Berburu Ponsel Android Best Buy Level Menengah

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan tulisan sebelumnya yang mencoba untuk memberikan rekomendasi perangkat ponsel Android Best Buy, berikut saya ambil untuk level kelas Menengah dengan kisaran harga 1,5 hingga 3,5 jutaan.

Pada rentang harga ini, spesifikasi yang barangkali bisa ditawarkan sejauh ini adalah besaran prosesor Dual Core 1 GHz, RAM 1 GB dan 8 GB Internal Storage. Selebihnya bisa jadi dimensi lebar diagonal layar 4 inchi, kamera 5 MP dan kapasitas batere 1.800 mAh. Cukup untuk bertahan seharian penuh dalam kondisi pemakaian normal.

Pilihan pertama, bisa dilihat dari milik Samsung Galaxy Grand I9082 yang menawarkan besaran layar 5 inchi, prosesor Dual Core 1,2 GHz, 1 GB RAM dan 8 GB Intetnal Storage, plus kapasitas batere 2.100 mAh. Khusus untuk pasar Indonesia, seri Grand diluncurkan dalam versi Duos atau Dual Sim card GSM-GSM, yang kabarnya merupakan versi murah bentukan Galaxy Note II yang fenomenal itu.

Pilihan kedua datang dari Sony Xperia L, dengan kemampuan setara Samsung Galaxy Grand, namun berlayar sedikit lebih kecil meski masih diatas standar diatas, 4,3 inchi. Plus kapasitas daya batere 1.750 mAh. Untuk harga jual, Sony berada dibawah angka 3 juta rupiah.

Pilihan ketiga datang dari HTC One SC, salah satu varian dari One series, yang ditawarkan dengan dual jaringan, CDMA (3G) dan GSM (2G) dengan spesifikasi sedikit dibawah standar, yaitu pada item Internal Storage yang hanya sebesar 4 GB saja. Dan Serupa dengan spesifikasi tersebut, alternatif kedua pada pilihan ketiga ini datang dari miliknya LG lewat Optimus L9 dengan tambahan lebar layar 4,7 inchi plus daya batere diatas 2.000 mAh.

Sedangkan alternatif pilihan yang datang dari vendor lain diluar empat nama diatas, ada Oppo Find Way, Huawei Ascend P1, Lenovo S890 dan Acer Liquid E2. Dimana rata-rata memiliki spesifikasi serupa perangkat milik LG Optimus L9, terkecuali yang disebutkan terakhir sudah mengadopsi prosesor Quad Core dengan harga jual yang cukup terjangkau.

10 Pertimbangan Bagaimana Memilih Perangkat Android yang Tepat sesuai Kebutuhan

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah sekian lama menggunakan dan berusaha memahami bagaimana perangkat Android mengerti akan kebutuhan penggunanya, tulisan berikut saya persembahkan unruk Rekan-rekan semua yang barangkali berkeinginan untuk mencoba memilih perangkat Android yang tepat sesuai kebutuhan, baik yang berkaitan dengan pekerjaan ataupun lifestyle.

Apa saja yang dapat dipertimbangkan dalam memilih perangkat Android yang sesuai dengan Kebutuhan ? Berikut 10 peringkat yang bagi saya pribadi patut dipertimbangkan.

Peringkat Pertama, tentu saja Harga. Harga akan terkait erat dengan persediaan Budget yang ada. Pertimbangan pertama ini bisa dilewati jika Harga atau Budget bukan lagi menjadi satu masalah besar untuk memilih perangkat Android. Untuk pertimbangan Harga, saya pilah menjadi tiga. High Budget, Mid Budget dan Low Budget. Semakin tinggi harga ataupun budget yang dimiliki, maka perangkat Android yang dapat dipilih akan makin banyak jenis maupun kemampuannya. Sejauh ini sudah ada perangkat Android yang mengadopsi prosesor dual core (LG Optimus 2X), layar AMOLED (Samsung Galaxy S)atau Tablet dengan layar lebar nan luas (Samsung Galaxy Tab 10.1). di Mid Budget, dipenuhi oleh produk-produk yang secara kemampuan sangat layak diperhitungkan namun masih dapat dijangkau oleh kantong. Well, ada Samsung Galaxy ACE S5830 yang saya miliki atau LG Optimus One atau Sony Ericsson Xperia Mini Pro. Sedangkan pada tingkay Low Budget, ditawarkan produk dengan harga yang sangat menggiurkan namun tetap mengadopsi sistem operasi yang pintar. Katakanlah seperti Samsung Galaxy Mini, LP Optimus Me ataupun Sony Ericsson X8.

Peringkat KeDua, saya ambil Brand. Semakin beken Brand yang mengusung perangkat Android akan berbanding lurus dengan harga yang harus dibayarkan. Katakanlah HTC atau Sony Ericsson yang biasanya rajin mengisi pangsa pasar High Budget. Kemudian ada Samsung, LG dan Motorola yang masuk di semua lini. Sedangkan di bagian brand lokal ada Imo, Nexian dan CSL yang rata-rata bisa dikatakan sangat terjangkau.Faktor Brand biasanya terkait erat pula dengan UI (User Interface), bahan baku perangkat atau bahkan fitur khusus yang ditawarkan.

Peringkat KeTiga ada Luasan Layar. Yang saya maksudkan disini adalah lebar layar sentuh yang menjadi persyaratan mutlak sebuah perangkat Android. Semakin lebar layar yang dimiliki, semakin mahal pula harga yang harus dibayarkan. Untuk perangkat ponsel Android pada umumnya berkisar 2,5” s/d 3,5”. Yang masuk dalam kategori ponsel Premium kisaran 4” s/d 5” sedangkan yang masuk dalam kategori Tablet kisaran 7”, 8,9” s/d 10”.  Semakin lebar luasan layar, semakin nyaman pula untuk digunakan.

Peringkat KeEmpat adalah Versi sistem operasi Android yang dibekali pada perangkat. Tahun 2011 memang sudah sangat jarang ditemukan perangkat Android yang masih menggunakan versi 1.5 atau yang dikenal dengan istilah Donut atau versi 1.6 Cupcake sebagai bahan jualan utama dalam kondisi baru. Minimal versi 2.1 Eclair, atau yang sudah umum bahkan menjadi standar 2.2 Froyo, sedangkan yang 2.3 GingerBread (kue jahe) dan 3.0 HoneyComb masih bisa dikatakan sangat jarang digunakan, kecuali untuk ponsel premium atau perangkat Tablet.  Semakin baru versi sistem operasi yang digunakan, semakin banyak kemudahan/kelebihan yang didapatkan. Katakanlah fitur Tethering atau Portable Hotspot, atau bahkan pemilahan Storage antara aplikasi dengan Games.

Peringkat KeLima adalah Resolusi layar yang digunakan. Disini saya bagi menjadi tiga juga, antara yang standar dengan resolusi 240×320 atau sebaliknya (Samsung Galaxy Mini, LG Optimus Me, Samsung Galaxy Pro dan Fit), menengah dengan resolusi 320×480 (Samsung Galaxy ACE dan Gio) dan yang paling keren itu 480×800 atau lebih (LG Optimus 2X, samsung Galaxy S II, Samsung Galaxy Tab). Semakin besar resolusi layar, ya semakin mahal pula harganya. Semakin besar resolusi layar yang dimiliki, maka tingkat kompabilitas perangkat dengan banyaknya aplikasi dan juga games pun akan semakin besar.

Peringkat KeEnam adalah Kekuatan Prosesor.  Untuk yang satu ini akan berbanding lurus dengan kinerja perangkat saat melakukan pekerjaan Multitasking (banyak aktifitas dalam waktu yang bersamaan). Semakin besar prosesor, ya semakin sedikit jeda/lag yang mungkin terjadi saat beraktifitas. Memang masih ada perangkat yang menggunakan prosesor 500 MHz, namun yang menjadi standar masa kini adalah 600 MHz atau bahkan ada pula yang sedikit lebih besar, 800 MHz. Sedangkan yang tergolong High Budget, sudah ada yang mengadopsi 1 GHz, 1,2 GHz bahkan LP Optmus 2X menggunakan Dual Core sebagai mesin penggerak utamanya.

Peringkat KeTujuh adalah Jenis layar yang digunakan, apakah sudah mendukung MultiTouch atau belum. Untuk pertimbangan ini akan banyak berpengaruh pada pola pemakaian, terutama yang berkaitan dengan Browser, Foto, Dokumen, ataupun peta. Akan sangat memudahkan apabila layar dapat mengadopsi fitur Cubit untuk memperbesar/kecil skala.

Peringkat keDelapan masuk pada Memory Internal. Untuk yang satu ini dibutuhkan pemahaman akan spec Teknis yang disertakan pada masing-masing perangkat. Ada yang hanya menyediakan sekitar 200 MB (perangkat Samsung dan LG di tingkat menengah kebawah), 512 MB (rata-rata didominasi Motorola) atau bahkan 1 GB dan lebih (HTC, Samsung  atau  Sony Ericsson). Besaran Memory Internal ini akan sangat berpengaruh pada banyaknya aplikasi yang bisa diinstalasi pada perangkat, apalagi jika masih mengadopsi versi 2.1 Eclair. Mau tidak mau secara defaultnya harus berbagi pula dengan Games.

Peringkat keSembilan saya ambil besaran Daya yang akan mengCover semua pertimbangan dan aktifitas diatas. Rata-rata masih berkutat di besaran 1.300 MAh. Kalaupun lebih, paling banter kisaran 1.500 atau 1.650 MAh. Kecuali perangkat tablet yang kalau tidak salah diatas 2.000 atau 4.000-an MAh. Besaran daya akan sangat berpengaruh pada kekuatan ponsel atau perangkat untuk melakukan StandBy baik dalam keadaan full online atau beraktifitas. Umur daya untuk penggunaan aktifitas Online secara terus menerus, kurang lebih sama dengan perangkat BlackBerry, bahkan bisa jadi malah jauh lebih boros. Apalagi jika pengguna mengaktifkan pula fitur GPS-nya. Namun untuk aktifitas Online yang sesekali (dapat diatur dengan menggunakan APN On/Off dan juga Advanced task Killer), daya tahannya malah bisa bertambah lama.

Peringkat Bontot atau keSepuluh saya pilihkan Desain. Untuk yang satu ini bisa jadi malah menjadi pertimbangan utama setelah Harga, tapi percayalah, bagi saya Desain bisa diatur kenomor sekian, apabila kebutuhan kerja atau lifestyle menjadi pertimbangan utama.

Sepuluh pertimbangan untuk memilih perangkat Android yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan.

Compare TabletPC support by Forsel and Sinyal Tabloid

13

Category : tentang TeKnoLoGi

Bukan tanpa alasan saya menurunkan tulisan komparasi/perbandingan beberapa TabletPC kali ini, tepatnya untuk didedikasikan pada semua teman yang bertanya sebelum membeli perangkat TabletPC yang rupanya beneran booming di tahun 2011 ini. Entah akan digunakan untuk menunjang pekerjaan secara mobile ataupun hanya untuk sekedar pamer gadget dan gengsi. It’s all yours.

Seperti halnya judul tulisan diatas, kali ini source yang saya gunakan adalah dua bacaan wajib yang saya dapat rekomendasikan pula kepada teman semua apabila ingin berbicara Gadget dan Teknologi dengan lebih baik. Majalah Forsel dengan Edisi Super Android April 2011 lalu dan Tabloid Sinyal dengan Edisi 120 10 Juni 2011 yang menurunkan Edisi TabletPC. Well, seperti halnya majalah InfoKomputer April 2003 jaman dulu yang menurunkan Edisi PDA Konvergensi, bisa dikatakan kedua Source diatas rupanya mampu mematahkan apa yang saya yakini sebelumnya dan mulai berpindah ke lain hati.

Yuk kita mulai.

Samsung Galaxy Tab 7”. Rp. 4,8 jt. Tahun Rilis Oktober 2010. OS : Android 2.2 Froyo. Layar 1024×600 pixel. Kamera belakang 3,2 MP depan (video call) 1,3 MP. Procie 1 GHz. RAM 512 MB. Internal 16 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support Voice dan SmS. Batere Li Po 4000 mAh. Galaxy Tab bisa dikatakan sebagai ikon TabletPC di negeri ini. Ukurannya yang kompak dan speknya yang mumpuni menjadikannya produk terlaris dan paling diburu sejauh ini. Apalagi didukung dengan Sim Card slot yang mampu membantu penggunanya terhubung ke dunia maya tanpa harus mencari Wifi Gratisan.

HTC Flyer 7”. Rp. 6,9 Jt. Tahun Rilis Juni 2011. OS : Android 2.3 GingerBread. Layar 1024×600 pixel. Kamera belakang 5,0 MP depan (video call) 1,3 MP. Procie 1,5 GHz. RAM 1 GB. Internal 32 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support SmS tanpa Voice. Batere Li Po 4000 mAh. Dibanding Galaxy Tab, diatas kertas Flyer jelas jauh lebih mumpuni, baik dari segi kecepatan, sistem operasi dan daya simpan. Secara harga yang ditawarkan, jelas bisa dianggap wajar. Sayangnya minus telepon, meski sudah sim card support.

Dell Streak 7”. Rp. 5,5 Jt. Tahun Rilis Februari 2011. OS : Android 2.2 Froyo. Layar 800×480 pixel. Kamera belakang 5,0 MP depan (video call) 1,3 MP. Procie 1,0 GHz Dual Core. Internal 16 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support SmS tanpa Voice. Batere Li Po 2780 mAh. Streak 7” sangat menggoda dari segi Procie Dual Core dan konektifitas 4G. Sayangnya Daya yang dibekali sangat minim. Khawatirnya menguras energi lebih cepat dari yang diharapkan. Apalagi dilihat dari tahun rilis, sistem operasinya masih setia pada Froyo.

Acer Iconia Tab A100 7”. Rp. -. Tahun Rilis Februari 2011. OS : Android 3.0 Honeycomb. Layar 1024×600 pixel. Kamera belakang 5,0 MP depan (video call) 2,0 MP. Procie 1,0 GHz Dual Core. RAM 512 MB. Internal 8 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support SmS tanpa Voice. Batere Li On 1530 mAh.Tidak banyak keistimewaan yang ditawarkan oleh Acer dengan perangkat 7” ini selain prosesor Dual Core. Minimnya kapasitas memory internal dan juga daya batere yang selayaknya ponsel, kemungkinan besar bakalan menjadi faktor yang tidak direkomendasikan untuk dipilih.

LG Optimus Pad 8,9”. Rp. -. Tahun Rilis 2011. OS : Android 3.0 Honeycomb. Layar 1280×768 pixel. Kamera belakang Dual 5,0 MP (salah satunya berfitur 3D) depan (video call) 2,0 MP 3D. Procie 1,0 GHz Dual Core. Internal 32 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support SmS tanpa Voice. Batere Li On 6400 mAh. Optimus Pad bisa jadi sangat menggoda melihat sistem operasinya yang memang diperuntukkan bagi perangkat TabletPC dan juga Procie Dual Core. Didukung pula oleh resolusi layar wide layaknya NoteBook dan tentu saja besaran daya plus dual kamera belakang. Sayangnya, ukuran layar tergolong tidak biasa alias 8,9”, yang artinya tidak sekompak 7” dan tidak seribet 10”.

iPad 3G 10” (9,7”). Rp. 7,5 Jt. Tahun Rilis Desember 2010. OS : iOS 4. Layar 1024×768 pixel. Tanpa Kamera. Procie 1,0 GHz Apple A4. Internal 64 GB. Tanpa memory Eksternal. Sim Card Support tanpa SmS dan Voice. Batere Li Po. iPad generasi pertama ini memang sangat fenomenal kemunculannya, baik dinegara luar maupun dalam negeri. Apalagi kalo bukan lantaran nama besar Apple yang berhasil dengan perangkat iPhone mereka. Sayangnya, dari segi ukuran layar bisa dikatakan sangat sulit untuk dibawa kemana-mana kecuali memang tujuannya untuk menarik perhatian teman dan sekitarnya. Dirilis dalam dua versi, Wifi dan 3G+Wifi.

iPad 2 3G 10” (9,7”). Rp. 9,0 jt. Tahun Rilis 2011. OS : iOS 4.3. Layar 1024×768 pixel. Kamera belakang dan depan (video call) VGA 0,7 MP. Procie 1,0 GHz Aplle A5 Dual Core. Internal 64 GB. Tanpa memory Eksternal. Sim Card Support tanpa SmS dan Voice. Batere Li Po. Perangkat iPad rilis kedua ini diklaim 30% lebih tipis dengan kecepatan akses yang jauh lebih baik. Dibekali kamera depan untuk video call tampaknya sudah cukup memuaskan penggunanya yang memang rindu dengan fitur 3G memanfaatkan aplikasi FaceTime. Seperti halnya iPad generasi pertama, iPad 2 pun Dirilis dalam dua versi, Wifi dan 3G+Wifi. Jadi jangan sampe salah pilih ya.

Motorola XOOM 10”. Rp. -. Tahun Rilis Januari 2011. OS : Android 3.0 Honeycomb. Layar 1280×800 pixel. Kamera belakang 5,0 MP depan (video call) 2,0 MP. Procie 1,0 GHz Dual Core. RAM 1 GB. Internal 32 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support SmS dan Voice. Batere Li On. Dirilis dalam tiga versi, GSM, CDMA dan Wifi only. Rilisnya dilakukan sengaja berbarengan dengan perangkat iPad 2 yang pada akhirnya mengecewakan para petinggi Motorola akibat penjualan yang tidak sesuai harapan (tertinggal jauh dengan iPad 2).

Samsung Galaxy Tab 10”. Rp. -. Tahun Rilis 2011. OS : Android 3.0 Honeycomb. Layar 1280×800 pixel. Kamera belakang 8,0 MP depan (video call) 2,0 MP. Procie 1,0 GHz Dual Core. Internal 32 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support SmS dan Voice. Batere Li On 6860 mAh. Galaxy Tab rilis kedua ini rupanya ingin menyaingi keberadaan iPad 2 yang sama-sama mengadopsi layar 10”. Berbekal kemampuan spek yang tidak jauh berbeda, Galaxy Tab 10.1 ini malah menawarkan kamera belakang 8 MP dan juga daya yang terbesar diantara TabletPC lainnya.

ViewSonic ViewPad 10 Pro 10”. Rp. -. Tahun Rilis 2011. OS : Dual OS : Windows 7 dan Android 3.0 Honeycomb. Layar 1024×600 pixel. Tanpa Kamera belakang, depan (video call) 1,3 MP. Procie Intel Atom 1,5 GHz (setara NetBook). RAM 2 GB. Internal 32 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support tanpa SmS dan Voice. Batere Li On 3500 mAh. Tawaran Dual OS-nya memang sangat menarik perhatian siapapun yang mengujinya. Terlepas dari Brand yang dikenal sebagai produsen layar perangkat PC tampaknya secara spek yang ditawarkan pun tak jauh beda dengan perangkat NetBook. Sayangnya, semua kelebihan diatas tidak diimbangi dengan besaran daya yang sepadan untuk sebuah perangkat TabletPC.

Asus EEE Pad Transformer 10”. Rp. -. Tahun Rilis Juni 2011. OS : Android 3.0 Honeycomb. Layar 1280×800 pixel. Kamera belakang 5,0 MP depan (video call) 2,0 MP. Procie 1,0 GHz Dual Core. RAM 1 GB. Internal 16 GB. Eksternal up to 32 GB. Tanpa dukungan Sim Card. Batere Li po. Satu-satunya yang menarik dari perangkat Asus EEE ini adalah disertakannya keyboard fisik dalam paket penjualannya, yang jika disambungkan, mampu mengubah tampilannya menjadi sebuah NoteBook. Itu sebabnya dinamakan Transformer. :p

Acer Iconia Tab A500 10″. Rp. 5,0 Jt. Tahun Rilis Mei 2011. OS : Android 3.0 Honeycomb. Layar 1280×800 pixel. Kamera belakang 5,0 MP depan (video call) 2,0 MP. Procie 1,0 GHz Dual Core. RAM 1 GB. Internal 32 GB. Eksternal up to 32 GB. Sim Card Support tanpa SmS dan Voice. Batere Li Po 3260 mAh. Dirilis dalam dua versi memory internal yaitu 16 GB (4,2 Jt) dan 32 GB.

Dari sekian yang saya paparkan diatas barangkali hanya tiga TabletPC yang patut saya rekomendasikan sebagai pilihan, apabila Budget bukan lagi menjadi sebuah masalah. Pertama, HTC Flyer untuk perangkat 7”, Kedua ada iPad 2 bagi yang menginginkan perangkat bergengsi di kelas 10” dan Ketiga silahkan melirik Samsung Galaxy Tab 10.1 untuk perangkat yang powerfull. Sedangkan bagi yang memiliki BudGet terbatas, silahkan memilih Samsung Galaxy Tab 7” sebagai teman baru.