Eh ternyata cuma Pindahan Lokasi

Category : tentang TeKnoLoGi

Tadinya tak pikir ni permainan bakalan The End, dan mau gak mau ya musti cari jenis serupa biar ndak bengong saat lowong. Eh nyatanya malah pindah lokasi ke Pasific Bay.

Criminal Case

Permainan satu ini memang bikin adiktif, ketagihan. Bagi yang pernah baca tulisan pertama saya terdahulu, pasti dah paham kemana arah jalan cerita yang satu ini. Yup, Mencari benda yang tersembunyi diantara puluhan lainnya sesuai spesifik permintaan dalam waktu yang terbatas. Defaultnya mengikuti pengaturan bahasa yang digunakan pada perangkat ponsel, tapi kalo mau lebih gampang, set sementara ke Indonesia untuk lebih mudahnya menemukan petunjuk.

Criminal Case Pasific Bay PanDe Baik

Pindahan ke Pasific Bay, kita bakalan berhadapan dengan kasus pembunuhan yang lebih seru. Teorinya sih. Tapi ya, kalo sekedar mengikuti, ya ndak jauh beda kok. Cuma disini kita punya tim yang baru dibanding saat berada di kota lama.
Seandainya pun di kota lama masih ada pe er yang tersisa, masih ada opsi pindahan dengan menggunakan pesawat jet 5 detikan. He…

Berbekal dua piaraan yang didapat di akhir cerita kota sebelumnya, yakin banget banyak membantu proses perburuan utamanya jika Trik dari saya terdahulu bisa diikuti. Yup, mainkan satu akun dengan banyak gadget. Piaraan yang satu bisa nambah 10 energi, dalam penemuannya, piaraan lain bisa nambah extra 200xp. Kesamaannya ya nemu duit kisaran 7000 – 7500 coin untuk beli piaraan lainnya di episode lanjutan.

Bagi kalian yang ingin pamer pada kawan yang masih berkutat di kota lama, Grimborough, bisa menggunakan baju kaos bertuliskan nama kota plus gambar para tokoh yang terlibat, plus piaraan imut si Panda atau anjing cuilik.

Dan setelah menjalani sekitaran 6 kasus, rupanya ada satu fitur baru yang ditawarkan oleh si pengembang permainan. Apakah itu ? Simak di penuturan selanjutnya.

Keranjingan Figjig dan (tentu saja) Sudoku

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah menghapus satu akun sosial media yang kelihatannya memakan waktu luang cukup banyak, kini saya mulai berpindah kebiasaan pada uji otak dan kecerdasan melalui olah permainan angka yang dulu pernah saya kenal dengan istilah Figjig.

Figjig merupakan satu permainan berpola sama dengan teka teki silang, hanya bedanya menggunakan barisan angka dari dua hingga sepuluhan digit pada kotak kotak kosong yang telah disediakan. Tak ada pertanyaan, hanya duga menduga, kira-kira dari data yang ada, barisan angka mana yang cocok diletakkan berdekatan dengan petunjuk angka awal. Susah ?

Mungkin.
Tapi kalo sudah menemukan pola atau cara mainnya, saya yakin bagi kalian yang terbiasa bergelut dengan angka, bakalan mengasyikkan bahkan menghabiskan sebagian besar waktu luang yang dimiliki.

Tidak ada aturan khusus sebagaimana permainan Sudoku. Yang penting semua data barisan angka yang ada bisa masuk dan memenuhi kotak kosong tanpa ada kesalahan penempatan.

Figjig PanDe Baik 1

Permainan Figjig ini pertama kali saya temukan di media cetak Intisari yang dipegang saat usia masa sekolah SMP jelang SMA. Hanya lantaran tidak ada yang mengisi, maka sayapun mencoba mempelajarinya berdasarkan petunjuk kakak yang kelihatannya sudah pernah mencoba sebelumnya. Merasa berhasil menyelesaikannya dalam waktu singkat, satu persatu Intisari edisi sebelumnya dikorek dengan harapan masih ada lembar Figjig yang masih kosong. Lembar ini berada di halaman paling belakang, tepatnya sebelum Teka Teki Silang.
Bisa ditebak, saya pun menantikan kehadiran Figjig di Intisari edisi berikutnya, hingga menghilang saat Sudoku mulai dikenal.

Berupaya mencari keberadaan Figjig di Play Store tampaknya tak satupun istilah ini dikenali. Baru mencoba menggunakan kata kunci ‘fill number‘, ketemulah yang saya inginkan. Lumayan…

Dan lantaran bersua Figjig dengan puluhan seri yang menanti waktu untuk dipecahkan, terbersit pula keinginan menemukan permainan serupa yang sudah lama saya tinggalkan, dengan puluhan seri dalam berbagai tingkat kesulitan. Sudoku.

Ah, untuk permainan yang satu ini, saya yakin kalian sudah paham bukan ?

Intermezo 1 Agustus 2015

Category : tentang DiRi SenDiri

…lama juga ya saya gak nulis nulis lagi pasca seri terakhir kemarin…

Memang menjaga konsistensi itu yang paling sulit ternyata. Dan sayapun menjadi salah satu dari sekian banyak blogger yang mengalaminya.

Ada banyak hal yang siap menjadi kambing hitam akan malasnya saya menulis dua minggu terakhir. Diantaranya kecanduan dua games mobile yang kelihatannya sudah mulai tampak alurnya. Criminal Case yang tempo hari diceritakan itu, dan Plants vs Zombie 2 dengan sekian banyak dunia yang ditawarkannya. Untuk yang terakhir makin menjadi lantaran hanya tersisa dua dunia yang belum terselesaikan.

Selain itu keranjingan kedua akan upaya mengunduh film dengan cara ilegal, makin sering dilakukan. Selain memanfaatkan wifi kantor yang berkecepatan tinggi itu, dirumah pun tak pelak ikutan dengan menggunakan wifi milik Telkom yang memiliki kuota unlimited.
Maka, lengkap sudah. Pengunduhan pun tak hanya dilakukan lewat layar pc milik kantor, tapi juga perangkat ponsel secara bergantian. Ini lantas menjadi pertimbangan untuk membeli sebuah hardisk eksternal berkapasitas 2 TB guna menyimpan semua hasil pembajakan dunia maya termasuk eBook dan file musik tempo dulu.

Selebihnya hanyalah kesibukan tambahan yang secara rutin dan perlahan dilakukan demi membersihkan isi kamar dan meja kerja kantor, disela kesibukan rutin yang dilakukan. Berusaha merefresh kembali suasana hidup agar sedikit lebih berwarna.

Meski perubahan diatas tak signifikan dibanding kesempatan luang untuk menulis, tapi demikianlah adanya. Entah kenapa ya. Hehehe…

Criminal Case, temukan petunjuk pelaku kejahatan

Category : tentang TeKnoLoGi

Kemungkinan pertama adalah mencurigai orang terdekat atau yang kedua, mencurigai orang yang tak mungkin dicurigai

Kalimat itu selalu terngiang saat membaca atau menemukan sebuah kisah kasus pembunuhan yang kalau tidak salah saya dengar dari salah satu petinggi kepolisian atau bisa jadi saat membolak balik komik manga jepang Kindaichi atau Conan. Ah, saya terlalu banyak mengkhayal rupanya.

Tapi eh benar loh, karena dari 20-an kasus yang saya temui dan tangani selama ini, para tersangka yang terbukti melakukan kejahatan dengan mengumpulkan lima petunjuk per kasusnya, memang mengarah pada orang terdekat atau orang yang kelihatannya tidak bersalah.

Setidaknya begitu alur cerita Criminal Case, permainan mobile yang saya mainkan lewat layar ponsel sejak mulai merasa bosan dengan Paradise Island atau Plants vs Zombie 2. Tersedia dalam dua platform baik iOS maupun Android. He… jadi jangan ditanggapi serius yah.

Criminal Case Pande Baik 1

Criminal Case itu singkatnya sebuah permainan apa yah kalo disebut kategorinya ? puzzle mungkin, yang pola permainannya adalah menemukan petunjuk serta kumpulan benda yang disebutkan dalam sebuah list, dari 7, 9, 12 hingga 60an pieces setiap stage nya, yang dibayar dengan sejumlah kecil uang dan progress bersatuan xp. Uang yang dikumpulkan dapat digunakan untuk membeli karakter tokoh yang dimainkan, ekspresi wajah, fashion hingga asesorisnya. Jadi pemain bisa berkhayal sedikit mau jadi seganteng apa atau secantik siapa. Sedang progress akan menaikkan level satu tingkat secara periodik untuk mendapatkan bonus tenaga atau poin, sebagai syarat memainkan stage dalam setiap kasusnya. Sudah begitu ada progress dalam bentuk bintang yang hadir maksimal 5 buah di setiap lokasi kejadian, untuk membuka dan mencari lebih jauh petunjuk yang ditemukan. Kurang lebihnya begitu.

Dalam satu kali permainan, tersedia sebanyak 110 energi atau poin yang bisa digunakan, dengan rincian 20 poin energi di setiap kali stage dimainkan. Sehingga setiap kali permainan dimulai, pemain hanya bisa menggunakannya untuk lima kali stage saja dan menyisakan 10 poin tanpa mampu dilanjutkan kembali. Poin akan bertambah saat petunjuk berhasil ditindaklanjuti.

Oke, gambaran awamnya begitu.

Criminal Case Pande Baik 3

Namun setelah sekian kali memainkan Criminal Case di perangkat iPhone 4 cdma yang kini beralih fungsi menjadi iPod, ada beberapa tips yang bisa dibagi untuk kalian kalopun berminat ikut memainkannya kali ini.

Satu, buatlah akun kedua masing-masing sosial media untuk diinputkan dalam permainan semacam ini agar tak mengganggu timeline kalian dimata kawan sejawat. Karena update tindakan selalu dipostingkan di halaman profile kita setiap kali dimainkan. Akan mengganggu kalo timeline kawan sejawat dipenuhi notifikasi tampilan game yang kita mainkan. Saya sendiri membuat akun Made Dwi, nama sederhana dan mudah diingat, khusus untuk memainkan games sejenis. Jadi kalo menemukannya di jejaring FaceBook dan Twitter, jangan pangling liat foto profilnya yah. Kalo kalian pemain juga, silahkan di add. Hehehe…

Dua, bertemanlah dengan pengguna permainan yang sama. Peran mereka nanti akan sangat berguna dalam menambah bonus yang didapat, baik berupa tambahan 1-2 energi yang dapat dimanfaatkan saat kepepet, atau kartu remi yang dapat ditukar dengan bonus lainnya. Fungsi teman dalam permainan juga bisa mempercepat akses ke kasus berikutnya tanpa harus menunggu waktu tiga hari kedepan setiap kali menyelesaikan satu kasus.

Tiga, gunakan dua atau tiga lebih perangkat jika mampu untuk menambah kesempatan bermain, mengingat terbatasnya kemampuan permainan setiap kali dimainkan. Maksimum 5 kali saja dalam kasus normal. Masih ingat tulisan sebelumnya yang kebanyakan gadget itu ? saya menginstalasi games yang sama di empat perangkat Android lainnya setelah tahu games Criminal Case telah tersedia di Google Play Store. Jika sudah, masukkan akun sosial media yang sama dalam setiap perangkat, sehingga dalam sekali waktu bermain, ada penambahan 5 kali kesempatan sesuai jumlah perangkat yang diinstalasi. Memang ribet, tapi nikmati saja. Mosok kalah dengan berita hoax cewek china yang memainkan 50 akun permainan Clash of Clan itu ?

Empat, perhatikan sisa energi atau poin yang ada dalam setiap permainan. Jika tersisa sekitar 10 poin, bisa memanfaatkan bonus harian yang diberikan setiap kali memulai permainan, dengan wujud minuman botol 50 poin energi. Artinya ada tiga kali tambahan kesempatan bermain nantinya. Sedangkan jika sisa energi mepet mepet kuota persyaratan minimal memainkan games, bisa melirik notifikasi bonus dari daftar teman yang ada. Syukur-syukur ada beberapa poin tambahan yang dikirim oleh beberapa kawan yang dimiliki.

Lima, banyaknya petunjuk yang ditemukan juga bisa menjadi alternatif tambahan poin energi, kisaran 1-8 untuk permainan biasa (tersedia 9 poin dalam kondisi penuh), dan 1-18 poin untuk permainan tambahan (Elite Mode). Semakin banyak poin yang didapat, bonus progress xp dan uang juga makin banyak didapat.

Enam, fokus dan mainkan Criminal Case saat Happy Hours yang menawarkan bonus bonus tertentu, 2 kali xp, full hints, 2 kali bonus bintang atau 2 kali uang. Lamanya Happy Hours biasanya berlangsung selama 1-3 jam lamanya. Penambahan jumlah gadget akan sangat menguntungkan ketika Happy Hours diberikan.

Tujuh, secara default permainan berjalan sesuai settingan bahasa yang digunakan perangkat. Mengingat ponsel yang saya pergunakan menggunakan English pada pengaturannya, nama-nama benda dan juga alur kisahnya tentu disampaikan dalam bahasa Inggris juga. Bagus untuk belajar sebenarnya, juga belajar mengingat. Namun seandainya persoalan English menjadi hambatan besar, nama benda disa ditranslate ke Indonesia dengan mengubah menu Pengaturan Ponsel. Bisa jadi lebih memudahkan, bisa juga jadi membingungkan lantaran kata translatenya agak aneh. Misalkan Hangman (boneka yang digantung pada leher), diartikan sebagai Algojo. Jadi bingung nyari wajah Algojo yang seram namun diarahkan ke wajah boneka culun itu.

Criminal Case Pande Baik 2

Delapan, ingatan manusia biasanya agak terbatas jika digunakan secara berkala. Maka selesaikanlah lima bintang yang ada dalam setiap lokasi kejadian, karena nama benda yang dicari cenderung berulang, sehingga tidak membingungkan saat mencoba peruntungan di setiap stagenya.

Sembilan, poin energi akan bertambah 1 poin untuk tiap menit yang dilalui. Rasanya begitu. Jadi interval permainan yang bisa dilakukan baiknya sih setiap dua jam sekali agar tidak mengganggu waktu kerja, tidur maupun bercengkrama dengan keluarga. Waktu tersebut untuk memenuhi kembali kuota maksimal energi sebanyak 110 poin.

Sepuluh, terkait penggunaan banyak perangkat untuk memainkan satu akun sosial media, dibutuhkan restart ulang permainan apabila saat berhasil melakukan login, jumlah akhir progress yang didapat pada perangkat sebelumnya tidak sesuai. Cek pada progress xp atau jumlah bintang yang didapat. Agar permainan yang dilakukan tidak mubazir lagi kemajuannya.

Oke deh, ini posting terakhir saya minggu ini rasanya. Selamat menjalankan liburan panjang, Selamat merayakan Galungan bersama Keluarga dan selamat Mudik Lebaran juga bagi kalian semeton Muslim.

Bye Bye Game Insight

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Sedari awal perkenalan saya dengan ponsel Android, games yang satu ini sebetulnya tetap masuk dalam daftar yang wajib dimainkan walau tempo hari sempat jengkel dengan semua syarat yang diajukan untuk pengembangannya. Tapi setelah dilakoni dengan sabar dan tekun akhirnya satu persatu level sulitpun dengan mudah dilalui. Tanpa Cheat ataupun mod-mod-an itu. Yup, Paradise Island.

Paradise1

Tipikal Gamesnya sebetulnya sederhana. Gak seperti Clash of Clans yang musti bertarung dulu dan melengkapi diri dengan tameng dan senjata, Paradise Island lebih mirip dengan belajar Investasi namun dengan banyak kemudahan didalamnya. Ada banyak tawaran menarik selama bermain, baik gedung yang bernilai tinggi dengan diskon pembelian, maupun fitur kemampuan menaikkan pajak serta penghasilan dan menurunkan biaya pemeliharaan. Semua itu legal dalam permainan Paradise Island. Sayangnya ada banyak celah bermain didalamnya dimana semua Gedung ternyata tidak membutuhkan akses jalan disekelilingnya, maka itu tanah yang mahal bisa dimanfaatkan betul untuk bangunannya dan mengabaikan ruang hijau juga infrastrukturnya. Buik…

Ada 3 perangkat yang saya gunakan untuk memahami triknya bermain. Samsung Galaxy Tab 7+ yang dulu saya gunakan dan kini sudah dihibahkan pada putri saya itu, Samsung Galaxy Note 3 yang bentar lagi mau dieksekusi dan iPhone 4 CDMA sebagai leader dari semuanya itu, dengan kemajuan yang cukup pesat disana. Bahkan opsi untuk menambahkan penduduk kalo tidak salah sudah mentok hingga batas maksimal. Jadi ya sudahlah…

Dibandingkan Paradise Island yang sudah tergolong cukup mudah bagi saya, tidak demikian halnya dengan Airport City, games berkonsep sama dari developer yang sama pula. Disini untuk menambah pundi pundi uang kertas tidak semudah menambah uang koin. Dan sialnya, untuk bisa mewujudkan banyak impian memerlukan uang kertas dalam jumlah yang banyak. Jika tidak ya karir pemilik Airport ya bakalan tetep segitu gitu aja. Maka Cheat-pun dicoba dengan menginstalasi permainan serupa namun memiliki kemampuan Mod Money dan lainnya.

Airport1

Namun kemampuan Cheat Mod Money dll tidak dengan cara disediakannya sejumlah besar uang siap pakai, namun semua dimulai dari angka Nol. Lalu akan bertambah seiring semakin banyak uang koin maupun kertas juga minyak yang digunakan. Jadi gag bakalan ada kemungkinan habis tergunakan seiring makin banyaknya hal yang bisa dibeli. Aneh tapi ya asyik juga untuk dijalani.

Dengan mudahnya tantangan dalam permainan maka bisa ditebak, semua alur jadi terasa membosankan. Tidak ada trik yang bisa dibagi, dan tidak ada tips yang bisa disharing. Eh sama aja ya ?

Maka itu, ketika semua level sudah ditangani tuntas, maka kisahnyapun berjalan sama dengan Paradise tadi. Stagnan tanpa kemajuan yang berarti. Jadi ya gag salah kalo keduanya kemudian saya hapus kembali dari perangkat. Lha mau bilang apa lagi coba ?

Merampingkan isi Android

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan posting sebelumnya soal Merampingkan Jejak Penggunaan Android, kini giliran sharing Merampingkan isi Android-nya dilihat dari aplikasi apa saja yang saat ini masih tetap digunakan. Yuk diintip…

Dari Kategori Messenger dan Chat, SmS tetap nomor satu, trus ada Whatsapp dan BBM. Akhirnya pake BBM gara-gara staf sekantor gag ada yang mau pake Whatsapp, bikin lelet ponsel kata mereka. Kalo gag gitu, Whatsapp masih jadi satu-satunya pilihan buat Messenger-an. Jadi ya sudahlah…

Kategori Sosial Media ada FaceBook, Twitter dan Instagram. Khusus Twitter dihandel pake aplikasi Hootsuite. Hanya itu. Akun Linkedin atau YouTube sih punya, tapi gag penting banget apalagi sampe install aplikasinya.

Android Ramping

Kategori Belanja Online ada Lazada dan OLX. Yang satu kalo lagi pengen nyari barang Unik dan baru, lainnya buat nyari barang second. Didukung dengan Aplikasi Mandiri Online untuk transaksi keuangan. Belakangan lagi nyobain Buccheri buat nyariin sepatu ukuran 47. Semoga dapet…

Kategori produktifitas sekaligus blogging ada Gmail dan browser, ditambah Reduce Photo. Nanti selengkapnya saya bahas juga. Trus ada S Note dan EverNote bawaan paket Samsung Galaxy Note 3, buat mencatat Notulen Rapat, dan bikin draft blog tadi. Plus SmartMP3 Recorder untuk merekam pembicaraan penting.

Kategori baca berita, bisa main pake Flipboard untuk halaman media mainstream dan eBook Droid untuk yang sudah berformat pdf dan sejenisnya. Yang terakhir tadi lebih banyak digunakan untuk baca majalah, dari detik, Android hingga Playboy dan Penthouse *eh

Kategori Hiburan ada MX Player untuk menonton video satu persatu, dengan dukungan text tentu saja. Sedang TubeMate ya untuk mengunduh videonya dari halaman YouTube.

dan terakhir Kategori Games hanya ada Onet classic dan Hungry Shark. Paradise Island dan Airport City sepertinya sudah gag hobby lagi dimainin gara-gara sudah stagnan, gag ada kemajuan lagi. Sempat nyobain 2048, dan semua games Hits lainnya. Tapi dasarnya emang Gag terlalu hobby buat main games, hanya untuk membunuh waktu menunggu saja sebenarnya.

Ohya, kalo merasa aneh dengan tampilan screenshot diatas, saya kebetulan menggunakan Apex Launcher untuk mendapatkan 3 hal. Tema yang beragam, jumlah grid yang lebih banyak, dan fitur Lock Desktop untuk mencegah terhapusnya icon aplikasi dan games akibat anak-anak. Untuk widget, gag ada nambah nambahin lagi, sedang Homescreen Wallpaper pake yang Grass, tampilan rumput dengan background alam yang sesuai dengan waktu setempat. Kalo lagi pagi ya benderang, kalo malam ya banyak bintangnya :p

2048

Category : tentang TeKnoLoGi

Hu Hu Hu… Rasanya belum lengkap seharian itu kalau belum sempat main 2048… setidaknya begitu rutinitas selama sebulan terakhir… dijamin bakalan sesempatnya untuk dapetin highscore yang ternyata masih jauh dari harapan…

Sekedar Baca dari Wikipedia, infonya sih 2048 itu sebuah games sederhana yang dibuat oleh seorang pengembang games berusia 19 tahun asal Italia sana, per bulan Maret 2014 lalu. Hmmm… Gamesnya baru baru gres berarti…

Pola permainannya hanya melakukan geser layar atas angka yang muncul satu persatu baik ke arah atas atau bawah dan kiri atau kanan, dengan tujuan menyatukan angka yang sama menjadi kelipatannya. Kalopun gag ada yang sama yang digeser kemanapun oke…

2048 PanDe Baik

Tapi rupanya ada strateginya juga loh. Jadi pemain minimal bisa tau juga bahwa angka yang sama tidak hanya muncul di sisi paling luar, tapi bisa jadi di area dalam saat layar digeser-geser… kalo gag dimainkan langsung, saya mungkin agak kesulitan menggambarkannya.

Sebulan terakhir, skor tertinggi saya berada pada poin 7000 pas. Itu setelah mendapatkan angka kelipatan hingga 512 saja. Padahal infonya tujuan akhir dari permainan ini adalah mencapai poin 2048 dengan mengandalkan pergeseran angka di grid 4×4 saja. Sulit kalo gag bisa menikmati permainannya.

Lewat Wikipedia pun akhirnya tahu bahwa skor 7000 itu memang berada pada rentang angka 512 hingga 1024 sehingga untuk bisa mencapai angka 2048 sesungguhnya membutuhkan skor minimal sekitar 18.000an… maka wajar jika salah satu screenshot yang ditampilkan di halaman tersebut muat skor 20212 pada saat pemain berhasil mencapai angka tertinggi. Mih…

Praktis ketika mulai ketagihan main 2048, salah satu games terFavorit terdahulu harus terpinggirkan mengingat model permainannya mirip… Angka dan Otak. Jadi khawatir kalo keduanya dimainkan bersamaan bisa bisa otak saya jadi encer sementara kerjaannya membeku gag diambil-ambil. He…

Eh iya, games 2048 tersedia di pasar aplikasi Android dan iOS ya… cari yang gratisan aja buat dicobain. Yuk ah…

Teliti, Temukan dan Pecahkan Kasusnya

Category : tentang TeKnoLoGi

Kali ini ceritanya giliran berperan sebagai detektif. Tugasnya tentu memecahkan masalah dari kasus per kasus yang diberikan oleh pimpinan. Namun jangan takut jika kalian merasa kurang yakin dengan kemampuan beranalisis, karena disini untuk bisa menutup cerita cukup hanya dengan mengandalkan mata dan ingatan. Sisanya, tentu kecepatan dan pemahaman bahasa Inggris. *uhuk

Oke, untuk yang terakhir tadi, saya yakin kalian jauh lebih mahir. Tapi serius, games yang saat ini ingin saya share, memang benar amat sangat membutuhkan kamus jika kemampuan English kalian minim, atau minimal beberapa kali musti berkawan dengan mesin pencari Google Translate.

Hidden Objects, kurang lebih begitu inti atau kategori permainan yang akan saya ceritakan. dan benar, selama permainan kita dituntut untuk menemukan benda sebagaimana terlampir dalam daftar, baik yang kelak akan menjadi petunjuk dari kasus yang dihadapkan, atau hanya sekedar penambah poin untuk mendapatkan Bintang, sebagai syarat untuk mengungkap petunjuk yang ditemukan. Pun menginterogasi saksi dan orang-orang yang dicurigai terlibat.

Mystery Crime iOS PanDe Baik 1

Bagi saya, jenis permainan seperti ini jelas merupakan salah satu yang menjadi favorit. Karena selain dibutuhkan pemahaman terhadap bahasa Inggris akan benda yang ingin dicari, pula untuk mengingat tempat benda diletakkan sebelumnya, dan kecapatan untuk menemukan benda sesuai list dimaksud dalam hitungan detik. Tentu faktor kejelian mata dituntut dengan baik untuk mendukung semua itu.

Sayangnya, ada 2 hal yang saya benci dari permainan Mystery Crimes ini. Pertama, ketersediaannya hanya pada perangkat berbasis iOS saja. Dan kedua, selalu membutuhkan Koneksi internet untuk membuka satu persatu lokasi baru dari kasus per kasus yang akan dipecahkan. Sehingga saat mood sedang tinggi untuk bermain, terkadang musti terputus akibat petunjuk yang mengarah pada lokasi baru.

Mystery Crime iOS PanDe Baik 2

Namun begitu, dengan menelusuri dunia Google Play Store menggunakan kata kunci Hidden Object tadi, mendapat banyak alternatif pilihan lain games sejenis yang tak kalah seru. Jadi, lanjut aja Gan, mainnya…

Menata Kembali Pulau Impian

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Sebenarnya bukan tanpa sebab jika saya kembali memainkan Games Paradise Island di salah satu perangkat Gadget yang kebetulan dimiliki, mengingat pencapaian di waktu lalu cukup banyak menghabiskan waktu dan pula daya tahan batere. Namun tidak kali ini, demikian sedikit harapan saya.

Salah satu faktor penyebab kenekatan ini muncul gara-gara terpesona dengan kekuatan batere perangkat iPhone 4 CDMA, apalagi jika disandingkan Samsung Galaxy Ace, ponsel Android pertama yang saya miliki. Tanpa penggunaan data sekalipun, iPhone saya yakin punya ketahanan jauh lebih baik. Bisa jadi lantaran Minus Multitasking-nya itu.

Maka ketimbang eman dengan daya tahan yang biasanya dua kali sehari saya charge penuh, iseng saja sih hunting di Apps Store, games yang dahulu pernah membuat saya jengkel akan persyaratannya yang kelewatan mahal dan sulit. Paradise Island.

Paradise Island PanDe Baik

Tidak membutuhkan waktu lama untuk menggapai level 20-an, mengingat beberapa pengalaman bermain terdahulu mulai diterapkan tanpa perlu ngotot untuk mengoleksi sejumlah gedung dan fasilitas pendukungnya. Hanya perlu mencermati antara pendapatan periodik yang harusnya berbanding lurus dengan penambahan XP, syarat untuk naik ke level berikutnya.

Namun ada satu hal yang penting diketahui jika ingin cepat mendapatkan promosi. Cheat ? Ya enggak lah… ikuti saja alur tambahannya, terutama Bonus tambahan gedung yang diberikan saat hari-hari istimewa seperti Halloween, Thanksgiving, Natal dan lainnya. Bonus ini baru akan muncul setelah pengguna melakukan Update lewat Apps Store secara berkala.

Nah, agar tidak membuang usaha yang sudah dilaksanakan selama perayaan hari terkait, usahakan untuk merampungkan misi hingga hari perayaan terlewati oleh waktu. Lakukan semaksimal mungkin untuk mendapat beberapa bonus gedung yang kadang memberikan pendapatan periodik jauh lebih besar ketimbang gedung yang ditawarkan dalam edisi Reguler. Pendapatan ini akan terasa bermanfaat ketika waktu tidur berlangsung, sehingga pengguna tidak akan merasa menunggu terlalu lama untuk panen berikutnya. Jangan lupakan untuk membangun Bank demi bonus emas yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan mendatang. Kumpulkan saja, dan ambil pula fasilitas yang tak kalah menguntungkan.

Jika dahulu saya begitu ngotot untuk mengumpulkan pendapatan dari masing-masing gedung, maka kini sudah tidak lagi. Masa panen biasanya dilakukan di pagi hari, saat bangun tidur atau siang saat makan disela kerja. Maklum, waktu untuk online atau bermain games kini sudah mulai berkurang seiring numpleknya volume pekerjaan.

Lantaran memiliki pola seperti itu, dalam sekali waktu besaran panen bisa mencapai angka $ 300ribu hingga $ 700ribuan. Tentu saja ini dalam permainan, bukan dunia nyata. Hehehe…

Dan agar tidak membuang-buang uang persediaan, dana panen tersebut biasanya akan secara rajin dialihkan ke Penambahan Resources Tenaga Kontrak dan Daya Listrik, pun untuk melakukan Upgrade pada gedung tertentu. Sehingga saat dibutuhkan nantinya, tidak akan kebingungan lagi melakukan penambahan secara dadakan.

Saat ini level yang saya raih baru mencapai 23, belum sejauh keberhasilan terdahulu. Namun dengan adanya gedung yang secara berkala memberikan nilai XP yang cukup banyak, proses pertambahan naiknya level jadi tidak terasa lama. Jadi ya dinikmati saja.

Ohya, apakah masih ada yang memainkannya hingga kini ?

Berlari dan Berlari, menuju kebebasan dunia Vector

Category : tentang TeKnoLoGi

Satu persatu atap gedung tinggi dilalui. Berlari, memanjat hingga melompatinya meski jauhnya jarak sudah terbentang didepan mata. Semua demi usaha tuk menghindar dari kejaran aparat yang telah siap dengan senjata kejut listriknya.

Vector. Satu permainan bertipe Arcade, yang terinspirasi dari Parkour, sebuah olahraga ekstrem yang belakangan sedang trend, sedikit mengingatkan saya pada Subway Surfer dalam format 2 dimensi, dengan warna hitam mendominasi layaknya Clear Visions.

Tidak ada kontrol khusus yang dapat digunakan agar sang tokoh bisa berlari, sehingga tugas yang diemban selama jalannya permainan adalah melompat, memanjat, perosotan dan lainnya. Beberapa trik tambahan dapat diwujudkan dengan melakukan kombinasi tangan melalui layar sentuh yang berbeda antar level yang dilalui.

Vector Games iOS Android PanDeBaik

Setidaknya dibutuhkan sejumlah cara dan ingatan untuk melewati tantangan demi tantangan agar sang tokoh utama dapat mencapai pintu keluar lebih dulu ketimbang aparat yang mengejar dibelakangnya. Jika tidak ?

Vector informasinya merupakan salah satu permainan yang laris manis diminati oleh pengguna iOS, baik iPhone maupun iPad. Demikian halnya dengan Android yang terpantau telah diunduh 10 juta kali. Tingkat kesulitannya sebenarnya gag terlalu tinggi, meski dengan hanya mengandalkan lompatan biasa tanpa trik tambahan pun bisa, hanya penyelesaiannya barangkali hanya menrebut score yang biasa pula. Namun yang terpenting disini adalah mengikuti alurnya agar tak sampai terkejar oleh musuh.

Untuk setting lokasi lebih banyak melintasi atap gedung, namun tak sedikit pula yang berlari melewati indoor kantor, termasuk di akhir perjalanan dalam setiap levelnya.

Nah, siap untuk berlari ? Yuk unduh dan mainkan Vector di layar gadget kalian.

Tuntaskan Clear Vision, Tyler Smith Tembak Mati 19 orang

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Moncong senapan laras panjang itu secara diam-diam mengikuti gerak gerik sasarannya, yang sedang asyik membaca buku di lantai 1 sebuah apartemen, dan sesuai pesanan, pelatukpun ditarik… DOR ! Sasaran mati dengan kepala bersimbah darah ditembus peluru tajam. dan mediapun mengisahkan satu cerita dari sembilan belas penembakan yang terjadi berturut-turut.

Sebuah email datang dalam akun C-Mail milik Tyler Smith, memohon maaf atas kesalahan informasi yang ia terima. Dan untuk kesempatan kedua, sasaranpun telah ditetapkan. Dengan bayaran $ 3.000 pelatukpun dieksekusi kembali.

Clear Vision, sebuah games atau permainan yang secara tidak sengaja saya unduh di perangkat iPhone 4 CDMA berbasis iOS 6.0 mensyaratkan umur 17 tahun ke atas bagi penggunanya yang serius berkeinginan melanjutkan kisah. dan alurpun berganti begitu cepat, terutama jika kalian paham memainkannya.

Clear Vision PanDeBaik 02

Tidak dibutuhkan banyak latihan untuk dapat mengokang senapan laras panjang yang harus dibeli dari sebuah toko senjata dalam kota. Mencari kepala sasaran, ketahui jaraknya dan perhatikan arah anginnya. Jika sudah, tarik pelatuk dan DOR ! Bayaranpun diterima sesuai pesanan.

Mengikuti alur ceritanya, sesungguhnya membuat saya merinding mengingat dari 19 misi yang dijalankan semuanya berakhir tragis dengan darah yang muncrat terkena tembakan senapan laras panjang. Memposisikan diri sebagai pembunuh sebenarnya tidak hanya sekali ini dimainkan, sebelumnya ada GTA, Wolfenstein dan banyak games bergenre FPS lainnya. Namun, baru satu ini yang membutuhkan ketelitian, kesabaran dan saat peluru ditembakkan, ada rasa galau saat cerita tepat sasaran. Mih…

Dari 19 misi yang didapat lewat surat dan email, hanya satu yang meleset sehingga tingkat keakuratan tembakan mencapai 95 % secara keseluruhan. Misi tersebut dapat diulang apabila target sasaran bukanlah sesuai pesanan. Jadi ya belajar sambil membunuh *uhuk kalopun tepat, syukur… kalopun meleset ya diulangi kembali 🙂

Yang menjadi tantangan selain perhitungan jarak dan arah angin tersebut, ada juga beberapa clue atau petunjuk yang barangkali harus dipahami mengingat sosok karakter yang dimainkan oleh orang per orang dalam Clear Vision hanya garis hitam tebal, tanpa wajah dan ciri lain yang membedakan. Namun bisa ditebak dari perilaku dan gerak gerik yang dilakukan sesuai petunjuk pemesanan.

Clear Vision PanDeBaik 01

Oke, bagi yang penasaran silahkan meluncur ke Apple Store, sedangkan yang gag tertarik… nanti saya coba reviewkan beberapa games lainnya yang sekiranya pula bisa dijadikan pilihan. See ya.

By the way, games yang sama juga tersedia di perangkat Android.