Pilih-Pilih Ponsel Android Level Menengah (3,5 hingga 5 juta-an)

Category : tentang KHayaLan

Masuk dalam kategori Level Menengah, Tips memilih ponsel Android dengan rentang harga di kisaran 3,5 hingga 5 juta-an rupiah, memiliki alternatif jauh lebih kompetitif, baik spek maupun keunggulan yang ditawarkan. Beberapa diantaranya malah merupakan ponsel Flagship yang setahun lalu ditawarkan dengan harga fenomenal.

Spesifikasi yang umum pada kategori ini biasanya memiliki besaran RAM 2 GB, prosesor Quad Core, 16 GB Internal Storage dan layar lebar. Apa saja pilihannya ? Yuk kita tengok…

Sony menyajikan seri Xperia Z Ultra yang diperkenalkan bulan September 2013 lalu, salah satu ponsel Flagship yang memiliki spek sebagaimana diatas plus layar 6,4″. Lebih mirip TabletPC Android sebetulnya.

Samsung menyajikan seri Galaxy Note 3 Neo N7500 yang memiliki spesifikasi menengah yaitu RAM 2 GB, prosesor Enam inti dan pengurangan lebar layar dari sang kakak, hanya sekitaran 5,25″ saja.

HTC menyajikan seri Desire 816 dengan spesifikasi dibawah rata-rata diatas, yaitu RAM 1,5 GB, 8 GB Internal Memory, layar 5,5″ dan prosesor Quad Core 1,6 GHz. Perkiraan saya sih seri 816 bakalan jadi spek terendah yang ada dalam kategori ini.

LG menyajikan seri G2 yang juga merupakan salah satu ponsel Flagship di akhir tahun 2013 lalu. Dengan spesifikasi RAM 2 GB, 16 GB Internal Memory, prosesor 2,2 GHz, layar 5,2″ dan daya batere 3000 mAh. Kalau tidak salah sih ya, dalam seri ini diperkenalkan juga teknologi ketuk layar untuk mengaktifkan ponsel.

Oppo menyajikan seri N1 Mini yang dikenal dengan teknologi kamera putarnya yang mampu memfungsikannya sebagai dua kamera, depan dan belakang untuk mendukung kebutuhan Selfie pengguna. Spesifikasinya masih setara diatas namun dengan kapasitas batere yang cukup terbatas. Meski bukan ponsel pertama yang mengadopsi teknologi kamera putar (dulu ada ponsel Samsung yang punya fitur serupa), namun untuk saat ini N1 merupakan satu-satunya ponsel Android papan menengah yang mengadopsi teknologi ini.

Asus menyajikan seri Padfone S dengan spesifikasi serupa diatas, namun dengan besaran Internal Storage yang menggoda iman, 32 GB. Lumayan lega untuk menyimpan banyak video didalamnya.

Huawei menyajikan seri Ascend P7 dengan spesifikasi yang pula tidak jauh berbeda dengan standar diatas.

dan untuk brand Lenovo, Acer juga Xiaomi kalau tidak salah belum mempunyai pilihan pada rentang harga ini.

Untuk pilihan terbaik ada dua alternatif yang bisa dipertimbangkan, pertama Sony Xperia Z Ultra dengan layar lebarnya demi kenyamanan beraktifitas dan menonton video, dan Samsung Galaxy Note 3 Neo dengan teknologi Stylus tambahan built in untuk membantu aktifitas kerja bagi pekerja yang produktif.

Secara brand, keduanya punya jaminan mutu tentu saja.

Berburu Ponsel Android Best Buy Level Menengah

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan tulisan sebelumnya yang mencoba untuk memberikan rekomendasi perangkat ponsel Android Best Buy, berikut saya ambil untuk level kelas Menengah dengan kisaran harga 1,5 hingga 3,5 jutaan.

Pada rentang harga ini, spesifikasi yang barangkali bisa ditawarkan sejauh ini adalah besaran prosesor Dual Core 1 GHz, RAM 1 GB dan 8 GB Internal Storage. Selebihnya bisa jadi dimensi lebar diagonal layar 4 inchi, kamera 5 MP dan kapasitas batere 1.800 mAh. Cukup untuk bertahan seharian penuh dalam kondisi pemakaian normal.

Pilihan pertama, bisa dilihat dari milik Samsung Galaxy Grand I9082 yang menawarkan besaran layar 5 inchi, prosesor Dual Core 1,2 GHz, 1 GB RAM dan 8 GB Intetnal Storage, plus kapasitas batere 2.100 mAh. Khusus untuk pasar Indonesia, seri Grand diluncurkan dalam versi Duos atau Dual Sim card GSM-GSM, yang kabarnya merupakan versi murah bentukan Galaxy Note II yang fenomenal itu.

Pilihan kedua datang dari Sony Xperia L, dengan kemampuan setara Samsung Galaxy Grand, namun berlayar sedikit lebih kecil meski masih diatas standar diatas, 4,3 inchi. Plus kapasitas daya batere 1.750 mAh. Untuk harga jual, Sony berada dibawah angka 3 juta rupiah.

Pilihan ketiga datang dari HTC One SC, salah satu varian dari One series, yang ditawarkan dengan dual jaringan, CDMA (3G) dan GSM (2G) dengan spesifikasi sedikit dibawah standar, yaitu pada item Internal Storage yang hanya sebesar 4 GB saja. Dan Serupa dengan spesifikasi tersebut, alternatif kedua pada pilihan ketiga ini datang dari miliknya LG lewat Optimus L9 dengan tambahan lebar layar 4,7 inchi plus daya batere diatas 2.000 mAh.

Sedangkan alternatif pilihan yang datang dari vendor lain diluar empat nama diatas, ada Oppo Find Way, Huawei Ascend P1, Lenovo S890 dan Acer Liquid E2. Dimana rata-rata memiliki spesifikasi serupa perangkat milik LG Optimus L9, terkecuali yang disebutkan terakhir sudah mengadopsi prosesor Quad Core dengan harga jual yang cukup terjangkau.

Mengintip Ponsel Android kelas Menengah untuk Pemula

Category : tentang TeKnoLoGi

Sesuai Prediksi beberapa pengamat Teknologi Komunikasi, dua tahun terakhir merupakan Tahun milik Android, sebuah sistem operasi bagi perangkat mobile selular besutan Google yang mengambil codename berupa kombinasi urutan Abjad dan nama jajanan. Tak kurang terdapat versi Cupcake, Donut, Eclair, Froyo, Gingerbread, Honeycomb, Ice Cream Sandwich dan terakhir Jelly Bean. Kehadiran mereka bak gempuran ponsel lokal di Indonesia beberapa tahun lalu yang hadir dari berbagai vendor, beragam teknologi built in dan juga variasi harga. Android tampaknya sedang menarik hati sebagian besar konsumen yang mulai mengalami kebosanan dengan perangkat Blackberry namun masih belum mampu menjangkau keberadaan iPhone.

Bagi seorang Pemula ataupun yang barangkali ingin menjajal kemampuan Android, kami menyarankan untuk menyasar pangsa pasar kelas menengah yang hadir dalam kisaran harga tawar 2 sampai dengan 3 juta. Mengapa demikian, karena di kelas inilah tingkat kepuasan minimal akan dapat diraih mengingat beberapa Teknologi seakan sudah distandarkan untuk pemanfaatan perangkat secara optimal. Tidak terlalu mahal dan apa yang didapatkan kami yakin tak akan mengecewakan calon Pengguna.

Berbeda dengan dua kelas lainnya, bawah dan atas, di kelas Menengah ini hanya ada beberapa ponsel Android saja yang dapat diintip sebagai Pilihan untuk merasakan pengalaman baru atau menjajal kemajuan teknologi yang dikembangkan secara khusus oleh Google. Adapun ‘standar yang kami sebutkan sebelumnya adalah soal penggunaan OS Android yang minimal sudah mengadopsi versi 2.3 Gingerbread (sudah mampu melakukan fungsi Tethering) , pemanfaatan Prosesor 1 GHz, besaran Memory RAM 512 MB dan layar sentuh 3,5”. Berikut diantaranya.

Dari Sony Ericsson, Rekan bisa mengintip beberapa seri seperti Xperia Mini pro yang sudah disematkan papan ketik qwerty slider, Xperia Active yang dikenal dengan ketahanan terhadap benturan, debu dan air, Xperia Neo dan Neo V dengan layar lebarnya, Xperia Ray dengan kamera 8 MP dan Live Walkman yang menjadikan kemampuan memutar Musik sebagai jualan utamanya. Selain standar yang diberlakukan diatas, ada juga resolusi layar yang rata-rata sudah menyajikan besaran 480×854 pixel demi tampilan yang padat dan tajam bagi mata penggunanya. Sayangnya untuk OS, semua yang disebutkan diatas masih menggunakan versi 2.3 GingerBread. Sedang bagi yang menginginkan OS terkini 4.0.3 Ice Cream Sandwich, bisa melirik seri XPeria U yang sudah mengadopsi Dual Core 1 GHz dengan memory internal 4 GB tanpa tambahan slot memory card. Seri terakhir merupakan perangkat yang dirilis tanpa menggunakan lagi embel embel Ericsson.

Dibandingkan vendor Sony Ericsson, Samsung menyajikan tiga perangkat yang dapat dijadikan sebagai pilihan utama di rentang harga ini. Samsung Galaxy W dengan prosesor satu inti ARM v7 1,4 GHz plus Memory Internal sebesar 1,7 GB, Samsung Galaxy Ace Plus dengan besaran 1 GHz dan terakhir diLaunching adalah Samsung Galaxy Ace 2 dengan prosesor dua inti 1 GHz. Tidak seperti Sony, Samsung masih setia bercokol di OS versi 2.3 GingerBread untuk rentang harga ini.

Setara dengan Samsung, perangkat yang dirilis oleh nama besar Huawei lewat seri U8860 Honor menyajikan spesifikasi yang sedikit lebih baik dihadirkan di kelas Menengah untuk bersaing dengan dua vendor global tersebut. Katakan saja besaran memory yang sudah 2 GB dan pasokan daya Lithium Polymer 1930 mAh. Bandingkan saja dengan ponsel dua vendor diatas yang masih menggunakan daya 1500 mAh. Tidak heran apabila dalam iklan yang ditampilkan oleh Huawei di beberapa media cetak, mengklaim bahwa perangkat ini mampu digunakan untuk menikmati delapan film secara nonstop dengan durasi masing-masing sekitar dua jam. Lumayan lama untuk kelas ponsel Android.

Dari LG, hadir seri L7. Perangkat berbasis Dual Core 1 GHz ini sudah mengadopsi OS terkini 4.0 Ice Cream Sandwich plus layar lebar 4 inchi. satu penawaran menarik bukan ?

Tak lupa ada HTC yang merilis One V, perangkat One Series yang memang menyasar Droiders kelas menengah. Mengandalkan prosesor single core 1 GHz dan 512 MB RAM, tampaknya sudah cukup menjanjikan. ditambah lagi OS terkini 4.0.3 Ice Cream Sandwich plus kemampuan Beats Audio yang kini telah menjadi bagian dari HTC mengingat diakuisisinya perusahaan pengembang hardware audio tersebut. Jika belum jua puas, One V siap memberikan pengalaman baru lewat dual shoot lens, dimana pengguna dapat melakukan perekaman video sembari mengambil gambar secara bersamaan. sudah begitu, lensa kamera 5 MP ditambah Led Flashnya, siap melakukan Continuous Shoot hingga 20 frame dalam sekali jepret. sangat mengasyikkan tentu saja.

Diluar pilihan diatas, memang masih ada beberapa perangkat lain yang dapat ditawarkan sebagai alternatif ponsel Android di kelas Menengah. Sayangnya dibandingkan saran kami tadi, pilihan yang ada masih menggunakan besaran prosesor dibawah 1 GHz dan Memory RAM dibawah 512 MB. Jadi ketimbang nantinya bakalan mengecewakan Pengguna untuk akselerasi dan pemanfaatan perangkat yang kurang optimal, lebih baik pertimbangkan saja pilihan kami. Bagaimana ?

Tips #Ngandroid Memilih Perangkat Android sesuai Budget

4

Category : tentang TeKnoLoGi

  • Selamat Siang Kawan Droid, jam makan siang nih… Sambil menunggu pesanan datang, #ngandroid yok
  • Kalopun setelah baca”tuit disini trus jadi kepengen ambil #Android, jangan sampe salah pilih yah… Biar gag nyesel trus dijual lagi 🙂
  • Saran saya cuma satu dalam memilih ponsel #Android biar gag sampe nyesel, ambil yang masuk kategori Menengah keatas kisaran budget 2,5jt lah
  • Dalam rentang 2,5 jt keatas, rata”perangkat #Android sudah memuaskan dari segi kinerja dan kemampuan
  • Kalopun anggaran mepet, bisa pilih yang 1,75 jt s/d 2,5 jt, masih ada beberapa #Android yang masih layak bersaing dengan perangkat lain
  • Nah, trus kenapa saya rekomend di rentang itu, bukan yang harganya murah ? Karena ya ada harga pasti ada rupa, biar gag nyesel gitu deh
  • Hal lain yg barangkali boleh dijadikan pertimbangan untuk memilih perangkat #Android adalah (1) brand, (2) spesifikasi dan (3) dimensi layar
  • Untuk Brand/vendor #Android, berpengaruh pada ketersediaan layanan purna jual, forum atau komunitas, dan ketersediaan Upgrade OS
  • Dlm hal keberadaan Brand/vendor #Android, jika boleh diurut mulai dr Samsung, HTC, Sony, LG, Motorola, Acer, Asus, Nexian dan terakhir lokal
  • Kalo dr Spec, standar minimal agar saat digunakan tanpa lag atau jeda, pilih yg punya Prosessor 1 GHz, memory RAM 512 MB dan storage 512 MB
  • Dan dari besaran layar, pilih yang sekiranya nyaman bagi mata dan jari tangan Anda :p minimal ukuran 3,5 lah
  • Mengapa ditekankan pada jari, krn jika jari Rekan mirip dengan punya saya, jempol semua, layar yg lebih kecil dari 3,5″ bisa jadi bermasalah
  • Beberapa Rekomend ponsel #Android yang gag mengecewakan khusus bagi pengguna pemula ada Samsung Galaxy W, SE Xperia Ray/Neo, Huawei Honour
  • atau bagi yang minim budget bisa hunting Samsung Galaxy Ace/Pro, SE Xperia Miri/Pro, HTC Salsa, LG Optimus… Apa lagi yah?
  • @adityajamers Galaxy Pocket kalo gag salah, promo cuma 1,05 juta
  • @SiskaSzabo ah ya, Active dan Live Walkman masuk rentang harga dan prosesor 1 GHz juga kan?
  • Kalo punya budget kisaran 4 s/d 5 jutaan, silahkan lirik #Android kelas atas, Samsung Gal S II/Nexus/Note, HTC Sensation, LG Optimus 3D
  • Motorola Droid… atau sekalian TabletPC… bisa juga iPhone :p *membelot #AndroidKelasAtas
  • Lha trus kenapa gag Rekomend #Android sejutaan kebawah ? Ada alasannya loh…
  • Pertama, dari segi layar biasanya gag optimal, baik bahan yang gag anti gores, resolusi standar 240×320, kedalaman 256K warna #AndroidMurah
  • Jika Rekan ingin meyakinkan lagi, silahkan uji dahulu dengan membuka beberapa halaman browser, dan bandingkan dengan yang tingkat menengah
  • Kedua, Spesifikasi. Rata-rata mengadopsi 600 s/d 800 MHz yang kadang masih suka lag atau jeda saat digunakan Multitasking #AndroidMurah
  • Ketiga, Minim Fitur. Biasanya masing”vendor memberikan bonus aplikasi atau Launcher yang memang membuat ponsel jadi lebih unik dan berwarna
  • Pada #AndroidMurah, fitur”tersebut tidak diberikan mengingat keterbatasan harga jual dan kemampuan ponsel
  • Keempat, kapasitas dan daya tahan batere. Ini relatif sebenarnya, bergantung pada pola pemakaian Rekan selama #ngandroid
  • @SiskaSzabo gal Y masih menggunakan resolusi layar 240×320 dan 256K warna, beda dengan active
  • @SiskaSzabo wajar, Active punya kelebihan OutDoor, tahan aer, debu dan banting. Tapi gag tahan dirayu :p
  • …dan kelima, minim dukungan Upgrade OS. Apalagi kalo perangkat berasal dari brand lokal…
  • Utk yg masuk kategori #AndroidMurah ada Samsung Gal Mini, Young, Pocket (promo nih), LG Optimus Me (bener gag sih?), Nexian, Imo, K-Touch
  • Tp kalopun Budget mmg terbatas, ya mau bilang apa lagi? Stidaknya meski #AndroidMurah, tp fitur msh bs bersaing dgn ponsel lain di kelas tsb
  • Sekian dulu ya tentang “jangan sampai salah pilih #Android”, mau pulang dulu :p *JumatHariPendek
  • Kabarnya Samsung Galaxy S II dihentikan produksinya karena dari segi harga jual, bersaing dengan #Android TabletPC Samsung
  • Yang tadi itu khusus bagi Pengguna Pemula yang ingin beralih dari ponsel lain atau sekedar berkenalan dengan #Android
  • Sedang bagi pengguna #Android lama, saya yakin rata”pada pengen yg lebih baik lagi dari yg sedang digunakan, pula dgn kapasitas batere besar