Waktu Luang itu… Nonton Filem dan Baca Komik

1

Category : tentang KeseHaRian

Luang. Yah, dua aktifitas ini yang paling mendominasi saat saya mendapatkan waktu luang dari menunggui kendaraan dicuci, sela rapat, atau menanti istri turun dari ruang kerjanya. Meski tidak selalu.

Nonton filem ? Tetep. Terakhir yang ditonton ada the Blair Witch Project, filem horor yang berkisah perburuan cerita ‘urban legend’ dengan pengambilan gambar kamera video amatiran yang penuh goyang dan terkadang arah tak jelas. Penasaran saja sebenarnya. Sekedar ingin tahu.
Ini hanyalah satu diantara limapuluhan filem yang masih tersimpan rapi di eksternal card ponsel Note 3 lengkap beserta Indonesia Subtitle nya.

Baca Komik ? He… Harus. Masih ingat tulisan kemarin soal berburu komik digital ? Ternyata isinya lumayan juga. Jadi punya aktifitas tambahan selain berSosial Media, meski efeknya jadi menuh-menuhin space ponsel yang malah memberatkan tampilan saat dilihat melalui Gallery. Maklum, gak semua komik ini disusun dalam format digital pdf, tapi masih berupa gambar jpeg.
Terakhir masih suka baca GTO juga komik Chinmi versi awal, yang kini mungkin sudah susah didapat di Gramedia. Sisanya masih belum sempat dibaca, dan ada juga yang saya copikan di perangkat Hisense PureShot tempo hari.

Kalian ada yang mau ? Lumayan loh membunuh waktu luang…

Mengantuk

4

Category : tentang DiRi SenDiri

Rasanya sebulan terakhir gag ada hari tanpa rasa yang satu ini. Mata inginnya selalu terpejam dan pikiran berhenti sejenak. Apa daya aktifitas harus terus bergulir setiap harinya.

Mengantuk

Gag hanya selama di perjalanan berangkat ngantor dan pulang kerumah saja, tapi juga saat jam kerja. Beneran membuat mood jadi kendor buat ngapa-ngapain.

Mengantuk

Banyak hal yang disarankan orang agar kita tak lagi merasakan kondisi yang satu ini. Namun tetap saja tidur adalah yang paling nikmat. Meski sebentar, namun rasa itu bisa hilang untuk beberapa jam kedepan.

Mengantuk

Sungguh tak enak bila dirasa saat di perjalanan. Sebulan terakhir gag lagi mengajak serta istri bareng satu kendaraan. Maka itu motor pun jadi pilihan. Tapi mengantuk tetap saja terasa.

Mengantuk

oaAahhheeemmm… RaSane Irage TErus Kuangan TidUR…

Bobok yoookk…

Membuang Uang

2

Category : tentang KHayaLan

Rupanya bersih-bersih cd data tempo hari terus berlanjut dan hingga minggu pagi tadi, akhirnya selesai juga. fiuh capeknya.

Dari hasil pemeriksaan isi per cd, didapatlah harta-harta tak terduga masa lalu yang pernah terlupakan dan kini masih tersimpan dalam hd laptop hingga mengambil setengah lebih kapasitasnya. Dari foto saat kerja swasta dahulu bareng rekan kuliah, file kerjaan yang dahulu begitu dibanggakan, hingga beberapa software yang kelihatannya asyik untuk dicoba.

cd.jpg

Namun usai acara meng-copy isi cd tadi, maka mau tak mau kepingan harus dihancurkan agar tak disalahgunakan oleh pihak lain dengan cara mematahkan pinggir kepingan cd atau merusak piringannya dengan spidol permanen serta minyak. Hanya saja saat semua telah terkumpul, terhenyak sebentar akan nilai rupiah yang dahulu dikeluarkan untuk membeli kepingan-kepingan yang jumlahnya hingga 300an itu.

Bayangkan saja, satu kepingnya kosongan bernilai 2ribu rupiah dimana pada tahun 2000an awal satu kepingnya masih berharga 11ribuan. Belum lagi harga kepingan vcd yang rata-rata dibeli sekitar 5ribuan. Maklum, bajakan…

Mungkin kalopun mau dihitung-hitung, seperti celetukan Istri rasa-rasanya ya seperti membuang uang saja.  apa gak bisa dijual itu cd-cdnya ? waks… siapa yang mau beli ya ?

Daripada nunggu yang gak pasti, mungkin better ditaruh depan rumah aja, paling ntar malem diangkut petugas sampah. Kali aja, mereka yang memerlukan bisa menjualnya atau malah memanfaatkannya untuk hal lain…

CanteLan Kupingnya dibuka dulu dong !

Category : tentang KHayaLan

Iseng pulang dari kampus mampir ke tempat penyewaan cd sekaligus penjualan asesoris komputer di tikungan Hayam Wuruk, nyari beberapa keping dvd untuk membuat video sikecil, tontonan kakek neneknya kala kangen. Saat akan membayar di kasir, tiba-tiba terdengar bentakan keras dibelakang, cukup mengagetkan seisi toko yang ternyata asalnya dari 2 orang yang lagi nyobain headphones dengan colokan yang masih tertancap pada musik player masing-masing.

kuping-caplang.jpg

Jadi ceritanya dua orang ini lagi ngetes headphones, dan ngobrol saling menanyakan kualitasnya dengan suara yang sangat keras. He… Mbok ya cantelan di kuping itu dilepas dulu, baru ngobrol Mas. Ngagetin orang laen ajah.

Pacu Adrenalin masa muda

Category : tentang KHayaLan

Kuliah hari Senin lalu, tumben gak bawa perlengkapan apapun, baik tas lengkap dengan materi ataupun laptop untuk presentasi. Jadi cuman bawa lima lembar kertas bahan presentasi yang diselipkan dalam saku jaket kulit murahan saat plesiran ke Pasar Turi tempo hari. J

Memang disengaja, lantaran pulang kuliah ada satu keinginan yang akan diluapkan demi menghapus segala kepenatan dan unek-unek dalam pikiran. Jadilah ‘its show time’ bergema di kepala usai perkuliahan berakhir. Memacu laju sepeda motor begitu memasuki jalan Diponegoro dari arah jalan Dewi Sartika, mengingatkan pada satu hobi di masa lalu, yang perlahan terhapus seiring beranjak dewasa dan bertambahnya usia serta menyadari kehadiran orang-orang yang sangat dicintai.

Adrenalin muncul saat menggeber gas motor dan mulai berzig-zag ada keramaian dan kemacetan lalu lintas malam itu, makin bertambah saat nasehat seorang rekan saat sekolah dahulu terngiang kembali ‘jangan pernah menoleh kebelakang saat ngebut atau melakukan zig-zag. Namun perhatikan kondisi depan dan samping kendaraan’. Nyatanya memang sangat berguna dan telah teruji sedari jaman naek Astrea 800 hingga Silver Tiger ini. Â Satu ruas jalan dilalui dengan penuh semangat seakan lupa akan segala hambatan didada dan laju semakin cepat beringas saat melalui kemacetan arus didepan mata.

Satu keheranan yang pernah diungkap oleh rekan lain, bagemana mungkin tubuh tinggi besar dengan kendaraan berat mampu melakukan zig-zag ditengah keramaian dan kemacetan jalan Diponegoro ?

Terlepas keheranan tadi, adrenalin baru diturunkan saat laju motor mulai menikung kanan kearah jalan Hasanuddin yang artinya, rute zig-zagpun dinyatakan berakhir. Saatnya kembali pulang kerumah dengan kepuasan yang tiada tara. Cukup untuk melahirkan beberapa tulisan tak berkualitas dalam Blog ini. J