Perjalanan Dinas Tutup Tahun 2017

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

Ini kali pertama tugas luar kota bersama staf yang diemban selama menjabat di Pemkab Badung. Ya, ini kali yang pertama.
Biasanya kalo bukan mendampingi pimpinan, perjalanan yang dilakukan selalu sendirian. Mungkin karena akomodasi yang ditanggu selama dinas ya memang hanya 1 orang. Tapi hari ini, saya didampingi 3 orang staf yang bernaung pada seksi dimana saya bertugas, serta satu kolega sesama Kepala Seksi.

Tujuan kali ini ke Jakarta, untuk mendiskusikan kebijakan Bupati terkait pemberian dana Bantuan Rumah Layak Huni bagi masyarakat Kabupaten Badung, pula penanganan Prasarana Sarana dan Utilitas Perumahan yang dibangun oleh Pengembang. Menyasar dua tempat, dibawah Dirjen Penyediaan Perumahan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Secara pribadi sebenarnya sudah tidak tertarik lagi untuk melakoni perjalanan dinas luar kota begini. Karena kalo mau hitung-hitungan, tahun ini sudah ada 6 kali melawat ke luar pulau. Bosan dan jenuh berhadapan dengan proses di bandara. Masih lebih enak leyeh-leyeh dengan anak-anak sambil becandain mereka.
Tapi ya ini sudah penugasan. Musti dijalani.

Mengingat keberangkatan kali ini saya didaulat untuk memimpin, ya kagok juga jadinya. Gimana nggak, ini kali pertama mengajak staf turut serta. Meski demikian, patut disyukuri juga karena ketiganya cukup mapan dalam urusan pengalaman ke luar daerah. Jadi ndak banyak yang harus disiapkan kesana-kemari berhubung mereka sudah menyiapkannya lebih dulu. Yang kurang hanya soal komunikasinya saja.

Oke deh, menjelang pukul 9 pagi. Saatnya berbenah dan pesan Grab. Sampai jumpa di Jakarta siang nanti.

Satu Penerbangan lagi

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

Pesawat dengan nomor penerbangan GA 221 mendarat mulus di landasan bandara Cengkareng saat jarum panjang jam tangan menunjukkan angka enam. Masih ada waktu setengah jam artinya sebelum berpindah pesawat dan kembali pulang. Cukup wakti untuk membeli roti dan sebotol air mineral, bekal menanti jadwal di ruang tunggu keberangkatan. Ah, sudah gak sabar untuk bersua empat gadisku.

Jadwal penerbangan berikut, tampaknya mundur dua puluh menit dari waktu yang ditunjukkan pada tiket, artinya tentu masih cukup waktu untuk membersihkan diri dari keringat. Agar bisa sedikit lebih segar saat tiba di Ngurah Rai nanti.

Intan marah kelihatannya saat kutelpon sesaat sebelum naik pesawat di bandara Adisumarmo. Jelas tampak ia kangen dan ingin tiduran ditemani Bapaknya. Entah apakah malam ini aku masih sempat meninabobokannya, atau malah baru sampai saat mereka terlelap.

Tapi yang penting, aku pulang.

Dan semua kangen ini akan terbayar lunas sebentar lagi…

Menanti Waktu (Pulang)

Category : tentang PLeSiran

Jadwal yang tercantum dalam lembaran tiket elektronik pergi pulang yang saya pesan lewat telepon selasa lalu adalah sekitar pukul 16.00 WIB. Artinya saya masih punya waktu tiga jam atau dua jam untuk leyeh leyeh menanti di lobi hotel ini, atau jalan jalan lagi mengelilingi Kota Solo atau malah menunggu waktu di seputaran bandara Adisumarmo.

Jauhnya jadwal, sebenarnya saya pilih lantaran berpikir bahwa waktu keliling kota buat nyari oleh oleh ketiga putri saya, baru bisa terlaksana pasca check out dari hotel, atau jumat pagi dengan ancer-ancer waktu memuaskan. Apa daya yang terjadi malah sebaliknya. Waktu untuk menikmati Kota Solo malahan bisa saya lakukan kemarin malam, dan saya anggap tuntas toh bingung juga mau beli oleh oleh apa lagi. Tinggal yang untuk Staf kantor saja yang belum kesampean. Lagian mau dibawakan apa ya mereka ?

Suasana lobi hotel ini cukup panas, tapi gak terlalu mengganggu lantaran ketinggian rangka atap dari lantai cukup tinggi, jadi hawa masih bisa masuk meski gak bisa dibilang leluasa. Tapi cukuplah bagi saya untuk duduk sebentar, menunggu kedatangan taxi yang belum saya pesan. He…

Dalam pertemuan PPIP kali ini, saya menjalani proses bersama teman sekamar pak Agus Yudi dari Kabupaten Bangli yang punya hobi mirip mirip, yaitu gadget. Maka bisa ditebak, kalo topik obrolan dan aktifitas luang di dalam kamar berkisaran soal apa saja. Dari review, kekurangan dan kelebihan hingga Tips menyesatkan yang sepertinya bakalan mampu membuat Beliau itu lupa akan pekerjaannya beberapa waktu. Jadi Good Luck kawan, semoga apa yang dicari di dunia maya bisa didapatkan. Saya cuma nitip kalo lain kali bersua kembali, ajarkan saya soal investasi dananya.

Waktu sudah berlalu setengah jam lamanya. Dan saya pun masih duduk di pojokan sambil berusaha menghubungi nomor telepon Golden Bird yang diberikan petugas mereka di bandara Adisumarmo kemarin. Rupanya nomor itu belum terdaftar katanya. Sementara nomor Flexy yang terdaftar sebagai Counter mereka malah dikatakan tidak aktif lantaran sudah harus diganti ke nomor GSM.
Maka jadilah saya menanti kembali sambil leyeh leyeh menikmati secangkir kopi sendirian.

Sendirian (lagi)

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

GA 401 tujuan Jakarta… transit sebentar, lalu berpindah ke GA 222 tujuan Surakarta. Solo.

Untuk yang kesekian kalinya, saya berangkat sendirian (lagi). Melewati pagi yang dingin, serta kursi duduk tanpa teman bicara. Semua asyik menatap layar ponsel termasuk saya.

Menanti keberangkatan di Gate 3 pada pukul 6.45 AM, membuat pening kepala akibat mabuk perjalanan menumpangi taksi dari rumah menuju bandara tadi. Benar benar gak nyaman.

Setelah menitipkan tas ransel Navy yang saya beli di Lazada tahun lalu di area bagasi, sayapun berusaha menikmati semua perjalanan yang akan dilakukan hari ini. Menuju kota Solo. Kota dimana pak Presiden kita dahulu berasal.

Solo PanDeBaik 1

Dibandingkan perjalanan sebelumnya, bekal perjalanan kali ini bisa dikatakan lebih ringan. Pengalaman yang didapat pada kisah sebelumnya menjadi data awal. Hanya berharap bahwa lawatan pertama saya ke luar kota tahun ini alan memberikan hasil yang baik bagi semua.

Ohya, keberangkatan saya ada kaitannya dengan penugasan sebagai PPK atau Pejabat Pembuat Komitmen pada PPIP kegiatan Program Pembagunan Infrastruktur Perdesaan, sebagai awal dilaksanakannya kelanjutan sisa kegiatan tahun lalu. Jadi ya… dinikmati saja.

Terbang (lagi) bersama Garuda Airways

Category : tentang PeKerJaan, tentang PLeSiran

Garuda Airways 401, penerbangan menuju Jakarta, boarding 6.45 pagi dan flight 7.25… sedikit molor dari jadwal keberangkatan yang harusnya sudah dilakukan dua puluh menit sebelumnya. Tapi tak apa, toh gag ada jadwal yang harus kukejar tepat waktu hari ini, karena agenda paling awal baru dimulai selepas makan siang nanti.

Aku terbang lagi bersama Garuda. Ini kali kesekian aku kembali menjalani tugas dinas keluar kota, namun ini kali kedua aku melakoninya sendirian, dan kali pertama dengan dua kali penerbangan untuk bisa sampai ke tujuan.

rps20140911_083055

Agenda hari ini ada kaitannya dengan penugasanku sebagai Kepala Satuan Kerja sekaligus merangkap sebagai Pejabat Pembuat Komitmen pada kegiatan P2KP, PNPM Mandiri Perkotaan yang dahulunya kami handle berdua dengan Ibu Kabid Permukiman dan Penyehatan Lingkungan.

Meski SK penunjukan belum jua dipegang, namun dalam lampiran Undangan Pertemuan Regional PNPM Mandiri Perkotaan tahun 2014 bagi Kepala Satian Kerja dan PPK kabupaten/kota yang sedianya dilaksanakan di Hotel Harmoni One, Batam, sudah mencantumkan namaku sebagai pemegang keputusan di dua posisi tersebut. Kaget tentu saja. Karena ini adalah hal atau beban tugas baru yang harus disandang untuk tahun-tahun kedepannya.

Kegiatan yang akan dilalui selama tiga hari ini, sebetulnya agak berat mengingat belum sebulan terlewati aku melakukan hal sama ke Jakarta Selatan terkait Rekomendasi Nasional untuk PBB itu. Tapi yah, karena ini tugas dinas, harus berusaha tabah dan ikhlas meninggalkan keluarga, dan dua bidadari kecil yang ingin sekali kuajak terbang dengan Garuda saat liburan nanti. Karena mereka selalu bertanya tentang pesawat, penerbangan dan tentu saja menu sarapan pagi yang paling menarik perhatian anak untuk dibahas. Kangen juga meski baru beberapa jam kulewati perjalanan ini.

Dari kursi dekat pintu Emergency, kutitipkan doa untuk semua keluarga dan kawan yang kutinggalkan di Denpasar Bali, semoga aku tiba dengan sehat dan selamat di tujuan nanti. dan sebagaimana biasa, cerita inipun akan berlanjut selama dalam perjalanan, kegiatan ataupun jalan-jalannya nanti, itupun kalo sempat.

Next flight, GA 152 masih di kursi yang sama 31A dan boarding time 8.50 WIB wilayah Jakarta menuju Batam. So, see you there…