Diklat PIM IV Angkatan V Kabupaten Badung 2014

2

Category : tentang iLMu tamBahan

Dalam rangka meningkatkan Kompetensi sumber daya manusia di lingkungan Kabupaten Badung, serta menghasilkan calon pemimpin yang siap menghadapi serta melakukan perubahan di masa yang akan datang, Badan Kepegawaian Kabupaten Badung menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan IV Angkatan V Kabupaten Badung Tahun 2014 di Balai Diklat Provinsi Bali pada tanggal 6 Mei tadi pagi.

Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Badung didampingi oleh Kepala Balai Diklat Provinsi Bali serta Kepala Badan Kepegawaian Kabupaten Badung ini, diikuti oleh 30 peserta dari berbagai SKPD di lingkungan kerja Kabupaten Badung dengan menggunakan pola Baru Pendidikan dan Pelatihan yang sedianya akan dilaksanakan selama 98 hari kerja.

Diklat_PIM_4 pandebaik

Adapun pola Baru yang diterapkan kali ini memiliki 5 (lima) tahap pembelajaran dimana perubahan yang terjadi lebih mengarah pada pengurangan jam tatap muka untuk penyampaian teori atau classical.

Menurut Kepala Balai Diklat Provinsi Bali, pola ini masih merupakan masa transisi dimana antara regulasi yang digunakan sebagai dasar pelaksanaan masih belum didukung oleh sarana prasarana memadai dan sesuai dengan kurikulum serta materi yang diberikan. Sehingga dalam prakteknya nanti akan terdapat beberapa penyesuaian yang bergantung pula pada ketersediaan jumlah tenaga pengajar serta tenaga pendukung yang seharusnya dipersyaratkan.

Berburu Informasi dan Berita di Dunia Maya

2

Category : tentang TeKnoLoGi

Selain mengakses jejaring sosial, salah satu manfaat positif dunia maya yang kini banyak dimanfaatkan oleh sekian juta pengguna ponsel di tanah air dan juga dunia adalah mencari informasi terkini, baik yang berhubungan dengan berita politik, perkembangan isyu hingga infotaiment, hobby dan lifestyle. Semua dapat dinikmati kapanpun, dimanapun dari sebuah perangkat kecil bernama mobile phone. Maka bersyukurlah mereka yang lahir dan besar dijaman mobile teknologi sudah lebih lumrah digunakan.

Secara umum ada beberapa portal dunia maya yang dapat diakses untuk mencari, mendapatkan dan menikmati jutaan informasi seperti yang kami sebutkan diatas tadi. Katakanlah detik.com, kompas online, vivanews, tempo, balipost dan puluhan lainnya yang berskala nasional. Sementara yang berskala internasional dapat diakses melalui Yahoo News, ABC s

Untuk dapat menikmati akses sejumlah portal dunia maya tersebut, kawan hanya membutuhkan dua modal. Koneksi internet dan browser. Untuk dapat mencarinya, ketikkan saja kata kunci ‘berita, news, musik, hobby dan sejenisnya lalu cari dengan memanfaatkan Google atau Yahoo.

Tingkat pembaharuan berita ada yang bersifat harian, jam hingga menit seperti halnya halaman milik detik. Jadi jangan segan untuk selalu mampir dihalaman yang sama secara berkala untuk melihat perkembangan terbaru dari sebuah berita atau isyu tertentu.

Jika halaman akses berupa portal tadi masih belum memuaskan, coba akses beberapa media cetak harian yang kerap kawan baca lewat versi digital mereka. Yang kami tahu ada beberapa alternatif diantaranya seperti Bali Post, Jawa Pos, Kompas, Suara Merdeka, Tribun hingga Suara Indonesia. Beberapa diantaranya dapat dinikmati secara gratis dengan melakukan pendaftaran atau registrasi terlebih dahulu hingga berlangganan dengan cara membayar lewat akun bank tertentu. Teknologi digital media cetak Indonesia seperti ini dikenal dengan istilah e-Paper.

Untuk ketersediaan sejumlah media cetak dalam bentuk e-Paper ini selain dapat diakses melalui halaman portal tertentu, dapat pula diakses dari sejumlah perangkat mobile phone yang bernama ponsel pintar, ponsel yang berbasiskan sistem operasi tertentu seperti Android, iOS (iPhone dan iPad) juga BlackBerry dan Windows. Untuk mendapatkannya, silahkan cari di halaman application market masing-masing perangkat yang kawan gunakan.

Apabila akses informasi tentang hobby, lifestyle ataupun kesehatan yang terangkum dalam berbagai portal berita terkini masih belum jua memuaskan, mungkin kawan bisa melirik beberapa alternatif aplikasi yang memang menyediakan layanan pembelian media cetak edisi Indonesia yang diDigitalkan, baik koran, majalah hingga tabloid. Salah satu yang dapat kami rekomendasikan disini adalah Wayang Force yang dapat diakses melalui halaman portal dan mobile applications. Sayangnya, Wayang Force hanya tersedia di dua sistem operasi ternama, Android dan iOS. Cara kerjanya, pengguna dipersilahkan membeli voucher atau mendepositkan sejumlah uang ke rekening Wayang Force untuk kemudian dibelanjakan sejumlah media lokal Indonesia sesuai total nilai yang dimiliki.

Bosan dengan ketersediaan puluhan media lokal, coba gunakan Scoop Newsstand. Aplikasi mobile yang pula hanya tersedia di dua sistem operasi tersebut, menyediakan lebih banyak varian majalah dan tabloid dalam versi digital baik lokal maupun internasional. Berbeda dengan Wayang Force yang mewajibkan penggunanya untuk membayar sejumlah nilai untuk dapat menikmati sajian, Scoop masih menyediakan akses Gratis bagi beberapa media yang sudah masuk kategori out of date. Beberapa pilihan yang tersedia dapat diunduh dan dinikmati tanpa biaya oleh pengguna kapanpun tanpa adanya batasan waktu.

Seperti halnya berjejaring sosial, menikmati ribuan bahkan jutaan informasi dan berita terkini memang mengasyikkan bahkan kabarnya ada pula yang hingga melupakan waktu untuk bekerja dan beraktifitas lainnya. Jadi gunakan sebaik mungkin teknologi yang kini makin dimudahkan oleh kita semua yah.

Dominasi Berita Media Cetak mulai terkikis Dunia Maya

2

Category : tentang Opini

Membaca berita di media cetak merupakan salah satu kewajiban yang dahulu kerap saya lakukan baik pagi sebelum ngantor maupun sore atau malam saat beristirahat. Dari Kompas, Surya, Bali Post, Denpos, Nusa hingga terakhir yang sampai hari ini masih menjadi santapan bersama kami dirumah, Jawa Pos.

Menikmati satu persatu kolom yang dihiasi dengan beragam iklan (apalagi yang bergambar) awalnya memang sempat menjadi hal yang menarik bagi kami walaupun kadang kalau halaman media yang terlalu banyak dihiasi iklan sempat membuat dongkol hati. Tidak hanya itu, bagian iklan lowongan pun pernah menjadi halaman wajib sekitar tahun 1999 sampai dengan 2003, masa-masa mencari kerja swasta ceritanya.

Sayangnya, dominasi pemberitaan di media cetak sudah mulai terkikis dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dua tahun terakhir ini. Salah satu tanda yang paling kentara adalah munculnya beragam portal penyedia kabar terkini didunia maya seperti DetikNews, VivaNews, Kompas Online bahkan sekelas stasiun televisi swastapun tampaknya mulai melebarkan sayapnya seperti MetroTVNews, TVone hingga tidak ketinggalan di jejaring sosial pertemanan FaceBook pun ada.

Untuk pembaharuan beritapun tak lagi dalam hitungan hari seperti halnya yang dilakukan media cetak selama ini. Ada yang setiap jam bahkan hitungan menitpun bisa.

Koran FaceBook misalnya. Halaman yang menjadi salah satu favorit saya ketika memeriksa kabar teman maupun hanya sekedar update status ini, tergolong rajin dalam memperbaharui berita terkini, baik yang terjadi di dalam negeri maupun luar. Ada juga versi history kilas balik beberapa tahun lalu, seperti yang pernah dilakukan oleh media Intisari.

Sisi positif dari maraknya penyedia portal berita di dunia maya adalah masyarakat yang melek dengan teknologi, dapat mengetahui lebih dulu perkembangan yang terjadi atas sebuah kasus atau kejadian tertentu tanpa menunggu hitungan jam (yang biasanya ditampilkan di layar televisi) atau hari (bagi media cetak). Apalagi didukung dengan kemudahan akses halaman dan dunia maya yang dapat dilakukan dari layar ponsel genggam sekalipun.

Terkikisnya pemberitaan media cetak oleh dunia maya ini tentu saja harus disikapi secara gegas kalau tidak ingin mati satu saat nanti. Bukan tidak mungkin bahwa turunnya pemberitaan oleh media cetak bisa dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore misalnya. Memang belum semua lapisan masyarakat dapat menjangkau yang namanya internet dan dunia maya, tapi tidak ada salahnya dicoba ketimbang tertinggal jaman.