5 Alasan Mengapa Saya Belum Menerima Permintaan Pertemanan Anda

4

Category : tentang TeKnoLoGi

Dalam daftar Request Pertemanan akun FaceBook terdapat sedikitnya 100-an akun FaceBook lain yang mengirimkan permintaan pertemanan yang hingga kini masih berstatus Pending atau bahkan Hidden Request (permintaan yang ditolak). Semua itu dilakukan, bukan tanpa alasan. Karena bagaimanapun juga Status Pertemanan dalam dunia mayapun bagi saya pribadi tetaplah sama dengan harapan status pertemanan di dunia nyata. Lantas apabila kemudian permintaan/ permohonan yang disampaikan masih ter-Pending hingga kini, barangkali berikut bisa saya katakan Alasannya.

Pertama, Asal Usul yang Tidak Jelas. Minimal apa latar belakang permintaan atau permohonan teman dilakukan. Apakah lantaran satu hobi, satu tempat kerja, satu almamater ataukah barangkali satu guru satu elmu ? he… sama halnya dengan dunia nyata, orang tak akan mungkin bisa berteman tidak memiliki kesamaan situasi. Ini bisa dilakukan dengan menyisipkan pesan didalam permintaan atau bahkan bergabung dalam sebuah Page/Group sehingga informasi tersebut minimal bisa tampil dihalaman Info pribadi. Jikapun kemudian ini dipaksakan, bisa jadi status pertemanan yang ada hanyalah semu tanpa memiliki arti lebih.

Kedua, Akun ID 4L4Y. Seperti yang pernah saya ungkapkan dalam salah satu Alasan Mengapa Saya Memblokir Akun FaceBook Anda, menggunakan nama akun 4L4Y secara otomatis akan menempatkan akun tersebut berada dalam urutan pertama untuk menolak permintaan apalagi tanpa disertai ‘Asal Usul’ diatas. Jadi jika Rekan merasa memiliki akun ID dalam format 4L4Y, jangan segan untuk menghapus akun ID saya dari dartar permohonan yang Rekan kirimkan yah.

Ketiga, Over Protected. Merahasiakan Informasi Pribadi pada akun FaceBook memang merupakan satu Poin Penting yang selalu saya rekomendasikan untuk dilakukan. Namun saat Rekan memohon permintaan Pertemanan, jangan sekali-sekali merahasiakan Informasi pribadi dengan hanya meninggalkan Nama dan Profile Picture saja untuk bisa diakses. Kembali kepada Alasan pertama diatas, bagaimana mau berteman jika tidak mengetahui asal-usulnya ?

Keempat, isi TimeLine. Apabila kemudian akun ID Rekan sudah menyajikan Informasi dan Asal Usul yang Jelas dan tidak 4L4Y, pertimbangan keempat yang biasanya saya pegang adalah TimeLine yang disajikan dalam Wall. Jika menyajikan ‘Cerita Status’ yang kerap Menghina atau mencaci maki seperti alasan Kedua dalam 10 Alasan Mengapa Saya Memblokir Akun FaceBook Anda atau bahkan jualan melulu seperti pada alasan Ketiga, maka dengan terpaksa permohonan akan saya tolak dengan segera. Ketimbang mengambil resiko yang sebetulnya tidak perlu.

Kelima, Kelupaan. Nah kalo alasan yang satu ini murni kesalahan ada pada pikiran saya pribadi. Terkadang hal pertama yang saya lakukan ketika masuk ke akun ID FaceBook adalah memeriksa TimeLine Status teman di halaman Beranda pula perkembangan terbaru dari beberapa akun Group/Page yang saya ikuti. Daftar Pertemanan bisa jadi merupakan langkah kesekian yang saya periksa mengingat ‘Lupa gara-gara keasyikan berinteraksi dengan aktifitas lainnya didunia maya.

Jadi jika Rekan memiliki Kriteria yang tidak mengarah pada Empat Alasan pertama diatas, dan permintaan sudah terlalu lama, jangan segan untuk mengingatkan saya lewat cara lain yah. Entah sms, kontak lewat Whatsapp atau email. Bagi yang ingin tau lebih jauh nomor kontak ID dan email, silahkan lihat di Halaman Admin pada blog ini.
Mengapa kemudian saya begitu ketat dalam menerima permintaan pertemanan, pertama lantaran saya bukanlah artis kenamaan atau orang yang populer dan kedua, agar kelak saya tidak akan salah menanggapi apabila ada ‘cerita status’ yang diungkap dalam TimeLine yang Rekan lakukan.

8 Alasan Mengapa Saya Memblokir Akun FaceBook Anda

11

Category : tentang TeKnoLoGi

FaceBook itu rupanya masih tampak menyenangkan bagi saya pribadi meski beberapa kali sempat terserang rasa bosan dan berpindah ke akun jejaring sosial Twitter. Beberapa faktor yang menyebabkannya adalah kehadiran Group dan juga teman dunia nyata yang ikut hadir di jejaring sosial yang sama, selalu memberikan energi dan motivasi positif untuk berbuat baik dan lebih baik lagi. Sayangnya memang tidak semua teman FaceBook memiliki pemahaman yang sama dengan pikiran tersebut. Mungkin itu sebabnya kemudian saya memutuskan untuk tak lagi berteman atau bahkan memblokir beberapa akun untuk tetap bisa menjaga pikiran positif tersebut. Berikut alasannya.

Pertama, 4L4Y. Jujur saja saya pribadi masih tidak paham mengapa generasi muda sekarang lebih suka menggunakan kalimat yang menyajikan perpaduan angka, huruf dan karakter tertentu yang kemudian menyulitkan mata dan pikiran untuk membaca. Ada pula yang menyingkat atau mengurangi kata sehingga makin sulit untuk dipahami. Jika ‘Gaul’ merupakan alasan, sebetulnya gag masalah sejauh memang dapat dibaca dan dimengerti. Maka ketimbang pusing dengan Status yang gag jelas, ya dipecat saja dari daftar pertemanan.

Kedua, Mengeluh dan Menghina. Akun FaceBook bagi saya pribadi adalah satu sarana komunikasi atau ajang berbagi yang dapat memberikan suntikan semangat atau energi untuk berbuat lebih baik. Namun jika status yang disampaikan hanya mengeluh, menghina, mencaci maki apalagi dengan kalimat dan kata-kata kasar yang walaupun tidak ditujukan kepada saya, mendingan yang seperti ini dipecat pula secepatnya.

Ketiga, Promosi. Belakangan akun FaceBook pula dipenuhi oleh para pedagang dadakan yang menawarkan berbagai macam gadget atau kebaya dengan iming-iming harga murah. Beberapa diantaranya saya yakin benar bahwa ini hanyalah satu trik penipuan. Ada juga yang kemudian berkali-kali memposting iklan promosi di wall walaupun sudah pernah dihapus sebelumnya. Ketimbang ngeyel, mending dipecat duluan kan ?

Keempat, Rajin melakukan Tag Foto yang gag jelas. Kalo melakukan Tag atas foto keluarga atau kegiatan yang saya ketahui barangkali tak masalah, tapi kalo kemudian melakukannya pada foto tak senonoh atau horor, bisa jadi kelak orang yang kebetulan mampir di wall dengan amat sangat jelas bisa pula menyaksikannya. Sebebas apapun akun FaceBook, tetaplah yang namanya privacy dipertahankan.

Kelima, Salah Paham. Untuk yang satu ini dilatarbelakangi oleh perbedaan tingkat pendidikan, ruang lingkup pergaulan dan faktor pandangan pribadi masing-masing terhadap segala sesuatu. Apabila kemudian ‘cerita status’ yang saya lontarkan mengusik pikiran, jangan serta merta memprovokasi balik menyerang tanpa menanyakannya terlebih dahulu. karena bisa jadi itu hanyalah sebuah guyonan atau banyolan antar teman kantor.

Keenam, Selalu Menanggapi Negatif. Image pekerjaan saya yang sebagai PNS kerap memberikan gambaran awal yang mudah ditebak oleh pikiran setiap orang, termasuk pula teman FaceBook. Dari sekian banyak ada juga kok yang selalu menanggapi setiap ‘cerita status’ yang nyerempet ke perilaku PNS, padahal jelas yang saya sampaikan itu tidak mengarah kesana.

Ketujuh, Mengungkit Masa Lalu. Hampir sebagian besar pertemanan yang ada dalam akun FaceBook merupakan teman dunia nyata, sehingga besar pula kemungkinan bahwa mereka mengetahui seluk beluk Masa Lalu yang saya lewati. Meski tak semua menyenangkan, ada juga masa lalu yang kemudian ingin saya pendam dan lupakan, cukup menjadi sebuah catatan di benak saja. Sayangnya ada juga beberapa yang kemudian mengungkit-ungkitnya sebagai guyonan yang tidak lucu. Satu dua kali mungkin masih bisa diterima, namun jika setiap kali seperti alasan kelima diatas, mengapa juga musti saya pertahankan dalam daftar ?

Kedelapan, Minim Interaksi. Bisa Menambah banyak jumlah Daftar Pertemanan memang keren, Bahkan jika mampu lewat hingga angka 1K. Apalagi kalo berstatus sebagai orang yang populer bahkan Artis kenamaan. Namun apabila kemudian status pertemanan hanya menjadi status semu tanpa interaksi, trus buat apa dong ?

Apabila perilaku yang Rekan tunjukkan selama ini di akun FaceBook sudah mulai mengarah pada satu atau lebih dari Delapan Alasan diatas, Maka bersiap-siaplah untuk kehilangan akun FB saya dari Daftar yang Rekan miliki. 🙂

Tips memecahkan Masalah Notifikasi FaceBook for Android

Category : tentang TeKnoLoGi

Agus Sunadi, salah seorang Droiders Group BaliDroid Community jejaring sosial FaceBook beberapa waktu lalu sempat bertanya perihal tak adanya Notifikasi (pemberitahuan) dari aplikasi FaceBook for Android di perangkat yang kini ia gunakan. Padahal notifikasi lain dari akun Twitter atau Gmail bisa berfungsi Lanjtar Djaja.

Keluhan ini kemudian ditanggapi oleh Admin Group, Putra Pande, yang memberikan petunjuk penting menuju sebuah link milik TeknoUp. Dari keterangan yang ada terungkap pula bahwa Notifikasi dari aplikasi FaceBook rupanya berjalan Lantjar pada perangkat ponsel pintar bernama BlackBerry namun tidak demikian halnya dengan perangkat Android. Apakah ada kaitannya dengan pengembangan Google+ yang berusaha menyaingi keberadaan FaceBook yah ?

Terlepas dari gosip tersebut, solusi yang dapat diberikan oleh TeknoUp untuk mengatasi ketiadaan Notifikasi dari aplikasi FaceBook for Android adalah (1) meminjam perangkat BlackBerry milik teman ; (2) melakukan login akun FaceBook pada aplikasi FaceBook for BlackBerry ; (3) mengaktifkan Pengaturan Notifikasi pada opsi pilihan dan menyimpannya serta me-LogOutnya kembali.

Sayangnya, seperti yang sudah kita ketahui bersama, saya yakin akan ada satu keengganan dari pemilik Android untuk meminjam perangkat BlackBerry milik teman sejawatnya apalagi bagi mereka yang sudah kadung mengintimidasinya dengan sejuta kelebihan perangkat robot hijau ini. Gengsi dong. Hehehe… lha, trus gimana caranya ?

Gampang. Gunakan saja aplikasi BlackBerry Torch 9800 Simulator.

Bagi yang pernah melakukan aksi ‘Update Status via FaceBook for BlackBerry ‘ (dalam arti sebenarnya -bukan memanfaatkan aplikasi Status Via-) tanpa harus memiliki perangkat BlackBerry, saya yakin sudah punya aplikasi Simulator yang satu ini. Berukuran sebesar 122 MegaBytes, aplikasi BlackBerry Torch 9800 Simulator ini dapat diunduh melalui alamat resmi BlackBerry di dunia maya.

Setelah diinstalasi, jalankan aplikasinya dan masuk ke halaman Menu dengan menekan dua kali tombol berlogo BlackBerry yang ada dibawah layar. Apabila aplikasi FaceBook tidak terpantau dalam barisan Menu yang ada, silahkan pilih dan masuk ke Menu BlackBerry App World. Untuk melakukan pengunduhan terhadap aplikasi FaceBook for BlackBerry, silahkan buat akun BlackBerry ID terlebih dahulu dengan menggunakan alamat email yang dimiliki.

Langkah selanjutnya adalah masuk ke akun FaceBook dengan memasukkan user ID berupa alamat email dan password yang digunakan, kemudian tunggu proses hingga selesai. Setelah itu, silahkan tekan tombol berlogo BlackBerry untuk masuk ke Menu Pilihan (Options), centangkan opsi FaceBook Notification, simpan dan tutup aplikasi Simulator tersebut.

Jika langkah telah selesai dilakukan silahkan melakukan LogOut dan Login kembali akun FaceBook pada perangkat Android dan tunggu hasilnya. Notifikasi yang datang dari aplikasi FaceBook for Android akan bereaksi seperti harapan ketika teman memberikan tanggapan ataupun meninggalkan pesan pada halaman akun FaceBook.

Mudah bukan ?

Update Status via FaceBook for Android, Mau ?

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Rasanya topik bahasan semacam ini sudah kali ke sekian saya tuliskan lewat blog. Baik itu Update Status via HaPe Pinjaman, via ponsel mahal atau via BlackBerry yang memanfaatkan aplikasi StatusVia atau Simulator resmi perangkat BlackBerry Torch. Sayangnya, untuk pemanfaatan aplikasi StatusVia buah karya si Oky ternyata sudah tak dapat ditemukan lagi lewat alamat link yang sama. Setelah ditelusuri lewat bantuan Mbah Google, ada dua alamat yang menyediakan aplikasi StatusVia (salah satunya bisa jadi milik si Oky) yang sekiranya dapat digunakan melalui perangkat PC/NoteBook dengan langkah persiapan mutlak menghubungkannya terlebih dahulu dengan akun jejaring sosial FaceBook.

Ternyata keinginan untuk bergaya Update Status melalui perangkat ponsel Mahal tak hanya menjangkiti pengguna pc/notebook yang tidak memiliki perangkat terkini tersebut, tapi juga pengguna Android yang dikenal dengan sebutan Androiders. Entah mengapa setiap kali mereka melakukan Update Status melalui aplikasi FaceBook for Android, yang terlihat dilayar pc/notebook ataupun layar ponsel pengguna lain tetap saja menampilkan via Mobile Web. Gag keren, ungkap mereka.

Bisa jadi perubahan status “Update Status via FaceBook for Android” terjadi sebagai kelanjutan perseteruan pihak Google (sebagai induk semang sistem operasi Android) yang baru saja mengembangkan jejaring sosial Google+ dengan pihak pengembang FaceBook sebagai saingan utamanya.

Lantas, bagaimana dong caranya agar status “Update Status via FaceBook for Android” yang dilakukan oleh para Androiders, tetap bisa tampil sempurna sesuai harapan dilayar pc/notebook ataupun layar ponsel pengguna lain ?

Gunakan saja aplikasi FB Freaky Updater

Serupa dengan pola aplikasi StatusVia yang dikembangkan untuk perangkat pc/notebook diatas, aplikasi FB Freaky Updater pun berjalan dengan pola aplikasi yang sama. Untuk bisa menjalankannya, Androiders mutlak menghubungkan aplikasi FB Freaky Updater dengan akun jejaring sosial FaceBook terlebih dahulu. Aplikasi ini bisa didapatkan melalui Android Market secara Gratis.

Aplikasi FB Freaky Updater yang saya instalasi di perangkat Android Samsung Galaxy ACE, secara default menyediakan beberapa Update Status Via yang bisa dipilih atau digunakan. Diantaranya, via Facebook for Android (lengkap dengan icon robot ijo-nya), Android 5.0 on Nokia 5110 (Nokia Pisang), Apple iPhone 4 ½, FaceBook Palm, FaceBook for BlackBerry, HTC Sensation milik Sinta dan Jojo Keong Racun, hingga iPhone 5 Rakitan Glodok.

Disamping beberapa pilihan yang bisa dicoba atau digunakan diatas, Pengguna juga diijinkan untuk membuat aplikasi Via ‘made in sendiri’ dengan bantuan aplikasi FB Freaky Updater. Modalnya hanya satu yaitu API Key/Application ID yang bisa didapatkan saat mendaftar/membuat baru aplikasi di jejaring sosial FaceBook Developers. Untuk langkah dan bagaimana cara mendapatkan API Key, bisa dilihat di tulisan lama saya terkait Aplikasi StatusVia Ponsel Mahal yah.

Nah, masih mengeluh karena gag bisa menampilkan status “Update Status via FaceBook for Android” ? be Creative ya…

Sharing Aplikasi Android Yuk ?

16

Category : tentang TeKnoLoGi

Gag terasa empat bulan sudah saya menggenggam Samsung Galaxy ACE S5830 dengan sistem operasi Android 2.2 Froyo, satu mimpi indah yang telah lama didamba untuk bisa melakukan banyak percobaan terkait penggunaannya. Selama itu pula sudah lumayan banyak aplikasi datang dan pergi saya coba suntikkan dan uji di perangkat yang satu ini. Sedikit mengingat bahwa empat lima tahun lalu, sempat pula melakukan hal yang sama terhadap beberapa perangkat pdaphone berlayar sentuh dengan basis Windows Mobile PocketPC seperti T-Mobile MDA II, Audiovox Thera, O2 XDA Atom dan juga Audiovox PPC 6700 cdma. Bedanya, percobaan kali ini hanya mengacu pada dua tempat pencarian aplikasi saja. Android Market dan 4Shared.

Bagi yang hobi utak-atik aplikasi ponsel, saya yakin Android merupakan surga bagi mereka. Demikian halnya saya, walaupun hanya sebatas pengguna, bukan pengembang. Bisa dikatakan hampir setiap minggu bahkan kurang, ada saja aplikasi baru yang saya coba unduh dan gunakan, namun terkadang jika memang merasa tak ada gunanya ya dihapus aja.

Sekedar berbagi informasi terkait aplikasi apa saja yang saya gunakan pada perangkat Samsung Galaxy ACE S5830 ini, berikut daftarnya.

  1. Advanced Task Killer. Ini aplikasi wajib bagi pengguna Android. Fungsinya tentu saja untuk membunuh (baca:menghentikan) aplikasi yang sedang berjalan dengan sekali sentuh melalui halaman utama/homescreen. Kelebihannya dibandingkan menu Task Manager bawaan ponsel adalah, pengguna dapat memilih aplikasi apa saja yang dibunuh dan membiarkan yang lainnya.
  2. APN On/Off. Aplikasi ini menjadi wajib bagi mereka yang menggunakan perangkat Android tanpa berlangganan paket internet bulanan, yang sedianya mampu menyedot habis pulsa utama atau bahkan wajib pula bagi mereka yang mengedepankan daya tahan batere. Karena dengan memutuskan arus paket data jika tidak diperlukan (saat beristirahat maupun beraktifitas), secara otomatis memperpanjang daya tahan batere yang digunakan oleh perangkat.
  3. TweetDeck. Aplikasi multi akun jejaring sosial mencakup salah tiganya, FaceBook, Twitter dan FourSquare plus tambahan akun Twitter lainnya  jika memang diperlukan. Mampu melakukan Update status ke semua akun sekaligus, dan pengguna dapat berlangganan Timeline dari akun tertentu yang dianggap penting untuk diikuti.
  4. Whatsapp. Messenger lintas ponsel yang berbasis nomor telepon pengguna merupakan aplikasi serupa BlackBerry Messenger yang begitu didewakan oleh sebagian besar pemilik perangkat BlackBerry. Selain kecepatannya yang mantap ketimbang Messenger BlackBerry, kemampuannya pun bisa dikatakan setara untuk hal berbagi. Baik foto, video, lokasi dsb.
  5. Move2SD Enabler dan App2SD. Kedua aplikasi ini berkaitan erat dengan aktifitas Root yang saya lakukan tempo hari. Berkat keduanyalah, sisa memory internal ponsel bisa bengkak sampe 80-an MB.
  6. Root Explorer. Fungsinya tidak jauh beda dengan File Manager bawaan ponsel, namun Root Explorer mampu memperlihatkan file/folder yang berstatus hidden baik pada memory luar maupun internal.
  7. Ping dan SSH Droid. Kedua aplikasi ini merupakan andalan saya untuk melakukan pemeriksaan terhadap Server LPSE Badung secara Mobile. Atas kemampuannya ini pula, kami lantas mengajukan perangkat Android 7 inchi untuk dibekali pada Admin System guna mengatasi keterbatasan perangkat ponsel lain dan juga NoteBook yang hampir mustahil kami tenteng kemana-mana.
  8. Indonesian News. Merupakan salah satu dari empat Aplikasi Wajib yang saya sarankan beberapa waktu lalu. Fungsinya ya untuk mencari dan membaca berita Nasional terkini dari media terkemuka negeri ini seperti Detik, Vivanews, Kompas, Tempo dan banyak lagi.
  9. Elixir. Sebenarnya Aplikasi ini hanya saya gunakan untuk memeriksa kemampuan sebuah perangkat secara Hardware. Karena jujur saja, sampai hari ini saya belum menemukan cara secara default untuk memeriksa spec perangkat secara lebih mendetail.
  10. Circle Battery Widget. Kemampuannya hanyalah untuk menunjukkan prosentase besaran daya batere yang tersisa paa perangkat ponsel melalui layar utama.
  11. WordPress. Dengan menggunakan aplikasi ini, saya tak lagi kerepotan kalo hanya untuk membuat draft tulisan atau sekedar membalas komentar pengunjung yang mampir baik ke blog www.pandebaik.com maupun miliknya MiRah GayatriDewi, putri kecil kami.
  12. AutoCAD WS. Aplikasi editing grafis berbasis vektor ini sedikit membantu saya untuk melakukan perubahan maupun sekedar Review terhadap beberapa file AutoCAD secara mobile. Berkat basisnya yang tidak merupakan aplikasi standalone (berdiri sendiri), tidak banyak memory ataupun space yang dihabiskan untuk menggunakan dan menjalankan aplikasi ini.
  13. Facebook, FourSQuare, Google+ dan Waze. Keempatnya merupakan aplikasi jejaring sosial yang mampu melengkapi keterbatasan kemampuan TweetDeck dalam hal Upload Foto kedalam koleksi album, akses ke private Message dan juga aktifitas check-In dengan mengandalkan perangkat GPS.
  14. Yahoo Mail dan Messenger. Well, lantaran memiliki perangkat Android inilah, akun Yahoo yang dahulu sudah tidak pernah saya gunakan, dengan terpaksa ya diaktifkan lagi. Berawal dari percobaan hanya sekedar untuk meyakinkan apakah Android mampu melakukan aktifitas Push Email atau tidak, malah jadi keterusan gara-gara kecanduan Yahoo! Answer.
  15. Go Launcher, SPB Shell 3D atau GingerBread launcher. Tiga aplikasi ini mampu memberikan sentuhan perwajahan baru alias UI atau User Interface pada perangkat Android, untuk menyegarkan penampilan halaman utama dan Menu. Sayangnya, untuk dapat menggunakannya secara optimal, pengguna diwajibkan membeli aplikasi ini, yang artinya jika mau menggunakan yang versi bajakan maka 4Shared lah jawabannya.
  16. Mavericks, Compass dan Andrometer. Merupakan aplikasi yang mengandalkan perangkat GPS bawaan ponsel, untuk membantu pengguna menggunakan Peta secara offline, menentukan arah dengan cepat dan memeriksa ketinggian satu lokasi.
  17. Retro Kamera, FX, Vignette dan FatBooth. Empat aplikasi berbasis kamera ponsel yang mampu memberikan kemampuan ala fotografer profesional untuk mengabadikan satu momen secara cepat dalam tampilan yang tak biasa. Termasuk mengubah wajah asli seorang objek foto menjadi sedikit Ndut.
  18. Pic Say. Aplikasi Editing Foto yang sekiranya dapat memberikan sentuhan Brightness Contrass ataupun sekedar menambahkan text pada gambar.
  19. Hitung pasaran, WomanLog, BMI, Barcode Scanner dan Tagihan Listrik. Merupakan empat aplikasi hiburan ringan yang mampu memberikan tambahan julukan pada saya terkait kemampuannya masing-masing. Hitung pasaran merupakan aplikasi Primbon Jawa yang mampu memberikan gambaran weton berdasarkan tanggal lahir seseorang. WomanLog diperuntukkan bagi kaum wanita untuk memeriksa siklus masa subur berdasarkan tanggal Menstruasi. BMI atau Body Mass Index merupakan aplikasi untuk memeriksa berat tubuh yang ideal, dan tentu saja Tagihan Listrik untuk memeriksa jumlah tagihan penggunaan listrik perbulannya berdasarkan Barcode (dibantu dengan aplikasi Barcode Scanner) yang tertera pada meteran listrik.
  20. Talking Tom, Talking Panda, Talking Mimi dan Talking Babsy. Khusus aplikasi yang satu ini, sebetulnya disarankan oleh seorang kawan sekaligus senior saya di Arsitektur dulu. Fungsinya Cuma sebagai mainan anak-anak yang mampu melafalkan kembali kata-kata yang telah disebutkan sebelumnya, dalam berbagai nada tergantung pada Sumbernya. Talking Tom merupakan satu-satunya aplikasi favorit Mirah, putri saya dari sekedar ngobrol gag menentu hingga Cuma karena ingin memberikan susu pada si kucing.
  21. Live Wallpaper. Bagi yang mengikuti tulisan saya sejak awal, saya yakin sudah mengetahui apa dan bagaimana Live Wallpaper tersebut. Beberapa theme yang masih saya gunakan hingga hari ini adalah Nexus Revamped, Forest, Falling Sakura dan juga Beautiful Life yang mampu menyajikan matahari dan juga bulan sepanjang hari di layar utama.
  22. Optimize Toolbox. Jika semua aktifitas sudah dilakukan secara optimal, maka sudah saatnya untuk bersih-bersih perangkat untuk tetap membuatnya tetap gegas dalam beraktifitas.

Sebenarnya masih banyak aplikasi lainnya yang saya (pernah) gunakan hingga hari ini. Tapi, untuk kali ini, cukup segitu dulu deh…

MenKominfo berencana Blokir FaceBook dan Twitter ? OH NOOO

10

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang menarik dari pidato pak Presiden BeYe di media televisi beberapa waktu lalu. Beliau seakan menyalahkan Media yang ramai memberitakan kisruh di tubuh partainya hanya gara-gara sms dan juga BBM (bukan Bahan Bakar Minyak, tapi BlackBerry Messenger :p) yang dmengaku sebagai nazaruddin, bomber suap yang kini berada di negeri antah berantah.

Salah satu Buntut dari pidato pak BeYe tersebut adalah munculnya keinginan pak Tif MenKominfo kita yang senang berpantun lewat akun twitternya itu, untuk mengontrol bahkan memblokir media jejaring sosial seperti FaceBook atau Twitter yang kerap bahkan di luaran digunakan sebagai salah satu sarana paling mashyur untuk menggulingkan pemerintahan. Lihat saja Mesir dan Libya, begitu pula Malaysia.

Namun agaknya Beliau lupa bahwa tidak semua orang memanfaatkan kedua akun jejaring sosial tersebut secara negatif bahkan ekstrem. Apabila kemudian benar Beliau melakukannya, maka bersiap-siaplah bagi semua Rekan yang kini telah merasakan banyak manfaat positif dari kedua media jejaring sosial tersebut.

FaceBook maupun Twitter merupakan salah satu sarana yang paling ampuh untuk berpromosi. Baik itu untuk menjajakan barang dagangan yang berupa ponsel dan gadget terkini (walau kebanyakan bodong alias Tukang Tipu), Kebaya dan asesoris wanita (lirik-lirik Istri) atau bahkan buku, Novel dan tabloid terbaru seperti yang dilakukan Leutika, Tabloid Sinyal dan Pulsa.

Selain berdagang berdagang dan berbisnis, kedua media jejaring sosial tersebut merupakan sarana paling ampuh untuk berkomunikasi, dan tentu saja berinteraksi antar dua, tiga bahkan seribu orang dalam satu waktu. Bayangkan berapa biaya yang diperlukan apabila aktifitas ini dilakukan via video conference, voice call, sms atau bahkan kopi darat atau bersua langsung ?

Bahkan ada juga yang memanfaatkan kedua media tersebut secara 100% Positif untuk membangun persahabatan, rasa persaudaraan bahkan untuk meneruskan informasi apabila ada hal-hal yang harus disampaikan untuk mewujudkan satu event tertentu. Reuni misalkan.

Sekedar Informasi bahwa Reuni Alumni SMAN 6 denpasar Angkatan 1992 yang dilakukan pada April 2010 lalu, murni merupakan buah positif akan keberadaan media jejaring sosial FaceBook sehingga koordinasi antar alumni dapat erat tetap terjaga, apapun media komunikasi yang digunakan. Juga Reuni Alumni SMAN 6 Denpasar 25 Tahun yang sedianya dilakukan 25 Juli mendatang.

Demikian halnya dengan rentetan kegiatan Yowana Paramartha Warga Pande dari sekedar berkumpul dalam jumlah terbatas hingga terbentuknya wadah organisasi di tiap kabupaten dan tentu saja wujud nyata partisipasi para anggotanya merupakan buah positif dari keberadaan dua media tersebut.

…dan meski bersifat tidak resmi, dua akun Twitter yang mengambil nama sebuah institusi pendidikan Pariwisata di Nusa Dua dan juga lembaga yang mengelola layanan Pengadaan secara elektronik Pemkab Badung, berusaha mengudara untuk memberikan berbagai informasi yang sedianya berguna bagi masyarakat ataupun mereka yang membutuhkannya.

Jadi tidak selamanya loh yang namanya pemanfaatan media jejaring sosial itu akan selalu bersifat negatif. Dan kalau benar bakalan diBlokir… oh Nooo… jangan sampai deh Pak MenKom…

Memperkenalkan Warga Pande di dunia maya

8

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang iLMu tamBahan, tentang InSPiRasi

Seperti cerita Gigi dalam salah satu karyanya, semua yang kami alami setahun terakhir benar-benar berawal dari FaceBook. Namun pertemuan yang kami alami setahun lalu, membawa banyak cerita baru dalam setiap langkah yang kemudian kami ciptakan. Rasa persaudaraan itupun muncul ke permukaan. Membelah semua perbedaan yang ada di masing-masing kepala.

Saya masih ingat, Group Warga Pande Bali awal tahun 2010 lalu, malah sempat saya tinggalkan lantaran tak banyak informasi tentang keberadaan Warga Pande yang saya dapat. Putu Yadnya aka Pande Bali yang saat itu menjadi Admin (sekaligus pembuat halaman Group) pun jarang terlihat aktif berbagi informasi. Maka jadilah saya menurunkan satu tulisan yang bisa dikatakan ‘membakar perasaan setiap semeton Warga Pande yang membacanya di blog pribadi yang saya kelola.

Kadang Saya Malu Mengaku Nak Pande

Siapa sangka, tulisan inilah yang kemudian mempertemukan saya dengan Semeton Pande lainnya termasuk dengan admin Group Warga Pande Bali, Meski kami baru benar-benar bersua secara langsung saat pertemuan kedua di satu tempat makan seputaran jalan Drupadi.

Dari sinilah saya kemudian mengenal orang-orang yang selalu berusaha memberikan yang terbaik di bidang yang ia pahami dan kuasai. Putu Yadnya aka Pande Bali, Yande Putrawan yang kini didapuk sebagai Ketua Yowana Warga Pande Kota Denpasar, Dego Pande Suryantara pula sebagai Ketua Yowana Warga Pande Kabupaten Tabanan, bli Ande Tamanbali yang keberadaannya kini sudah mulai menyepi dari dunia maya dan Putu Adi Susanta seorang Radiografer Rumah Sakit Sanglah yang telah saya kenal sebelumnya di komunitas Bali Blogger Community.

Berangkat dari minimnya informasi yang bisa didapatkan baik secara tercetak dalam sebuah buku maupun dunia maya tentang keberadaan Warga Pande, kami pada akhirnya mulai mengumpulkan semeton lain satu persatu dan menggalang kekuatan untuk mengadakan satu dua kegiatan sosial yang sekiranya bisa memberikan arti positif pada kami semua. Maka jadilah kegiatan Dharmawecana itu digulirkan setahun lalu.

Tak hanya itu, kamipun berusaha untuk ikut serta dalam setiap kegiatan Ngayah yang dilakukan di Pura Penataran Pande Tamblingan dan syukur, masih bisa kami lanjutkan hingga kini. Termasuk kegiatan Penanaman Pohon dilingkungan Pura.

Pelan-pelan semua kegiatan itu kami dokumentasikan dan simpan dalam berbagai media yang telah ada. Baik blog pribadi maupun Group dan akun jejaring sosial FaceBook.  Sayangnya, informasi yang telah disimpan ini masih bersifat terbatas untuk dapat diakses oleh Warga Pande secara umum di dunia maya. Untuk itu, kami pun berkeinginan untuk membuat satu media komunikasi serta dokumentasi satu sama lain, sebagai ajang diskusi dan berbagi informasi di dunia maya tanpa harus dipaksa memiliki akun salah satu jejaring sosial. Maka diluncurkanlah alamat wargapande.org.

Dengan mengandalkan WordPress sebagai mesin utamanya, maka bisa dikatakan secara tampilan jadi tak jauh beda dengan blog pribadi yang saya kelola  www.pandebaik.com,  hanya saja wargapande.org jadi sedikit lebih garang lantaran halamannya yang didominasi warna Hitam dan Merah.

Web ini kemudian diperkenalkan secara resmi kepada Publik saat Loka Sabha Maha Semaya Warga Pande Kota Denpasar yang dilaksanakan di Banjar Pande Desa Renon, 25 Juni 2011 lalu, bertepatan dengan Pelantikan Yowana Warga Pande Kota Denpasar Periode 2011-2016.

Harus kami akui bahwa segmen utama yang di sasar di dunia maya adalah Yowana atau Generasi Mudanya. Karena melalui Generasi inilah yang akan diharapkan dapat tetap eksis dan selalu aktif berbagi informasi tentang Dharma Kepandean kepada semeton Yowana atau generasi muda lainnya yang memang sudah tampak aktif berinteraksi di dunia maya, termasuk FaceBook salah satunya.

Masih jua merasa belum cukup dengan akun Group FaceBook Warga Pande Bali dan web wargapande.org, rupanya Putu Adi Susanta, tweeps teraktif yang pernah saya kenal sekaligus blogger kondang yang mengelola radiografer.net, sudah membuat akun Twitter @wargapande sedari pertengahan tahun lalu. Kalau tidak salah sejak kami, para Yowana Warga Pande, mulai ramai mengisi waktu luang dengan kegiatan-kegiatan positif.

Terpantau Tweet terakhir yang diluncurkan oleh Pak Putu Tarno (sapaan akrab kami pada Master Putu Adi lantaran yang bersangkutan jago sulap) sekitar bulan Agustus 2010. Tepatnya ketika Uwe Sutedja Neka, Jejeneng Keris yang mengelola Museum Neka Ubud, mulai menyajikan aksi yang memukau, mendirikan keris diatas gagangnya saat DharmaWecana berlangsung. Maka jadilah akun Twitter @wargapande ini menjadi yang ketiga kami perkenalkan dan coba kelola.

Memang akan ada banyak hambatan dan tantangan yang kami yakin bakalan ditemui sepanjang perjalanan nanti sembari mengelola tiga akun Warga Pande disela kesibukan kerja masing-masing. Namun harapannya cukup sederhana kok. Minimal apa yang sudah kami lakukan, bisa menginspirasi Semeton Warga Pande lainnya terutama yang datang dari usia Generasi Muda untuk ikut serta berbagi informasi terkait Dharma Kepandean, agar kelak Generasi kami berikutnya tidak akan merasakan ‘Malu untuk mengaku Nak Pande.

Link to :

Chat with Android ? Gampang…

Category : tentang TeKnoLoGi

Setelah membahas Whatsapp beberapa waktu lalu, aplikasi Chat ala BBM-nya perangkat BlackBerry,  kali ini giliran Chat dengan menggunakan beberapa akun jejaring sosial ataupun akun email.

Chat memang mengasyikkan, apalagi bagi yang baru saja keranjingan, bisa membuatnya lupa waktu dan pekerjaan. Ditambah dengan puluhan dafyat kontak kenalan baru, jadi makin lengkap saja.

Beberapa akun yang dikenal dengan aktifitas Chatnya antara lain Yahoo! Messenger dengan akun email Yahoo!-nya, GTalk dengan akun email Gmail milik Google, FaceBook, ICQ, AIM dan masih banyak lagi.

Memang, untuk masing-masing akun tersebut, telah menyediakan aplikasi tersendiri yang dapat digunakan untuk melakukan aktifitas Chat, pun demikian ditambah aktifitas dan kebutuhan lainnya.

Akun FaceBook misalkan. Pada perangkat Android, FaceBook menawarkan aplikasi khusus ‘FaceBook for Android’ dimana memiliki fungsi layaknya akses melalui layar NoteBook, dari Home/Beranda, Wall/Profile, Photos, Link, Daftar Teman/Friends, Messages, Events bahkan Chat dan juga share Location. All in One Application. Jadi khusus untuk akun FaceBook, pengguna tidak lagi harus menginstalasi aplikasi terpisah hanya untuk melakukan aktifitas Chat seperti halnya yang terjadi pada perangkat BlackBerry atau Symbian.

Demikian halnya dengan aplikasi untuk akun Yahoo! Messenger serta GTalk. Selain mampu untuk melakukan Chat antar sesama pengguna akun email dengan domain sama, aplikasi tersebut menyediakan pula opsi untuk mengaktifkan fitur lainnya layaknya aplikasi serupa pada PC/NoteBook.

Lantas bagaimana seandainya jika yang dibutuhkan itu hanyalah aktifitas Chat-nya saja ? apakah harus menggunakan aplikasi terpisah untuk dapat melakukannya ? Jawabannya jelas tidak. Karena di Android Market sudah ditawarkan aplikasi yang mampu mengelola multiple Instant Messenger meliputi akun Yahoo!, GTalk, FaceBook, ICQ, AIM, MSN, Jabber dan lainnya. Salah satu yang bisa dicoba adalah Palringo.

Palringo yang  telah diperkenalkan sejak April 2007 lalu rupanya mampu berjalan pada multi Platform seperti Microsoft Windows, Windows Mobile, Mac, Symbian, Java, iOS, BlackBerry dan tentu saja Android. Fungsinya tentu saja untuk mengelola multiple instant Messenger seperti yang telah disebutkan diatas.

Aplikasi lainnya yang bisa dicoba adalah eBuddy. Seperti halnya Palringo, aplikasi eBuddy yang telah diperkenalkan sejak tahun 2003 ini juga memiliki kemampuan yang sama dalam mengelola multiple Instant Messenger

Uniknya, kedua aplikasi diatas sama sekali  tidak memerlukan instalasi pada perangkat yang digunakan, cukup dengan melakukan Login dengan menggunakan akun aplikasi masing-masing. Untuk itu, sebelum dapat menggunakan aplikasi Palringo maupun eBuddy, pengguna tinggal membuat satu akun secara gratis atau free hanya dalam hitungan menit. Setelah itu, silahkan memasukkan satu persatu akun Chat yang dimiliki hingga siap digunakan.

Beberapa fitur tambahan yang dapat dinikmati di kedua aplikasi ini adalah Create Group berdasarkan satu topik tertentu dan juga Emoticon untuk memudahkan ekspresi antar sesama pengguna saat melakukan Chat. Baik Palringo maupun eBuddy, keduanya dapat diunduh dan digunakan secara Free alias Gratis pada perangkat Android dari Android Market.

 

TweetDeck, Aplikasi Wajib Jejaring Sosial pada Android

7

Category : tentang TeKnoLoGi

Pernah merasa kewalahan untuk berinteraksi lewat semua akun jejaring sosial dalam satu waktu melalui perangkat ponsel ? jangan khawatir, kalian tidak sendiri. Hehehe…

Memiliki satu akun FaceBook untuk berteman dan cuap-cuap di dunia maya sepertinya tidaklah cukup. Belum lengkap jika tanpa diselingi dengan Twitter dan tentu saja FourSQuare. Bisa jadi ada banyak lagi yang dimiliki, seperti MySpace, HiFive atau bahkan buatan anak bangsa yang diakusisi Yahoo, Koprol. Lantas, bagaimana caranya agar bisa tetap eksis didunia maya tanpa perlu direpotkan banyak aplikasi jejaring sosial dalam sebuah perangkat ponsel Android ? Gunakan saja TweetDeck.

TweetDeck merupakan sebuah aplikasi StreamReader yang dikembangkan oleh Ian Dodsworth dimana memungkinkan pengguna untuk mengakses lebih banyak akun lintas jejaring sosial melalui satu tampilan layar. Aplikasi yang pada awalnya diperuntukkan bagi pemilik dan pengguna akun jejaring Twitter ini, telah dikembangkan ke berbagai Platform seperti Microsoft Windows, Mac, linus bahkan perangkat mobile seperti Apple dengan iOS-nya dan tentu saja Android. Dalam perjalanannya, selain mampu mendukung Twitter, aplikasi ini pun mampu menjalankan beberapa akun jejaring sosial lainnya seperti FaceBook, MySpace, Linkedin dan juga FourQuare.

Uniknya, dengan menggunakan aplikasi TweetDeck ini, pengguna dapat melakukan Update Status (istilah beken para pemilik akun jejaring sosial), secara serempak di semua akun yang dimiliki. Saya pribadi hingga kini telah menggunakannya untuk akun Twitter, FaceBook dan FourSQuare sekaligus.

Dalam menggunakan aplikasi  TweetDeck ini, pengguna dapat melakukan perintah ReTweet, Reply dan  Reply All untuk akun Twitter, Comment dan Like untuk akun FaceBook serta Shout untuk akun FourSQuare ditambah masing-masing fungsi tambahan Share dan Translate bagi yang kesulitan untuk memahami Tweet rekan lain. Sedangkan untuk Update Statusnya selain menginputkan karakter huruf, TweetDeck juga mampu untuk berbagi gambar/foto dan juga Lokasi.

Untuk dapat mengenali penggunaan masing-masing akun, TweetDeck memberikan opsi perbedaan warna untuk menandai akun. Abu tua untuk Twitter, Biru tua untuk FaceBook  dan Biru muda untuk FourSQuare. Kalaupun pengguna menginginkan agar TweetDeck membedakan layar untuk masing-masing akun pun bisa. Tinggal menambahkan kolom tersendiri (add Column) untuk setiap akun yang dimiliki.

Fitur ‘add Column’ ini bisa juga digunakan untuk menambahkan kolom tersendiri bagi akun Twitter  Pribadi atau yang secara mengkhusus membahas topik tertentu seperti BaleBengong dengan topik seputar Bali, BlogDokter dengan info seputar Kesehatan, TeknoUp dengan info seputar Teknologi, GadgetLover dengan info gadget terkini, Ditlantasbali dengan info lalu lintas atau OrangDewasa dengan info ‘dewasa’nya.

Penggunaan TweetDeck sebagai salah satu media yang menggabungkan berbagai akun jejaring sosial dalam satu aplikasi, rupanya memiliki pesaing bernama Seesmic yang dapat pula ditemukan pada ponsel Android bahkan NoteBook dengan basis Microsoft Windows sekalipun. Namun pada intinya, ketimbang kerepotan dalam mengelola banyaknya akun jejaring sosial dalam sebuah perangkat ponsel khususnya Android, mengapa tidak ?

 

Hasil Rapat Pengurus Alumni SMAN 6 Denpasar 22 Mei 2011

2

Category : tentang KuLiah

Berikut dipaparkan Hasil Rapat dari Pengurus Alumni SMAN 6 Denpasar terkait Jubileum Perak, yang dilakukan pada hari Minggu lalu tanggal 22 Mei 2011, pukul 10 s.d 13 Wita di SMAN 6 Denpasar.

Program Alumni saat ini dan direncanakan selesai tahun 2011 :

  • Pembuatan Patung Siswa-Siswi
  • Perbaikan Sound System di tiap ruangan/kelas

Jadwal Acara Jubileum perak SMAN 6 Denpasar adalah sebagai berikut :

  • tgl 22 Juli 2011 = Jumat bersih + donor darah (masih dikoordinasikan) dengan memakai baju alumni
  • tgl 24 Juli 2011 = Fun Bike (masih dikoordinasikan dengan pihak Sekolah)
  • tgl 25 Juli 2011 = Puncak Acara Jubileum Perak di Art Centre (dengan menggunakan baju kaos alumni sebagai tanda masuk)

Apabila ada perubahan jadwal dan acara, akan segera di info melalui media ini. (Group Ikatan Alumni SMAN 6 Denpasar-FaceBook-Red)

Untuk Baju Kaos Alumni  (polo warna putih dengan logo bunga tunjung bordir) akan tersedia mulai tanggal 1 Juni 2011 dan sudah dapat dipesan ke ibu Wintari Sutama (081999424938) atau Wisma Mahendra (081337495016) dengan harga baju kaos semua ukuran (s,m,l,xl,xxl) Rp. 100.000,- per Kaos.

Untuk lebih mengingatkan lagi, berikut disertakan Data Koordinator Sementara per Angkatan yang dharapkan dapat mencari dan melengkapi data rekan-rekan seangkatannya dan dengan segera menyerahkannya berupa soft copy data/format Microsoft Excel.

  • 1986 : I.B Jimmy Krisna Loka, Alit Mariyani, Ira Afianti
  • 1987 : Mas Mudita, I.B Mahayadnya
  • 1988 : Dr. Md Wijaya, Dr. Desy Pratiwi
  • 1989 : Ni Nym Trisilawati, Ardana/Plonco
  • 1990 : Made dharma suyasa (donkkang)
  • 1991 : Putu Yudhi Pasek Kusuma, Nugraheni
  • 1992 : Alit Wisnawa, Sari Herawati (Data sudah ada)
  • 1993 : Ketut Jack
  • 1994 : Ary Kurniatun (atoen), Nyoman Parta,SE
  • 1995 : –
  • 1996 : I Wyn Juni Harta
  • 1997 : –
  • 1998 : –
  • 1999 : Md Ariana
  • 2000 : –
  • 2001 : Eka Wijaya Kusuma, Made Krinasari
  • 2002 : Pande Nyoman Dika, Ni Wyn Krisnawati
  • 2003 : Alit, Suryawan
  • 2004 : Arya Putra Atmaja, Ayu Kumala Sari
  • 2005 : Wyn Kardiyasa, Sang Ayu Puspitasari
  • 2006 : Deny Suhendra, Ocha Suryadewi
  • 2007 : Intan Sari, Hendropriyono

Bagi Rekan-rekan yang kebetulan membaca tulisan ini dan merasa belum terdaftar untuk ikut serta dalam acara Jubileum Perak Alumni SMAN 6 Denpasar, agar dengan segera menghubungi Koordinator Angkatannya masing-masing, seperti yang telah disebutkan diatas. Sekedar Informasi, istilah Angkatan dihitung dari tahun masuk ke SMAN 6 Denpasar, dan bukan tahun kelulusan.

Terima Kasih

Wisma Mahendra

NB : Kegiatan ini murni merupakan perayaan Ulang Tahun Jubileum Perak SMAN 6 Denpasar yang ke-25 dan bukan merupakan kegiatan Reuni Akbar, seperti yang selama ini tersiar kabarnya. Mohon dimaklumi.

 

16 GooGLe DooDLe’s for 76th Birthday of Roger Hargreaves

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang unik saat saya secara tak sengaja mengakses halaman utama GooGLe pada 9 Mei 2011 beberapa saat sebelum pulang kantor. Apalagi gara-garanya kalo bukan GooGLe DooDLe-nya. Seperti biasa, naluri untuk melakukan Capture tampilan terkini GooGLe DooDLe dengan tujuan untuk kemudian di-Publish dalam sebuah album bertajuk sama di Jejaring Sosial FaceBook, muncul seketika. Entah karena terburu-buru karena jam sudah menunjukkan waktu pulang, bukannya meng-Capture, malahan membuka halaman yang sama melalui Browser bawaan Windows, Internet Explorer. Ada satu keterkejutan melihat halaman utama GooGLe yang ternyata berbeda tampilan dengan halaman yang saya lihat sebelumnya. Ada yang tidak beres disini.

Bukan sekali ini saja GooGLe menyajikan tampilan DooDLe yang berbeda untuk memperingati satu hari spesialnya. Jika ada yang ngeh dengan Hari Helloween beberapa waktu atau saat 122nd Birthday of Charlie Chaplin, GooGLe bahkan memberikan tampilan gambar animasi yang berbeda-beda ketika kita melakukan aktifitas -Refresh atau memperbaharui halaman GooGLe pada browser yang sama. Khusus untuk edisi Charlie Chaplin, GooGLe menyajikan video pendek dari sang maestro yang tentu saja tidak dilakoni oleh tokoh aslinya, menyajikan slide khas GooGLe sepanjang tayangan.

Dalam rangka 76th Birthday of Roger Hargreaves kali ini, GooGLe memberikan spesial 16 tampilan DooDLe yang ditampilkan secara bergantian setiap kali pengguna melakukan pembaharuan halaman (Refresh/F5) pada browser yang sama. Bagi yang belum mengenal atau penasaran dengan siapa Roger Hargreaves, tinggal menekan gambar DooDLe yang ditampilkan dan GooGLe pun akan memberikan banyak link atau tautan menuju informasi terkait Roger Hargreaves, termasuk salah satunya dari Wikipedia.

Charles Roger Hargreaves (9 Mei 1935 – 11 September 1988) adalah seorang penulis dari Inggris dan ilustrator buku anak-anak, terutama seri Mr Men dan Little Miss. Buku-buku cerita  sederhana dan konyol, dipenuhi dengan warna-warna cerah, telah menjadi bagian dari budaya yang populer selama lebih dari 25 tahun, dengan penjualan lebih dari 85 juta di seluruh dunia dan telah diterbitkan dalam 20 bahasa. “

Adapun ke-16 DooDLe yang diperkenalkan GooGLe hari ini meliputi 7 Little Miss DooDLe dan 9 Mr Men DooDLe :

Little Miss ChatterBox, Little Miss Curious, Little Miss Magic, Little Miss Naughty, Little Miss Shy, Little Miss SunShines, Little Miss Tiny, Mr bump, Mr Dizzy, Mr Forgetful, Mr Funny, Mr Happy, Mr Messy, Mr Rush,  Mr Slow dan Mr Tickle.

Bagi yang penasaran dengan tampilan DooDLe-nya, berikut saya sertakan dibawah ini :