Belanja Aman di Blanja.com

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Sejak diperkenalkannya teknologi e-Commerce di Indonesia tampak geliat pengembangannya makin menjadi untuk berupaya ikut meramaikan bahkan bisa jadi mengambil alih bagian yang belum tersentuh selama ini. Meski segmen yang disasar rasanya masih sama, konsumen yang sibuk dengan aktifitas keluarga dan pekerjaan diluar rumah, namun tetap saja dirasa menarik untuk dicoba.

Nama eBay tentu tidaklah asing dimata sebagian besar pengguna dunia maya. Situs lelang yang beken dari California Amerika itu kini tampaknya menjadi salah satu pemanfaat teknologi e-Commerce di Indonesia hadir dan bekerja sama dengan Telkom Indonesia lewat brand baru Blanja.com yang dapat diakses di sini.

Sebagaimana situs jual beli online yang ada di seputaran kita, untuk dapat berbelanja di Blanja.com pengguna dihadapkan pada proses Registrasi yang mudah dan cepat. Cukup mendaftarkan Nama, alamat email dan nomor telepon sebagi sarana verifikasi akun dan notifikasi, pengguna sudah bisa melakukan browsing kebutuhan yang diinginkan serta memasukkannya dalam keranjang belanja. Namun jika boleh disandingkan, Blanja.com memberikan porsi Berita atau notifikasi bagi pengguna di sisi kanan halaman, untuk menginformasi hal-hal yang dianggap perlu diketahui oleh pengguna akan pengelolaan halaman hingga proses maintenance atau perbaikan. Jadi ketika terjadi gangguan yang dialami pengguna, tinggal memeriksa kolom Berita yang ada untuk mencari tahu kondisi terkini halaman yang diakses.

Dalam tampilannya, Blanja.com memberikan penawaran melalui sepuluh kategori utama dengan sub masing-masing meliputi Fashion & Asesoris, Kesehatan & Kecantikan, Telepon & Gadget, Anak, Bayi & Mainan, Rumah & Elektronik, Komputer, Film, Musik & Buku, Otomotif, Fotografi & Video, serta Sport, Travel & Food.

Meskipun menyandang nama eBay sebagai induk perusahaan, nampaknya halaman Blanja.com hanya menyediakan penjualan barang-barang baru saja, lengkap dengan diskon yang cukup besar. Tidak termasuk penjualan lelang atau pemasaran barang bekas. Padahal bisa jadi kalau ini bisa ikut dikembangkan, bukan tidak mungkin pangsa pasar situs penjualan barang bekas yang kini besar di Indonesia, bisa digerogoti lebih jauh. Apalagi dengan proses pembayaran yang cukup mudah dan cepat.

Dilihat dari sisi calon penjual, Blanja.com menyediakan dua pilihan toko yaitu Bisnis yang mensyaratkan NPWP dan surat ijin SIUP/TDP, dan penjualan Individu yang hanya mensyaratkan kartu Identitas dan NPWP. Khusus untuk pilihan bisnis, sepertinya ini akan sedikit menyulitkan mereka yang tergolong usaha kecil laiknya jualan di situs jual beli online lainnya. Namun bisa jadi pemberian persyaratan tersebut merupakan upaya dari Blanja.com untuk mengamankan penggunanya dari penipuan yang kerap terjadi sejauh ini.

Blanja.com PanDe Baik

Uniknya, saat pengguna menemukan barang kebutuhan yang dicari, Blanja.com memberikan pula opsi jumlah stok barang yang tersisa, demi meminimalisir pembatalan pesanan akibat stok kosong yang tidak diketahui pengguna, akibat tidak menanyakannya terlebih dahulu pada penjual. Selain itu ada pula fitur Tujuan Pengiriman, yang nantinya akan membantu mengkalkulasi biaya pengiriman sampai di alamat pengguna. Sedangkan dalam opsi pencarian, terdapat pilihan rentang harga yang diharapkan oleh pengguna, dan pengurutan hasil berdasar pada berbagai pilihan. Harga Termurah, Termahal, Terlaris atau Terbaru.

Untuk memanjakan pengguna, Blanja.com memberikan penawaran pembelian pulsa senilai tertentu dengan potongan harga lebih dari 50%, yang berlaku sekali sehari bagi 1 akun. Menarik bukan ?

Berburu Buku (bekas) di TokoPedia

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang TeKnoLoGi

Disandingkan dengan perangkat gadget baik ponsel maupun tablet, bisa dikatakan keberadaan buku bacaan sudah mulai tergerus kebutuhannya saat ini.
Bisa jadi lantaran jauh lebih praktis secara bawaan, bisa juga jauh lebih ekonomis secara biaya. Semua ada masanya.

Namun bagi saya pribadi, buku tetaplah perlu. Mengingat Buku bisa dibaca dan dinikmati tanpa harus khawatir kehabisan daya baterai sebagaimana halnya gadget. Bisa dinikmati dimana saja termasuk dalam ruang yang melarang hadirnya lensa kamera seperti wilayah Tanpa Tuhan kemarin. *eh maaf

Maka pada saat-saat tertentu, buku, dengan topik atau cerita tertentu, satu dua masih suka diselipkan diantara tumpukan baju dalam tas jinjing saat melawat keluar daerah, atau didalam saku tas selempang. Tujuannya tentu saja menjadi alternatif, saat daya tahan baterai ponsel masih jauh lebih dibutuhkan untuk media komunikasi ketimbang bacaan eBook.

TokoPedia, akhirnya menjadi gerai pertama versi online yang disambangi hari selasa malam lalu. Gara-garanya keingetan novel Cafe Blue karya mas Hilman yang beken itu, merembet ke buku Soe Hok Gie, Andrea Hirata, Arsitektur hingga soal mainan anak tradisional yang kini sudah mulai hilang keberadaannya.

TokoPedia PanDeBaik

Dengan harga yang sangat murah untuk buku-buku bekas namun masih dalam kondisi baru, dan terjangkau untuk buku baru yang bisa jadi tidak laku dijual. Tapi biarpun begitu, yang penting toh isi tetap diutamakan.

Salah satu buku yang saya pesan diatas, sudah dibuatkan tulisannya tempo hari. Sedang sisanya malah belum sempat dibaca di kala senggang. Mungkin nanti.

Mendapati buku-buku yang disukai, tentu menambah panjang daftar ‘warisan’ yang kelak bisa dinikmati oleh tiga putri kecil kami. Itupun kalo mereka berminat untuk membaca buku. Hehehe…

Cafe Blue

1

Category : tentang InSPiRasi

Malam ini saya kedatangan Tamu yang sudah dinanti-nanti. Tamu yang diharapkan kehadirannya dalam dua tahun terakhir. Tamu yang baru bisa ditemukan di gerai jualan online TokoPedia. Eh ?

Cafe Blue

Ini adalah sebuah buku, lebih tepatnya karya novel dari seorang penulis ternama, Hilman.
Ya. Hilman.

Cafe Blue Hilman PanDeBaik

Cafe Blue hadir kalo gak salah di era dollar masih berharga dua ribuan, dimana bercerita tentang seorang gadis sampul bernama Sasa yang membuka tempat nongkrong bagi para remaja sekitarnya dan menawarkan jajanan es krim dengan harga lima ratus rupiah saja. Jaman itu loh ya…

Alur kisahnya sederhana. Hanya lima chapter pendek. Gak ada konflik menjelimet dan bikin pusing, semua berjalan dengan pemahaman yang mudah dicerna, utamanya bagi kalian berusia remaja.
Saya pribadi hanya membutuhkan waktu setengah jam, tak sampai malah, untuk bisa menghabiskan seisi novel dengan baik. Mungkin karena sudah terbiasa membaca cerita yang lebih berat.

Novel satu ini saya dapatkan dari gerai online di aplikasi TokoPedia. Iseng saja sebenarnya saat melakukan pencarian. Keingetan gara gara gak pernah nemu saat dahulu goggling di dunia maya. Maka sudah sewajarnya saya berterima kasih pada penyedia layanan ini.
Harganya naik sepuluh kali lipat. Tapi untuk ukuran masa kini, masih di angka belasan ribu. No problem saya kira.

Cafe Blue, satu diantara tiga buku yang datang malam ini, mengisahkan seorang Sasa dalam menjalankan bisnis karir pertamanya, disela godaan hidup yang datang dari sang Mama. Tak lupa dibumbui kisah cinta sang gadis dengan pujaan hati bernama Andi, seorang mahasiswa dari jurusan komputer yang hadir diantara para jejaka penyuka Sasa.
Bagi yang kerap membaca kisah macam ini, saya yakin bisa menebak kemana arah air mengalir. He…

Membuat penasaran, lantaran dulu itu pernah punya, tepatnya milik kakak almarhum yang kemungkinan besar dibawa serta saat pernikahannya. Pas lagi pengen baca novel jadul macam Gola Gong terdahulu, hanya Cafe Blue ini saja yang terlewatkan.

Kalian minat ?

MatahariMall.com, Pilihan Toko Online Terpercaya dan Terlengkap untuk Belanja Keluarga

Category : tentang KeseHaRian, tentang Opini

Ditengah kesibukan kerja maupun keluarga saat ini rasanya waktu luang itu sudah semakin terbatas adanya. Apalagi jika kemudian digunakan untuk berbelanja kebutuhan harian, yang notabene menghabiskan waktu cukup lama baik untuk mengakses lokasi, memarkirkan kendaraan dan mencari kebutuhan yang diinginkan. Belum lagi harus mengantri pembayaran di kasir, yang bilamana tujuan merupakan pusat perbelanjaan favorit, yakin banget, gak cuma waktu tapi juga tenaga bakalan banyak terkuras untuk itu semua. Maka memang gak salah jika belanja online belakangan ini seakan menjadi trend dan makin diminati.

Bicara upaya pemenuhan belanja kebutuhan harian keluarga, saya yakin urutan pertama yang paling diingat dalam benak kita tentu Matahari Departemen Store. Sebuah perusahaan ritel di Indonesia yang dikembangkan oleh Lippo Group, dimana saat ini keberadaannya sudah menjangkau lebih dari 50 kota di Indonesia. Kabarnya, demi menjawab tantangan diatas tadi, Matahari sedang mencoba melebarkan sayapnya ke ranah online dengan melepas brand baru mereka,MatahariMall.com.

MatahariMall PanDeBaik 1

MatahariMall.com sendiri diklaim sebagai eCommerce No. #1 dan terbesar di Indonesia. Mereka menyediakan lebih dari ratusan ribu pilihan produk dengan harga terbaik dari segala kebutuhan, mulai dari fashion wanita, fashion pria, kesehatan & kecantikan, handphone & tablet, laptop, gadget, elektronik, lifestyle, hobi, keperluan rumah tangga, dan lainnya.

MatahariMall.com memberikan fasilitas pelayanan yang terbaik untuk mendukung aktifitas berbelanja online dengan aman dan terpercaya. Didukung oleh tim yang berpengalaman dalam bidang online, mereka menyediakan berbagai kemudahan untuk bertransaksi. Seperti transfer antar bank, kartu kredit dengan cicilan 0%, COD (Cash On Delivery,) dan sistem O2O (Online-to-Offline).

Sekedar informasi bahwa yang dimaksud dengan sistem belanja “O2O” (Online-to-Offline dan Offline-to-Online), adalah sistem yang memungkinkan para customer untuk membayar, mengambil dan mengembalikan produk di ratusan cabang Matahari Department Store di seluruh Indonesia.
dan MatahariMall.com merupakan online retailer pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem belanja tersebut.

MatahariMall PanDeBaik 2

Ingin mencari kebutuhan keluarga ? Fashion ? Style ? atau buku, majalah, ponsel terbaru ?
Yuk mampir di halamanMatahariMall.com, Pilihan Toko Online Terpercaya dan Terlengkap untuk Belanja Keluarga

Transaksi Online dengan Lazada

Category : tentang KHayaLan

Belanja kini tak lagi pake ribet. Jauh-jauh Datang ke toko atau supermarket lokalan, kebingungan nyariin barang yang diinginkan, lalu antre panjang bayar di kasir. Bisa juga ketika gag nemu barang yang dicari, proses diatas berulang lagi di lokasi sasaran berikutnya.
Tapi yah itu semua berlaku hanya untuk kebutuhan tertentu saja sih, utamanya bakalan berguna untuk barang yang kemungkinan agak sulit dicari stok ketersediaannya di lokalan kita. Kalo cuma buat beli rokok, buku gambar atau jajanan, toko depan rumah juga masih ada kok.

Yang dimaksud kalimat pertama tadi diatas, tentu saya arahkan ke Toko Online sebetulnya. Bakalan jauh lebih hemat energi, hemat biaya dan juga hemat waktu, kalo seumpamanya yang kita cari itu bisa ditemukan secara online, lalu tiba dengan selamat di pangkuan kita tanpa ribet antre pembayaran atau bawa bawa beban bolak balik. Ada resikonya ? Ada kalo kita ambilnya dari toko online abal-abal.

Dulu saya pernah menyarankan transaksi langsung lewat halaman jual beli Online macam Toko Bagus atau Berniaga, yang kini sudah merger dan menjelma menjadi OLX.
Nah, sekarang saya mau nyaranin satu lagi, toko online yang sekiranya saya, bisa dipercaya keakuratannya.

Lazada

Gag butuh banyak hal untuk bisa bertransaksi lewat Lazada. Pertama, bisa install aplikasinya di layar ponsel atau browsing langsung lewat pc atau laptop ke alamat mereka, lalu pilih dan.masukkan barang kedalam troli. Pembayaran bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu bayar di tempat ketika barang diantar, atau transfer antar bank melalui sms banking atau semacamnya.

Untuk model pembayaran pertama, jauh lebih aman ketimbang yang kedua, namun cukup sulit ditemukan. Ada sih, tapi gag banyak. Kalopun kalian nemu model ginian dan sudah klop dengan barang yang dicari, mending lanjut ke pembayaran tanpa menunggu barang yang lain untuk digabungkan. Mengingat begitu digabung dengan pembayaran transfer, maka seluruhnya akan disamakan. Jadi ceritanya pembeli baru akan membayar ketika barang sampai di pembeli dengan selamat. Saya pernah melakukannya saat Transaksi pertama dengan Lazada, pembelian jam tangan untuk istri kalo gag salah.

Pembayaran model kedua tentu saja Transfer. Hal biasa ketika kita sudah merambah persoalan jual beli dengan jarak jauh antar keduanya. Resikonya besar terutama saat bertransaksi dengan halaman pembelian online yang abal-abal. Namun dalam kasus Lazada, syukurnya untuk lima kali transaksi dengan nilai terbesar sekitar 1,8 juta, semua proses berjalan lancar.

Lazada_5

Yang unik di Lazada ini adalah, pembeli bisa membandingkan harga untuk pembelian barang sejenis di beberapa penjual lainnya, dengan harapan mendapat harga yang sedikit lebih murah.

Khusus untuk barang yang di diskon dengan nilai besar, ada baiknya dipantau terlebih dulu untuk melihat kemungkinan besar harga aslinya. Jangan jangan harga diskon itu memang sudah harga asli atau bisa jadi dapat murah karena memang lagi promo.

Ada baiknya sebelum terjun langsung, dicobain dulu dengan nilai transaksi yang gag banyak. 200ribuan misalkan. Cari barang yang sekiranya dibutuhkan namun sulit dicari di lokalan. Misalkan saja penghancur kertas yang saya coba carikan pada transaksi kedua, dengan nilai 300ribuan. Lumayan berguna untuk melenyapkan dokumen bertandatangan dan bernilai penting namun tidak terpakai lagi.

Transaksi ketiga yang saya lakukan jauh lebih iseng lagi yaitu pesan PowerBank yang nilainya menyusut jadi 200ribuan *meski harga aslinya gag jauh beda* plus kabel charger untuk tabletpc Galaxy Tab 7+ yang kebetulan bermasalah.

Melihat beberapa kawan jauh lebih simpel menggendong tas ransel yang dapat ditarik saat bepergian jauh, sayapun menyasar sebuah tas berkonsep sama dalam transaksi keempat dengan nilai 250ribuan sudah termasuk ongkos kirim. Soal kualitas sih saya liat memang pas dengan gambar yang disajikan. Jadi gag mengecewakan lah.

Sedang transaksi kelima, sebagaimana yang saya sampaikan diatas dengan nilai terbesar sejauh ini, membeli dua pcs microSD card 64 GB plus card readernya yang berbentuk flash disk, dan radio portable miliknya Sony. Bersyukur semua barang tiba dengan selamat dalam waktu kurang dari 14 hari perkiraan.

Kini, saya sedang menanti datangnya transaksi keenam, memesan Tongsis dan dompet kecil untuk barang barang mini yang bisa diselipkan di ikat pinggang. Nilai transaksinya balik lagi ke 300ribuan. Mumpung ada. Hehehe…

Tips Beli Ponsel via online (berniaga-tokobagus)

Category : tentang TeKnoLoGi

Menemukan ponsel second harga miring di berniaga ? Hati”tindak penipuan. Apalagi kalo domisili penjual berada di luar Pulau.

Tindak percobaan penipuan ponsel second/baru harga miring di situs jual beli macam berniaga atau tokobagus merupakan trend baru. Pasca penawaran via akun FaceBook atau halaman web gratisan.

Modusnya tetap sama, domisili penjual berada di seberang pulau. Pembeli diminta mentransfer uang lebih dulu, tanpa ada kepastian barang bakalan dikirim atau tidak. sedang testimoni ? Jangan percaya deh.

Sedapat mungkin gunakan permintaan COD ditempat, sesuai dengan lokasi dimana iklan tersebut disajikan. Bukankah si penjual mengiklankan berdasarkan lokasi ? Kalopun berada di seberang, ngapain repot”ngiklan di wilayah luar domisili ?

Jual Beli Online PanDe Baik

Tadi iseng nemu jualan Tab2 P3100 1 juta Rupiah, Lumia 620 1,1 juta. dan Tab2 10.1 hanya 2,5 juta. Hati”saja ada baiknya. Jangan sampe udah tergiur, berharap banyak tapi endingnya si penjual malah kabur. mending cari yg cod di tempat deh. Sempat iseng dihubungi, rata”penjual berada di Jakarta. pantesan berani jual Miring. kalo orang lokal siy biasanya mefet” :p

Dari tiga pengiklan ponsel di berniaga dan dua di toko bagus Regional Bali, semua berkilah barang ada di Jakarta dan Batam. artinya apa ?

Agak aneh aja kalo kita berdomisili di Jakarta dan Batam, tapi ngiklan di berniaga dan tokobagus Regional Bali. trus COD nya dimana ? :p Aneh aja kalo si pengiklan minta pemahaman calon pembelinya akan arti kata ‘net’. padahal malah khawatir percobaan penipuan. Kata ‘net’ bakalan dimaklumi jika barang yg ditawarkan memang diiklankan dan berada di Regional seberang. jadi ya sudah resiko pembeli.

Dari kemarin sih iseng aja nawar, kalo beruntung ya syukur, enggakpun ya gag masalah. kalo dapet ya dihibahkan buat ortu :)) Dan tertarik nawar cuma karena harga jauh dibawah pasar. jadi sejak awal bawaannya sudah curiga. Hehehe… kalo COD lokal ya langsung tembak

Yg unik lagi, klaim jualan di Denpasar, tp calon pembeli diminta transfer rek dan barang dikirim via jasa. ini kerjaan mudah dibuat repot. Memang sih gag ada aturan atau larangan mau ngiklan di Regional mana, itu hak bagi setiap pengiklan. tapi kalopun calon pembeli gag nemu barang yg dicari di lokal, kalo emang butuh, pasti deh bela”in hunting ke luar wilayah. Itu sebabnya baik berniaga ataupun tokobagus terdapat pilihan di semua lokasi.

Tapi sudahlah, cuma sekedar mengingatkan saja…

Bertransaksi Online lewat berniaga dan tokobagus

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah pernah punya pengalaman bertransaksi online di dunia maya ? Belum ? Khawatir tertipu uang jutaan melayang ? Atau hanya karena belum yakin saja ?

Salah satu kelemahan yang kerap dialami para calon pembeli saat melakukan transaksi di dunia maya adalah faktor kepercayaan. Bisa jadi efeknya adalah uang yang telah susah payah dikumpulkan malah menghilang tiada kabar saat ditransfer ke rekening penjual, atau malah barang yang dibeli ternyata tak sesuai dengan tampilan foto dan spek yang tertera dalam paket penjualan. Ini wajar, mengingat secara lokasi yang diakses tergolong cukup jauh dari tempat tinggal pembeli sehingga layaknya kata orang-orang bijak, malah seperti membeli kucing dalam karung, gag tau seperti apa rupa sebenarnya, malahan bisa jadi bukan kucing yang kita dapat, namun malah mainan kucingnya. Hehehe…

Untuk lebih amannya sih kalo mau coba deh akses yang namanya berniaga dot com atau tokobagus dot com sebelum memutuskan untuk hunting dan bertransaksi. Gunakan selalu kata kunci pada kolom Regional… sesuaikan dengan lokasi atau tempat tinggal kita. Ini penting untuk mengamankan posisi kita sebagai calon pembeli, dengan tujuan bisa melihat barang yang diinginkan secara jelas dan langsung, baru membayarnya secara tunai atau transfer.

Memang sih, ini akan mengaburkan apa yang dinamakan transaksi online via dunia maya, namun setidaknya kita sebagai calon pembeli tidak lagi meragukan keabsahan si penjual atau malah menduga-duga seperti apa sih wajah aseli dari barang yang kita minati ?

Salah satu transaksi yang pernah saya lakukan adalah pembelian iPhone 4 cdma yang pada awalnya saya curigai keasliannya mengingat dari segi harga, tidak sebanding dengan kemewahan perangkat yang diharapkan. Namun demi melihat kondisi aseli yang memang apa adanya, sayapun pada akhirnya memaklumi dan tetap berminat pada pilihan semula, meski pada prakteknya di penggunaan, banyak keluhan dan kendala yang saya temui.

Demikian halnya dengan pembelian asesoris yang kerap indah terpampang di gambar layar, namun tidak demikian saat dilihat wajah aselinya. Menipu ? Tergantung cara pandang kita saja. Jika barang yang diharapkan masih baru gres tanpa cacat sementara harga sudah setengah dari pasaran, jangan harap deh bisa terwujud. Jadi ya dimaklumi jika memang beneran masih berniat…

sementara itu saja sih yang bisa saya rekomend tips untuk bertransaksi online untuk lebih amannya terutama dari sisi calon pembeli, meski dari jenis layanan masih banyak yang menyediakannya selain berniaga atau tokobagus.

Waspadai Penipuan Online via FaceBook

1

Category : tentang Opini, tentang TeKnoLoGi

Siapa sih yang tidak tertarik dengan sebuah iklan yang menawarkan ponsel Android terkini milik Samsung, Galaxy Note hanya seharga 2,5 juta saja ? atau sebuah BlackBerry seri 9900 yang dikenal dengan nama Dakota hanya seharga 2,75 juta ? masih bisa nego pula. Demikian pula dengan perangkat tabletpc New iPad, ditawarkan hanya sebesar 3 juta saja ?

Jika yang ditawarkan merupakan produk second alias bekas, kami sih maklum-maklum saja. Karena bisa jadi, dengan harga penawaran semurah itu, kondisi perangkat belum bisa dijamin sepenuhnya. Tapi bagaimana jika ditawarkan dalam kondisi baru ? apakah Anda tidak tertarik untuk membelinya ?

Jejaring sosial berbasis pertemanan FaceBook rupanya tak hanya bisa dimanfaatkan oleh mereka yang memang bermaksud untuk mencari teman lama ataupun pacar lama, tapi juga bisa dimanfaatkan untuk berjualan. Sayangnya seperti halnya dunia nyata, berjualan yang dilakukan melalui dunia maya dengan memanfaatkan FaceBook sebagai tempat display dan marketingnya kini malah kerap disalahgunakan untuk melakukan aksi penipuan.

Ada beragam informasi yang kami baca terkait aksi ini. Dari yang memang sudah tertipu dan tak jua mendapatkan tanggapan dari pihak penjual lantaran posisi si penjual berada di luar daerah, yang langsung melaporkannya ke polisi hingga yang masih dalam tahapan was-was menanti lantaran uang yang sedianya digunakan untuk membeli barang sudah terlanjur dikirim. Ada juga beberapa kasus yang menggunakan alamat palsu lengkap dengan peta lokasi untuk meyakinkan Pembeli.

Murahnya barang atau gadget yang ditawarkan memang menarik perhatian bagi mereka yang sedang berniat memiliki atau berburu untuk dijual kembali. Namun sebelum melangkah lebih jauh, perlu diketahui sebelumnya apakah barang atau gadget yang dimaksud memang merupakan produk asli atau branded dari pabrikan yang dimaksud ataukan hanya berupa replika ? karena dari pemantauan kami, beberapa penjual memang secara terang-terangan menyatakan bahwa apa yang mereka tawarkan hanya berupa Replika atau Tiruan, kendati berharga diatas 2 juta rupiah. Itu sebabnya untuk sebuah replika ponsel pintar seperti BlackBerry atau iPhone, disebutkan memiliki kemampuan Dual SIM on, yang notabene biasanya hanya dimiliki oleh perangkat ponsel China.

Hal yang kedua yang barangkali perlu diwaspadai adalah lokasi si penjual dan tentu saja Kredibilitasnya. Mengapa demikian, jika posisi si penjual berada diluar daerah dimana kita tinggal, lebih baik ditunda dulu deh keinginannya untuk melakukan transaksi. Ini untuk mencegah terjadinya aksi penipuan dimana kita sebagai korban, dijamin bakalan kesulitan dalam mengurusnya. Prioritaskan para penjual yang memang memiliki tempat tinggal pasti di lokasi yang kita ketahui. Minimal yang masih berada dalam satu wilayah.

Terkait kredibilitas, ada baiknya rasa kecurigaan diberikan terlebih dahulu pada si penjual yang berseberangan pulau. Tanyakan padanya, kira-kira siapa yang ada disekitar lokasi tempat tinggal kita yang dapat dipercaya sebagai referensi untuk menanyakan soal Kredibilitas si Penjual. Jika memang belum ada, lebih baik pikir-pikir dulu deh.

Syukur apabila si penjual yang menawarkan terlebih dahulu Referensi lokal disekitar tempat kita tinggal untuk meyakinkan pembeli. Sehingga proses transaksi yang walaupun berbeda pulau, tetap aman bisa dilakukan.

Hal terakhir yang barangkali patut dicurigai adalah persoalan harga. Lakukan survey pasar terlebih dahulu melalui forum, milis ataupun langsung ke konter penjualan disekitar termpat tinggal Anda. Tanyakan harga ponsel yang ingin dicari, baik harga resmi ataupun BM (Black Market-selundupan) yang biasanya dihadirkan apabila perangkat belum dirilis di Indonesia. Apabila terdapat rentang harga yang cukup signifikan, silahkan pertimbangkan kembali. Namun apabila harga terpaut beda-beda tipis, mungkin akan jauh lebih aman untuk membeli dari lokasi penjual terdekat. Mengingat layanan purna jual yang barangkali bakalan kita perlukan saat menggunakan perangkat.

Segala tindak percobaan penipuan yang dilakukan dengan memanfaatkan media jejaring sosial FaceBook memang patut diwaspadai sejak dini. Jangan tergiur terlalu cepat dengan iming-iming harga yang murah. Jadi tetaplah waspada.