Bike to Work

3

Category : tentang KHayaLan

Ngebaca postingnya Bli Yanuar perihal berwisata sepeda ke Luwus dari start awal di daerah Dalung, dimana atas ajakan satu komunitas B2W Chapter Bali, kumpulan para pekerja yang menggunakan sepeda kekantor dengan sedikit idealisme bahwa bersepeda kekantor disamping untuk kesehatan, dengan bersepeda mereka ikut mendukung adanya kampanye global warning dengan menggurangi jumlah emisi kendaraan bermotor (kutipan dari blog Bli Yanuar), mengingatkan pada masa lalu saat masih Teruna, memilih berangkat kantor dengan sepeda pula. Kisah ini berawal dari tahun 2004, yang saat itu baru aja diterima bergabung menjadi abdi negera ini, dengan aktivitas yang masih sedikit dan jarang turun ke lapangan atau lokasi kegiatan.

Jadi tiada salah kalau pulang balik kantor ya make sepeda Balap, yang tahun belinya sekitar 1990 lalu. Udah 14 tahun umurnya, tapi masih tetap kokoh dan oke dipake.Namun ada alasan yang jauh lebih diterima mengapa saat itu memilih berangkat kantor dengan bersepeda dibanding motor seperti idealisme komunitas diatas. Tak lain ya karena jarak tempuh yang gak nyampe 1 Km, dan jalan yang dilalui lempeng pula. Gak ada belokan. Cuman melewati 6 perempatan jalan yang jaraknya berdekatan. Kalo dilihat lewat Google Earth, buletan atas kanan itu lokasi rumah, buletan kiri bawah itu lokasi kantor. Dekat ya ? J

rumah-goes-to-kantor.jpg

Google Earth : Museum Jalan Nangka ?

Category : tentang TeKnoLoGi

Ngliatin peta dunia 3D ala Google Earth sebenarnya sudah pernah dijajal, namun dulu itu main ke web sitenya langsung. Sempat ngedaftarkan pula lokasi rumah, kantor plus rumah asal Istri. Terlihat dengan sangat baik maksimum ketinggian 500 meter, hanya saja setelah diteliti lebih jauh, ternyata update terakhirnya itu sebelum tahun 2005. dilihat dari keberadaan Puspem Badung yang masih terlihat sawah membentang. Padahal di tahun 2005 kmaren, sawah hijau tersebut sudah diratakan dan dibuatkan jalan akses masuknya.

Kini, berkesempatan nyobain versi program, ternyata apa yang dicatat dahulu itu gak ada lagi, padahal kalo dilihat dari web sitenya masih ada kok. Ini mungkin lantaran data peta yang dipake berbeda antara versi web dengan programnya.Yang unik dan aneh tentu saat mendaftarkan lokasi rumah di Jalan Nangka Selatan, eh ada logo kamera kecil didekat rumah yang ternyata setelah di-klik menunjukkan Museum Bali yang realitanya berada jauh dari rumah. Lha ini kok bisa ada disebelah rumah ? sejak kapan punya tetangga Museum ?

museum-nangka.jpg