2 Hal Mutlak untuk mengOptimalkan perangkat Android

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah punya ponsel Android tapi belum tahu bagaimana cara mengoptimalkan penggunaannya ? jangan malu dulu Gan, ayo kita belajar sama-sama.

Menggunakan ponsel Android sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan cara dan kebiasaan menggunakan perangkat ponsel pintar lainnya seperti BlackBerry, iPhone atau bahkan Symbian dan Windows Mobile. Begitu pula dengan perangkat ponsel lokal yang jualan Jejaring Sosial. Belum terasa asyiknya jika belum terhubung dengan dunia maya. Belum terasa lengkap jika belum Update Status. Ya… hal pertama yang mutlak dimiliki untuk dapat mengoptimalkan perangkat Android adalah Koneksi Data atau Internet.

Tahun 2011 ini selain bisa dikatakan sebagai surga bagi pemburu ponsel pintar seperti yang saya katakan dalam tulisan sebelumnya, juga merupakan surga bagi mereka yang membutuhkan koneksi data Unlimited. Karena berkat persaingan para operator lah yang saling berlomba memberikan harga termurah, paket gratis ini itu, membuat penawaran akan paket Data Unlimited pun bisa semakin terjangkau biaya bulanannya. Saya pribadi menggunakan XL Unlimited yang Cuma 99ribu sebulannya. Itupun setelah lima bulan pemakaian, masih terasa puasnya meski akhir jatuh tempo expirednya sudah mendekati. Minmal koneksi 3G masih bisa saya dapatkan. Maka, meskipun terkadang kita merasa mangkel pada Operator, ada baiknya pula sesekali kita berterima kasih atas persaingan mereka ini.

Ada beragam paket data yang bisa dijadikan alternatif pilihan untuk dapat mengoptimalkan penggunaan perangkat Android setiap bulannya. XL punya Unlimited 99ribu sebulannya dengan kuota 1 GB sedang kelebihannya hanya terjadi penurunan kecepatan saja. Indosat membebankan biaya yang sama untuk kuota 500 MB sebulannya. Telkomsel menawarkan dua paket bulanan, yang 100 ribu untuk kuota 500 MB dan 200 ribu untuk kuota 1,5 GB. Lantas ada Axis yang menawarkan tiga pilihan bulanan yaitu 25 ribu untuk kuota 500 MB, 35 ribu untuk kuota 1 GB dan 150 ribu untuk kuota 5 GB. Waaahhh… Sedangkan Three (3) menawarkan empat paket bulanan yaitu 29 ribu untuk kuota 15 MB, 35 ribu untuk kuota 1 GB, 50 ribu untuk kuota 2 GB dan 99 ribu untuk 5 GB. Waaahhh… lebih murah lagi nih… dan terakhir ada Smart yang menawarkan paket bulanan Unlimited dengan batasan kecepatan dan bukan kuota seperti halnya operator lain. 45 ribu untuk kecepatan 153,6 kbps, 75 ribu untuk kecepatan 512 kbps, 140 ribu untuk kecepatan 3,1 Mbps dan 275 ribu untuk kecepatan 3,1 Mbps ditambah Upload yang hingga 1,8 Mbps.

Beragamnya paket diatas akan sangat bergantung pada lokasi dan juga kekuatan perangkat untuk menangkap sinyal yang ada. Jadi bisa jadi seperti yang saya alami, untuk operator Three (3) dan Axis yang menawarkan banyak kelebihan malah jeblok di beberapa lokasi yang kerap saya sambangi, tapi tidak demikian dengan XL. Itu sebabnya saya memilih untuk tetap setia menggunakan XL. Hehehe…

Memilih untuk memanfaatkan paket data Unlimited sebenarnya saya maksudkan bukan untuk gaya-gayaan loh, tapi lebih mengacu pada kepuasan penggunaan yang tidak lagi dibatasi pada aktifitas tertentu. Jangankan hanya untuk urusan Update Status di jejaring sosial, atau Chatting lintas ponsel, untuk melakukan Push Email dan mengunduh beberapa file penting dari penyedia sharing pun bisa. Begitu juga dengan Video Streaming dan aksi donlot video, pun demikian dengan mendengarkan radio luar secara online. Semuanya mampu dilakukan dengan baik.

Hal kedua yang mutlak dimiliki oleh seorang pengguna Android untuk dapat mengoptimalkan fungsinya adalah… Alamat Email. Kedengaran familiar bukan ? oke… tidak perlu sebuah alamat email Resmi seperti yang diperdebatkan tempo hari terkait lembaga DPR yang masih dengan bangganya menggunakan alamat email dari penyedia Gratisan, kita sebagai pengguna personal, malah tidak menjadi masalah jika menggunakan yang memang Gratisan bukan ?

Namun yang perlu disadari adalah, tidak semua orang awam mengakui bahwa yang bersangkutan memiliki sebuah alamat email, padahal disisi lainnya yang bersangkutan memiliki sebuah akun FaceBook. Gag percaya ? hehehe… jadi saya yakin, untuk bisa memiliki sebuah alamat email tidak perlu mengeluarkan uang hingga lima ribuan kok. Cukup main ke Warnet, mintakan ke operator untuk dibantu dibuatkan sebuah alamat email gratisan (sekitar 5 menitan sudah lebih dari cukup) dengan dibayar penuh sejam penggunaan.

Email sangat mutlak diperlukan untuk sebuah perangkat Android. Namun jika bisa, gunakanlah akun email milik GooGLe. Alasannya sederhana, karena Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh GooGLe. Fungsi utamanya adalah untuk mengakses Android Market sehingga pengguna mampu mengeksplorasi berbagai aplikasi maupun games Gratisan dengan optimal.

Uniknya, keberadaan aplikasi maupun games yang telah diinstalasi nantinya akan melekat pada alamat email tersebut. Seumpama satu saat nanti ada keinginan untuk tidak lagi menggunakan akun email yang tadinya digunakan untuk Android Market, maka seluruh aplikasi dan games yang telah diunduh, akan ikut serta terhapus. Jadi, jangan sampe lupa dengan password email tersebut yah.

Dua Hal Mutlak yang dibutuhkan untuk mengOptimalkan perangkat Android. Koneksi Data dan alamat Email. Tidak sulit bukan ?

16 GooGLe DooDLe’s for 76th Birthday of Roger Hargreaves

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang unik saat saya secara tak sengaja mengakses halaman utama GooGLe pada 9 Mei 2011 beberapa saat sebelum pulang kantor. Apalagi gara-garanya kalo bukan GooGLe DooDLe-nya. Seperti biasa, naluri untuk melakukan Capture tampilan terkini GooGLe DooDLe dengan tujuan untuk kemudian di-Publish dalam sebuah album bertajuk sama di Jejaring Sosial FaceBook, muncul seketika. Entah karena terburu-buru karena jam sudah menunjukkan waktu pulang, bukannya meng-Capture, malahan membuka halaman yang sama melalui Browser bawaan Windows, Internet Explorer. Ada satu keterkejutan melihat halaman utama GooGLe yang ternyata berbeda tampilan dengan halaman yang saya lihat sebelumnya. Ada yang tidak beres disini.

Bukan sekali ini saja GooGLe menyajikan tampilan DooDLe yang berbeda untuk memperingati satu hari spesialnya. Jika ada yang ngeh dengan Hari Helloween beberapa waktu atau saat 122nd Birthday of Charlie Chaplin, GooGLe bahkan memberikan tampilan gambar animasi yang berbeda-beda ketika kita melakukan aktifitas -Refresh atau memperbaharui halaman GooGLe pada browser yang sama. Khusus untuk edisi Charlie Chaplin, GooGLe menyajikan video pendek dari sang maestro yang tentu saja tidak dilakoni oleh tokoh aslinya, menyajikan slide khas GooGLe sepanjang tayangan.

Dalam rangka 76th Birthday of Roger Hargreaves kali ini, GooGLe memberikan spesial 16 tampilan DooDLe yang ditampilkan secara bergantian setiap kali pengguna melakukan pembaharuan halaman (Refresh/F5) pada browser yang sama. Bagi yang belum mengenal atau penasaran dengan siapa Roger Hargreaves, tinggal menekan gambar DooDLe yang ditampilkan dan GooGLe pun akan memberikan banyak link atau tautan menuju informasi terkait Roger Hargreaves, termasuk salah satunya dari Wikipedia.

Charles Roger Hargreaves (9 Mei 1935 – 11 September 1988) adalah seorang penulis dari Inggris dan ilustrator buku anak-anak, terutama seri Mr Men dan Little Miss. Buku-buku cerita  sederhana dan konyol, dipenuhi dengan warna-warna cerah, telah menjadi bagian dari budaya yang populer selama lebih dari 25 tahun, dengan penjualan lebih dari 85 juta di seluruh dunia dan telah diterbitkan dalam 20 bahasa. “

Adapun ke-16 DooDLe yang diperkenalkan GooGLe hari ini meliputi 7 Little Miss DooDLe dan 9 Mr Men DooDLe :

Little Miss ChatterBox, Little Miss Curious, Little Miss Magic, Little Miss Naughty, Little Miss Shy, Little Miss SunShines, Little Miss Tiny, Mr bump, Mr Dizzy, Mr Forgetful, Mr Funny, Mr Happy, Mr Messy, Mr Rush,  Mr Slow dan Mr Tickle.

Bagi yang penasaran dengan tampilan DooDLe-nya, berikut saya sertakan dibawah ini :

Bingung ? Tanyakan saja pada Yahoo Answer

4

Category : tentang KHayaLan

Referensi. Ketika kita mengalami satu masalah baik itu yang menyangkut kehidupan, pekerjaan, pemikiran ataupun hanya sekedar hobby, barangkali yang segera terlintas dalam benak adalah bertanya. Entah pada sahabat, kawan dekat, atau barangkali orang yang dianggap mampu dan menguasai permasalahan dengan harapan dapat memberikan jalan keluar. Namun ketika semua itu buntu dan tak jua mendapatkan solusi yang terbaik ? Tanyakan saja pada Yahoo! Answer.

Yahoo! Answer merupakan sebuah komunitas Tanya Jawab yang diluncurkan Yahoo! Pada 5 Juli 2005 lalu. Wiiih… sudah lama juga ya ? Kabarnya Yahoo! Answer pada awalnya direncanakan untuk menggantikan fitur Ask Yahoo yang ditutup pada Maret 2006. Di dalam komunitas ini, user atau pengguna dapat menanyakan permasalahan yang dihadapi untuk kemudian mendapatkan tanggapan dari pengguna atau User lainnya. Tidak menutup kemungkinan bahwa User atau Pengguna bersangkutan pun dapat menjawab pertanyaan User lain sekiranya merasa mampu untuk itu.

Ada banyak kategori pertanyaan atau jawaban yang dapat dilontarkan. Dari Gaya Hidup, persoalan sosial, isu terkini, keyakinan, olah raga, hiburan, komputer dan teknologi, Gadget dan lainnya. Sayangnya untuk Komunitas di Indonesia ada banyak pertanyaan yang menyangkut Agama dan Keyakinan, yang bagi saya pribadi sesungguhnya ‘tak pantas untuk dilontarkan. Perseteruan antara umat Muslim dan Kristen. Ini tentu menjadi gangguan yang sangat mengecewakan bagi mereka yang memang serius berminat untuk bertanya atau berbagi ilmu serta pengalaman.

Tidak ada Reward khusus yang diberikan apabila kemudian Jawaban yang diberikan dipilih menjadi Jawaban terbaik oleh si Penanya. Hanya berupa Point dan ‘kenaikan tingkat’. Point ini memang benar-benar hanya berupa nilai tambah pada tingkat keaktifan Profil, tanpa bisa ditukarkan dengan diskon produk, pembelian barang ataupun kemudahan lainnya.

Namun yang terpenting adalah Mencari Referensi dari permasalahan yang dihadapi. Dari beberapa pertanyaan yang saya jawab dan lihat, ada juga loh yang kemudian serius bertanya lebih jauh. Ini membuktikan bahwa memang ada orang-orang yang memanfaatkan Yahoo! Answer sebagai tempat alternatif untuk memecahkan masalah. Siapa tahu, ada orang yang jauh lebih paham dengan situasi atau pernah mengalaminya, bisa memberikan saran yang lebih baik.

Setiap pertanyaan yang diajukan, mendapatkan jatah selama 4 hari untuk membuka peluang bagi User atau pengguna lain menjawabnya. Lamanya waktu untuk memberikan jawaban ini dapat diperpanjang atau diperpendek sesuai keinginan si Penanya. Ada baiknya sebelum memutuskan untuk bertanya, lakukan terlebih dahulu pencarian terhadap masalah serupa.

Belakangan yang banyak saya temukan selain soal saling hina Agama itu adalah sulitnya memberikan komentar atau melakukan Update Status melalui aplikasi Opera Mini pada ponsel. Dari sekian banyak jawaban yang masuk ternyata belum jua memecahkan masalah. Entah apakah ini terjadi karena memang ada Bug pada aplikasi Opera Mini atau lainnya. Namun cara yang paling mudah untuk dicoba adalah, mencoba melakukannya melalui Browser bawaan atau menggunakan aplikasi lain. MoZat misalnya.

Yahoo! Answer sebenarnya bisa menjadi salah satu referensi apabila bertanya pada Mbah GooGLe belum jua mendapatkan hasil. Yah, kali aja bisa menemukan satu solusi terbaik ketimbang kebingungan. Hehehe…

 

Review Browser Samsung Galaxy ACE S5830

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang belum familiar dengan istilah Browser ? Browser atau yang dikenal dengan istilah Peramban merupakan aplikasi wajib yang berfungsi untuk beraktifitas atau menjelajah dunia maya. Beberapa jenis Browser yang sudah familiar dikenal belakangan ini ada Google Chrome, Mozilla FireFox, Opera, Safari dan tentu saja Internet Explorer.

Beragamnya jenis Browser yang tersedia, kemudian menciptakan fanatisme tertentu di kalangan pengguna lantaran masing-masing Browser diatas memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang dibanggakan atau masih dapat dimaklumi.

Pada ponsel berbasis Android 2.2 Froyo Samsung Galaxy ACE S5830 ini, kabarnya salah satu kekurangan Browser bawaan yang kerap dibicarakan dalam setiap Review baik media cetak maupun dunia maya adalah tidak didukungnya plugins Flash Player sehingga pada beberapa halaman yang menggunakan Flash sebagai salah satu konten, tidak dapat dibuka dengan sempurna. Hal ini kemudian dianggap sebagai salah satu pertimbangan penting untuk ‘tidak disarankan sebagai ponsel yang patut ditunggu berikutnya.

Kabar itu memang benar adanya. Browser bawaan tidak mendukung Flash Player bahkan plugins tersebut tidak dapat ditemukan dalam daftar Android Market.

Namun jangan khawatir. Jikapun memang Flash Player yang menjadikan pertimbangan utama Anda dalam memilih ponsel, silahkan unduh aplikasi Browser Dolphin atau SkyFire yang sudah diakui jauh lebih mumpuni dari Browser bawaan ponsel Android. Yang lebih penting lagi, kedua Browser tambahan ini sudah mendukung Flash Player loh.

Ukuran kedua aplikasi Browser tersebut rata-rata berada di range 1,5 MB. Bahkan untuk Dolphin Browser memiliki tiga varian berbeda, bergantung pada kebutuhan si Pengguna. Versi Lite, normal dan HD. Makin besar tingkatannya, makin besar pula kemampuannya. Yang artinya, makin besar pula kebutuhan memori yang dihabiskan. Positifnya, Dolphin memberikan opsi Pengaturan pada penggunanya untuk memilih, memori mana yang akan digunakan untuk menyimpan Cache dan History yang akan dijalankan. Apakah ditempatkan pada Memori Internal ataukah Eksternal ?

Meski demikian, gag usah terlalu khawatir bahwa dengan Browser bawaan ponsel Samsung Galaxy ACE S5830 ini saja sudah lebih dari cukup kok. Beberapa halaman portal berita seperti Vivanews ataupun Detik bahkan blog www.pandebaik.com pun dapat ditampilkan dengan baik.

Saya katakan demikian, lantaran ponsel ini sudah mendukung fitur MultiTouch yang memungkinkan Pengguna melakukan permbesaran halaman (zoom) hanya dengan mencubit layar layaknya iPhone. Aktifitas ini jelas jauh mempermudah proses akses dari satu halaman web ke halaman lainnya.

Seperti halnya pada NoteBook atau PC, dalam membuka satu link ataupun alamat web, Pengguna diberikan opsi untuk memilih, Browser mana yang akan digunakan sebagai Browser Default selanjutnya. Jika Anda menginginkan sebuah browser yang powerful, arahkan saja pada Dolphin Browser.

Secara tampilan, Dolphin Browser tak jauh beda dengan Browser terkini yang ada pada NoteBook ataupun PC. Terdapat beberapa Tab (halaman baru di jendela yang sama) yang dapat digunakan secara bergantian tanpa menutup halaman lainnya. Tersedia pula opsi Mobile View apabila halaman web yang diakses terlalu rumit untuk ditampilkan. Untuk kecepatan Browsing atau jelajah masing-masing halaman web, tentu saja akan bergantung pada kecepatan koneksi yang digunakan.

Android, Setia Menggoda Nokia

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Tidak dipungkiri bahwa keberadaan sistem operasi Android yang awal tahun lalu masih terlihat disepelekan oleh banyak kalangan, kini terlihat makin meraksasa berkat dukungan sang empunya Google.

Bayangkan saja, dibandingkan dengan sistem operasi lainnya, bisa dikatakan jumlah vendor atau brand yang mengadopsinya dalam setiap rilis ponsel mereka, nyaris sama banyaknya dengan sistem operasi Windows Mobile tiga tahun lalu. Terhitung vendor ataupun brand ternama seperti Google, HTC, Sony Ericsson, Motorola, Samsung, LG, Acer, Garmin, Asus hingga brand dari ponsel China seperti Nexian dan IMO, secara berkala merilis setiap seri Smartphone mereka lengkap dengan beragam rilis Android.

Demikian halnya dengan pengembangan sistem operasinya sendiri. Meskipun tergolong baru, Android terakhir telah merilis secara resmi versi 2.3 GingerBread, yang kabarnya jauh lebih cepat dan lebih baik (bukan mendompleng jargon capres kita loh) dibandingkan versi sebelumnya. Demikian pula dengan keberadaan fungsi Routernya, yang mampu membagi koneksi Android dengan perangkat gadget lainnya.

Tumbuh kembangnya Android disepanjang tahun 2010, kabarnya membuat gerah sang raja ponsel tanah air, Nokia, yang harus rela membagi sekian persen kue konsumen untuk si robot hijau. Meski demikian, tampaknya Nokiapun masih berusaha merebutnya kembali dengan merilis (tepatnya mengganti nama) sistem operasi terbaru mereka yang lebih banyak mengadopsi input layar sentuh, Symbian ^3. Terhitung ada lima seri terbaru yang mereka keluarkan di penghujung akhir tahun 2010 lalu, di berbagai kelas pasar.

Keberadaan Android di tahun 2011 ini, saya yakin bakalan menjadi ancaman pula bagi sistem operasi lainnya dan juga brand ternama yang masih setia mengadopsi sistem operasi miliknya sendiri seperti Nokia dengan Symbian dan MeeGo-nya, BlackBerry dan juga iPhone. Apalagi kabarnya di tahun ini, Android bakalan secara berkala melakukan upgrade rilis sistem operasi dalam waktu enam bulan sekali. Terhitung sudah ada beberapa bakal penamaan untuk rilis versi sistem operasi Android berikutnya. HoneyComb, Ice Cream dan Jelly Bean.

Jika Nokia, BlackBerry ataupun Iphone tak mau tersandung oleh Android, sudah saatnya mereka berbenah untuk menjadi lebih baik lagi.

Kita tunggu saja.

Tahun Baru, Ponsel Baru

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Pertama, saya PanDe selaku pemilik blog www.pandebaik.com kembali mengucapkan Selamat Tahun Baru untuk rekan-rekan semua yang telah berkenan mengunjungi halaman ini. Tahun Baru bisa jadi menjadi momen terindah bagi setiap orang, momen untuk menandai tujuan atau resolusi baru yang ingin dicapai atas apa yang gag tergapai pada tahun lalu, atau bahkan momen untuk berganti ponsel. Hehehe…

Tahun Baru 2011 ini, tampaknya beberapa Vendor ternama diluar brand umum yang sudah menguasai pasar Indonesia, mulai melirik konsumen lokal untuk sekedar meramaikan atau bahkan ikut serta menikmati bagian kecil kue yang makin membesar saja tiap tahunnya.

Tengok saja Dell yang merilis tablet Streaknya. Dengan layar yang 5” yang lega untuk sebuah perangkat ponsel namun masih nanggung untuk menggantikan netbook, agaknya patut diapresiasikan sebagai alternatif mengingat ukurannya yang masih muat untuk masuk kantong. Bandingkan dengan iPad. Demikian pula dengan memori internalnya yang sudah mencapai angka 16 GB, satu standar baku sebuah ponsel pintar.

Tak ketinggalan Acer yang tempo hari sudah merilis Liquid E dan Streamnya, kini bersiap meluncurkan seri beTouch, lengkap dengan Android 2.2 Froyo. Demikian halnya dengan Garmin yang dikenal dengan perangkat GPS-nya, berkolaborasi dengan Asus serta Android meluncurkan Nufivone.  Jangan lupakan pula raksasa mesin pencari Google yang belakangan merilis Nexus S dengan sistem operasi  terbaru (lagi-lagi) Andoid 2.3 GingerBread sekaligus menasbihkannya sebagai ponsel pertama yang mengadopsi rilis 2.3 tersebut.

Sementara itu beberapa brand yang sudah mapan di tanah air, masih berusaha untuk eksis di pangsa pasarnya masing-masing, sekaligus untuk bersiap menghadapi gempuran panasnya Android serta iPhone dan juga makin murahnya ponsel China. Mungkin itu sebabnya baik Nokia, Sony Ericsson, LG dan Samsung lebih fokus merilis ponsel layar sentuh ketimbang ponsel berkeypad atau menurunkan harga jual ke titik 1 juta, agar konsumen berkenan meninggalkan loyalitasnya pada ponsel China.

Pun demikian dengan Ponsel China. Meskipun rata-rata dari segi harga makin turun ke angka 500ribuan, baik dari fitur dan inovasi masih tetap sama. Bahkan beberapa diantaranya sudah mulai mencoba merambah pasar smartphone dan tablet.

Tahun Baru hampir selalu identik dengan penggantian Ponsel Baru. Jikapun memang ada budget dan juga pilihan yang beragam, mengapa tidak ?

Mengoleksi GooGLe DooDLe

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Google Inc. menurut Wikipedia merupakan sebuah perusahaan publik Amerika Serikat, yang berperan dalam pencarian Internet dan iklan online, dimana  melalui berbagai jenis pengembangan produk baru, pengambil alihan dan mitra, perusahaan ini telah memperluas bisnis pencarian dan iklan awalnya hingga ke area lainnya, termasuk email berbasis web, pemetaan online, produktivitas perusahaan, dan bertukar video.

Meski Google sudah dikenal dunia sejak tahun 1998, saya pribadi baru mulai mengenal Google sekitar pertengahan tahun 2004 lewat akun emailnya, setelah mulai merasa bosan dengan akun email milik telkom.net yang tidak mampu membendung puluhan spam yang masuk. Demikian pula dengan halaman fitur pencariannya yang simpel tanpa banyak iklan dan juga foto, yang kerap memberatkan koneksi seperti halnya Yahoo. Tak lupa pemetaan onlinenya mulai saya gunakan ketika melihat situasi PusPem Badung sebelum pematangan lahan dilakukan.

Apabila rajin menyimak Google dari hari ke hari, pada satu saat waktu pengunjung akan disuguhi satu kebiasaan unik para pengembangnya yaitu menyajikan desain logo Google yang disesuaikan dengan tema tertentu. Desain logo Google yang terkadang nyeleneh ini dikenal dengan istilah Google Doodle.

Sebenarnya saya pribadi kerap tergelitik dengan Google Doodle sejak pertama mengetahuinya, namun keinginan untuk mengoleksi tampilannya baru ada sejak perhelatan Piala Dunia 2010 beberapa waktu lalu. Saat itu Google menyajikan gambar lapangan bola yang didesain sedemikian rupa membentuk tulisan Google dihiasi dua bendera finalis yang akan berlaga memperebutkan puncak kejayaan. Padahal saya masih ingat saat Google pernah pula menyajikan permainan Pacman beberapa bulan lalu dalam desain logo di halaman pencariannya. Demikian pula saat tahun baru dan Natal digelar.

Sejauh ini baru beberapa saja yang berhasil saya koleksi dan publikasikan, edisi Final Piala Dunia 2010, edisi Kemerdekaan RI, badai katrina, 25 tahun BuckyBall, Labor Day, 9/11, dan ulang tahun GooGLe yang ke 12. Ditambah fitur Google BackGround yang mengadopsi tampilan mesin pencari Bing milik Microsoft.

Mengoleksi Google Doodle barangkali tidak asyik dirasakan jika saja FaceBook belum begitu kental dikenal banyak orang. Ide berbagi Google Doodle di halaman jejaring sosial pertemanan ini, sebenarnya hanya sekedar iseng dari sebuah rutinitas mampir di halaman Google sebelum berlanjut ke halaman lain, tapi ya lumayan membuat penasaran teman juga. Hihihi…

GooGLe adopsi BackGround Image Microsoft Bing

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Ngomong-ngomong, pernah dengar Microsoft Bing gak ?

Menurut Wikipedia, Microsoft Bing  itu merupakan sebuah mesin pencari (search engine) website yang bernaung di bawah bendera Microsoft. Bing adalah bentuk reinkarnasi yang dilakukan Microsoft terhadap ketiga mesin pencari produksinya terdahulu, yakni Live Search, Windows Live Search, dan MSN Search. Produk mesin pencari yang baru ini secara resmi dilucurkan pada tanggal 3 Juni 2009 menggantikan mesin pencari sebelumnya, yaitu Live Search. Bing diciptakan dengan menggunakan suatu teknologi, yakni teknologi PowerSet. Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk memperoleh hasil pencarian yang lebih akurat.

Saya pribadi mengenal Bing kurang lebih kuartal ketiga tahun 2009 dari sebuah tabloid lokal dan sempat mencobanya beberapa kali. Satu hal yang kemudian menjadi ciri khas Bing adalah adanya fitur Interface Features. Fitur Interface ini menampilkan gambar background yang akan terus mengalami perubahan setiap harinya. Gambar yang ditampilkan ini merupakan gambar yang unik dari seluruh dunia. Gambar background yang ditampilkan ini juga dilengkapi dengan informasi berkenaan dengan gambar tersebut. Gambar background pada mesin pencari ini bersifat fleksibel, artinya dapat diaktifkan dan dinon-aktifkan.

Ide Interface Features inilah yang kemudian diadopsi oleh GooGLe sebuah mesin pencari (search engine) website yang sudah familiar dikenal orang selain Yahoo. Saya pribadi mengetahui kabar ini kurang lebih awal tahun 2010 lalu, kalau tidak salah dari KoRan FesBuk yang rajin memberikan informasi terkini secara berkala lewat jejaring sosial pertemanan FaceBook.

Untuk dapat mengaktifkan fitur ‘Background Image’ pada mesin pencari GooGLe, diperlukan satu syarat mutlak yaitu akun email GooGLe.

* *

Caranya, Login terlebih dahulu dengan akun email tersebut, kemudian akses alamat mesin pencari milik GooGLe dan arahkan pointer mouse ke bagian kiri bawah halaman. Disitu akan muncul tulisan ‘change background image’. Adapun image/gambar/foto yang dapat digunakan adalah yang disediakan secara default, dari pc atau laptop hingga akun album Picasa yang dimiliki. Agar image/gambar/foto dapat ditampilkan dengan baik pada halaman GooGLe, disarankan agar memenuhi syarat resolusi minimal 800×600 pixel.

Salah satu daya tarik GooGLe dibandingkan mesin pencari Yahoo adalah ketiadaan iklan ataupun puluhan images yang kadang tidak dapat ditampilkan dengan baik ketika koneksi menurun. Sayangnya kesederhanaan tampilan yang disajikan GooGLe kadang menimbulkan rasa bosan walaupun logo GooGLe kerap berganti-ganti sesuai tema atau event yang berlaku saat itu. Dengan adanya fitur ‘BackGround Image’ ini diharapkan masing-masing pengguna (dibedakan menurut akun email) dapat menikmati halaman GooGLe secara lebih personal dan menarik.

Mau mencobanya ?