Mudah Mengelola eMail Client

2

Category : tentang TeKnoLoGi

eMail untuk ukuran saat ini kami yakin sudah bukan hal baru lagi mengingat banyaknya akun jejaring sosial dan juga komunitas, yang memberikan persyaratan penggunaan alamat eMail dalam pembuatan User ID. Sayangnya meski sudah memiliki alamat eMail, masih banyak juga pengguna yang belum menyadari arti penting bagaimana mengelola eMail.

Beberapa Kawan pernah kami tanya terkait bagaimana cara mereka mengelola alamat eMail, dari memeriksa eMail masuk, membuat eMail baru, menuliskan lalu mengirimkannya hingga menghapus ataupun menyimpan informasi yang sekiranya dianggap penting. Jawabannya lumayan beragam. Ada yang masih mengandalkan browser pada perangkat pc/notebook, ada yang sudah memanfaatkan aplikasi eMail client baik pada pc, notebook ataupun ponselnya, dan ada juga yang tidak peduli dengan alamat eMail yang mereka miliki. Untuk kategori terakhir, biasanya ditemukan pada pengguna akun jejaring sosial FaceBook, dimana notofication atau pemberitahuan tidak lagi diteruskan ke alamat eMail.

Padahal sesungguhnya untuk mengelola akun eMail itu tidak sesulit yang dibayangkan. Cukup manfaatkan aplikasi eMail client yang ada pada perangkat yang kawan miliki, lalu lakukan Pengaturan secara Manual. Untuk perangkat pc/notebook bisa memanfaatkan aplikasi bawaan seperti Outlook (cari di Start Menu) atau memanfaatkan aplikasi tambahan seperti Mozilla Thunderbird dan semacamnya. Sedangkan untuk perangkat ponsel, rata-rata untuk yang bertipe ponsel pintar/smartphone, sudah membawa aplikasi eMail client tersendiri.

Untuk melakukan pengelolaan alamat eMail pada aplikasi Client secara Manual, pengguna harus melihat opsi pengaturan terlebih dahulu dengan membuka akun eMail melalui jendela Browser pada pc/notebook ataupun layar ponsel. Opsi ini bisa dilihat pada pilihan Pengaturan, Manual Setup atau penggunaan istilah POP3 dan SMTP. Meski demikian, tidak semua akun eMail dapat dikelola secara manual dengan aplikasi eMail Client bawaan perangkat. seperti akun eMail Yahoo misalnya. Untuk yang ini nanti akan kami jelaskan lebih lanjut.

Yang patut diperhatikan dalam melihat opsi Pengaturan alamat eMail adalah Incoming Server Setting dan OutGoing Server Setting. Perhatikan pilihan Username yang digunakan, password, POP3/IMAP (untuk Incoming) dan SMTP (untuk outgoing) Server serta Port yang digunakan pada masing-masing pilihan server tersebut. Lakukan pencatatan dan masukkan semua isian tersebut pada kolom opsi Manual Setup di aplikasi eMail Client. Jika sudah selesai, lakukan pengujian dengan mengirim eMail ke alamat sendiri. Tingkat keberhasilan pengaturan akun eMail pada aplikasi eMail Client, bisa dilihat dari pengiriman eMail yang hadir dalam folder Sent item, dan eMail masuk pada folder inbox.

Sebagai contoh, untuk akun eMail yang menggunakan domain gmail milik Google, memiliki pengaturan ‘pop.gmail.com’ tanpa tanda petik pada kolom Incoming Mail Server dan ‘smtp.gmail.com’ tanpa tanda petik pada kolom OutGoing Mail Server. Pada Tab ‘OutGoing Server’ centangkan atau tandai pilihan pada ‘My OutGoing Server (SMTP)…. ; Pada Tab ‘Advanced’ centangkan atau tandai pilihan ‘This Server requires (SSL) yang secara default akan mengubah angka 110 menjadi 995 ; lalu ketikkan angka ‘587’ tanpa tanda kutip pada kolom ‘OutGoing Server (SMTP)‘ dan (4) ubah pilihan ‘None’ pada tulisan ‘Use the following Type…’ menjadi ‘TLS’. Lalu lakukan Pengujian pengiriman eMail.

eMail yang sudah masuk kedalam aplikasi eMail Client ini dapat dibaca kembali meskipun tidak ada koneksi internet disekitar pengguna. Sehingga untuk proses menulis dan membalas eMail pun bisa dilakukan dalam kondisi yang sama. Koneksi baru dibutuhkan ketika eMail sudah siap untuk dikirimkan. Hal ini tentu akan lebih menghemat daya, biaya dan waktu terutama bagi pengguna yang memiliki keterbatasan koneksi langganan paket data internet.

Selain itu pengelolaan eMail dengan menggunakan aplikasi eMail Client ini tidak lagi membutuhkan proses Login yang berulang seperti yang dilakukan melalui halaman Browser. Untuk membuka sejumlah eMail yang masuk secara bersamaanpun tidak membutuhkan waktu yang lama. Dan Pengelolaan ini akan jauh lebih berguna bagi mereka yang memiliki lebih dari satu alamat eMail.

Khusus untuk eMail dengan domain yang tidak mendukung pengelolaan seperti ini, dapat memanfaatkan aplikasi tambahan yang secara khusus diperuntukkan bagi akun eMail tersebut. Misalkan saja akun eMail milik Yahoo yang memang tidak menggratiskan pemanfaatan fitur POP3 pada pengguna.

Akun eMail ini memiliki arti penting lantaran jika dianalogikan dalam dunia nyata, serupa dengan fungsi Kotak Surat di pintu masuk alamat rumah. Apapun pemberitahuan yang berkaitan dengan aktifitas Kawan di dunia maya akan disampaikan melalui alamat eMail tersebut. Entah itu berupa peringatan akan adanya penyusupan akun, masa habis pemberlakuan lisensi aplikasi, ataupun kabar gembira lainnya. Jadi, ketika Kawan kemudian tidak peduli dengan pengelolaan akun eMail ini, bukan tidak mungkin akun kemudian berpeluang untuk disalahgunakan oleh orang lain.

2 Hal Mutlak untuk mengOptimalkan perangkat Android

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah punya ponsel Android tapi belum tahu bagaimana cara mengoptimalkan penggunaannya ? jangan malu dulu Gan, ayo kita belajar sama-sama.

Menggunakan ponsel Android sesungguhnya tidak jauh berbeda dengan cara dan kebiasaan menggunakan perangkat ponsel pintar lainnya seperti BlackBerry, iPhone atau bahkan Symbian dan Windows Mobile. Begitu pula dengan perangkat ponsel lokal yang jualan Jejaring Sosial. Belum terasa asyiknya jika belum terhubung dengan dunia maya. Belum terasa lengkap jika belum Update Status. Ya… hal pertama yang mutlak dimiliki untuk dapat mengoptimalkan perangkat Android adalah Koneksi Data atau Internet.

Tahun 2011 ini selain bisa dikatakan sebagai surga bagi pemburu ponsel pintar seperti yang saya katakan dalam tulisan sebelumnya, juga merupakan surga bagi mereka yang membutuhkan koneksi data Unlimited. Karena berkat persaingan para operator lah yang saling berlomba memberikan harga termurah, paket gratis ini itu, membuat penawaran akan paket Data Unlimited pun bisa semakin terjangkau biaya bulanannya. Saya pribadi menggunakan XL Unlimited yang Cuma 99ribu sebulannya. Itupun setelah lima bulan pemakaian, masih terasa puasnya meski akhir jatuh tempo expirednya sudah mendekati. Minmal koneksi 3G masih bisa saya dapatkan. Maka, meskipun terkadang kita merasa mangkel pada Operator, ada baiknya pula sesekali kita berterima kasih atas persaingan mereka ini.

Ada beragam paket data yang bisa dijadikan alternatif pilihan untuk dapat mengoptimalkan penggunaan perangkat Android setiap bulannya. XL punya Unlimited 99ribu sebulannya dengan kuota 1 GB sedang kelebihannya hanya terjadi penurunan kecepatan saja. Indosat membebankan biaya yang sama untuk kuota 500 MB sebulannya. Telkomsel menawarkan dua paket bulanan, yang 100 ribu untuk kuota 500 MB dan 200 ribu untuk kuota 1,5 GB. Lantas ada Axis yang menawarkan tiga pilihan bulanan yaitu 25 ribu untuk kuota 500 MB, 35 ribu untuk kuota 1 GB dan 150 ribu untuk kuota 5 GB. Waaahhh… Sedangkan Three (3) menawarkan empat paket bulanan yaitu 29 ribu untuk kuota 15 MB, 35 ribu untuk kuota 1 GB, 50 ribu untuk kuota 2 GB dan 99 ribu untuk 5 GB. Waaahhh… lebih murah lagi nih… dan terakhir ada Smart yang menawarkan paket bulanan Unlimited dengan batasan kecepatan dan bukan kuota seperti halnya operator lain. 45 ribu untuk kecepatan 153,6 kbps, 75 ribu untuk kecepatan 512 kbps, 140 ribu untuk kecepatan 3,1 Mbps dan 275 ribu untuk kecepatan 3,1 Mbps ditambah Upload yang hingga 1,8 Mbps.

Beragamnya paket diatas akan sangat bergantung pada lokasi dan juga kekuatan perangkat untuk menangkap sinyal yang ada. Jadi bisa jadi seperti yang saya alami, untuk operator Three (3) dan Axis yang menawarkan banyak kelebihan malah jeblok di beberapa lokasi yang kerap saya sambangi, tapi tidak demikian dengan XL. Itu sebabnya saya memilih untuk tetap setia menggunakan XL. Hehehe…

Memilih untuk memanfaatkan paket data Unlimited sebenarnya saya maksudkan bukan untuk gaya-gayaan loh, tapi lebih mengacu pada kepuasan penggunaan yang tidak lagi dibatasi pada aktifitas tertentu. Jangankan hanya untuk urusan Update Status di jejaring sosial, atau Chatting lintas ponsel, untuk melakukan Push Email dan mengunduh beberapa file penting dari penyedia sharing pun bisa. Begitu juga dengan Video Streaming dan aksi donlot video, pun demikian dengan mendengarkan radio luar secara online. Semuanya mampu dilakukan dengan baik.

Hal kedua yang mutlak dimiliki oleh seorang pengguna Android untuk dapat mengoptimalkan fungsinya adalah… Alamat Email. Kedengaran familiar bukan ? oke… tidak perlu sebuah alamat email Resmi seperti yang diperdebatkan tempo hari terkait lembaga DPR yang masih dengan bangganya menggunakan alamat email dari penyedia Gratisan, kita sebagai pengguna personal, malah tidak menjadi masalah jika menggunakan yang memang Gratisan bukan ?

Namun yang perlu disadari adalah, tidak semua orang awam mengakui bahwa yang bersangkutan memiliki sebuah alamat email, padahal disisi lainnya yang bersangkutan memiliki sebuah akun FaceBook. Gag percaya ? hehehe… jadi saya yakin, untuk bisa memiliki sebuah alamat email tidak perlu mengeluarkan uang hingga lima ribuan kok. Cukup main ke Warnet, mintakan ke operator untuk dibantu dibuatkan sebuah alamat email gratisan (sekitar 5 menitan sudah lebih dari cukup) dengan dibayar penuh sejam penggunaan.

Email sangat mutlak diperlukan untuk sebuah perangkat Android. Namun jika bisa, gunakanlah akun email milik GooGLe. Alasannya sederhana, karena Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh GooGLe. Fungsi utamanya adalah untuk mengakses Android Market sehingga pengguna mampu mengeksplorasi berbagai aplikasi maupun games Gratisan dengan optimal.

Uniknya, keberadaan aplikasi maupun games yang telah diinstalasi nantinya akan melekat pada alamat email tersebut. Seumpama satu saat nanti ada keinginan untuk tidak lagi menggunakan akun email yang tadinya digunakan untuk Android Market, maka seluruh aplikasi dan games yang telah diunduh, akan ikut serta terhapus. Jadi, jangan sampe lupa dengan password email tersebut yah.

Dua Hal Mutlak yang dibutuhkan untuk mengOptimalkan perangkat Android. Koneksi Data dan alamat Email. Tidak sulit bukan ?

Yuk Mudah Mengelola Email dengan Android

14

Category : tentang TeKnoLoGi

Android memang sangat identik dengan brand mesin pencari Google, karena mereka yang melahirkan dan mengembangkannya. Jika bicara Google, salah satu yang kemudian terlintas adalah ketersediaannya akun Email yang lebih sering dikenal dengan Gmail.

Bisa dikatakan keberadaan pengguna akun Gmail hampir setara dengan penggunaan akun email pesaingnya, Yahoo. Saya katakan demikian, karena untuk wilayah Indonesia, hanya dua akun ini saja yang paling banyak digunakan sebagai alamat email favorit, baik dengan domain internasional (dot com) ataupun regional (dot co dot id). Termasuk salah satu diantaranya, Komisi VIII DPR RI. Hehehe…

Meskipun Android merupakan sistem operasi yang dikembangkan oleh Google, bagi Rekan-rekan yang sudah terlanjur menggunakan email Yahoo-pun masih memungkinkan untuk mengelola email dengan baik pada perangkat ponsel atau mobile berbasiskan Android. Hal inipula yang tempo hari sempat menjadi kekhawatiran seorang rekan sekaligus Senior di Arsitektur, sesaat sebelum memutuskan untuk membeli perangkat Samsung Galaxy ACE S5830.

Secara sepintas, dalam perangkat Android memang hanya menyediakan satu aplikasi pengelola email, yaitu Gmail yang artinya tidak akan mampu mengelola akun email yang berasal dari domain lain seperti Yahoo. Untuk mengatasi masalah ini, pengguna dapat mengunduh aplikasi pengolah email milik Yahoo dari Android market secara gratis. Namanya Yahoo! Mail.

Untuk dapat mengelola akun email baik dalam perangkat Android dengan menggunakan domain Gmail ataupun Yahoo!, pengguna tinggal memasukkan username dan passwordnya saja. Cukup mudah bukan ? Sedang untuk pengaturan lainnya, secara otomatis akan diatur oleh perangkat Android hingga email siap digunakan.

Kedua aplikasi Pengolah Email ini dapat difungsikan sebagaimana layaknya fitur Push Email dalam perangkat BlackBerry selama yang namanya koneksi Internet tetap selalu terhubung. Asyiknya, tidak ada batasan jumlah email yang mampu dikelola dengan aplikasi tersebut.

Lantas bagaimana dengan mereka yang memiliki akun email dengan menggunakan domain pribadi atau perusahaan ? jangan khawatir, gunakan saja aplikasi Default pengolah Email milik Android. Hanya saja, untuk melakukan pengaturan pengolah email lebih lanjut dibutuhkan sedikit pengetahuan tambahan terkait Username, Incoming serta Outgoing Mail Server lengkap dengan port yang digunakan. Pengaturan tersebut dapat dilihat dari pengaturan email Client yang biasanya disertakan dalam akun email.

Untuk saat ini, selain 4 (empat) akun dari domain Gmail dan 1 (satu) akun dari domain Yahoo! Yang telah saya gunakan, ada juga 2 (dua) akun email dari domain PanDeBaik.com, 2 (dua) akun milik LPSE Badung dan 1 (satu) akun milik Dinas Bina Marga dan Pengairan Badung, berhasil dengan baik saya Set dan kelola melalui perangkat Android Samsung Galaxy ACE S5830 ini. Menakjubkan bukan ?

Hanya saja ternyata, dengan menggunakan aplikasi yang terakhir saya sebutkan diatas (pengolah Email Default Android), tidak hanya email dari akun pribadi saja yang mampu dikelola tapi juga dari domain Gmail dan Yahoo!. Jadi ya terserah Rekan-rekan mau memanfaatkannya yang mana.

 

Menyoal alamat Email Resmi [email protected] Komisi VIII DPR RI

5

Category : tentang Opini

Ada yang unik terkait Anggota Dewan kita yang Terhormat saat melakukan lawatan atau studi banding ke Melbourne Australia, tepatnya dari Komisi VIII yang rupanya sempat gelagapan saat ditanyakan alamat email Resmi mereka oleh para pelajar Indonesia di KBRI setempat. Ternyata selain tidak mampu menghafalkannya, seorang ibu yang diminta untuk menjawab malah menyebutkan sebuah akun email dari sebuah penyedia gratisan, sebagai alamat email Resmi Komisi VIII DPR RI.

[email protected]

Alamat email yang dikatakan sebagai alamat email resmi dari Staf Ahli Komisi VIII ini terang saja membuat banyak pihak bertanya-tanya sekaligus menertawakannya. Bagaimana mungkin alamat email sebuah lembaga resmi terkemuka di Indonesia yang notabene sudah memiliki alamat web tersendiri (yang barangkali sudah dibuat dengan anggaran Jutaan), malahan menggunakan penyedia gratisan Yahoo yang sangat rentan akan penyadapan dan penyalahgunaan ?

Pun demikian, menurut salah seorang pemberi Komentar di alamat TeknoUp.com menyatakan bahwa alamat tersebut merupakan alamat palsu atau invalid yang ketika diuji dengan melakukan pengiriman malah menampilkan pesan sbb :

Sorry, we were unable to deliver your message to the following address.

Remote host said: 554 delivery error: dd This user doesn’t have a yahoo.com account ([email protected]) [-5] – mta1107

Jujur saja, saya pribadi sangat menyayangkan peristiwa menggelikan ini bisa terjadi. Apalagi setelah aksi menonton Video Porno oleh anggota DPR bernama Arifinto, saat sidang PariPorno eh PariPurna beberapa waktu lalu, ditambah bebalnya telinga mereka yang masih saja ngotot membangun gedung DPR Trilyunan rupiah itu. Bagaimana mungkin mereka bisa menggunakan alamat email gratisan yang bahkan invalid, sementara dengan santainya melenggang ke luar negeri berstatus Studi Banding ?

Bisa jadi lantaran ketidaktahuan/ketidakpahaman para anggota DPR akan pentingnya sebuah alamat email resmi merupakan pemicu mengapa mereka bisa sampai melakukan Studi Banding ke berbagai negara secara langsung padahal aktifitas tersebut bisa saja dilakukan dengan cara Teleconferece atau komunikasi melalui email tersebut. Mengapa Tidak ?

Ketidaktahuan/ketidakpahaman para anggota DPR akan pentingnya sebuah alamat email (katakanlah untuk kebutuhan Personal) bagi saya pribadi, sudah sejak lama dimaklumi. Silahkan mampir disalah satu tulisan ‘One BLoG Wonder ; BLoG Caleg’ yang saya buat saat kampanye beberapa waktu lalu. Disitu jelas terlihat bahwa ada ketidakpahaman Calon Anggota Legislatif akan mana yang dinamakan alamat BLoG/WebSite dan mana yang disebut sebagai alamat Email.

Jikapun Rekan-rekan mau memeriksa alamat email priadi para Anggota Dewan kita yang terhormat di DPR RI dan perwakilannya dari masing-masing daerah, mampir saja ke alamat milik ViVaNews. Di bagian bawah halaman terdapat Kolom khusus pencarian informasi terkait para Anggota Dewan DPR RI, berdasarkan Daerah yang diwakili. Informasinya cukup lengkap untuk ukuran kita di Indonesia, yang menyajikan pula alamat email dari masing-masing personal. Beberapa memang sudah menggunakan alamat email milik Pribadi, tapi ada juga yang masih menggunakan email gratisan Yahoo dan ada juga yang malah tidak memiliki alamat email. Entah apakah Kolom ini telah diperbaharui secara rutin atau tidak.

Padahal Kepemilikan sebuah alamat email dijaman teknologi maju sekarang ini menurut saya sih sudah menjadi satu hal yang lumrah. Apabila mereka memiliki sebuah akun FaceBook, minimal sebuah alamat email pasti sudah dimiliki, entah yang gatisan atau berbayar, entah apakah rajin digunakan/diperiksa/dikelola atau malah terlupakan. Bisa juga ketika memiliki sebuah perangkat BlackBerry ataupun Android (baca:Galaxy Tab ala Arifinto), untuk dapat memaksimalkan fungsinya tentu memerlukan minimal satu alamat email, terkecuali mereka menggunakannya hanya untuk BBM-an, SmS, Voice Call dan tentu saja menonton Video Porno. Ups…

Ketidaktahuan/ketidakpahaman para anggota DPR akan pentingnya sebuah alamat email resmi (apalagi untuk sebuah lembaga Komisi VIII) ini benar-benar membuat sebagian besar masyarakat Indonesia di dunia maya Geregetan. Ada yang kemudian memplesetkan alamat email diatas menjadi [email protected] dan ada juga yang mengubahnya menjadi alamat alay generasi muda [email protected]. Bisa jadi, setelah peristiwa ini, semua Anggota Dewan bakalan dibuatkan satu alamat email resmi yang menggunakan domain DPR RI secara resmi.

Sebaliknya jika ini dibiarkan dan tidak ditindaklanjuti, saya malahan merasa kasihan dengan para Anggota DPR yang rupanya ndablek meski tidak secara keseluruhan, dan lebih merasa kasihan lagi pada diri sendiri dan tentu saja masyarakat kita yang begitu pedenya mempercayakan suara dan hati nurani kita pada mereka.

Kira-kira besok, dagelan apa lagi ya yang bakalan ditampilkan ?

***

Tulisan terkait milik TeknoUp.com silahkan mampir disini : http://www.teknoup.com/news/8245/anggota-dpr-tidak-sepantasnya-gunakan-email-gratisan/?utm_source=twitterfeed&utm_medium=twitter

Dan bagi yang ingin melihat Videonya secara langsung, monggo mampir di YouTube alamat berikut :

http://www.youtube.com/watch?v=8dEjGOPfAqA

 

Tips dan Cara Mengelola Akun Email dengan OutLook

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Menyambung tulisan saya tentang ‘Mengelola Akun Email dengan OutLook’, berikut Tips dan Cara atau langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk dapat mengelola email tanpa membutuhkan banyak waktu (untuk login dan proses membaca serta membalas email), tanpa membutuhkan banyak biaya (untuk koneksi internet, apalagi kalo lagi lelet) dan dapat dilakukan kapan saja.

Pertama, buka aplikasi Outlook Express yang secara default terdapat dalam setiap PC atau laptop berbasis Windows, atau aplikasi Microsoft Outlook yang terdapat dalam folder Microsoft Office (jika tersedia). Abaikan semua kotak dialog yang muncul, dengan meng-Cancel perintah yang ditawarkan. Jika sudah masuk kedalam halaman utama aplikasi tersebut, cari Menu ‘Tools’ pada baris Toolbar bagian atas halaman, kemudian pilih ‘Account Setting’.

Langkah kedua adalah memasukkan akun email yang akan digunakan dalam aplikasi tersebut dengan memilih tombol ‘Create New’. Pilih pilihan yang menerangkan bahwa akun yang akan dimasukkan memanfaatkan fitur POP3 atau IMAP, kemudian pilih pilihan ‘Manual Configure’.

Langkah ketiga adalah memasukkan data Nama Pengguna (atau alias) yang nantinya akan digunakan dalam setiap proses terima kirim email, alamat email serta password yang digunakan.

Langkah keempat adalah memasukkan data POP3 yang digunakan baik untuk layanan Incoming Mail Server / email yang diterima (POP) dan OutGoing Mail Server / email yang dikirim (SMTP). Untuk mendapatkan informasi ini, pengguna dapat melihatnya di bagian Pengaturan email (buka email terlebih dahulu pada jendela browser PC), beri centang pada kotak pilihan ‘aktifkan layanan POP/IMAP’ lalu catat dan masukkan data server sesuai yang tertera di halaman Pengaturan tersebut.

Secara Default, untuk akun Gmail misalnya, ketikkan ‘pop.gmail.com’ tanpa tanda petik pada kolom Incoming Mail Server dan ketikkan ‘smtp.gmail.com’ tanpa tanda petik pada kolom OutGoing Mail Server.

Jika sudah, lakukan uji akun email dengan menekan tombol ‘Test Account Setting’.

Apabila terjadi kegagalan baik pada proses penerimaan dan pengiriman email dalam uji coba tersebut, tambahkan beberapa parameter sesuai yang disarankan pada halaman Pengaturan melalui pilihan ‘More Setting’.

Untuk akun Gmail misalkan, diperlukan setidaknya 4 (empat) tambahan langkah yaitu (1) pada Tab ‘OutGoing Server’ centangkan atau tandai pilihan pada ‘My OutGoing Server (SMTP)…. ; (2) pada Tab ‘Advanced’ centangkan atau tandai pilihan ‘This Server requires (SSL) yang secara default akan mengubah angka 110 menjadi 995 ; (3) ketikkan angka ‘587’ tanpa tanda kutip pada kolom ‘OutGoing Server (SMTP)‘ dan (4) ubah pilihan ‘None’ pada tulisan ‘Use the following Type…’ menjadi ‘TLS’. Lalu lakukan Pengujian kembali.

Langkah Keempat hingga selesai sesuai yang tertera diatas, akan berbeda antara akun email dari domain satu dengan lainnya. Namun untuk akun email dari domain yang sama, pengaturannya tetap sama.

Seperti misalkan email yang saya gunakan dengan menggunakan domain @pandebaik.com  memiliki pengaturan yang sama pada kolom Incoming Mail Server maupun OutGoing-nya serta hanya perlu melakukan 2 tambahan langkah (1) dan (2) saja.

Jika langkah-langkah diatas sudah dilakukan, tutup jendela dialog ‘Account Setting’, kemudian lakukan Pengujian dalam arti sebenarnya dengan menekan tombol ‘Send and Receive’ dan lihat apa yang terjadi.

Email yang ditarik kedalam aplikasi akan diterangkan melalui status yang dapat dilihat pada bagian kanan bawah, baik jumlah email yang diterima, ukuran serta seberapa jauh proses yang sudah berjalan.

Ketika proses email yang diterima telah dinyatakan selesai, koneksi dunia maya dapat diputuskan untuk menguji apakah benar bahwa email yang diterima dapat dibaca satu persatu tanpa membutuhkan lagi koneksi internet ? Coba saja…

Mudah Kelola Akun Email dengan OutLook

9

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada yang belum kenal dengan istilah email gag ya ? atau yang kalau ditranslate ke bahasa Indonesia menjadi Sur-el ? Surat Elektronik ? hehehe… saya yakin setiap pengguna dunia maya, kenal betul istilah satu ini. Sayangnya belum semua paham betul bahwa sesungguhnya setiap pemilik email wajib mengelola alamat emailnya dengan baik, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ada tiga alasan umum yang kerap dikemukakan oleh para pemilik email ketika saya tanyakan soal ‘kebisaaan memeriksa akun emailnya’. Tidak punya banyak waktu dan juga proses yang ribet untuk login (ini berlaku bagi mereka yang masih memeriksa akun email melalui browser pc), Tidak tahu caranya (kebanyakan mereka yang memanfaatkan FaceBook tanpa menyadari fungsi alamat email yang digunakan sebagai akun) dan Tidak mau tahu (bisaanya mereka ini sampai lupa password yang digunakan untuk membuka email). Padahal ada loh cara mudah untuk mengelola Email yang tidak ribet, tidak membutuhkan banyak waktu atau malahan biaya untuk koneksi internet.

Bagi mereka yang sudah bergelut lama dengan perangkat pintar BlackBerry dan menggunakan layanan RIM, saya yakin yang namanya fitur Push Email, bukan lagi hal yang asing terdengar. Pula bagi mereka yang masih betah menggunakan ponsel Java, bisa juga merasakan asyiknya fitur Push Email dengan memanfaatkan aplikasi Morange atau MoZat. Tapi bagaimana dengan mereka yang masih betah menggunakan PC rumahan ? apakah bisa juga merasakan hal yang sama ?

Secara umum memang ada banyak aplikasi gratisan yang dapat digunakan untuk mengelola email pada PC rumahan, bisaanya bergantung pada selera atau kebisaaan. Namun secara default sebuah PC rumahan yang berbasiskan Windows sebagai system operasinya, sudah menyediakan fasilitas Outlook Express yang berfungsi sama. Jikapun didalam PC yang Anda gunakan sudah terinstalasi paket Microsoft Office (baik yang resmi ataupun bajakan), bisa juga memanfaatkan salah satu aplikasi yang terintegrasi didalamnya, Microsoft Outlook.

Mengelola akun Email dengan menggunakan aplikasi Outlook Express ataupun Microsoft Outlook ini memiliki cara kerja yang kurang lebih sama dengan layanan fitur Push Email yang diberikan RIM selaku pengembang system operasi BlackBerry ataupun yang diberikan oleh aplikasi java Morange atau MoZat tadi. Semua email bakalan ditarik kedalam aplikasi Outlook ketika PC terhubung dengan dunia maya. Lamanya waktu yang dibutuhkan, bergantung pada besaran total email yang diterima, dibagi dengan rata-rata kecepatan koneksi. Untuk mudahnya dimengerti, katakanlah waktu yang dibutuhkan kisaran 5 (lima) sampai 10 (sepuluh) menit untuk dapat menyelesaikan proses ‘penarikan email ini. Selanjutnya, jika koneksi yang digunakan masih terasa mahal untuk dilanjutkan, ya putuskan saja.

Email yang sudah selesai ditarik kedalam aplikasi Outlook ini, kemudian dapat dibaca, dinikmati hingga habis (jika email berisi banyak informasi penting yang harus dicermati dengan hati-hati), dibalas sesuai kebutuhan dan dikirim. Semua aktifitas ini dapat dilakukan secara Offline atau tanpa menggunakan koneksi internet. Jika sudah selesai, tinggal menyambungkan koneksi kembali, tunggu hingga semua email dinyatakan telah terkirim, lalu putuskan kembali koneksinya. Mudah bukan ?

Adapun kelebihan mengelola akun email dengan menggunakan aplikasi OutLook ini atau sejenisnya adalah, tidak membutuhkan Proses yang cenderung ribet serta berulang untuk login, melihat inbox (kotak masuk), tidak membutuhkan koneksi internet (yang cenderung terjadi penurunan kecepatan) yang lama, tidak membutuhkan waktu untuk menunggu (membuka satu persatu email, membacanya, kemudian menutup kemudian membuka dan membaca email lainnya), tidak terbatas pada satu akun email saja (bayangkan jika Anda memiliki dua akun atau lebih, dan membukanya secara online melalui browser PC), dan email balasan, dapat dikerjakan kapan saja (tidak harus online).

Sayangnya, cara ini ada pula kelemahan atau kekurangannya. Tidak dapat diterapkan bagi mereka yang menggunakan alamat email dengan domain atau embel-embel Yahoo (alamat yang masih umum digunakan untuk membuat akun email) serta membutuhkan proses input akun yang sedikit rumit dan tidak gampang dipahami oleh awam, namun masih bisa dipelajari kok.

Mengapa saya katakan tidak dapat diterapkan pada akun email Yahoo, karena proses yang digunakan memanfaatkan fitur POP3 atau IMAP yang tidak ditawarkan secara gratis oleh Yahoo. Berbeda dengan Gmail yang masih memberikan fasilitas penerusan email ini secara gratis untuk semua pengguna. Itu sebabnya, untuk membuat sebuah akun email gratisan, saya bisaanya lebih menyarankan rekan-rekan menggunakan alamat Gmail.

Lantas, bagaimana caranya untuk bisa mengelola akun email dengan memanfaatkan aplikasi Outlook ? tunggu di tulisan berikutnya ya…

7 Langkah Rebut Kembali akun FaceBook-mu

5

Category : tentang TeKnoLoGi

Melanjutkan tulisan sebelumnya terkait ‘Berdayakan akun Email untuk Merebut Kembali akun FaceBook-mu’, kali ini sesuai janji, saya akan berikan 7 langkah untuk merebut kembali Akun FaceBook yang dibobol, seandainya terjadi perubahan email ataupun password.

Langkah Pertama, periksa kotak masuk (inbox) pada akun email, dimana ketika terjadi perubahan alamat email yang digunakan sebagai User ID pada akun FaceBook ataupun kode sandi / password, secara Default pihak FaceBook akan mengirimkan email konfirmasi untuk memastikan apakah benar Pemilik yang sebenarnya melakukan tindakan tersebut. Seandainya pun tidak, pihak FaceBook memberikan kesempatan pada Pemilik akun FaceBook yang sebenarnya, untuk mengklaim kembali akun FaceBook yang telah dibobol tersebut.

Langkah Kedua, klik pada link atau alamat yang tertera pada email tersebut. Jika tidak bereaksi, copy paste-kan alamat tersebut pada jendela Browser yang bisaa  digunakan. Adapun halaman yang akan dituju adalah Pemberitahuan untuk menangguhkan halaman akun FaceBook sementara waktu.

Langkah Ketiga, klik pada tombol ‘Secure my Account’ apabila memang benar akun FaceBook yang tertera dibagian atas tombol, merupakan akun FaceBook yang dimaksudkan. Halaman akan berganti dengan Pernyataan bahwa halaman akun ditangguhkan untuk sementara.

Langkah Keempat, klik pada tombol ‘Lanjutkan’ untuk mengakses halaman perubahan kata sandi. Pada halaman ini, seperti halnya saran saya beberapa waktu lalu, diharapkan untuk input sandi atau password baru, pengguna dapat mengkombinasikan huruf, angka dan karakter dengan jumlah minimal 7 karakter. Jika sudah, klik pada tombol ‘Ganti Kata Sandi’.

Langkah Kelima, lakukan pengiriman kata sandi yang baru saja diganti, ke akun email yang digunakan sebagai User ID akun FaceBook. Jadi, untuk meyakinkan bahwa kata sandi telah diubah, periksa kembali email yang digunakan, dan kalau bisa catatkan untuk lebih mudah mengingatnya.

Langkah Keenam, FaceBook memberikan Tinjauan aktifitas yang dilakukan pada akun FaceBook selama kecurigaan akan pembobolan akun (perubahan email atau password) itu muncul, untuk melihat seberapa jauh langkah si pembobol nantinya. Pengguna dapat memperkirakan perubahan apa saja yang kelak bakalan dilakukan seandainya akun bisa dipulihkan kembali. Jika memang tidak perlu, abaikan saja.

Langkah Ketujuh, klik pada tombol ‘Kembali ke Beranda FaceBook’ untuk mengakhiri proses pemulihan akun.

Jika akun sudah diperoleh kembali, silahkan periksa halaman Beranda, Pesan, Chat dan lainnya serta mohonkan informasi pada Teman yang ada dalam Daftar untuk mengkonfirmasi apabila ada kesalahan-kesalahan yang dilakukan ketika akun diambil alih. Berharap saja bahwa si pembobol tak melakukan banyak hal negatif yang menyinggung perasaan.

Semoga Tips kali ini bisa Berguna. Salam dari Pusat Kota Denpasar

Berdayakan Email untuk Merebut kembali akun FaceBook-mu

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Belum jua habis membahas seluk beluk FaceBook, kali ini saya ingin berbagi pengalaman seputar apa yang harus dilakukan ketika seseorang membobol akun FaceBook yang kita gunakan.

Ada dua hal yang paling memungkinkan untuk dilakukan. Pertama, menunggu dan mencoba terus untuk melakukan login ke akun FaceBook dengan harapan si pembobol akan melakukan sign out atau log out dalam waktu yang tidak lama. Kedua, mengupayakan langkah melalui akun Email yang digunakan sebagai user ID pada akun FaceBook. Langkah kedua ini harus dengan segera dilakukan untuk memeriksa apakah terjadi perubahan alamat email yang biasanya digunakan untuk login atau bahkan perubahan password.

Saya yakin, tidak semua pengguna atau pemilik akun FaceBook begitu peduli dengan akun email yang dimilikinya. Alasannya sederhana, karena Notifikasi atau pemberitahuan akan segala aktifitas didalam akun FaceBook jauh lebih mudah diakses melalui halaman akun ketimbang membaca satu persatu email yang diterima dari FaceBook.

Padahal, ketika seorang pengguna atau pemilik akun FaceBook mengalami kebobolan akun, Email merupakan satu-satunya Dewa Penolong yang dapat kita andalkan untuk mendapatkan kembali akun FaceBook, agar tidak disalahgunakan oleh orang lain. Mengapa demikian ?

Berdasarkan pengalaman saya mengelola tiga akun FaceBook secara berkala (salah satunya akun permanen), segala aktifitas perubahan yang dilakukan atas akun FaceBook, dengan segera diberitahukan ke alamat email yang digunakan sebagai User ID. Apalagi jika perubahan itu menyangkut perubahan alamat email yang akan dijadikan User ID atau bahkan perubahan sandi / Password.

Itu sebabnya, selain saran saya kali ini untuk tetap memberdayaan akun email (terutama yang dijadikan sebagai User ID FaceBook) sebaik mungkin (diperiksa secara berkala), saran lainnya adalah tetap memelihara password dengan menggunakan kombinasi huruf dan angka.

Lantas, bagaimana langkah ataupun cara yang dapat dilakukan untuk merebut kembali akun faceBook yang dibobol orang ? tunggu tulisan saya selanjutnya.