Men, Women & Children

Category : tentang InSPiRasi

Ini adalah sebuah kisah bagaimana internet dan dunia maya memporakporandakan kehidupan keluarga, bahkan bisa jadi keluarga kita kelak.

Kurang lebih begitu yang tersirat dalam benak saya saat menonton filem drama karya om Jason Reitman. Hal yang sama disampaikan pula oleh mas Anton Muhajir lewat akun twitternya @antonemus yang menjadi awal penasaran mencari lalu mengunduhnya. Menohok.

Men-Women-Children-1

Kisah dimulai dengan satu prolog tentang perjalanan pesawat Voyager, yang menjelajah angkasa buah karya NASA menjadikannya pula selingan diantara kisah manusia yang ada. Inspirasi salah satu tokoh didalamnya yang memilih untuk meninggalkan olahraga American Football-nya ditengah kegalauan keluarga ambang perceraian.

Ada banyak kisah yang digambarkan satu persatu setelahnya. Remaja tanggung yang mulai mengenal seks, eksploitasi gambar tubuh seorang anak oleh ibunya dengan dalih modeling dan diperjualbelikan, upaya proteksi anak dari pergaulan dunia maya, hingga percobaan affair yang dilakukan sepasang suami istri yang mendambakan ‘sesuatu’ yang tak dimiliki pasangannya. Semua terangkum dan saling terhubung layaknya kisah ‘Love Actually’ yang pula menyinggung secuplik kisah kaitan dengan 9/11.

Film Bagus.

Saya sampai kehabisan kata-kata saat menyadari bahwa apa yang digambarkan dalam film Men, Women & Children yang menampilkan aktor Adam Sandler ini, mutlak sama dengan apa yang pernah saya lakukan sedari sepuluh tahun lalu. Asyik dalam dunia maya dan bercengkrama bersama teman melalui layar ponsel ataupun tablet, bahkan mencoba-coba mengakses halaman porno dan menikmatinya. Meski tak sampai menjalin hubungan affair.

Namun ada kekhawatiran saya sebagai orang tua dari tiga anak gadis yang kelak bertumbuh kembang dan bukan tidak mungkin menjadi salah satu dari sekian banyak karakter yang ada, lebih memilih berinteraksi sosial melalui layar perangkat ketimbang berbicara dengan kawannya yang ada di seberang meja. Yah, ini semua resiko dari kemajuan teknologi itu sendiri.

Sebagaimana yang pernah saya katakan pula sebelumnya tentang teknologi, internet atau bahkan sosial media dan chat pertemanan itu sendiri, semua bagaikan pisau bermata dua. Akan mendatangkan hasil yang positif apabila kita bijak menggunakannya, dan sebaliknya akan mendatangkan bencana ketika kita salah melangkah didalamnya.

Tidak mempercayai begitu saja informasi yang beredar di dunia maya pula menjadi satu hal penting tergambar didalam film ini. Sangat riskan terutama bagi mereka yang baru mengenal dunia maya.

Kalian yang suka berkunjung kemari dan memiliki akun sosial media lebih dari satu dan aktif menggunakannya, saya yakin bakalan suka dengan alur cerita dan makna yang terkandung didalamnya. Jadi hati-hati…

Kenalkan Mifi Andromax 4G, Smartfren Gathering bareng Bali Blogger Community at Cosmic Bali

Category : tentang TeKnoLoGi

Masih ingat dengan tweet mantan Menteri Kominfo yang bertanya ‘Internet Cepat buat apa ?’

Salah satu modal terbesar bagi para Netizen di berbagai belahan dunia untuk bisa selalu terhubung dengan dunia maya baik untuk kebutuhan kerja, bisnis, pertemanan hingga bersosial media adalah Koneksi Internet. Yang sayangnya hingga kini rata-rata dari sekian banyak operator data yang ada di Indonesia, rasanya belum ada yang mampu memenuhi 4 syarat konsumen sekaligus. Yaitu Kecepatan, Stabil, Unlimited dan Murah. Tentu saja satu atau dua diantaranya dikorbankan demi memenuhi satu dua persyaratan lainnya.

Demikian halnya Smartfren.

Smartfren 4G M2y PanDeBaik 6

Diakui oleh Tim yang hadir dalam gathering Smartfren bersama Bali Blogger Community sabtu malam kemarin, bahwa coverage area dari jaringan koneksi internet LTE atau yang dikenal dengan istilah 4G, belum mampu melayani sebagian besar wilayah di provinsi Bali ini. Baru tiga Kabupaten/Kota saja yaitu Denpasar, Badung dan Gianyar. Itu artinya meskipun jaringan yang akan diperkenalkan sudah menganut asas Cepat, namun soal kestabilan masih perlu pengembangan lagi.

Persoalan kebutuhan akan stabilnya layanan jaringan data internet disampaikan oleh Dokter Made Cock Wirawan pemilik akun @blogdokter yang ikutan hadir dalam sesi terbatas ini, merupakan satu kebutuhan utamanya saat ini. Sedang soal kecepatan bolehkan ditaruh pada prioritas kedua.

Menyambung soal akses internet cepat, Smartfren dalam  pertemuan singkatnya dengan beberapa perwakilan Bali Blogger Community di gerai Cosmic Bali persimpangan jalan Nakula-Sunset Road Kuta, memperkenalkan modem rilis terbaru mereka, seri M2y dan M2p yang merupakan produksi terkini menggantikan Connex M1 sebelumnya dengan wajah yang lebih tipis dan ringan. Ini disebabkan oleh dihilangkannya fungsi Power Bank 4400 mAh yang disematkan dalam seri M1 terdahulu.

Perbedaan antara seri M2y dengan M2p sebagaimana yang ditawarkan oleh Smartfren ada pada besaran daya yang dibekali pada perangkat masing masing dan juga fitur Wireless Storage dimana dapat difungsikan sebagai tempat penyimpanan berbagi file bagi perangkat lain yang tersambung dengan M2y dan M2p tadi. Soal dukungan jumlah perangkat yang dapat dijangkau hingga 32 devices. Sangat berlebih tentu saja. Bandingkan dengan pendahulunya yang hanya mampu mendukung 6 perangkat saja.

Smartfren 4G M2y PanDeBaik 1

Seri M2y kelihatannya dihadirkan ke pasar konsumen untuk bersaing dengan produk Mifi Bolt yang pula ditawarkan di kisaran harga yang sama. Pada aktivasi pertama, konsumen bakalan mendapatkan free 4,5 GB data internet plus 19 GB data lagi dengan melakukan pengisian sebesar minimal 100 ribu rupiah. Tentu dengan pembagian kuota data dimana hanya 5 GB diantaranya dapat digunakan pada jam-jam produktif, sisanya diberikan saat midnight.

Jika dalam paket data operator lain dengan pola penggunaan sejenis, sisa kuota data yang tidak terpakai akan terhapus atau reset saat tenggat waktu bulanan berakhir, Smartfren menawarkan opsi akumulasi alias ditambahkan pada kuota berlangganan bulan berikutnya. Jadi gak terbuang percuma istilahnya. Asyik juga.

Dalam pemanfaatan Mifi Andromax 4G M2y dan M2p ini, pengguna dapat menginstalasi aplikasi bagi admin user yang saat ini informasinya telah tersedia di Google Play Store bagi pengguna Android, untuk melakukan setting up user password bagi sejumlah perangkat di luar admin, pemeriksaan sisa kuota hingga melihat history data yang digunakan serta pemblokiran perangkat yang tidak diinginkan apabila dibutuhkan. Semua itu bisa dilakukan baik dengan perangkat ponsel ataupun tidak.

Pada sesi pertemuan singkat Tim Smartfren yang dikomandoi oleh mas Seno pemilik akun @seno_pramuadji di gerai Cosmic Bali, bersama komunitas Bali Blogger Community diwakili oleh 10 blogger dari dua generasi, yaitu Dokter Made Cock pemilik akun @blogdokter dan @doktermade, mas Hendro W Saputro @hendrawsaputro dan saya sendiri dari golongan tua (meminjam istilah dari filem Gie), serta Dek Didi @ikads, Anggara Mahendra @anggaramahendra, Diah Dharmapatni @diahdharmapatni, Putra Adnyana @andyputera, Osila @OstMakenyem, Arlan Pratama @pratamaARLAN, Mahayanthi @mahayanthi dari golongan Muda tanpa ekor. *ups…

Sedang di akhir pertemuan tak lupa Smartfren memberikan doorprizes berupa ponsel Andromax C3s untuk Mahayanthi dan modem Connex M1 untuk… ehm ehm ehm… yang dipilih berdasarkan Live Tweet dengan menggunakan hastag #bali4Gready dan #go4Gready

Untuk pengujiannya modem Andromax 4G sendiri, nanti akan disusulkan dalam tulisan berikutnya.

Menyiasati Axis demi onLine

Category : tentang TeKnoLoGi

‘update Twitter @pandebaik
> Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS semingguan ini Full Kampret di Dps Bali… E mulu, gag bisa ngapa”in… gara”diambil alih XL kali ya ?
> Musti nunggu 5 Menit buat ngedapetin Sinyal HSDPA @dunia_AXIS @ask_AXIS *itupun nongolnya cuma 5 detik, balik ke E lagi… Kampret…
> so, gara”Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS yg naik turun niru XL 2 taon lalu, semingguan ini jadi jarang iNet-an kalo di luar kantor…
> Kalo seumpama maki”kualitas Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS di socmed dan Blog, kira”bakalan dituntut pake UU ITE gag yah ? *laginulis
> Dulu,suka liat jml karakter yg tersisa utk ngeTweet biar gag lebih.. Sekarang,was”liat Sinyal @dunia_AXIS @ask_AXIS biar H dulu br sending..

Rasanya rasa jengkel sudah naik sampe ke ubun-ubun kalo ngeliat koneksi Axis sebulan terakhir, tepatnya pasca di-akuisisi XL, operator yang dahulu pernah pula saya komplain dalam hal yang sama. Padahal yang namanya paket data bulanan Unlimited baru saja diaktifkan beberapa hari lalu. Eh, jangankan menikmati… hanya untuk jalan-jalan di socmed saja sudah gag mampu. *ealah

Tapi kalo gag inget-inget jasa Axis di masa lalu yang begitu saya puja dan banggakan, mungkin ni nomor sudah dicerai lebih cepat dari perkiraan. Selain itu ya males aja gonta ganti nomor lagi, berhubung banyak kawan (dan juga lawan) yang mengenal dan kerap berinteraksi tidak hanya lewat voice dan sms. Jadi ya dilakoni saja dulu.

Meski begitu, kemarin sempat pula kepikiran untuk menonaktifkan paket data yang biasanya digunakan setiap bulannya, dan menggantikan koneksi dengan kartu lain yang kelihatannya memberi layanan online jauh lebih baik. Namun masih ragu lantaran gag punya handset ataupun alat tambahan lain yang bisa digunakan sebagai portable hotspot.

Beruntung, perangkat Android HTC One V yang tempo hari sempat mau dilego dan dititipkan, masih ada dan utuh sehingga ponsel yang masih halus mulus inilah yang kemudian menjadi solusi praktis.

Dipadukan dengan nomor IM3 yang selama ini ngendon di perangkat laptop/tablet Acer, lengkaplah sudah misi pertama dengan tujuan mulia. Tetap onLine. Hehehe…

Dengan berbekal paket data sebesar 25ribu sebulan, IM3 siap memberikan layanan data sebesar 600 MB sebulan pada jam 9.00 pagi hingga 01.00 dini hari, dan 5,4 GB untuk rentang sebaliknya. Rasanya sih cukup, mengingat aktifitas pada saat jam kerja memang jarang bisa pegang gadget, meski sebelumnya di masa-masa ini dipenuhi dengan aktifitas donlot via Torrents.

Tapi sudahlah… rasanya trik untuk menyiasati koneksi lelet Axis yang dimaki-maki semingguan tetakhir ini sudah cukup lumayan untuk mengobati rasa kangen dengan dunia maya.

Sinyal iNet oh Sinyal iNet

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Benar apa kata seorang Rekan Kantor kemarin siang… bahwa Sepertinya saya memang harus pindah rumah demi mendapatkan sinyal iNet yang Oke

Bagaimana tidak ? Dari tiga operator branded yang saya coba, tak satupun mampu memberikan akses iNet yang bisa bikin konsumennya tersenyum. Pertama, jatah IM2 Indosat dari kantor dengan nominal 200rb per bulan, lebih kerap hilang sinyal ketimbang digunakan untuk iNet. Praktis, kuota sebesar 3 GB tiap bulan selama setahun terbuang percuma lantaran jarang kepake… Yang mampu dilakukan selama pemanfaatan kartu IM2 milik Indosat ini hanyalah aktifitas Ping dan Twitter… Sedang Browser ? Jangan harap… Berkali”sudah di komplain ke CS IM2, namun tetap tanpa perkembangan berarti. Jawabannya tetap sama, di kami baik”saja Pak… :((

Pasca penggunaan IM2 Indosat, Januari 2013 akhirnya memutuskan utk mencoba Operator terbesar di Indonesia. Telkomsel… *beli perdana, isi pulsa 100, aktifkan paket Flash… Eh rupanya sama saja… Sinyal iNet disini malah kerap ngilang… Gag heran sebenarnya, lantaran tau kalo tiap kali ada teman yg bertamu kerumah dan pake kartu Telkomsel, selalu mengeluhkan BBM Pending :p * Padahal kalo digunakan untuk Voice Call bisa Lantjar Djaja… Apa karena kemarin sempat diputus pailit yah ? Pelayanan jadi amburadul ?

Sedang penerimaan SmS, Telkomsel lebih banyak percobaan penipuan ‘deal tanah dan rumah’ plus iklan entah dari mana asalnya… Yang membuat sedikitbingung adalah… Saat digunakan untuk aktifitas browsing, sinyal iNet naik turun dan ngilang… Sementara kalo pas lagi dipake download video dari YouTube, sinyal iNet Telkomsel kencengnya minta ampun… Makanya jengkel sendiri, kuota 1 GB cuma bisa dihabiskan buat donlot video, bukannya aktifitas iNet penting lainnya… Tapi lebih heran lagi, sistem pemberian Bonus Kuota tambahan 1 GB rupanya perlu aktivasi lagi, sehingga kalo konsumen gag paham… Apakah mungkin Kuota tambahan itu gag bakalan diberikan ? Coba kita tanyakan pada rumput yang bergoyang…

Ada yg percaya gag, kalo twit pertama dan kedua soal operator tadi membutuhkan sedikit tiga kali penantian sinyal iNet milik XL ?

Jadi ceritanya, setelah mangkel dgn kartu Telkomsel di Bulan Januari, akhirnya dihibahkan ke ponakan, yg baru beli Acer W510 sbg percobaan, Bulan Februari, nyoba lagi kartu perdana milik XL, isi pulsa dan mengaktifkan XL SmartPlan… Namun sial, yg ini jauh lebih parah…

Sinyal iNet PanDe Baik

Tempo hari, saya sempat ngumpat sinyal iNet @XL123 yang suka ngilang setiap menitnya… Awalnya dapet H, trus turun jadi 3G – E – dan wusss… Sinyal iNet XL ngilang tanpa sebab… Begitu terus berulang hampir tiap menit pakai… Awalnya berkali” komplain, namun jawaban tetep sama.. ‘follow akun kami, kemudian DM nomor XL yg digunakan, dan teknisi kami akan memeriksanya…’ hasilnya ? Nonsense…

Parahnya, terkadang saat dibutuhkan, Sinyal XL kerap menunjukkan kalimat ‘Emergency Calls Only…’ *lha, gimana mau pakainya, coba ?

Pengalaman serupa sebenarnya pernah didapat sekitar 1-2 tahun lalu, pas paket iNet XL Unlimited masih berlaku, paket penjualan GalTab 7+. Awalnya kenceng… Masuk ke akhir masa berlaku, koneksi mulai rewel… Suka ngilang dan Emergency tadi… Akhirnya pindah nomor ke Axis

Percaya atau tidak, saat ngeTwit pertama dan kedua tadi, untuk bisa sukses terpublish, setidaknya memerlukan waktu tiga menitan per 1 twit. Masalahnya, sinyal iNet XL tadi sempat stabil di HSDPA saat tidak digunakan, namun pas nyoba buka browser, sinyal langsung turun dan ngilang. Nah, pas ngweTwit, sinyal H-3G-E-ilang secara berulang terjadi, hingga tiga kali barulah satu twit bisa sukses terPublish… *Edan

Makanya, biar gag lanjut mangkel, aktifitas Twit langsung pindah ke nomor Axis, yang syukurnya sejak pertama pakai, masih tetap memuaskan. Herannya, itu adalah tiga operator branded/besar loh… Yang punya jaringan luas dan nama beken… Masa kalah dengan Axis ?

Saat nomor yg saya gunakan pd GalTab ini di Tethering/bagi koneksi dgn Laptop, koneksi masih Lantjar, demikian halnya dgn nomor milik Istri. Padahal nomor Axis yang saya dan Istri gunakan ini mengambil paketan iNet sebesar 49 ribu sebulan loh… Bandingkan dgn 3 operator tadi… IM2 Indosat 200ribu/bulan/maks 3 GB, Telkomsel Flash 100rb/maks 1GB+1GB Bonus, dan XL SmartPlan 100rb… *ancur minah

Sayangnya kenapa saya ngotot nyobain kartu dari operator lain selama ini ? Karena kini jatah dari kantor sdh diReplace dalam bentuk Voucher. Untuk GalTab 7+ masih tetap setia dengan Axis sejak setahun lalu, namun untuk perangkat satunya lagi, masa pakai Axis juga ? Maksud dan tujuannya, agar kelak kalo nomor Axis gag mampu mengCover area iNet, masih bisa punya alternatif lain utk dicoba. Nomor @AXISgsm merupakan nomor Utama dan digunakan di GalTab 7+, bgt juga di HTC One V milik istri.

Nah, berhubung ini sudah mau masuk bulan April, kira”ada yang punya saran untuk nyobain kartu apa lagi yah buat iNetan diluar Axis ?

Axis sejauh ini memuaskan, cuma sayang kalo sampe bawa 2 nomor Axis kemana”… Soale kalo berada di area luar jangkauan Axis, bisa berabe :p * Musti nyobain sinyal iNet IM3 -kali lebih baik dari IM2-, Smart atau Three ? *hasil uji aplikasi My Mobile Coverage gag berlaku disini *uhuk Sebab di hasil uji app My Mobile Coverage dan juga penghargaan majalah, operator XL jawaranya… Tidak demikian di lokasi ini… 🙁

Axis, baru tampil sinyal EDGE kalo kuota sudah melebihi standar 1,5 GB paket 49ribu… Tapi masih kenceng kalo cuma dipake buat Twitteran…

Mempertanyakan Bundling Gratis Paket Layanan Data Ponsel

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada banyak cara yang biasanya dilakukan oleh para vendor ataupun operator telepon selular untuk menarik minat dan perhatian pengguna atau konsumen, akan jualan yang mereka tawarkan dalam satu waktu. Bisa berupa bonus asesoris seperti Leather Case atau Memory Card, peralatan tambahan modem wifi bagi perangkat yang tidak mendukung slot sim card tambahan, hingga layanan paket data gratis selama beberapa bulan bergantung kebijakan atau kerjasama mereka. Khusus yang terakhir merupakan hal yang paling lazim dilakukan mengingat salah satu kebutuhan atau persyaratan mutlak bagi setiap perangkat telekomunikasi masa kini adalah koneksi internet.

Bundling, begitu kira kira istilah yang kerap digunakan, sebagai pemahaman awam bagi setiap pengguna atau konsumen dalam memilih alternatif perangkat yang ingin dimiliki. Dari pemantauan kami, Setidaknya ada beberapa perangkat mobile phone yang ditawarkan dengan cara ini diantaranya Android Galaxy Series, iPhone 4S hingga BlackBerry.

Sayangnya, embel embel Gratis yang biasanya menyertai paket bundling layanan data ini tidak selamanya bisa seindah yang dibayangkan, lantaran ada juga beberapa operator yang malah mensyaratkan ketentuan tambahan untuk bisa menikmati bonus bonus tersebut. Simak pengalaman beberapa Kawan yang bisa kami kumpulkan sejauh ini.

Pengalaman pertama datang dari kawan yang membeli perangkat Android Samsung Galaxy Pocket sekitar dua minggu lalu. Berdasarkan keterangan yang terdapat dalam box penjualan ponsel, tertera jelas ‘Free 3 Month Internet for only Rp. 50.000’ dari operator merah.

Awalnya si Kawan berpikir bahwa dengan mengisi pulsa sebesar 50ribu pasca aktivasi kartu sim card, maka pengguna berhak atas akses internet Unlimited selama 3 bulan kedepan. Ternyata apa yang ia perkirakan salah besar. Apa yang dimaksudkan dengan penawaran tadi adalah ‘Pengguna berhak menikmati akses Free Internet Unlimited dengan kuota 300 MB setiap bulannya setelah mengisi pulsa senilai 50.000 untuk setiap bulannya, bukan satu kali untuk tiga bulan. Setidaknya penjelasan itu yang ia dapatkan setelah menghubungi Customer Service operator bersangkutan melalui jalur telepon. Ealah…

Yang lebih merepotkan lagi adalah Proses Aktivasinya. Setelah berkali-kali melakukannya melalui sms, proses selalu berakhir dengan kalimat Error saat Pengguna menyetujui pemotongan pulsa senilai 50.000 tadi. Demikian halnya saat Pengguna mencoba menghubungi Call Centre, yang rupanya di ping pong ke beberapa nomor oleh mesin penjawab otomatis. Proses aktivasi baru berhasil dilakukan, setelah si Kawan mencoba menghubungi salah satu nomor Call Centre yang mengenakan biaya 300 rupiah untuk satu kali panggilan. Menjengkelkan, ungkapnya.

Pengalaman kedua datang dari seorang Kawan yang beberapa waktu lalu membeli sebuah perangkat iPhone 4, yang ditawarkan dengan harga cicilan tertentu. Bundling dengan Free akses Internet kecepatan tinggi operator kuning. Dari pemaparan awal yang dijelaskan dalam paket hanyalah soal kemampuan Kuota yang memang mencapai volume Giga Bytes. Satu ukuran volume yang cukup besar tentu saja, mengingat dari segi aktifitas ia meyakini gag bakalan bisa melewati Kuota tersebut.

Sayangnya si Kawan tidak diberitahukan soal efek dari kelebihan Kuota yang kelak bakalan dipergunakan. Dengan kecepatan tinggi yang mampu diklaim oleh operator tersebut, tentu saja Volume yang tersedia dan dapat dipergunakan, dengan cepat disedot habis dalam waktu 10 hari saja. Sehingga sisa sekian hari yang dilakoni oleh si Kawan, tentu menghabiskan volume data yang tidak kalah besarnya, yang rupanya dikenai biaya tambahan sesuai tarif normal yang berlaku. Terkaget kaget dengan besaran pulsa yang dihabiskan, akhirnya si Kawan memilih untuk berpindah ke lain Operator.

Pengalaman ketiga datang dari seorang Kawan yang membeli perangkat BlackBerry Bundling dengan tarif murah milik operator biru yang menyatakan cukup bayar sekali untuk penggunaan selama tiga bulan kedepan. Adapun kemampuan yang dapat dimanfaatkan oleh pengguna adalah fitur browsing dunia maya, BBM, social media hingga fasilitas push email. Sebuah tawaran yang tentu saja menggiurkan baginya.

Sayang beribu sayang, setelah puas menikmati paket data bulan pertama, tidak demikian halnya dengan bulan kedua dan seterusnya. Selain proses pengiriman pesan BBM yang lemot, terkadang sinyal internet yang diharapkan tak jua kunjung tiba. Hal ini tentu saja berakibat fatal pada lepasnya beberapa tawaran pekerjaan yang sebetulnya dapat diambil apabila koneksi internet berfungsi dengan baik sebagaimana harapannya.

Tiga pengalaman buruk yang sempat kami kumpulkan diatas, rasanya tak imbang jika belum mengungkap satu pengalaman baik yang secara kebetulan penulis alami secara langsung saat mengambil perangkat Tabletpc Samsung Galaxy Tab 7+ di awal tahun ini.

Berdasarkan keterangan bundling, paket layanan data yang didapatkan cukup menarik hati yaitu Free Internet Unlimited dari operator biru selama 6 bulan kedepan dari tanggal aktivasi (hingga kini masih berlaku hingga bulan Oktober 2012), dengan besaran kuota 1 GB setiap bulannya. Yang ternyata, memang benar dapat dinikmati tanpa harus membeli pulsa dengan nilai tertentu. Tidak perlu membayar biaya tambahan ketika penggunaan melebihi Kuota, atau mengalami proses aktivasi yang berbelit belit.

Meski dalam dua minggu pertama penulis sempat mengalami sinyal blank di beberapa lokasi penggunaan, bahkan sempat pula mengajukan dua kali komplain lewat akun Twitter, namun sejauh ini kinerja operator tersebut sangat memuaskan mengingat koneksi selama tiga bulan terakhir lebih kerap hadir di kecepatan tinggi. Jadi, tidak semua operator loh ya yang bisa dipertanyakan komitmennya. :p

Menarik satu benang merah yang sekiranya dapat mengambil sedikit kesimpulan dari empat pengalaman diatas adalah ungkapan ‘ada harga tentu ada kualitas’. Jangan pernah berharap bahwa layanan data Gratis yang ditawarkan oleh masing masing operator yang dibundling dengan paket mobile phone akan menguntungkan konsumen atau pengguna tanpa persyaratan lainnya, mengingat operator tentu saja tetap ingin mendapatkan keuntungan dari penjualan tersebut. Yang jika boleh kami sarankan agar pengguna mampu bersikap lebih bijak akan banyaknya penawaran menarik terutama berbau gratis dan Free ketimbang mendongkol dan menyesal nantinya.

Samsung Galaxy S Wifi 5.0, Internet Tablet Plus Router Wireless

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Saat berada dalam genggaman, perangkat Internet Tablet Samsung Galaxy S Wifi 5.0 tampak seperti sebuah ponsel yang begitu pas ditangan. Maklum, dengan ukuran tangan yang jempol semua bersanding dengan dimensi perangkat 14×8 cm, seorang kawan bahkan masih sempat meledek ‘nah, itu baru ponsel namanya ‘Nde…’ hehehe…

Memang, ketika disandingkan dengan perangkat Samsung Galaxy Ace S5830 yang selama ini saya gunakan, membuatnya tampak seperti mainan anak-anak yang kerap ditelantarkan MiRah putri saya. Namun secara penampilan luar, tombol Home yang berbentuk persegi panjang dibandingkan 5”diagonal layar jadi terkesan agak dipaksakan.

Masuk ke bagian Menu, tampak grid 4×5 termasuk ToolBar disisi bawah khas tampilan ponsel rilisan Samsung layar lebar. Sedangkan tampilan Icon, sempat mengingatkan saya pada tampilan Menu milik Samsung Galaxy Tab 7”versi awal. Sayangnya begitu tahu sistem operasi yang disematkan dalam perangkat masih mengadopsi versi 2.2 Froyo, sempat kecewa juga mengingat standar OS yang dirilis Samsung akhir tahun 2011 ini rata-rata sudah versi 2.3 GingerBread.

Datang dengan Procie 1 GHz dan 8 GB Internal Storage ditambah slot memory card, sepertinya sudah cukup memuaskan untuk sebuah perangkat Internet Tablet. Sayangnya, resolusi kamera yang dibekali pada bagian punggung masih mengadopsi 3,2 MP saja , yang syukurnya sih sudah didampingi dengan lampu flash LED. Seperti biasa, seperti perangkat Android Samsung lainnya, untuk tombol Capture, tetap mengandalkan tombol pada layar sentuh, bukan fisikal pada sisi samping perangkat.  Ditambah keberadaan secondary kamera depan dengan resolusi VGA yang dapat digunakan untuk melakukan Video Call, perangkat Samsung Galaxy S Wifi 5.0pun kelihatannya sudah mendukung Flash Player.

Untuk Daya, Samsung Galaxy S Wifi 5.0 dibekali batere tertutup layaknya perangkat iPhone sebesar 2500 mAh yang sepertinya sudah cukup mumpuni melayani aktifitas perangkat yang notabene minus kemampuan seluler, telepon dan sms.

Menilik namanya, perangkat Samsung Galaxy S Wifi 5.0 hanya dibekali dengan koneksi jaringan Wifi minus 3G, yang artinya secara default pengguna perangkat diharuskan mencari jaringan wifi atau hotspot terdekat agar perangkat dapat berfungsi secara optimal sebagai Internet Tablet. Namun jangan khawatir, dalam paket pembelian resmi, Samsung Galaxy S Wifi 5.0 telah dibekali Modem Wifi Router Wireless EVDO SmartFren yang kalo ditaksir berharga sekitar 900ribuan.

Dengan kisaran harga 3,1 Juta, itu artinya harga sebenarnya yang harus ditebus oleh pengguna untuk perangkat ini sekitar 2,2 Juta saja. Murah bukan ?

Compare Tarif Data Internet kelas Premium Pertengahan Tahun 2011

8

Category : tentang TeKnoLoGi

Untuk mengoptimalkan kinerja perangkat Android, mutlak dibutuhkan koneksi data dan internet yang mumpuni. Kabarnya, jaringan yang ditetapkan sebagai standar adalah 3G. Sayangnya untuk bisa mendapatkan kepuasan akan layanan koneksi data tersebut dibutuhkan biaya yang sedikit lebih. Karena bisa dikatakan ‘Kualitas akan berbanding lurus dengan harga yang harus ditebus. Tidak ada Gratis di negeri ini.

Berkaitan pula dengan rencana di unit baru kami yang sedang melakukan sedikit perubahan akan kebutuhan koneksi data dan internet, maka berikut saya berikan beberapa alternatif Premium yang sekiranya dapat dipergunakan sebagai pembanding atau bahkan acuan dalam memilih paket yang sesuai dengan budget.

Mengapa ukuran Premium ? karena dalam tulisan beberapa waktu lalu, ukuran murah sudah sempat saya paparkan didalamnya. Silahkan melihat kembali tulisan “2 Hal Mutlak untuk mengOptimalkan Perangkat Android.

> Untuk Telkomsel (Flash), menawarkan 3 (tiga) paket utama yaitu Basic, Advance dan Pro.

  • Paket Basic memiliki Kecepatan maksimum hingga 1 MBps seharga Rp. 125.000,00 dengan Kuota Batas Wajar 1,5 GB
  • Paket Advance memiliki Kecepatan maksimum hingga 7,2 MBps seharga Rp. 225.000,00 dengan  Kuota Batas Wajar 3 GB
  • Paket Pro memiliki Kecepatan maksimum hingga 7,2 MBps seharga Rp. 400.000,00 dengan  Kuota Batas Wajar 6 GB

Keterangan lebih lanjut terkait ketiga paket dari Telkomsel (Flash) dapat dilihat langsung dari alamatnya disini.

> Untuk Indosat IM2, menawarkan 2 (dua) paket utama yaitu BroomBastis dan Broom Xtra 2.

  • Paket BroomBastis memiliki Kecepatan maksimum hingga 3,6 MBps seharga Rp. 275.000,00 untuk Perdana dan Rp. 200.000,00 untuk biaya langganan perbulannya, dengan Kuota Batas Wajar 3 GB
  • Paket Broom Xtra 2 memiliki Kecepatan maksimum hingga 3,6 MBps seharga Rp. 175.000,00 untuk Perdana dan Rp. 150.000,00 untuk biaya langganan perbulannya, dengan Kuota Batas Wajar 600 MB

Keterangan lebih lanjut terkait kedua paket dari Indosat IM2 dapat dilihat langsung dari alamatnya disini.

> Untuk XL hanya menawarkan satu paket saja, Unlimited Bulanan.

  • Paket Unlimited Bulanan memiliki Kecepatan maksimum hingga  512 KBps seharga Rp. 99.000,00 sebulannya dengan Kuota Batas Wajar 1 GB.

Keterangan lebih lanjut terkait paket Unlimited Bulanan dari XL dapat dilihat langsung dari alamatnya disini.

> Untuk SmartFren, menawarkan 3 (tiga) paket utama yaitu Premium Booster 1, Premium Booster 2 dan Premium Booster 3.

  • Paket Premium Booster 1 memiliki Kecepatan maksimum hingga 1 MBps seharga Rp. 93.000,00 Tanpa Kuota (Unlimited)
  • Paket Premium Booster 2 memiliki Kecepatan maksimum hingga 3,1 MBps seharga Rp. 155.000,00 Tanpa Kuota (Unlimited)
  • Paket Premium Booster 3 memiliki Kecepatan maksimum hingga 9,3 MBps seharga Rp. 310.000,00 Tanpa Kuota (Unlimited)

Keterangan lebih lanjut terkait ketiga paket Premium Booster dari SmartFren dapat dilihat langsung dari alamatnya disini.

> Untuk 3 (Three), menawarkan hanya satu paket Data ukuran Premium yaitu Paket Data 5 GB.

  • Paket Data 5 GB memiliki Kecepatan maksimum hingga 3,6 MBps seharga 125.000,00 dengan Kuota Batas Wajar 6,25 GB

Keterangan lebih lanjut terkait Paket Data 5 GB dari 3 (Three) dapat dilihat langsung dari alamatnya disini.

> Untuk AXIS, bisa dikatakan tidak ada menawarkan paket ukuran Premiumnya karena terpantau di halaman web sitenya disini, satu-satunya Paket Bulanan yang ditawarkan dengan Kecepatan Maksimum hingga 3,6 MBps hanya seharga Rp. 35.000,00 saja. Itupun dengan Kuota Batas Wajar sebesar 1 GB.

2 Hal Mutlak untuk mengOptimalkan perangkat Android

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah punya ponsel Android tapi belum tahu bagaimana cara mengoptimalkan penggunaannya ? jangan malu dulu Gan, ayo kita belajar sama-sama.

Menggunakan ponsel Android sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan cara dan kebiasaan menggunakan perangkat ponsel pintar lainnya seperti BlackBerry, iPhone atau bahkan Symbian dan Windows Mobile. Begitu pula dengan perangkat ponsel lokal yang jualan Jejaring Sosial. Belum terasa asyiknya jika belum terhubung dengan dunia maya. Belum terasa lengkap jika belum Update Status. Ya… hal pertama yang mutlak dimiliki untuk dapat mengoptimalkan perangkat Android adalah Koneksi Data atau Internet.

Tahun 2011 ini selain bisa dikatakan sebagai surga bagi pemburu ponsel pintar seperti yang saya katakan dalam tulisan sebelumnya, juga merupakan surga bagi mereka yang membutuhkan koneksi data Unlimited. Karena berkat persaingan para operator lah yang saling berlomba memberikan harga termurah, paket gratis ini itu, membuat penawaran akan paket Data Unlimited pun bisa semakin terjangkau biaya bulanannya. Saya pribadi menggunakan XL Unlimited yang Cuma 99ribu sebulannya. Itupun setelah lima bulan pemakaian, masih terasa puasnya meski akhir jatuh tempo expirednya sudah mendekati. Minmal koneksi 3G masih bisa saya dapatkan. Maka, meskipun terkadang kita merasa mangkel pada Operator, ada baiknya pula sesekali kita berterima kasih atas persaingan mereka ini.

Ada beragam paket data yang bisa dijadikan alternatif pilihan untuk dapat mengoptimalkan penggunaan perangkat Android setiap bulannya. XL punya Unlimited 99ribu sebulannya dengan kuota 1 GB sedang kelebihannya hanya terjadi penurunan kecepatan saja. Indosat membebankan biaya yang sama untuk kuota 500 MB sebulannya. Telkomsel menawarkan dua paket bulanan, yang 100 ribu untuk kuota 500 MB dan 200 ribu untuk kuota 1,5 GB. Lantas ada Axis yang menawarkan tiga pilihan bulanan yaitu 25 ribu untuk kuota 500 MB, 35 ribu untuk kuota 1 GB dan 150 ribu untuk kuota 5 GB. Waaahhh… Sedangkan Three (3) menawarkan empat paket bulanan yaitu 29 ribu untuk kuota 15 MB, 35 ribu untuk kuota 1 GB, 50 ribu untuk kuota 2 GB dan 99 ribu untuk 5 GB. Waaahhh… lebih murah lagi nih… dan terakhir ada Smart yang menawarkan paket bulanan Unlimited dengan batasan kecepatan dan bukan kuota seperti halnya operator lain. 45 ribu untuk kecepatan 153,6 kbps, 75 ribu untuk kecepatan 512 kbps, 140 ribu untuk kecepatan 3,1 Mbps dan 275 ribu untuk kecepatan 3,1 Mbps ditambah Upload yang hingga 1,8 Mbps.

Beragamnya paket diatas akan sangat bergantung pada lokasi dan juga kekuatan perangkat untuk menangkap sinyal yang ada. Jadi bisa jadi seperti yang saya alami, untuk operator Three (3) dan Axis yang menawarkan banyak kelebihan malah jeblok di beberapa lokasi yang kerap saya sambangi, tapi tidak demikian dengan XL. Itu sebabnya saya memilih untuk tetap setia menggunakan XL. Hehehe…

Memilih untuk memanfaatkan paket data Unlimited sebenarnya saya maksudkan bukan untuk gaya-gayaan loh, tapi lebih mengacu pada kepuasan penggunaan yang tidak lagi dibatasi pada aktifitas tertentu. Jangankan hanya untuk urusan Update Status di jejaring sosial, atau Chatting lintas ponsel, untuk melakukan Push Email dan mengunduh beberapa file penting dari penyedia sharing pun bisa. Begitu juga dengan Video Streaming dan aksi donlot video, pun demikian dengan mendengarkan radio luar secara online. Semuanya mampu dilakukan dengan baik.

Hal kedua yang mutlak dimiliki oleh seorang pengguna Android untuk dapat mengoptimalkan fungsinya adalah… Alamat Email. Kedengaran familiar bukan ? oke… tidak perlu sebuah alamat email Resmi seperti yang diperdebatkan tempo hari terkait lembaga DPR yang masih dengan bangganya menggunakan alamat email dari penyedia Gratisan, kita sebagai pengguna personal, malah tidak menjadi masalah jika menggunakan yang memang Gratisan bukan ?

Namun yang perlu disadari adalah, tidak semua orang awam mengakui bahwa yang bersangkutan memiliki sebuah alamat email, padahal disisi lainnya yang bersangkutan memiliki sebuah akun FaceBook. Gag percaya ? hehehe… jadi saya yakin, untuk bisa memiliki sebuah alamat email tidak perlu mengeluarkan uang hingga lima ribuan kok. Cukup main ke Warnet, mintakan ke operator untuk dibantu dibuatkan sebuah alamat email gratisan (sekitar 5 menitan sudah lebih dari cukup) dengan dibayar penuh sejam penggunaan.

Email sangat mutlak diperlukan untuk sebuah perangkat Android. Namun jika bisa, gunakanlah akun email milik GooGLe. Alasannya sederhana, karena Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh GooGLe. Fungsi utamanya adalah untuk mengakses Android Market sehingga pengguna mampu mengeksplorasi berbagai aplikasi maupun games Gratisan dengan optimal.

Uniknya, keberadaan aplikasi maupun games yang telah diinstalasi nantinya akan melekat pada alamat email tersebut. Seumpama satu saat nanti ada keinginan untuk tidak lagi menggunakan akun email yang tadinya digunakan untuk Android Market, maka seluruh aplikasi dan games yang telah diunduh, akan ikut serta terhapus. Jadi, jangan sampe lupa dengan password email tersebut yah.

Dua Hal Mutlak yang dibutuhkan untuk mengOptimalkan perangkat Android. Koneksi Data dan alamat Email. Tidak sulit bukan ?

Mari Berbagi Koneksi Wifi lewat NoteBook dengan Connectify

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Masih ingat dengan tulisan saya sebelumnya terkait Memanfaatkan perangkat Android sebagai Portable Hotspot dengan Wifi TeThering ? Kali ini saya ingin berbagi Tips dan Trik serupa namun memanfaatkan perangkat NoteBook yang Rekan-rekan miliki dengan menggunakan bantuan aplikasi Connectify. Tujuannya masih sama, yaitu berbagi koneksi dengan Rekan lain melalui jaringan Wifi tanpa perlu membeli atau memiliki sebuah Router.

Adapun yang perlu dipersiapkan untuk dapat melakukan hal diatas adalah, sebuah perangkat NoteBook yang minimal memiliki koneksi Wireless atau yang kerap dikenal dengan sebutan Wifi, Sistem Operasi Windows 7, koneksi Internet (entah yang berasal dari modem ataupun hotspot berbayar yang terdekat) dan tentu saja aplikasi Connectify.

Connectify merupakan sebuah aplikasi yang mampu menambah fungsi sebuah perangkat NoteBook menjadi sebuah perangkat Router, serta membagi koneksi internet yang sedang digunakan atau berjalan kepada perangkat lain melalui jaringan Wifi. Aplikasi yang berukuran hanya sekitar 2,33 MB dan dikembangkan oleh Nomadio ini, dapat diunduh baik melalui web site resmi Connectify ataupun penyedia aplikasi lain seperti Softpedia. Sejauh ini tidak ada biaya yang dibebankan untuk pengguna dalam mengunduh serta menggunakan aplikasi Connectify pada perangkat mereka, alias GRATIS.

Yuk kita mulai.

Silahkan melakukan Instalasi aplikasi Connectify pada perangkat NoteBook yang rekan-rekan miliki hingga tampilan akhir kotak dialog aplikasi Connectify memberikan satu Tutorial sederhana untuk melakukan Settingan awal penggunaan aplikasi. Ada tiga langkah yang harus dilaksanakan yaitu :

  1. Memberi nama Hotspot atau perangkat Router yang akan digunakan, bisa dengan nama pribadi ataupun kode tertentu
  2. Memberikan opsi Password untuk mencegah terjadinya penggunaan jaringan secara berlebihan, tujuannya agar koneksi dapat dengan lancar digunakan dan bisa pula sebagai catatan pembayaran penggunaan, hehehe…
  3. Memilih satu jaringan koneksi Internet yang akan digunakan dalam mengaktifkan fungsi perangkat NoteBook sebagai Hotspot. Untuk yang satu ini, abaikan saja.

Jika sudah, tekan tombol Finish dan tunggu proses Konfigurasi aplikasi berjalan hingga Hotspot siap digunakan. Untuk tahap ini kira-kira memerlukan waktu 1-2 menit.

Apabila NoteBook yang digunakan itu mengandalkan koneksi internet yang berasal dari Modem eksternal, silahkan mengubah opsi Internet menjadi nama Profile yang digunakan pada Modem tersebut. Atau apabila yang digunakan itu mengandalkan koneksi Wifi setempat, silahkan mengubah psi Internet menjadi Wireless Network Connection dan apabila yang digunakan itu mengandalkan koneksi atau jaringan LAN, silahkan mengubah opsi Internet menjadi Local Area Network, dan tekan tombol ‘Apply Setting’.

Langkah selanjutnya adalah memantau hasil yang telah dilakukan tadi dari perangkat lain yang pula memiliki koneksi Wireless atau Wifi. Silahkan deteksi keberadaan Hotspot terbaru yang sudah disiapkan tadi. Saya yakin, Rekan-rekan akan menemukan nama Jaringan Hotspot yang telah ditetapkan pada langkah pertama tadi. Silahkan sambungkan perangkat, masukkan password, dan uji koneksinya.

Nah, yang menjadi pertanyaan pertama adalah, mengapa sedari tadi saya tekankan pada koneksi Internet yang menggunakan koneksi Wifi berbayar ? Karena dengan memanfaatkan Tips dan Trik aplikasi Connectify ini, Rekan-rekan hanya perlu membayar koneksi untuk satu perangkat saja, sedangkan bagi teman-teman yang lain agar bisa mengakses koneksi dengan jalur yang sama, tinggal menyambungkannya saja dengan Perangkat Hotspot yang dijalankan oleh perangkat NoteBook tersebut. Lebih irit bukan ?

Sedangkan pertanyaan kedua atau yang paling sering ditanyakan oleh Rekan-rekan saya yang sudah mencobanya adalah perihal koneksi yang digunakan. Untuk yang satu ini, pendapat saya masih sama dengan terdahulu yaitu, Rekan-rekan bisa melakukan patungan biaya untuk membayar paket langganan internet unlimited bulanan dan menggunakan koneksi tersebut secara bersama-sama. Jadi intinya, gag perlu lagi membeli sebuah perangkat Router, bukan ?

Ada yang belum dipahami ? silahkan kontak saya lewat Whatsapp.

 

Bingung ? Tanyakan saja pada Yahoo Answer

4

Category : tentang KHayaLan

Referensi. Ketika kita mengalami satu masalah baik itu yang menyangkut kehidupan, pekerjaan, pemikiran ataupun hanya sekedar hobby, barangkali yang segera terlintas dalam benak adalah bertanya. Entah pada sahabat, kawan dekat, atau barangkali orang yang dianggap mampu dan menguasai permasalahan dengan harapan dapat memberikan jalan keluar. Namun ketika semua itu buntu dan tak jua mendapatkan solusi yang terbaik ? Tanyakan saja pada Yahoo! Answer.

Yahoo! Answer merupakan sebuah komunitas Tanya Jawab yang diluncurkan Yahoo! Pada 5 Juli 2005 lalu. Wiiih… sudah lama juga ya ? Kabarnya Yahoo! Answer pada awalnya direncanakan untuk menggantikan fitur Ask Yahoo yang ditutup pada Maret 2006. Di dalam komunitas ini, user atau pengguna dapat menanyakan permasalahan yang dihadapi untuk kemudian mendapatkan tanggapan dari pengguna atau User lainnya. Tidak menutup kemungkinan bahwa User atau Pengguna bersangkutan pun dapat menjawab pertanyaan User lain sekiranya merasa mampu untuk itu.

Ada banyak kategori pertanyaan atau jawaban yang dapat dilontarkan. Dari Gaya Hidup, persoalan sosial, isu terkini, keyakinan, olah raga, hiburan, komputer dan teknologi, Gadget dan lainnya. Sayangnya untuk Komunitas di Indonesia ada banyak pertanyaan yang menyangkut Agama dan Keyakinan, yang bagi saya pribadi sesungguhnya ‘tak pantas untuk dilontarkan. Perseteruan antara umat Muslim dan Kristen. Ini tentu menjadi gangguan yang sangat mengecewakan bagi mereka yang memang serius berminat untuk bertanya atau berbagi ilmu serta pengalaman.

Tidak ada Reward khusus yang diberikan apabila kemudian Jawaban yang diberikan dipilih menjadi Jawaban terbaik oleh si Penanya. Hanya berupa Point dan ‘kenaikan tingkat’. Point ini memang benar-benar hanya berupa nilai tambah pada tingkat keaktifan Profil, tanpa bisa ditukarkan dengan diskon produk, pembelian barang ataupun kemudahan lainnya.

Namun yang terpenting adalah Mencari Referensi dari permasalahan yang dihadapi. Dari beberapa pertanyaan yang saya jawab dan lihat, ada juga loh yang kemudian serius bertanya lebih jauh. Ini membuktikan bahwa memang ada orang-orang yang memanfaatkan Yahoo! Answer sebagai tempat alternatif untuk memecahkan masalah. Siapa tahu, ada orang yang jauh lebih paham dengan situasi atau pernah mengalaminya, bisa memberikan saran yang lebih baik.

Setiap pertanyaan yang diajukan, mendapatkan jatah selama 4 hari untuk membuka peluang bagi User atau pengguna lain menjawabnya. Lamanya waktu untuk memberikan jawaban ini dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai keinginan si Penanya. Ada baiknya sebelum memutuskan untuk bertanya, lakukan terlebih dahulu pencarian terhadap masalah serupa.

Belakangan yang banyak saya temukan selain soal saling hina Agama itu adalah sulitnya memberikan komentar atau melakukan Update Status melalui aplikasi Opera Mini pada ponsel. Dari sekian banyak jawaban yang masuk ternyata belum jua memecahkan masalah. Entah apakah ini terjadi karena memang ada Bug pada aplikasi Opera Mini atau lainnya. Namun cara yang paling mudah untuk dicoba adalah, mencoba melakukannya melalui Browser bawaan atau menggunakan aplikasi lain. MoZat misalnya.

Yahoo! Answer sebenarnya bisa menjadi salah satu referensi apabila bertanya pada Mbah GooGLe belum jua mendapatkan hasil. Yah, kali aja bisa menemukan satu solusi terbaik ketimbang kebingungan. Hehehe…

 

4Shared Ilegal nan Menakjubkan

7

Category : tentang TeKnoLoGi

Sembari menanti selesainya urusan Download seratusan edisi majalah PlayBoy dan PentHouse via Torrentz beberapa waktu lalu, agar koneksi XL Unlimited yang saya gunakan tidak mubazir, salah satu pelampiasan tambahan yang dituju adalah 4Shared.

4Shared merupakan penyedia penyimpanan berkas dalam sebuah jaringan yang ternyata berasal dari Ukraina dan didirikan pada tahun 2005. Setidaknya demikian informasi yang saya dapatkan lewat Wikipedia. Adalah Alex Lunkov dan Sergey Chudnovsky yang memiliki peran besar dalam mengelola 5.300.234 pengguna, 11.000.222 kunjungan harian serta 940 TerraBytes berkas yang disimpan didalamnya.

4Shared memungkinkan aktifitas mengunggah (upload) dan mengunduh (download) berkas yang tersimpan dalam jaringan tersebut dengan menggunakan Perambah Web (Browser). Bagi pengguna gratisan seperti yang saya lakukan, setiap kali mencari dan mengunduh berkas, 4Shared memberikan batasan waktu menunggu dari 30 hingga maksimum 399 detik untuk menampilkan link yang kemudian digunakan untuk mengambil berkas.

Dalam dua bulan terakhir setidaknya sekitar 20 GB berkas yang saya dapatkan melalui 4Shared. Untuk bisa mewujudkan itu semua, tentu saja peran terbesar yang dibutuhkan adalah koneksi yang stabil (Terima Kasih untuk XL Unlimited), dan juga waktu untuk menanti proses pengunduhan selesai.

Terlepas dari sifat berkas yang iLegal, semua yang saya dapatkan melalui 4Shared ini cukup membuat hari-hari saya jauh lebih berwarna, karena banyak hal baru yang saya jumpai atau memang sudah saya nantikan sejak lama. Katakan saja album musik. Dari Soundtrack film tahun jadul seperti Lion King, My Girl, Days of the Thunder yang salah satunya terdapat tembang lawasnya Guns N Roses, hingga GodFather jilid 1,2 dan 3. Pula dari tahun terkini seperti empat edisi Fast and Furious, tiga edisi Pirates of the Caribbean, atau enam edisi Harry Potter. Tak lupa beberapa album Soundtrack yang barangkali sempat terdengar familiar bagi pembaca setia blog ini, lantaran sempat pula saya tuliskan beberapa waktu lalu. Detroit Metal City atau malah Need For Speed Undercover.

Tidak hanya Soundtrack Film yang menjadi sasaran, namun juga beberapa album punk lawas jaman saya kuliah dan sekolah dahulu. Beberapa diantaranya terdapat album pertama dari The Exploited, Kemuri, Rancid, Nofx atau malah album kompilasi Punk O Rama yang kaset aslinya hilang entah kemana. Demikian halnya dengan album Live Concert dari para musisi ternama, akustik dan Unplugged. Tercatat tidak kurang total ada 90-an album musik yang mampu diambil lewat 4Shared. Menakjubkan bukan ?

Puas menghabiskan berkas musik yang terdapat dalam jaringan 4Shared, sasaran selanjutnya adalah aplikasi Portable (yang tidak memerlukan proses Instalasi dan ketergantungan sistem) juga beberapa Games era 2000-an awal yang dahulu barangkali tak sempat saya cicipi. Hasilnya lumayan, dari photoshop CS 4, AutoCad 2008, hingga kumpulan aplikasi portable lainnya berhasil saya manfaatkan dengan baik. Demikian juga dengan Games unik seperti ReVolt (race Tamiya), Tank Racer, Sky Force (yang dulu kerap saya mainkan di ponsel Symbian 6600 gembul) dan juga Theme Hospital.

Games yang saya sebutkan terakhir ini, dahulu merupakan salah satu games bertipe Strategy yang paling saya sukai. Dengan interface yang sederhana, pola permainannya sempat memberikan gambaran awal ‘Bagaimana cara membangun sebuah Rumah Sakit’ untuk mendukung proses pembuatan tugas salah satu mata kuliah di jurusan Arsitektur. Studio Perancangan VI dengan ‘Perencanaan Rumah Sakit bertaraf Internasional’. Hehehe…

Kendati proses pengunduhan berkas sudah mencapai Gigabytes yang keduapuluh, saya pribadi masih belum merasa puas dengan itu. Karena memang masih banyak hal menakjubkan (walaupun berstatus iLegal) yang terdapat didalamnya. Ada yang mau nitip ?