Tentang Gadis yang tak terlihat

Category : tentang KeseHaRian

Hari masih pagi saat aku berjalan memasuki ruang kerja di lantai dua gedung tua perempatan alun alun Kota Denpasar dan Kodam IX Udayana.
Satu ketika di tahun 2008 lalu.

Jika biasanya sepagi ini belum ada kawan yang kutemui di ruang kerja, Tapi kali ini seorang tua yang wajahnya sangat kukenal duduk terdiam di bangku pojokan meja paling depan. Meja kerja ku.
Tak ingin mengganggu, aku letakkan tas di meja lainnya dan bergegas turun untuk memohon keselamatan pada-Nya di padmasana bawah. Satu jam kemudian, aku naik lagi.

Bapak tua yang sebentar lagi jelang pensiun itu, masih tampak betah duduk di kursi yang sama. Kali ini dengan gumaman kalimat yang nyaris tak terdengar.
Satu dua kawan yang sudah lebih dulu duduk didekatnya, nyengir kuda sembari membisikkan ‘prahara rumah tangga’ padaku.
Penasaran, kusapa lah si Bapak itu.

Kaget.
Kaget yang pertama, karena ternyata si Bapak memang benar berbicara sendiri tanpa menggunakan ponsel. Yang artinya, kalo tidak gila ya ada apa apa.
Kaget yang kedua, usai menjawab sapa ku, si Bapak kembali berbicara seakan ada ‘seseorang’ yang diajaknya dengan nada ketus dan jengkel.
Meh… ada apa gerangan ?

Sekitar pukul 9, barulah si Bapak beranjak pergi. Ia pamit untuk kembali ke ruangan kantornya yang berada jauh dari ruang kerja ini. Tepatnya di Pasar Batukandik, laboratorium dan gudang penyimpanan alat berat unit kami.
Tapi sebelum pergi, ia bercerita.
Bahwa kehadiran mendadaknya kali ini, lantaran ia dicari sesosok gadis, yang mengingatkannya untuk menyempatkan dirinya datang menengok si gadis setiap pagi sebelum bekerja. Di ruang kerja ini.
Jika dahulu saat si Bapak masih bertugas di kantor ini, ya tidak masalah. Tapi pasca kepindahannya ke tempat kerja di Pasar Batukandik sana, tentu tidak mudah untuk mengabulkan permintaan si gadis.

Lalu siapakah gadis dimaksud itu ?

Gadis yang diceritakan si Bapak, adalah orang yang dahulunya membantu para pekerja bangunan membangun gedung berlantai 2 kantor ini, namun ditemukan mati di tangga naik pada hari Senin pagi satu ketika. Diperkirakan waktu kematiannya sekitar hari Jumat/Sabtu sebelumnya. Benar atau tidak kabar berita itu, entahlah.

Lalu apa kaitannya dengan ruang kerja kami ini ?
Karena rupanya si gadis lebih betah tinggal dan duduk di kursi pojokan meja depan, dekat jendela yang notabene adalah meja kerja yang selama ini aku tempati.
Hiy… Syukur ndak kenapa-kenapa sejauh ini.
Padahal tidak hanya sekali dua aku bekerja lembur di ruangan ini saat malam ataupun sore di luar jam kerja. Pantas saja berasa ada yang mengawasi setiap kalinya.

Cerita Tentang Gadis yang tak terlihat ini, selalu terbayang saat aku melintasi ruas jalan depan kantor dimana aku untuk pertama kalinya ditugaskan. Jadi makin mengkhawatirkan saat membaca tweet om @senggol di Yogya sana yang mengalami perjumpaan dengan gadis tak berwajah semalam lalu.

Tapi ah, percaya atau tidak, ini hanyalah sebuah cerita yang kualami di kantor lama.
cerita Tentang Gadis yang tak terlihat. Mumpung tanggal 13.
Hiy…

bmair.badungkab.go.id *akses yuk

4

Category : tentang PeKerJaan, tentang TeKnoLoGi

Pecah juga akhirnya telur itu.

Setelah sekian lama saya menggadang-gadangi para pimpinan di kantor lama Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung, lewat studi Thesis Sistem Informasi Jalan Raya Kabupaten tahun 2009/2010 lalu, rupanya membutuhkan waktu tiga empat tahun untuk bisa mewujudkan hal tersebut. Sayangnya, kini saya sudah berada diluar garis, sehingga agak sulit uuntuk membantu pengelolaannya secara penuh.

bmair.badungkab.go.id

Merupakan alamat resmi dan final version dari SKPD Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung, setelah mengalami tarik ulur penggunaan alamat, baru tercapai di kali ketiga. Jika kalian pernah mengikuti tulisan saya sebelumnya, bakalan ditemukan histori tersebut, dimana awalnya menggunakan domain binamarga.badungkab.go.id, kemudian binamargapengairan.badungkab.go.id dan terakhir, tentu saja bmair.badungkab.go.id

Perjalanan diputuskannya alamat subdomain terakhir, bukan tanpa maksud, dimana salah satu pertimbangan yang saya berikan pada pimpinan agar singkat dan padat sehingga mudah diingat. Berhubung status bmair atau singkatan dari Bina Marga dan pengAIRan ini adalah merupakan subdomain dari halaman web induk, badungkab.go.id. itupun sesudah melakukan penolakan bahwa tidak mungkin jika kami menggunakan domain pribadi seperti binamargapengairanbadung.com atau lainnya tanpa menyertakan domain induk, sebagai syarat halaman web resmi milik pemerintah.

Selain mengalami tarik ulur keputusan, terkait struktur dan desain juga menjadi masalah lantaran saya hanya memahami satu mesin pembuat web/blog yaitu WordPress, sedangkan secara kebutuhan dan interaksi data, saya meyakini bahwa dibutuhkan pengetahuan lebih dari para ahlinya demi mewujudkan puluhan ide segar pimpinan.

bmair badung panDeBaik

Maka berkat bantuan pihak ketiga, halaman web resmi milik Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Badung pun akhirnya bisa diluncurkan, walau secara diam-diam tanpa seremonial resmi ataupun acara launching yang mewah. Hal ini serupa dan mengingatkan saya pada peluncuran halaman LPSE milik Pemkab Badung akhir tahun 2010 lalu.

Jadi, silahkan diakses ya halaman kami di bmair.badungkab.go.id, dan silahkan memberi masukan, kritik dan sarannya lewat tulisan ini. Namun mohon maaf, mengingat sang admin yang dahulunya didaulat untuk melakukan Update Data kini sudah berpindah kantor *meskipun hanya berpindah ruangan, sehingga untuk data belum bisa disajikan secara kebutuhan terkini.

Yuk akses halaman bmair.badungkab.go.id

Menutup Impian www.binamargabadung.com

6

Category : tentang KHayaLan, tentang PeKerJaan

Cita-cita yang mulia kadang harus berhenti di tengah jalan karena ketiadaan dukungan berbagai pihak yang sangat diharapkan. Kurang lebih demikian satu pemikiran yang terlintas dikepala ketika menghubungi dua tokoh sentral yang berperan penting dalam proses kelahiran www.binamargabadung.comBung Hendra W Saputro selaku pemilik Hosting BaliOrange yang merupakan sponsor utama pengadaan domain dan jasa hosting alamat tersebut dan Bapak I Made Aryawan seorang senior saya di Pemerintah Daerah Badung yang kerap memberikan support dan dorongan untuk tetap mempertahankan alamat tersebut.

Menutup Impian www.binamargabadung.com adalah keputusan paling akhir yang saya ambil ketika semua kesempatan yang saya coba ternyata menemui jalan buntu. Cita-cita untuk membuka lembaran baru e-Government dengan terpaksa dikubur dalam-dalam. Alasan paling mendasar adalah belum ada regulasi atau kebijakan yang dapat digunakan untuk mempertahankan, mengelola dan memelihara Sistem Informasi Jalan Raya Kabupaten tersebut.

Setahun lalu lewat Thesis yang telah direncanakan secara matang www.binamargabadung.com lahir ditengah kroditnya pengaturan waktu antara menyelesaikan pekerjaan kantor sebagai abdi negara yang baik, menemani tumbuh kembang MiRah GayatriDewi putri kecil kami, bersikap dan berperilaku sebagai suami dan calon kepala keluarga yang baru plus beban dan tanggung jawab serta tuntutan yang diemban untuk bisa menyelesaikan kuliah Pasca Sarjana tepat pada waktunya. Alasannya apa lagi kalau bukan soal biaya.

Bersyukur kelahiran www.binamargabadung.com saat itu didukung penuh oleh kedua senior saya diatas termasuk pula atasan yang saat itu sangat antusias dengan teknologi Informasi dan Transparansi. Berbekal pengetahuan yang seadanya dan pengalaman sebagai seorang BLoGGer, mesin WordPress menjadi awal dari segalanya. Ide, pemikiran dan penerjemahan dalam bentuk bahasa program dibantu pula oleh Mas Arip Yulianto selaku Mentor yang ditunjuk untuk membimbing ditambah bala bantuan siap tempur BaliOrange. Sungguh, semua itu tak bisa dinilai dengan rupiah.

www.binamargabadung.com pada akhirnya mampu mengantarkan saya untuk meraih identitas akhir sebagai syarat sebuah perjuangan yang panjang…

Pada perjalanannya www.binamargabadung.com pasca pendidikan malah terkatung-katung tak jelas. Memanggul beban institusi seorang diri tentu bukanlah satu keputusan yang bijaksana. Apalagi banyak pertanyaan yang harus segera dijawab dan ditindaklanjuti namun tidak jua mendapatkan hasil yang pasti. Belum lagi soal pembiayaan dan tentu saja personil pengelolanya. Maka dengan berat hati keputusan akhirpun diambil.

PanDe Baik dengan resmi menutupwww.binamargabadung.com bertepatan dengan Hari Raya Galungan kemarin dan memohon maaf kepada semua pihak yang telah banyak membantu proses sedari kelahiran hingga tercapainya sebuah cita-cita dan juga kepada mereka yang barangkali berharap banyak akan transparansi informasi yang dimiliki oleh sebuah Pemerintah Daerah.

Akhir cerita, Terima Kasih saya ucapkan untuk Rekan-rekan semua dan berharap apa yang telah dirintis sejak awal tidak akan berakhir begitu saja. Semoga Impian yang terkubur ini satu saat bisa bangkit dan hidup kembali. Salam dari Pusat Kota Denpasar.

Terima Kasih untuk DOA dan Semangatnya

13

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang KuLiah

…Kamis 13 Agustus 2009 pukul 13.30 siang, saya dinyatakan telah lulus ujian ke-3 untuk penyusunan Tesis dengan judul “Sistem Informasi Jalan Raya Pemerintah Daerah Kabupaten Badung Untuk Mendukung Pengembangan e-Government”

Tidak ada sorak sorai, tidak ada kegembiraan yang berlebihan, tidak ada teriakan keberhasilan… Semua ini saya terima dengan rasa syukur, haru karena akhirnya bisa jua melewati hal yang barangkali cukup lama menjadi beban pikiran satu semester terakhir.

Hal ini tak lepas dari Doa dan Semangat yang diberikan oleh Istri dan putri kecil kami, Keluarga saya dan Keluarga Istri, hingga teman-teman yang dengan setia memberikan support mereka baik secara langsung maupun melalui SmS, email, komentar BLoG, akun FaceBook dan tentu saja mailing list Bali Blogger.

Tak lupa bantuan penuh dari rekans2 Bali Orange Communications yang tiada henti merevisi hal-hal yang saya pinta dalam tiga bulan terakhir ini. Untuk Mas Hendra, Arip Yulianto, Viar, Didi dan Komang, saya ucapkan Banyak Terima Kasih dan Salute pada kalian semua. Tanpa kalian, apa yang saya cita-citakan barangkali takkan pernah terjadi.

SI JR Rev 1

…akhirnya semua terlewati jua… seperti pesan beberapa orang yang saya hormati hingga hari ini antara lain Pak Sudika tiada lain adalah Mertua saya yang masih enerjik jika menyangkut soal ilmu Pengetahuan, Pak Dokter Basuki Pramana seorang Pensiunan Dokter dari Cirebon, Ibu Dessy Dharmayanthi yang dahulu menjadi Kasubid diruangan kerja saya serta Ibu Aries Sujati dan Ibu Gung Suryaningsih kini masih menjabat sebagai duo Kasie sekaligus atasan langsung, untuk menganggap bahwa Ujian merupakan kondisi yang biasa, layaknya berkonsultasi dengan orang yang lebih paham akan topik yang akan dibahas…  tetap percaya diri dan yakin, apapun yang nantinya akan terjadi…

sekali lagi, TERIMA KASIH UNTUK SEMUANYA… ATAS DOA DAN SEMANGATNYA…

Undangan Terbuka menuju ke www.binamargabadung.com

11

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang KuLiah, tentang PeKerJaan

Dear Rekans, untuk kali kedua saya menyambangi Rekans semua, memohon kesediaannya mampir sebentar ke alamat berikut :
http://www.binamargabadung.com/

sebuah implementasi hasil Tesis yang saya susun dengan judul “Sistem Informasi Jalan Raya Pemerintah Daerah Kabupaten Badung Untuk Mendukung Pengembangan E-Government”.

Adapun Tesis ini saya susun berangkat dari kesulitan masyarakat untuk mendapatkan informasi yang sebetulnya dapat dipublikasikan secara bebas, namun dalam kenyataannya seperti yang sudah kita ketahui bersama, ada yang disalahgunakan dengan memungut bayaran atas jasa pemberian informasi, ada yang kesulitan untuk menemui si pemegang data (lantaran jam kerja yang “irit” setiap harinya), ada juga yang harus mengikuti birokrasi berbelit untuk bisa mendapatkannya. Tak jarang pula data atau informasi yang dibutuhkan tidak dapat ditemukan dalam waktu yang singkat, bisa jadi karena sistem pendokumentasian informasi yang buruk. Sehingga muncul Pemeo “Jika masih bisa dipersulit, kenapa harus dipermudah ?” Hal ini terjadi hampir di tiap instansi pemerintahan.

Nah, dikeluarkannya Inpres No.2 tahun 2003 tentang Pengembangan e-Gov, oleh Ibu Megawati Soekarnoputri, menuntut agar setiap instansi pemerintahan mampu menjembatani kebijakan pemerintah dengan aspirasi masyarakat dengan baik dan transaparan. Diutamakan dengan memanfaatkan media Teknologi Informasi yang sedang berkembang.
Mengambil studi kasus di Pemerintah Daerah Kabupaten Badung, kendati telah memiliki web site resmi, namun belum semua informasi dapat diakses dengan baik. Salah satunya ya berkaitan dengan Informasi Jalan Raya dan Infrastrukturnya (data kerusakan dan data penanganan).

Mengingat waktu yang saya miliki terbatas dalam menyusun konsep hingga mewujudkannya secara nyata (belum semua informasi yang dapat ditampilkan) sistem informasi tersebut saya batasi hanya pada data jalan yang berstatus Jalan Kabupaten (yang dikelola oleh Dinas Bina Marga dan Pengairan –instansi dimana saya bertugas), dan dari 403 data ruas jalan yang kami miliki, hanya 100 (nomor ruas 1 s/d 100) yang bisa ditampilkan pada sistem.

BinaMargaBadung

Sebagai gambaran awal sebelum Rekans mengaksesnya, sistem ini memerlukan plugins Flash Player agar dapat membuka data Peta Jalan yang ada. Namun sayangnya dari beberapa web browser yang ada, baru 3 (tiga) saja yang mampu menampilkan data atau informasi yang ada pada sistem dengan baik. Yaitu Opera, Safari dan Google Chrome. Sedangkan Mozilla Firefox dan Internet Explorer 7 belum bisa menampilkan data (terutama pada data tabel) dengan baik seperti halnya ketiga web browser sebelumnya.

Nah, mengingat apa yang saya hasilkan baru sebatas OUTPUT (web site), saya sangat memerlukan yang namanya OUTCOME sesuai dengan kerangka berpikir penyusunan Tesis yang saya buat. Namun yang dimaksud dengan Outcome ini bukanlah berupa uang, namun lebih mengarah kepada Masukan, saran ataupun Kritik. Karena memang itu tujuan utama dari sistem ini. Jadi lewat Milis ini pula saya mohonkan kesediaan Rekans, untuk meluangkan waktunya mampir sebentar, lalu meninggalkan Masukan, saran ataupun Kritik pada halaman Buku Tamu yang disediakan.

Berkaitan dengan masukan dari Rekans sebelumnya, tentang apa saja yang menjadi bahan dari Masukan, saran ataupun Kritik tersebut bisa terkait dengan :
– penampilan sistem
– kekurangan sistem
– data atau informasi yang dibutuhkan
– harapan baik terkait sistem maupun data yang disajikan.
– dsb dll etc
Adapun nantinya Masukan, saran ataupun Kritik yang disampaikan, akan saya jadikan bahan tambahan sub bab Pengujian dan Evaluasi Sistem dalam Dokumen Tesis saya Pasca Ujian ke-3 (Final) yang barangkali akan dilangsungkan minggu ini.

Besar Harapan saya agar hal diatas bisa ditindaklanjuti oleh Rekans semua, dan untuk semua waktu dan jasa Rekans, saya ucapkan Terima Kasih.
Mohon Do’anya juga yaa…

Terakhir saya mengucapkan Terima kasih untuk Rekans BALI ORANGE COMMUNICATIONS yang telah banyak membantu saya dalam terwujudnya Sistem Informasi ini.

Sekali lagi, Alamat Sistemnya ada di bawah ini :
http://www.binamargabadung.com/

Terima Kasih
Regards,
PanDe Baik
http://www.pandebaik.com/
http://www.binamargabadung.com/

PanDe Baik meluncurkan www.binamargabadung.com

7

Category : tentang iLMu tamBahan, tentang KuLiah, tentang PeKerJaan

Akhirnya… jadi juga.

Kabar yang saya dengar dari rekan ARIP YULIANTO arek Bali Orange, sungguh membuat saya gembira. Bukan… Bukan karena ada file 3gp baru… tapi karena sebuah implementasi Thesis yang saya susun dinyatakan telah resmi online dan dapat diakses lewat alamat berikut : www.binamargabadung.com

Sebuah Sistem yang diharapkan dapat digunakan sebagai sarana pemberian Informasi kepada masyarakat terkait Data Ruas Jalan di Kabupaten Badung, meliputi informasi ruas jalan mana saja yang masuk dalam daftar penanganan dalam dua tahun kedepan, data fisik terkait panjang dan lebar, tipe dan kondisi perkerasan masing-masing ruas, serta tahun penanganan baik yang telah dilakukan maupun direncanakan.
www.binamargabadung
Sistem ini tidak digunakan atau bukan merupakan sistem yang mampu menganalisis kapan sedianya sebuah ruas jalan akan ditangani, atau analisis data secara spasial meliputi pengukuran jarak, panjang atau luasan satu area, maupun sistem yang dapat menyelesaikan permasalahan teknis jalan.

Berhubung terbatasnya waktu yang dimiliki, dari 400 buah ruas jalan yang ada dalam daftar, hanya 100 ruas (ruas 1 s/d ruas 100) saja yang dapat diakses detail fisiknya. Jadi mohon maaf apabila ada beberapa ruas jalan yang tidak dapat diakses hingga detail.

Berkaitan dengan ‘baru saja resmi diluncurkan…’ ada beberapa hal yang masih menjadi kesulitan dalam mengaksesnya nanti, antara lain : LINK yang masih menuju ke Localhost, tempat dimana sistem ini dibuat sebelumnya, instalasi PLUG INS untuk mendapatkan beberapa fungsi tambahan dan BUKU TAMU yang belum terintegrasi. Jadi saya mohon maaf apabila dalam satu minggu pertama, SISTEM INFORMASI JALAN RAYA yang telah saya susun dan diluncurkan dalam format online belum sempurna dan berjalan atau berfungsi dengan baik, Terima Kasih…

Hati-hati jika Ketiduran !

Category : tentang PLeSiran

Maksudnya hati-hati jangan sampe ketiduran kalo lagi ngajak orang jail, yang suka iseng nge-shoot tingkah-tingkah yang kebetulan aneh. huehehehe….

Ini foto Bapak Ketut Nadi juga Bapak Wayan Susanta (karena dua-duanya udah punya momongan, makanya dipanggil Bapak !)

Dimana keduanya sempat terpikirkan untuk nge-shoot orang jail yang tertidur duluan, namun gak berhasil. akhirnya Tuhan berpihak juga, sukses nge-shoot mereka balik. huehehehe….

The Gank : Road to Temple

Category : tentang DiRi SenDiri, tentang PLeSiran

Saat beristirahat di Wantilan, terlihat beberapa teman dari sekian banyak orang dalam satu rombongan, sudah terlebih dulu slesai dan menunggu lainnya datang.
Terlihat di sisi kiri, Pak Ketut Nadi juga Wayan Susanta, dua orang pemikir untuk menjebak aku yang biasanya jail pada anggota rombongan kalo lagi kmana-mana namun tak jua berhasil, karena kamera kusembunyikan saat ketiduran di mobil. At last sempet balas dendam nge-shoot pose mereka saat terlelap tidur. Huehehehe…Yang diduduk ditengah ada barisan Oka Parmana sang leader sekaligus sopir, huehehehe….., Kermitt yang mahir nge-break pake HT milik kantor, juga Wayan Sudiana, staf paling macho di ruangan kami, sekaligus pula tampangnya yang Bali asli. Top dah !

Di sisi kanan pula terdapat Mbak Endang ‘Bunga ruangan’ bersama Pak Ketut Catur yang terlihat malu-malu saat diminta duduk disamping orang yang di-he-em-nya (sensor).

Sedangkan di sisi belakang kamera (tak terlihat pada gambar) terdapat orang tuinggi guede guendut besoar yang hobinya jailin orang dan akhirnya mendapatkan mosi tak dipercaya jika sudah dekat-dekat dengan obyek Penderita. Huahahaha…..

Yang laen ?
Ugh, entah pada kmana neh !

Pura Besakih : Road to Heaven

Category : tentang PLeSiran

Akhirnya tiba juga di Pura Besakih. Setelah meliwati jalan menanjak dan berliku serta kemacetan baik akibat padatnya umat yang tangkil maupun karena beberapa pengemudi mobil tak mampu mengendalikan mobilnya di daerah tanjakan.
Harapan untuk bisa parkir dekat Pura, terkabulkan karena ada sedikit lahan parkir dan harus menggeser-geser posisi sepeda motor lain.
Trus ngopi-ngopi dulu deh.Sebelum menuju Pura Penataran Besakih, terlebih dahulu kami menyebar ke masing-masing Pedarman, yang kebetulan posisi Pedarman (disebut Penataran) soroh Pande ada disebelah kiri atas Pura pusat.
Dengan nafas yang tersisa kakipun dipaksa menaiki tangga. Syukur bisa sampai di Pura Penataran Pande saat kondisi lagi sepi. Artinya acara utama sudah slesai dilakukan.
Usai dari sini meluncur lagi ke tempat yang berada lebih di atas, yaitu Prapen Pande, posisinya kurang lebih di sebelah barat laut Pura Gelap.

Sesampainya di Pura Penataran Besakih, telah berkumpul ratusan umat yang bersembahyang bersama dalam sekali shift. Dipandu beberapa orang yang disucikan menurut agama, upacara berjalan tertib dan lancar. Tak ada kesemrawutan, mencerminkan hati para umatnya.

Usai bersembahyang, tinggal menuruni tangga dan menuju Wantilan dimana teman-teman sudah menunggu sambil pula beristirahat sejenak.
Sampai juga rencana kami seharian ini, walopun waktu sudah menunjukkan angka 3.40 tanda Istri sudah berada dirumah.
Sempat mengabadikan momen saat umat berbondong-bondong datang dan pergi untuk memohonkan keselamatan pada-Nya.

Semoga Bali tetap damai dan Teroris pengebom bisa diberikan ‘pahala’ yang setimpal.

Pura Ulundanu Batur : Road to Heaven

Category : tentang PLeSiran

Akhirnya berkesempatan juga tangkil ke Pura Batur juga Besakih di hari Senin kemaren. Rombongan kantor Bina Marga Badung dalam rangka ‘Nganyarin oleh Kabupaten Badung’ berangkat sekitar pukul 9 pagi (sudah termasuk siang jika dibanding berangkat dengan keluarga jam 5 pagi). Jadi sudah bisa ditebak bagaimana saat nyampe di tujuan pertama Pura Batur. Macet minta ampun.
Hanya saja ada teman berkomentar, ini artinya Tuhan ingin menguji apakah hamba-Nya sabar ato tidak, memang kukuh untuk nangkil ato hanya tamasya. Nah !Macet pertama terjadi tak jauh dari tempat parkir umum Pura, masih di areal hutan Cemara, yang dipenuhi oleh bis-bis besar anak-anak sekolah, yang membuat kami memutar agak jauh, demi mencari tempat parkir dekat pura. Syukur dapet.

Macet kedua terjadi di areal Pura.
Begitu banyak umat yang tangkil, menyebabkan menyemutnya kerumunan orang yang bersiap masuk ke areal Pura. Hanya saja, setelah selesai sembahyang di Pura Penataran Pande, kerumunan ini masih tetap ada.
Wuih.
Akhirnya diambil kebijakan, bersembahyang dari luar (jaba tengah Pura Batur), dan menghaturkan sarana upacara dari tempat duduk masing-masing.

Walopun penuh dan sesak, umat yang hadir tetap saling menghormati dan membantu. Hingga saat persembahyangan selesai, Umat bisa dengan tertib meninggalkan Pura untuk bersiap menuju tempat tujuan berikutnya, Pura Besakih.

Usai bersembahyang, masih sempat melihat Gunung batur yang hari ini lumayan terlihat puncaknya (biasanya ditutupi awan). Ada rasa bangga, haru dan ingin bisa sampai di puncaknya.
Apalagi kalo bukan karena hasrat untuk melihat keanehan – keajaiban alam….
Pingin liat kawah yang kabarnya sudah tak aktif lagi.