Tips Hemat Beli Aplikasi Android, gunakan Voucher Google Play

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Jumpa lagi Droiders dimanapun kalian berada. Ngomong-ngomong soal pembelian aplikasi, games ataupun fitur didalamnya dengan cara potong pulsa, Ternyata jauh lebih hemat kalo menggunakan Voucher Google Play yah ?
Jujur saya baru tahu…

Selama ini saya meyakini bahwa pemotongan Pulsa dari ponsel jauh lebih praktis ketimbang membeli Voucher, untuk kasus pembelian aplikasi atau games. Kemarin sempat coba pas masih internetan pake kartu XL. Biaya pembelian aplikasi, games atau penawaran didalamnya musti ditambah pajak 10% dan jasa.
Untuk besaran biaya jasa, saya sendiri lupa berapa persen. Tapi pastinya memang ada, bergantung pada masing-masing operator.

Sedangkan untuk kasus pembelian menggunakan Voucher Google Play, harganya sendiri ditambahkan pajak 10% saat pembelian.
Sedang saat digunakan, pemotongan hanya berlaku sebesar nilai yang dibutuhkan, tidak ditambah biaya jasa operator tadi.
Lebih murah kan ya, jatuhnya ?

voucher-google-play-pande-baik-8

Voucher Google Play nya sendiri kalo ndak salah kini tersedia di banyak tempat. Setau saya salah satunya di gerai Indomaret.
Cuma memang ndak semua gerai Indomaret menyediakannya. Kebetulan untuk lingkup Kota Denpasar, Saya nemunya yang di Gatot Subroto Tengah, sedang gerai yang di Kebo Iwa malah ndak tau caranya ?

Nyoba beli Voucher Google Play 300rb, plus pajak 10%, saat digunakan membeli FlightRadar24 sesuai saran @blogdokter terpotong cuma 25K saja.
Gak ada pengurangan pulsa sebagai biaya jasa atau lainnya.

Jadi untuk pembelian yg rutin sepertinya sedikit lebih hemat.
Cuma ya musti beli Voucher nya dulu.

Diantara kalian para Droiders, ada yang punya pengalaman serupa ?
Atau masih betah unduh aplikasi atau games bajakan ?

*Eh

Pokémon Go, sejauh ini

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Seminggu lebih sudah rasanya saya berburu makhluk tak jelas Pokémon Go ini melalui perangkat Android, Hisense PureShot+ dibantu jaringan 4G LTE milik SmartFren dengan total jumlah panen mencapai angka 180 dari 250 makhluk yang mampu dibawa dalam data akun.
Setidaknya begitu yang tercatat.

Pokemon Go PanDe Baik 9

Jumlah ini jauh lebih banyak dari target awal yang saya perkirakan sejak terbersit keinginan untuk melakukan instalasi games Pokémon Go dari salah satu akun kawan di Twitter. Bisa dikatakan hingga hari ini aplikasi atau games Pokémon Go ini kelihatannya belum edar secara resmi di Indonesia. Dari 6, 25, 50, 100 hingga terakhir menargetkan 150 saja. Tapi rupanya bisa lebih.

Pokemon Go PanDe Baik 2

Semua aksi penangkapan ini bisa jadi lantaran ada kesempatan yang dilakoni selama waktu seminggu terakhir dimana perjalanan jauh ke Lumajang dan Blambangan juga kota Surabaya beberapa waktu lalu menjadi peran penting dari semua itu.
Dan rasanya sih, kini semua harus diakhiri.

Bukan.
Bukan karena edaran Pak (mantan) MenPAN Yuddi yang melarang para pegawai negeri aparatur negara memainkan Pokémon Go saat dinas kerja, atau larangan dari pihak dan lembaga lainnya, akan tetapi karena memang secara kebutuhan pribadi rasanya nggak ada manfaat khusus yang bisa dinikmati lebih jauh dari semua aktifitas terkecuali pengakuan dan koleksi.
Ini mirip dengan aksi perburuan Badges pada aplikasi FourSquare yang kini tampaknya malah sudah dihapuskan dari akun tersebut.

Pokemon Go PanDe Baik 12

Hanya karena keisengan ingin ikut menuliskannya atau sekedar berpartisipasi atas semua histeria yang ada, berbagi tips dan pengalaman selama berburu Pocket Monster sebagai kepanjangan dari istilah penamaan Pokémon itu sendiri, maka dilakonilah dalam waktu terbatas di awal dengan upaya untuk mengetahui lebih lanjut apa yang bisa dilakukan selain mengumpulkan makhluk dari satu tempat ke tempat lain, termasuk battle dan pengembangannya.

Maka ya dimaklumi saja kalo aktifitas berburu makhluk Pokémon Go ini sepertinya gak akan dilakukan kembali sebanyak diawal, pula sharing baik di akun InstaGram dan Twitter pula halaman Blog ini.

Senang bisa menjadi bagian dari permainan berbasis AR atau VR dan Maps milik Google ini.

See you next time buddys

Pokémon Go, Berbagi Tips. Asyik tapi Wajib Hati Hati

Category : tentang TeKnoLoGi

Lanjut tulisan soal Pokémon Go,
Berikut saya ingin berbagi Tips pada kalian demi mempermudah perburuan dalam segala situasi dan kondisi yang ada.
Disimak ya.

Untuk bisa memainkan aplikasi ini sebetulnya ndak sulit kok.
Seandainya sudah bisa dijalankan dengan baik, artinya secara spesifikasi perangkat kalo ndak salah paham sih kelihatannya sudah pantas dan masuk kriteria. Berbeda saat tampilan layar kalian mengalami blank atau error, kemungkinan besar ada yang belum terpenuhi.
Solusinya cuma dua.
Ganti permainan dengan Criminal Case, atau Ganti perangkat kalian ke Hisense punya seperti PureShot+ atau AndroMax E2+ sebagaimana yang saya pake saat ini.
*Eh…

Lalu berhubung aplikasi Pokémon Go ini mensyaratkan koneksi yang apik untuk bisa mendeteksi makhluk halus di sekitaran kita, dibutuhkan setidaknya paket data dengan jaringan yang mumpuni dan menguasai segala medan.
Saran saya, coba deh pilihan yang ditawarkan SmartFren 4G LTE. ndak bakalan nyesel kok. Hehehe…

Ketiga, dibutuhkan setidaknya Kesabaran saat melakukan Perburuan dan keWaspadaan. Hati-hati, pesan saya.
Jangan ngoyo atau apa namanya ? Ngotot ketika kondisi ndak memungkinkan. Apalagi saat kalian berada di balik setir kemudi mobil.
Akan sangat berbahaya jika sampai menghentikan kendaraan secara mendadak, atau menikung dan menepi tanpa sempat memberikan sinyal sein. Jangan sampai kelak ada meme aksi yang lebih membahayakan dari ibu-ibu naik matik. Hehehe…

Berikutnya, perburuan sebetulnya bisa dilakukan dengan berbagai macam cara. Apakah dengan naik sepeda atau berlari sebagaimana masukan pengguna sejak awal, atau berkendara sampai menumpang Go-Jek. Terserah. Yang terpenting, utamakan Keselamatan.
Akan jauh lebih aman ketika kalian mentaati aturan lalu lintas di jalan raya sebelum melempari si makhluk ndak jelas yang ditemukan di jalan raya ketimbang semua ‘terlambat’.
Saya sendiri sempat alami. Hahaha…

Pokemon Go PanDeBaik 02

Selain ketemu di jalanan, ada juga kok karakter Pokémon Go yang bisa ditemukan di tempat-tempat santai sebagaimana percobaan iseng yang saya lakukan sejauh ini.
Ada yang nemu di ruangan Samsat Corner Tiara Dewata, parkir area, depan Warung Adnyana, halaman rumah sepupu, toko alat tulis hingga ruang tunggu poliklinik.
Aktifitas ini tentunya jauh lebih Aman dilakukan ketimbang lari-lari ndak jelas sampe pintu rumah mantan.
Dan apabila penasaran saat berada di balik setir kendaraan roda empat, lakukan saat macet di lampu merah. Saat kendaraan berhenti permanen, utamanya saat lampu stop baru menyala.
Seeet… Aktifkan, Pantau.
Huhuhu…

Minimkan Aksi.
Jangan sampai kelak menimbulkan Reaksi yang berlebihan.
Ini Hukum Fisika kalo ndak salah.
Ketika kalian menemukan satu dua makhluk ndak jelas ini saat berada di balik setir atau saat menunggu di satu ruang penuh orang, upayakan beraksi dengan cara minimal. Putar posisi pada layar, Cari penampakannya dengan sedikit pergerakan, lalu lempar tanpa diketahui orang.
Awalnya aksi yang saya lakukan sempat mengundang senyum petugas Samsat di pojokan Tiara Dewata. Sampai saat sudah mahir melakukan aksi minim ini, secara nggak percaya kawan duduk di sebelah saya sampe kaget pas tau sudah nangkepin tiga makhluk semenjak tiba disitu. Ndak terlihat lagi main Pokémon Go kata dia. He…

Pastikan batere ponsel pas penuh-penuhnya saat kalian memulai perburuan karakter Pokémon. Atau minimal berbekal Power Bank untuk sekedar jaga-jaga. Apalagi kalo lokasi perburuan berada pada area minim colokan seperti Balai Kota nya Pak Basuki_TP, Lapangan Monas di Jekardah situ, atau Alun-alun Kota Denpasar sebagaimana saran Pande Putra, sepupu saya yang mantan Jumper FourSquare itu.
Akan ada banyak kawan (bukan pasangan pastinya) seperjuangan yang bisa ditemukan selain barisan makhluk ndak jelas tadi.

Nah, kira-kira itu dulu Tips ringan dari saya untuk kalian yang lagi berburu karakter Pokémon Go.
Kalo ada yang kurang jelas terkait cara main aksi lainnya, atau cara curang, mbok ya jangan tanya saya ya.
Nanti tak pelajari dulu.
He…

Pokémon Go, Ayo Kita Main

Category : tentang TeKnoLoGi

Versi gak resmi aplikasi Pokémon Go yang saya unduh lewat halaman web ini berukuran cukup besar untuk sebuah aplikasi/permainan di perangkat Android, setara miliknya BabyBus rata-rata. Sehingga dalam perjalanannya diinfo katanya siy, membutuhkan RAM minimum 2 GB. Wiii… Mantap yah.

Di awal pasca Instalasi, pengguna wajib melakukan setup profil dirinya dulu, dari nama panggilan, set wajah, rambut, topi, warna mata, baju, celana, hingga tas. Udah gitu musti rajin cek aplikasi atau standby dengerin notifikasi saat satu dua karakter berada di sekitar pengguna minta ditangkep. Hehehe…

Pokemon Go PanDeBaik 01

Jika sudah siap, akan ada training awal menangkap satu diantara tiga pilihan karakter Pokémon disekitar kita tanpa perlu bersusah payah mencarinya kemana-mana.
Putar areanya sampe si tokoh berdiri berhadapan dengan makhluk gak jelas ini, lalu tekan si makhluk untuk memasukkan ybs ke dalam tampilan layar kamera, ambil posisi gambar yang benar lalu lemparkan telor yang ada di tengah bawah layar hingga (ceritanya) menangkap si karakter masuk ke dalam telur.
Taraaa… Permainan berakhir. Sementara.
Tertangkaplah satu karakter yang kalian pilih dan tersimpan dalam data ponsel pada aplikasi Pokémon Go.
Sesederhana itu.

Pilihan selanjutnya adalah Berburu.
Saat kalian bepergian kemana, jika lagi senggang, bukalah aplikasi games Pokémon Go. Tunggu hingga GPS standby terpantau lalu cari-cari sosok makhluk ndak jelas ini disekitaran. Biasanya sih bakalan nemu satu dua diantaranya.
Sesederhana itu.

Pada tampilan layar ada bermacam notifikasi yang bisa dilihat. Dari lokasi Gym untuk melatih karakter yang dimiliki namun baru bisa aktif digunakan apabila telah mencapai level 5, trus ada semacam lokasi tertentu yang dicatatkan pengguna lain entah fungsinya untuk apa, dan tampilan daun daun melayang yang nampaknya sebagai tanda pergerakan makhluk halus di dekat kita yang biasanya diburu para pengguna hingga mengalami tabrakan di jalan raya, tertangkap basah di rumah mantan atau… Ah, kalian nanti bisa jadi punya cerita unik untuk hal ini.

Hingga tulisan dibuat, profil saya ‘PanDeBaik’ baru masuk level 4, usai menangkap 2 makhluk berbentuk tikus dan ulat di ruang tunggu poliklinik Gigi RS Bhakti Rahayu. Tangkapan ini menjadikan total berjumlah 11 yang tercatat dalam database ponsel dengan 10 karakter yang berbeda. Kebetulan si tikus saya temukan tadi siang di seputaran rumah Sepupu di Jayagiri.
Terpantau ada 117 slot yang terdaftar pada database ponsel. Entah di ponsel mereka yang telah mencapai level belasan. Jadi woles aja nyarinya. Santai. Hehehe…

Pokemon Go PanDeBaik 03

Kedepannya kalo ndak salah baca dari pilihan yang ada, koleksi ini bisa pula di Transfer ke rekan lain yang memainkan aplikasi Pokémon Go tentu dengan kompensasi tertentu sesuai kesepakatan. Makin mahal apabila yang diajak bertukar kirim adalah Pemburu Serius atau kolektor. Kalian percaya ?
Jangan.

Demikian halnya untuk mempermudah perburuan, ada banyak pilihan ‘amunisi’ yang dapat ditebus dengan sejumlah uang *kebiasaan main game online, yang saat kalian berada pada level yang sama dengan saya barangkali belum begitu perlu. Apalagi jika sampe beneran ndak ngerti cara mainnya. Huehehe…

Begitu kira-kira sepintas Pokémon Go dari saya.
Di tulisan berikutnya, simak beberapa Tips awal yang barangkali berguna bagi kalian yang saat ini sedang melakukan perburuan sebagai pengguna Pemula.
Ditunggu yah…

Pokémon Go, Game apaan siy ?

Category : tentang TeKnoLoGi

Awalnya siy saya ndak begitu tertarik main gim lagi diluar Criminal Case.
Apalagi setelah membaca postingannya Dokter Legawa yang infonya belum edar resmi di Pasar Aplikasi region Indonesia. Yang kemudian jadi agak beresiko kalo nekat install apk dari halaman web, potensi malware katanya.

Sampe satu ketika baca Twitnya Made Krisna, pemilik halaman akriko.com yang share apk di salah satu postingannya.
Akhirnya nekat deh nyobain games yang kini jadi Trending Topic penggunaan melebihi akun sosmed dan chat messenger lainnya.

Pokémon Go
(Huruf e pada tulisan diatas ada tanda petiknya, untuk membaca layaknya membaca ‘eek’. Ups… Sori…)
Tapi niy game apaan siy ?

Pokemon Go PanDeBaik

Pokémon Go itu satu permainan dalam ponsel pintar yang sejauh ini baru bisa dimainkan pada perangkat berbasiskan sistem operasi iOS dan Android yang dikembangkan oleh Niantic, namun baru tersedia secara terbatas  di beberapa negara seperti Amerika Seikat, Australia, Selandia Baru dan Jerman. Permainan ini diluncurkan secara beta pada bulan Juli 2016, yang memungkinkan pemainnya untuk menangkap, melatih, menukar, dan mempertarungkan setiap karakter Pokémon yang ada di dalam telepon di setiap tempat dalam dunia nyata.
Kurang lebih begitu makna mendalam dari halamannya WikiPedia.

Kalo mau lebih sederhana lagi, ini satu permainan macamnya Virtual Reality yang pernah diperkenalkan oleh Samsung empat tahun lalu lewat aplikasi bernama DragonFly. Cara pakainya sama, dengan mengandalkan
– layar ponsel,
– lensa kamera,
– koordinat gps aktif
– Maps atau peta lokal dan tentu saja
– koneksi internet.
Jika DragonFly tugasnya nangkepin Capung, sedang Pokémon Go tugasnya nangkepin makhluk gak jelas bentuknya yang juga keliaran di sekitar kita.

Penasaran cara main dan makhluk gak jelas apa aja yang musti diburu buat masuk dalam daftar koleksi ?
Tunggu di tulisan berikutnya.

Sticker Level, Collection Mode, Unlimited Play

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi kalian yang mencoba memainkan Criminal Case dengan menggunakan satu perangkat ponsel, barangkali jarang mendapatkan waktu jeda untuk menunggu giliran main lantaran persediaan bintang yang ada sudah habis duluan dilahap sementara waktu menunggu kasus dipecahkan oleh lab analysis masih cukup lama. Yakin banget, begitu energy terpantau full, sebagaimana notifikasi yang muncul secara periodik, sekian kali main masih tetap lanjut karena lab analysis akan menyelesaikannya seiring bintang yang tersedia terpenuhi.

Elite Mode muncul saat permainan usai secara menyeluruh. Setidaknya versi ini jadi lebih memudahkan permainan mengingat memory dalam kepala masih menyimpan pola penempatan beberapa benda yang seyogyanya dicari selama berlangsungnya kasus pembunuhan. Dan mode ini kalo ndak salah muncul di pertengahan kota saat permainan masih berjalan di kota lama.

Meskipun saat Elite Mode ini ditawarkan, perangkat yang saya gunakan sudah cukup banyak, tapi tetap saja waktu jeda itu muncul. Menyikapi hal ini, kelihatannya pihak pengembang mencium peluang bermain yang lebih banyak dengan menambahkan Mode Sticker level yang mengingatkan secara pola permainan pada model Buku Stiker yang diperkenalkan jaman kecil saya dulu.
Stiker nya sendiri ditawarkan baik secara gratis maupun pembelian, dimana satu bungkusnya terdapat 5 (lima) buah stiker yang bisa jadi setelah koleksi bertambah banyak, akan terdapat stiker ganda yang akan diRecycle saat berjumlah 100 pcs.

Criminal Case Sticker PanDe Baik 1

Penambahan Sticker Level atau yang diperkenalkan dengan nama Collection Mode ini, muncul saat update aplikasi terakhir dilakukan. Kalo ndak salah saat menginjak kasus ke-6 di kota Pasific Bay.

Collection Mode ini muncul pada setiap kasus baik yang terjadi di kota lama maupun baru, setelah kalian menyelesaikan Elite Mode dan mendapatkan cincin emas sebagai tanda mode tercapai secara tuntas. Yang artinya, bagi kalian yang kini berada dalam masa jeda, secara otomatis bakalan berada pada Unlimited Play apalagi dengan banyaknya perangkat yang digunakan. Selama Energy itu tersedia.

Jadi, ketika perangkat pertama yang digunakan bermain games memiliki jeda sekitar sejam lamanya dengan perangkat terakhir, maka akan mendapatkan tambahan sekitar 30an energy untuk modal bermain pasca perangkat terakhir dimainkan. Yang kalo dalam kondisi sehari-hari, disela kesibukan pada hari libur, akan tersedia sekitar 60-80an energy pada perangkat berikutnya, yang bisa digunakan untuk melanjutkan permainan hingga bertemu waktu jeda. Saat seperti ini, apabila Energy masih tersisa, bisa digunakan untuk mencoba Collection Mode pada kasus lainnya. Inilah yang saya katakan, Unlimited Play sebagaimana judul diatas.

Lantas, adakah Tips lanjutan dalam memainkan Criminal Case ini lebih lanjut ? Simak di penuturan lain hari ya.