Berkenalan dengan Scoop demi Menumbuhkan Minat Baca di Layar Ponsel

3

Category : tentang iLMu tamBahan

Stupid Idea…
Berlangganan Scoop Premium ini memang nyebelin. Selain bikin habis waktu buat baca puluhan koleksinya, juga bikin habis internal memory buat unduh buku/majalah berKualitas…
Sudah begitu, bikin habis batere ponsel dan bikin habis kuota internet.
Asyeeem tenan…

Geregetan…
Bayangin, hanya dengan 89ribu sebulan, Scoop menawarkan opsi baca “All You Can Read”. Ini mirip mentraktir habis orang gendut yang suka makan meski kekenyangan ya tetep nambah. Edan memang aplikasi satu ini.
Tapi ya ini baru satu kategori yang saya coba, belum jua kelar sedari awal aksi. Bagaimana kalo penasaran nyoba kategori lainnya ?

Scoop, awas jangan kepleset dengan merek motor ya, merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan untuk pasar perangkat pintar, bisa diunduh secara gratis dan menyediakan ribuan koleksi buku utamanya terbitan Gramedia, dengan cara pembelian per item atau berlangganan bulanan.

Tadinya sih hanya karena penasaran pengen baca tabloid ponsel macam Sinyal yang infonya kini terbit kembali dalam bentuk majalah, berhubung S-Lime gak lagi menyediakan, apa daya nemunya malah Gudang Buku macam nongkrong di Taman Baca Kesiman kemarin.
Dasarnya memang suka baca ya seperti dapat harta karun gitu deh. Mirip buk ibuk kalo lagi belanja tas dan kebaya di jualan online.
Kesetanan…

Tapi ya wajar, Scoop menawarkan fitur Premium yang salah satunya bertajuk “All You Can Read” tadi. Efek sampingnya ya gitu.
Habis waktu buat scroll scroll layar buat nyari buku yang asyik buat dibaca, Habis Memory Internal buat nyimpen arsipnya, Habis daya batere karena mau ndak mau ya menatap layar ponsel terus menerus, dan terakhir ya Habis Kuota. Kalo ini sih bisa diakali pake Kuota Malam. He…

Kalian ndak tertarik ?

Baca Komik yooo…

1

Category : tentang KeseHaRian

Ini hanyalah satu keinginan masa kecil yang tampaknya memang kurang bahagia… sehingga berselang dua puluh lima tahun kemudian baru kesampean hasrat dan keinginannya.
Baca Komik (jadul)…

Tempo hari pernah mengunduh dari halaman ZonaDjadoel yang saat itu ni alamat masih numpang di BlogSpot. Namun saat berpindah ke domain pribadi, ada beberapa aturan yang ditetapkan oleh pemilik halaman sebelum pengunjung diperbolehkan mengunduh koleksi komik jadul yang ada. Minimal Registrasi dan memberi Komentar. Sayangnya karena koleksi dilepas per judul buku, maka dibutuhkan ketelatenan untuk bisa mengunduh semuanya jadi satu folder tertentu.

Menginjak waktu satu dua bulan belakangan, sempat mulai lagi histerianya saat menyelesaikan bacaan berat karya Naoki Urasawa lewat Monster dan dokter bedah Tenma, berburu di beberapa halaman penyedia komik jadul berbasis BlogSpot dan WordPress, judul komik makin bertambah meski secara library masih belum ada yang baru dari apa yang pernah dibaca sebelumnya. Ada Shoot, Chinmi, Kenji dan Dragon Ball.

Komik PanDe Baik 0

Kata orang kalo memang jodoh ya gak bakalan kemana. Bersua di TokoPedia, halaman jualan online itu, saya menemukan satu penyedia yang menjual koleksi puluhan komik jadul dalam format digital, dikumpulkan dalam 6 keping DVD dengan harga yang cukup terjangkau. Maka jadilah pemesanan dilakukan per tanggal 9 November lalu dan baru tiba siang tadi. Meski lama, toh apa yang dinanti kelihatannya memang sudah sesuai harapan.

Ada 55 judul utama yang nantinya akan dibagi lagi menjadi sub spesifik dengan jumlah lebih banyak, menghabiskan ruang sebesar 16 GB. Masih cukup untuk disimpan dalam ponsel Hisense PureShot+ kemarin yang sudah berhasil disematkan eksternal card 64 GB. Ukuran segitu mah kecil. Dengan daftar sebagaimana terlampir pada gambar diatas.

Trus, kapan uji review dan kesan kesan nya ?
Mungkin bakalan saya share dihalaman ini dua tiga bulan kedepan atau bahkan lebih cepat. Karena menghabiskan bacaan komik sebanyak ini memang butuh waktu lama untuk bisa menikmatinya.
Kalian mau ?

(masih) berburu komik digital (ilegal)

1

Category : tentang TeKnoLoGi

Lama gak menulis soal komik dalam bentuk digital, kali ini nemunya gak sengaja di situs jual beli online Tokopedia. Tapi sebelum itu mau cerita dikit lah soal perjalanannya.

Pasca perburuan komik digital terdahulu sebetulnya ya masih berlanjut hingga kini. Beberapa komik yang kemudian ditemukan lalu diunduh ada Monster miliknya Naoki Urasawa,  Shoot karya Tsukasa Oshikama dan kisah epik Dragon Ball yang mencapai 42 buku itu. Semua didapat dari sumber yang berbeda.

Tapi lama-lama capek juga sih ya kalo mau dapetin hasil yang lengkap. Musti unduh filenya satu persatu, menunggu beberapa saat, lalu menunggu lagi untuk pengunduhannya. Di-extract, trus dikumpulin jadi satu folder, copy paste… Baru deh bisa dinikmati.
Jadi makin panjang prosesnya jika hasil akhir pengunduhan ternyata dalam format gambar (jpeg), bukan buku digital atau eBook pdf. Musti dibuka pake aplikasi ES Explorer kalo mau berurutan jalan ceritanya.

Komik Digital

Nah, kelanjutannya masuk di Lazada yang saya pantau sepanjang jalan, sepertinya memang sulit ditemukan pedagang dengan jualan aneh macam ni. Maka saat nyasar ke lapak jualan dvd eBook di Tokopedia, rasanya senang gimana gitu. Seakan menemukan harta karun, langsung dipesan dan dibayar.

Bentuknya ya berupa dvd, berisikan sejumlah komik digital eBook pdf, dengan harga yang cukup terjangkau. Ada yang dipecah berdasarkan genre komiknya, ada juga yang sudah all in one. Tentu saya pilih yang ini aja sekalian. Maka langkah berikutnya ya harus menunggu pesanan datang dulu baru deh nanti bisa cerita lagi seperti apa rupa perburuan kali ini.

Great Teacher Onizuka – eBook asyik 21 tahun keatas

6

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhirnya kesampean juga niatnya nih… membaca tuntas komik Djadoel GTO alias Great Teacher Onizuka hingga buku ke-25…
Berawal dari rasa penasaran akan koleksi komik GTO milik sepupu yang kalo gag salah hanya ‘berakhir’ hingga seri 20/21, kelihatannya memiliki masalah makin pelik dan sulit dipahami gegara bolongnya seri di akhir belasan. Dan setelah mengubek-ubek seisi dunia maya dan tidak menemukan edisi berBahasa Nasional, maka seperti biasanya, Torrents menjadi akhir dari semua solusi… Done, ketemu… meski dalam bahasa English.
Dan kalian tahu ? usaha donlot gak kurang dari 1 GB pun memang worth it dengan hasilnya. Semua edisi lengkap, meski untuk bisa menggabungkannya agar enak dibaca, perlu sedikit trick khusus. Apalagi media bacanya juga gag kalah asyik, tablet Android. Hehehe…
Sudah menjadi kebiasaan kalo semua koleksi eBook dari yang Djadoel, berbau pornoaksi hingga teknologi terkini dikumpulkan dan dimaintenance secara berkala di perangkat TabletPC Android agar tidak menuh-menuhin bungkusnya *eh sdcardnya, sehingga sesaat sebelum tidur ataupun sedang menunggu dan senggang, inilah yang jadi pelampiasan membunuh waktu. Jikapun sudah merasa gag dibutuhkan lagi, tinggal pindah ke laptop, burning ke dvd cakram, lalu hapus permanen. Gampang kan ?
Balik ke GTO, saya yakin bagi penggemar komik manga Jepang, sudah tau apa isinya, kisah maupun ciri khasnya.
Sebagai salah satu komik remaja menuju dewasa, hal paling sering yang ditemui adalah cewe seksi, berbalut rok mini, cd bahkan di edisi English beberapa malah gag dibumbui gambar kotak-kotak atau dikaburkan. Hehehe… jadi makin nikmat saat membacanya. Sudah gitu dihiasi pula dengan perkelahian dan pertempuran yang berdarah-darah, bahasa slengean yang… yah, gag usah dilanjutin deh… pokoknya kalian musti baca.
Kisahnya ya seputar dunia sekolahan yang dalam hal ini penuh intrik khas anak sekolah, yang sedikit sadis mengingat misinya adalah menghancurkan para guru dan integritas mereka dengan segala cara, tujuannya agar mereka di’hajar’ sehingga memiliki alasan untuk melaporkan tindakan pada orang tua ataupun komite.
Onizuka, tepatnya Eikichi Onizuka adalah bintang utamanya, seorang pemuda khas anak jalanan, dalam arti sebenarnya, memutuskan untuk menjadi seorang guru, hanya karena tergiur dengan hadirnya cewe cewe bening dan seksi sebagai murid sekolahan level smp-sma. Harapannya tentu sederhana, bisa dekat bahkan ‘mendapatkan’ salah satunya untuk sarapan pagi. *uhuk yah, begitulah maksudnya :p
Uniknya, meski Onizuka adalah produk jalanan, namun berkat integritasnya yang jujur *uhuk mampu mendatangkan hasil yang baik, walaupun secara proses harus melalui hal-hal sulit, kocak hingga menyakitkan. Well, termasuk kepentingan para murid yang ingin mengerjai guru mereka.
Membaca satu persatu seri buku GTO, sedikit banyak bakalan mengingatkan kita pada masa-masa sekolah SMP hingga SMA yang memang memiliki sejuta kenangan, baik kenakalan remaja, kisah cinta hingga guyonan sesama teman. Dan sayapun yakin, banyak diantara kalian yang kangen masa-masa itu bahkan jikapun bisa, ingin rasanya memutar balik waktu untuk bisa mengulanginya dengan cara yang sedikit lebih santai…
Satu-satunya hal yang paling sulit dalam menikmati 25 seri edisi komik GTO adalah persoalan Bahasa English yang tidak sepenuhnya dapat saya pahami, mengingat secara gambar rupanya jauh lebih menarik untuk ditelaah oleh mata, ketimbang membaca dan mengerti kalimat yang diucapkan. Barangkali kelak kalopun ada waktu, kalimat ini bakalan saya pahami sambil mengingat kembali alur ceritanya.
Untuk sementara, biarlah demikian adanya…
Bagi kalian yang berminat mengcopy-nya, bawakan saja Flash Disk yang tersisa barang 1,5 GB ke saya. Jangan lupa dari segi usia minimal ya 21 tahun lah, biar gag terpengaruh akan edannya moral yang dituangkan dalam gambar. *uhuk

Hunting Manga lanjutin Ngomik

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Oke, judul diatas mungkin agak aneh… Tapi yah, ini kan blog pribadi, boleh dong kalo sekali-kali bikin judul posting yang suka-suka ? Hehehe…

Tadinya saya pikir pengalaman berburu eBook barisan komik yang masuk kategori Manga (bukan mangga) bakalan mentok sampe situ. Kangen baca edisinya Adachi Mitsuru yang bercerita di perenang Rough, atau hantu jail Q and A, juga seri baseball H2, Touch juga Cross Game… Beh, kalo sudah ngomongin ini, rasanya cuma bisa senyum-senyum aja deh di pojokan… Oh,iya, gag lupa ada si hiu Jinbe dan Adventure Boys. Sedang komik manga edisi lain yang pengen dihunting ya lumayan banyak juga… Tipe Shoot,,Harlem Beat, Chinmi hingga the Pitcher masih masuk hitungan buat diburu. *ini usia boleh tua, tapi kegemaran masih anak-anak… Yah, ngimbangi hobi baca PlayBoy dan PentHouse kan masih boleh yah ? Hehehe…

Meski begitu, dulu pernah juga nemu komiknya Dragon Ball dan Kungfu Kenji edisi lengkap, bahasa indonesia pula… Plus komiknya Tiger Wong dan Tapak Sakti. Wiiihh… Kalo sudah ngomongin semua ini, gag ada matinya dah… Trus ? Solusinya gimana ? He… Gag sengaja sebetulnya sih… Awalnya nemu halaman anymanga dan manga-nya Indonesia, yang mutlak bisa dibaca secara online, satu persatu gitu. Tapi ya repot kan kalo dilakoni ? Maka elmu kanuragan jadul pun dicoba lagi.

Adalah aplikasi Http web site copier, aplikasi berbasis windows pc/notebook, punya kemampuan buat mengcopy seluruh content sebuah halaman web (termasuk blog), sehingga dapat disimpan dan dibaca dimanapun secara offline tanpa koneksi internet. Akan tetapi ini bisa dilakukan, selama link atau tautan maupun content gambar dll masih berada di satu tempat (server), gag nuju-nuju ke tempat lain macam ziddu, mediafire dll.

Dulu sempat sukses dicobain donlot halaman blog pribadi www.pandebaik.com juga miliknya Dokter Basuki Pramana, yang cerita-ceritanya kerap bikin kangen.

So… Aksi pun dimulai. Hasilnya lumayan. Dari beberapa hasil perburuan, komik yang sempat saya sebutkan diatas tadi rata-rata bisa didapat dengan sukses, meski beberapa gambar diantaranya hadir dalam bentuk yang tidak dapat dilihat, namun keseluruhan sangat memuaskan. Bahkan saat mengunduh halaman web dari yang versi Indonesia, ditemukan juga dua tiga edisi dari belasan judul komik manga yang ada di halaman tersebut, ikutan tersedot sebagai pelengkap. Makanya bisa nemu komik macam Shincan, Kariage Kun, Conan atau City Hunter. Surprise kan ?

Komik

Namun, saat semua file tersebut dipindah ke layar tablet, efeknya cukup terasa. Fitur Gallery yang biasanya mulus dibuka, kini cukup mengenaskan, karena membutuhkan waktu lama untuk merefresh data hingga selesai. Bagaimana tidak ? Terpantau jumlah file gambar yang tercopy ke handhelds sekitar 10ribuan file untuk belasan judul komik. Itu sebabnya, untuk sementara, tablet tersebut dengan terpaksa dinonaktifkan dulu penggunaan aplikasi yang berkaitan dengan Gallery seperti Instagram, Photo Editor atau email, lantaran lambatnya proses pembukaan file tadi.

Asyik juga sebenarnya. Saya jadi suka ngabisin waktu menunggu dan jelang tidur buat baca-baca komik lama, serta menuliskan pengalamannya sebagai bahan blog *uhuk *sambil menyelam minum kopi… Dan tak lupa menyulap tabletpc jadi sedikit lebih berguna.

Dan berhubung koleksinya kini sudah makin banyak, ada yang mau mengcopynya kedalam bentuk disc ?

Merapal eBook, Membunuh Waktu

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Tempo lalu saya sempat menulis beberapa posting terkait eBook, terkait apa bagaimananya, pula cara mencarinya. Entah itu lewat jalur resmi ataukah ilegal atau Torrents. Kini, jauh setelahnya ingin rasanya membagi lagi koleksi eBook yang kini sedang dan senang saya baca, di perangkat tabletpc sebagai pembunuh waktu.

eBook pertama, ada miliknya detik. Tepatnya, Mingguan Detik. Sesuai namanya, edisi ini biasanya turun setiap sabtu siang/sore, yang dirilis hanya dalam format digital saja, mengingat edisi cetak kini tampaknya kurang diminati. Kabarnya sih, perilisan Mingguan Detik ini, terinspirasi dari koran cetak versinya Harry Potter, yang meski hadir dalam versi print Out, namun gambar yang hadir dapat bergerak layaknya video, sehingga jika boleh disebutkan, Mingguan Detik ini sudah layaknya terbitan Multimedia, dimana pembacanya dapat menikmati sajian berita jauh lebih baik dan lebih berwarna dari edisi cetak/digital biasa. Terkait edisi mingguan ini, selalu saya ikuti dengan mengunduhnya langsung lewat tablet, atau lewat pc yang kemudian dibaca lewat tablet. Kontennya cukup beragam, mirip-mirip Intisari lah…

Masih dari Detik, eBook berikutnya yang wajib ada setiap minggunya adalah Male Magazine. Sesuai namanya, majalah digital ini lebih difokuskan pada kebutuhan Pria, dimana isinya mirip majalah Popular, namun dibalut lebih modern dan trendy. Lengkap dengan fashion, hobby dan dunia pria metropolitan. Saya pribadi sih biasanya mengikuti liputan khususnya yang memang menurun kan topik yang tidak biasa, panas, syur dan tentu menghebohkan. Dilengkapi dengan edisi wawancara khusus dengan beberapa wanita idaman pria dibalut pose seksi yang saya yakin, walaupun belum sevulgar PentHouse ataupun seEksotik PlayBoy, setidaknya bisa bikin mata para anggota FPI mendelik serta mampu menuntut si Tim Redaksi untuk menutup edisi mendatang. Hehehe…

eBook PanDe Baik

eBook ketiga, adalah komik. Ya, komik… Kalian tidak salah baca tentu saja. Untuk source-nya ada beragam, salah satu yang saya favoritkan adalah Zona Djadoel yang siap menghadiahkan pengunjungnya dengan barisan komik tempo doeloe sesuai namanya, dari Tintin, Trigan, Storm, Arad Maya, Agen Polisi 212, Steven Sterk, Deni Manusia Ikan, Pak Janggut, Boy Action dan masih banyak lagi. Tentu ini bakalan pas banget bagi kalian yang seumuran saya dimana dibesarkan pada jaman komik-komik tersebut membumi.

Masih dari masa Djadoel, eBook berikutnya adalah Novel. Ya, Novel. Saya dapatkan beberapa diantaranya dari halaman pupuyaya dimana tersedia berbagai novel jaman doeloe, seperti miliknya NH Dini, Mira W, Gola Gong hingga Hilman yang beken itu. Saya pribadi sangat tertarik dengan serial Balada si Roy yang kerap hadir tiap minggu di halaman tengah majalah Hai saat remaja, hingga hadirnya Cafe Blue milik Hilman, Bapaknya Lupus. :p

Terakhir adalah eBook… Android tentu saja.

Untuk yang satu ini, source-nya cukup banyak, namun rata-rata berasal dari Torrents, gudangnya majalah luar negeri. Yup, eBook yang terakhir ini bergenre majalah, bukan buku. Jadi isinya tentu saja soal liputan terkini, review, tips hingga pendalaman materi yang jujur saja banyak yang tidak saya dapatkan dari majalah lokal. So… Sangat menarik tentu. Dan itu semua menjadi modal utama bagi saya untuk belajar dan tau lebih jauh soal Android dan teknologi yang dibenamkan padanya, terutama dalam berbagi pengetahuan di Twitter maupun blog. Tidak ada salahnya bukan ?

Semua eBook tadi kerap dirapal sebagai barisan mantra yang seandainya bisa diingat ya syukur, terlupakan pun tak masalah, toh semua masih tersimpan rapi didalam memory Galaxy Tab, teman setia pembunuh waktu. Ada yang mau ikutan ?

eBook, Majalah Digital Pembunuh Waktu

3

Category : tentang TeKnoLoGi

Salah satu kemampuan atau yang kerap digunakan sebagai jualan saat memiliki sebuah perangkat ponsel pintar ataupun tabletpc adalah membaca eBook, sebuah buku, majalah atau bahkan media cetak yang telah dikonversi dalam bentuk elektronik atau file digital. Perubahan format ini memungkinkan pengguna memiliki ratusan bahkan ribuan buku atau majalah yang tersimpan dalam sebuah media elektronik, seperti ponsel atau tabletpc tadi.

Ada banyak ekstension file digital yang dikenal dengan sebutan eBook ini seperti pdf, txt atau ePub. Penggunaan ekstension atau format file digital ini biasanya akan bergantung pada perangkat yang digunakan. Apabila perangkat tersebut hanyalah sebuah ponsel lokal atau produk china yang harganya murah, format file eBook yang mampu dibaca lewat aplikasi yang tersedia hanyalah sampai pada format txt atau teks tanpa gambar. Sedangkan untuk perangkat ponsel pintar, tentu makin beragam pula format file dukungannya.

Untuk membuka dan membaca sebuah file buku digital (selanjutnya disebut sebagai eBook), dibutuhkan beberapa aplikasi seperti misalnya Adobe Reader, pdf Reader atau sejenisnya yang memang diperuntukkan sesuai dengan jenis perangkatnya tadi. Jika kawan ingin melakukannya di perangkat mobile phone ataupun tabletpc, aplikasi serupa bisa dicari lewat Application Market masing-masing perangkat dengan menggunakan kata kunci ‘reader, ebook, pdf ataupun majalah atau magazine’.

Dari segi penampilan aplikasi pembaca eBook inipun ada beragam. Dari yang menyajikan tampilan list atau daftar buku berdasarkan judul atau pengarang/penerbit, hingga deretan cover depan layaknya sebuah rak pajang di toko-toko buku konvensional.

Untuk bisa mendapatkan sebuah buku, majalah ataupun media cetak dalam bentuk eBook ini, Kawan bisa mencarinya lewat dunia maya melalui halaman berbagi file, penyedia dan halaman resmi ataupun perorangan, atau melalui keping cd yang biasanya disertakan dalam sebuah majalah konvensional yang membahas tentang perangkat elektronik. Agar memudahkan dalam pencariannya nanti, baiknya semua file eBook tersebut disimpan dalam satu folder khusus atau dibagi berdasarkan topik bahasannya.

Apabila merasa kesulitan untuk mendapatkan file eBook di dunia maya, kawan bisa juga membuatnya sendiri dengan menggunakan aplikasi tertentu yang berfungsi mengubah format file apapun kedalam bentuk eBook. Salah satu yang bisa direkomendasikan adalah CutePDF Printer untuk perangkat pc/notebook.

Aplikasi CutePDF Printer ini nantinya akan berlaku sebagai driver printer yang tampil saat pengguna pc ingin melakukan konversi file kedalam format eBook dengan cara mencetaknya. Berbeda dengan proses mencetak lewat printer biasa, aplikasi ini akan memberikan opsi berupa jendela penyimpanan lengkap dengan pengaturan lanjutan layaknya printer konvensional. Beberapa format file yang mampu diubah oleh aplikasi ini bisa dari foto, dokumen, spreadsheet, presentasi hingga gambar teknik.

Ukuran sebuah eBook biasanya berbeda antara satu dengan lainnya tergantung pada resolusi halaman yang digunakan, jumlah serta pewarnaan. Untuk eBook sebuah majalah digital berukuran kecil seperti Intisari, majalah Detik ataupun Tabloid Pulsa, rata-rata berukuran 30 MB, sedangkan yang serupa dengan majalah Forsel, T3, FHM ataupun Playboy ada di kisaran 50 MB hingga 125 MB.

Akan tetapi memang tidak semua buku, majalah atau media cetak dapat ditemukan versi digitalnya, ini akan bergantung pada kebijakan masing-masing penerbit terutama media lokal. Namun dalam perangkat mobile berbasis iOS terpantau sebuah aplikasi yang menyediakan hampir semua majalah lokal dalam bentuk digital yang dapat diunduh dengan cara membelinya. Kisaran harga yang ditawarkan pun beragam, dari $ 0,99 hingga $2,99.

Memiliki aplikasi pembaca eBook dan juga sekalian buku digitalnya di perangkat mobile phone ataupun tabletpc memiliki banyak sisi positif, sama halnya dengan memiliki banyak buku. Selain untuk menambah wawasan, bisa juga untuk menghabiskan waktu luang saat menunggu, hanya saja dalam posisi ini tidak perlu membawa banyak buku layaknya konvensional. Jadi bagi yang biasanya punya rutinitas menunggu, bisa memilih eBook selain games sebagai pembunuh waktu.

Tips #Ngandroid Mengenal e-Book

3

Category : tentang TeKnoLoGi

  • Sore”sambil manesin si Scoopy yang lama gag pernah dipake, enaknya #ngandroid soal apa yah? *mojok baca eBook-nya Penthouse
  • Eh ngomong”soal eBook, ada gag yah Droiders yang belum pernah hunting buku digital yang satu ini?
  • eBook itu kira”merupakan sebuah buku atau tulisan yang disimpan dalam bentuk digital dengan ekstension pdf, txt atau bahkan ePub
  • Tapi diantara ekstension tadi sih yang paling banyak dikenal dan digunakan sebagai eBook itu ya pdf
  • Untuk membuka sebuah buku digital (selanjutnya tak sebut sbg eBook yah), dibutuhkan beberapa aplikasi tambahan seperti misalnya Adobe Reader
  • Adobe Reader ini rata”tersedia dalam semua platform baik pc ataupun ponsel dan tablet, coba deh cari di Application Market
  • Sedang untuk membuatnya, ada beragam cara diantaranya memanfaatkan media pc/notebook sebagai sarana bantuan melakukan konverter
  • Salah satu aplikasi pc/notebook yang direkomendaikan adalah PDFPrinter, sebuah aplikasi sederhana yang diinstalasi menyerupai driver printer
  • Sori, Cute PDF Printer… Itu nama lengkapnya. 🙂 *baru ingat
  • Cute PDF Printer ini mampu mengkonversi file dalam format apapun kedalam bentuk eBook selama file tersebut dapat dicetak/print out
  • Sedang utk mengkonversi sbuah eBook kedalam bentuk file word processing, dpt menggunakan aplikasi smacam Adobe Reader atau converter lainnya
  • Ukuran sebuah eBook berbeda”bergantung pada resolusi, jumlah halaman dan pewarnaan
  • Untuk eBook sebuah majalah rata”berukuran diatas 15 MB, dapat diunduh via Google atau #Torrent
  • Tapi gag semua majalah tersedia dalam bentuk eBook, ini bergantung pada kebijakan masing”penerbitnya, terutama yang lokal
  • Untuk eBook majalah/tabloid lokal yg paling banyak tersedia itu ada Pulsa, Detik mingguan, Cinemagz,Hai, Kawanku, Girls, Intisari dan Forsel
  • Untuk pengguna #Android sebenarnya sudah disediakan aplikasi bawaan dalam perangkatnya yang mampu membaca file eBook
  • Bisa berupa Adobe Reader, aplikasi eBook (tablet galtab 7+), atau Office application macamnya ThinkFree pada perangkat ponsel Samsung
  • Akan tetapi bagi yg belum memiliki aplikasi pembaca eBook, saran saya sih hunting lewat Market yg memang bisa memuaskan dari segi penggunaan
  • Salah satu aplikasi yang bisa diRekomendasikan sebagai pembaca file eBook di perangkat #Android adalah Aldiko
  • Aplikasi Aldiko ini memiliki tampilan layaknya rak buku yang dapat menyajikan cover Buku eBook secara bertingkat
  • Sayangnya sepanjang sepengetahuan, Aldiko tidak dapat ditemukan di Market ketika diakses melalui perangkat ponsel #Android
  • Bisa jadi lantaran secara spec, ponsel #Android yang digunakan dianggap tidak mampu menjalankan Aldiko dengan baik
  • Sehingga sebagai salah satu solusi yang dapat dilakukan adalah membajaknya melalui perangkat lain
  • Lantas mengapa Aldiko yang direkomendasikan? Mengingat aplikasi ini dapat melakukan Importing eBook dari Storage Perangkat #Android
  • Fungsi importing ini dianggap perlu apabila Droiders ingin menambahkan koleksi dari storage hasil donlot atau copy dari pc/notebook
  • Memiliki aplikasi pembaca eBook dan juga sekalian Buku Digitalnya punya banyak sisi positifnya loh, sama halnya dengan memiliki banyak buku
  • Selain utk menambah wawasan, bisa jg utk menghabiskan waktu luang saat menunggu, hanya kita gag perlu bawa banyak buku layaknya konvensional
  • Jadi bagi yang biasanya punya rutinitas menunggu, bisa memilih eBook selain games sebagai penghilang bosan… Oke deh, sekian dulu yah 🙂