WhatsApp Kawan ? Chat Lintas Ponsel Yuk ?

58

Category : tentang TeKnoLoGi

Bagi sebagian orang fitur BlackBerry Messenger atau yang dikenal dengan istilah BBM, rupanya masih merupakan satu daya tarik tersendiri ketimbang layanan lainnya. Itu sebabnya tingkat penjualan ponsel yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM) ini makin lama makin menanjak meski belum sedrastis peningkatan dua kompetitor besar iPhone dan Android.

Untuk bisa menggunakan Layanan Messenger yang dikelola secara khusus ini, seorang calon pengguna mutlak melakukan dua hal. Membeli handset atau ponsel BlackBerry dan tentu saja berlangganan paket internet BIS atau BlackBerry Internet Service. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjangkau ponsel ataupun Handset yang di negeri ini keliatannya masih memegang image bergengsi ketika kedapatan memegang atau memilikinya.

Sekedar Informasi, beberapa kelebihan daripada fitur BlackBerry Messenger ini, selain dapat digunakan sebagai komunikasi dua arah yang melibatkan dua atau lebih pengguna, faktor kerahasiaannya pun dijamin oleh RIM. Itu sebabnya di beberapa negara, fitur BBM ini kerap ditenggarai sebagai ancaman bagi negara. Selain itu, seorang pengguna bisa bergabung dalam sebuah room/group yang sedang membahas satu topik khusus tanda ada batasan jumlah dan kemampuan. Kemampuan yang saya maksudkan disini adalah untuk berbagi cerita, informasi, foto, hingga video. Semua ini akan sangat bergantung pada keberadaan dan kemampuan koneksi  data yang digunakan. Lantas bagaimana jika seseorang tak mampu menjangkau harga sebuah ponsel BlackBerry termurah sekalipun ?

Gag usah khawatir. Gunakan saja WhatsApp.

WhatsApp merupakan sebuah aplikasi Messenger yang pada awalnya dikembangkan hanya untuk ponsel iPhone, yang dalam perkembangannya diperluas sehingga mampu digunakan pula pada ponsel bertipe Smartphone atau ponsel pintar lainnya. Dengan cara kerja yang sama, WhatsApp merupakan aplikasi Messenger yang menyerupai fitur BBM namun dapat digunakan secara Lintas Ponsel. Tidak harus membeli sebuah iPhone atau bahkan BlackBerry lagi.

WhatsApp yang hingga tulisan ini diturunkan, ternyata sudah dikembangkan hingga mencapai versi 2.6. itu artinya, WhatsApp sudah dikembangkan paling tidak dua tahun terakhir ini dan ironisnya, saya baru saja menyadari keberadaannya. Hehehe…

Keunikan aplikasi WhatsApp ini adalah ‘tidak memerlukan proses Registrasi ataupun pendaftaran, yang biasanya menggunakan alamat Email atau Nama pengguna sehingga seorang calon pengguna awampun dijamin bisa menggunakannya. Yang diperlukan disini hanya satu. Koneksi Data.

Seperti yang pernah saya jelaskan beberapa waktu lalu, sebuah Ponsel berbasis Android mutlak membutuhkan koneksi data dalam pengoperasiannya, sehingga kemudian aplikasi WhatsApp ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi Messenger lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk, ICQ ataupun FaceBook Chat yang menumpang pada koneksi data yang yang sudah ada. Ketiadaan proses Regstrasi yang barangkali tidak semua orang mampu menggunakannya, digantikan dengan memanfaatkan nomor ponsel sebagai pengganti akun. Yap, cukup hanya dengan Nomor Ponsel.

Ketika Aplikasi ini telah selesai diinstalasi pada ponsel, WhatsApp secara otomatis akan medeteksi seluruh nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak yang dimiliki, nomor mana saja yang telah menginstalasi aplikasi WhatsApp dalam ponselnya. Sehingga kita bisa dengan mudah melakukan aktifitas Chat ataupun berbagi informasi dengan teman tanpa harus melakukan Add Friend, Add PIN ataupun Invite.

Dikarenakan WhatsApp memanfaatkan koneksi data, maka ada kemungkinan bahwa setiap pengguna BlackBerry yang hanya berlangganan BIS paket hemat yang notabene tidak mencakup kemampuan untuk melakukan Browsing ataupun email (hanya BBM dan FaceBook saja), akan dikenai biaya tambahan untuk setiap koneksi data yang dilakukan. Namun bagi mereka yang sudah menggunakan paket data internet Unlimited, biaya tersebut tidak dikenakan lagi alias Gratis.

Meski demikian, sebuah aplikasi yang baru saja dikembangkan tentu memiliki beberapa keterbatasan atau bisa jadi kemudian disebut sebagai kelemahan atau kekurangan. Untuk penggunaan tahun pertama, pengguna tidak akan dikenai biaya apapun alias Free namun tetap dengan kemampuan berbagi yang tidak dibatasi oleh Kuota. Begitu masuk tahun kedua, pengguna diharapkan membeli lisensi aplikasi dengan harga $2 saja atau sekitar 20ribuan kira-kira untuk bisa melanjutkan penggunaan aplikasi. Bayangkan apabila dibandingkan dengan biaya bulanan berlangganan Paket BIS pada BlackBerry.

Kelemahan atau kekurangan kedua adalah keterbatasan kemampuan memasukkan teman dalam sebuah Room atau Group. Dari informasi yang saya dapatkan, untuk saat ini maksimal teman yang dapat disertakan dalam sebuah Room atau Group Chat adalah 11 orang. Semoga dalam waktu dekat saya bisa melakukan pengujian lebih jauh.

Kelemahan atau kekurangan ketiga adalah, meskipun aplikasi ini dapat digunakan secara lintas Ponsel, tidak terpaku pada satu brand dan hanya mengandalkan nomor telepon yang bersangkutan, kemampuan instalasinya sejauh ini hanya berlaku untuk ponsel bertipe Smartphone atau yang memang mengadopsi Sistem Operasi. Dari iPhone, BlackBerry, Android hingga Symbian. Ini artinya bagi mereka yang memiliki ponsel yang tidak masuk dalam kategori SmartPhone seperti ponsel  dari brand lokal atau China yang masih berbasis Java ataupun Nokia tipe S40 seperti seri C3, tidak akan mampu menggunakan aplikasi WhatsApp. Kendati demikian, bukankah setahun terakhir yang namanya ponsel berbasis Android dan pula Symbian 60 sudah ada yang ditawarkan pada kisaran harga 1,5 juta rupiah dalam kondisi baru ?

Menariknya fitur yang ditawarkan oleh WhatsApp bagi mereka yang masih menghobikan Messenger, bisa menjadi satu pilihan baru ASALKAN yang namanya koneksi data bukan lagi satu masalah besar. Apalagi kini sudah ada promosi paket dataplan dari beberapa operator besar dengan biaya yang terjangkau. Jadi, kenapa gag dicoba saja ?

Chat lintas ponsel yuk ?

 

Nyaman ber-FaceBook tanpa Gangguan

8

Category : tentang TeKnoLoGi

Ada beragam aktifitas yang dilakukan oleh para pemilik akun FaceBook ketika berinteraksi secara langsung dijejaring pertemanan dunia maya ini. Meliputi Update Status, membalas komentar teman, saling berkirim pesan secara private, meninggalkan pesan di halaman teman hingga mengobrol (chat) dan juga berbisnis. Tidak lupa sesekali memasukkan foto aktifitas bersama, orang-orang yang disayangi hingga kenangan masa lalu dan menandainya. Hampir semua aktifitas ini nyaris bisa dilakukan dengan baik dari media ponsel tertentu ketika pengguna sedang berada dalam situasi mobile.

Sebaliknya bagi mereka yang melakukan aktifitas melalui Personal Computer alias pc desktop ataupun laptop, selain semua aktifitas diatas masing-masing pengguna diberikan akses lebih leluasa untuk melakukan pengaturan lebih jauh terhadap masing-masing akun yang dimiliki. Pengaturan ini dilakukan untuk mendapatkan kenyamanan dalam beraktifitas baik secara personal maupun dalam lingkup pertemanan dan perkembangannya. Secara default semua aktifitas diatas telah diatur sedemikian rupa secara terbuka pada area tertentu dan diproteksi pada area lainnya khususnya yang berkaitan dengan data pribadi.

Tidak semua pemilik akun FaceBook memiliki banyak waktu luang dalam berinteraksi didalamnya (saya tidak termasuk salah satunya hehehe…), apalagi ketika sedang berkonsentrasi melakukan satu aktifitas yang membutuhkan perhatian dan pikiran. Salah satu alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah memutus komunikasi secara sepihak agar keberadaan akun tidak diketahui oleh orang lain yang kebetulan sama-sama sedang dalam keadaan online.

Untuk memutus komunikasi ini dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu memilih teman Chat dikhususkan untuk yang berkepentingan saja dan meng-offline-kan akun secara permanen saat beraktifitas (apabila tidak ingin diganggu sama sekali).

Jika dalam tulisan saya sebelumnya telah diberikan langkah dan cara untuk memilih teman Chat dan tulisan tersebut bisa dilihat disini, kali ini saya berikan cara untuk memutuskan komunikasi secara permanen (berlaku untuk semua teman tanpa terkecuali) sehingga pengguna atau pemilik akun dapat beraktifitas dengan nyaman tanpa gangguan.

Buka jendela Chat atau obrolan dengan melakukan klik pada pojok kanan bawah layar yang menampilkan jumlah teman yang kebetulan diketahui berada dalam keadaan online, kemudian arahkan kursor mouse pada bagian title atau judul jendela, pilih bagian Options atau Opsi yang ada disebelah kanan Friend List atau daftar teman. Pilih Go Offline dan akun sudah siap digunakan.

Opsi Go Offline atau pemutusan komunikasi secara sepihak dapat dikatakan berhasil dilakukan apabila tulisan Chat yang berada di pojok kanan bawah berubah warna menjadi abu-abu tua demikian pula dengan lingkaran hijau kecilnya. Dalam kondisi ini pengguna atau pemilik akun diberikan jaminan tidak akan mendapatkan gangguan obrolan atau Chat dari siapapun yang kebetulan berada dalam situasi sama-sama online. Kendati demikian, fitur notifikasi atau pemberitahuan tetap berada dalam keadaan aktif.

Opsi pengaturan pemutusan komunikasi atau Chat secara sepihak ini dapat diaktifkan kembali dengan cara melakukan sekali klik pada jendela Chat dan FaceBook akan merefresh kembali jendela Chat untuk melihat siapa saja yang masih berada dalam keadaan online.

Pilah Pilih Teman Chat-mu di FaceBook

12

Category : tentang TeKnoLoGi

Tetap terlihat Eksis di dunia maya bisa jadi merupakan salah satu tujuan penting seseorang ketika berkenalan dengan salah satu jejaring sosial pertemanan terkemuka di Negeri ini, FaceBook. Tapi ada kalanya ketika situasi hati tak menentu, bad mood melanda, ada keinginan untuk berbagi rasa dengan satu dua orang teman sesama FaceBookers. Sialnya tidak semua teman bisa memahami situasi tersebut, Bisa jadi kemudian ada yang nyelonong bertanya tentang hal-hal yang gak nyambung atau yang malah bikin hati tambah BeTe. Nah Lo… kalo sudah begitu gimana dong ?

Masih di www.pandebaik.com menyambung salah satu tips yang saya berikan dahulu kala (ups…) terkait Aman dan Nyaman ber-FaceBook, kali ini hanya sekedar melanjutkan dengan satu Tips yang saya yakin dijamin berguna untuk Anda. Memilih Teman Chat.

Untuk dapat memilih teman mana saja yang bisa dan ‘diijinkan’ melakukan Chat saat suasana hati lagi BeTe seperti ilustrasi diatas, ada satu tips yang mutlak diketahui sebelum lanjut Memilih, yaitu memilah daftar Teman yang dimiliki, yang bertujuan untuk mengenali dan mengingat teman dengan mudah (1), mencegah teman yang bukan teman atau tidak diketahui orangnya (2), dan terakhir tentu saja lebih selektif dalam berkomunikasi atau chat (3). Bagi yang belum tahu caranya silahkan baca tulisan saya sebelumnya ‘Cara Mudah Untuk Mengingat Ratusan Teman di FaceBook’ disini. Pahami dan segera terapkan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

Jika sudah selesai, tinggal membuka kolom Chat yang berada pada sisi kanan bawah layar pc/laptop dan lihat hasilnya. Dari sekian banyak teman yang online pada waktu yang sama, masing-masing sudah terbagi dan dikelompokkan berdasarkan group atau kategori teman yang telah dibuat pada tips sebelumnya.

Untuk memilih teman mana saja yang bisa atau ‘diijinkan’ melakukan chat, tinggal mematikan atau menonaktifkan icon kapsul hijau yang berada pada samping kanan tulisan kategori atau kelompok teman. Apabila icon kapsul tersebut berubah warna menjadi hitam maka bisa dipastikan bahwa daftar teman yang berada pada kategori atau kelompok tersebut tidak akan bisa melihat keberadaan kita di dunia maya dalam hal ini di FaceBook tentu saja.

Cara atau Tips diatas bisa dimodifikasi kembali sesuai dengan keperluan, apakah membuat daftar teman Khusus yang nantinya bakalan diajak Chat ketika suasana hati lagi haru biru, atau daftar teman Khusus yang nantinya bisa ditumpahkan amarah dalam dada tanpa harus khawatir yang bersangkutan tersinggung. Kelompok atau kategori tersebut bisa diterapkan secara paralel pada satu nama teman.

Jadi ketika satu saat kita membutuhkan kehadiran satu dua orang untuk bisa diajak berbagi dan melupakan yang lainnya, gunakan saja tips diatas. Mudah bukan ?

MoZat re-inkarnasi MoRange V dengan Fitur FaceBook Chat dan Twitter

29

Category : tentang TeKnoLoGi

Sudah cukup lama saya tidak membahas tentang MoRange, sebuah aplikasi ponsel yang multifungsi dan sangat bermanfaat bagi mereka yang menginginkan fitur-fitur terkini. Kalo tidak salah tulisan terakhir yang saya turunkan pada BLoG PanDe Baik adalah terkait rilis baru MoRange V yang memiliki tampilan user interface baru.

Tepatnya Jumat pagi, saya menerima sebuah email pemberitahuan dari MoRange terkait rilis baru aplikasi yang mereka kembangkan dan meminta saya untuk mencobanya. Namun sebelum saya memulainya, ada satu hal yang aneh yang saya baca dari email tersebut. Alamat web site yang dianjurkan bagi pengguna pc adalah menuju www.mozat.com dan bukan www.morange.com seperti yang saya ketahui selama ini.

Aplikasi MoRange yang dikatakan terbaru itu rupanya masih mengadopsi versi V, namun dari penjelasan yang saya baca, ada 2 (dua) fitur baru yang menarik untuk dicoba yaitu FaceBook Chat dan Twitter Tweets. Selama ini untuk FaceBook Chat saya menggunakan aplikasi eBuddy yang mampu menampung beberapa akun Messenger termasuk Yahoo Messenger yang saya miliki. Sedangkan untuk Twitter Tweets saya menggunakan bantuan aplikasi Opera Mini. Sayangnya lantaran ponsel yang saya gunakan merupakan tipe ponsel Java S40 dari Nokia yang artinya belum mendukung Multitasking, ketiga aplikasi tersebut (termasuk MoRange) tidak dapat saya gunakan secara bersamaan. Tidak demikian halnya ketika saya menggunakan ponsel N73.

Berhubung MoRange yang terbaru ini masih mengadopsi versi V, tidak banyak perubahan yang saya dapatkan ketika layar ponsel menampilkan halaman aktif atau disebut juga dengan istilah HomeScreen. Namun aplikasi yang rupanya telah mengubah namanya menjadi MoZat ini terasa jauh lebih gegas ketimbang MoRange versi V awal kemarin. Demikian pula dengan fitur Push Email yang masih kerap saya gunakan hingga kini.

Memasuki opsi App Centre, pengguna MoZat (nama lain MoRange V) dapat memilih beberapa fitur tambahan yang nantinya akan ditampilkan pada Application List atau Dock halaman aktif (HomeScreen). Saya pun mengambil kedua fitur baru diatas, FaceBook Chat dan Twitter Tweets, untuk langsung dicoba kemampuannya.

Fitur FaceBook Chat hanya memerlukan username/email beserta password yang digunakan pada akun FaceBook untuk masuk ke tampilan berikutnya yang berisikan nama Rekan-rekan yang terlihat online pada waktu yang sama. Untuk melakukan Chat, pengguna MoZat tinggal memilih nama Rekan yang diinginkan dan mengetikkan apa yang ada didalam pikiran. Balasan Chat dari Rekan akan diberitahukan dengan suara dan strip keterangan di bagian atas layar ponsel. Mengasyikkan tentu saja.

Fitur Twitter Tweets sebenarnya tidak jauh berbeda dengan shortcut alamat Twitter yang saya jadikan BookMark pada aplikasi Opera Mini. Hanya saja pada saat tombol pilihan ditekan, ada beberapa pilihan Menu khas Twitter yang dapat diakses, seperti Following dan Followers.

Dibandingkan dengan aktifitas saya sebelumnya sebenarnya tidak jauh berbeda, hanya saja dengan MoZat (nama lain MoRange V) saya tidak lagi memerlukan aplikasi eBuddy yang sedianya tidak dapat diaktifkan dalam waktu bersamaan pada ponsel Nokia CDMA ini. Cukup dengan mengeksekusi satu aplikasi MoZat, saya sudah mendapatkan berbagai aktifitas yang saya inginkan, seperti Push Email, Web Browser untuk mengakses BLoG dan FaceBook, Internet Messenger meliputi FaceBook Chat, Yahoo Messenger serta Twitter.

Ah, rupanya pengembang aplikasi MoRange mendengar juga apa yang diharapkan oleh pemilik BLoG ini. Hehehe…

Chat ala 3G make YM

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Akhirnya jadi juga chat bareng kakak di Kanada minggu siang kmaren, sayangnya si Ananta, keponakan yang paling kecil udah bobo. Yah maklum, karena perbedaan waktu dengan disini sekitar 12 jam. Artinya dilokasi sana jam udah nunjukin jam tidur.

Gak jadi make Windows Live Messenger yang nuntut Windows harus terupdate terkini, sing kanggo yen sing me-update nden. Make yang versi 7, eh harus make versi 8. sudah diinstall versi 8, eh harus meng-update windows. Udah gitu firewall juga harus mati. Setelah semua itu dilewati, eh proses akhir malah gak bisa dilewati, walo sudah ngulang sampe 5 kali. Syukur instalasi online ini dilakukan di warnet dengan manfaatin fitur wi-fi, jadi bisa cepet dan murah, coba kalo make tarif Starone Indosat yang blom bisa dikabulkan jadi 25/menit itu, abis brapa sih ?

At last, pilihan jatuh ke Yahoo Messenger atas rekomendasi beberapa rekan yang udah sering make fitur ini, maka YMpun akhirnya dicoba diinstalasi, dan… Berhasil.

Jadilah akhirnya acara ngobrol bareng biar bisa ngliatin famili di Kanada sana, tentu dengan tampilan video live layaknya make hape berfasilitas 3G. Dan sesuai kenyataannya gambar yang tampilpun patah-patah, jadi gak seperti iklan 3G di televisi itu. He.. anak-anakpun jadi tau kalo iklan teve ala 3G itu banyakan bo’ongnya…