Semua orang non muslim adalah Kafir

8

Category : tentang Opini

Kalimat petikan diatas seringkali terdengar saat para pimpinan kaum muslim garis keras (FPI, Laskar Djihad dll) berpidato didepan ribuan umatnya, serta menambahkan kalimat lain bahwa ‘Darah mereka dihalalkan’. Sebuah arti bahwa keberadaan sekian juta orang penganut agama selain Islam termasuk diantaranya kepercayaan dan aliran, adalah wajib untuk dibinasakan, karena tidak mengikuti agama yang mereka anut.

Berlawanan arah, apabila kita membaca novel Ayat-ayat Cinta yang tempo hari sempat booming di negeri ini, kalo ndak salah pada halaman 29-30 tertera bahwa ‘semua orang non muslim yang berada didalam negara tempat kaum muslimin secara baik-baik, tidak ilegal, membayar jizyah (mungkin identik dengan kewajiban atau pajak), dan mentaati peraturan yang ada di negara itu dinamakan Ahlu Dzimmah. Dimana hak mereka sama dengan kaum Muslimin. Darah dan kehormatan mereka sama dengan kaum muslimin. Itu yang diajarkan Rasulullah saw. Jika kita sampai menyakiti mereka, maka berarti kita telah menyakiti Baginda Nabi, kita juga telah menyakiti Allah’.

non-muslim.jpg

Dua pengertian yang berbeda akan pemahaman keberadaan orang non muslim disatu negara yang sama mereka tempati. Mana yang benar ?

Bentrok Massa FPI vs Papernas

1

Category : tentang Opini

Apa yang kau cari lagi ?Berita yang cukup mengernyitkan dahi terdengar kamis malam, saat bentrok massa dari FPI melawan Partai Papernas, ditengahi oleh aparat kepolisian.
Akhir yang mudah ditebak, massa FPI mengamuk dan menumpahkannya pada aparat.
Yang paling membuatku mengurut dada, seruan agamis dari FPI saat melempar batu dan mengejar massa lainnya.
Apakah ini yang namanya Front Pembela Islam ?

Apa lagi sih yang kau cari ?
Mungkin sudah saatnya kita memahami diri kita sendiri dahulu, barulah mengatur orang lain.
Jika diri sendiri masih begitu emosional, pantaskah kita memaksakan kehendak ?
Hanya geleng-geleng kepala saja yang ada.
Massa FPI gak ubahnya anak kecil. Aku kecewa pada mereka.