang gak biasa maka ditasbihkanlah sebagai peserta ter-norak disatu kelas Ganjil.
Ide yang sering ngaco, paling setuju kalo bolos kuliah serta hobi ke kamar kecil lantaran gak kuat AC (dasar wong nDeso !) ditambah hobi njepret diam-diam dan lantas…
“kamu ketahuan… njepret saya… pake ha pe murah… jadi bagian kejengkelan peserta lain sambil bersiap memukul bagian belakang kepalanya dan menyeret tuk dicemplungkan ke lobang buaya. Buset dah !

Waspada pada Blogger

Category : tentang DiRi SenDiri

Seperti kata Petuah Bijak dibawah, ada baiknya berhati-hati kalo lagi deket-deket dengan seorang yang punya hobi nge-blog.
Karena ia akan selalu membawa kamera digital ato paling gak ya hape berkamera untuk diam-diam ngjepret momen atopun ide yang terlintas dibenaknya, tanpa sepengetahuan sang objek.
Lantas merasa tak sabar jika belum dituangkan kedalam Blog.Foto-foto ini adalah suasana pembelajaran tingkat pasca dimana pula merupakan para anggota dari 13 orang Ganjil pada posting sebelumnya.

Tapi ini masih mending, masih banyak foto-foto ‘hot’ dari masing-masing peserta kuliah yang dijepret saat mereka beraksi. Namun foto ‘hot’ diatas maksudnya bukan yang mendebarkan jantung tapi mengundang senyum dikulum. Hehehe…

Adapun jepretan-jepretan yang berhasil diambil bukanlah untuk dikonsumsi umum, hanya sebagai bagian koleksi yang nantinya diharapkan akan menjadi cerita saat semua sudah dilalui dengan baik.
Semoga.

Selamat Datang di Hutan Alas

Category : tentang DiRi SenDiri

Rumah seharusnya memiliki syarat utama, yaitu ketenangan.
Agar manusia yang ada didalamnya bisa merasakan kenikmatan akan hidup baik dan buruknya. Menjadi lebih tegas karena konsentrasi dan keheningan selalu ada.Tapi yang terjadi dirumah Jalan Nangka 31 lama, mungkin membuat kemungkinan slogan ‘home sweet home’ gak berlaku.
Karena apa yang terjadi malah sebaliknya.
Setiap hari dipenuhi keributan, teriakan, raungan, ngomong pun dengan suara keras.
Rumah yang seharusnya tenang, malah menjadi hutan alas yang bisingnya membuat orang-orang didalamnya saling cureng, saling sinis dan gak mau mengalah demi menciptakan ketenangan.

Cuek jadi kata utama.
Peduli amat dengan mereka yang berkeinginan untuk istirahat setelah bekerja seharian.
Buat apa mikirin orang lain, seenaknya aja membunyikan klakson motor saat sampe dirumah. Mungkin sebagai tanda bahwa sang penguasa sudah tiba.

Gak ada lagi rasa hormat, bahwa satu dua orang sangat membutuhkan ketenangan yang memang diperlukan agar bisa hamil. Bahkan orang hamilpun seakan gak punya tempat disini.

Entah apa yang diinginkan oleh setiap makhluk didalamnya, karena berbagai macam jenis ada. Mau yang suka teriak-teriak, nyanyi keras-keras saat jam istirahat, ribut seenaknya, hingga melihara binatang yang suara dan kotorannya bikin hutan alas ini tambah hancur.

Jikapun emosi meledak, selalu saja dituding bersalah, karena gak menghormati orang senang, karena mereka punya hak untuk ribut ato miara binatang.
Kalo didiskusikan lebih dulu, mungkin bisa diterima.
Tapi kalo seenak sendiri miara, trus orang lain yang menikmati hutan alas yang bising dan penuh kotoran, apa etis seperti itu ?

Kehancuran lingkungan sudah didepan mata.
Tunggu saja kapan emosi dan keributan ini bakalan meledak dengan sendirinya saat telah mencapai puncak.

Aku sangat benci dengan rumah ini.