Candid Camera Diklat PIM IV

Category : tentang KuLiah

Diantara beberapa gambar yang saya ambil secara diam-diam, satu dua merupakan ide candid yang direncanakan sebagai bahan candaan antar kawan, ada yang mengena, ada juga yang ketahuan. Berikut hasilnya.

candid 1

Pertama ada gambar Pak Nadu yang diambil di ruang tunggu Gate 20 Bandara Ngurah Rai, sesaat sebelum jadwal keberangkatan Benchmarking ke Palembang. Ceritanya lagi pengen jahilin Beliau, diambil gambarnya bersama seorang turis dengan alur ‘ngambekan… entah yang bersangkutan menyadari atau tidak 🙂

candid 6

Gambar diatas menampilkan Pak Wayan Darma yang ceritanya ‘gagal nawar’ :-p *sesaat setelah tiba di Palembang, mampir dulu ke Stadium *tapi bukan Stadium Jakarta loh ya… eh tiba-tiba si Bapak manggil gadis boncengan dan nanya-nanya. Entah apa yang ditanya, tapi hasilnya si gadis merenggut dan meninggalkannya :-p

candid 3

Kalo ini gambarnya mbok Mang Muliani, Kepala Sub Bagian Umum di Kantor Camat Kuta yang diambil secara tidak sengaja (tapi memang ada unsur kesengajaannya sih ya kalo dilihat lagi :p), saat makan siang usai Benchmarking di tiga Locus Palembang. Jadi nyantep begitu, mungkin karena jam makan sudah lewat jauh, sementara menu sejak pagi diberikan Pempek Kapal Selam Palembang. Hehehe…

candid 9

Tadinya sih memang lagi pengen bikin foto candid di ruang tunggu Bandara Palembang sebelum jadwal pulang ke Bali, ambil karakternya PakDe Sura yang ‘o’o’ kamu ketahuan…’ *hehehe… sedang dikerubuti fans nya, tapi berhubung salah satunya sadar kamera, maka gagal total ceritanya maksud hati ini… hanya tudingan itu yang kemudian rada mengancam, awas kalo kamu sebarkan yah… *tapi jadi juga disebarkan, maaf ya mbok… hehehe…

candid 2

Sedang yang terakhir ini sebenernya sih bukan foto Candid, tapi berhubung pelakunya itu pak Gus Caniscahyana, ya dengan terpaksa dicandain juga akhirnya. Hehehe… Ini kejadiannya pas kunjungan Benchmarking ke Badan Kepegawaian Daerah di Palembang yang front officenya memanfaatkan tenaga kontrak sebagai pemberi informasi awal terkait pelayanan. Harapannya pak Gus Canis sih agar kelak BPPT, tempat Beliau bernaung punya juga inovasi seperti ini. Selain biar lebih adem bagi mata karyawan lain, juga tamu yang datang bawaannya pas komplain ya gag jadi marah marahnya. He… *becanda

Mengenal OS Android 3.0 HoneyComb (bagian 1)

Category : tentang TeKnoLoGi

Untuk mengenal lebih jauh OS (sistem operasi) Android versi 3.0 HoneyComb, Berikut beberapa ScreenShot yang saya ambil lewat perangkat Acer Iconia A500 Wifi only.

Tampilan Utama (HomeScreen) yang mengadospi resolusi 1280×800 pixel, hampir setara layar NoteBook, dengan besaran 10”. Pada Layar Utama inilah icon Shortcut aplikasi, games dan juga widget ditampilkan untuk memudahkan aksesibilitas. Dengan konstruksi Grid 7×8 sebanyak 5 halaman, bagi yang suka mengkoleksi lebih banyak aplikasi, games ataupun Widget harus dapat berhemat space dengan bijak.

Tampilan halaman Menu yang menyajikan konstruksi Grid 7×5 dengan slide geser kesamping. Dua penampakan icon disamping kanan merupakan bayangan icon shortcut yang ada halaman sebelahnya. Dapat menampilkan seluruh aplikasi dan games yang ada baik bawaan atau hasil unduhan (download) atau hanya yang diunduh saja.

Tampilan halaman Editing Menu sekaligus HomeScreen. Pada bagian ini Pengguna dapat menempatkan icon ShortCut aplikasi, games ataupun Widget sekehendak hati pada halaman HomeScreen yang diinginkan. Di pojok kanan atas terlihat ada pilihan UnInstall saat icon ditekangeserkan, untuk dipindahtempatkan. Namun dalam beberapa percobaan, tidak ada aktifitas apapun yang dilakukan apabila icon digeser ke tombol UnInstall tersebut.

Tampilan Utama (HomeScreen) setelah melakukan pergantian wallpaper. Perhatikan bagian bawah gambar, terdapat TaskBar yang menyajikan tiga tombol sentuh utama (Back, Home dan MultiTasking), juga jam, sinyal, daya batere dan Notifikasi. Taskbar ini akan tetap hadir dalam setiap aktifitas yang dilakukan pengguna, termasuk dalam permainan Games sekalipun. Bisa jadi kehadiran TaskBar untuk menggantikan tombol fisik yang biasanya ada dalam perangkat Android.

Tampilan Browser pada perangkat Tablet yang mirip dengan GoogLe Chrome, browser milik GooGLe yang memang dikembangkan secara khusus pada perangkat PC. Bersih dan gegas, begitu kira-kira kata yang pantas diberikan. Selain itu, perpindahan antar Tab tak lagi berat dan lambat seperti halnya Browser bawaan pada Android versi ponsel.

Tampilan Pengaturan Camera. Untuk Acer Iconia A500, menyematkan resolusi 5 MP lengkap dengan pengaturan warna (sephia, mono, colorize, posterize) dan juga Scene Mode. Uniknya, terdapat pengaturan Zoom Digital yang diakses melalui tombol sentuh (+) dan (-). Perpindahan mode dari Camera ke Video pun dapat diakses pada sisi bawah pengaturan.

Tampilan Menu Pengaturan / Setting. Susunan item tidak jauh berbeda dengan Android versi sebelumnya, namun secara tampilan lebih mengadopsi iPad lengkap dengan tombol on off nya. Pada item Display pengguna tidak lagi dapat menemukan Pengaturan gambar HomeScreen dan LockScreen. Hanya tingkat kecerahan (Brightness) dan Animation-nya saja.