Nyobain paket True Unlimited SmartFren yuk

8

Category : tentang TeKnoLoGi

Dua jam lalu, sekitar pukul 7.04 akun twitter @dokterMade sempat mention menyampaikan kabar gembira terkait munculnya paket data yang ia idamkan, meski harus ditebus dengan harga yang cukup mahal. Dalam tweetnya tersebut dilampirkan pula link berita dari akun @InfoTekno yang mengarah ke halaman detikiNet dengan judul ‘SmartFren Bangkitkan Kembali Internet Unlimited’.

Kaget juga sebenarnya, saat membaca isi dari berita yang diunggah pada pukul 3 sore tadi, bahwa paket sebagaimana dimaksud @dokterMade adalah paket data True Unlimited yang ditawarkan oleh SmartFren kepada para pelanggannya, sebagai bentuk realisasi misi mereka, bahwa Smartfren selalu berkomitmen memperkaya pengalaman pelanggan melalui produk dan layanan 4G LTE yang inovatif, terluas, dan terandal di Indonesia. Setidaknya demikian penyampaian Derrick Surya, Head of Brand dan Marcomm Smartfren dalam link tersebut.

Jika selama ini paket data Unlimited yang dijual oleh operator lain (termasuk nomor utama yang saya gunakan sekarang) menetapkan adanya pembatasan maksimal FUP (Fair Usage Policy), yang apabila melewati batasan tersebut kecepatan internet akan diturunkan ke titik terendah, maka paket data True Unlimited ini tidak lagi menggunakan batasan apapun, baik FUP maupun waktu Kalong (yang tempo hari sempat dikeluhkan pula oleh @dokterMade).

Serius ?

Iya dong. Hanya saja, ada yang menarik nih kalo mengingat lagi kalimat yang disampaikan @dokterMade terkait harga yang mahal.
Ternyata ada syaratnya berkaitan dengan harga atau biaya yang harus kita tebus untul itu. Yang secara normal atau pengguna dan calon konsumen umum ditetapkan sebesar 300ribu rupiah sebulannya dengan rencana pemberlakuan hingga bulan April 2016 nanti (6 bulan kalo dihitung dari sekarang).
Sedangkan… bagi kalian pengguna ponsel Hisense Pureshot series, rupanya SmartFren berkenan memberikan diskon besar yaitu hanya dikenai biaya sebesar 75ribu saja sebulannya. Yang artinya akan ada penghematan sekitar 1,3 juta rupiah dalam rentang kurun waktu pemakaian yang sama.

Tertarik ?

Yuk, kita cobain paket mantap ini.

Jadi ceritanya, sebagai salah satu pengguna ponsel keren Hisense Pureshot+, musti cari tahu dulu info terkait dari aplikasi mySmartFren yang bisa diunduh di pasar aplikasi Google Play. Hasilnya, ternyata memang ada info paket True Unlimitef pada bagian package, yang ditawarkan dengan harga 75ribu saja. So, berbekal penambahan pulsa sebesar nilai yang sama, paket dapat dibeli dengan cara pemotongan pulsa, langsung aktif dan dapat digunakan. Kalian bisa lihat pada beberapa gambar ilustrasi yang saya sampaikan dihalaman ini, hasil screenshot dari ponsel Hisense beberapa menit lalu.

True Unlimited SmartFren PanDe Baik 1

Done. Paket True Unlimited 75 ribu sebulan pun sudah bisa digunakan. dan seperti biasanya, sebelum dimulai ya diawali dengan pengujian jaringan terlebih dahulu di rumah @pandebaik dengan hasil kecepatan Download sekitar 9,76 MBps dan Upload dibawah 1 MBps. Pun saat diuji coba mengunduh beberapa video dari halaman YouTube, didapat kecepatan rata-rata di kisaran 3 MBps. Lumayan bukan ?

Usai pengunduhan itu, saat diperiksa kembali kuota yang tersisa, rupanya tetap menyajikan pernyataan ‘Unlimited’ saudara-saudara. Keren gak sih ?

True Unlimited SmartFren PanDe Baik 3

dan yang makin bikin pede, tentu opsi add-on di sebelah tab paket data, gak ada opsi tambahan buat kuota/volume. Yang artinya…

Paket True Unlimited ini beneran Unlimited Kuota dengan kecapatan 4G LTE dalam arti yang sebenarnya…

Masih belum percaya ? Ayo dicoba…

Menyiasati Axis demi onLine

Category : tentang TeKnoLoGi

‘update Twitter @pandebaik
> Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS semingguan ini Full Kampret di Dps Bali… E mulu, gag bisa ngapa”in… gara”diambil alih XL kali ya ?
> Musti nunggu 5 Menit buat ngedapetin Sinyal HSDPA @dunia_AXIS @ask_AXIS *itupun nongolnya cuma 5 detik, balik ke E lagi… Kampret…
> so, gara”Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS yg naik turun niru XL 2 taon lalu, semingguan ini jadi jarang iNet-an kalo di luar kantor…
> Kalo seumpama maki”kualitas Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS di socmed dan Blog, kira”bakalan dituntut pake UU ITE gag yah ? *laginulis
> Dulu,suka liat jml karakter yg tersisa utk ngeTweet biar gag lebih.. Sekarang,was”liat Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS biar H dulu br sending..

Rasanya rasa jengkel sudah naik sampe ke ubun-ubun kalo ngeliat koneksi Axis sebulan terakhir, tepatnya pasca di-akuisisi XL, operator yang dahulu pernah pula saya komplain dalam hal yang sama. Padahal yang namanya paket data bulanan Unlimited baru saja diaktifkan beberapa hari lalu. Eh, jangankan menikmati… hanya untuk jalan-jalan di socmed saja sudah gag mampu. *ealah

Tapi kalo gag inget-inget jasa Axis di masa lalu yang begitu saya puja dan banggakan, mungkin ni nomor sudah dicerai lebih cepat dari perkiraan. Selain itu ya males aja gonta ganti nomor lagi, berhubung banyak kawan (dan juga lawan) yang mengenal dan kerap berinteraksi tidak hanya lewat voice dan sms. Jadi ya dilakoni saja dulu.

Meski begitu, kemarin sempat pula kepikiran untuk menonaktifkan paket data yang biasanya digunakan setiap bulannya, dan menggantikan koneksi dengan kartu lain yang kelihatannya memberi layanan online jauh lebih baik. Namun masih ragu lantaran gag punya handset ataupun alat tambahan lain yang bisa digunakan sebagai portable hotspot.

Beruntung, perangkat Android HTC One V yang tempo hari sempat mau dilego dan dititipkan, masih ada dan utuh sehingga ponsel yang masih halus mulus inilah yang kemudian menjadi solusi praktis.

Dipadukan dengan nomor IM3 yang selama ini ngendon di perangkat laptop/tablet Acer, lengkaplah sudah misi pertama dengan tujuan mulia. Tetap onLine. Hehehe…

Dengan berbekal paket data sebesar 25ribu sebulan, IM3 siap memberikan layanan data sebesar 600 MB sebulan pada jam 9.00 pagi hingga 01.00 dini hari, dan 5,4 GB untuk rentang sebaliknya. Rasanya sih cukup, mengingat aktifitas pada saat jam kerja memang jarang bisa pegang gadget, meski sebelumnya di masa-masa ini dipenuhi dengan aktifitas donlot via Torrents.

Tapi sudahlah… rasanya trik untuk menyiasati koneksi lelet Axis yang dimaki-maki semingguan tetakhir ini sudah cukup lumayan untuk mengobati rasa kangen dengan dunia maya.

Berbagi Koneksi lewat Jaringan Wifi

Category : tentang TeKnoLoGi

Mendapatkan layanan paket data yang bersifat Unlimited tanpa adanya penambahan beban biaya saat Kuota terlewati dengan harga yang terjangkau, bisa dikatakan sudah sangat sulit ditemukan belakangan ini. Kalaupun ada, bisa jadi alternatif operator yang tersedia pun sangat terbatas, mengingat ada banyak faktor yang membuatnya mampu untuk dapat digunakan dengan baik. Sayang, tidak semua paket layanan data tersebut dapat dijangkau secara nilai oleh kebanyakan orang, sehingga tips kali ini kami bagi kepada Kawan semua, tentang Bagaimana cara untuk berbagi koneksi melalui Wifi dengan memanfaatkan satu layanan paket data saja.

Mengapa satu ? karena untuk mendapatkan satu layanan paket data yang bersifat Unlimited secara memuaskan semua pihak biasanya harus ditebus dengan nilai yang tidak sedikit. Maka saran kami berikutnya sebelum memulai tips adalah melakukan patungan biaya antar beberapa kawan untuk dapat menutupi biaya langganan bulanan yang dikenai oleh provider yang kelak digunakan. Seberapa besar biayanya ? tentu Kawan yang nanti lebih tahu, baik berdasarkan penjelasan dari website resmi masing-masing operator ataupun rekomendasi dari kawan lain yang telah lebih dulu mencobanya.

Lantas, apa saja yang dibutuhkan untuk dapat Berbagi Koneksi lewat jaringan Wifi ? semua kembali pada jenis perangkat yang kawan Gunakan. Apakah itu berupa modem router, mobile ponsel, smartphone ataupun tabletpc atau barangkali perangkat PC atau Notebook sekalipun. Semua memiliki jenis pengaturan yang berbeda satu sama lain, demikian halnya dengan kemampuan.

Pesatnya kemajuan teknologi di dunia telekomunikasi merupakan faktor utama mengapa hal seperti ini sudah bisa dilakukan. Bahkan bisa dikatakan bahwa tips ini telah dapat dilakukan satu dua tahun lalu berkat inovasi dari salah satu sistem operasi yang kini mulai mendominasi dunia.

Bila kawan memiliki sebuah perangkat modem router yang kini telah banyak dapat ditemukan di pasaran, barangkali akan jauh lebih mudah mengingat tidak banyak persyaratan yang dibutuhkan untuk dapat membagi koneksi lewat jaringan wifi ke banyak pengguna. Cukup menggunakan satu kartu yang telah diaktifkan layanan paket data Unlimitednya, Kawan tinggal melakukan pengaturan dengan berbagai kesepakatan antar pengguna yang kelak memanfaatkannya. Apakah akan ada pemberlakuan privacy atau input kode password tertentu yang diganti secara berkala agar tidak sembarang orang dapat menggunakannya, atau halaman atau aktifitas yang boleh dilakukan atau tidak diakses demi menjaga batasan kuota pemakaian wajar. Untuk harga modem Router sejenis ini bisa didapatkan dari kisaran 300ribuan hingga 1,7 juta rupiah bergantung pada merek dan kemampuannya.

Lain lagi jika perangkat yang Kawan gunakan ini merupakan perangkat mobile ponsel yang dari ragamnya memang mengadopsi berbagai sistem operasi. Persyaratan utama selain adanya dukungan koneksi jaringan wifi yang dimiliki secara built in pada perangkat serta kartu tadi, Kawan pula harus menyiapkan berbagai upaya dari aplikasi maupun upgrade versi sistem operasi, yang sedianya dapat mendukung perangkat untuk melakukan kemampuan seperti yang kami maksudkan.

Untuk yang mensyaratkan penggunaan aplikasi, datang dari ponsel Nokia yang masih mengadopsi sistem operasi Symbian 60 atau versi Belle dan Anna, yaitu menggunakan bantuan aplikasi JoikuSpot. Aplikasi ini tersedia dalam dua versi, gratis dengan kemampuan yang terbatas dan berbayar.

Sedang bagi perangkat mobile ponsel yang mensyaratkan proses Upgrade, datang dari perangkat BlackBerry yang mensyaratkan sistem operasi versi 7.1 dengan fitur yang dikenal dengan istilah Mobile Hotspot, serta perangkat ternama iPhone/iPad yang mensyaratkan proses upgrade ke iOS versi 4.3 untuk dapat menemukan fitur Personal Hotspot pada menu Pengaturan. Jikapun para pengguna produk Apple tidak mampu melakukan proses Upgrade perangkat lantaran ketidaktersediaan versi terkini dari sistem operasi yang digunakan, Kawan dapat memanfaatkan bantuan aplikasi MyWi dengan tambahan perangkat kabel data atau Bluetooth.

Sedangkan bagi perangkat mobile phone yang memang sudah mengadopsi fitur berbagi koneksi melalui jaringan Wifi ini, datang dari sistem operasi Windows Phone baik versi 7, 7,5 dan yang terkini 8, dengan menggunakan istilah Internet Sharing. Ada juga perangkat ponsel maupun tabletpc yang berbasiskan Android, sudah bisa melakukan kemampuan ini sejak dirilisnya sistem operasi versi 2.2 Froyo dua tahun lalu. Adapun istilah yang digunakan dalam perangkat ini adalah Tethering dan dapat ditemukan dalam menu Pengaturan Wireless.

Berbeda dengan kemampuan pengaturan lanjutan yang dapat dilakukan oleh modem Router seperti yang kami sebutkan diatas, untuk sesi pengaturan yang dapat dilakukan pada perangkat mobile phone ini hanyalah fitur Privacy atau input kode keamanan serta persetujuan bagi perangkat mana saja yang diperbolehkan mengakses jaringan seperti yang terdapat dalam perangkat Android milik brand asal Korea Selatan, HTC.

Perangkat terakhir yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan aksi Berbagi Koneksi lewat wifi adalah PC ataupun Notebook yang memang mutlak harus memiliki kemampuan koneksi Wifi built in. Sedang sarana yang dapat digunakan untuk membagi koneksi ke banyak pengguna adalah pemnfaatan aplikasi mobile hotspot, dimana salah satu yang dapat kami rekomendasikan disini adalah Connectify. Seperti halnya dua jenis perangkat sebelumnya, Pengaturan Privacy merupakan hal yang mutlak dilakukan saat proses instalasi selesai. Dimana proses ini akan diikutsertakan dalam tutorial awal langkah penggunaan aplikasi Connectify. Lantas bagaimana dengan sumber koneksinya ? apakah dengan menggunakan kartu sim card dari operator ? tentu tidak, karena sangat jarang bisa ditemukan perangkat pc ataupun notebook yang memiliki slot sim card secara khusus langsung dalam bodi perangkat. sehingga alternatif yang dapat ditawarkan disini adalah Modem usb biasa atau mobile ponsel non smartphone (yang biasanya disebut dengan istilah feature phone) yang telah diubah kemampuannya sebagai modem dengan bantuan kabel data atau bluetooth.

Tips berbagi koneksi melalui jaringan wifi kali ini, bisa menjadi solusi praktis bagi sebagian orang yang menginginkan ketersediaan jaringan internet mumpuni lewat satu perangkat dengan biaya langganan bulanan yang dapat dikumpulkan secara kolektif.

Bagaimana Memilih Paket Data Internet yang Nyaman digunakan

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Jika sebelumnya Rekan Tokoh sudah disuguhi Tips bagaimana memilih ponsel, tabletpc ataupun kamera, sekarang giliran bagaimana Paket Data Internet yang belakangan kerap dikeluhkan oleh banyak pengguna ponsel tanah air. Langsung saja yah.

Budget ? No Way. Berbeda dengan memilih perangkat Elektronik, memilih kartu perdana untuk paket data internet sesungguhnya tidak membutuhkan biaya yang besar. Katakan saja Minimal 15 ribu rupiah, untuk dapat mencoba sebuah kartu perdana baru plus besaran pulsa 10ribu sebagai isi ulang pertama. Besaran inilah yang kemudian dapat Rekan pergunakan untuk mencoba dan mencoba satu kartu ke kartu lainnya dengan memanfaatkan taris internet Hariannya terlebih dahulu. sekedar Uji Coba lah.

Kedua, kenali cara konfigurasi masing-masing paket data internet yang akan digunakan. Beberapa operator biasanya akan melakukan hal ini secara otomatis ketika Rekan mengganti kartu yang dipergunakan pada perangkat sesaat setelah kartu sim dimasukkan. Jikapun tidak, Rekan dapat memintanya via OTA Over The Air atau menghubungi Call Centre yang bersangkutan.

Ketiga, Posisi menentukan Prestasi. Seperti halnya ujian saat menjadi anak sekolahan dulu, memilih paket data internet akan sangat bergantung pada lokasi dimana kelak Rekan akan menggunakannya. Ini terkait Coverage Area yang didukung oleh masing-masing operator. Bisa jadi operator A memiliki sinyal kuat di tempat kerja, namun malahan blank ketika digunakan dirumah. Jadi, silahkan mencoba dan mencoba Tips pertama diatas satu persatu.

Keempat, Waktu Penggunaan. Sama halnya dengan traffic jalan raya, saat masuk ngantor pagi bisa jadi akses internet di beberapa operator bakalan terkena efek macet lantaran banyaknya orang yang mengakses email, berita ataupun sekedar update status penanda mulai bekerja. Baru terasa mulai lancar saat beringsut satu dua jam sesudahnya. Mulai ramai lagi saat jam makan siang ataupun di malam hari.

Kelima, Stabilitas. Percuma saja menggunakan paket data internet yang menyatakan bisa ngebut dengan kecepatan tinggi, tapi kenyataannya sinyal naik turun bahkan kerap menghilang. Aksi seperti ini tentu bakalan berimbas pada suasana hati dan kerja Rekan saat beraktifitas. Lebih baik memilih kecepatan akses yang sedang namun stabil ketimbang ngakunya kencang tapi malah blank. Ini bisa didapat tentu saja dari usaha pertama tadi, mencoba dan mencoba.

Keenam, Jangan terlalu Setia. Ada kalanya satu operator mengalami Down dan mengakibatkan pada lemotnya akses paket data yang digunakan. Sehingga disinilah gunanya Rekan mencoba dua atau tiga paket data secara berkala bergantung pada situasi yang kelak diciptakan. Untuk mengujinya tidak perlu jauh-jauh, baca saja status teman yang ada di beberapa jejaring sosial yang kerap mengeluhkan soal gangguan sinyal operator secara gamblang.

Untuk mendapatkan Kenyamanan Penggunaan akses paket data internet, kami yakin hampir mustahil dapat terjadi, mengingat tarif yang dibebankan dari operator sangat murah lantaran harus bersaing satu sama lainnya. Namun tidak ada salahnya jika Rekan mau mencobanya.

Bye Bye My StarOne Unlimited

28

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhirnya diceraikan juga. Setelah hampir tiga tahun saya menggunakannya, koneksi internet StarOne Unlimited, saya putuskan untuk dihentikan pertengahan bulan lalu. Terhitung bulan Juni tahun 2008 saya mencoba paket penjualan modem Speed Up yang bekerja sama dengan StarOne Indosat, menawarkan koneksi internet cuma Rp. 25 per menit pemakaiannya. Dengan Standar biaya Rp. 100.000, saya berhak mendapatkan 66 jam pemakaian. Sangat memuaskan tentunya.

Sayangnya, promo tersebut hanya berlaku untuk tiga bulan pertama saja. Selanjutnya, tarif berlaku normal sebesar Rp. 75 per menit pakainya. Bersyukur, pihak Indosat memberikan tawaran yang cukup menarik saat itu. Dengan biaya sebesar Rp. 108.000 (sudah termasuk PPn), saya mendapatkan jatah sebesar 1 GB Data dengan kelebihan dihitung sebesar Rp.300 per MB data.

Di awal penggunaan, jatah sebesar itu mampu saya kelola dengan baik selama sebulannya. Baru terasa mencekik ketika aktifitas saya mulai meningkat terkait penyelesaian Thesis yang memang mutlak membutuhkan koneksi Internet. Biaya bulanan melonjak hingga dua kali lipatnya. Lagi-lagi bersyukur, karena pihak Indosat menawarkan paket Unlimited data dengan biaya Cuma Rp. 125.000 sebulannya. Informasi ini secara kebetulan saya dapatkan dari seorang kawan Blogger asal Cirebon, Pak Dokter Basuki Pramana yang telah terlebih dahulu meng-Apply paket tersebut.

Maka terhitung pada bulan Juli 2009, saya resmi menggunakan paket Unlimited ini dan benar-benar terpuaskan. Meskipun yang namanya kecepatan tidak secepat Speedy atau Telkomsel Flash yang lagi booming saat itu, namun kestabilan koneksinyalah yang membuat saya begitu jatuh cinta. Tidak heran, pemakaian data yang saya habiskan setiap bulannya meningkat secara teratur. Kalau tidak salah data yang saya gunakan sempat mencapai 9,5 GB setara dengan 270-an jam pemakaian. Saya sempat deg-degan juga saat pembayaran, tapi ternyata tarifnya berlaku tetap.

Adalah unit baru LPSE yang kini sedang dikembangkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, tempat dimana saya bekerja, memberikan fasilitas modem plus koneksi internet IM2 selama setahun, mengakibatkan saya menempuh jalan ‘perceraian’ ini. Meskipun pada awalnya, saya bersikukuh untuk tetap menggunakan modem Speed Up plus koneksi StarOne Unlimited yang rencananya kelak saya hibahkan pada Istri, namun kemudian muncul dua pertimbangan baru yang membatalkan niat saya tersebut.

Koneksi StarOne Unlimited ternyata gak se-stabil yang saya dapatkan sebelumnya, ketika digunakan di ruangan lokasi kerja Istri yang kebetulan berada di lantai 2 dari 3 lantai. Padahal ketika saya gunakan baik dirumah ataupun ruangan tempat saya bekerja (lantai 3), koneksi selalu stabil dan memuaskan. Pertimbangan kedua adalah, terjadinya Konflik internal pada kedua laptop yang saya gunakan, antara modem cdma Speed Up dengan modem gsm Huawei E1550 IM2. Akibatnya, selang beberapa hari percobaan, modem gsm dengan koneksi IM2 tidak dapat digunakan dengan baik lantaran kalah bertarung dengan modem lama. Kedua laptop pada akhirnya saya instalasi ulang berbarengan.

Ketimbang merepotkan, sayapun memutuskan kontrak dengan StarOne Unlimited plus Modem cdma Speed Up dan dengan segera menggantinya dengan modem gsm bertipe sama untuk menghindari terjadinya Konflik. Modem baru berwarna putih ini sama plek dengan modem gsm yang diselipkan koneksi internet IM2 Unlimited. Hanya saja, untuk mengisi koneksi pada modem si putih, saya mencoba memilih paket Unlimited milik XL yang Cuma sebesar Rp. 99.000 sebulannya. Meski sepengetahuan saya, yang namanya Unlimited pada kedua operator gsm ini, bukanlah Unlimited seperti halnya StarOne yang berkecepatan tetap.

Baik IM2 maupun XL sama-sama menawarkan paket 3G mereka yang dikenal dengan kecepatan akses data yang tinggi. Namun ketika jatah yang digunakan mencapai Kuota, secara otomatis kecepatan 3G tersebut akan turun secara drastis ke 64 kbps. Jauh lebih rendah ketimbang StarOne yang berani tetap stabil di kecepatan 153 kbps. Itu sebabnya ketika Kuota IM2 habis dan kecepatan mulai terasa menjengkelkan, sayapun berpindah ke XL untuk sementara waktu sembari menanti habis bulan. Yah, mau bagaimana lagi ?

Menjaga ke-Stabil-an Koneksi dengan Connection Keeper

25

Category : tentang TeKnoLoGi

Diantara beragam pertanyaan yang kerap dilontarkan pada saya, ada beberapa yang bertanya perihal kartu (baca:operator) apa yang bagus  digunakan (dan murah kalau bisa) untuk terkoneksi dengan dunia maya ? Jujur saja, ini merupakan pertanyaan yang sulit dijawab. Apa sebab ? Sejauh pengalaman, saya tidak bisa mengatakan bahwa kartu ini bagus dan kartu itu jelek mengingat bagus tidaknya koneksi yang terhubung dan didapatkan untuk mengakses dunia maya sangat ditentukan oleh Lokasi.

Smart misalnya, beberapa Rekan yang telah mencoba mengatakan Smart itu cepat (bukan Promosi loh), dibuktikan dengan cara mengakses beberapa alamat portal berita yang terkenal menggunakan gambar bergerak. Mereka mengamini iklan dilayar televisi bahwa saat terkoneksi dengan dunia maya diwajibkan menggunakan helm. Hehehe… tapi sayangnya ketika saya pinjam dan coba digunakan didaerah tempat saya tinggal dan wilayah Canggu (rumah Mertua), kecepatan koneksi yang saya dapatkan gak jauh beda dengan koneksi StarOne yang saya gunakan. Malah untuk di daerah Canggu, sinyal bar tampak penuh dan berhasil terkoneksi namun kecepatan yang tampak tetap 0 (nol) kbps (kilo bytes per second).

Demikian halnya dengan koneksi StarOne Unlimited yang saya gunakan. Sangat stabil untuk penggunaan dari Rumah. Namun ketika dicoba digunakan di daerah Banjar Titih yang notabene hanya berjarak tidak lebih dari 700-an meter dari rumah, koneksi sama sekali tidak mampu digunakan. Perkiraan saya saat itu lantaran lokasi diapit oleh rumah bertingkat yang ada disekitarnya. Sama dengan saat saya coba menggunakannya di gedung kantor lama (jalan BeLiton sebelah selatan Kodam IX Udayana), koneksi stabil saya dapatkan ketika digunakan di ruangan kerja (lantai 2) namun langsung drop begitu saya pindah ke ruangan lain yang kebetulan berada di lantai 1).

Kendati demikian stabilnya koneksi yang kerap saya dapatkan kadang tidak dapat berjalan mulus begitu waktu mulai menunjukkan jam-jam sibuk, misalkan siang hari ataupun akhir pekan. Kalau sudah begitu biasanya yang bisa saya lakukan paling hanya chatting (teks) dan FaceBook tanpa mengandalkan banyak gambar yang dapat ditampilkan (aktifitas yang memerlukan sedikit koneksi untuk tetap bisa terhubung).

Bersyukur seminggu terakhir ini saya mendapatkan informasi yang sangat berguna dari seorang Rekan BLoGGer asal Cirebon, seorang Dokter yang masih aktif kendati usia berada dikisaran masa pensiun. Dokter Basuki Pramana mengirimkan email dan juga memberitahukan saat chatting lewat jejaring sosial pertemanan FaceBook bahwa Beliau kini menggunakan bantuan aplikasi Connection Keeper untuk menjaga kestabilan koneksi atau jaringan yang digunakan saat mengakses dunia maya. Informasi ini Beliau dapatkan dari seorang BLoGGer lain yang sempat menurunkan ulasan terkait aplikasi ini.

Connection Keeper merupakan sebuah aplikasi yang dapat digunakan secara bebas yang dikembangkan oleh Gammadyne Corporation, pengembang aplikasi produktifitas kerja yang berbasis Windows. Aplikasi ini berukuran cukup ringkas yaitu 4,82 MB dan sangat mudah untuk diinstalasi.

Sejauh yang saya coba aplikasi Connection Keeper rupanya mampu menjaga kestabilan koneksi dan mencegah penurunan rate koneksi ke titik 0 (nol) kbps atau yang biasanya menampilkan tulisan Dormant pada aplikasi modem yang digunakan. Selain itu bisa juga digunakan untuk menjaga koneksi yang putus nyambung, karena aplikasi ini akan berusaha untuk melakukan koneksi secara otomatis ketika terjadi penurunan rate koneksi tersebut. Selain itu, aplikasi ini juga dapat digunakan untuk mengambil screenshot dari jendela aplikasi yang sedang aktif, apakah akan dicopy dalam clipboard (untuk diediting pada aplikasi lain), langsung dicetak (print) atau disimpan dalam bentuk file. Bisa juga digunakan untuk membunuh Pop Up atau jendela tambahan yang biasanya terbuka pada saat kita melakukan browsing di dunia maya. Namun mengingat fungsi utamanya, Aplikasi Connection Keeper ini saya anjurkan untuk digunakan pada saat bersua jam-jam sibuk, seperti yang saya ungkapkan untuk koneksi StarOne tadi.

Kembali ke permasalahan diatas, saya pribadi sejauh ini tidak pernah memberikan jawaban atau merekomendasikan kartu ini atau itu untuk dicoba dan digunakan sebagai sarana akses internet yang bagus bagi mereka yang bertanya, namun seandainya pun koneksi yang nantinya digunakan mengalami penurunan kualitas, aplikasi Connection Keeper dapat digunakan sebagai alternatif pertama untuk mengatasi kelambanan koneksi. Jika setelah memanfaatkan bantuan aplikasi ini ternyata masih tetap lemot ya gak ada salahnya mencoba operator lainnya.

Ngomong-ngomong soal kualitas koneksi sebenarnya secara prinsip kualitas yang bagus akan berbanding lurus dengan tarif atau biaya, untuk hal ini saya langsung merekomendasikan  untuk menggunakan Telkom Speedy. Memang mahal apabila dibandingkan operator lain, namun untuk kecepatan yakin banget dijamin memuaskan.

Semoga saja tips kali ini bisa berguna untuk Rekan-Rekan. Salam dari Pusat Kota Denpasar.