Hard Reset / Factory Reset perangkat Android

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Saya yakin tak satupun pengguna ponsel menginginkan terjadinya satu kesulitan akses baik menuju Menu maupun fitur penting yang kerap digunakan dalam perangkat apapun. Termasuk pula saya. Namun akibat kecerobohan pasca aktifitas Root/Rooting yang memberikan kuasa pada setiap pengguna ponsel Android untuk berperan menjadi Administrator bukan saja sebagai seorang User, mengakibatkan hilangnya halaman HomeScreen atau tampilan utama pada ponsel.

Penyebabnya adalah kepedean saya untuk menghapus sebuah aplikasi Launcher yang pada awalnya saya pikir merupakan bagian dari GingerBread dan Go Launcher yang telah dihapus sebelumnya. Maka seiring suksesnya proses UnInstall yang dilakukan, tampilan HomeScreen maupun Menu pada ponsel dengan segera menghilang dan menyisakan satu kotak dialog ‘Force Closed’ setiap kali tombol Home ditekan. Setelah berkali-kali melakukan proses Booting maupun akses Safe Mode, tampilan layar utama maupun Menu tak jua dapat diakses. Tak ada kemajuan.

Berbekal sedikit pengetahuan dan juga rasa penasaran saat melakukan proses Root/Rooting jauh sebelumnya, sayapun memberanikan diri untuk melakukan Hard Reset atau Factory Reset, untuk mengembalikan kondisi ponsel seperti baru datang dari pabrik. Caranya sangat mudah.

Matikan terlebih dahulu perangkat Android yang akan dieksekusi, kemudian tekan tombol Home dan tombol Power secara bersamaan, lepas ketika layar sudah masuk ke Menu Manual Mode atau Android System Recovery. Pilih ‘Wipe Data/Factory Reset’ lalu tekan tombol Home. Pilih ‘Yes’ dan tunggu prosesnya hingga selesai.

Namun jika Rekan-rekan dalam kondisi jauh lebih beruntung daripada kondisi yang saya alami, sebelum keputusan untuk melakukan proses Hard Reset atau Factory Reset, ada baiknya kita melakukan Backup Data terlebih dahulu meliputi Daftar Contact, Memo ataupun Schedule yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan pc suite bawaan masing-masing perangkat. Dalam hal ini, saya menggunakan Samsung Kies dan Microsoft Outlook pada NoteBook. Jika sudah, ada baiknya pula kita melakukan Backup Aplikasi ataupun Games yang sedang digunakan dengan memanfaatkan aplikasi App2SD.

Proses Hard Reset atau Factory Reset ini tidak berlangsung lama seperti halnya melakukan proses Hard Reset pada perangkat PDA Windows Mobile PocketPC yang dahulu kerap saya lakoni. Uniknya, mengingat proses Root/Rooting sudah pernah dilakukan sebelumnya pada perangkat yang sama, Menu ‘SuperUser’ yang menjadi satu-satunya Ciri Khas keberhasilan proses, tampaknya tetap ada meskipun yang namanya Hard Reset dikatakan sebagai aktifitas untuk menghapus semua data, aplikasi atau apapun yang berada dalam perangkat.

Setelah aktifitas Hard Reset atau Factory Reset selesai dilakukan, penggunapun dihadapkan pada tampilan awal sistem operasi Android yang memang mutlak mengharuskan pengguna untuk memasukkan satu alamat email yang kelak digunakan untuk semua aktifitas termasuk pengunduhan aplikasi.

Mumpung semua masih baru, maka sayapun kemudian mencoba memprioritaskan aplikasi mana saja yang perlu saya instalasi terlebih dahulu demi mendapatkan memory internal yang lebih teratur dan lapang. Langkah pertama, Aplikasi Move2SD Enabler yang tempo hari saya rekomendasikan pasca aktifitas Root/Rooting. Tujuannya tentu untuk memaksa setiap aplikasi atau games yang akan diinstalasi menuju Media Penyimpanan Eksternal. Setelah itu barulah saya menginstalasi aplikasi atau games yang sebelumnya saya gunakan satu persatu.

Hasilnya cukup mantap. Memory Internal yang dahulu Cuma mampu dilapangkan hingga 30-an MB, kini setelah semua aplikasi dan juga games yang sebelumnya saya gunakan terinstalasi, sisa memory internal yang saya dapatkan jauh lebih lapang. Sekitar 80-an MB.

Ternyata ada bagusnya juga melakukan aktifitas Hard Reset atau Factory Reset pasca aktifitas Root/Rooting.

Hard Reset Ponsel Anda

35

Category : tentang TeKnoLoGi

Bukan hanya sekali dua saya didatangi teman untuk dimintai tolong perihal trouble atau kesulitan yang dialami ponselnya, entah karena tidak dapat mengakses satu dua fungsi (pesan, kontak, aplikasi) dengan baik atau memang keseringan hang saat pemakaian. Berhubung saya telah berjanji pada tulisan sebelumnya bakalan berbagi pengalaman dalam menggunakan ponsel/pda ya ga’ada salahnya saya paparkan solusinya disini.

Dalam teknologi ponsel untuk dapat mengatasi kesulitan seperti itu ada beberapa hal yang patut dicurigai sebagai penyebabnya. Entah itu kerusakan aplikasi lantaran keseringan install aplikasi ga berguna trus dihapus, kerusakan sistem operasi akibat kesalahan pemakaian atau kerusakan hardware akibat kebentur, kecemplung air dsb.

Kalo gak mau repot menganalisa dan sudah pasrah dengan kehilangan data yang ada didalamnya yang penting ponsel bisa dipakai kembali, satu-satunya cara yang dapat dilakukan adalah Hard Reset. Perilaku ini berpotensi mengembalikan kondisi ponsel ke setting pabrikan, seperti saat awal pembelian baru. Tentu saja memiliki resiko seperti kehilangan data ataupun kontak yang tersimpan pada ponsel. Beda jeroan tentu saja berbeda cara melakukan Hard Reset-nya.

Untuk ponsel yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile Smartphone seperti halnya tipe O2 Xphone iim tanpa layar sentuh, untuk dapat melakukan Hard Reset diperlukan tiga jari untuk menekan tombol Power yang berada di sisi atas ponsel dan dua tombol softkey kanan dan kiri secara simultan.

Untuk pda yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile Pocket PC seperti halnya tipe O2 Atom atau O2 XDA II berlayar sentuh, untuk dapat melakukan Hard Reset diperlukan satu jari untuk menekan tombol Power yang berada di sisi atas ponsel dan satu tangan untuk memegang stylus yang digunakan untuk menekan/mencolok tombol Soft Reset pada lubang kecil sisi bawah pda.

hard Reset pp

Untuk ponsel yang menggunakan sistem operasi Symbian, terutama Symbian 60 seperti halnya tipe Nokia 3660, Nokia 6600 dan sejenisnya, untuk dapat melakukan Hard Reset diperlukan 2 jari kiri dan 2 jari kanan. Untuk 2 jari kiri digunakan untuk menekan tombol hijau (call) dan tombol bintang ( * ) sedangkan 2 jari kanan digunakan untuk menekan tombol angka 3 dan tombol power disisi atas ponsel.

Biasanya untuk ponsel/pda yang menggunakan sistem operasi Windows Mobile begitu melakukan hard reset, layar ponsel akan langsung berubah blank dan kembali start dari awal. Khusus yang berlayar sentuh atau menggunakan  sistem operasi Windows Mobile Pocket PC, akan diberikan petunjuk tapping layar dan juga operasional stylus.

Sedangkan untuk ponsel yang menggunakan sistem operasi Symbian, setelah melakukan hard reset layar ponsel akan menampilkan permintaan kode pengaman (defaultnya 12345) dan pengaturan tanggal serta waktu.

Cara-cara diatas cukup manjur dilakukan namun sebisa mungkin seandainya masih bisa membackup isi ponsel (sms, kontak, catatan dll) ya lakukan langkah tersebut terlebih dahulu entah ke dalam bentuk pc ataupun kartu memori. Satu saran tambahan, apabila memungkinkan, pindahkan juga terlebih dahulu data (foto, dokumen, aplikasi) yang berada pada memori internal  ponsel ke memori eksternal (kartu memori) ponsel. Pengalaman saya meski ponsel/pda di-Hard Reset namun aplikasi maupun data yang tersimpan pada kartu memori akan tetap ada seperti sebelumnya.

Semoga sedikit pengetahuan saya diatas dapat bermanfaat. Salam dari PuSat KoTa DenPasar.