L I B U R A N

Category : tentang PLeSiran

yaaay…
Libur tlah tiba, Libur tlah tiba…
Hore Hore Hore… H O R E…

Lagi-lagi ndak ada rencana dari jauh-jauh hari.
Tujuan mendadak berubah begitu tau lama perjalanan ke Amed memakan waktu 2,5 jam lamanya. Sementara anak-anak kami tergolong makhluk yang tak betah berada di dalam kendaraan sepanjang waktu, menunggu tiba di tujuan.
Maka pilihan untuk liburan di pinggiran pantai pun musti di coret dari daftar.

Pilihan lainnya lagi adalah cuaca yang nda begitu dingin, kasian si kecil Ara nantinya.
Bedugul dan Kintamani, keluar dari daftar.

Ubud keknya masih asik untuk dijelajahi.
Cuma anak-anak nda mau di Citrus Tree lagi, begitupun Ibunya.
Maka nyoba hunting ke Traveloka, cari pilihan untuk 4 dewasa dan 2 kamar, semalam dengan opsi fasilitas ya kolam renang.

Anulekha muncul setelah pilihan budget diperbesar jadi 1,5 juta permalam.
Malah jadi kaget kalo ni Resort punya pilihan Villa pribadi dengan 3 kamar tidur dan fasilitas yang mirip dengan Citrus Tree.
Nda berpikir panjang, langsung booking, 2 kamar cukup. Yang satunya dikunci rapat aja.
Langsung berangkat sejam kemudian.
Edan kan ?
Hehehe…

Yang pasti, saya ndak punya tujuan khusus pada liburan kali ini. Hanya ingin lepas sejenak dari rutinitas kantor yang tempo hari sempat bikin stress kepala, atau sekedar menyenangkan anak anak.

Bagaimana cerita di Anulekha ?
Tunggu di postingan berikutnya.

Bandara Juanda Ramah Anak ya ?

1

Category : tentang PLeSiran

Kalo ndak salah ini kali pertama saya menjejakkan kaki di Bandara Juanda Sidoarjo yang hadir lewat desain barunya.
Nda jauh beda sih ya sebenarnya dengan bandara lainnya, yang megah dan bersih.
Cuma yang satu ini keknya lebih ramah anak, utamanya saat berada di ruang tunggu.

Tapi entah saya yang katrok kali ya ?
Bisa aja bandara lain juga serupa, cuma saya yang nda ngeh dengan perubahan yang ada…

Gate ini rupanya punya area bermainnya.
Mirip dengan arena bermain anak-anak di gerai supermarket yang ada ayunan dan naik-naik tangganya gitu. Yang dari bahan plastik berwarna warni.
Sudah gitu ada aquascape nya juga dipenuhi ikan kecil, menarik perhatian sejumlah anak untuk menunjuk-nunjuk ikan dan isinya.
Jadi semenjak tadi saya nda liat ada anak-anak menangis gegara ndak betah menunggu panggilan pesawat meski jam sudah lewat dari jadwal.

dan lagi, selain ramah anak, Gate Bandara Juanda ini termasuk ramah colokan juga. Hehehe…
Kalo khusus yang satu ini ya bagian saya dah keknya…

Bu Risma, Bersihnya Surabaya Kekinian

1

Category : tentang PLeSiran

Menyusuri jalanan di sepanjang jalur dari hotel menuju bandara pagi ini, terasa sekali Surabaya jauh lebih hijau dan sejuk ketimbang saat dahulu bertandang ke kota ini.
Trotoarnya sudah mulai ramah dengan pejalan kaki.
Setidaknya di beberapa titik, terdapat sekat antara jalan raya dengan trotoar sehingga kendaraan yang lewat sudah dicegah duluan untuk naik ke jalur pedestrian saat macet terjadi sekalipun.
Meski memang belum semua.
Trotoar di sisi kiri hotel tempat saya menginap misalnya.

Jalanan juga tampak bersih dari sampah dan dedaunan. Tampaknya Tim Oranye bekerja sangat keras untuk bisa menciptakan visual yang segar bagi masyarakat Surabaya, termasuk wisatawan domestik yang ada.
Sungai juga sama. Meski belum bisa jernih, tapi minimal sudah tampak bersih dari sampah.
Kekumuhan yang dulu pernah ada, kini lenyap disapu bersih Bu Risma.

Bangunan tua tampak dilestarikan dan diperindah. Tidak dipugar atau dihancurkan.
Beberapa ikon masa penjajahan Belanda pun keknya masih tetap dipertahankan.
Jadi suka dengan penampilan Kota Surabaya masa kini.

Di beberapa tempat telajakan mulai diperhatikan. Dihias tanaman hijau dan jauh lebih rapi.

Hanya memang belum semua bisa tertata dengan baik.
Minimal perlu koordinasi lebih lanjut dengan mereka yang memiliki kewenangan penanganan infrastruktur dan prasarana yang ada.

Seperti misalkan tanah yang ada di sisi kanan dan kiri rel kerera api.
Jalur depan Universitas Sunan Ampel, hingga persimpangan masuk Tol Waru, rumput liar tampak tumbuh dan beringas tak terurus.
Jika saja itu bisa ditata dengan baik, dibuatkan taman atau penataan yang lebih manusiawi, yakin banget Bu Risma, bisa mempercantik lagi Surabaya di masa depan.

Ini masukan loh ya.

dan kami di daerah, tentu berharap pemimpin terpilih yang akan datang punya visi misi serupa dengan Bu Risma, sehingga bisa menciptakan Kota sebaik Surabaya ini.

Menikmati Pagi di Inna Simpang 509

Category : tentang PLeSiran

Nda ada yang istimewa dalam perjalanan kali ini selain dimudahkan dan dilancarkannya semua urusan yang terjadi di Bank Jatim.
Baik upaya pencairan Jaminan Pelaksanaan paket kegiatan kami yang putus kontrak tempo hari, maupun pengembalian Uang Muka yang sempat tersendat.
Semua berakhir dengan baik.

Nda nyaman liburan sendirian.
Inginnya have fun tapi yang ada malah tiduran di kamar hotel. Capek juga melewati tahun 2016 kemarin.
Ada sisi positif dan negatifnya.
Masing-masing punya cerita.

Hari ini rencananya mau balik, pulang ke Bali. Siang nanti.
Dah ga sabar bisa bertemu anak-anak dan istri, dan membawa mereka ke taman bermain, jalan-jalan atau ngemil. Kangen banget rasanya.

Terima Kasih ya Tuhan.
Harusnya bisa lebih riang menyambut hari ini.
Setidaknya nda ada lagi kegalauan atas semua yang terjadi di tahun lalu. dan musti bersiap menghadapi tantangan kerja tahun 2017 ini.
Ada banyak pekerjaan baru yang harus diselesaikan.

Pagi di Surabaya.
Menjadi awal tahun yang baru bagi hidup ini.

Liburan Sehari menikmati Paket Hemat di Surabaya

1

Category : tentang PLeSiran

Jujur, nda ada bagus bagusnya kalo dipaksa buat kabur liburan sendirian.
Apalagi sehari.
Paket Hemat lagi.
Duh !

Tapi ya dinikmati aja kesendirian ini.

Dari jalan jalan di sepanjang trotoar berpanas matahari, duduk santai sejenak di bangku taman, menyusuri jembatan penyebrangan, hingga kagok sendiri karena merasa salah tempat di mall dekat hotel.
Memang hal yang jarang dilakukan selama di rumah, malah jadi bingung sendiri…

Maka jadilah memilih untuk duduk seenaknya di angkringan nasi mie goreng, di pinggiran jalan sambil menyeruput segelas kopi yang agak mengkhawatirkan sumber air yang digunakan abang-abang tadi.
Pula duduk duduk bareng bapak bapak sopir di bale bengong pojokan hotel, sambil baca koran yang dibeli dari loper sebelah.
Sempat dikira orang yang nda waras, lantaran tampak luntang lantung dari tadi.

Tapi jujur, ini jauh bisa dinikmati ketimbang aktifitas di awal tadi. Memang nda cocok jadi pejabat sebetulnya. Apalagi tempat main nda ada yang bonafid.
Cuma ya rada miris pas tau kalo pandangan orang-orang sekitar yang rada aneh. Mungkin pada bingung kenapa Akoh Cina macam ini betah duduk di emperan pake baju kaos oblong…
Resiko kalo lagi ke luar daerah, selalu disangkain keturunan China gegara mata sipit ini.

Balik ke kamar hotel, lebih milih tiduran dan menuliskan semua rasa, sambil berkoordinasi dengan beberapa pimpinan terkait hasil dinas siang tadi.
Baru bisa merasa lebih tenang kali ini.

Jadi kangen boboin anak-anak, dan marah-marahnya istri…

Salah Duga Pengalaman Pertama di Surabaya

1

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

“Perjalanan ini terasa sangat menyedihkan…”

Ehem, maaf keknya saya terlalu terhanyut dengan hari ini.
Ada banyak hal bersliweran di kepala sejak awal tahun 2017 dijejakkan.
Galau.
Pusing.
Pengen segera menyudahi semuanya.
dan untuk itulah, saya ada di Surabaya kali ini.

Surabaya ternyata Bersih kawan.
Saya jadi berdecak kagum ketika mobil yang ditumpangi masuk jalanan di Pusat Kota.
Hasil kerja walikota Bu Risma benar benar terasa.
Hal serupa disampaikan Pak Juari, sopir taxi Sang Bima apa tadi namanya. Maaf saya lupa. Kurang fokus dalam mengingat.
Bahwa Beliau bangga punya pimpinan macem itu.

Proses Pencairan Jaminan Pelaksanaan paket kegiatan kami tahun lalu, berjalan lancar. Sekurangnya sekitar 2,5 jam saya disetrap oleh bagian Bank Garansi Bank Jatim, namun sudah tidak terasa lagi. Bahkan laparpun ndak berani muncul gegara keruhnya otak memikirkan hal ini sejak pagi.
Padahal awalnya mengira bahwa proses ini akan jauh lebih lama.
Terima Kasih Tuhan, semuanya sudah dimudahkan dan dilancarkan hari ini.

Berhubung penyelesaian urusan jadi agak lama, persoalan makan siang pun jadi mundur jauh.
Yang tadinya berpikir akan kesulitan kemana-mana, saya memilih ditunggui Pak Juari, sopir taxi yang bikin kesepakatan antar sana sini sekitaran 50ribu sejam. Ya sudah, dijabani saja ketimbang kebingungan.
Maka rute makan siang pun dipilih Soto Ayam Surabaya Pak Sadi Aseli !
Nda tau juga dimana bedanya dengan yang nda Aseli. He…

Nah berhubung tiket pesawat yang tersisa cuma Lion Air, jadi mikir lagi buat pulang.
Lebih baik meluangkan sehari buat liburan di Surabaya, ketimbang gedeg gegara delay cem tempo hari.
Maka persoalan tempat tidur pun jadi pikiran.
Awalnya milih Emerald di jalan Ambengan. Trus atas saran mba di Bank Jatim, untuk melirik Ibis disebelah, eh pengen juga. Lalu ada Hotel Santika yang lingkungannya agak meragukan keknya.
Terakhir ingat Inna Simpang. Hotel dekat Tunjungan Plaza yang jadi destinasi kunjungan tahun 2008 lalu bareng temanteman Bina Marga.

Akhirnya ya pilihan terakhir ini yang diambil. Agak nyesel juga sih lantaran persoalan harga kamar cukup lumayan ketimbang pilihan pertama.
Tapi diantara semua pilihan, hanya Inna yang punya fasilitas Spa.
Aktifitas pilihan untuk membuang waktu yang paling tepat sejauh ini.
Terbukti, saya ketiduran dan ngorok saat dipijat tadi.
Wih… capeknya luar binasa…

Liburan Sehari dalam Rekaman Lensa Kekinian

1

Category : tentang PLeSiran

Karena menikmati Liburan Sendirian atau bersama Kawan Sejawat itu sudah terlalu Mainstream…

pande-baik-citrus-tree-00

Empat Bidadari jauh lebih Baik dari pada 72…

pande-baik-citrus-tree-01

Lantaran suemur-umur takkan pernah menginjakkan kaki di bumi Papua, ya cukup lah sampe di Taman Nusa saja…

pande-baik-taman-nusa-papua

Bersama Pak Presiden pertama kami. Ada yang bengong liat gedenya Pak Karno…

pande-baik-taman-nusa-proklamasi

Lokasi Liburan : Citrus Tree Villa – Mangosteen – Gianyar, ini kali kedua kami menginap disini, setelah mencoba di awal tahun 2016 lalu.
Lokasi Edukasi : Taman Nusa – Gianyar

Liburan ndak Sesuai Harapan

Category : tentang PLeSiran

Rasanya masih kurang sebenarnya.
Liburan cuma sehari.
Itupun waktu yang sebetulnya ingin santai dilalui, malah diburu ndak jelas. Padahal harapan ingin mengenalkan suasana baru sambil jalan tapi jadinya kok malah emosi ndak karuan.
Ini kali pertama dan terakhir deh mengajak keluarga melenggang begini. Jadi ndak sreg menjalani liburan.

Yah, mungkin karena terbiasa nyaman akan satu hal sehingga pilihan ya ditetapkan itu itu saja sasarannya. Padahal jenuhnya minta ampun.
Sesekali ambil rute baru boleh dong sebetulnya.
Cuma ya karena semua gak sepaham, harapan pun jadi tinggal harapan.
Maka gegara emosi sesaat rusak liburan seharian. Ini bawaan kok mengeluh aja perasaan.

Tapi sudahlah.
Setelah ngebut dari Sidan Gianyar sampe ke Batuan, lalu mencoba ikhlas menerima kenyataan bahwa ini memang habbit keluarga yang harus diterima, akhirnya jalan pulangpun dilalui so and so lagi.

Liburan sehari kok ya ndak sesuai harapan…

Besok ya mau ndak mau, suka ndak suka, ya musti balik lagi pada kesibukan dan rutinitas. Yang hampir selalu bikin galau dan penat…

Liburan

Category : tentang PLeSiran

Jenuh dengan pekerjaan, Jenuh dengan rutinitas, sepertinya saya memang perlu liburan bersama keluarga. Karena liburan asyik sendiri atau bersama rekan sejawat sudah terlalu mainstream.

Ide dadakan selalu lebih jelas tujuannya, ketimbang yang direncanakan jauh jauh hari. Jadi meskipun pekan ini ada waktu libur sehari lebih panjang dari biasanya, keputusan itu baru diambil sabtu pagi kemarin.

Modal nekat

Berbekal nomor kontak private villa terdahulu, penginapan pun dipesan tanpa konsultasi lagi.
Setelah itu, cari rute makan malam di seputaran lokasi, lantaran tahun lalu sempat kelabakan, dan terakhir hunting obyek wisata kunjungan esok harinya.

E G P

Ah ya, sekali ini saja, saya musti bisa tinggalkan semua, kewajiban, tugas, tanggung jawab, lari dari kenyataan dan menenggelamkan diri dalam liburan.
Persetan dengan Jalan Lingkungan.
Persetan dengan anggota Dewan.
Pikiran sudah terkontaminasi begitu jauh setahun ini.
Harus dibersihkan sekali kali.

Quality Time

Lama ndak bersantai dengan anak anak. Kali ini nyebur ke kolam air tawar, yang setahun lalu cuma diisi kamk bertiga. Kali ini berenam. Termasuk Ibunya anak anak dan tentu saja bayi kami Ara. Tambah Prasta, ponakan dari almarhum kakak. Ini pertama kalinya ia ikut liburan bersama kami.

Jauh dari rutinitas.
Jauh dari kebisingan.
Jauh dari segala beban yang ada.

Meski sebentar lagi, ya harus kembali pada kenyataan yang sebenarnya.

Mau Liburan 3H2D ke Bali Menyenangkan dan Terjangkau? Baca Tips nya Disini

Category : tentang PLeSiran

Siapa bilang kalau mau liburan ke Bali butuh waktu panjang dan budget yang menguras dompet ?

Sekarang Kalian ndak perlu khawatir lagi, karena sekarang kita kupas tuntas semuanya, mulai dari transportasi, penginapan, tempat wisata, restoran, dan aktifitas yang dapat dilakukan selama liburan di Bali. Ditambah lagi, Kalian dapat belanja online hemat perlengkapan yang diperlukan selama liburan di Bali seperti bikini, kamera, tongkat selfie atau koper jalan-jalan dengan menggunakan voucher diskon atau kupon eksklusif yang disediakan oleh website online coupon, seperti Saleduck.

Nah sudah pada ndak sabar kan untuk cari tahu bagaimana liburan murah ke Bali ini bisa menyenangkan akhir pekan Kalian, yuk mari disimak baik-baik.

Persiapan Transportasi, Penginapan, Tempat Makan dan Tempat Hiburan
Untuk persiapan perjalanan ke Bali, baiknya dilakukan minimal 1 bulan sebelumnya supaya lebih matang dan murah.

? Pertama, cari promo dan kursi gratis tiket pesawat ke Bali. Biasanya maskapai AirAsia, Lion Air atau Citilink paling banyak mengadakan promo ini, tetapi jangan salah loh Kalian juga bisa naik pesawat Garuda Indonesia yang memberikan full board service dengan harga cukup terjangkau ke Bali mulai dari harga pp dibawah 1 jutaan

? Kedua, lakukan reservasi secara online untuk penginapan di Bali. Kenapa ndak cari langsung saja pas sampai di Bali ? Nah, kebanyakan hotel akomodasi akan memberikan harga normal untuk walk in customer, supaya mengirit waktu. Mending reservasi online dulu untuk mendapatkan penginapan terbaik yang sesuai dengan budget dan lokasi strategis. Ada beberapa hotel dibawah Rp 300.000,- yang cocok bagi semua kalangan dan berlokasi startegis di Kuta, seperti The Oasis atau Tune Hotel.

? Ketiga, cari jasa transportasi yang ingin digunakan selama di Bali. Kalau Kalian suka berpetualang dengan motor, di Bali Kalian dapat menemukan berbagai rental motor dengan harga murah mulai dari Rp 100.000 per hari, atau booking sewa mobil online yang dapat Kalian temukan disini, mulai dari harga Rp 200.000.

? Keempat, cari tahu restoran yang menyajikan makanan dan tempat oleh-oleh khas Bali dengan harga lokal. Beberapa rekomendasi makanan khas Bali yang harus Kalian coba, seperti Nasi Jinggo mulai harga Rp 3.000, Ayam Betutu Men Tempeh mulai harga Rp 30.000, atau Babi Guling Warung Ibu Oka mulai harga Rp 45.000

? Yang terakhir nih, mulai deh beli tiket masuk untuk tempat wisata di Bali secara online karena ini akan sangat menguntungkan, selain Kalian dapat menemukan diskon potongan hingga 50% yang cuma diberikan kalau beli online, Kalian juga ndak perlu capek-capek untuk mengantri atau was-was kalau kehabisan tiket masuk. Banyak tempat wisata yang menarik di Bali, seperti Bali Safari dan Marine Park, Waterboom Bali, dan Bali Bird Park.

Hari Pertama
Bisa jadi Kalian tiba di Bali sekitar siang menjelang sore atau bahkan malam hari, nah supaya bisa langsung menikmati landmark dari Pulau Bali, langsung saja deh kita pergi ke arah barat daya yaitu Tanah Lot. Perjalanan sekitar 30 menit hingga 1 jam dari Kuta. Disini Kalian dapat menikmati pemandangan sunset yang menakjubkan dan Pura ditengah lautan, jika Kalian beruntung tidak ada salahnya untuk coba menyebrangi lautan menuju pura tersebut. Harga tiket masuk sekitar Rp 7.500 – Rp 10.000/ orang.

Tanah Lot PanDeBaik

Pastinya akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan. Bermanja ria di Pantai Kuta bisa menjadi opsi kedua jika tidak sempat untuk ke Tanah Lot. Banyak hal yang dapat dilakukan disini, mulai dari bermain air di sepanjang pesisir pantai, jalan-jalan di Discovery Mall, window shopping dan beli cenderamata di gerai lokal di sepanjang Jl. Raya Kuta atau Matahari Kuta Square.

Pastikan pada malam hari Kalian bersiap untuk mengunjungi Jl. Legian, karena kehidupan malam disini selalui ramai dipenuhi oleh orang bule yang party di bar dan kafe. Selain itu, jangan lupa untuk menyempatkan diri berfoto di Tugu Peringatan Bom Bali.

Opsi yang lain, Kalian dapat juga mengunjungi Hard Rock Cafe di Jalan Pantai Kuta, Party dengan para DJ terbaik dunia di Potato Head, atau menikmati keindahan malam Pantai Kuta di Ku De Ta. Jika Kalian memilih untuk mendapatkan pengalaman ber-party di 3 tempat oke di Bali, siapkan minimal Rp 200.000 di dompet Kalian.

Hari Kedua
Nah siapkan energi, kaki, dan kamera Kalian, karena di hari ini Kalian akan mengumpulkan berbagai pengalaman menakjubkan yang akan menjadi magnet untuk Kalian kembali ke sini. Pastikan bangun di pagi hari dan langsung menuju arah timur laut Pulau Bali. Melihat megahnya Pura Besakih yang merupakan salah satu pura Agama Hindu terbesar di Bali (Tiket masuk sekitar Rp 15.000/ orang), makan siang di Kintamani dengan pemandangan Danau dan Gunung Batur dengan hawa sejuk (banyak restoran dengan harga kisaran Rp 50.000 – Rp 100.000), menikmati suasana romantis di Pura Ulun Danu Batur (Tiket masuk Rp 7.500 – Rp 10.000/ orang), mampir untuk mencuci beberapa bagian tubuh untuk membuang segala yang buruk di Pura Air Suci umat Bali Hindu Tirta Empul – Tampak Siring (Tiket masuk sekitar Rp 15.000/ orang), menyempatkan diri untuk mengenal kebudayaan Bali dan hutan monyet di kawasan seni Ubud (Tiket masuk sekitar Rp 30.000- Rp 40.000/ orang), lalu jangan lupa untuk berbelanja pakaian dan oleh-oleh khas Bali murah di Pasar Sukawati, seperti daster khas Bali dengan harga 30.000 atau sandal jepit dengan hiasan bunga kamboja dengan harga Rp 20.000.

Macan panDe Baik

Saat malam, ketika badan sudah lelah tetapi semangat tetap terjaga, nah aktifitas yang paling tepat adalah habiskan malam terakhir Kalian dengan program Night Safari di Bali Safari Marine Park (Tiket masuk sekitar Rp 350.000 – Rp 500.000/ orang). Dijamin pengalaman hari ini sangat melelahkan tapi tak terbayarkan.

Hari Ketiga
Oh No. Sudah harus pulang lagi nih. Baiklah jangan bersedih dulu, karena bangun di pagi hari dan langsung menuju ke daerah selatan Bali pasti akan membuat hari terakhir Kalian jadi lebih istimewa. Langsung menuju Uluwatu yang merupakan selatan dari Pulau Bali dan destinasi surfing terbaik ke 4 di dunia (Tiket masuk sekitar Rp 20.000/ orang). Berjarak sekitar 13 km dari Pura Luhur Uluwatu, sempatkan untuk berkunjung ke Garuda Wisnu Kencana Cultural Park, dimana Kalian dapat melihat patung raksasa dari Dewa Wisnu setinggi 75 meter (Tiket masuk sekitar Rp 50.000 – Rp 60.000/ orang).

Jimbaran PanDe Baik

Dan yang terakhir, makan di pinggir Pantai Jimbaran juga akan menjadi pilihan yang sangat menyenangkan sambil menunggu jadwal penerbangan Kalian, dimana Kalian dapat menjangkau Bandara Ngurah Rai International Airport hanya dalam waktu 30 menit (Harga makan sekitar Rp 50.000/ orang).

(Guest Article)

Menunggu GA 412

Category : Cinta, tentang PLeSiran

GA 412 @IndonesiaGaruda jadwal 19.30 WIB akhirnya berangkat sekitar pk. 23.30 WIB. Tiba perkiraan 02.10 Wita dari rencana 22.55 Wita ? 4 jam

Garuda Indonesia PanDe Baik 1

Yup. 4 jam Delay.

Ini kali pertama sepengetahuan saya pengalaman terbang bersama Garuda Indonesia, bisa delay selama itu.
Tapi penundaan penerbangan ini gak sendiri kok. Lion Air, terlepas dari image yang mereka punya, termasuk yang mengalami penundaan sama dengan Garuda. Setidaknya itu yang diungkap bapak sebelah saya berdiri saat memeriksa kembali layar monitor pantauan terbang di terminal Kedatangan Domestik sekitar pukul 01 dini hari tadi.

Informasinya sih penundaan diakibatkan karena perubahan cuaca di tujuan alias Bali. Memang benar, sedari tiba di Bandara Ngurah Rai tadi, angin terasa lebih kencang bertiup, bahkan pepohonan pun bergerak tak biasanya.

Saya belum kebayang bagaimana ekspresi Mirah, putri pertama saya yang ikut dalam penerbangan GA 412 mengingat ini kali pertama pengalamannya terbang di angkasa.

Garuda Indonesia PanDe Baik 0

Capek ya ?
Jelas.

Tapi rasa capek yang ada rasanya langsung hilang begitu istri menghubungi sekitar pukul 02.20 tadi. Masih menunggu bagasi katanya.
Ya sudah… Tinggal pulang aja berarti.

Hmmm… Sepertinya ada yang bakalan terlambat ngantor hari ini.
Hanya dapat tidur selama sejam saja. Itupun ndak nyenyak dan ndak nyaman…