Kebakaran (lagi)

2

Category : tentang KeseHaRian

Baru kemarin malam, pulang dari mejenukan ke daerah Pagan, menawarkan pada kedua ortu untuk mencoba makan masakan ikan bakar yang berada dekat rumah, namun keputusan mereka membuat kendaraan berbelok ke Depot Rama, yang menyajikan masakan China. Besok-besok deh, nyobain ikan bakarnya.

Belum juga hilang dari ingatan penduduk setempat dilingkungan rumah, akan musibah kebakaran di jalan Yudistira lalu, eh dini hari tadi dikejutkan kembali oleh sirene pemadam kebakaran melintas didepan rumah yang melengking memecah kesunyian pagi.

Tempat makan yang ditawarkan kemaren itu, tepatnya berlokasi didepan gang XI Jalan Nangka, sebelah utara rumah penulis, terbakar dan baru siang harinya berkesempatan melihat langsung dari dekat.

kebakaran-nangka.jpg

Dari kondisi yang tersisa, kebakaran yang terjadi tampaknya tak terlalu besar, bila dibandingkan dengan kebakaran Yudistira kmaren, karena sekat bambu yang mengitari tempat makan, tak tersentuh oleh api. Kemungkinan dipicu oleh sisa-sisa bakaran di pojokan tenggara lokasi, dan bisa dengan cepat diketahui. Hmm.. mungkin esok pagi baru bisa baca cerita lengkapnya di media.

Puing Kebakaran Yudistira

3

Category : tentang KeseHaRian

Kamis pagi baru sempat mampir ke lokasi kebakaran dan ternyata dugaan ketigalah yang benar, rumah kontrakan disebelah barat rumah duka kematian terakhir. Entah kemana pemiliknya hari ini…

kbakaran-yudish.jpg

kbakaran-yudist.jpg

Pasar Kumbasari pasca Kebakaran

Category : tentang KHayaLan

Ini foto terakhir, saat Pasar Kumbasari yang bulan lalu terbakar dan menyisakan rangka kusen tanpa kaca di lantai atas, sementara lantai bawah, beberapa pedagang tampak sudah mulai berjualan kembali.

…..

Mengais sisa di Pasar Kumbasari

Category : tentang KHayaLan

Tiga hari setelah Pasar Kumbasari dilanda kebakaran hebat, hingga sabtu siang pun masih banyak orang-orang yang menyempatkan diri berhenti sejenak disepanjang jembatan atau didepan areal Pura Desa, demi melihat langsung kenyataan Pasar Kumbasari yang pernah jaya dahulu.Dari lantai 3 hingga 5, sebagian besar habis dan menghitam akibat api yang sangat besar- dari yang diberitakan api baru bisa dipadamkan sore hari.

Namun para pedagang yang masih mampu menyelamatkan dagangannya, sudah mulai terlihat melakukan aktifitasnya disepanjang areal toko di lantai dasar. Sedangkan yang tak beruntung, masih mengais-ngais barang-barang yang terbakar dan berharap masih bisa dijual tinggi.

Namun apa yang bisa diharapkan jika yang diperdagangkan adalah kerajinan kayu ?
Semoga Pemkot Denpasar masih mau berbaik hati membantu para korban, walo hanya sedikit dari total kerugian yang diderita.

Pula semoga saja asal muasal api, bisa ditemukan, dan bukan karena sabotase ato kesengajaan pihak-pihak tertentu yang ingin mengubah Pasar Kumbasari menjadi Central Parkir Kota Denpasar.

Kebakaran di Pusat Kota

1

Category : tentang KeseHaRian

Rabu pagi hari, penduduk kota Denpasar yang baru akan berangkat ke tempat kerja dikejutkan oleh bubungan asap hitam dari arah barat Pusat Kota Denpasar, namun masih dalam lingkaran radiusnya.
Kebakaran terjadi untuk yang kedua kalinya di Pasar Kumbasari, yang berdiri megah dengan ketinggian 4 lantai, dan dipenuhi oleh para pedagang kerajinan Bali.Mobil dan truk pemadam kebakaran meraung-raung dari pagi tadi hingga pukul 2 siang ini, yang tampaknya tak hanya diambil alih oleh Pemadam Kebakaran Kota Denpasar, namun juga melibatkan unsur kabupaten lain, Gianyar dan Badung.

Kondisi ini menyebabkan kota Denpasar dipenuhi kemacetan dimana-mana, utamanya dalam radius lingkaran lokasi kejadian.
Terlihat dari pantauan, jalan Sulawesi ditutup baik diujung utara dan selatan, jalan gajah mada demikian pula adanya, jalan Soetomo dialihkan melawan arus biasa, yaitu kearah Utara, dan jalan Kartinipun difungsikan 2 arah.

Nuansa panik terlihat pada wajah-wajah disekitar lokasi kejadian. Dimana sebagian besar pedagang yang membuka toko disekitarnya tampak sedang menaikkan barang-barang untuk bisa diselamatkan.

Kabarnya api muncul dari lantai 2, dimana berawal dari toko yang menjual kerajinan kayu. Api membesar hingga lantai paling atas, dan dari kejauhan tampaknya lantai teratas pun habis sudah isinya.

Hingga pukul 2 tadi, tampaknya tim Pemadam Kebakaran belum berhasil menjinakkan api yang melahap Pasar Kumbasari, pasar tradisional yang dahulunya menjadi kebanggaan bagi penduduk kota Denpasar.
Sayangnya sampai hari ini tak nampak lagi keramaian seperti yang dahulu diceritakan oleh para orang tua pada anaknya.
Kabar terakhir, lokasi ini akan dijadikan tempat parkir di pusat kota Denpasar, yang makin hari makin banyak saja kendaraan yang lalu lalang, membuat spekulasi berita yang menyebutkan, mungkinkah kebakaran ini disengaja untuk meloloskan ide tadi ?
Seperti yang pernah terjadi beberapa tahun lalu.