Iwan 50-50

Category : tentang KeseHaRian

Tahun ini sang Legenda Musik Indonesia kembali merilis album dengan tema lagu yang beragam. Cinta hingga Politik.

Dengan warna cover yang agak-agak aneh- ungu dan pink, dikemas dalam satu cd khusus.

Kalo didengar lebih sering, ada yang sedikit menggelitik. Coba dengar track pertama, ‘Mabuk Cinta’, bagian Reff sangat mirip dengan nada yang dilantunkan pada film cartoon pendek dari Pixar, yang temanya boneka salju.

entah kebetulan ato tidak, mungkin cuman sang pengarang lagu yang tau- Bongky.

Dengan harga 40rb untuk 1 keping cd audio, terasa pas didengar saat lagi jatuh cinta, tapi itu berlaku untuk beberapa track saja. yang lainnya masih terdengar sama dengan album sebelumnya, ‘Manusia Setengah Dewa’. Mungkin juga ini sebagai satu jawaban atas pertanyaan ato sindiran dari penyanyi country lainnya, Franky S.

Mempertanyakan idealisme Iwan yang tak lagi bicara keras lantang berkaitan dengan kondisi bangsa ini, malah lebih banyak berkutat pada tembang Cinta.

Iwan pula sempat mengungkapkan, bahwa disaat situasi memanas seperti saat ini, tak bijak jika lagu yang dirilis makin membuat panas. maka dari itu tembang Cinta pun dipilih untuk memberikan kesejukan bagi masyarakat Indonesia.

Franky boleh-boleh saja bernyanyi begitu keras tentang kondisi politik di Indonesia, namun perlu diingat, bahwa Franky yang dahulu tak selantang ini berkoar, malah bisa dikatakan cenderung tiarap saat masa-masa orde baru. dimana Bang Iwan dkk malah lebih berani menentang pemerintahan saat itu.

Namun kini saat salah satu parpol menggaetnya, mungkin karena merasakan sudah terlindungi, barulah Franky berani bersuara.

Pengecut huh ?

Tentang Artis Musik Fav.

Category : tentang KHayaLan

Ngomong tentang musik tentu gak jauh dari pemusiknya sendiri. Tergantung dari aliran apa atau jenis musik yang bagaimana disukai oleh setiap orang di dunia ini.
Untukku pribadi, musik bisa jadi hiburan nomor satu, setelah itu baru info teknologi, trakhir baru film.Musik aku kenal sejak kecil dari ortu yang sering mendengarkan Elvis maupun Koes Bersaudara. Atau Adi Bing Slamet dan Yoan Tanamal. Tapi semua itu segera berbelok ke satu figur Indonesia yang kata kakak cowok, lagunya asik punya. So, sejak kelas 5 SD, 1987 Iwan Fals ngluarin album Wakil Rakyat, dan ntu album ditelen abis liriknya walo belum bgitu ngerti apa maknanya, sampe-sampe tiap dapet nyanyi dpan kelas, pasti nyanyi lagunya Iwan.

Naik ke sekolah menengah juga atas, nama Iwan tetap ada apalagi saat ngebentuk yang namanya Swami, Kantata juga Dalbo. Wah, kuping gak henti ndengerin walo saat itu grup luar juga lagi berkibar dan aku mengenalnya dari beberapa teman.
Akhirnya sampe awal kuliah, beberapa album dari grup luar pun nyantol di koleksi kaset yang aku beli setiap minggu 1 biji sejak kelas 2 SMA.
Makanya gak heran banyak varian album luar yang aku miliki.
Namun sekali lagi yang namanya Sepultura, Guns n Roses, Nirvana sampe Rancid, masih tetap terdengar hingga kini aku menikah.
Istripun sempat bertanya banyak tentang musik mereka, dan mulai memakluminya setelah nonton bareng vcd maupun dvd nya. Walopun kadang suka protes, ni orang tereak-tereak apa nyanyi ?

Di usia yang udah 28 tahun, koleksi musik yang aku suka pun nambah banyak, gara-gara berteman ama anak band ato yang hobinya ngebanggain Hard Rock juga mendewakan channel musik di teve.

Di usia ini pula, nama besar seorang Iwan Fals, tetap melekat dan tetap dinanti karya barunya.