Tips #Ngandroid Chat Applications (3)

Category : tentang TeKnoLoGi

  • Nah, terakhir ada Whatsapp. Saya yakin sudah banyak yang mengenalnya
  • Whatsapp merupakan sebuah aplikasi Chat yang mampu dilakukan oleh perangkat mobile multi platform.
  • Dari #Android, Blackberry, iPhone, Symbian baik S40 juga S60 yang lawas itu…. #multiplatform
  • Mengandalkan nomor ponsel dan verifikasi via sms, untuk aksi Restore archive chat-nya jauh lebih cepat dari aplikasi Line
  • Adanya banyak dukungan perangkat ponsel inilah yang membuat Whatsapp lebih diharapkan mampu menghabisi keberadaan BBM
  • Whatsapp mampu melakukan yang BBM bisa, dari tukeran foto, video, audio, contact bahkan lattitide (posisi)
  • Selain itu terdapat pula beberapa emoticon sebagai wujud ekspresi pengguna saat melakukan chat
  • Dibanding aplikasi Chat lainnya, daftar pengguna Whatsapp yang terdapat dalam perangkat yang saya gunakan merupakan yang terbanyak
  • Aplikasi Whatsapp awalnya mampu dilakukan oleh perangkat ponsel maupun tabletpc
  • Namun dlm versi terbarunya, Whatsapp langsung menolak perangkat tabletpc yg tdk mendukung voice call spt HTC Flyer atau Samsung GalTab 10.1
  • Hal ini bisa diakali dengan menginstalasi aplikasi Whatsapp versi lama, yang masih mendukung tablet
  • Tindakan ini kan menimbulkan resiko saat perangkat melakukan Update aplikasi
  • Whatsapp pada #Android memiliki kemampuan untuk membuat Group secara terbatas (maks 15 participants) yang dikelola oleh satu admin
  • Wewenang admin #Whatsapp adalah memasukkan daftar nama yang ingin diikutkan dalam Group sekaligus melakukan perubahan data group
  • Sayangnya, admin #Whatsapp tidak memiliki wewenang untuk mengeluarkan anggota dari Group
  • Sehingga untuk keluar dari Group, hanya si anggota sendiri yang mampu melakukannya dengan ‘Delete and Exit group
  • Fasilitas Free yang dapat dinikmati hanya dalam batas setahun. Lebih dari itu, Droiders diwajibkan untuk membelinya
  • Semua aplikasi Chat yang disebutkan sejak awal rata”ditawarkan secara Free alias Gratis, kecuali Whatsapp, wajib bayar di tahun kedua
  • Untuk pemakaiannya dibebankan langsung pada paket data koneksi yang digunakan. Jika sudah Unlimited, lupakan saja :p
  • Semua Aplikasi Chat tadi akan jauh lebih berguna bila sudah ada temannya. Jika masih sedikit yang menggunakan, silahkan beralih
  • Untuk Chat On, Catfiz, Live Profile, Line, GTalk, eBuddy bagi saya sdh menjadi bagian drmasa lalu. Yg masih ttp digunakan cuma Whatsapp & YM
  • Jadi bagi yang ingin kontak, bisa lewat Whatsapp di 083119540188 atau YM alitpande bisa juga mention langsung disini
  • Ah iya… Sori kelupaan… Padahal pernah dicobain juga :p RT @doktersipayung @pandebaik kakao talk bisa dipertimbangkan jg..
  • RT @doktersipayung klo gak salah kakao talk sdh mulai banyak yg makai. Lebih atractive menurut saya emoticonnya. Ada animasi nya.
  • Akhir kata sebelum berpisah, semua pilihan ada ditangan masing”, silahkan manfaatkan secara positif mana yang dianggap lebih baik
  • Karena bagaimanapun, masing”punya kekurangan dan kelebihannya. Demikain pula halnya saya :p *banyak salah ketiknya *maaf yah
  • Tips #Ngandroid Chat Applications (2)

    Category : tentang TeKnoLoGi

  • Barisan berikut ada LINE. secara penampakan, UI yang digunakan Line, mirip”dengan tampilan iPhone atau iPad
  • Mungkin pada awalnya Line merupakan aplikasi Chat yang dikembangkan untuk perangkat iOS lalu melebar ke #Android
  • Aplikasi Line ini memiliki konsep serupa dengan Viber, Tango atau Chat On yang berbasiskan nomor ponsel dan melakukan verifikasi
  • Uniknya, apabila Droiders telah mendaftarkan nomor ponsel yang sama di perangkat yang sebelumnya dimiliki, Line akan bertanya lebih dulu
  • Apakah akan berlaku sebagai New User Line, ataukah sebagai User sebelumnya
  • Jika jawaban Droiders masih menggunakan User sebelumnya, maka Line akan me-Restore archives Chat yang pernah dilakukan sebelumnya
  • Meski aplikasi Line mampu dijalankan dalam perangkat ponsel dan Tablet, namun tampilan hanya mampu beraksi pada posisi Portrait
  • Untuk proses Restore archived Chat sebelumnya, Line ternyata jauh lebih lambat ketimbang aplikasi Chat lainnya
  • Kabarnya aplikasi Line inilah yang disebut”sebagai BBM killer oleh para pengguna #Android
  • dan seperti halnya Viber dan Tango, Line mampu pula melakukan komunikasi voice call secara gratis lewat jaringan 3G
  • Dibandingkan dengan aplikasi Chat lainnya, Line memberikan keleluasaan bagi para penggunanya untuk melakukan perubahan tampilan (skin)
  • Trus ada juga eBuddy. Nah khusus yang satu ini memang beneran multi platform. Bahkan dalam ponsel Java pun mampu dijalankan
  • eBuddy merupakan aplikasi Chat multi client yg mengandalkan alamat email sbg sarana loginnya. Meliputi Yahoo Mess, Facebook Mess dll
  • Ngomongin Yahoo Messenger kok malah kelupaan yah? Ini satu”nya messenger yang fenomenal, karena bisa juga berjalan di perangkat PC
  • Untuk bisa menggunakan YM, Droider musti memiliki akun email milik Yahoo yang dapat diinputkan kedalam app YM atau eBuddy
  • YM ini memiliki fitur Buzz yang kalo ditetangga sebelah ada fitur PING-nya untuk mengingatkan lawan bicara saat melakukan Chatting
  • Pada versi PC, Yahoo Messenger memiliki lebih banyak jnis emoticon yang bisa digunaian
  • Bicara YM milik Yahoo, ada juga GTalk milik Google. Satu syarat mutlaknya tentu alamat email milik raksasa mesin pencari, Google.
  • Serupa dengan YM, GTalk dapat juga diaplikasikan di multi platform termasuk PC
  • Bagi pengguna #Android, aplikasi chat GTalk ini sudah disuntikkan sebagai aplikasi bawaan di setiap perangkat #Android
  • (bersambung)

    Tips #Ngandroid Chat Applications (1)

    Category : tentang TeKnoLoGi

  • Selamat Pagi Droiders, #ngandroid dulu yuk… Kali ini tentang aplikasi Chat bagi pengguna ponsel/tablet #Android
  • Bagi yang punya hobi chat (ngobrol) bareng rekan Droiders lainnya, saya yakin sudah punya pilihan sendiri sebagai line up utama
  • Di pengguna Samsung, ada Chat On yang dulunya dikembangkan bagi sesama Samsung, kabarnya bakalan mendukung multi platform
  • Chat on merupakan salah satu aplikasi Chat yang berbasiskan nomor ponsel pengguna. Tanpa email, tanpa PIN layaknya tetangga sebelah
  • Chat On baru bisa digunakan apabila Droiders melakukan verifikasi atas nomor yang diinputkan, dan dikirim via sms
  • Daftar nama bakalan muncul otomatis dalam daftar Buddies, yang artinya rekan Droiders tsb pun telah menggunakan Chat On, aktif atau tidak
  • Dalam Chat On ada beberapa pengaturan yang dapat dilakukan seperti ring type notification, status, birthday calendar dst
  • Aplikasi kedua ada Viber. Seperti halnya Chat On, Viber pun berbasiskan nomor ponsel dan harus melakukan verifikasi terlebih dahulu
  • Dibanding Chat On, satu kelebihan Viber adalah mampu melakukan komunikasi voice atau suara antar pengguna Viber
  • Untuk dapat melakukan komunikasi voice ini, Droiders minimal berada dalam jangkauan sinyal 3G atau lebih
  • Soal kualitas suara Viber, jangan ditanya. Jauh lebih jernih ketimbang voice call biasa.
  • Soal biaya voice call, dibebankan pada paket data langganan bulanan yg Droiders gunakan. Jika sudah Unlimited,berarti ya gag usah dipikirkan
  • Aplikasi Viber ini selain mendukung Android, mendukung pula iOS, dan tidak terpaku pada perangkat ponsel saja. Tablet pun bisa
  • Masuk ke aplikasi Chat ketiga, ada Tango. Konsepnya masih sama, berbasis nomor ponsel dan melakukan verifikasi terlebih dahulu
  • Dan bila dibandingkan dengan Viber, selain bisa melakukan komunikasi voice call, Tango mampu melakukan panggilan video call loh
  • Panggilan video call via Tango ini tentu membutuhkan kamera depan sbg persyaratan,jikapun tidak ada maka gambar kita tak terlihat oleh lawan
  • Berikutnya ada Catfiz. Berbeda dengan sebelumnya, Catfiz lebih menggunakan PIN layaknya tetangga sebelah
  • Selain Chat, Catfiz mendukung pula chat lewat Group dengan topik tertentu
  • Apabila tetangga sebelah menggunakan 8 digit PIN sebagai modal utama, Catfiz menggunakan 9 digit PIN sebagai tanda pengenal
  • Meski sama”menggunakan PIN, jangan coba”meminta tetangga sebelah untuk add via Messenger mereka yah
  • Dan jangan pula mencoba untuk mengubah jumlah digit PIN tersebut menjadi 8 digit agar sedikit tersamarkan dengan tetangga sebelah :p
  • Berikutnya ada Live Profile. Serupa dengan Catfiz, aplikasi ini memanfaatkan penggunaan PIN layaknya tetangga sebelah
  • Positifnya, Live Profile setidaknya mendukung tiga Platform. #Android, iphone dan Blackberry
  • Itu sebabnya jangan dulu menganggap bahwa kelak daftar teman yang tercantum dalam contact Live Profile merupakan pengguna #Android
  • (bersambung)

    Viber, Gag semua Android dan iOS Suka

    7

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Sudah mencoba untuk menggunakan Viber Kawan ? well, bagi yang belum tahu apa dan bagaimananya, baca tulisan Viber sebelumnya yah.

    Melanjutkan aksi ViberRator di blog www.pandebaik.com, kali ini saya ingin berbagi sejumlah informasi tambahan terkait penggunaan Viber sebagai salah satu alternatif sarana komunikasi jarak jauh yang tentu saja murah.

    Seperti yang saya katakan diatas, bahwa Viber akan jauh lebih bermanfaat untuk melakukan komunikasi Voice jarak jauh, terutama bagi Kawan yang memiliki kerabat ataupun kenalan dan juga relasi bisnis jauh diluar negeri. Yang notabene, seumpama komunikasi dilakukan lewat ponsel GSM biasa ataupun interlokal barangkali jatuh biayanya  akan lebih mahal. Lantas bagaimana dengan Rekan sekantor misalkan ? selama masih bisa menggunakan jaringan antar operator, mengapa tidak ? jauh lebih mudah bukan ?

    Sejak awal Viber memang sudah diwanti-wanti bahwa akan mampu berjalan dengan baik saat ponsel atau perangkat berada dalam jaringan <minimal> 3G atau Wifi. Lantas bagaimana dengan yang tak mampu menjangkaunya ? pada layar ponsel akan tertera peringatan ‘Poor Network’ alias jaringan data yang lemah sehingga baik kapasitas suara, kejernihan dan kecepatan sampainyapun tidak jauh berbeda saat saya menguji Voice Call milik akun Yahoo Messenger beberapa waktu lalu. Terputus-putus dan lag beberapa detik.

    Seperti halnya Whatsapp, Viber bisa juga difungsikan sebagai sarana Messenger aliat Chat secara Free antar pengguna Viber. Uniknya, pemberitahuan balasan sekaligus sarana untuk membalas percakapan, tampil pula di halaman utama sebagai pop-up. Hal ini tentu jauh lebih memudahkan pengguna dalam berinteraksi satu sama lain. Meski demikian, hingga hari ini saya tak jua menemukan cara untuk membuat Group Chat seperti halnya Whatsapp untuk berinteraksi antar sesama pengguna Viber dalam jumlah banyak.

    Terkait kompabilitas, sejauh tulisan terdahulu murni menyebutkan hanya untuk perangkat Android dan iOS dalam hal ini iPhone. Artinya, untuk perangkat berbasis os BlackBerry ataupun Symbian ya silahkan untuk menunggu Antrean selanjutnya. Tapi tahukah kawan bahwa ternyata tidak semua Android dan iOS kompatibel untuk bisa menggunakan Viber dengan baik dan benar ?

    Terpantau seorang kawan Androiders yang mengeluhkan sulitnya mendapatkan aplikasi Viber di Android Market senin pagi lalu. Hal yang sama ia temukan pula saat mengakses halaman resmi Viber dan berniat mengunduhnya. Padahal sebagai informasi, ponsel yang ia gunakan adalah Sony Ericsson eXperia Mini Pro yang sudah mengadopsi Android 2.3 GingerBread. Salah satu alternatif solusi yang dapat saya tawarkan saat itu adalah mengirimkannya file installer Viber melalui jalur email dan memintanya untuk menginstalasi secara manual. Hasilnya mantap. Viber bisa digunakan dengan baik. Bagi Kawan yang mengalami hal yang sama, saya sudah siapkan file installernya di 4Shared untuk jaga-jaga. Unduh disana yah…

    Terpantau pula pada iPhone 3G milik seorang teman yang rupanya mentok di proses Verifikasi Kode sebagai upaya Registrasi Viber di perangkat yang akan digunakan. Padahal aplikasi sudah berhasil dicangkokkan. Lain lagi dengan perangkat iPhone 3GS milik seorang kerabat yang rupanya pasca instalasi Viber, terjadi malfungsi virtual keypad saat akan mengetikkan kalimat yang membuat huruf tertekan dua kali dari yang seharusnya. Ada yang mengalami ?

    Meski demikian, pada percobaan saya yang kedua kalinya untuk menghubungi kakak di Ottawa Canada sana sepanjang perjalanan menuju kawasan Munggu hari Sabtu siang lalu (pasca publikasi tulisan), percakapan terjadi selama setengah jam lamanya dengan kualitas suara yang jernih dan jelas. Ini wajar adanya mengingat jaringan yang saya dapatkan selama komunikasi berlangsung adalah HSDPA alias 3,5 G. Jadi, sudah sepatutnya saya berTerima Kasih pula pada operator XL :p

    Masih ragu untuk mencoba ?

    Whatsapp Kawan ? Apa Ceritamu Hari Ini ?

    12

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Sudah lima bulan ternyata. Tergolong Lama juga saya menggunakannya.

    Selain TweetDeck, Gmail, FaceBook for Android dan FourSQuare, Whatsapp juga merupakan penghuni setia ponsel Android sejak pertama dimiliki, meski telah beberapa kali diformat dan upgrade ulang. Sekedar informasi, bahwa Whatsapp merupakan satu-satunya aplikasi Chatting yang saya gunakan hingga kini. Bandingkan dengan aplikasi sejenis lainnya seperti GTalk, Yahoo Messenger, FaceBook Chat dan Live Profile.

    Bisa jadi karena kemudahan instalasi dan penggunaannyalah yang membuat saya jatuh hati selama ini. Tidak memerlukan registrasi yang berbelit, pemanfaatan email secara berkala ataupun kebutuhan login dan logout. Uniknya, meski ponsel kemudian di Format Ulang (istilah lain untuk Hard Reset, Factory Reset, Flash ataupun Upgrade), data Chat yang telah dilakukan sebelumnya tetap tersimpan dengan baik dan dikembalikan saat instalasi kembali.

    Pada awal berkenalan dengan aplikasi Whatsapp, saya telah mengetahui bahwa sifat Free yang diberlakukan oleh pihak pengembang hanya berlaku setahun saja. Ini berbeda dengan pengguna iPhone yang mutlak membeli lisensi Whatsapp didepan atau sebelum digunakan. Meski demikian, apabila kemudian di setahun berikutnya penggunaan aplikasi diwajibkan untuk membayar, saya pribadi tidak mempermasalahkannya mengingat kemampuannya yang setara dengan BlackBerry Messenger.

    Setara ? tidak juga. Lebih malah…

    Ketika sempat saya perbandingkan saat pengiriman pesan, berbagi gambar atau file multimedia dengan aplikasi BlackBerry Messenger, Whatsapp ternyata mampu menunjukkan kecepatan aksesnya untuk menyampaikan pesan dan mendapat balasan dari lawan bicara. Selain itu, kemampuannya yang lintas ponselpun patut saya acungi jempol. Terpantau kini tak hanya Nokia yang menggunakan sistem operasi Symbian 60 saja yang mampu tapi juga Symbian 40 seperti seri X2 atau C3 yang sejutaan itu. Begitu mudah bukan ?

    Pemberlakuan Gratis selama setahun pertama bisa juga menjadi nilai positif bagi mereka yang enggan berurusan dengan pembayaran melalui PayPal atau kartu kredit. Karena untuk bisa menikmatinya setahun kedepan dengan status Gratis, pengguna tidak perlu mengganti ponsel seperti halnya BlackBerry yang amat sangat mendewakan Nomor PIN, namun hanya perlu mengganti nomor ponsel yang digunakan. Memang agak sedikit merepotkan bagi yang menggunakan nomor sebagai ponsel utama, tapi tidak berlaku bagi mereka yang hanya memanfaatkan nomor ponsel hanya untuk koneksi data, termasuk saya. Jadi jika bulan April tahun 2012 nanti nomor saya tak dapat dihubungi lagi, silahkan tanya nomor penggantinya lewat blog ini yah. :p

    Lantaran memanfaatkan nomor telepon sebagai pengganti PIN untuk bisa saling berkirim pesan inilah, sesama pengguna Whatsapp apalagi yang berlaku dalam lingkup Regional dan sebelumnya saling mengenal, tidak perlu lagi saling bertanya satu sama lain. Tinggal lakukan penyegaran (refresh) pada Daftar nomor Whatsapp, sesama pengguna sudah bisa saling berkomunikasi satu sama lain. Kalopun kemudian nomor ponsel yang datang berkomunikasi tidak dikenali dalam daftar, pengguna Whatsapp tinggal menyimpannya seperti saat menyimpan nomor ponsel teman atau rekan baru.

    Ohya, Ngomong-ngomong soal Teman Baru, Gara-gara menggunakan Whatsapp pula, saya jadi banyak memiliki Teman Baru dari seantero Indonesia loh. Gag percaya ?

    Rata-rata mereka mendapatkan nomor ponsel yang saya gunakan untuk berkomunikasi Whatsapp dari tulisan Blog tentang Whatsapp yang kedua. Sengaja saya cantumkan, agar bagi mereka yang penasaran ingin mencoba, minimal sudah memiliki satu daftar teman yang sepaham.

    Jadi selain komunikasinya bisa nyambung, saya pun bisa mendapatkan banyak referensi tambahan baik terkait penggunaan Whatsapp di ponsel mereka terutama selain Android, pun informasi seputar daerah tempat tinggal mereka (Banten, Tangerang, Tanah Abang, Palembang, Kalimantan, Lombok, Sidoarjo dan banyak lagi) yang tidak saya ketahui sebelumnya. Bahkan ada juga yang kemudian memberikan banyak ilmu tambahan terkait CustomROM sistem operasi Android dan juga tips trik Flashing. Hehehe…

    Kini setelah enam bulan berjalan, jumlah kontak teman yang menggunakan Whatsapp sudah mencapai 50-an orang. Cukup lumayan, mengingat saat bulan pertama penggunaan, untuk menemukan 10 kontak saja sudah bersyukur bin ajaib. Mungkin karena kemudahan penggunaan yang mampu dilakukan lintas ponsel itulah yang kemudian menyatukan kami dalam satu aplikasi.

    Whatsapp Kawan ? Apa Ceritamu hari ini ?

    Viber, Nelpon Gratis bagi pengguna Android dan iOS

    54

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Anda pengguna Android ? atau iOS barangkali ? maka silahkan bersyukur karena sudah beruntung bisa memilikinya.

    Jika beberapa waktu lalu saya sempat berbagi cerita tentang Free Messenger antar ponsel bernama Whatsapp, kali ini saya ingin mengenalkan pada kawan semua para pengguna Android dan iOS (Mohon Maaf sementara waktu bagi pengguna BlackBerry ataupun Nokia), aplikasi Free Messenger plus Free Call alias Nelpon Gratis bernama Viber.

    Nelpon Gratis ? Hare Gene Gratis ?

    Viber merupakan sebuah aplikasi yang dikembangkan oleh Viber Media Inc. secara khusus bagi para pengguna iPhone dan Android agar dapat menggunakan atau memanfaatkan fungsi telekomunikasi suara alias telepon dan juga Text Message atau Chat Messenger secara Gratis, dengan memanfaatkan koneksi jaringan data 3G atau WiFi.

    Aplikasi Viber dapat diunduh melalui Android Market dan App Store milik iOS secara Free alias Gratis. Untuk Registrasinya pun tidak berbeda dengan langkah Registrasi Whatsapp yang memang murni mengandalkan Nomor Ponsel yang digunakan. Tanpa permohonan email ataupun penggunaan PIN secara khusus.

    Berdasarkan “Janji” yang diberikan oleh pihak pengembang Viber Media Inc, selain dapat diunduh dan digunakan secara Gratis, juga bebas dari tampilan iklan (yang biasanya menghiasi layar untuk rata-rata aplikasi yang bersifat Free). Dengan kualitas suara yang jernih selayaknya jaringan GSM, fasilitas Free Calls atau Nelpon Gratis Viber juga dapat digunakan untuk bertelepon dalam skala Internasional atau interlokal tanpa dipungut biaya sepeserpun.

    Sebagaimana halnya yang dikatakan diatas, sayangnya aplikasi Viber baru hanya diperuntukkan bagi pengguna yang memiliki perangkat iPhone dan Android saja. Meski janji dari pihak pengembang Viber, akan segera dialokasikan pula untuk pengguna BlackBerry. Karena keterbatasan pengguna inilah sebabnya dalam daftar Kontak Viber yang saya miliki, masih amat sangat terbatas jumlahnya.

    Jadi, Beneran Gratisnya ?

    Yup. Just like Skype atau VoiP.

    Untuk membuktikan “Janji” dan kampanye Gratis diatas, sayapun mencoba melakukan hubungan interlokal ke nomor ponsel milik kakak di Ottawa Canada dengan menggunakan Viber, Jumat pagi kemarin. Sebelum Kawan ikutan melakukannya, ada baiknya periksa dahulu saldo pulsa terakhir yang dimililki. Komunikasi singkat yang saya lakukan untuk percobaan pertama ini berlangsung selama kurang lebih lima menit, dan ternyata saldo pulsa ponsel rupanya masih tetap ada seperti sebelumnya.

    Masih jua belum percaya, sayapun mencoba kembali untuk hubungan telepon lokal ke nomor ponsel milik atasan yang sudah disuntikkan Viber sebelumnya. Hasilnya masih sama. Pulsa tak berkurang sedikitpun.

    Hanya saja meski tersedia keypad nomor pada tampilan aplikasi Viber, tidak lantas berarti bisa melakukan hubungan telepon ke daftar kontak diluar pengguna Viber. Karena apabila nomor kontak yang dimaksud belum menggunakan aplikasi Viber, hubungan telepon akan segera dialihkan ke saluran telepon biasa alias yang menggunakan pulsa berbayar.

    Viber jelas akan sangat berguna bagi para pengguna Android dan juga iOS yang memiliki famili, kerabat atau teman yang berada di luar negeri, sehingga biaya komunikasi jadi jauh lebih murah dari yang biasanya dibutuhkan. Hanya bermodalkan perangkat Android atau iOS dan koneksi data 3G atau Wifi (saran saya siy, gunakan saja paket data unlimited untuk lebih amannya).

    Mau ikutan mencobanya ? add nomor kontak saya di 087860061698 yah…

    Chat with Android ? Gampang…

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Setelah membahas Whatsapp beberapa waktu lalu, aplikasi Chat ala BBM-nya perangkat BlackBerry,  kali ini giliran Chat dengan menggunakan beberapa akun jejaring sosial ataupun akun email.

    Chat memang mengasyikkan, apalagi bagi yang baru saja keranjingan, bisa membuatnya lupa waktu dan pekerjaan. Ditambah dengan puluhan dafyat kontak kenalan baru, jadi makin lengkap saja.

    Beberapa akun yang dikenal dengan aktifitas Chatnya antara lain Yahoo! Messenger dengan akun email Yahoo!-nya, GTalk dengan akun email Gmail milik Google, FaceBook, ICQ, AIM dan masih banyak lagi.

    Memang, untuk masing-masing akun tersebut, telah menyediakan aplikasi tersendiri yang dapat digunakan untuk melakukan aktifitas Chat, pun demikian ditambah aktifitas dan kebutuhan lainnya.

    Akun FaceBook misalkan. Pada perangkat Android, FaceBook menawarkan aplikasi khusus ‘FaceBook for Android’ dimana memiliki fungsi layaknya akses melalui layar NoteBook, dari Home/Beranda, Wall/Profile, Photos, Link, Daftar Teman/Friends, Messages, Events bahkan Chat dan juga share Location. All in One Application. Jadi khusus untuk akun FaceBook, pengguna tidak lagi harus menginstalasi aplikasi terpisah hanya untuk melakukan aktifitas Chat seperti halnya yang terjadi pada perangkat BlackBerry atau Symbian.

    Demikian halnya dengan aplikasi untuk akun Yahoo! Messenger serta GTalk. Selain mampu untuk melakukan Chat antar sesama pengguna akun email dengan domain sama, aplikasi tersebut menyediakan pula opsi untuk mengaktifkan fitur lainnya layaknya aplikasi serupa pada PC/NoteBook.

    Lantas bagaimana seandainya jika yang dibutuhkan itu hanyalah aktifitas Chat-nya saja ? apakah harus menggunakan aplikasi terpisah untuk dapat melakukannya ? Jawabannya jelas tidak. Karena di Android Market sudah ditawarkan aplikasi yang mampu mengelola multiple Instant Messenger meliputi akun Yahoo!, GTalk, FaceBook, ICQ, AIM, MSN, Jabber dan lainnya. Salah satu yang bisa dicoba adalah Palringo.

    Palringo yang  telah diperkenalkan sejak April 2007 lalu rupanya mampu berjalan pada multi Platform seperti Microsoft Windows, Windows Mobile, Mac, Symbian, Java, iOS, BlackBerry dan tentu saja Android. Fungsinya tentu saja untuk mengelola multiple instant Messenger seperti yang telah disebutkan diatas.

    Aplikasi lainnya yang bisa dicoba adalah eBuddy. Seperti halnya Palringo, aplikasi eBuddy yang telah diperkenalkan sejak tahun 2003 ini juga memiliki kemampuan yang sama dalam mengelola multiple Instant Messenger

    Uniknya, kedua aplikasi diatas sama sekali  tidak memerlukan instalasi pada perangkat yang digunakan, cukup dengan melakukan Login dengan menggunakan akun aplikasi masing-masing. Untuk itu, sebelum dapat menggunakan aplikasi Palringo maupun eBuddy, pengguna tinggal membuat satu akun secara gratis atau free hanya dalam hitungan menit. Setelah itu, silahkan memasukkan satu persatu akun Chat yang dimiliki hingga siap digunakan.

    Beberapa fitur tambahan yang dapat dinikmati di kedua aplikasi ini adalah Create Group berdasarkan satu topik tertentu dan juga Emoticon untuk memudahkan ekspresi antar sesama pengguna saat melakukan Chat. Baik Palringo maupun eBuddy, keduanya dapat diunduh dan digunakan secara Free alias Gratis pada perangkat Android dari Android Market.

     

    WhatsApp Kawan ? Ayo Kita Lanjut Lagi

    22

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Gag terasa sudah seminggu ponsel Android ini menggunakan WhatsApp. Selama kurun waktu tersebt pula saya menemukan beberapa kelebihan pun kekurangan dari aplikasi Chatting berbasis Nomor Ponsel ini. Yuk kita lanjut lagi Gan.

    Seperti yang pernah saya katakan di tulisan terkait WhatsApp sebelumnya, meski tidak lagi terpaku pada satu brand tertentu seperti halnya perangkat BlackBerry dengan BBM-nya, aplikasi WhatsApp rupanya masih membatasi type perangkat yang mampu menjalankannya dengan baik. Smartphone.

    Ya, diantara sekian banyak jenis dan brand ponsel, ternyata yang mampu menjalankan  aplikasi WhatsApp ini dengan baik hanyalah ponsel yang masuk dalam kategori SmartPhone atau Ponsel pintar. Beberapa yang masuk diantaranya adalah iPhone, BlackBerry, Android dan Symbian dengan pengecualian. Symbian yang disarankan adalah yang mengadopsi versi 60 minimal 3rd Edition. Jadi bagi yang sudah menggunakan 5th Edition, Symbian^1 dan Symbian^3 yang rata-rata berlayar sentuh, dijamin mampu menggunakannya. Meski demikian, pada perangkat yang mengadopsi sistem operasi Minimal (Symbian S60v3rd Edition) rupanya masih juga dibatasi oleh WhatsApp. Terutama pada beberapa rilis lama seperti Nokia N73 ME milik saya. Jika dipaksakan, bakalan menampilkan kata-kata “your phone is too old bla bla bla…” Halah…

    Itu artinya, WhatsApp masih belum mampu dijalankan pada perangkat ponsel Java atau ponsel lokal pun Nokia yang masuk dalam kategori S40, seperti halnya iklan yang ditayangkan di layar televisi.

    Persoalan Group juga menjadi salah satu Kekurangan yang paling telak apabila disandingkan dengan aplikasi BBM miliknya BlackBerry. Berdasarkan penjelasan dua rekan pengguna BlackBerry, Sari Herawati dan Nana Wiryani, dalam sebuah Group aplikasi Chat BBM ternyata masih mampu menampung hingga 30 orang atau lebih atau istilahnya Unlimited. Hanya saja, makin banyak User yang tergabung dalam sebuah Group, makin berat pula akses Chat yang mampu dilakukan.  Lantas bagaimana dengan WhatsApp ?

    Dalam sebuah percobaan, kemampuan maksimal jumlah User sebuah Group dalam aplikasi WhatsApp adalah 11 orang termasuk Admin atau yang membuat Group. Keterbatasan inilah yang kemudian menjadi kendala yang secara lagsung bakalan membuat Group tersebut menjadi Ekslusif lantaran sulitnya untuk bisa ikut serta didalamnya ketika jumlah User sudah mencapai jumlah maksimal. Pengguna lain baru bisa diikutsertakan apabila ada User yang keluar dari Group tersebut.

    Ada Dua kekurangan namun ada juga beberapa kelebihannya. Mau tahu ?

    Untuk melakukan aktifitas Add Friend atau memulai Chatting dengan seorang teman atau pengguna WhatsApp baru, yang dibutuhkan hanya satu. Nomor ponsel yang bersangkutan untuk disimpan terlebih dahulu dalam daftar Kontak perangkat ponsel. Jika sudah, tekan tombol Refresh hingga nama teman baru tersebut muncul dalam daftar. Chat langsung bisa dilakukan tanpa meminta persetujuan lagi. Disamping itu, secara Default WhatsApp akan medeteksi setiap nomor yang terdaftar dalam Kontak ponsel yang sudah memanfaatkan aplikasi WhatsApp dalam ponselnya.

    Persoalan Biaya yang dahulu pernah saya sampaikan untuk penggunaan aplikasi WhatsApp pada perangkat BlackBerry pun rupanya tak terbukti. Dalam sebuah percobaan pengiriman gambar melalui aplikasi WhatsApp bersama seorang teman, Made Darma  menyampaikan bahwa pulsa yang ia miliki sebelum dan sesudah penerimaan gambar rupanya masih tetap sama. Itu artinya, biaya penggunaan aplikasi WhatsApp untuk perangkat BlackBerry sama sekali tidak dikenai biaya apapun lagi diluar paket BIS yang sudah digunakan.

    Dibandingkat dengan aplikasi Chat lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk ataupun eBuddy, pun dengan fitur Message atau yang dikenal dengan istilah SmS, bisa dikatakan aplikasi WhatsApp memiliki kemampuan yang lebih saat melakukan pengiriman pesan. Kemampuan ini bisa dikatakan setara dengan aplikasi Chat BBM milik BlackBerry. Yaitu adanya jaminan bahwa pesan yang telah dikirimkan, pasti sampai pada nomor atau teman yang diajak Chat. Tidak ada lagi istilah Network Error yang mengakibatkan pesan yang sudah disampaikan tidak terkirim dengan sempurna atau pengguna harus melakukan pengiriman ulang seperti yang kerap terjadi pada aplikasi Chat maupun SmS. WhatsApp akan secara otomatis mencoba mengirimkannya ketika Network atau Jaringan kembali terdeteksi. Satu tanda pengenal yang bisa dilihat untuk memberikan jaminan bahwa pesan sudah sampai adalah tanda centang atau rumput berwarna hijau pada setiap pesan yang dikirimkan.

    Jikapun kemudian aktifitas Chat yang dilakukan sudah mulai mengganggu privacy, seperti halnya aplikasi Chat lainnya, WhatsApp pun memberikan opsi untuk memblokir akun nomor ponsel atau teman tersebut sehingga yang bersangkutan tak lagi mampu melakukan Chat demikian pula sebaliknya.

    Jadi, apabila perangkat ponsel yang Anda gunakan sudah termasuk dalam kriteria seperti yang dijelaskan diatas, ayo tunggu apa lagi, segera cobain WhatsApp. Aplikasinya dapat diunduh melalui App Store yang dimiliki pada masing-masing ponsel yang digunakan. Jikapun ada pertanyaan lagi, silahkan Add nomor saya berikut ini. 087860061698.

    Ayo Kawan, kita lanjut lagi…

     

    WhatsApp Kawan ? Chat Lintas Ponsel Yuk ?

    58

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Bagi sebagian orang fitur BlackBerry Messenger atau yang dikenal dengan istilah BBM, rupanya masih merupakan satu daya tarik tersendiri ketimbang layanan lainnya. Itu sebabnya tingkat penjualan ponsel yang dikembangkan oleh Research In Motion (RIM) ini makin lama makin menanjak meski belum sedrastis peningkatan dua kompetitor besar iPhone dan Android.

    Untuk bisa menggunakan Layanan Messenger yang dikelola secara khusus ini, seorang calon pengguna mutlak melakukan dua hal. Membeli handset atau ponsel BlackBerry dan tentu saja berlangganan paket internet BIS atau BlackBerry Internet Service. Sayangnya, tidak semua orang mampu menjangkau ponsel ataupun Handset yang di negeri ini keliatannya masih memegang image bergengsi ketika kedapatan memegang atau memilikinya.

    Sekedar Informasi, beberapa kelebihan daripada fitur BlackBerry Messenger ini, selain dapat digunakan sebagai komunikasi dua arah yang melibatkan dua atau lebih pengguna, faktor kerahasiaannya pun dijamin oleh RIM. Itu sebabnya di beberapa negara, fitur BBM ini kerap ditenggarai sebagai ancaman bagi negara. Selain itu, seorang pengguna bisa bergabung dalam sebuah room/group yang sedang membahas satu topik khusus tanda ada batasan jumlah dan kemampuan. Kemampuan yang saya maksudkan disini adalah untuk berbagi cerita, informasi, foto, hingga video. Semua ini akan sangat bergantung pada keberadaan dan kemampuan koneksi  data yang digunakan. Lantas bagaimana jika seseorang tak mampu menjangkau harga sebuah ponsel BlackBerry termurah sekalipun ?

    Gag usah khawatir. Gunakan saja WhatsApp.

    WhatsApp merupakan sebuah aplikasi Messenger yang pada awalnya dikembangkan hanya untuk ponsel iPhone, yang dalam perkembangannya diperluas sehingga mampu digunakan pula pada ponsel bertipe Smartphone atau ponsel pintar lainnya. Dengan cara kerja yang sama, WhatsApp merupakan aplikasi Messenger yang menyerupai fitur BBM namun dapat digunakan secara Lintas Ponsel. Tidak harus membeli sebuah iPhone atau bahkan BlackBerry lagi.

    WhatsApp yang hingga tulisan ini diturunkan, ternyata sudah dikembangkan hingga mencapai versi 2.6. itu artinya, WhatsApp sudah dikembangkan paling tidak dua tahun terakhir ini dan ironisnya, saya baru saja menyadari keberadaannya. Hehehe…

    Keunikan aplikasi WhatsApp ini adalah ‘tidak memerlukan proses Registrasi ataupun pendaftaran, yang biasanya menggunakan alamat Email atau Nama pengguna sehingga seorang calon pengguna awampun dijamin bisa menggunakannya. Yang diperlukan disini hanya satu. Koneksi Data.

    Seperti yang pernah saya jelaskan beberapa waktu lalu, sebuah Ponsel berbasis Android mutlak membutuhkan koneksi data dalam pengoperasiannya, sehingga kemudian aplikasi WhatsApp ini tidak jauh berbeda dengan aplikasi Messenger lainnya seperti Yahoo Messenger, GTalk, ICQ ataupun FaceBook Chat yang menumpang pada koneksi data yang yang sudah ada. Ketiadaan proses Regstrasi yang barangkali tidak semua orang mampu menggunakannya, digantikan dengan memanfaatkan nomor ponsel sebagai pengganti akun. Yap, cukup hanya dengan Nomor Ponsel.

    Ketika Aplikasi ini telah selesai diinstalasi pada ponsel, WhatsApp secara otomatis akan medeteksi seluruh nomor ponsel yang ada dalam daftar kontak yang dimiliki, nomor mana saja yang telah menginstalasi aplikasi WhatsApp dalam ponselnya. Sehingga kita bisa dengan mudah melakukan aktifitas Chat ataupun berbagi informasi dengan teman tanpa harus melakukan Add Friend, Add PIN ataupun Invite.

    Dikarenakan WhatsApp memanfaatkan koneksi data, maka ada kemungkinan bahwa setiap pengguna BlackBerry yang hanya berlangganan BIS paket hemat yang notabene tidak mencakup kemampuan untuk melakukan Browsing ataupun email (hanya BBM dan FaceBook saja), akan dikenai biaya tambahan untuk setiap koneksi data yang dilakukan. Namun bagi mereka yang sudah menggunakan paket data internet Unlimited, biaya tersebut tidak dikenakan lagi alias Gratis.

    Meski demikian, sebuah aplikasi yang baru saja dikembangkan tentu memiliki beberapa keterbatasan atau bisa jadi kemudian disebut sebagai kelemahan atau kekurangan. Untuk penggunaan tahun pertama, pengguna tidak akan dikenai biaya apapun alias Free namun tetap dengan kemampuan berbagi yang tidak dibatasi oleh Kuota. Begitu masuk tahun kedua, pengguna diharapkan membeli lisensi aplikasi dengan harga $2 saja atau sekitar 20ribuan kira-kira untuk bisa melanjutkan penggunaan aplikasi. Bayangkan apabila dibandingkan dengan biaya bulanan berlangganan Paket BIS pada BlackBerry.

    Kelemahan atau kekurangan kedua adalah keterbatasan kemampuan memasukkan teman dalam sebuah Room atau Group. Dari informasi yang saya dapatkan, untuk saat ini maksimal teman yang dapat disertakan dalam sebuah Room atau Group Chat adalah 11 orang. Semoga dalam waktu dekat saya bisa melakukan pengujian lebih jauh.

    Kelemahan atau kekurangan ketiga adalah, meskipun aplikasi ini dapat digunakan secara lintas Ponsel, tidak terpaku pada satu brand dan hanya mengandalkan nomor telepon yang bersangkutan, kemampuan instalasinya sejauh ini hanya berlaku untuk ponsel bertipe Smartphone atau yang memang mengadopsi Sistem Operasi. Dari iPhone, BlackBerry, Android hingga Symbian. Ini artinya bagi mereka yang memiliki ponsel yang tidak masuk dalam kategori SmartPhone seperti ponsel  dari brand lokal atau China yang masih berbasis Java ataupun Nokia tipe S40 seperti seri C3, tidak akan mampu menggunakan aplikasi WhatsApp. Kendati demikian, bukankah setahun terakhir yang namanya ponsel berbasis Android dan pula Symbian 60 sudah ada yang ditawarkan pada kisaran harga 1,5 juta rupiah dalam kondisi baru ?

    Menariknya fitur yang ditawarkan oleh WhatsApp bagi mereka yang masih menghobikan Messenger, bisa menjadi satu pilihan baru ASALKAN yang namanya koneksi data bukan lagi satu masalah besar. Apalagi kini sudah ada promosi paket dataplan dari beberapa operator besar dengan biaya yang terjangkau. Jadi, kenapa gag dicoba saja ?

    Chat lintas ponsel yuk ?

     

    Nyaman ber-FaceBook tanpa Gangguan

    8

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Ada beragam aktifitas yang dilakukan oleh para pemilik akun FaceBook ketika berinteraksi secara langsung dijejaring pertemanan dunia maya ini. Meliputi Update Status, membalas komentar teman, saling berkirim pesan secara private, meninggalkan pesan di halaman teman hingga mengobrol (chat) dan juga berbisnis. Tidak lupa sesekali memasukkan foto aktifitas bersama, orang-orang yang disayangi hingga kenangan masa lalu dan menandainya. Hampir semua aktifitas ini nyaris bisa dilakukan dengan baik dari media ponsel tertentu ketika pengguna sedang berada dalam situasi mobile.

    Sebaliknya bagi mereka yang melakukan aktifitas melalui Personal Computer alias pc desktop ataupun laptop, selain semua aktifitas diatas masing-masing pengguna diberikan akses lebih leluasa untuk melakukan pengaturan lebih jauh terhadap masing-masing akun yang dimiliki. Pengaturan ini dilakukan untuk mendapatkan kenyamanan dalam beraktifitas baik secara personal maupun dalam lingkup pertemanan dan perkembangannya. Secara default semua aktifitas diatas telah diatur sedemikian rupa secara terbuka pada area tertentu dan diproteksi pada area lainnya khususnya yang berkaitan dengan data pribadi.

    Tidak semua pemilik akun FaceBook memiliki banyak waktu luang dalam berinteraksi didalamnya (saya tidak termasuk salah satunya hehehe…), apalagi ketika sedang berkonsentrasi melakukan satu aktifitas yang membutuhkan perhatian dan pikiran. Salah satu alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah memutus komunikasi secara sepihak agar keberadaan akun tidak diketahui oleh orang lain yang kebetulan sama-sama sedang dalam keadaan online.

    Untuk memutus komunikasi ini dapat dilakukan dengan 2 (dua) cara yaitu memilih teman Chat dikhususkan untuk yang berkepentingan saja dan meng-offline-kan akun secara permanen saat beraktifitas (apabila tidak ingin diganggu sama sekali).

    Jika dalam tulisan saya sebelumnya telah diberikan langkah dan cara untuk memilih teman Chat dan tulisan tersebut bisa dilihat disini, kali ini saya berikan cara untuk memutuskan komunikasi secara permanen (berlaku untuk semua teman tanpa terkecuali) sehingga pengguna atau pemilik akun dapat beraktifitas dengan nyaman tanpa gangguan.

    Buka jendela Chat atau obrolan dengan melakukan klik pada pojok kanan bawah layar yang menampilkan jumlah teman yang kebetulan diketahui berada dalam keadaan online, kemudian arahkan kursor mouse pada bagian title atau judul jendela, pilih bagian Options atau Opsi yang ada disebelah kanan Friend List atau daftar teman. Pilih Go Offline dan akun sudah siap digunakan.

    Opsi Go Offline atau pemutusan komunikasi secara sepihak dapat dikatakan berhasil dilakukan apabila tulisan Chat yang berada di pojok kanan bawah berubah warna menjadi abu-abu tua demikian pula dengan lingkaran hijau kecilnya. Dalam kondisi ini pengguna atau pemilik akun diberikan jaminan tidak akan mendapatkan gangguan obrolan atau Chat dari siapapun yang kebetulan berada dalam situasi sama-sama online. Kendati demikian, fitur notifikasi atau pemberitahuan tetap berada dalam keadaan aktif.

    Opsi pengaturan pemutusan komunikasi atau Chat secara sepihak ini dapat diaktifkan kembali dengan cara melakukan sekali klik pada jendela Chat dan FaceBook akan merefresh kembali jendela Chat untuk melihat siapa saja yang masih berada dalam keadaan online.

    Pilah Pilih Teman Chat-mu di FaceBook

    12

    Category : tentang TeKnoLoGi

    Tetap terlihat Eksis di dunia maya bisa jadi merupakan salah satu tujuan penting seseorang ketika berkenalan dengan salah satu jejaring sosial pertemanan terkemuka di Negeri ini, FaceBook. Tapi ada kalanya ketika situasi hati tak menentu, bad mood melanda, ada keinginan untuk berbagi rasa dengan satu dua orang teman sesama FaceBookers. Sialnya tidak semua teman bisa memahami situasi tersebut, Bisa jadi kemudian ada yang nyelonong bertanya tentang hal-hal yang gak nyambung atau yang malah bikin hati tambah BeTe. Nah Lo… kalo sudah begitu gimana dong ?

    Masih di www.pandebaik.com menyambung salah satu tips yang saya berikan dahulu kala (ups…) terkait Aman dan Nyaman ber-FaceBook, kali ini hanya sekedar melanjutkan dengan satu Tips yang saya yakin dijamin berguna untuk Anda. Memilih Teman Chat.

    Untuk dapat memilih teman mana saja yang bisa dan ‘diijinkan’ melakukan Chat saat suasana hati lagi BeTe seperti ilustrasi diatas, ada satu tips yang mutlak diketahui sebelum lanjut Memilih, yaitu memilah daftar Teman yang dimiliki, yang bertujuan untuk mengenali dan mengingat teman dengan mudah (1), mencegah teman yang bukan teman atau tidak diketahui orangnya (2), dan terakhir tentu saja lebih selektif dalam berkomunikasi atau chat (3). Bagi yang belum tahu caranya silahkan baca tulisan saya sebelumnya ‘Cara Mudah Untuk Mengingat Ratusan Teman di FaceBook’ disini. Pahami dan segera terapkan sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

    Jika sudah selesai, tinggal membuka kolom Chat yang berada pada sisi kanan bawah layar pc/laptop dan lihat hasilnya. Dari sekian banyak teman yang online pada waktu yang sama, masing-masing sudah terbagi dan dikelompokkan berdasarkan group atau kategori teman yang telah dibuat pada tips sebelumnya.

    Untuk memilih teman mana saja yang bisa atau ‘diijinkan’ melakukan chat, tinggal mematikan atau menonaktifkan icon kapsul hijau yang berada pada samping kanan tulisan kategori atau kelompok teman. Apabila icon kapsul tersebut berubah warna menjadi hitam maka bisa dipastikan bahwa daftar teman yang berada pada kategori atau kelompok tersebut tidak akan bisa melihat keberadaan kita di dunia maya dalam hal ini di FaceBook tentu saja.

    Cara atau Tips diatas bisa dimodifikasi kembali sesuai dengan keperluan, apakah membuat daftar teman Khusus yang nantinya bakalan diajak Chat ketika suasana hati lagi haru biru, atau daftar teman Khusus yang nantinya bisa ditumpahkan amarah dalam dada tanpa harus khawatir yang bersangkutan tersinggung. Kelompok atau kategori tersebut bisa diterapkan secara paralel pada satu nama teman.

    Jadi ketika satu saat kita membutuhkan kehadiran satu dua orang untuk bisa diajak berbagi dan melupakan yang lainnya, gunakan saja tips diatas. Mudah bukan ?