Menengok Lapindo Kota Sidoarjo

Category : tentang PLeSiran

Hawa kesedihan kini sangat kuat terasa pada jalur jalan yang melewati Kota Sidoarjo, kota yang kini sedikit demi sedikit terendam lumpur dan menenggelamkan areal tersebut seakan ingin sekedar mengingatkan, bahwa disini dahulunya pernah dihuni manusia.

Tingginya tanggul disepanjang jalan…

Ramainya masyarakat yang sekedar ingin berkunjung melihat dan merasakan…

Sepinya kawasan pinggiran yang mulai ditinggalkan penghuninya…

Keringnya hawa seakan menguatkan bahwa satu bencana bisa juga terjadi akibat dari kebodohan manusia sendiri.

Lapindo ow ow Lapindo

Category : tentang KeseHaRian

Majalah Tempo edisi 2006, sempat menuangkan tema lumpur Lapindo, yang menceritakan rincian terjadinya luapan lumpur di sebuah desa tak terkenal, Sidoarjo.Walopun kini Lapindo bisa dijadikan salah satu obyek wisata untuk membantu pengumpula dana bagi para korbannya, namun orang yang paling bertanggung jawab atas semua hal ini, malah masih melenggang kangkung saat penghuni TAS sibuk memblokade jalan, karena kecewa dan marahnya mereka, tak juga disantuni hingga hari ini.

Perbuatan mereka tentu mencoreng luka yang lebih dalam, dan jangan menyalahkan kami, jika kami apriori pada segala tindakan pejabat dan tentunya pemborong proyek lapangan.

Hey, dimanakah hati nurani kalian ?
Telah tertutup oleh milyaran uang yang disodorkan sang penggagas luapan lumpur ?

Ternyata mental orang-orang yang bertanggungjawab akan hal ini bisa terjadi, gak ubahnya mental otak udang, namun herannya masyarakat masih aja terbuai dengan musibah transportasi dibanding Lumpur Lapindo ini.
Huh.