Pande mau jualan yah ?

1

Category : tentang TeKnoLoGi

mau-jualan.jpg

ki-ka :

Nokia N73 – sekarang masih dipake oleh Istri

Nokia 6275i CDMA – ini sih jadi ponsel pelopor dikantor. he…

O2 XPhone iim – kasian dijual, ditawar 750rb. padahal tipe Smartphone Windows 2003…

O2 XDA Atom – eks ne Bli Wira, dibeli rekan trus beralih ke meja penulis. Lumayan buat bantu-bantu survey jalan.

paling bawah, laptop Acer Aspire 4520, khusus buat gambar make Autocad, plus ng-BLoG tentu.

Setahun menunggu untuk sebuah PDA

3

Category : tentang KHayaLan

Kalo dibuka lagi rekaman blog setahun lalu, tepatnya pas dijualnya PDA pertama yang penulis miliki, rasanya memang agak sedih… Tapi berhubung ntu barang dijual buat nambah-nambahin modal upacara nikah yang kedua masih dengan istri yang sama, apalagi setelah tau pengorbanan itu nyatanya membuahkan hasil, akhirnya gak ada rasa menyesal sedikitpun sudah melepas teman setia untuk dua tahunan lebih.

Memerlukan waktu setahun lebih untuk bisa memiliki handset buat kerja macam beginian lagi, dan Syukurlah…. Tuhan-pun berkenan untuk mengabulkannya. Walaupun bukan yang ada diangan-angan.

PDA dengan merk O2 seri XDA Atom milik calon Istrine Bli Bagus Wirautama, kini dengan manisnya menghias kekosongan akan kebutuhan gadget untuk kerja dan tentu saja survey jalan. Yah, semoga saja bisa berguna sesuai harapan.

The story of Wira’s PDA Ends

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Nah, beralihnya kepemilikan PDA eks calon Istrine Bli Bagus Wirautama, membuat penulis kembali membuka-buka koleksi cd program yang berisikan kumpulan aplikasi untuk Windows Mobile 2003 terdahulu plus isi dari Memory Cardnya.

Langkah pertama tentu me-reset ulang (kembali) serta menginstalasinya di laptop, tentu untuk meng-syncronize PDA dengan daftar kontak yang penulis simpan di MS Outlook, sama dengan tiga handset yang penulis miliki. ni PDA sebetulnya sudah sempat di hard-reset oleh rekan kantor setelah kabel datanya diberikan oleh Bli Wira Bagus sehari setelah Manis Galungan kmaren.

Maka mulailah penulis menyuntikkan beberapa aplikasi tambahan yang dahulu sempat diposting untuk Optimalisasi Performa PDA, diantaranya Adobe Acrobat untuk membuka file format pdf yang penulis pake menggambarkan peta ruas jalan Kabupaten Badung, Resco Explorer untuk mengganti File Explorer bawaan OS asli yang tentunya jauh lebih familiar lengkap dengan pilihan ˜show hidden files-nya’, Handy Switcher untuk membantu Multitasking saat membuka peta bersamaan dengan daftar nama ruas jalannya yang dikemas dalam format xls “Mobile Excel-.

Tak lupa game Sudoku Collection salah satu favorit penulis untuk membunuh waktu, juga Mortring untuk mempersonalisasi nada dering plus sms pada masing-masing kontak “baik yang terdaftar, tak terdaftar maupun nomor pribadi/dirahasiakan- dan tentunya terakhir Spb Pocket Plus untuk customisasi layar Today, agar dapat mencantumkan Shortcut aplikasi yang paling sering dipakai, agar tak lagi mengakses lewat Start Menunya. Selain fitur tambahannya yang berupa Battery Monitor dan Close All Programnya.

Setelah penulis siap dengan pembelajaran singkat perihal OS dan aplikasi bawaan via buku Manualnya, maka langkah selanjutnya ya mempercantik visual, dengan mengganti Screen Guardnya untuk menghilangkan cacat bekas stylus, memoles bodi agar jadi lebih kinclong dan tentunya mengganti Leather Case dengan bentuk macamnya buku agenda.

pda-wira-2.jpg

Maka lahirlah PDA baru ala Pande Baik, walopun sebelumnya merupakan second dari calon Istrine Bli Bagus Wirautama, sempat mengundang decak kagum dari para rekan kantor lain mengira kalo ni barang baru gres. Sampai-sampai si rekan yang sebelumnya melego murah, malah berbalik menawarnya kembali dengan harga dua juta.

Walah, kalo sudah kinclong begini sih, jadi malas ngejualnya lagi. Mendingan jadi temen baru buat ngblog aja yaaa…. 

The story of Wira’s PDA Begins

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Memasuki bulan September ini, rupanya ada satu perubahan vital yang terjadi, membuat hari-hari kerja jadi jauh lebih mudah, layaknya dahulu lagi. So, perkenalkan satu alat komunikasi bentuk PDA yang hadir menemani hari-hari penulis beberapa hari ini, yang membawa satu kisah panjang sedari Galungan kmaren. O2 XDA Atom.

ni PDA didapetin bukan barang baru gres, tapi sebetulnya merupakan eks milik salah satu pasangan blogger, alias beli second. Tepatnya yah calon Istrine Bli Bagus Wirautama, pak dosen guanteng yang ngajar IT di Stikom lokal.

Tapi yang memutuskan untuk nge-beli ni barang sebetulnya adalah rekan kantor penulis, diambil dengan harga 1,8 juta, harga yang sama dengan penjualan PDA pertama milik penulis setahun lalu. Itu terjadi pada hari minggu sebelum Galungan. Ceritane mare maan THR, langsung beli PDA.

Apa daya setelah semingguan dipake, sang rekan rupanya agak kecewa dengan kepemilikan barang secondnya ini, lantaran kondisi daripada ni PDA rupanya tak jauh beda dengan kondisi jual PDA penulis setahun lalu. Layar yang berbekas stylus lantaran ngetik dengan keyboard virtualnya, trus lapisan pelindung koneksi Infra Red-nya hilang entah kmana.Belum lagi Leather Casenya yang udah melonggar agak menutupi layar yang touchscreen.

pda-wira.jpg

At Last, ntu PDA rencananya sih dibalikin ke pemilik awalnya, tentu dengan harapan uangnya bakalan balik.

Berhubung penulis jadi gak enak hati udah jadi perantara penjualan ni PDA, maka penulispun mencoba menyisihkan jumlah uang yang sama untuk mengambil alih ni PDA untuk direncanakan dijual kembali melalui jasa Mas Ichwan Hadi pemilik Bali Graf atau lewat PDA Bali. Eh, ternyata dapet potongan dari rekan kantor, sehingga penulis mendapatkan ntu PDA seharga 1,6 juta saja. Hmmm.. harga yang sangat murah untuk sebuah PDA yang udah ber-OS Windows Mobile 5.0 dan tentunya koneksi Wi-fi. Lengkap dengan Box-nya pula.

to be Continued…