Sedikit Cerita dibalik Pelatihan Teknisi Laboratorium Kebinamargaan

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang PeKerJaan

Satu persatu kendaraan bisa dilewati sejak pukul setengah delapan pagi tadi, namun wajah Politeknik Negeri Bali tak jua kunjung tampak didepan mata. Setengah jam sudah perjalanan tampaknya mulai membuat mata lelah dan mengantuk. Perlu dua tiga kali penghentian ditepi jalan untuk sekedar minum atau meregangkan badan. Sebuah rutinitas baru yang kali ini harus dilakoni kembali.

Bersyukur keputusan untuk mengendarai Scorpio Merah hadir sejak awal dimulainya Pelatihan. Ide untuk ditemani Kijang Grand 88 sudah dimentahkan lebih dulu lantaran merasa kapok dengan kemacetan yang biasanya terjadi di banyak titik persimpangan jalan dari Kota Denpasar menuju Politeknik Negeri Bali.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 pagi, mahasiswa yang tadinya meramaikan kantin pelataran halaman pinggir kampus tampak sudah mulai lengang dan beranjak ke ruang kelas. Kamipun bersiap memulai aktifitas Pelatihan Teknisi Laboratorium Kebinamargaandi Laboratorium Jurusan Sipil. Pak Komang Sudiarta, pak Putu Suka Ardana dan pak Gusti Bagus Suadnyana yang sejak awal secara intens membagi ilmunya dengan sabar, sudah siap sedia dengan beberapa benda uji dan peralatan material.

Lima hari menjelajah jalanan Kota Denpasar menuju Bukit Jimbaran rasanya sepadan dengan sejumlah pengalaman baru yang kami dapatkan dari Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Bali, namun tetap saja masih merasa kurang. Rasa ini saya pribadi alami lantaran secara kualitas, sangat disayangkan apabila waktu kemudian malahan membatasi ruang gerak kebutuhan kami akan ilmu dan pengalaman baru, yang harapannya tentu saja bisa kembali dilakukan kelak atau dalam waktu dekat.

Masker dan debu kemudian menjadi teman kerja setia selama pembelajaran. Bau aspal dan butiran abu batu yang menghiasi meja kerja tampaknya sudah tak lagi membebani pikiran. Dalam kepala yang ada hanyalah rasa penasaran, apa lagi yang akan kami kerjakan selanjutnya ?

Agregat, Aspal Beton, Abu Batu, TCE merupakan beberapa benda yang bisa dikenali secara langsung selama masa pembelajaran. Satu hal yang baru bagi saya pribadi, namun bisa jadi tidak demikian halnya dengan sembilan kawan peserta lainnya.

Duplo, Rothluchs, Los Angelos dan Marshall tak lagi menjadi sebuah istilah yang membingungkan, setidaknya dalam lima enam tahun terakhir pasca pelatihan yang sama dilakoni di Hotel Sahid namun lebih mengarah pada teori tanpa terjun langsung untuk dikerjakan.

Bersyukur suasana pembelajaran yang kami alami sepanjang lima hari berlangsung serius tapi santai. Canda tawa tetap mengalir dengan tema berbeda setiap harinya, membuat kami tampak segar hingga pelatihan berakhir. Namun yang terpenting adalah rasa perkawanan yang makin dekat serta kerjasama yang terjalinpun bisa makin solid.

Matahari masih belum turun ke ufuk barat saat kami mulai meninggalkan parkiran depan Politeknik Negeri Bali ini. Secara perlahan roda motor mulai menyusuri jalan turunan kampus menuju persimpangan Ungasan Uluwatu. Masih belum lepas lelah yang ada sejak pagi tadi membuat pikiran rasanya ingin cepat-cepat melewati lautan kendaraan yang padat merayap. Maka zigzag pun merupakan satu-satunya pilihan.

Pelatihan Teknisi Laboratorium Kebinamargaan di Politeknik Negeri Bali

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang PeKerJaan

Matahari Pagi sudah naik di penghujung timur, biasanya saat seperti ini saya sudah mulai berjemur di balkon gedung kantor sambil membaca berita lewat Detik ataupun Twitter melalui media tablet… Namun seminggu kemarin, rutinitas itu tak bisa dilakukan lagi. Di waktu yang sama, saya masih duduk ditemani segelas kopi hitam ditemani koran pagi atau tayangan televisi di ruang tamu rumah, melewati menit kesepuluh barulah mulai berangkat menuju Politeknik Negeri Bali di Jimbaran.

Pelatihan Teknisi Laboratorium Kebinamargaan, kerjasama Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung dengan BSK Diklat Politeknik Negeri Bali pun kembali dilakoni…

Kegiatan yang digagas lantaran minimnya pengetahuan kami selaku abdi negara yang secara rutin melakukan pemeriksaan dan pengawasan terhadap sekian banyak pembangunan, peningkatan ataupun pemeliharaan fisik jalan raya, seakan-akan memberi peluang ‘lahan bermain’ bagi para Rekanan yang nakal. Untuk itulah pembelajaran yang dilaksanakan selama lima hari kerja terakhir mencoba memperkenalkan pada kami, mana komposisi campuran Agregat dan juga Aspal yang baik untuk dikerjakan dan mana komposisi yang tidak disarankan untuk tetap dipaksa digunakan.

Beberapa langkah pembuatan benda uji untuk komposisi aspal codename AC-BC dan AC-WC diberikan secara bertahap, termasuk bagaimana cara pengujian dan membaca hasilnya. Dengan dasar pendidikan yang memang belum pernah menyentuh bidang laboratorium dan material jalan raya, lumayan banyak membuat kesulitan dari pemahaman istilah, langkah kerja, nama alat hingga pencatatan. Ini tentu berbeda dengan lima Rekan kami dari sepuluh yang hadir setiap harinya, yang sudah tergolong senior dalam pengalaman serupa. Maka jadilah mereka ini instruktur tambahan bagi saya pribadi untuk bisa memahami materi lebih baik lagi.

Salah satu yang kemudian patut saya syukuri selama proses pembelajaran adalah teknologi yang disematkan dalam perangkat Tablet Samsung Galaxy Tab 7+ ini. Beberapa fitur penting seperti memo, kalculator, kamera hingga spreadsheet selalu tergunakan untuk memudahkan pekerjaan yang memang sedikit sulit dengan beragam instrumen yang berbeda dalam sekali waktu. Meski ada sedikit kekhawatiran akan kehabisan daya ditengah pemanfaatannya.

Dari lima hari pembelajaran, ada banyak pekerjaan rumah yang harusnya bisa kami sekesaikan. Sayangnya, seperti pendapat pak Komang Sudiarta -Ketua Tim Laboratorium Jurusan Sipil Politeknik Negeri Bali, bahwa waktu yang diberikan masih sangat kurang jika ingin mengetahui bagaimana prosedur hingga hasil dan pemahaman analisanya secara mendetail. Hanya saja secara mood peserta bisa dikatakan sempat menurun di hari keempat, bisa jadi lantaran lelah bolak balik didera kemacetan yang dialami pagi dan sore, lelah mengerjakan hal yang sama secara konstan, atau bahkan bukan bidang yang kerap digeluti. Perlu pengulangan aktifitas serupa agar bisa terbiasa nantinya.

Dalam membantu usaha pembelajaran dan berbagi ilmu, pak Komang Sudiarta ini dibantu pula oleh dua rekannya, pak Putu Suka Ardana dan pak Gusti Bagus Suadnyana. Maka sudah sewajarnyalah jika kami kemudian menghaturkan banyak Terima Kasih atas semua pendampingan, talenta dan pengetahuan yang telah diberikan selama lima hari terakhir hingga kami bisa menyelesaikan beberapa tugas sesuai tiga modul yang dibekali sejak awal.

Meski secara hasil yang diharapkan ada beberapa koefisien yang dianggap melenceng, namun secara cara kerja, apa yang telah disampaikan dapat kami terima dengan baik. Sehingga untuk itu pula, kami berharap banyak kedepannya nanti bisa diselenggarakan kembali pelatihan-pelatihan dengan model workshop seperti ini (tidak hanya terpaku pada teori) yang barangkali bisa lebih menukik pada studi kasus yang pernah dialami dalam kondisi lapangan atau nyata sebenarnya.

Akhir kata, saya mewakili teman-teman Peserta mengucapkan Terima Kasih pula pada Ibu Ir. Putu Hermawati, MT selaku Ketua BSK Diklat Politeknik Negeri Bali, Bapak Ir. I Wayan Sugawa selaku Kabid Pendataan dan Evaluasi serta tiga atasan kami yang setia mengunjungi dan berdiskusi dari pak Gung Rai Sudiartha, ibu Gung Mas Aries Sujati dan pak Nyoman Sukarata. Demikian pula untuk tiga instruktur kami, pak I Komang Sudiarta, ST., MT, pak I Putu Suka Ardana, ST dan pak Gusti Bagus Suadnyana. Tak lupa semua teman-teman yang telah mendukung kerjasama yang baik selama pembelajaran berlangsung.

Perubahan arus Lalin di areal Puspem Badung pk. 15.30 wita (jam pulang)

Category : tentang PeKerJaan

Mengacu kepada Surat dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Nomor 511.11/081/Hubkominfo tanggal 13 Januari 2011 perihal Informasi Perubahan Arus Lalu Lintas bagi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, berkaitan dengan mulai diberlakukannya absensi sidik jari yang efektif berlaku tanggal 5 Januari 2011, dan demi kelancaran lalu lintas di sekitar areal Puspem Bagung, diinformasikan bahwa :

Bagi Pegawai yang pulang menuju arah DENPASAR dan LUKLUK agar keluar areal PusPem melalu Gapura Utama (Gapura Utara) > Jalur Alternatif 1

Bagi Pegawai yang pulang menuju arah KWANJI DALUNG dan KEROBOKAN agar keluar areal PusPem melalu Gapura Selatan > Jalur Alternatif 2

Demikian disampaikan untuk dimaklumi.

Menutup Impian www.binamargabadung.com

6

Category : tentang KHayaLan, tentang PeKerJaan

Cita-cita yang mulia kadang harus berhenti di tengah jalan karena ketiadaan dukungan berbagai pihak yang sangat diharapkan. Kurang lebih demikian satu pemikiran yang terlintas dikepala ketika menghubungi dua tokoh sentral yang berperan penting dalam proses kelahiran www.binamargabadung.comBung Hendra W Saputro selaku pemilik Hosting BaliOrange yang merupakan sponsor utama pengadaan domain dan jasa hosting alamat tersebut dan Bapak I Made Aryawan seorang senior saya di Pemerintah Daerah Badung yang kerap memberikan support dan dorongan untuk tetap mempertahankan alamat tersebut.

Menutup Impian www.binamargabadung.com adalah keputusan paling akhir yang saya ambil ketika semua kesempatan yang saya coba ternyata menemui jalan buntu. Cita-cita untuk membuka lembaran baru e-Government dengan terpaksa dikubur dalam-dalam. Alasan paling mendasar adalah belum ada regulasi atau kebijakan yang dapat digunakan untuk mempertahankan, mengelola dan memelihara Sistem Informasi Jalan Raya Kabupaten tersebut.

Setahun lalu lewat Thesis yang telah direncanakan secara matang www.binamargabadung.com lahir ditengah kroditnya pengaturan waktu antara menyelesaikan pekerjaan kantor sebagai abdi negara yang baik, menemani tumbuh kembang MiRah GayatriDewi putri kecil kami, bersikap dan berperilaku sebagai suami dan calon kepala keluarga yang baru plus beban dan tanggung jawab serta tuntutan yang diemban untuk bisa menyelesaikan kuliah Pasca Sarjana tepat pada waktunya. Alasannya apa lagi kalau bukan soal biaya.

Bersyukur kelahiran www.binamargabadung.com saat itu didukung penuh oleh kedua senior saya diatas termasuk pula atasan yang saat itu sangat antusias dengan teknologi Informasi dan Transparansi. Berbekal pengetahuan yang seadanya dan pengalaman sebagai seorang BLoGGer, mesin WordPress menjadi awal dari segalanya. Ide, pemikiran dan penerjemahan dalam bentuk bahasa program dibantu pula oleh Mas Arip Yulianto selaku Mentor yang ditunjuk untuk membimbing ditambah bala bantuan siap tempur BaliOrange. Sungguh, semua itu tak bisa dinilai dengan rupiah.

www.binamargabadung.com pada akhirnya mampu mengantarkan saya untuk meraih identitas akhir sebagai syarat sebuah perjuangan yang panjang…

Pada perjalanannya www.binamargabadung.com pasca pendidikan malah terkatung-katung tak jelas. Memanggul beban institusi seorang diri tentu bukanlah satu keputusan yang bijaksana. Apalagi banyak pertanyaan yang harus segera dijawab dan ditindaklanjuti namun tidak jua mendapatkan hasil yang pasti. Belum lagi soal pembiayaan dan tentu saja personil pengelolanya. Maka dengan berat hati keputusan akhirpun diambil.

PanDe Baik dengan resmi menutupwww.binamargabadung.com bertepatan dengan Hari Raya Galungan kemarin dan memohon maaf kepada semua pihak yang telah banyak membantu proses sedari kelahiran hingga tercapainya sebuah cita-cita dan juga kepada mereka yang barangkali berharap banyak akan transparansi informasi yang dimiliki oleh sebuah Pemerintah Daerah.

Akhir cerita, Terima Kasih saya ucapkan untuk Rekan-rekan semua dan berharap apa yang telah dirintis sejak awal tidak akan berakhir begitu saja. Semoga Impian yang terkubur ini satu saat bisa bangkit dan hidup kembali. Salam dari Pusat Kota Denpasar.

ABSTRACT

12

Category : tentang KuLiah

INFORMATION SYSTEM DEVELOPMENT ROAD

DISTRICT BADUNG GREATER GOVERNMENT

TO SUPPORT DEVELOPMENT OF E-GOVERNMENT

One expected concrete actions taken by the government as a follow up of the issuance of the Instruction of the President No. 3 Year 2003 about National Policy and Strategy of the Development of e-Government is the ability to use the advancement in information technology to manage and distribute the information and public services as part of the good governance process. Currently, Badung Regency administration has not presented the data and information to the public for the entire field of the handle. For example the data and information about roads in the regency of Badung. This information is very important to know the community so that there are two-way communication between communities and governments in handling the road in Badung regency, especially when the government has not able to fully finance road infrastructure needs. Based on these conditions required the development of Highway Information System which can improve the quality of government services to the community, can be accessed at any time, not limited by space and time at reasonable costs.

There are three main criteria that must be met when planning and designing the road information system: effective, efficient, and flexible. From those criteria, indicators and parameters that are directly related are derived to know the problems and obstacles that may arise and alternative solution to solve them.

The highway information system is created and developed by using WordPress, an open source blog engine that can be used freely. By leveraging the support features that can provide additional functions, the system then launched online at a temporary address http://www.binamargabadung.com/ to test and evaluate the system.

The Badung’s Highway Information System designed as a web base application so it can provide access to the public who need data and information related to the road quickly without overwhelmed by rigid bureaucracy. The system is also designed as a means of access to information in both directions, where the community can contribute to provide feedback in the form of suggestions and complaints directly or in writing. The system is very effective to improve the management of road handling, especially when the government has not been able to finance all infrastructure needs of roads, because the system can ensure two-way communication with both the public and the government so that people get the correct information and can understand the limitations of government.

Keywords: Information Systems, Maps, handling, damage, Badung regency, e-Government

ABSTRAK

21

Category : tentang KuLiah

PENGEMBANGAN  SISTEM  INFORMASI  JALAN  RAYA

PEMERINTAH   KABUPATEN   BADUNG

UNTUK  MENDUKUNG  PENGEMBANGAN  E-GOVERNMENT

Salah satu langkah nyata yang diharapkan oleh pemerintah menyusul dikeluarkannya Instruksi Presiden No.3 Tahun 2003 tentang Kebijakan dan Strategi Nasional Pengembangan e-Government adalah mampu memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk mengelola dan mendistribusikan informasi serta pelayanan publik dalam proses penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good governance). Saat ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Badung belum menyajikan data dan informasi kepada publik untuk seluruh bidang yang ditanganinya. Misalnya data dan informasi mengenai jalan di Kabupaten Badung. Informasi ini sangat penting diketahui oleh masyarakat agar ada komunikasi dua arah antara masyarakat dan pemerintah dalam menangani jalan di Kabupaten Badung, terutama pada saat pemerintah belum mampu membiayai sepenuhnya kebutuhan prasarana jalan. Berdasarkan kondisi tersebut diperlukan pengembangan Sistem Informasi Jalan Raya yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat,  dapat diakses  setiap saat, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu dengan biaya yang terjangkau.

Ada tiga kriteria utama dalam merencanakan dan merancang sistem informasi jalan raya yaitu efektif, efisien dan fleksibel. Dari ketiga kriteria tersebut kemudian diuraikan menjadi indikator dan parameter yang terkait langsung untuk mengetahui permasalahan dan hambatan apa saja yang dapat ditimbulkan serta alternatif solusi untuk menindaklanjutinya.

Sistem informasi jalan raya dibuat dan dikembangkan dengan menggunakan WordPress, sebuah blog engine yang dapat digunakan secara bebas dan bersifat open source. Dengan memanfaatkan fitur pendukung yang dapat memberikan fungsi  tambahan, sistem kemudian diluncurkan secara online dengan menggunakan alamat sementara di http://www.binamargabadung.com/ untuk menguji dan mengevaluasi sistem.

Sistem Informasi Jalan Raya Kabupaten Badung dirancang berbasis web, sehingga dapat memberikan akses kepada masyarakat yang membutuhkan data atau informasi berkaitan dengan penanganan jalan secara cepat tanpa dibelit oleh birokrasi yang kaku dan memberatkan. Sistem dirancang pula sebagai sarana akses informasi dua arah, dimana masyarakat dapat berperan untuk memberikan umpan balik berupa saran dan keluhan secara langsung maupun tertulis. Sistem ini sangat efektif untuk meningkatkan pengelolaan penanganan jalan terutama pada saat pemerintah belum mampu membiayai seluruh kebutuhan prasarana jalan, karena sistem ini dapat menjamin komunikasi dua arah dengan baik antara masyarakat dan pemerintah sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan dapat memaklumi keterbatasan pemerintah.

Kata kunci :   Sistem Informasi, Peta, Jalan Raya, Penanganan, kerusakan, Kabupaten Badung, e-Government

Terima Kasih untuk DOA dan Semangatnya

13

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang KuLiah

…Kamis 13 Agustus 2009 pukul 13.30 siang, saya dinyatakan telah lulus ujian ke-3 untuk penyusunan Tesis dengan judul “Sistem Informasi Jalan Raya Pemerintah Daerah Kabupaten Badung Untuk Mendukung Pengembangan e-Government”

Tidak ada sorak sorai, tidak ada kegembiraan yang berlebihan, tidak ada teriakan keberhasilan… Semua ini saya terima dengan rasa syukur, haru karena akhirnya bisa jua melewati hal yang barangkali cukup lama menjadi beban pikiran satu semester terakhir.

Hal ini tak lepas dari Doa dan Semangat yang diberikan oleh Istri dan putri kecil kami, Keluarga saya dan Keluarga Istri, hingga teman-teman yang dengan setia memberikan support mereka baik secara langsung maupun melalui SmS, email, komentar BLoG, akun FaceBook dan tentu saja mailing list Bali Blogger.

Tak lupa bantuan penuh dari rekans2 Bali Orange Communications yang tiada henti merevisi hal-hal yang saya pinta dalam tiga bulan terakhir ini. Untuk Mas Hendra, Arip Yulianto, Viar, Didi dan Komang, saya ucapkan Banyak Terima Kasih dan Salute pada kalian semua. Tanpa kalian, apa yang saya cita-citakan barangkali takkan pernah terjadi.

SI JR Rev 1

…akhirnya semua terlewati jua… seperti pesan beberapa orang yang saya hormati hingga hari ini antara lain Pak Sudika tiada lain adalah Mertua saya yang masih enerjik jika menyangkut soal ilmu Pengetahuan, Pak Dokter Basuki Pramana seorang Pensiunan Dokter dari Cirebon, Ibu Dessy Dharmayanthi yang dahulu menjadi Kasubid diruangan kerja saya serta Ibu Aries Sujati dan Ibu Gung Suryaningsih kini masih menjabat sebagai duo Kasie sekaligus atasan langsung, untuk menganggap bahwa Ujian merupakan kondisi yang biasa, layaknya berkonsultasi dengan orang yang lebih paham akan topik yang akan dibahas…  tetap percaya diri dan yakin, apapun yang nantinya akan terjadi…

sekali lagi, TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA… ATAS DOA DAN SEMANGATNYA…

Undangan Terbuka menuju ke www.binamargabadung.com

11

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang KuLiah, tentang PeKerJaan

Dear Rekans, untuk kali kedua saya menyambangi Rekans semua, memohon kesediaannya mampir sebentar ke alamat berikut :
http://www.binamargabadung.com/

sebuah implementasi hasil Tesis yang saya susun dengan judul “Sistem Informasi Jalan Raya Pemerintah Daerah Kabupaten Badung Untuk Mendukung Pengembangan E-Government”.

Adapun Tesis ini saya susun berangkat dari kesulitan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang sebetulnya dapat dipublikasikan secara bebas, namun dalam kenyataannya seperti yang sudah kita ketahui bersama, ada yang disalahgunakan dengan memungut bayaran atas jasa pemberian informasi, ada yang kesulitan untuk menemui si pemegang data (lantaran jam kerja yang “irit” setiap harinya), ada juga yang harus mengikuti birokrasi berbelit untuk bisa mendapatkannya. Tak jarang pula data atau informasi yang dibutuhkan tidak dapat ditemukan dalam waktu yang singkat, bisa jadi karena sistem pendokumentasian informasi yang buruk. Sehingga muncul Pemeo “Jika masih bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah ?” Hal ini terjadi hampir di tiap instansi pemerintahan.

Nah, dikeluarkannya Inpres No.2 tahun 2003 tentang Pengembangan e-Gov, oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, menuntut agar setiap instansi pemerintahan mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan aspirasi masyarakat dengan baik dan transaparan. Diutamakan dengan memanfaatkan media Teknologi Informasi yang sedang berkembang.
Mengambil studi kasus di Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, kendati telah memiliki web site resmi, namun belum semua informasi dapat diakses dengan baik. Salah satunya ya berkaitan dengan Informasi Jalan Raya dan Infrastrukturnya (data kerusakan dan data penanganan).

Mengingat waktu yang saya miliki terbatas dalam menyusun konsep hingga mewujudkannya secara nyata (belum semua informasi yang dapat ditampilkan) sistem informasi tersebut saya batasi hanya pada data jalan yang berstatus Jalan Kabupaten (yang dikelola oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan –instansi dimana saya bertugas), dan dari 403 data ruas jalan yang kami miliki, hanya 100 (nomor ruas 1 s/d 100) yang bisa ditampilkan pada sistem.

BinaMargaBadung

Sebagai gambaran awal sebelum Rekans mengaksesnya, sistem ini memerlukan plugins Flash Player agar dapat membuka data Peta Jalan yang ada. Namun sayangnya dari beberapa web browser yang ada, baru 3 (tiga) saja yang mampu menampilkan data atau informasi yang ada pada sistem dengan baik. Yaitu Opera, Safari dan Google Chrome. Sedangkan Mozilla Firefox dan Internet Explorer 7 belum bisa menampilkan data (terutama pada data tabel) dengan baik seperti halnya ketiga web browser sebelumnya.

Nah, mengingat apa yang saya hasilkan baru sebatas OUTPUT (web site), saya sangat memerlukan yang namanya OUTCOME sesuai dengan kerangka berpikir penyusunan Tesis yang saya buat. Namun yang dimaksud dengan Outcome ini bukanlah berupa uang, namun lebih mengarah kepada Masukan, saran ataupun Kritik. Karena memang itu tujuan utama dari sistem ini. Jadi lewat Milis ini pula saya mohonkan kesediaan Rekans, untuk meluangkan waktunya mampir sebentar, lalu meninggalkan Masukan, saran ataupun Kritik pada halaman Buku Tamu yang disediakan.

Berkaitan dengan masukan dari Rekans sebelumnya, tentang apa saja yang menjadi bahan dari Masukan, saran ataupun Kritik tersebut bisa terkait dengan :
– penampilan sistem
– kekurangan sistem
– data atau informasi yang dibutuhkan
– harapan baik terkait sistem maupun data yang disajikan.
– dsb dll etc
Adapun nantinya Masukan, saran ataupun Kritik yang disampaikan, akan saya jadikan bahan tambahan sub bab Pengujian dan Evaluasi Sistem dalam Dokumen Tesis saya Pasca Ujian ke-3 (Final) yang barangkali akan dilangsungkan minggu ini.

Besar Harapan saya agar hal diatas bisa ditindaklanjuti oleh Rekans semua, dan untuk semua waktu dan jasa Rekans, saya ucapkan Terima Kasih.
Mohon Do’anya juga yaa…

Terakhir saya mengucapkan Terima kasih untuk Rekans BALI ORANGE COMMUNICATIONS yang telah banyak membantu saya dalam terwujudnya Sistem Informasi ini.

Sekali lagi, Alamat Sistemnya ada di bawah ini :
http://www.binamargabadung.com/

Terima Kasih
Regards,
PanDe Baik
http://www.pandebaik.com/
http://www.binamargabadung.com/

PanDe Baik meluncurkan www.binamargabadung.com

7

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang KuLiah, tentang PeKerJaan

Akhirnya… jadi juga.

Kabar yang saya dengar dari rekan ARIP YULIANTO arek Bali Orange, sungguh membuat saya gembira. Bukan… Bukan karena ada file 3gp baru… tapi karena sebuah implementasi Thesis yang saya susun dinyatakan telah resmi online dan dapat diakses lewat alamat berikut : www.binamargabadung.com

Sebuah Sistem yang diharapkan dapat digunakan sebagai sarana pemberian Informasi kepada masyarakat terkait Data Ruas Jalan di Kabupaten Badung, meliputi informasi ruas jalan mana saja yang masuk dalam daftar penanganan dalam dua tahun kedepan, data fisik terkait panjang dan lebar, tipe dan kondisi perkerasan masing-masing ruas, serta tahun penanganan baik yang telah dilakukan maupun direncanakan.
www.binamargabadung
Sistem ini tidak digunakan atau bukan merupakan sistem yang mampu menganalisis kapan sedianya sebuah ruas jalan akan ditangani, atau analisis data secara spasial meliputi pengukuran jarak, panjang atau luasan satu area, maupun sistem yang dapat menyelesaikan permasalahan teknis jalan.

Berhubung terbatasnya waktu yang dimiliki, dari 400 buah ruas jalan yang ada dalam daftar, hanya 100 ruas (ruas 1 s/d ruas 100) saja yang dapat diakses detail fisiknya. Jadi mohon maaf apabila ada beberapa ruas jalan yang tidak dapat diakses hingga detail.

Berkaitan dengan ‘baru saja resmi diluncurkan…’ ada beberapa hal yang masih menjadi kesulitan dalam mengaksesnya nanti, antara lain : LINK yang masih menuju ke Localhost, tempat dimana sistem ini dibuat sebelumnya, instalasi PLUG INS untuk mendapatkan beberapa fungsi tambahan dan BUKU TAMU yang belum terintegrasi. Jadi saya mohon maaf apabila dalam satu minggu pertama, SISTEM INFORMASI JALAN RAYA yang telah saya susun dan diluncurkan dalam format online belum sempurna dan berjalan atau berfungsi dengan baik, Terima Kasih…

Telat 5 menit tak apa kan ?

3

Category : tentang KeseHaRian

Melintasi jalan raya apalagi pada ruas jalan besar seringkali ditemui orang-orang yang seenaknya melajukan kendaraannya tanpa memperdulikan keselamatan orang yang dilalui maupun bakalan berpapasan dengannya. Paling terburuk biasanya sih terlihat pada perhentian lampu lalu lintas (traffic light), dimana pada beberapa titik tertentu, entah si pengendara memang sudah hafal dengan situasi giliran lampu merahnya ataukah memang cuek dengan marka jalan yang sudah dibuat sedemikian rupa untuk mengatur laju lalu lintas dua arah.

telat-5-menit.jpg

Pengendara (biasanya sih) bermotor terlihat menghentikan lajunya pada lajur ruas jalan yang sedianya dilalui oleh kendaraan dari arah berlawanan, melebihi batas garis marka blok putih lurus. Artinya seumpamanya saja ada hal-hal emergency yang melintas dadakan, dan harus melalui lajur jalan tersebut, apakah pengendara tersebut bisa mempertanggungjawabkan kelakuannya tadi ?

Malah bisa-bisa si pengendara mencaci maki seperti halnya hari sabtu pagi kemarin, di perempatan jalan Kebo Iwa -Gatsu Barat saat Ambulance untuk orang sakit yang terpaksa melanggar lampu merah dari arah berlawanan langsung menerobos rombongan para pengendara ndablek. Malah dengan soknya caci maki para pengendara terdengar di telinga penulis, yang waktu itu menjadi supir pulang ke kampung Istri, dengan mengatakan sopir Ambulance gak tau aturan apa…

Lha, siapa yang salah toh ?

Pembenaran perilaku para pengendara motor tadi rupanya gara-gara mereka telat ngantor.

Lha, dia yang telat ngantor kok malah nyalahin orang lain, bukankah lebih baik telat dikit daripada membahayakan nyawa orang lain, ya gak ?

DISIPLIN

Category : tentang KeseHaRian

Masih berkaitan dengan pelangaran Lalu Lintas.
Kenapa ya, orang-orang kini udah gak mau peduli lagi dengan yang namanya toleransi antar pengendara dijalan raya ?
Main ngebut, zigzag, motong jalur, ngegeber gas, ato malah nyalip lewat kiri ?
Udah lumrah tuh kita liat dijalan raya.Tapi coba kalo mereka semua ato bahkan kita dihadapkan pada masalah kebobrokan negara, pasti dijamin 100 %, suaranya sama, turunkan harga, berantas korupsi, penjarakan koruptor.

Pernah gak kepikiran, bahwa jangan mikirin apa yang Bangsa ini berikan pada kita, tapi apa yang kita berikan pada Bangsa ini ? (ngutip kata-katanya ‘ J F K)

Jangan dulu mengubah apapun yang terjadi di negeri ini, jika perilaku diri sendiri belum mampu diubah untuk jadi lebih disiplin.

Sudahkan saya berpikir yang baik, berkata-kata yang baik dan berperilaku yang baik ?